Foto : GayaKeren.id / @loveandO2

 

GayaKeren.id Indonesian Fashion Chamber (IFC) kembali menghadirkan Bali Fashion Trend 2019 yang berlangsung pada tanggal 11 – 13 Mei 2018, Di TS Suites, Seminyak, Bali.

Pulau dewata dipilih sebagai lokasi yang paling tepat, karena Bali tak hanya memiliki potensi bisnis yang sangat besar untuk pariwisata namun juga dalam industri fashion. Sebut saja kain tradisional seperti tenun, ikat, songket hingga batik, yang kini diproduksi menjadi busana kekinian kian banyak diburu tak hanya masyarakat lokal namun hingga ke mancanegara. Hal ini seolah menjadi aset penting yang perlu dilestarikan.

Bali Fashion Trend 2019 mengambil tema “Look to The East”, National Chairman of IFC, Ali Kharisma mengatakan “Saya berharap bahwa desainer lokal mampu menciptakan tren dan bangga serta cinta dengan budaya ketimuran, bukan terbawa pengaruh dari budaya barat.” Tegasnya, di TS Suites, Seminyak, Bali.

Jadi diharapkan melalui event Bali Fashion Trend 2019 ini, desainer lokal mampu memperkenalkan budaya Indonesia yang dihadirkan dalam koleksi busananya untuk naik ke level kancah internasional. Lebih dari 63 desainer yang berpartisipasi dan 737 busana yang ditampilkan dengan sentuhan budaya Indonesia, baik lini untuk laki-laki, kebaya, hingga ready to wear, melalui warna elektrik, oversized, gaun, hingga berpotongan sporty semua sangat apik ditampilkan oleh para desainer Indonesia.

Bali Fashion Trend 2019 tidak hanya memunculkan tren busana terkini, tetapi juga meningkatkan kepedulian soal lingkungan. Brand Love and O2 mewarnai kemeriahan Bali Fashion Trend dengan busana dengan daun kelapa, bunga-bunga, dan kaus bermisi khusus.

Bumi merupakan tempat tinggal manusia satu-satunya, tetapi tidak jarang pula perilaku manusia justru membuatnya rusak. Jika tidak bertindak, bumi akan semakin kehilangan hal yang paling dibutuhkan manusia, yaitu oksigen.

Misi untuk melestarikan dan melindungi hutan hujan Indonesia dan bermimpi dapat memberikan inspirasi kepada orang banyak,  Delia von Rueti menggerakan label Love & O2 dengan konsep alam melalui desain gambar pepohonan, air terjun, hingga aneka satwa penghuni hutan. Dengan harga terjangkau melalui ready to wear seperti T-shirt, sampai kain, semua profit akan disumbangkan untuk beberapa hutan yang sudah didirikan Delia di beberapa pulau di Indonesia, salah satunya Bali dan Kalimantan.

Love and O2, mungkin hanya dibutuhkan impian seorang wanita untuk melindungi & menanam satu miliar pohon. Pada tahun 2016, Delia menyumbangkan 2,500 hektar lahan untuk membuat taman hutan hujan tropis pertama di Indonesia. Love & O2 adalah panggilan cinta untuk bumi kita. Sudah terlalu lama kita membiarkan keserakahan kita ambil dari planet ini, tetapi kami lupa betapa cepatnya kita kehilangan apa yang paling berharga, oksigen (O2). Untuk menyelamatkan dan menyembuhkan dunia, kita harus merenungkan diri sendiri dan melihat bagaimana kita telah berkontribusi untuk menjaga planet kita di rumah kita.

Love & O2 meningkatkan kesadaran dan menyebarkan cinta untuk bumi kita, sehingga kita tidak pernah lupa betapa berharganya dia bagi kita. Kami mendukung misi kami, untuk melestarikan dan melindungi hutan hujan Indonesia dan bermimpi untuk menginspirasi orang untuk mengikuti langkah kami dan membantu dengan segala cara yang mereka bisa. Kami telah menyediakan sekantung kecil biji yang dapat Anda tanam di rumah Anda, untuk mengingatkan diri Anda setiap pagi, tentang hutan yang ingin kita lindungi, dan gerakan kita untuk perubahan positif.

Busana dalam koleksi ini semuanya dirancang dan dikembangkan di sekitar konsep alam, dengan desain yang terbuat dari kain dan tanaman untuk menggambarkan tekad organisasi kami untuk berbicara bagi hutan kami, dan melindunginya.

Semua elemen asli dari habitat hutan kami, telah menjadi bagian dari pertunjukan kami, dengan rekaman video asli dari hutan hujan yang kami lindungi.

 

 

Please follow and like us:

Leave a Reply