SUMBER DAYA MANUSIA SALON – ahh ribet…masa sih?

Setiap kali bertemu atau mengajar pemilik salon, tidak jarang saya mendengar keluhan dari mereka antara lain
•    ”aduh, ngurus SDM itu cape, ribet dan banyak maunya”
•    “kalau SDM di Salon kan beda dibanding SDM kantoran”

Oleh karena itu, topik yang paling hangat ingin dibahas biasanya Sumber Daya Manusia. Dalam teori, Manajemen Sumber Daya Manusia itu sendiri sangat luas dan bisa dibahas berbulan2 di sekolah bisnis atau manajemen.

Pada artikel kali ini, saya ingin berbagi konsep yang sangat sederhana dan telah terbukti teraplikasikan pada industri manapun, termasuk bisnis salon & kecantikan melalui ilustrasi diatas:
•    Jika Anda (You) memperlakukan & memperhatikan SDM anda (People) dengan baik, maka SDM anda (People) akan memperlakukan & memperhatikan tamu anda (Client) dengan baik pula,
•    Jika Client anda diberlakukan baik, maka mereka akan puas, dan secara otomatis akan lebih sering membeli jasa anda dan merekomendasikan nya kepada rekan2 nya, oleh karena itu Client anda akan dengan sendirinya memperlakukan bisnis anda (Business) dengan baik pula ditandai banyaknya penjualan yang masuk (Rp),
•    Jika Business anda diperlakukan baik oleh Client anda, maka dengan sendirinya Business anda akan memperlakukan anda (You) dengan baik pula, ditandai dengan ilustri Rp yang mengalir ke rekening salon anda,
•    Hal yang sebaliknya akan berlaku sama juga, jika anda (You) memperlakukan Team/SDM (People) anda dengan buruk. Secara singkat, pada akhirnya Business akan memperlakukan Anda(You) dengan buruk ditandai dengan pemasukkan Rp yang kecil atau bahkan tidak ada sama sekali karena tidak ada tamu yang puas dan kembali lagi.

Jika kita masuk ke sebuah salon dan terdengar SDM nya teriak2, berlaku tidak sopan, dll, dari pengalaman saya, pemiliknya pun tidak jauh berbeda karena Tim SDM salon rata2 cerminan dari atasan dan pemiliknya. Dan berlaku juga sebaliknya.

Singkat kata, jika ada pebisnis salon yang bertanya kepada saya, bagaimana meningkatkan performa bisnis salonnya, pertanyaan pertama yang saya lontarkan adalah bagaimana perlakuan yang bersangkutan terhadap tim salonnya. Sudah tentu yang saya maksud adalah memperlakukan dengan baik tidak sama dengan memanjakan secara buta, namun hal ini akan saya bahas di artikel berikutnya, karena memerlukan analisa dan pemaparan yang tidak sedikit.

Kesimpulannya, jika teman-teman pebisnis salon masih merasa berat dan terbebani bila disibukkan oleh masalah pengaturan SDM, dengan tanpa basa basi saya katakan, mungkin Bisnis Salon ini belum sesuai dengan anda karena Aset terbesar di bisnis Salon & Kecantikan justru terletak pada SDM nya. Oleh karena itu, sudah sewajar dan seharusnya waktu, energi & pikiran kita paling banyak difokuskan pada SDM.

Ditulis oleh: Oliver Hadisuwarno

 

Please follow and like us:

Leave a Reply