GP Ansor & Aice Group, Dampak Ekonomi dari Pandemi Covid-19 ke Pondok Pesantren

GayaKeren.id – Pandemi Covid-19 sudah berdampak besar ke berbagai dimensi kehidupan rakyat Indonesia. Bukan hanya dalam aspek kesehatan namun juga telah masuk ke sendi kehidupan pendidikan dan lembaga keagamaan di tengah masyarakat Indonesia. Imbasnya telah sangat dirasakan oleh banyak kalangan pondok pesantren, majelis taklim dan panti asuhan yang berada di berbagai daerah. Hal ini diketahui telah terjadi pula di wilayah sekitar wilayah pabrik Aice Group, di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Sebagai upaya untuk membantu mengurangi dampak ekonomi Pandemi dalam jangka pendek, Aice Group dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) mengumumkan bahwa mereka telah membagikan lebih dari 800 paket bantuan pangan berupa bahan pokok ke beberapa Pondok Pesantren, Majelis Taklim dan Panti Asuhan yang berada di sekitar wilayah operasinya. Kegiatan ini merupakan kegiatan susulan dari aksi kemanusiaan serupa yang juga berjalan di wilayah Mojokerto, Jawa Timur, dimana terdapat pabrik lainnya yang dimiliki oleh salah satu produsen es krim terbesar di Indonesia ini. Keterangan atas pelaksanaan Misi Kemanusiaan tersebut disampaikan secara bersama oleh Aice Group dan GP Ansor di Bekasi, Rabu (20/5) ini.

Dari pihak penerima bantuan tersebut, Aksi Kemanusiaan berupa pembagian bahan pokok di sekitar wilayah Cikarang ini disambut baik oleh para pengurus Pondok Pesantren. Salah satunya, Pondok Pesantren Nurul Huda Al Yaquty. “Kami sangat gembira dengan adanya bantuan ini. kami berterima kasih kepada GP Ansor dan Aice Group karena telah memperhatikan kondisi kami. Bantuan ini sangat meringankan beban kami di masa Covid ini. Persaudaraan dan gotong royong seperti ini sangat berarti buat kami,” jelas Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda Al Yaquty, Kyai Haji Ismail Hamzah saat menerima bantuan dari dua lembaga ini.

”GP Ansor bersama Aice Group secara bersama-sama sudah memetakan berbagai kondisi darurat akibat pandemi Covid 19 ini. Salah satunya adalah yang terjadi di pondok pesantren dan panti asuhan yang selama ini belum tercukupi oleh bantuan sosial dari Pemerintah dan pihak lainnya. Sesuai dengan amanat organisasi dan Ketum Ansor Gus Yaqut, misi ini kami niatkan sebagai kerjasama dari banyak pihak meringankan beban masyarakat dalam bencana ini,” jelas Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor, Faisal Saimima.

Di kesempatan yang sama, pihak Aice Group menjelaskan bahwa distribusi bahan pokok dilakukan ke berbagai warga di Desa Telajung Cikarang, Bekasi. Selain itu, para karyawan Aice Group dan Banser juga membagikan paket bahan pokok ke beberapa pondok pesantren dan Lembaga Panti Asuhan, Diantaranya, Pondok Pesantren Nurul Huda Al Yaquty, Yayasan Amanah Rosul dan Yayasan Almujahidin di Cikarang, Bekasi.

Di kesempatan yang sama, pihak Aice Group menjelaskan bahwa distribusi bahan pokok dilakukan ke berbagai warga di Desa Telajung Cikarang, Bekasi. Selain itu, para karyawan Aice Group dan Banser juga membagikan paket bahan pokok ke beberapa pondok pesantren dan Lembaga Panti Asuhan, Diantaranya, Pondok Pesantren Nurul Huda Al Yaquty, Yayasan Amanah Rosul dan Yayasan Almujahidin di Cikarang, Bekasi.

Masker Bergaya Bohemian by Dani Paraswati

GayaKeren.id – Dani Paraswati, salah satu member IFC Jogja, yang belakangan ini banyak disibukkan dengan memproduksi masker kesehatan untuk menghadapi virus Covid-19. Tidak tanggung-tanggung, sudah ribuan masker diproduksinya di rumah sekaligus merangkap butik dan workshopnya yang terletak di jl Beringin 10 Denokan maguwoharjo Sleman Yogyakarta.

Pada MUFFEST 2020 kemaren, Dani, begitu disainer kelahiran Semarang ini memperkenalkan koleksinya yang bertajuk Bohemian yang merupakan ekspresi dalam bergaya dan berebusana, sekalipun simple tapi terlihat keren. Bohemian merupakan koleksi premium Dani yang rutin mengikuti event MUFFEST setiap tahunnya.

Ditengah pandemi saat ini, Dani masih terus berkarya dengan mengeluarkan koleksi-koleksi yang disesuaikan kebutuhan orang kebanyakan saat ini. Dengan memproduksi masker yang modis dan disesuaikan dengan busana yang digunakan, menjadi cara Dani bertahan ditengah kesulitan yang menjadi imbas merebaknya virus Covid-19.

Masker yang diproduksi Dani menjadi satu kesatuan dengan baju-baju yang menjadi koleksinya pada MUFFEST 2020 kemaren, yang merupakan baju muslim dengan tampilan yang casual. Memilih bahan katun primisima dicap kontemporer yang kekinian dari beberapa unsur kayu dan daun yang merupakan inspirasi kebunnya selama ini kurang terjamah.

Terilhami hobby Dani, berkebun, membuat karya lain yang lebih exclusif. Perencanaan karya lebaran sudah dirancang lama, karena kondisi COVID19 ini, maka karya2 nya tetap diteruskan ditambahkan masker yang sepadan, intinya, meskipun Lebaran dirumah saja, rasanya untuk keperluan sosmed dan tetap memberi semnagat kekuatan ekonomi terus berjalan, maka koleksi yang lebih premium, baik dari bahan2 tile yang ekslusive ditambah payet2 dan pita2 bordir, menambah aksen lebih buat lebaran yang hanya di rumah saja.

Masker bisa berbiacara banyak tentang ekspresi dan style personal, maka kita lihat besok, seperti apa masker yang akan dikenakan mereka saat lebaran? Itulah ekspresi dan pribadi mereka tertebak  dari style gayanya memilih masker2nya.

Perencanaan karya lebaran sudah dirancang lama, karena kondisi COVID19 ini, maka karya2 nya tetap diteruskan ditambahkan masker yang sepadan, intinya, meskipun Lebaran dirumah saja, rasanya untuk keperluan sosmed dan tetap memberi semnagat kekuatan ekonomi terus berjalan, maka koleksi yang lebih premium, baik dari bahan2 tile yang ekslusive ditambah payet2 dan pita2 bordir, menambah aksen lebih buat lebaran yang hanya di rumah saja.

Masker bisa berbiacara banyak tentang ekspresi dan style personal, maka kita lihat besok, seperti apa masker yang akan dikenakan mereka saat lebaran? Itulah ekspresi dan pribadi mereka tertebak  dari style gayanya memilih masker2nya.

Dukung PSBB, Gong Cha Buka Gerai Pertama Di Indonesia

GayaKeren.id – Dengan memahami masa pandemik saat ini, Gong cha, produk teh yang telah memiliki 1.500 gerai diseluruh dunia, melakukan soft opening gerai pertama di Lotte Shopping Avenue Kuningan Jakarta, diikuti soft opening gerai kedua di Blok M Plaza Jakarta dengan tetap mendukung aturan Pemerintah yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar. Dukungan ini diwujudnyatakan dengan menyediakan metode pembelian secara online melalui aplikasi Grabfood dan mengadakan promo buy 2 get 1 free Pearl Milk Tea, serta promo paket bundle spesial Lebaran.

Vania C. Laoh selaku CEO Gong cha Indonesia menjelaskan, “Hadirnya Gong cha di Indonesia menjawab keinginan para penggemar bubble tea yang ingin bernostalgia dengan minuman kami, dimana sebelumnya mereka hanya bisa menikmati Gong cha jika melakukan perjalanan ke luar negeri, seperti Singapura, Korea atau Jepang. Sejalan dengan filosofi Gong cha kami berkomitmen untuk memberikan kualitas dan pelayanan terbaik bagi konsumen di Indonesia, sesuai keunggulan kami yaitu inovasi yang konsisten dalam menyajikan variasi minuman baru dan Gong cha selalu menyajikan freshly brewed tea melalui proses pembuatan yang spesial dengan menggunakan daun teh premium dan bahan lainnya yang berkualitas, sehingga para penikmat akan merasakan sensasi minum teh layaknya seorang kaisar.” ujar Vania dalam keterangan tertulis pada Selasa (19/5/2020).

Gong cha Indonesia juga memperkenalkan digital membership program yang memberikan banyak keuntungan, yaitu seperti pengumpulan stamp untuk setiap pembelian minuman varian apa saja yang dapat ditukarkan dengan minuman gratis. Tak hanya itu, akan ada hadiah ulang tahun berupa minuman gratis bagi setiap pemegang digital membership Gong cha. Keterangan lebih lanjut mengenai digital membership Gong cha dan berbagai keuntungannya dapat dilihat melalui instagram resmi Gong Cha Indonesia @gongcha.id.

Upaya Gong cha lainnya dalam mendukung pemerintah untuk meminimalisir penularan Covid-19 dilakukan dengan beragam cara agar menjamin kehigienisan dari setiap pengantaran minuman. Produk akan disimpan pada plastik yang diikat dengan cable tie dan setiap pemesanan minimal 2 minuman akan disertai dengan 1 alcohol hand spray. Upaya lainnya yang ditempuh untuk memastikan kehigienisan area gerai Gong cha, dari proses pembuatan minuman, hingga pengantaran kepada konsumen, adalah pengecekan suhu tubuh para Gongchana yang bekerja di gerai. Mereka pun diwajibkan untuk selalu menggunakan masker dan juga sarung tangan disaat bekerja. Tak hanya bagi Gongchana, pengecekan suhu tubuh juga diberlakukan bagi para mitra GrabFood yang akan mengantarkan produk kepada konsumen dan juga bagi para pembeli yang datang bertransaksi di gerai Gong cha secara langsung. Selama PSBB ini diberlakukan, Gong cha hanya melayani pembeli yang datang ke gerai Gong cha dengan menggunakan masker dan bersuhu tubuh di bawah 37,5°C.

Gong cha memiliki 5 esensi yang terus mereka yakini sehingga membawa nilai yang baik bagi masyarakat. Salah satu esensi yang diyakini Gong cha adalah ‘Companion’ yang diwujudnyatakan melalui #GongchaSharesHappiness, yaitu sebuah inisiasi dari Gong cha Indonesia untuk memberikan kebahagiaan bagi kelompok-kelompok masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Kegiatan pertama dari #GongchaSharesHappiness, kali ini dilakukan dengan membagikan minuman bagi para garda terdepan yang bekerja di rumah sakit, kantor polisi dan aparat petugas lainnya yang sedang bertugas dalam penanggulangan pandemik ini. Bersama dengan tim Gongchana, Gong cha telah membagikan kurang lebih 600 minuman yang didistribusikan di berbagai lokasi area Jakarta, seperti: rumah sakit, puskesmas, klinik dan kantor polisi.

“Kami berharap melalui kegiatan #GongchaSharesHappiness pertama kami, spirit berbagi kebahagiaan ini dapat menularkan optimisme dan semangat dalam menghadapai masa pandemik, khususnya bagi para kelompok masyarakat yang berjuang dalam penanganan kasus Covid-19 yang saat ini meninggalkan segala kepentingan pribadi mereka dan bersatu melawan penyebaran virus Covid-19.” tutup Vania.

Eienno, Masker Stylist Untuk Anak Muda

GayaKeren.id – Pandemi Covid-19 merubah banyak hal dalam kehidupan sehari-hari manusia. Dari mulai kebiasaan bersosialisasi, bertemu, bekerja diluar ruangan, bahkan juga merubah trand fashion dunia. Masker menjadi kebutuhan sehari-hari yang saat ini digunakan semua lapisan masyarakat. Masker saat ini tidak hanya menjadi sebuah kebutuhan dengan alasan kesehatan. Masker sempat menjadi barang yang paling dicari, dan dijual dengan harga yang sangat tidak masuk akal. Tapi kemudian, para disainer mulai memproduksi masker dengan berbagai bentuk, bahan dan corak, tanpa mengesampingkan fungsi masker sebagai bagian dari alat pelindung diri dari pandemi.

Saat ini masker telah menjadi bagian dari fashion yang di ciptakan para disainer, salah satunya Eienno yang melihat dan mencoba membantu menyediakan masker yang sesuai dengan protokoler kesehatan yang ditetapkan untuk masyarakat, namun tetap nyaman dan stylist hingga terlihat keren digunakan anak muda.

Dengan desain bertemakan Nomaden, karena masker ini bisa digunakan dimanapun, Eienno menciptakan masker dari bahan yang nyaman, karena serat halus, tidak mudah iritasi, menyerap keringat dan perawatannya juga mudah. Bisa dicuci dan disetrika sehingga lebih hemat karena bisa dipakai berulang-ulang dan lebih steril. Bentuk dan Cutting-nya nyaman, enak dipakai karena bisa menutup area wajah dengan penuh sehingga bisa memberikan perlindungan yang maksimal. Tampil tetap ceria dan percaya diri meski pada saat masa pandemic.

Karena banyaknya antusias and permintaan, Eienno akan terus berkreasi untuk menciptakan variasi desain desain  yang  bisa diterima dan dibutuhkan di pasar.