Kapan Anak Boleh Mulai Mengenal Media Sosial ??

GayaKeren.id – Siapa yang tak mengenal media sosial ??  Saat ini, rata-rata orang memiliki minimal satu akun media sosial. Memang, media sosial telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat, tak terkecuali anak-anak. Namun, kapan anak boleh mulai mengenal media sosial?

Seperti dua sisi mata uang, ada manfaat dan ancaman dari media sosial terhadap anak. Di satu sisi, media sosial memudahkan anak berkomunikasi dengan sanak saudara dan teman yang tak dapat ditemui setiap hari.

Media sosial juga memungkinan anak bergabung dalam berbagai gerakan sosial yang positif. Tak hanya itu, tapi juga memudahkannya berinteraksi dengan orang lain yang memiliki kesamaan minat –misalnya dalam bidang musik, seni, dan sebagainya.

Di sisi lain, media sosial juga membuat anak rentan mengalami pelecehan di dunia maya (cyberbullying). Anak dapat mengalami pelecehan berupa ujaran kata kasar, ejekan, bahkan pelecehan seksual secara verbal melalui kata-kata berbau pornografi. Hal ini tentu berdampak buruk bagi perkembangan psikologis anak. Tak jarang, anak mengalami krisis kepercayaan diri bahkan depresi akibat pelecehan tersebut.

Selain itu, media sosial juga seringkali membuat anak selalu terjaga, sehingga bisa menimbulkan gangguan tidur. Hal ini akan membuatnya sulit berkonsentrasi dan mengalami penurunan prestasi belajar. Agar terhindar dari dampak buruk tersebut, orang tua perlu mengetahui waktu yang tepat untuk mengijinkan anak memiliki media sosial.

Waktu yang tepat yaitu saat anak memiliki kemampuan kognitif serta kecerdasan emosi dan sosial yang baik. Umumnya, anak usia 13 tahun telah memiliki hal tersebut. Itu sebabnya, sebagian besar media sosial mengharuskan penggunanya berusia minimal 13 tahun untuk dapat memiliki akun pribadi. Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA) pun mengatur hal yang sama dan melarang situs-situs online untuk mengambil data dari anak usia di bawah 13 tahun.

Agar tetap aman, orang tua juga perlu mendampingi dan memperhatikan aktivitas anak di media social. Orang tua perlu memberikan pemahaman kepada anak untuk tidak berinteraksi atau membagikan informasi personal kepada orang asing.

Selain itu, orang tua harus mengajak anak membuat kesepakatan mengenai batasan waktu penggunaan media sosial. Orang tua dapat menggunakan program pengawasan orang tua, agar anak terhindar dari akses terhadap informasi yang belum seharusnya ia terima.

Di satu sisi, media sosial dapat memberikan dampak baik kepada anak. Namun di sisi lain, media sosial dapat memberikan dampak negatif. Pertimbangkan dengan baik sebelum memperkenalkan anak pada media sosial.

 

Please follow and like us:

Leave a Reply