GayaKeren.id – L’Oréal Indonesia kembali menyelenggarakan kompetisi L’Oréal Brandstorm 2020, sebuah inkubator inovasi dan sumber daya manusia terbaik untuk mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Dengan tema utama “Build a Plastic-less Future in the Beauty Industry”, tim PlusTree dari Institut Teknologi Bandung sebagai pemenang di tingkat nasional akan bertanding di tingkat Internasional untuk merebutkan hadiah utama yaitu Intrapreneurship Award dari kampus startup terbesar di dunia, Station F di Paris dan mengikuti One Young World Summit di Munich. Pemenang internasional akan diberikan kesempatan magang di Paris selama 3 bulan untuk mengembangkan ide mereka.

Setiap tahunnya, L’Oréal memberikan tantangan yang berbeda bagi para peserta. Tema pada tahun ini sangat spesial karena untuk pertama kalinya L’Oréal Brandstorm mengangkat komitmen pembangunan berkelanjutan perusahaan, Sharing Beauty with All, sebagai misi utama yang diberikan pada para peserta. Mahasiswa ditantang untuk menciptakan ide inovatif untuk mengurangi atau menghilangkan penggunaan plastik, menciptakan solusi bisnis serta mengubah perilaku konsumen.

“Selama bertahun-tahun, kami telah menjalankan transformasi ke arah model bisnis yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari komitmen ‘Sharing Beauty with All’, kami terus mengedepankan tujuan pembangunan berkelanjutan yang kuat di seluruh rantai produksi kami. Melalui L’Oréal Brandstorm 2020 dengan tema utama “Build a Plastic-less Future in the Beauty Industry”, kami mengajak generasi muda Indonesia menciptakan inovasi ramah lingkungan guna mengurangi penggunaan plastik demi membangun masa depan industri kecantikan,” ungkap Umesh Phadke, Presiden Direktur, L’Oréal Indonesia.

Restu Widiati, Human Resources Director, L’Oréal Indonesia menambahkan, “Kami ingin memaksimalkan potensi talenta-talenta muda Indonesia melalui kompetisi L’Oréal Brandstorm 2020. Lebih dari 1000 mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia mendaftar serta mengirimkan ide-ide yang beragam menjadi bukti peran aktif keterlibatan generasi muda Indonesia dalam menciptakan inovasi untuk menjawab salah satu tantangan lingkungan terbesar saat ini. Tidak hanya berbagai inovasi yang sangat unik dan berbeda-beda, mereka juga membawa ide-ide baru untuk mengubah perilaku konsumen.”

Tim PlusTree terdiri dari Antonius Reynard Affandi, Farhan Hadi Taskaya dan Karin Adriana. Ketiganya menempuh studi S1 di Institut Teknologi Bandung. Dengan inovasi mereka berjudul PLUSTREE, mereka menciptakan inovasi dalam mengurangi penggunaan kemasan plastik satu kali pakai dengan kemasan biomasa yang dapat terurai ke dalam tanah. Produk ini mengubah material awal plastik pada kemasan yang terbuat dari minyak bumi menjadi bahan alami yang terbuat dari serat pati seperti jagung dan singkong. Di dalam kemasan PLUSTREE terdapat biji yang dapat tumbuh menjadi tanaman. Setelah digunakan oleh konsumen, kemasan PLUSTREE dapat ditempatkan ke dalam pot sebagai benih untuk menumbuhkan tanaman. PLUSTREE akan mengubah perilaku konsumen menjadi lebih sadar akan lingkungan dan membuat program komunitas ramah lingkungan dengan bantuan aplikasi interaktif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *