Ultah ke 59, Matahari Hadirkan Koleksi Spesial di JFW 2018

GayaKeren.id – Di peringatan ulang tahunnya yang ke 59, Matahari Departement Store mengumunkan kolaborasinya bersama The Walt Disney Company South Asia dengan menghadirkan koleksi spesial bertema “Minnie Rocks the Dots” di ajang JFW 2018.

Di jelaskan Christian Kurnia, Merchandising, Marketing & Store Operations Director Matahari Dept Store bahwa kerja sama ini merupakan salah satu bentuk komitmen Matahari yang selalu ingin memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi konsumen setianya.

“Matahari menggandeng Disney sebagai salah satu mitra untuk memanjakan konsumen dengan menampilkan karakter-karakter yang sangat dikenal masyarakat Indonesia bagi seluruh keluarga Indonesia,” ujar Christian.

Hal ini dibenarkan Henry Salim, Country Manager The Walt Disney Company Indonesia. Menurutnya cerita dan karakter Disney disukai dan dekat dengan konsumen dari segala umur. “Kolaborasi dengan Matahari dapat membawa keluarga Indonesia semakin dekat dengan karakter Disney, Marvel, Star Wars favorit mereka setiap harinya,” tambah Henry

Mengangkat tema “Rocks & Fun”, koleksi Matahari yang diperagakan di Jakarta Fashion Week 2018 terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama menampilkan koleksi bertema “Rockmantique” berlatar rock n roll dengan sentuhan feminin, berupa hairdo yang dipercantik dengan bunga mawar merah. Warna hitam dan merah mendominasi koleksi rock n roll.

Detail, seperti printed rock t-shirt, atasan dengan cut-out neckline, motif yartan, rok asimetris dengan detail buckle, bomber jacket, dan atasan mesh mewarnai koleksi ini. Bahan-bahan seperti leather, rib, rayon sheer, polyester, dan beberapa denim melengkapi koleksi rock n roll.

Head of Marketing Communication dan Fashion Director Matahari Department Store Imelda Like menuturkan, bahwa dengan koleksi ini Matahari ingin menampilkan sosok perempuan Indonesia yang tangguh, tegas, tetapi tidak menghilangkan sisi feminin.

Sesi kedua, Matahari menyajikan koleksi yang berkolaborasi dengan Disney, yaitu “Minnie Rocks The Dots”. Koleksi yang fun dan playfull menggambarkan karakter Minnie Mouse yang ditampilkan dalam pakaian ready to wear untuk wanita muda yang lincah, energetik, playful, dan fun.

Pilihan warna merah, hitam, navy blue, baby pink, putih, mendominasi koleksi. Dengan motif printed polkadot iconik Minnie Mouse yang menggemaskan dalam setiap detailnya membuat koleksi ini sangat menarik.

Chelsea Islan Ajak Generasi Milenial Ikrarkan Sumpah Pemuda di Internet

GayaKeren.id – Memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun ini, generasi milenial memiliki cara baru untuk menyerukan semangat persatuan. Salah satunya melalui kampanye sosial media #OSumpahPemuda yang dipelopori oleh Chelsea Islan dan Opera, developer aplikasi mobile browser, Opera Mini. Kampanye ini mengajak generasi muda Indonesia untuk kembali mengikrarkan Sumpah Pemuda di sosial media mereka dalam bentuk video.

Kampanye #OSumpahPemuda bermaksud untuk membangkitkan kembali jiwa nasionalisme generasi muda Indonesia. Selain mengunggah video dengan pembacaan teks Sumpah Pemuda, Chelsea dan Opera juga mengajak generasi muda untuk menyampaikan tantangan berantai kepada teman mereka untuk melakukan hal yang sama di sosial media.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa internet merupakan sebuah alat yang sangat penting dan memiliki pengaruh yang sangat besar di Indonesia saat ini,” ujar Chelsea Islan, yang juga merupakan Co-Founder dan President dari organisasi Youth of Indonesia.

“Kita mungkin memiliki banyak perbedaan dan memiliki latar belakang yang juga beragam, namun perlu diingat bahwa kita juga pernah bersumpah bahwa kita memiliki satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Tentunya aku senang sekali bisa bekerja sama dengan Opera dalam memanfaatkan Internet untuk mengingatkan kembali teman-teman di seluruh Indonesia akan pentingnya Sumpah Pemuda untuk kelanjutan bangsa kita.”

Kampanye Sumpah Pemuda digital ini merupakan hasil kolaborasi pertama yang dilakukan oleh Chelsea dan Opera di Indonesia. Kedepannya, Chelsea dan Opera akan bersama-sama menggalakan berbagai kegiatan seputar dunia internet yang dapat memberdayakan lebih banyak generasi muda Indonesia.

Opera selalu percaya bahwa internet, jika digunakan dengan bijak, dapat menjadi sebuah medium yang sangat kuat bagi pemuda, terutama untuk berkolaborasi serta berbagi ide dan pengalaman untuk menciptakan perubahan nyata di masyarakat.

“Karena itu, sangat mudah bagi kami untuk memberi dukungan penuh saat mendengar ide Chelsea untuk menjalankan kampanye Sumpah Pemuda digital ini. Kami berharap kampanye ini mampu menjadi wadah untuk meningkatkan kesadaran pemuda akan kekuatan mereka di era digital dan juga sebagai sarana untuk berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia,” ujar Jørgen Arnesen, Global head of Marketing & Distribution, Opera Software AS.

Merayakan tahun ke-89 sejak Sumpah Pemuda pertama kali dibacakan di Kongres Pemuda tahun 1928 di Jakarta, kampanye ini mengajak generasi muda Indonesia untuk menunjukkan semangat dan kreativitas mereka melalui video Sumpah Pemuda digital yang mereka ciptakan. Seiring dengan bertumbuhnya pengguna internet di Indonesia, terutama di kalangan anak muda, Opera berkomitmen untuk melayani pasar Indonesia dan juga berperan sebagai platform dimana generasi muda dapat berkontribusi secara positif terhadap bangsa dan negara di era digital ini.

Kampanye digital #OSumpahPemuda akan dilaksanakan hingga 10 November 2017 yang juga merupakan Hari Pahlawan Nasional. Peserta kegiatan kampanye Sumpah Pemuda dapat mengunggah video mereka melalui media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram dengan menggunakan tagar #OSumpahPemuda dan #OSerbaBisa. Beberapa peserta dengan video terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan Chelsea Islan secara langsung atau memenangkan smartphone OPPO F3 Red Edition terbaru.

Memaknai Sumpah Pemuda Dengan Ekspedisi 28 Gunung

GayaKeren.id – Memaknai Sumpah Pemuda tahun ini tentu memiliki nilai yang sangat besaruntuk kita semua. Kondisi politik akhir-akhir ini membuat renggang perasaan kebangsaan di antarasesama warga Indonesia.

EIGER sebagai brand adventure terbesar di Indonesia mencoba memaknai Sumpah Pemuda dengancara yang berbeda, tapi memiliki pesan yang sangat kuat: menumbuhkan kecintaan kepada tanahair Indonesia, sekaligus mempererat hubungan antar pemuda di seluruh kawasan Indonesia.

Cara yang dipilih unik, tapi tentunya penuh simbol yang memaknai Sumpah Pemuda. EIGER menyelenggarakan sebuah Ekspedisi 28 Gunung menjelajah kemegahan 28 kawasan gunung di Indonesia yang dilakukan oleh 28 tim dari ujung Sumatera hingga Papua. Ke-28 gunung tersebut adalah:

Sumatera: Gunung Kemiri – Aceh, Gunung Sibuatan – Sumut, Gunung Talang – Sumbar, Gunung, Kerinci – Jambi, Gunung Masurai – Jambi, Gunung Dempo – Sumsel, Gunung Patah – Bengkulu, dan Gunung Pesagi – Lampung. Jawa: Gunung Pulosari – Banten, Gunung Ciremai – Jabar, GunungSlamet – Jateng, Gunung Semeru – Jatim, Gunung Merapi – DIY. Kalimantan: Gunung Palung –Kalbar, Gunung Halau Halau – Kalsel, dan Gunung Beriun – Kaltim. Sulawesi: Gunung Klabat – Sulut,Gunung Tambusisi – Sulteng, Gunung Rore Katimbu – Sulteng, Gunung Gandang Dewata – Sulbar,Gunung Mekongga – Sultra, dan Gunung Latimojong – Sulsel. Kepulauan Sunda Kecil: GunungRinjani – NTB, Gunung Tambora – NTB, Gunung Koya Koya – NTT, Gunung Kelimutu – NTT, danGunung Binaiya – Maluku. Papua: Gunung Carstensz.

“Pemilihan ke-28 gunung ini sendiri memiliki alasan khusus karena mewakili keanekaragaman hayati medan tropis Indonesia, mulai dari wilayah barat, tengah, dan timur yang masing-masing berbeda karakteristiknya. Hal ini penting buat catatan buku hasil akhir kegiatan ini yang akan dibagikan kepada masyarakat penggiat alam bebas, khususnya para pendaki gunung,” jelas BapakGalih Donikara selaku Ketua Tim Ekspedisi 28 Gunung.

“Tim yang berangkat diharapkan sudah mencapai kawasan gunung yang dituju tepat tanggal 28 Oktober untuk mengadakan upacara bendera sekaligus pembacaan naskah Sumpah Pemuda,” lanjut Bapak Galih Donikara.

Dukungan penuh juga dilakukan oleh tim pusat EIGER di Bandung. Di bawah komando EIGER Adventure Service Team (EAST), tanggal 28 Oktober tepat pukul 10.00 WIB dilakukan live report upacara bendera dan pembacaan naskah Sumpah Pemuda. “Untuk beberapa gunung yang memungkinkan sinyal 4G, kami meminta live video suasana upacara. Sementara untuk beberapa gunung akan diadakan sambungan telepon via telepon satelit,” paparnya lebih lanjut.

Acara yang dipusatkan di EIGER Adventure Flagship Store Bandung Jalan Sumatera 23, sendiri mempunyai segudang kegiatan yang juga tidak kalah menarik dalam memperingati Sumpah Pemuda dan tentunya keberhasilan tim EIGER melakukan ekspedisi pendakian 28 gunung di Indonesia.

Peristiwa bersejarah ini sendiri juga menjadi catatan khusus untuk EIGER. Ekspedisi pendakian 28 gunung ini resmidicatat di Museum Rekor Indonesia (MURI), dengan pencapaian “Pembacaan Teks Sumpah Pemudasecara Serentak di Kawasan Gunung Indonesia Terbanyak,” ungkap Jaya Suprana – CEO &Penggagas MURI.

 

Rendraka, Berkarya dengan Hati

GayaKeren.id – Menekuni profesi sebagai barberman memberikan kepuasan tersendiri bagi Rendraka. Tidak sekadar mendapatkan materi yang cukup menjanjikan tetapi juga kepuasan batin yang tak terkira manakala karyanya diapresiasi banyak orang.

Bisa menciptakan karya melalui potongan rambut pada banyak orang menjadi kebanggaan tak terkira bagi barberman asal Solo ini. Kebanggaan itu pun menjelma menjadi pancaran bahagia ketika karya seninya tersebut dihargai secara luas oleh publik termasuk para klien loyalnya.

Sebagai barberman, Rendraka memang senantiasa memberikan service terbaik bagi kliennya. Ia tak ingin mengecewakan kehadiran orang-orang yang sudah memberikan kepercayaan pada dirinya untuk menciptakan penampilan terbaik bagi orang tersebut.

Setiap harinya, dengan sepenuh hati Rendraka senantiasa memprioritaskan layanan  terbaik pada klien yang sudah rela mengantri di barbershop miliknya. Itulah komitmen yang selalu dijunjung Rendraka dalam melakoni profesinya.

Tidak mengherankan, di DeGe Barbershop miliknya tersebut selalu dibanjiri customer yang umumnya didominasi kalangan anak muda. DeGe Barbershop memang menjadi salah satu tempat favorit anak muda untuk ‘mempertampan diri’. Karenanya, keberadaan barbershop di wilayah Solo yang semakin bertumbuh tak terlalu mempengaruhi para customer yang datang ke DeGe Barbershop. Terbukti, DeGe Barbershop bisa melayani kurang lebih 20-30 customer setiap harinya.

Dengan bantuan dua orang yang menjadi tim-nya, Rendraka dengan cekatan memberikan pelayanan terbaik bagi customernya. Antrian customer yang membludak tak menjadikan dirinya tergoda untuk menyelesaikan pelayanan lebih cepat untuk mengejar kuota customer yang hadir. Baginya, kualitas tetap menjadi prioritas. Ia ingin hasil karya yang diberikan pada customernya tetap berkarakter.

Rendraka yang terjun ke dunia barbershop sejak 2012 tersebut awalnya memang memulai kariernya dengan bekerja di barbershop lain. Kemudian kurang lebih empat tahun berkarier di barbershop milik orang, ia memutuskan untuk mandiri dengan membuka barbershop sendiri sekira dua tahun lalu.

Belajar Otodidak

Memiliki keahlian di dunia barbershop sesungguhnya bukan didapat Rendraka dari bangku formal. Selepas sekolah, ia yang tertarik terjun ke dunia barbershop mengasah keahliannya dengan memangkas rambut teman-temannya, tetangganya serta orang-orang yang dikenalnya.

Namun di luar itu, tak dipungkiri bahwa keahlian yang dimilikinya mengalir deras dari keluarganya yang memang lebih dulu berkecimpung di dunia salon. Meski demikian, Rendraka memilih untuk tidak terjun di dunia salon melainkan di dunia barbershop yang begitu menarik hatinya.

“Dari awal belajar memang memangkasnya rambut cowok dan tertariknya memang langsung ke barbershop. Soal keahlian, awalnya saya memang belajar sendiri saja. Dari mulai potong rambut teman, tetangga dan orang-orang. Tapi mungkin karena ada faktor keturunan juga ya. Kebetulan sekeluarga terjun di salon semua,”ungkapnya.

Ya, bakat turunan itu kemudian terus diasahnya dan membawanya pada dunia barbershop yang digelutinya hingga saat ini. Baginya, tidak ada kata berhenti belajar. Sampai detik ini pun dirinya mengaku masih terus belajar untuk terus mematangkan keahliannya.

“Saya ingin selalu mengasah kemampuan saya sampai kapanpun. Dari berbagai media, saya terus belajar tanpa henti termasuk mengasah keahlian di dunia  barbershop yang membuat saya jatuh cinta untuk terus berada di dalamnya,”tutupnya.