GayaKeren.id – Dunia barbershop telah menghipnotis pria kelahiran Ponorogo ini. Baginya, barbershop menjadi area yang memberikan kepuasan lahir dan batin untuknya.

Sekira 15 tahun sudah Aditya berkecimpung di industri tata rambut. Dunia yang begitu dicintainya hingga saat ini. Tidak sekadar memuaskan hobi seninya tetapi juga aliran pundi-pundi rezeki yang memberikan kemapanan padanya.

Hobi seni yang memang mengalir dari keluarganya memang tak bisa ditampiknya. Gairah tersebut membuatnya terus ‘hidup’ berada di lingkungan kerja yang berbau seni. Aditya pun memilih dunia barbershop yang dipelajarinya secara otodidak.

Mengusung nama Aditya Barbershop, pria kelahiran 11 Januari ini merasakan banyak kepuasan di dalamnya. Tidak sekadar mengembangkan kemampuannya karena kehadiran rekan sesama profesi yang ditemuinya selama perjalanan kariernya tetapi juga penghasilan yang menjanjikan dari dunia tersebut.

Guna memoles kemampuannya, dirinya juga tak segan mengikuti ragam kegiatan yang mempertemukannya dengan rekan-rekan baru sekaligus menantang dirinya untuk ‘naik level’ ketika bersanding dengan teman-teman seprofesi lainnya yang lebih berpengalaman.

Seperti halnya ketika dirinya berkesempatan mengikuti Hair Battle yang diadakan Gaya Keren di Bandung, Jawa Barat, belum lama ini. Dari banyaknya peserta yang hadir, Aditya sukses menjadi Runner Up di acara tersebut.

Meski belum sukses keluar sebagai pemenang dari kompetisi terbuka tersebut, Aditya menjadikan ajang itu sebagai pembelajaran. Bahwa kegagalan yang kerap dilaluinya di berbagai hal menjadikannya sosok yang tangguh dan tidak pantang menyerah.

Justru dari berbagai kegagalan tersebut menjadi sarana pembelajaran baginya untuk terus belajar kembali lebih baik dan berusaha di kesempatan lainnya. Ia sadar bahwa kegagalan ialah awal dari sebuah kesuksesan.

Di balik kegagalannya menjadi pemenang, ada banyak hal  menarik yang patut dibanggakannya termasuk kebanggaannya menjadi utusan daerah dan berkesempatan bertemu dengan Maestro Tata Rambut Indonesia, Rudy Hadisuwarno.

 

Tinggalkan Balasan