GayaKeren.id – Pertumbuhan industri tata rambut di Tanah Air memang terus bergerak positif. Selain kehadiran pemain dari industri salon tradisional hingga salon modern, kehadiran industri barbershop menjadi hawa segar tersendiri di industri ini secara luas.

Perkembangan dunia tata rambut memang begitu pesat. Setiap waktu, pergantian tren yang berkembang di pasaran terus berganti dengan cepat. Tidak saja menyoal tren potongan rambut yang memang menjadi patokan banyak hairdresser hingga barberman tetapi juga keberadaan alat-alat pendukung sebagai ‘senjata’ para pelaku industri tata rambut yang terus berkembang modern.

Hal ini tentu saja menjadi tantangan sekaligus menjadi kebutuhan para pelaku di dalamnya. Dengan kecukupan pengetahuan, kemampuan serta alat-alat pendukung yang mumpuni tentunya kemajuan di industri tata rambut akan semakin pesat.

Dan berbicara mengenai cakupan tren mulai dari potongan rambut hingga alat-alat pendukung, sejauh ini memang industri tata rambut di Tanah Air masih bergantung dengan tren yang berkembang di luar negeri. Diharapkan tentunya di kemudian hari Indonesia sanggup mencipta tren tersendiri sehingga tidak senantiasa berkiblat pada dunia luar.

Harapan ini pun menjadi bagian dari doa para pelaku industri tata rambut, tak terkecuali Aditya, sang barberman dari Ponorogo. Aditya yang sudah 15 tahun menggeluti dunia tata rambut tersebut berharap bahwa kelak Indonesia diharapkan bisa menciptakan tren sendiri di industri tata rambut.

“Semoga suatu waktu kita tak terus berkiblatpada tren gaya rambut luar tetapi dapat menciptakan tren sendiri. Bahkan, bukan tidak mungkin justru kita yang menjadi acuan kiblat tren tersebut,”ujar Aditya kepada Gaya Keren, baru-baru ini.

Meski terkesan terlalu muluk harapan tersebut, tetapi bukan tidak mungkin kelak di kemudian hari harapan itu dapat terwujud. Aditya pun berharap akan ada saatnya impian besar itu dapat diwujudkan dunia tata rambut Tanah Air.

“Semoga  mungkin pada saatnya nanti akan terwujud. Dan harapan saya juga para pelaku di dalamnya tetap bersatu dan  saling mensupport satu sama lain,”tutupnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *