Kiat Irit Bahan Bakar Berkendara Motor Sport

GayaKeren.id – Motor sport boleh jadi merupakan jawaban bagi para pengendara motor yang menggilai kecepataan di jalan dalam rutinitas harian mereka. Namun, penggunaan bahan bakar yang boros kerap membuat orang berpikir ulang saat menggunakan motor sport untuk keperluan sehari-hari.

Sebagai kategori motor yang ditujukan untuk penggila kecepatan akselerasi, pengereman, dan aksi menikung di jalan beraspal, kerap membuat motor cenderung boros dalam konsumsi bahan bakar. Namun, bukan berarti setiap penggunaan motor sport musti boros bahan bakar.

Dilansir dari motosport, dengan pengaplikasian teknologi mesin terbaru dan menerapkan beberapa hal berikut saat berkendara, Anda tetap bisa irit dan melesat cepat saat mengaspal.

Penggunaan bahan bakar

Motor sport –kategori mesin 150cc– memiliki perbandingan kompresi yang besar sehingga membutuhkan angka oktan bahan bakar yang tinggi. Ambil contoh perbandingan kompresi motor sport di angka 11,6 0,4 berbanding 1 –11,6 0,4 : 1. Artinya kompresi mesin tersebut tergolong tinggi, maka motor membutuhkan bahan bakar dengan oktan tinggi dengan RON 92.

Bahan bakar dengan oktan RON 92 ke atas mampu menerima tekanan pada mesin kompresi tinggi dan bekerja dengan optimal pada gerakan piston. Hasilnya, tenaga mesin yang menggunakan angka oktan ini lebih maksimal. Di sisi lain, pembakaran menggunakan bahan bakar beroktan tinggi lebih sedikit menimbulkan kerak pada mesin dan lebih irit bahan bakar.

Hindari modifikasi mesin berlebih

Salah satu modifikasi yang kerap dilakukan pemilik motor sport adalah mengganti sistem pembuangan/knalpot. Tanpa disadari sebagian besar pemilik sepeda motor, ini merupakan sumber utama borosnya pemakaian bahan bakar. Knalpot berkontribusi cukup besar dalam meningkatkan efisiensi bahan bakar atau sebaliknya.

Lazimnya, pemilik motor sport kerap mengganti sistem pembuangan standar dan beralih ke tipe racing untuk menunjang performa motor dan pemiliknya. Tak sampai situ, ubahan pengaturan spuyer dibuat lebih tinggi pada karburator, hingga membobok sekat saringan maupun tabung dalam knalpot yang membuat pasokan bensin mengucur deras.

Sangat disarankan modifikasi yang dilakukan untuk menunjang penampilan menggunakan sistem plug and play yang tidak memengaruhi sistem kelistrikan, motor dalam posisi langsam, dan saat memuntir gas secara spontan.

Cek tekanan angin ban

Periksa tekanan angin ban secara berkala, meski terlihat sepele pengecekan ini bermanfaat untuk penghematan bahan bakar. Ban dalam kondisi terbaiknya, mampu memberikan akselerasi motor lebih ringan dan memiliki daya gulir lebih jauh saat motor deselerasi.

Tekanan ban disesuaikan dengan ukuran ban dan beban motor. Ban kempis atau kekurangan angina justru mengurangi kemampuan mencengkeram aspal dengan baik. Pengecekan tekanan angin ban juga sebaiknya dilakukan saat dingin, di mana udara bagian luar dan dalam ban dalam suhu yang lebih stabil.

Ganti oli secara berkala

Jangan lupa juga untuk mengganti oli secara berkala. Sebab tindakan ini membuat performa mesin tahan lama dan dapat dengan mudah mendapatkan konsumsi bahan bakar yang efisien. Pilihlah oli dengan kadar kekentalan sesuai spesifikasi standar sepeda motor.

Atur tempo perpindahan gigi

Teknik yang harus dikuasai oleh pemotor agar hemat bahan bakar adalah mampu menurunkan gigi sembari mengerem secara halus.

Caranya dengan menurunkan satu per satu gigi dengan menarik tuas kopling beberapa kali sesuai jumlah gigi yang diturunkan. Usahakan tuas kopling tidak terlalu dekat dengan jari ketika ditarik. Posisikan dua jari pada tangan kanan dengan mudah menggapai rem depan.

Saat gas tertutup, telunjuk dan jari tengah bisa dengan mudah menarik tuas rem depan. Bila pergerakan jari tidak efisien, membuat proses perpindahan gigi menjadi kasar. Trik ini mampu meminimalisasi kesalahan saat menyelaraskan gigi transmisi dengan putaran mesin.

Kemampuan ini tidak hanya membutuhkan keterampilan dari pengendara tetapi juga kondisi dari sepeda motor. Pada sepeda motor berjenis sport atau memiliki karakter balap telah dilengkapi dengan slipper clutch. Teknologi yang mampu menyeimbangkan antara gigi dengan putaran mesin yang tepat sesuai kecepatan.

Seperti pada motor sport terbaru lansiran Yamaha, All New R15 2017. Fitur yang biasanya hanya hadir pada motor besar, untuk pertama kalinya diaplikasikan di motor sport 150cc. Fitur assist membuat pengoperasian kopling sangat ringan, sehingga kenyamanan pengendara lebih mudah saat mengoperasikan kopling. Sedangkan fitur slipper clutch membuat perpindahan gigi lebih halus dan akselerasi lebih cepat. Penurunan gigi pun dapat dilakukan dengan mudah bahkan ketika motor sedang dalam akselerasi maksimum.

Tak hanya itu, All New R15 2017 juga ramah di kantong untuk penggunaan sehari-hari. Pasalnya, teknologi Variable Valve Actuation (VVA) yang dibenamkan di motor yang menggunakan rangka deltabox ini menghasilkan tenaga besar tanpa cepat menghabiskan bahan bakar. Bahkan, semakin besar tenaga mesin, semakin irit penggunaan bahan bakar.

 

Please follow and like us:

Leave a Reply