Anjungan Wanagiri Di Danau Buyan Tamblingan

Foto : instagram

GayaKeren.id – Liburan ke Bali sebenarnya sudah nggak asyik kalau kamu masih di sekitar Kuta, Sanur dan tempat wisata mainstream di Bali Selatan. Selain macet, terlalu padat, juga banyak sampah di beberapa tempat wisata. Sekarang yang sedang hits di Bali daerah utara. Sekitar kawasan Buleleng maupun Singaraja.

Nah, kali ini GayaKeren.id bakal ajak kamu jalan-jalan ke Bali Utara, tepatnya di Wanagiri Buleleng. Di sana ada spot foto yang relatif baru dengan pemandangan yang memukau.

Tepat di atas danau kembar Buyan dan Tamblingan, dibangunlah anjungan untuk foto-foto wisatawan sejak akhir tahun 2016. Akhir tahun 2016, ada satu tempat hits yang muncul di Bali. Berada di Dusun Asih Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng, terdapat anjungan berbentuk kapal yang memang diperuntukkan untuk berfoto para wisatawan.

Anjungan ini sekilas mirip dengan kapal ‘Titanic’ lho, hehe. Di tempat ini, pemandangan Danau Buyan dan Tamblingan begitu indah dan memukau. Nggak cuma anjungan buat foto, ada pula ayunan yang bisa kamu naiki disana. Bergantung di atas pohon besar berlatar belakang danau.

Tak jauh dari anjungan, ada pula ayunan yang disediakan untuk wisatawan yang datang ke sana. Cukup dinaiki saja sih, nggak perlu didorong. Serem kali bawahnya langsung danau, hehe. Tenang aja, aman kok asal nggak lebay pas menaikinya. Karena ayunannya cuma satu, kamu harus antri ya sama pengunjung lainnya.

Kalau kamu datang barangkali sepuluh tahun yang lalu, amit-amit mau berkunjung ke mari. Dulunya jadi tempat pembuangan mayat lho!

Dusun Asah Panji, Desa Wanagiri ini dulunya memang terkenal seram. Maklum, beberapa puluh tahun lalu tempat ini identik dengan tempat pembuangan mayat. Kalau lewat pas saat itu pasti rasanya malah bergidik ngeri ya. Kalau sekarang, malah senang karena bisa foto-foto dengan pemandangan indah danau Buyan dan Tamblingan. Salut sih buat yang mau mengubah image kawasan ini.

Kini spot foto nggak cuma ada anjungan dan ayunan, ada pula sangkar burung. Mirip yang di Dlingo, Bantul. Setelah ramai di media sosial, pihak pengelola menambahkan spot foto. Baik anjungan maupun spot foto berbentuk sarang burung. Hal ini dilakukan untuk memuaskan wisatawan yang datang ke sana.

Biaya masuknya murah kok, cuma Rp 5.000,- saja. Murah meriah, foto di Instagram pun bisa naik level deh. So, Kalau ke Bali, mending sekarang pilih ke bagian utara. Selain belum terlalu riuh dengan banyaknya wisatawan, pemandangan alamnya lebih bagus daripada sekedar pantai-pantai di selatan. Air terjun, pura, danau, gunung sampai hutan ada semua di Bali Utara.

 

Please follow and like us:

Leave a Reply