Hendra Hairock,  Seni Membawanya Jadi Hair Stylish

foto : gayakeren.id / ronny

GayaKeren.id – Penampilannya yang eksentrik membuatnya mudah di kenal, terlebih setelah ia ikut ajang pencarian bakat untuk para hairstyles dan barber yang di gelar salah satu stasiun tv nasional Indonesia, walau tak menjadi juara nama Hendra Hairock semakin meruncing terutama di kalangan para barber dan hairstylis di Indonesia.

Tumbuh dan besar di lingkungan yang sarat dengan sentuhan seni seperti Kota Bandung, membuat Hendra larut dan terhanyut dalam irama seni yang menggelora dalam jiwa dan kesehariannya, dan hal itu pula yang membuat Hendra memutuskan untuk menekuni bidang hair style

Hendra mengaku sempat merasa galau dengan kehidupannya, ia yang terlanjur menikmati dunia seni dan berupaya mengeksplor jiwa seninya dengan berbagai hal termasuk bermusik dan kegiatan seni lainnya, namun semuanya tak membuatnya menemukan kenyamanan. Hendra mengaku masih bingung mencari profesi yang bisa mengeluarkan segala ekspresi

Hingga suatu saat Hendra bersentuhan dengan dunia hair style secara tak sengaja, entah mengapa Hendra mengaku merasa ada sesuatu yang menarik dalam dunia hair style, menurutnya dunia hair style adalah dunia yang tak akan pernah habis untuk di eksplor.

Walau telah tertarik dengan dunia hair style sejak ia duduk di bangku SMU, Hendra baru menyadari bahwa dunia hair style merupakan bidang yang sangat menantang, membutuhkan ketekunan, keseriusan dan ilmu yang mumpuni

Mulai saat itulah Hendra berniat untuk belajar dan mendalami dunia hair style, dengan mengikuti berbagai seminar dan kompetisi, ”saya sadar bahwa untuk bisa menjadi seroang yang profesional saya harus mendekati orang-orang yang juga profesional, kebetulan waktu itu Rudi Hadisuwarno mengadakan kompetisi dan saya menjadi juara,” tutur Hendra

Sejak saat itu keninginan Hendra untuk bisa menjadi seorang yang profesional terus menggebu, kompetisi-demi kompetisi ia ikuti, namanya semakin di kenal di kalangan para ‘seniman rambut’, terlebih saat ia mampu menembus babak final di ajang pencarian bakat The Cut.

Kemampuan Hendra yang saat ini di miliki di akui Hendra tidak ia dapatkan dari pendidikan formal, ilmu ‘seni rambut’ justru ia dapatkan dari berbagai pengalaman saat ia mengikuti berbagai kompetisi di tanah air

Saat ini Hendra sedang menikmati keberhasilannya eksis di dunia hair style, namun ia mengakui keberhasilannya itu di raih tidak dengan mudah, banyak rintangan yang harus ia lalui terutama dari keluarganya sendiri.

“Dulu keluarga saya menganggap profesi hair style bagi laki-laki itu berkonotatif negatif,  tidak memililiki masa depan, tapi Alhamdulillah, sekarang keluarga saya mendukung, malah saya menjadi inspirasi bagi anggota keluarga yang lain untuk mengikuti jejak saya,” ujar Hendra.

Hal lain yang menurut Hendra menjadi halangan tersulit yang ia hadapi saat memutuskan untuk terjun di bidang seni memangkas rambut adalah pemikiran masyarakat yang belum bisa sepenuhnya menerima seni sebagai bagian dari pekerjaan atau profesi.

“Saat ini profesi di bidang seni, termasuk  profesi yang saat ini saya jalani belum bisa mejadi sesuatu yang bisa dibanggakan, belum bisa di hargai seperi halnya profesi lain dan saya harus terus berjuang agar profesi ini bisa menjadi profesi yang di akui di masyarakat,” jelas Hendra

Namun demikian Hendra saat ini bisa bersyukur bahwa perjuangan para ‘seniman rambut’ selama ini sudah menunjukan hasil yang positif karena industri barber sudah mulai di lirik banyak orang, ”sekarang bisnis barber sudah booming, ini seolah sudah menjadi kebutuhan primer, tapi saya harus akui masih banyak yang yang harus di benahi termasuk standarisasi barbershop.” ucap Hendra

Dibalik penampilannya yang nyentrik bahkan terkesan ‘garang’ Hendra meerupakan sosok yang humble, mudah bergaul, Ia tak segan membagi ilmunya pada siapa saja yag hendak belajar tentang seni memangkas rambut.

Ia bahkan berpesan untuk para pemula yang hendak terjun di dunia barber agar senantiasa berlatih, “Belajar teori secukupnya, tapi berlatihlah berpuluh-puluh kali, beratus-ratus kali, beribu-ribu kali,”

Please follow and like us:

Leave a Reply