Mengenal Sekolah Barber Di Luar Negeri (Amerika)

GayaKeren.id – American Barber Institute adalah salah satu sekolah barber yang telah memiliki lisensi dari Kementerian Pendidikan kota New York. Sekolah ini memiliki dua lantai, lantai pertama adalah untuk kerja teori, dan lantai dua digunakan untuk latihan praktis.

Sekolah yang memiliki luas kurang lebih 900 meter ini menjadikannya sebagai salah satu sekolah berpenampilan terbesar dan paling modern di wilayah New York City. Kurikulum, program, dan kelas di sekolah yang telah berdiri sejak tahun 1995 ini semuanya telah dievaluasi secara profesional dan disetujui oleh Kementerian Pendidikan kota New York.

Sekolah yang terletak di New York ini memiliki misi untuk mempersiapkan para siswa agar memenuhi persyaratan yang diperlukan agar menjadi seorang barber yang benar-benar berkualitas dan menjadikan karirnya sebagai seorang barber yang profesional. Sekolah ini juga memberikan kesempatan kepada siswanya untuk magang guna mengembangkan pola pikir, kualifikasi dan pengalaman yang dibutuhkan sebagai seorang barber.

Di American Barber Institute siswa akan diajarkan seni mencukur dan menata rambut dari kemiringan klasik, memudar, atasan datar, elang imitasi sampai pompadours. Selain itu juga diajarkan bagaimana melakukan pijat wajah. Diawal pelatihan, siswa mendapatkan informasi tentang sanitasi, sejarah pangkas rambut, penggunaan cairan kimia hingga manajemen barbershop.

American Baber Institute menawarkan  kursus Barbering mulai dari program 3 jam hingga 660 jam. Program 660 jam, Master Barber Plus adalah program komperhensif yangberkonsentrasi pada kemampuan siswa untuk maju dalam pendidikannya dan mendapatkan porsi latihan yang lebih besar. Siswa akan diajarkan semua jenis layanan seperti fades, disain, shape ups, caesars, flat tops, klasik dan teknik scissor over comb. Siswa juga mendapatkan pengetahuan tentang mencukur wajah, menajemen barbershop hingga persiapan perizinan kerja sebagai barbershop profesional.

sumber dan foto : www.abi.edu

 

 

 

Gran Meliá Jakarta Gelar “A Tribute to Iwan Tirta”

GayaKeren.id – Sebagai ikon profesionalisme danluxurious hospitality, Gran Meliá Jakarta yang merupakan salah satu brand unggulan Meliá Hotels International berdedikasi untuk terus mengikuti modernisasi global tanpa harus menafikan warisan lokal.

Berkolaborasi dengan Iwan Tirta Private Collection, Gran Meliá Jakarta menggelar “A Tribute to Iwan Tirta” sebagai bentuk penghargaan terhadap Iwan Tirta, sang maestro batik yang menorehkan sejarah penting dalam perkembangan seni batik modern di tanah air dan internasional.

Ruth Abellan, General Manager Gran Meliá Jakarta mengungkapkan batik merupakan warisan seni Indonesia yang telah mempengaruhi tren fesyen internasional, dan kini, batik tidak lagi hanya menjadi identitas lokal Indonesia, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi siapapun yang mengenakannya tanpa harus melihat kewarganegaraannya.

“Hal inilah yang menginspirasi kami untuk berkolaborasi dengan Iwan Tirta Private Collection sekaligus mengenang kerja keras sosok legendaris Iwan Tirta yang berhasil menggabungkan warisan berharga tradisional dengan modernitas. Tentunya ini sejalan dengan komitmen Gran Meliá Jakarta untuk terus memberikan kualitas terdepan dengan menggabungkan pelayanan modern kelas internasional tanpa melupakan keanggunan dan kemewahan lokal khas Meliá Hotels International,” ungkap Ruth menjelaskan.

Sebanyak 18 koleksi berupa set kebaya dan kain batik yang dipadankan dengan aksesoris masterpiece karya kolaborasi Iwan Tirta Private Collection bersama desainer aksesoris Rinaldy A. Yunardi, serta koleksi runway terbaru untuk Spring/Summer 2017 turut ditampilkan dalam pagelaran ini.

Era Soekamto, Creative Director Iwan Tirta Private Collection menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan momen penting bagi perkembangan seni batik di Indonesia.“Kerjasama dengan brand internasional menunjukkan pentingnya pengaruh seni batik di masyarakat global. Apresiasi dunia merupakan asupan oksigen baru agar warisan seni budaya batik Indonesia dapat terus berkembang dan tidak pudar dimakan waktu,” ujar lulusan Lasalle International Fashion College Singapore ini.

Iwan Tirta Private Collection didirikan oleh mendiang Iwan Tirta, di mana awalnya bertujuan untuk melestarikan koleksi batik, keramik, dan seni Indonesia koleksi pribadi. Kini, brand tersebut menjadi salah satu acuan batik modern inovatif, dengan lebih dari 10.000 karya desain Iwan Tirta sendiri.

“Kami sangat mengagumi profesionalisme beliau dalam melestarikan seni kebanggaan Indonesia ini. Sama halnya dengan Gran Meliá Jakarta, yang terus berusaha memberikan pelayan profesional terbaik bagi para tamu kami. Kami harapkan kolaborasi ini merupakan salah satu cara untuk mengapresiasi dedikasi dan karya seni Iwan Tirta,” tutup Ruth.

Pagi Berbagi Bersama King Cuts Barbershop

GayaKeren.id – Serunya berbagi ilmu bersama barber profesional menjadi sebuah pengalaman tersendiri bagi para barber secara luas. Berbagai ilmu dan pengetahuan baru seputar teknik menggunting rambut pun didapat.

Hal itulah yang disuguhkan King Cuts Barbershop yang berada di Jalan Alternatif 30, Nagrak. Acara sharing tersebut menjadi ajang pertemuan para barber dengan barber professional dari King Cuts Barbershop sekaligus menjadi ajang menimba ilmu dalam sharing singkat.

Acara yang dihelat secara rutin sebulan sekali itu memang menjadi bentuk apresiasi King Cuts Barbershop bagi profesi barber secara luas. King Cuts Barbershop berharap dengan keberadaan acara sharing tersebut, para barber dapat meng-upgrade kemampuan mereka lebih baik lagi.

Ade Farolan selaku Owner King Cuts Barbershop menuturkan acara ini berawal dari acara internal dan kemudian digagas dalam bentuk sharing ringan yang mengundang orang dari luar dan terbuka untuk umum . Tujuannya demi memajukan dunia barbershop secara luas sekaligus menjaring networking.

Ade begitu bangga karena acara sharing ini sejak awal dihelat selalu mendapatkan respons positif dari para barber secara luas. Para barber dari berbagai daerah di Jakarta dan sekitarnya begitu antusias mengikuti acara yang digagasnya tersebut.

“Kami tidak membatasi kuota peserta. Selama tempatnya masih menampung, siapapun yang hadir boleh mengikuti acara ini dari barbershop manapun. Tak ada syarat apapun untuk ikut sharing ini. Mereka tidak perlu mendaftar dan bias langsung datang ke lokasi saja,”tambah Ade.

Pada Mei 2017, acara yang disuguhkan kali ini menghadirkan barber Jajang yang sempat mengikuti ajang The Cuts Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Jajang memberikan sharing mengenai teknik memotong dengan style undercut.

“Yang saya bagikan kali ini mengenai teknik style undercut. Intinya dari style undercut yakni dimana sebuah gutningan yang area atas disconnect dengan area samping. Itu dasarnya sementara selebihnya para barber dapat bebas berinovasi. Kami para barber itu seniman, tak ada potongan yang benar dan salah karena sesuai style masing-masing,”ujar Jajang memberi tips.

Jajang mengaku senang karena berkesempatan sharing dengan para barber dari berbagai wilayah. Selama sharing berlangsung, Jajang pun tanpa lelah membagi ilmu dan melayani berbagai pertanyaan dari para peserta yang hadir. Ia pun membagikan bagaimana teknik menggunting, teknik merapikan rambut dan styling akhir ketika acara memangkas rambut telah selesai sehingga konsumen bisa merasa puas dengan layanan yang diberikan.

Acara yang dikemas santai dan informal tersebut membuat para peserta begitu antusias menimba ilmu seluas-luasnya dari barber idolanya. Sepanjang acara, ragam pertanyaan pun meluncur dari para peserta. Sambil memberikan tutorial bagaimana menggunting dengan style undercut, Jajang dengan detil memberikan penjelasan kepada para barber yang hadir. Mereka pun cukup terbantu dan mendapatkan ilmu baru dengan penjelasan yang diberikan Jajang.

 

Mengenal Sekolah Barber Di Luar Negeri (London)

GayaKeren.id – Adalah London School of Barbering yang telah menetapkan standar baru dalam pelatihan pangkas rambut pria. Tim pengajar dari sekolah tersebut telah merevolusi industri pangkas rambut pria dengan pendekatan pelatihan yang sepenuhnya yakni hands-on. Sederhana namun terstruktur yang menggabungkan barbering tradisional dengan hairdressing pria modern. Akibatnya lulusan dari sekolah pangkas rambut pria yang beralamat di London,Inggris ini akan sangat terampil dan berpengetahuan tentang memotong dan menata rambut pria.

Ada dua akademi di London School of Barbering yang dibuka. Disana siswa diajarkan agar bisa menghasilkan lebih dari 1000 potongan rambut per minggu. Sebagai pemangkas rambut, peserta pelatihan juga mendapatkan pengalaman hidup nyata yang lebih baik untuk mempelajari perdagangan dan industri pangkas rambut pria.

Sekolah barber yang telah berdiri sejak tahun 2013 ini memfokuskan 100% untuk melatih siswanya dengan standar profesional untuk barbering. Hal ini memungkinkan pendidik London School of Barbering untuk benar-benar fokus pada pendidikan siswa dan untuk membantu siswa menguasai perpaduan teknik pemangkas rambut tradisional dan modern. Pengetahuan siswa tentang tren industri terbaru, pendekatan individual dan kualitas pengajaran yang tak tertandingi telah membuat sekolah ini menjadi tempat terdepan di Inggris untuk belajar tentang barbering dan perawatan pria premium.

London School of Barbering menawarkan kursus bagi mereka yang ingin memulai karir  dan mereka yang sudah berada di industri ini yang ingin memperbaiki keterampilan mereka lebih jauh. Sekolah ini tidak hanya mendapatkan kualifikasi bagi para siswa, namun sekolah ini telah memiliki track record untuk membuat siswa siap dengan standar yang tinggi. Inilah sebabnya mengapa sekolah ini melatih lebih banyak siswa per tahun daripada sekolah lainnya.

London School of Barbering terletak di jantung kota London yang ramai. Sekolah ini meniru lingkungan pemangkas rambut sejati dan menggabungkannya dengan pelatihan one-on-one kelas satu. Anda akan menyelesaikan kursus dengan percaya diri dan bersertifikat.

sumber dan foto : www.londonschoolofbarbering.com

 

Stasiun Gyeonghwa Jadi Destinasi Wisata Baru Korsel

GayaKeren.id – Meski masih dingin, musim semi sudah mulai menghampiri negeri ginseng, Korea Selatan. Dan yang jadi daya tarik tentu saja mekarnya bunga-bunga cantik berwarna pink di penjuru negeri. Namun ada satu lokasi unik yang jadi destinasi favorit warga dan turis di sana.

Stasiun Gyeonghwa mungkin hanya stasiun kereta kecil di daerah Gyeongsangnam, namun lokasi ini selalu ramai dipenuhi fotografer amatir dan turis bahkan dari mancanegara. Dulunya, stasiun ini adalah stasiun aktif, namun dihentikan pada tahun 2015.

Sebelumnya, kereta akan berhenti sepanjang Jinhae Gunhangje Festival. Ternyata, yang jadi buruan orang ke stasiun ini adalah pemandangan cantik dari pohon-pohon cherry saat musim semi sepanjang stasiun. Melansir Visit Korea, rel sepanjang 800 meter ini dihiasi bunga-bunga yang berterbangan.

Aktivitas alam yang biasa dimulai sejak April ini akan dipenuhi oleh kilatan flash dari kamera pengunjung ketika kereta perlahan mulai mendekati stasiun. Fyi, stasiun Gyeonghwa ini masuk satu dari tiga tempat terbaik di Jinhae untuk mengabadikan momen musim semi di Korea Selatan.

Stasiun Gyeonghwa ini juga ternyata sering jadi lokasi syuting film atau drama Korea, lho. Sebut saja film ‘Boy Goes to Heaven’ di tahun 2005 dan drama yang dibintangi oleh Han Hyo Joo tahun 2006 ‘Spring Waltz’.

Dan jangan terlalu mengkhawatirkan peluang terjadi kecelakaan. Karena meski stasiun ini terbuka, kereta akan berjalan sangat pelan di area ini, serta masyarakat juga pengunjung di sana memiliki kesadaran tinggi akan keselamatan mereka masing-masing.