Ajarkan Bahasa Asing Ke Anak Usia Dini. Dampaknya?

GayaKeren.id – Keterampilan menguasai bahasa asing seperti bahasa Inggris sudah jadi tuntutan di masa sekarang. Tak heran bila akhirnya para orang tua berbondong-bondong mengenalkan bahasa asing sejak dini.

Namun ada anggapan mengajarkan bahasa asing kepada anak-anak usia dini dikhawatirkan akan membebani otak mereka. Benarkah anggapan tersebut?

Psikolog Anak sekaligus Grapholog, Laksmira Ratna Bayuardi mengatakan, anggapan tersebut tidaklah benar. Menurut dia anak-anak sekalipun usianya dini sudah dibekali neuron terkait bahasa dalam sistem otak mereka.

Sehingga dengan hal itu mereka dapat mempelajari lebih dari satu bahasa.

 “Artinya kalau ditanya apakah anak dapat belajar dua bahasa? Sebetulnya bisa,” katanya kepada awak GayaKeren, beberapa waktu lalu.

Meskipun demikian, tambah Bu Mia, sapaan akrabnya, neuron tersebut harus terstimulasi dengan tepat dan konsisten. Dalam hal ini orang tua mesti menciptakan lingkungan yang mendukung upaya si anak belajar bahasa asing.

Misalnya  ketika anak di sekolah menggunakan bahasa pengantarnya bahasa asing, maka di rumah pun orang tua mesti berkomunikasi dengan bahasa tersebut.

“Supaya ada konsistensi sehingga ilmu bahasa yang mereka [anak] dapatkan akan optimal,” tutupnya.

Hal yang perlu diperhatikan adalah Jika anak sejak dini diberikan pengajaran yang keliru, dengan menekankan pada tata bahasa dan sesuatu yang formal, justru ditangkap anak menjadi lebih sulit. Dampaknya nanti kacau semua, artinya akan mengalami masalah psikologis, seperti tidak percaya diri, kegagapan bicara, bahasa yang campur aduk.

Di samping metode pengajaran yang mesti memperhatikan aspek psikologi anak, ada hal krusial yang wajib disadari orang tua, yaitu bahasa yang digunakan dengan anak saat berkomunikasi sehari-sehari. Karena bila orang tua menggunakan bahasa asing atau bahasa Indonesia yang tidak terlalu baik, anak akan sulit menyampaikan pikiran abstrak dan konseptual.

 

Wajah Segar Setiap Hari? Ini Tipsnya

GayaKeren.id – Kelelahan hingga paparan matahari yang begitu menyengat membuat wajah kerap terlihat kusam. Alhasil, wajah Anda pun tampak tak segar.

Gangguan seperti ini memang banyak dialami siapapun. Wajah yang tampak kusam, kulit yang terlalu kering hingga make up yang pecah memang menjadi sederet masalah yang membuat kaum hawa khususnya jadi kurang percaya diri.

Meski segudang aktivitas dilakoni setiap harinya, ancaman seperti di atas seharusnya tidak menjadi hambatan dalam keseharian. Dengan treatment yang tepat, tentunya permasalahan tersebut dapat disiasati.

Salah satu hal yang dapat dilakukan yakni senantiasa membuat wajah segar dan berseri-seri dengan cara alami. Menghindari stres menjadi salah satu cara yang bisa membuat wajah kusut dan kusam Anda terminimalisir setiap harinya. Selain itu, Anda dapat menggunakan spray vit C ketika udara begitu terik dan kulit tampak kering dimana hal ini biasanya terjadi di siang hari.

Anda dapat melakukan antisipasi tersebut selama 2-3 kali sehari sehingga ancaman kulit kusam, kusut dan kurang segar bisa diatasi. Nah, membuat sendiri ramuan spray vit C sebenarnya bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Selain alami dan aman digunakan, spray buatan Anda pun lebih terjamin kualitasnya. Ikuti langkah berikut untuk membuat spray Vit C yang bisa Anca coba sendiri di rumah, seperti diulas Wikihow.

Langkah pertama

Panaskan kompor dan letakkan panic kecil di atasnya untuk memasak spray vitamin C. Lalu, masukkan vitamin C tablet ke dalam panci kecil serta tambahkan air secukupnya ke dalam wadah tersebut. Masak hingga vitamin C tablet tersebut larut sepenuhnya dan Anda pun dapat mengangkat panci kecil tersebut dan sisihkan sejenak.

Langkah kedua

Siapkan lemon dan ambil kulitnya kemudian sisihkan dalam mangkuk kecil. Setelah itu, mangkuk yang berisi kulit lemon dapat Anda tuangkan air panas ke atasnya. Lalu tutuplah dengan bungkus plastik dan diamkan selama semalam. Biarkan mangkuk tersebut pada suhu kamar agar lemon peel oil dapat ter-infuse ke air atau vitamin C.

Langkah ketiga

Tuangkan air lemon ke dalam botol spray dan dapat Anda gunakan keesokan harinya. Tambahkan kulit lemon di dalamnya agar spray tersebut tetap segar sepanjang hari.

 

Warkop DKI Reborn Pecahkan Rekor MURI

GayaKeren.id – Film komedi terbaru, Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss part 2 meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Penghargaan itu didapat setelah tim produksi sukses menggelar acara nonton bareng dan jumpa fans di lima kota dalam sehari, Senin (28/8/2017).

Kehadiran bintang film Warkop DKI Reborn, Tora Sudiro, Vino G Bastian, Abimana Aryasatya, dan Indro Warkop di lima kota besar, Makasar, Surabaya, Solo, Semarang, dan Jogja, itu disambut antusias oleh para penggemar. Meski hanya singgah dalam waktu singkat, kedatangan mereka membuat penggemar senang.

Tak tanggung-tanggung, bintang film dan tim produksi Warkop DKI Reborn menyambangi lima kota di dua pulau itu dengan menyewa pesawat berkapasitas 100 orang. Pesawat itu dihiasi lukisan poster promosi film. Siapa sangka, ide brilian itu sukses memecahkan rekor Muri kategori lukisan poster film pertama di pesawat.

Selain itu, acara jumpa penggemar dan nonton film yang digelar di lima kota secara estafet dalam sehari itu ternyata juga memecahkan rekor Muri. Sebab, acara tersebut belum pernah dilakukan oleh rumah produksi manapun sepanjang sejarah perfilman Indonesia. Kesuksesan film Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss part 2 ini membuat Indro Warkop sangat senang. Lewat akun Instagram pribadinya, @indrowarkop_asli, ia memamerkan piagam penghargaan yang diterima film tersebut di hari pertama penayangannya secara serentak.

“Hari ini nobar di Blok M dan Epicentrum sama lembaga Warkop DKI. Seru semua. Sekaligus ada pemberian rekor Muri untuk dua kategori. Selamat @falconpictures_ @vinogbastian__ @t_orasudi_ro @abimana_arya dan semua pendukung film #jangkrikbosspart2 mantap,” tulis Indro pada keterangan foto.

Bukan hanya Indro, Tora Sudiro juga memamerkan piagam penghargaan tersebut lewat akun Instagram-nya, @t_orasudi_ro. “Wiihhh Warkop DKI Reborn dan Falcon dapat Muri low,” tulis Tora.

Ini merupakan penghargaan kedua yang didapat film Warkop DKI Reborn. Sekuel pertama film ini, mencatat rekor sebagai film dengan penonton terbanyak setelah tiga hari tayang. Pencapaian ini disambut gembira oleh netizen. Sebab, sebelumnya film ini disebut bakal gagal setelah Tora Sudiro tersandung kasus penyalahgunaan zat psikotropika awal Agustus 2017 lalu.

Keren banget kan ?! Semoga sukses filmnya. Dapat lebih banyak penonton, Sukses terus orang-orang di belakang layar. Semoga perfilman Indonesia makin maju dan sukses dalam dan luar negeri.

 

Shopee Dukung Pengusaha Lokal di Yogyakarta

GayaKeren.id – Shopee Indonesia donasikan Rp 50 juta melalui program CSR Shopee Untuk Negeri, untuk mendukung pengusaha lokal di Yogyakarta, terutama bagi pengrajin bambu yang tergabung dalam Komunitas Pringgadani yang dikelola oleh Organisasi Rujak Center for Urban Studies.

Chris Feng, CEO Shopee menjelaskan, Program CSR Shopee Untuk Negeri ini merupakan bagian dari komitmen investasi Rp 100 miliar yang merangkum misi Shopee untuk berbagi dengan masyarakat Indonesia.

Fokus misi kami adalah untuk tak hanya menghadirkan pengalaman belanja online yang nyaman, tetapi juga menginspirasi pengguna untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. Melalui kolaborasi bersama pengusaha lokal, kami berharap dapat membantu mengatasi tantangan utama bagi pengusaha, seperti teknologi dan sistem operasional; pengetahuan dan kemampuan; serta finansial; untuk dapat membantu pengembangan bisnis mereka”.

Komunitas Pringgadani Desa Muntuk, Yogyakarta dikenal sebagai desa pengrajin anyaman bambu. Para pengrajin menjadikan anyaman bambu sebagai pelengkap mata pencaharian kehidupan sehari-hari. Meskipun sebelumnya telah sukses memasarkan produk mereka dari mulut ke mulut, para pengrajin masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan kemampuan praktis untuk membangun bisnis online dan menjangkau target pasar yang lebih luas.

Karenanya, Shopee memberikan bantuan finansial senilai Rp 50 Juta sebagai modal bisnis, untuk membantu pengembangan kualitas produk mereka. Tak hanya itu, Shopee juga mengedukasi para pengrajin untuk memasarkan produk mereka, melalui teknik fotografi praktisdan copywriting, serta mempromosikannya di ranah digital.

Elisa Sutanudjaja, co-Founder dan Direktur Eksekutif Rujak Center for Urban Studies mengaku gembira  bisa bekerjasama dengan Shopee dalam mendukung pengrajin Komunitas Pringgadani.

“Kami berharap program ini dapat memberikan dukungan nyata bagi mereka untuk memahami bisnis online dan menjadi pengusaha yang mandiri. Kedepannya, kami berharap lebih banyak perusahaan mengikuti langkah Shopee dalam mendukung perkembangan komunitas lokal dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia dimanapun mereka berada.” ujar Elisa

Komitmen investasi Rp 100 Miliar Shopee telah dicanangkan sejak tahun 2016, guna mendukung perkembangan pengusaha lokal di Indonesia. Melalui komitmen ini, Shopee juga menyelenggarakan program Kampus Shopee, yang saat ini sedang berlangsung di 13 kota dan telah diikuti oleh lebih dari 900 peserta hingga saat ini; serta program Shopee Campus Competition, yang pada tahun ini diikuti oleh 1.000 peserta dari 84 universitas di seluruh Indonesia.