Mengenal Wannacry, Malware Pembajak Komputer Di Dunia

GayaKeren.id – Serangan ransomware pertama kali diketahui menyerang National Health Service (NHS) Inggris pada Jumat lalu, sebelum menyebar ke 99 negara. Hal ini menyebabkan kekacauan besar, di mana virus itu memaksa rumah sakit untuk membatalkan dan menunda perawatan untuk pasien.

Serangan siber ini bersifat tersebar dan masif serta menyerang critical resource alias sumber daya sangat penting.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan menjelaskan, ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali.

“Tahun ini, jenis ransomware baru telah muncul dan diperkirakan bisa memakan banyak korban. Ransomware baru ini disebut Wannacry,” kata dia, dikutip dari laman Kominfo, Sabtu (13/5/2017).

Wannacry ransomware mengincar PC berbasis Windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer tersebut.

Saat ini diduga serangan Wannacry sudah memakan banyak korban ke berbagai negara. Oleh karena itu penting untuk melakukan serangkaian tindakan pencegahan dan juga penanganan apabila terjadi insiden.

“Wannacry menginfeksi sebuah komputer dengan meng-enkripsi seluruh file yang ada di komputer tersebut dan dengan menggunakan kelemahan yang ada pada layanan SMB bisa melakukan eksekusi perintah lalu menyebar ke komputer windows lain pada jaringan yang sama,” jelas dia.

Semua komputer yang tersambung ke internet yang masih memiliki kelemahan ini. Apalagi komputer yang berada pada jaringan yang sama memiliki potensi terinfeksi terhadap ancaman Wannacry.

Setiap komputer windows yang sudah terinfeksi akan mendapatkan tampilan seperti gambar page di atas.

Dari tampilan diketahui bahwa Wannacry meminta ransom atau dana tebusan agar file-file yang dibajak dengan enkripsi bisa dikembalikan dalam keadaan normal lagi.

Dana tembusan yang diminta adalah dengan pembayaran bitcoin yang setara dengan 300 dollar Amerika Serikat. Wannacry memberikan alamat bitcoin untuk pembayarannya. Disamping itu juga memberikan deadline waktu terakhir pembayaran dan waktu dimana denda tebusan bisa naik jika belum dibayar juga.

 

Please follow and like us:

Leave a Reply