Liburan Akhir Tahun Di Sydney

GayaKeren.id – Ingin berlibur ke Sydney tapi masih bingung menentukan waktu yang tepat? Well, musim panas merupakan saat terbaik untuk mengunjungi ibu kota New South Wales ini. Karena di musim panas yang berlangsung dari awal Desember hingga akhir Februari, Sydney mempertunjukkan warnanya dengan sempurna; pelabuhan biru berkilau, pantai keemasan, dan taman serta kebun yang hijau.

Sebelum menyusun rencana perjalanan lebih lanjut, kamu perlu mengetahui bahwa musim panas di sana juga merupakan musim liburan sekolah. Musim liburan sekolah di Australia biasanya berlangsung dari pertengahan Desember hingga akhir Januari. Bisa dipastikan pantai, taman hiburan, dan penginapan akan ramai pengunjung saat periode tersebut. Tapi jangan khawatir, sebagaimana dilansir dari wego, GayaKeren.id akan memberikan informasi, tip, serta kegiatan yang bisa dilakukan supaya liburan musim panas kamu di Sydney tetap hits dan menyenangkan.

Cuaca Musim Panas

Saat musim panas suhu udara rata-rata di Sydney berkisar antara 19 derajat Celcius di malam hari sampai 26 derajat Celcius di siang hari. Namun, di waktu-waktu tertentu suhu udara juga dapat mencapai lebih dari 30 derajat Celcius. Saat terhangat sekaligus terpanas berlangsung di bulan Januari, sedangkan curah hujan paling tinggi berlangsung di bulan Februari.

Untuk menunjang gayamu selama liburan, pastikan untuk membawa banyak pakaian berbahan katun. Jangan lupa topi serta kacamata hitam untuk melindungi kamu dari terik sinar matahari. Oleskan juga sunblock dengan SPF 25-50 sebelum beraktivitas keliling Sydney.

Musim Perayaan

Musim panas di Sydney juga merupakan musimnya perayaan. Sepanjang musim ini, kota Sydney akan dipenuhi beragam acara spektakuler seperti festival, kejuaraan olahraga berskala dunia, pertunjukan seni budaya, dan masih banyak lagi. Berikut adalah beberapa acara yang Wego rekomendasikan untuk kamu kunjungi.

 

Woolworths Carols in the Domain

Woolworths Carols in the Domain merupakan konser Natal gratis terbesar di Australia. Acara ini menghadirkan penampilan dari puluhan artis dan dihadiri oleh lebih dari 50.000 warga Australia. Tahun ini, konser diadakan tanggal 17 Desember 2017 di lapangan terbuka The Domain.

 Boxing Day – Sydney to Hobart Yacht Race

Boxing Day yang jatuh pada tanggal 26 Desember dulunya merupakan hari libur pasca Natal untuk para pelayan dan pekerja. Para pemberi kerja akan memberi mereka hadiah “kotak Natal” yang kemudian menjadi asal mula istilah “boxing day”.

Boxing day bertepatan dengan pembukaan Sydney to Hobart Yacht Race, sebuah balap perahu paling bergensi di dunia. Di perlombaan yang berlangsung hingga tanggal 31 Desember ini, serombongan kapal pesiar akan melaju dari Sydney Harbour, menyusuri pesisir timur Australia hingga Tasmania, tempat kapal pesiar berlabuh di Hobart. Atmosfer semarak begitu terasa saat kapal-kapal pesiar berangkat untuk menjadi yang tercepat sampai di garis akhir.

 

Malam Tahun Baru Sydney

Bersiaplah untuk terkesima dengan perayaan pergantian tahun di Sydney Harbour. Acara ini memiliki banyak sekali kegiatan yang bisa kamu nikmati sepanjang malam. Mulai dari atraksi pesawat udara dan boat, pertunjukkan kebudayaan suku Aborigin serta orang-orang Kepulauan Selat Torres, Harbour of Light Parade, hingga pertunjukkan kembang api.

 

Sydney Festival

Selama tiga minggu, Sydney Festival akan menampilkan berbagai macam pertunjukan, mulai dari yang klasik hingga kontemporer. Ada kabaret, sirkus, hingga konser musik. Di tahun 2017, festival ini menampilkan lebih dari 450 pertunjukan dan 150 kegiatan yang melibatkan lebih dari 1.000 seniman di lebih dari 46 tempat berbeda. Tidak salah jika Sydney Festival ini dinobatkan sebagai salah satu festival terbaik yang ada di dunia. Beberapa pertunjukkan untuk Sydney Festival tanggal 6-28 Januari nanti adalah konser dalam air oleh AquaSonic, variety show Irlandia RIOT, dan aksi teatrikal dari The Town Hall Affair. Pastikan kamu menyaksikan salah satu pertunjukannya, ya!

 

Please follow and like us:

Aditya, Perjuangan Panjang dari Ponorogo

GayaKeren.id – Dunia barbershop telah menghipnotis pria kelahiran Ponorogo ini. Baginya, barbershop menjadi area yang memberikan kepuasan lahir dan batin untuknya.

Sekira 15 tahun sudah Aditya berkecimpung di industri tata rambut. Dunia yang begitu dicintainya hingga saat ini. Tidak sekadar memuaskan hobi seninya tetapi juga aliran pundi-pundi rezeki yang memberikan kemapanan padanya.

Hobi seni yang memang mengalir dari keluarganya memang tak bisa ditampiknya. Gairah tersebut membuatnya terus ‘hidup’ berada di lingkungan kerja yang berbau seni. Aditya pun memilih dunia barbershop yang dipelajarinya secara otodidak.

Mengusung nama Aditya Barbershop, pria kelahiran 11 Januari ini merasakan banyak kepuasan di dalamnya. Tidak sekadar mengembangkan kemampuannya karena kehadiran rekan sesama profesi yang ditemuinya selama perjalanan kariernya tetapi juga penghasilan yang menjanjikan dari dunia tersebut.

Guna memoles kemampuannya, dirinya juga tak segan mengikuti ragam kegiatan yang mempertemukannya dengan rekan-rekan baru sekaligus menantang dirinya untuk ‘naik level’ ketika bersanding dengan teman-teman seprofesi lainnya yang lebih berpengalaman.

Seperti halnya ketika dirinya berkesempatan mengikuti Hair Battle yang diadakan Gaya Keren di Bandung, Jawa Barat, belum lama ini. Dari banyaknya peserta yang hadir, Aditya sukses menjadi Runner Up di acara tersebut.

Meski belum sukses keluar sebagai pemenang dari kompetisi terbuka tersebut, Aditya menjadikan ajang itu sebagai pembelajaran. Bahwa kegagalan yang kerap dilaluinya di berbagai hal menjadikannya sosok yang tangguh dan tidak pantang menyerah.

Justru dari berbagai kegagalan tersebut menjadi sarana pembelajaran baginya untuk terus belajar kembali lebih baik dan berusaha di kesempatan lainnya. Ia sadar bahwa kegagalan ialah awal dari sebuah kesuksesan.

Di balik kegagalannya menjadi pemenang, ada banyak hal  menarik yang patut dibanggakannya termasuk kebanggaannya menjadi utusan daerah dan berkesempatan bertemu dengan Maestro Tata Rambut Indonesia, Rudy Hadisuwarno.

 

Please follow and like us: