Lima Desainer Indonesia Ramaikan NYFW

Foto: ist

GayaKeren.id – Desainer berbakat Indonesia berkesempatan unjuk karya mereka di panggung bergengsi. New York Fashion Week: First Stage Spring Summer 2018.

Peluang besar ini menjadi ajang potensial kelima desainer memamerkan karya terbaik mereka. Mengusung tema besar Group Indonesia Diversity, kelima desainer bakal menyuguhkan desain yang berbeda dengan sentuhan modern bagi para pecinta mode internasional.

Teti Nurhayati selaku CEO Indonesia Fashion Gallery menuturkan bahwa IFG bertugas memilih desainer Indonesia yang berprestasi. Dan pihaknya ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat fashion hijab dunia, Karenanya, dalam kesempatan New York Fashion Week akan membawa desain fashion hijab yang berbeda yang menjadi ciri di Indonesia dan memang sudah menjadi tren.

Dian Pelangi yang juga meramaikan First Stage New York Fashion Week akan mempersembahkan karyanya yang menggunakan banyak motif grafiti, art, patchwork dan menggunakan teknik batik tetapi motifnya tidak batik (kontemporer).

Sementara Vivi Zubedi yang juga meramaikan event tersebut akan membawa busana muslim yang bernuansa dress dengan dipadu padankan menggunakan kain-kain khas Indonesia.

“Saya pakai tenun dengan konsep abaya. Kain yang polos tapi tenun. Saya akan membawa busana muslim dengan pesan tetap Indonesia. Tetap Bhineka Tunggal Ika. Kain-kain yang saya gunakan dari seluruh Indonesia. Ada dari Kalimantan, Lombok, Bali, Jepara dan sebagainya,”ujarnya.

Desainer lainnya, Barli Asmara sendiri akan membawa koleksi dengan tema yang mengandung unsur Middle East dengan warna serba putih dan berkonsep off shoulder.

“Koleksinya dijamin klasikal banyak unsur tali kayak korset dan aplikasi digital, kancing bungkus, ruffles, long sleeve, dan potongan serong serta menggunakan bahan lace,”jelas Barli.

Catherine Njoo akan memboyong batik Indonesia khususnya Bali sambil memperkenalkan budaya tari Legong. Ia akan berkolaborasi dengan G.Liem untuk aksesori dengan menciptakan motif bunga kamboja dari bahan logam. G. Liem akan memberi kejutan menarik di First Stage nanti.

Desainer lainnya Melia Wijaya akan mengangkat tema Sawung Galing dimana mentransformasi motif batik ayam menjadi motif sulam dengan menggunakan teknik bordir hingga tampil leboh modern.

Kehadiran desainer Indonesia di ajang New York Fashion Week memang diharapkan mensupport para desainer untuk dapat memasuki pasar Amerika. Dengan dijembatani Indonesia Fashion Gallery yang berlokasi di Manhattan, New York, diharapkan dapat membantu peningkatan ekspor nasional.

 

Please follow and like us:

Leave a Reply