Konser Drive In Pertama Dari Berlian Entertainment

GayaKeren.id – Merebaknya wabah virus Corona di Indonesia sejak bulan Maret kemaren yang kemudian diikuti dengan himbauan pemerintah untuk melakukan social distancing atau menjaga jarak dan kemudian diikuti dengan himbauan untuk bekerja dari rumah yang serta merta mematikan banyak usaha di Indonesia. Salah satu industri yang langsung merasakan dampak dari Work from home (WFH) ini adalah dunia industri hiburan. Terutama hiburan yang berbentuk off air. Banyak sekali agenda pertunjukan yang ditunda, bahkan dibatalkan oleh pihak penyelenggara. Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang penularannya sangat cepat.

Hampir tiga bulan industri hiburan Indonesia mengalami mati suri, Berlian Entertainment mencoba menawarkan pertunjukan untuk para pencari hiburan konser off-air di Jakarta dalam bentuk lain, “Drive-In Konser”. Konsep pertunjukan konser yang berbeda dari konser biasanya yang dapat dijadikan pelepas rindu bagi mereka yang kangen akan hiburan di tanah air. “Drive-In Konser” adalah nonton konser dari mobil pertama di Indonesia yang diinisiasi oleh Belian Entertainment bersama Mata Elang Productions dan Mahaka Radio Integra sebagai konsep hiburan inovatif yang di adaptasi dari konsep Drive-In Cinema  atau nonton film di dalam mobil / kendaraan yang pernah berjaya di tahun 1970 hingga 1980-an.

Drive-in Konser yang dalam rencana akan digelar pada Agustus nanti dan akan diramaikan oleh sejumlah artis-artis papan atas Indonesia ini nantinya akan berbeda dengan konser pada umunya, karena seluruh pengunjung yang telah memiliki tiket akan dapat menikmati pertunjukkan ini secara aman dan nyaman didalam kendaraan atau mobil masing-masing sambil mengikuti protokol kesehatan dan jaga jarak (Social Distancing) yang sedang diterapkan pemerintah pada era global pandemi saat ini.

Drive-In Konser ini  cukup mendapat perhatian yang besar dari pencinta hiburan di tanah air sejak pertama kali kita merilis teaser campaign-nya pada 4 Mei yang lalu dan mendapat sambutan yang luar biasa, untuk Drive-In Konser kita akan buat panggung dengan tata cahaya yang spektakuler dan juga penampilan dari musisi Tanah air kenamaan yang bisa disaksikan secara langsung oleh para penggemar dari mobil mereka masing-masing dengan out put tata suara dari radio frequensi FM broadcasting di dalam mobil penonton  dengan catatan selalu mengikuti protokol kesehatan dan menerapkan Social Distancing yang sedang berlaku,” ungkap Dino Hamid selaku Project & Creative Director dari Berlian Entertainment.

Untuk informasi lebih lanjut bisa didapat di www.driveinkonser.com dan follow akun Instagram-nya juga @driveinkonser karena akan banyak program-program seru menuju ke acara konsernya nanti.

 

 

Outer Pelindung Diri (OPD) by Wening Angga

GayaKeren.id – Demi mempertahankan jalannya produksi dan perusahaan untuk terus sustain dan survive ditengah pandemi Covid-19, Wening’s Line memproduksi konveksi di APD (Alat pelindung diri) bagi tenaga-tenaga medis di rumah sakit- rumah sakit yang membutuhkan, khususnya di daerah Yogyakarta. Ribuan APD telah diproduksi bahkan masker non medis pun dikerjakan dengan inhouse dan outsourcing tenaga jahit. Tak dipungkiri, bahwa kejadian ini membawa hikmah bagi semua kalangan, khususnya bagi menengah kebawah.

Berawal dari permintaan salah satu dinas kepemerintahan yogyakarta, akan alat pelindung diri yang dapat digunakan sehari-hari oleh masyarakat jika berada di luar rumah, dan juga untuk karyawan kantor yang tetap diwajibkan masuk kantor. Dan juga beberapa customer yang meminta dibuatkan pakaian luar rumah yang aman, meski tetap beraktifitas. Sehingga Wening’s Line membuat pakaian OPD (Outer pelindung diri) untuk masyarakat yang beraktifitas di luar rumah.

OPD ini tidak sekedar aman digunakan saat wabah, yang disesuaikan dengan fungsinya, tapi juga didesain agar tetap fashionable saat digunakan. Dan bagaimana tetap menggunakan style DNA Brand, meski dibuat dalam bentuk OPD, lalu teknik menjahit agar tetap aman, dan nyaman saat dikenakan. Tentunya trial and error sudah dilewati beberapa kali dalam pembuatan ini.

OPD dari Wening’s Line ini akan mulai dipasarkan setelah lebaran Idul Fitri, 26 Mei 2020 menggunakan material yang waterproof atau tahan air, cepat kering dengan bahan yang ringan dan mudah dibawa-bawa. Selain itu juga didisain modest wear dan nyaman untuk berwudhu. Dan untuk detailnya Wening’s Line menambahkan etnik tenun sebagai sentuhan kearifan lokal, sesuai dengan Dna brand Wening’s Line.

Untuk panjang outer ini tersedia dalam 3 ukuran: mini 65 cm, midi 100 cm dan long outer dengan panjang 120 cm. Sementara untuk size dari mulai L, XL dan XXL, dengan pilihan warna light pastel salmon, soft pink, grey ( Unisex) yang dibandrol dengan harga mini Rp 229.345, middle Rp 299.750 dan long outer Rp 349.950. Dengan pemesan dengan cara PO terlebih dahulu sebelum akan beredar di toko-toko offline dan online weningsline.

IFC Jogja, Galih Kearifan Lokal Untuk Masker Hendri Budiman

GayaKeren.id – Hendri Budiman, salah satu member sekaligus pengurus IFC Jogja mengikuti jejak rekan-rekan desainernya yang memproduksi masker yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pelindung diri, tapi juga fashionable. Hal ini dilakukannya bukan sekedar untuk mempertahankan bisnisnya di dunia fashion Indonesia, khususnya Jogja, tapi juga menjawab kebutuhan masker di tengah-tengah masyarakat pada saat ini.

Sejak mengikuti kegiatan di Nasional, terutama Muslim Fashion Festival yang diikutinya setiap tahunnya dan terakhir mengikuti program show di India 2018 yang diselenggarakan oleh Kedutaan Indonesia di India, semakin tertarik Hendri Mugi untuk menghasilkan karya yang identik dengan keberagaman identitas bangsa Indonesia, salah satunya adalah batik berpadan dengan lurik atau tenun. Motif yang identik dengan kekayaan alam dan tradisi Indonesia, dituangkan Hendri dalam keunikan batik yang akhirnya menjadi identitasnya berkarya, sebut saja dengan motif ayam dan motif-motif Flora yang menginspirasinya untuk membubuhkan di helai-helai batik sutranya yang indah, salah satu kesukaannya motif polkadot yang disukainya sejak kecil dan itu terbawa hingga saat ini untuk membubuhkan motif polkadot dibeberapa karya2 batiknya.

Pemilik 3 Ratu Batik di Jogja ini menjualnya begitu eksklusif, kliennya yang kebanyakan bertempat tinggal di Jakarta, masih terus memesan masker unik dan premium karya yang bercirikan Hendri Budiman ini. Salah satu karya yang baru adalah BUNGA dari salah satu seri  motif scarecrow, karena hobby lama kini hidup kembali yaitu berkebun, maka jadilah ide bunga disetiap maskernya yang diperuntukkan bagi wanita yang menyukai keindahan dan lingkungan yang indah dengan harapan segera pandemi ini berlalu. Hendri memahami dan meyakini, setiap ucapan adalah doa, demikianpun setiap karya yang lahir adalah harapan besar yang merupakan bagian doa dari yang membuatnya.

 

MG Care #DrivetoShare Donasikan Lebih 10.000 Unit APD & Sembako

GayaKeren.id – Dampak sosial yang ditimbulkan pandemi COVID-19 bagi masyarakat Indonesia begitu besar dalam rentang waktu dua bulan ini. Terlebih bagi mereka yang mengalami pemutusan hubungan kerja dan hidup kurang berkecukupan. Di samping itu, masih banyak tenaga kesehatan yang juga mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan alat pelindung diri (APD) seperti masker, baju hazmat, dan sarung tangan.

MG Motor Indonesia bertekad penuh untuk memberikan bantuan langsung kepada warga dan tenaga kesehatan yang sangat membutuhkan uluran tangan melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, yaitu MG Care dengan tema #DrivetoShare. Lebih dari 10.000 unit paket APD dan sembilan bahan pokok (sembako) langsung diserahkan MG Motor Indonesia kepada dua rumah sakit serta sejumlah masyarakat yang membutuhkan di area Jabodetabek. Bantuan APD, yang meliputi baju hazmat, s u r g ic a l m a s k , pelindung wajah, pelindung sepatu, sarung tangan, dan masker N95 telah diterima langsung oleh manajemen RS Amanda Cikarang dan RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, sementara donasi sembako, paket telah diterima secara langsung oleh masyarakat yang bermukim di Jatiasih, Bekasi; Ps. Manggis, Setiabudi; Roda Hias, Serpong; Tanah Tinggi, Tangerang; Cipayung, Ciputat; dan Bojong Gede, Bogor pada tanggal 20-21 Mei 2020. Turut hadir dan menyerahkan bantuan secara langsung adalah Bapak Arief Syarifudin selaku Marketing & PR Director MG Motor Indonesia, Bapak Rendi Radito selaku Sales Director MG Motor Indonesia, serta jajaran manajemen MG Motor Indonesia lainnya.

Figo Lee, Managing Director MG Motor Indonesia mengungkapkan, “Program Donasi MG Care #DrivetoShare adalah program CSR yang pertama kali dijalankan oleh manajemen MG Motor Indonesia semenjak berdiri di Indonesia pada Januari 2020 lalu. Program ini adalah bentuk dukungan kami kepada Pemerintah Indonesia dalam memutus rantai pandemi COVID-19. Kami ingin berperan aktif untuk dapat menjangkau langsung ke sejumlah lapisan masyarakat dan tenaga medis yang membutuhkan sehingga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan. Semoga kegiatan ini dapat meringankan beban saudara-saudari kita dalam menghadapi masa pandemi COVID-19 ini.”

Di tengah penyerahan bantuan, Arief Syarifudin, Marketing & PR Director MG Motor Indonesia menyampaikan, “Dengan turun langsung ke tengah masyarakat, kami benar-benar melihat seberapa beratnya kondisi ini bagi mereka. Dengan tetap menerapkan kaidah-kaidah jarak fisik serta sanitasi, kami ingin benar-benar memastikan bahwa donasi kami sampai di tangan yang tepat. Tak kalah pentingnya, kami juga meminta kepada pewakilan tenaga medis dan masyarakat yang kami temui saat penyerahan bantuan agar terus menekankan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta pembatasan interaksi fisik demi menekan kurva penularan COVID19.”

MG Motor Indonesia juga telah menerapkan praktik sanitasi dalam meningkatkan mutu standar pelayanannya dengan menyediakan hand sanitizer dan masker di area outlet yang hingga saat ini sudah tersebar di Jabodetabek dan Bandung. Pengiriman unit mobil MG ZS juga telah melalui inspeksi intensif dan dilengkapi dengan tag penanda bahwa unit tersebut telah lolos proses sanitasi demi kesehatan dan kenyamanan setiap pelanggan.