Pesona Pantai Balekambang, Tanah Lot-nya Pulau Jawa

GayaKeren.id – Setelah resmi dibuka sebagai salah satu destinasi wisata di Jawa Timur, nama Pantai Balekambang makin terkenal. Tahun demi tahun keindahan pantai ini terus menarik animo pengunjung untuk datang dan menyaksikan keindahan pantai ini. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi desa setempat, pantai ini pun dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menunjang kenyamanan wisatawan kala datang berkunjung. Tak heran saat ini Pantai Balekambang menjadi salah satu destinasi wisata di Malang dan Jawa Timur yang paling populer.

Balekambang salah satu Pantai Malang yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah dan mancanegara, keindahan pantai Balekambang sungguh sangat luar biasa pantai ini mempunyai keunikan tersendiri, adanya pura yang terdapat di pantai Balekambang membuat pantai ini sering di sebut Tanah Lot-nya Malang dan bahkan Pulau Jawa.

Pantai Balekambang salah satu tujuan favorit bagi masyarakat Malang maupun luar Malang, setiap akhir pekan pantai Balekambang selalu di padati pengunjung, dengan keindahan pantai Balekambang pengunjung tidak pernah kecewa ketika melihat pantai ini, banyak sekali wisatawan kembali lagi mengunjungi pantai Balekambang yang sangat indah ini.

Konon, dulunya orang yang pertama membuka hutan yang melingkupi area Pantai Balekambang bernama Syaikh Abdul Jalil, seorang ulama yang berasal dari Yogyakarta. Saat beliau wafat, beliau dimakamkan di area dekat Pantai Balekambang yang berlokasi kurang lebih 1 kilometer jauhnya. Saat bulan Muharram/Suro, makam beliau ramai diziarahi oleh umat muslim yang datang dari berbagai daerah. Jasa beliau ini dikenang oleh masyarakat sekitar sehingga menjadikan makam beliau disucikan dan menjadi salah satu wisata religi yang ada di Malang.

Pantai Balekambang merupakan salah satu objek wisata menarik yang ada di Kota Malang, Jawa Timur. Bagi Anda yang menyukai wisata pantai, pantai yang satu ini wajib Anda kunjungi karena menyimpan banyak keindahan yang tidak kalah dengan pantai-pantai lain di Jawa Timur.

Bahkan banyak orang yang memberi nama Pantai Balekambang sebagai miniatur Tanah Lot Pulau Dewata. Ya, di Pantai Balekambang terdapat sebuah pulau kecil sekitar 100 meter dari bibir pantai yang bernama Pulau Ismoyo. Pantai Balekambang terletak di Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Malang, Jawa Timur atau sekitar 60 kilometer di sebelah selatan Kota Malang.

Akses menunju pantai ini cukup memadai dengan jalanan aspal yang mulus. Namun, Anda harus tetap berhati-hati karena di beberapa tempat terdapat tanjakan dengan kelokan tajam. Di sepanjang perjalanan, Anda bisa bersantai sambil menikmati segarnya udara di daerah yang banyak ditumbuhi pepohonan.

Uniknya, saat hari raya Nyepi, Pantai Balekambang akan dikunjungi oleh banyak wisatawan melebihi saat hari-hari biasa. Sebab, umat Hindu yang tinggal di sekitar wilayah Malang melakukan prosesi upacara di Pura Amarta Jati yang terletak di Pulau Ismoyo, sebuah pulau yang terletak di seberang pantai ini.

Wisatawan dapat menyaksikan prosesi upacara ini karena antara pantai dan pulau dihubungkan oleh sebuah jembatan. Wisatawan dapat menyaksikan perhelatan upacara ini dari dekat dengan tetap menjaga norma kesopanan dan menghargai masyarakat serta pemeluk agama yang sedang melakukan upacara tersebut. Wisatawan bisa menikmati prosesi upacara sekaligus sambil belajar ilmu pengetahuan baru akan budaya dan adat istiadat masyarakat tradisional di Indonesia.

Pantai Balekambang tergolong dalam gugusan pantai selatan, artinya letak pantai ini yang berada di wilayah selatan Pulau Jawa maka membuatnya masuk dalam golongan tersebut. Sebagaimana pantai-pantai selatan lain di Pulau Jawa, Pantai Balekambang pun kaya akan cerita-cerita mitos dan kepercayaan masyarakat yang lekat dengan hal-hal mistis.

Salah satu mitos yang paling berkembang di pantai ini adalah tentang berakhirnya hubungan asmara bagi pasangan muda yang belum menikah secara sah jika mereka datang berkunjung bersama, Mitos lainnya adalah konon air laut Pantai Balekambang dapat membuat orang menjadi awet muda.

Maka jangan heran bila wisatawan akan menjumpai orang-orang yang berendam di air laut atau sekadar mengusapkan air ke wajah mereka. Tentulah ini semua hanyalah mitos, artinya kebenaran akan cerita-cerita di atas berpulang kembali kepada keyakinan masing-masing dan tak perlu dipersoalkan dengan serius.

 

Please follow and like us:

Leave a Reply