Dibalik Latar Musik Guardian of The Galaxi Vol. 2

foto : google.com

GayaKeren.id – Guardians of the Galaxy Vol.2 kembali menghentak nostalgia untuk para penonton, tak hanya melalui aksi spektakuler dan komedi penuh humor, tetapi juga melalui kumpulan musik latar ikonik yang berada di daftar lagu popular tahun 70-80an, seperti Mr.

Blue Sky (Electric Light Orchestra), Fox on the Run (Sweet) dan Guardians Inferno (The Sneepers ft. David Hasselhoff). Sederet musik diyakini akan mengikuti jejak sukses Awesome Mixtape Vol.1 yang telah berhasil menduduki peringkat pertama di papan musik U.S. Billboard 200, serta mencatat penjualan lebih dari 1,000,000 kopi hingga meraih penghargaan Platinum dari R.I.A.A. (Asosiasi Industri Rekaman Amerika Serikat).

Berbicara mengenai popularitas yang didapat dari Awesome Mix Vol.1, Chris Pratt, sebagai Star-Lord ikut berkometar, “Satu hal yang paling sering saya dengar dari para penggemar adalah kecintaan mereka terhadap musik yang ada dalam film Guardians of the Galaxy.

Mereka menyukai Awesome Mix Vol.1, dan di akhir film, Quill mendapatkan Awesome Mix Vol.2 dari ibunya. Seperti diketahui banyak orang, ibu Quill membuat koleksi mix tape pertama untuk sosok Quill sebagai anak lelaki muda, dan dia membuat koleksi mix tape kedua untuk seseorang yang sudah lebih dewasa.”

Biasanya, kebanyakan film akan mengunakan lagu-lagu sementara selama masa produksi dan baru akan menetapkan pilihan lagunya dalam masa post-produksi, tetapi James Gunn memutar balikan proses tersebut. “Cara James adalah memasukan semua lagu dalam mix tape kedalam alur cerita,” ujar Jonathan Schwarts, Eksekutif Produser dari Guardians of the Galaxy Vol.2.

“Setiap lagu yang ada di dalam naskah memiliki tujuan yang spesifik. Beberapa lagu memang ditujukan untuk membangkitkan selera humor, beberapa untuk menunjukan kontras ironi dalam adegan aksi, sementara beberapa yang lain untuk membentuk beragam momen emosional – namun setiap lagu memang dirancang untuk tujuan spesifik yang akan menonjolkan kualitas musik yang seragam dengan apa yang akan dituangkan James secara visual,” Schwarts menambahkan.

Musik juga memainkan peran penting di lokasi syuting dimana Gunn akan memutar lagu-lagu pilihannya untuk adegan tertentu saat melakukan syuting. Sebuah proses yang akhirnya diterima dan dinikmati oleh para aktor. “Memasukan musik terlebih dahulu bersamaan dengan pembuatan naskah benar-benar membantu, sehingga kami bisa mendengarkannya selama melakukan syuting,” tambah Chris Pratt.

Pengarang lagu, Tyler Bates bekerjasama dengan Gunn untuk mengerjakan score (musik latar) sebelum pre-produksi, sehingga mereka memiliki cukup waktu untuk membuat beberapa musik latar utama sebelum pengambilan gambar dilakukan. Hal ini memungkinkan Gunn dan para aktor serta para kru untuk bekerjasama sambil mendengarkan musik yang akan digunakan dalam produksi final film tersebut.

Karen Gillan pemeran Nebula, mewakili para pemain lainnya berkomentar, “Musik mempunyai peran yang vital dalam film ini. Karena itu ketika para penonton keluar dari bioskop, mereka akan mengatakan bahwa mereka menyukai musik yang ada, dan peranan musik kembali dengan porsi yang lebih besar di film kedua.

Musik bermain dengan alam bawah sadar kita; menghubungkan bagian-bagian tertentu di pikiran kita yang bahkan tidak bisa disentuholeh kata-kata dan gambar. Ada banyak lagu baru di soundtrack film kedua ini yang bahkan belum pernah aku dengar sebelumnya, hingga menurut saya, film ini akan memperkenalkan banyak lagu-lagu lama yang keren kepada anak-anak masa kini.”

Please follow and like us:

Leave a Reply