BNI Syariah Mulai Pasarkan KPR Subsidi FLPP Sejahtera Syariah

GayaKeren.id – BNI Syariah mulai memasarkan KPR Subsidi Syariah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan produk KPR Sejahtera Syariah. Hal ini setelah BNI Syariah resmi ditunjuk sebagai bank penyalur KPR Syariah FLPP tahun 2020 oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Direktur Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi mengatakan bahwa penyaluran pembiayaan rumah subsidi merupakan wujud komitmen bank dalam mensukseskan Program Satu Juta Rumah yang dikelola melalui Kementerian PUPR. “Hal ini sejalan dengan maqashid syariah sebagai bentuk dukungan BNI Syariah terhadap Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk dapat memiliki rumah idaman sesuai prinsip syariah,” kata Iwan.

Melalui KPR Sejahtera Syariah diharapkan BNI Syariah bisa memberikan solusi kepada MBR yang belum memiliki rumah dengan memberikan fasilitas pembiayaan pemilikan rumah dengan angsuran terjangkau.

Keunggulan nasabah yang membeli rumah subsidi di BNI Syariah adalah adanya prinsip 5B (baca : Lima Bebas) yaitu nasabah bebas administrasi untuk akad Murabahah, bebas provisi, bebas appraisal, bebas pinalti, dan bebas gharar. Selain kelebihan lainnya berupa perasaan tentram dan tenang karena sesuai prinsip syariah, angsuran ringan sampai lunas, proses persetujuan pembiayaan mudah dan relatif cepat, subsidi bantuan uang muka dari pemerintah, jangka waktu pembiayaan sampai dengan 20 tahun, pembayaran angsuran melalui debet rekening secara otomatis, dan bebas kontribusi asuransi serta PPN.

KPR Sejahtera Syariah ditujukan untuk pembelian rumah subsidi tapak/susun dengan kondisi baru dan siap huni. Produk ini didukung oleh pengembang yang telah bekerjasama dengan BNI Syariah dan sistem informasi yang terintegrasi antara BNI Syariah dengan Kementerian PUPR sehingga memudahkan masyarakat memperoleh rumah idaman.

MBR yang dapat mengikuti program ini adalah nasabah yang memiliki penghasilan maksimal Rp 8 juta berdasarkan seluruh pendapatan bersih. Nasabah yang ingin mengikuti program KPR subsidi BNI Syariah ini juga harus memenuhi syarat yaitu WNI memiliki KTP, berstatus pegawai aktif/pengusaha/wirausaha, minimal berusia 21 tahun, belum pernah memiliki rumah atau mendapatkan bantuan pemilikan rumah dari pemerintah, dan wajib menempati rumah yang dibeli dalam lima tahun pertama kepemilikan.

Selain program FLPP, Masyarakat Berpenghasilan Rendah juga dapat mengikuti program Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM). Program SBUM merupakan program subsidi dari pemerintah yang diberikan kepada MBR dalam rangka pemenuhan sebagian atau seluruh uang muka perolehan rumah. Besaran SBUM yang diberikan sebesar Rp 4 juta, dan khusus untuk Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat sebesar Rp 10 juta.

Berdasarkan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) yang telah ditandatangani antara Bank BNI Syariah dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR pada tanggal 19 Desember 2019, BNI Syariah diberikan kuota sebesar 1.750 unit atau setara dengan Rp 187,8 miliar untuk dapat disalurkan kepada MBR pada tahun 2020.

Alhamdulillah sampai dengan Maret 2020, outstanding pembiayaan KPR BNI Syariah yaitu BNI Griya iB Hasanah berada di posisi Rp13,58 triliun dengan pertumbuhan 11,86% year on year. Pada awal tahun 2020, BNI Syariah menargetkan pertumbuhan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah sebesar 9-12% secara tahunan atau year on year (yoy) yang diharapkan dari KPR Sejahtera Syariah ini dapat berkontribusi positif terhadap pertumbuhan pembiayaan tersebut.

Pada awal tahun 2020, BNI Syariah menargetkan pertumbuhan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah sebesar 9-12% secara tahunan atau year on year (yoy) dan alhamdulillah sampai dengan Maret 2020 outstanding pembiayaan BNI Griya iB Hasanah berada di posisi Rp13,58 triliun dengan pertumbuhan 11,86% yoy. Dengan adanya KPR Sejahtera Syariah diharapkan dapat menjadi katalisator baru untuk mem-boosting pembiayaan BNI Syariah.

Kimono acharisma by Ali Charisma

GayaKeren.id – Acharisma, yang merupakan second line dari Ali Charisma untuk produk ready to wear. Baik urban maupun resort wear. Brand ini juga focus kepada Sustainable Fashion dengan menggunakan bahan-bahan natural terutama viscose buatan Indonesia . Acharisma akan banyak menggunakan all one size fit all / all size, juga akan banyak menggunakan potongan-potongan zero waste.

Koleksi Perdana ini terinspirasi dari kondisi pandemi,  saat semua orang harus tinggal dirumah untuk melakukan segala aktifitas.  Dengan kimono , yukata dan robe yanga saya design sedemikian rupa sehingga baju-baju ini bisa sangat nyaman di pakai santai rumah dan cukup fashionable / proper untuk zoom meeting dan kegiatan virtual termasuk untuk social media.

Kelebihan dari koleksi pertama ini bahannya sangat lembut sekali sehingga sangat nyaman ketika kita pakai dan bisa Di padupadankan dengan celana atau bisa dijadikan outer baik yang pakai hijab atau tidak. Begitu juga bisa dipakai laki-laki ataupun perempuan .

Proses print dikerjakan dengan batik cap dan hand print / screen print. Dengan kuwalitas yang sangat bagus , packaging yang sangat menarik akan tetapi dengan harga yang sangat terjangkau antara 200.000-700.000 rupiah. Koleksi acharisma ini cocok sekali untuk gift atau hadiah  tidak perlu khawatir dengan ukuran yang kebesaran atau kekecilan.

“Gerakan Toko BERSAMA” Gerakan Toko BERSAMA Membantu Toko dan Warung Tradisional di Periode Persiapan New Normal

GayaKeren.id – Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada tantangan ekonomi yang sangat besar sebagai akibat dari pandemi COVID-19. Berbeda dengan krisis Asia 1998 maupun krisis keuangan 2008, pandemi Covid-19 ini memberikan guncangan (shock) mendalam bagi UMKM tidak terkecuali para pelaku usaha mikro seperti toko dan warung kelontong turut merasakan dampak terhadap penurunan omzet/pendapatan yang disebabkan oleh pembatasan aktivitas masyarakat serta perubahan perilaku konsumen terkait dengan persepsi terhadap praktik kebersihan dan higienitas tempat berbelanja.

Pemerintah sendiri telah mengumumkan lima skema untuk melindungi dan memulihkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada saat pandemi COVID-19 ini. Kelima skema oleh pemerintah tersebut mencangkup pemberian bantuan sosial (bansos) untuk UMKM kategori miskin dan rentan terdampak COVID-19, insentif pajak, restrukturisasi dan relaksasi kredit, perluasan modal kerja baru, sampai  dengan pemerintah melalui kementerian/lembaga, BUMN, dan pemerintah daerah bertindak sebagai penyangga dalam Ekosistem UMKM.

Selain skema-skema tersebut, dalam rangka percepatan pemulihan usaha UMKM khususnya sektor ritel tradisional, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) Republik Indonesia berkolaborasi dengan UKM Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UKM Center FEB-UI), Coca-Cola (PT Coca-Cola Indonesia dan Coca-Cola Amatil Indonesia), dan QASA pada hari ini (29/6) mengumumkan dimulainya inisiatif “Gerakan Toko BERSAMA (BERsih, SehAt, MAju)”.

“Gerakan Toko BERSAMA (BERsih, SehAt, MAju)” merupakan upaya membantu toko dan warung tradisional agar dapat bertahan di saat krisis dan terus berkembang setelahnya. Gerakan Toko BERSAMA akan menjadi konsorsium sosial dari perusahaan-perusahaan swasta yang dikelola secara independen yang saat ini sedang diupayakan/ dibentuk bersama QASA sebagai bentuk partisipasi dan kolaborasi stakeholders dalam percepatan perlindungan dan pemulihan usaha UMKM terdampak COVID–19.

Berdasarkan data yang dikumpulkan dari Call Center Kemenkop UKM terdapat 236.980 UMKM terdampak, permasalahan utama yang dihadapi adalah penjualan/permintaan menurun, permodalan dan distribusi terhambat, dan sulitnya bahan baku, dimana pedagang eceran merupakan sektor terdampak terbesar kedua sebesar 25,33%.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengungkapkan “Kami memberikan apresiasi kepada Coca-Cola, UKM Center FEB UI, dan QASA atas inisiasi “Gerakan Toko BERSAMA (BERsih, SehAt, MAju)” sebagai salah satu solusi untuk selain bertahan di saat krisis, juga meningkatkan penghasilan dan kapasitas usaha dari pemilik toko/warung tradisional untuk bersiap memasuki kenormalan baru (new normal) diawali dengan menerapkan SOP yang bersih, sehat dan aman.”

Untuk mendukung dan memfasilitasi ‘Gerakan Toko BERSAMA’, Ketua UKM Center FEB UI, T.M. Zakir Sjakur Machmud, Ph.D menjelaskan, “Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai bukti nyata sinergi antara dunia usaha, pemerintah dan universitas dalam rangka memberdayakan UMKM, khususnya peritel tradisional. Seperti diketahui, sektor ritel merupakan salah satu kontributor penting terhadap pembentukan PDB nasional dan yang menyerap banyak tenaga kerja cukup banyak. Oleh karena itu, sesuai dengan kapasitas kami, kami siap membantu mensukseskan gerakan ini demi terwujudnya Indonesia yg lebih baik.”

Managing Director QASA, Joko Wiyono, mengatakan “Kami melihat perlunya kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak untuk mengembangkan inisiatif ini menjadi lebih besar sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pemberdayaan toko dan warung kelontong yang merupakan salah satu sektor pendukung perekonomian nasional. Bersama dengan mitra kolaborasi kami akan membentuk peta jalan untuk pengembangan konsorsium sosial gerakan ini, yang pada tahap awal akan menjangkau lebih dari 500.000 toko tradisional di Indonesia terkait persiapan menghadapi periode kehidupan normal baru (new normal).”

Dengan Coca-Cola menjadi bagian dari konsorsium sosial dari ‘Gerakan Toko BERSAMA’, Direktur Public Affairs, Communications and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo, menyampaikan, “Di masa krisis pandemi yang penuh tantangan ini, Coca-Cola sebagai bagian dari masyarakat ingin turut mengambil bagian melalui Gerakan Toko BERSAMA yang sejalan dengan kepedulian kami terhadap dampak yang terjadi kepada masyarakat khususnya terhadap usaha ritel tradisional yang merasakan dampak cukup besar agar mereka dapat bangkit kembali, membangun usaha mereka.”

Lucia Karina, Direktur Public Affairs, Communications and Sustainability Coca-Cola Amatil Indonesia sebagai produsen dan distributor resmi produk-produk bermerek dagang Coca-Cola di Indonesia juga menyatakan komitmennya untuk menjadi bagian dari Gerakan Toko BERSAMA ini, “Gerakan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan dukungan kami kepada pemerintah dan mitra usaha kami agar dapat terus menggerakkan roda perekonomian, khususnya pada sektor mikro yang sangat terdampak oleh COVID-19. Dengan pemahaman dan kesadaran terhadap protokol kesehatan yang benar, kami berharap dapat memutus rantai penyebaran virus COVID-19 di Indonesia, sehingga pandemi ini segera berakhir dan perekonomian kembali pulih. Sebagai wujud apresiasi kami kepada mitra usaha kami, kami berkomitmen untuk selalu mendukung mitra kami; beberapa waktu lalu kami pun telah memberikan fasilitas pengaman berupa tirai plastik untuk kasir kepada 50 ribu toko dan warung kelontong, saat ini kami pun sedang menyiapkan inisiatif lainnya.”

Sebagai langkah awal, “Gerakan Toko BERSAMA” akan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pemilik toko mengenai standar operasional toko yang bersih, sehat dan aman dalam rangka persiapan kehidupan normal baru (new normal) melalui distribusi e-book, video yang bisa disebarkan secara gratis dan diakses di laman www.gerakantokobersama.com. Tujuan tahap awal ini adalah untuk memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat untuk berbelanja di toko dan warung kelontong sekaligus membantu upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Pada tahap berikutnya, ‘Gerakan Toko BERSAMA’ akan dilanjutkan dengan implementasi dan aktivasi standar operasional di toko tradisional dan kolaboratif program lainnya dalam mempercepat reaktivasi dan pemulihan UMKM.

JAVA FESTIVAL PRODUCTION PERKENALKAN “MELOMANIAC”

GayaKeren.id – Kehidupan normal baru telah tiba dan kini saatnya untuk menciptakan cara baru untuk menghibur diri. Kreasi terbaru Java Festival Production bernama “Melomaniac” adalah serangkaian acara yang akan disiarkan langsung dan dibuat untuk memenuhi kerinduan konser musik live dan juga untuk terus mendukung industri musik di tengah pandemic yang telah terjadi. Istilah “Melomaniac” sendiri memiliki arti “seseorang dengan kesukaan musik yang abnormal atau orang yang mencintai musik”. Untuk itu, Java Festival Production berharap dapat menyalurkan kesenangan serta energi positif kepada publik terutama untuk mereka yang mencintai musik.

Melomaniac: Black American Music Edition adalah sesi pertama dari rangkaian seri yang akan diluncurkan terjadwal untuk disiarkan langsung pada hari Sabtu, 4 Juli 2020 pukul 19:30 WIB. Melomaniac: Black American Music Edition akan menampilkan lagu-lagu dari artis seperti Marvin Gaye, Aretha Franklin, Stevie Wonder, hingga Whitney Houston dan masih banyak lagi. Lagu-lagu tersebut akan dibawakan oleh beberapa artis terbaik Indonesia seperti Dira Sugandi, Elfa Zulham, Sri Hanuraga, Dhani Syah, Kevin Yosua dan Ayoe.

Melomaniac adalah serangkaian pertunjukan langsung yang dibuat oleh Java Festival Production untuk memenuhi kerinduan akan konser musik live dan untuk terus mendukung industri musik. Melomaniac edisi pertama ini akan gratis bagi siapa saja yang ingin menyaksikan Livestream hanya dengan masuk atau mendaftar di jfp.events. Acara ini didukung oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat, Interindo Multimedia, Peplus Audio Indonesia, Lemmon Productions, CBN & Dens.TV, Sima Agustus dan Total Rental.

Rayakan 30thn Perjalanan, “Plaza Indonesia Amazing 30 Charity” Bagikan Baju Baru

GayaKeren.id -Plaza Indonesia mengadakan kegiatan amal melalui program “Plaza Indonesia Amazing 30 Charity” dengan berkolaborasi bersama beberapa Yayasan dalam memberikan 600 pakaian baru. Pada aksi sosialnya, Plaza Indonesia bekerjasama dengan Yayasan Saab Shares, Yayasan Kanker Anak Indonesia, Meek Foundation, dan Happy Hearts Indonesia. Pemberian donasi ini dilaksanakan pada Senin, 29 Juni 2020 di La Moda, Plaza Indonesia level 1.

“Sebagai bentuk rasa syukur kami atas perjalanan panjang Plaza Indonesia selama 30 tahun, kami memberikan donasi berupa 600 pakaian baru kepada empat yayasan yang bekerjasama dengan Plaza Indonesia. Kami bermaksud ingin membantu dan meringankan kebutuhan sandang anak-anak yang membutuhkan, sehingga mereka dapat memiliki pakaian baru yang nyaman untuk digunakan sehari-hari”, jelas Zamri Mamat selaku General Manager Marketing Plaza Indonesia.
Plaza Indonesia mempersiapkan pakaian baru untuk anak-anak diberbagai umur, mulai dari umur tiga hingga empat belas tahun. Jenis pakaian yang diberikan pun cukup beragam seperti, T-Shirt, kemeja, celana jeans, celana casual, gaun, rok, baju hangat dan jaket. Donasi ini merupakan pakaian baru dari brand baju anak yang ada di Plaza Indonesia yaitu, Chicco & The Children’s Place.
“Setiap tahunnya Plaza Indonesia membantu Happy Hearts Indonesia untuk membangun-ulang sekolah dalam menciptakan akses pendidikan yang merata bagi anak-anak Indonesia, terutama di daerah terpencil. Pada tahun 2020 ini, melalui program ‘Plaza Indonesia Amazing 30 Charity’ Plaza Indonesia memberikan donasi tambahan berupa pakaian baru kepada adik-adik kita yang membutuhkan. Kami yakin hal ini akan memberikan kebahagiaan dan semangat baru untuk mereka. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan Plaza Indonesia”, ujar Lusman Yunarto selaku Development Director Happy Hearts Indonesia. Selain itu, donasi yang diberikan Plaza Indonesia kepada Happy Hearts Indonesia, akan dikirimkan kembali kepada anak-anak membutuhkan yang berada di Sumba.
Setiap Yayasan akan mendapatkan pakaian baru sesuai dengan jumlah anak pada masing-masing Yayasan, yaitu;
– Saab Shares: 120 buah pakaian baru
– Happy Hearts Indonesia: 160 buah pakaian baru
– Yayasan Kanker Anak Indonesia: 160 buah pakaian baru
– Meek Foundation: 160 buah pakaian baru.
“Hal ini merupakan bentuk kepedulian yang berarti bagi kami, karena kami dapat mewujudkan rasa cinta kasih kepada saudara dan sesama yang membutuhkan dalam berbagi kebahagian. Seperti komitmen kami, kami akan terus memberikan yang terbaik dan menjadi pusat berbelanja yang menginspirasi bagi masyarakat serta pelanggan setia Plaza Indonesia,”, tutup Zamri Mamat.

Hill+Knowlton Strategis Meluncurkan, Better Impact™, Global Citizenship + Penawaran Keberlanjutan

GayaKeren.idBertepatan dengan hari Bumi yang dirayakan di seluruh dunia, Hill+Knowlton Strategies (H+K), salah satu perusahaan Public Relations yang terkemuka yang unggul meluncurkan ‘Better Impact’ yang merupakan payung besar untuk penawaran global citizenship and sustainability perusahaan yang sudah terjadi dilaksanakan lebih dari satu dekade pengalaman di seluruh jaringan H+K di dunia.

“Better Impact memberdayakan suatu brand untuk bisa memberikan lebih banyak dampak positif dan pencapaian lebih bagi manusia dan bumi kita, yang mana sangat penting terutama di kondisi seperti sekarang ini,” ujar AnnaMaria DeSalva, H+K Global Chairman dan CEO. “Penawaran secara global ini secara strategis mendukung pendekatan kami terhadap klien untuk mendorong pertumbuhan serta membangun reputasi dan mengurangi resiko bagi klien kami di seluruh belahan dunia.”

Berakar dalam pendekatan 3P komunikasi yang digerakkan oleh H+K, Better Impact memungkinkan organisasi untuk memanfaatkan keberlanjutannya, kedermawanan, keberagaman + penyertaan perusahaan, bantuan bencana + bantuan kemanusiaan, rantai pasokan, keterlibatan masyarakat, dan lingkungan, keberlanjutan dan ahli dalam mengelola suatu perusahaan (Sustainability and Corporate Governance expertise).

Penawaran ini memanfaatkan berbagai kemampuan H+K sebagai perusahaan, termasuk Better Impact scorecard, yang di luncurkan pada tahun 2017 dan tolak ukur kemajuan perusahaan terhadap tujuan Pembangunan berkelanjutan PBB (SDBs); data analitik; audit + benchmarking; strategi + pengembangan program; isu + manajemen krisis; Visibilitas eksekutif + positioning; keterikatan stakeholder + kemitraan strategis; laporan, pengukuran + ranking.

H+K memanfaatkan kapabilitas Better Impact nya untuk mendukung berbagai klien di seluruh dunia, termasuk Cotton Council International, P&G, Rockwell Automation dan berbagai penghargaan kampanye untuk Ålandsbanken and Doconomy.

H+K memiliki kantor di lebih dari 40 negara di seluruh dunia, memenangkan berbagai penghargaan untuk kampanye yang dijalankan oleh klien dari berbagai sektor, dan terus berfokus memberikan inovasi bagi industri. Adapun inovasi yang terbaru meliputi Flight School +, sebuah pelatihan krisis komunikasi dan simulasi, dan H+K Smarter™, unit untuk behavioral science.

“L’Oréal For The Future” Untuk Pembangunan Berkelanjutan 2030

GayaKeren.id – L’Oréal meluncurkan “L’Oréal for the future”, program pembangunan berkelanjutan, ambisi terbaru dari L’Oréal  Group hingga tahun 2030. Dengan berkembangya tantangan lingkungan dan sosial, L’Oréal mempercepat transformasi perusahaan menuju model bisnis yang menghormati batasan-batasan planet dan memperkuat komitmen pembangunan berkelanjutan dan inklusinya:

  • Transformasi bisnis L’Oréal untuk menghargai batasan-batasan planet:
  • Pada tahun 2025, seluruh lokasi operasi L’Oréal akan mencapai karbon netral melalui peningkatan energi efisiensi dan menggunakan 100% energi terbarukan;
  • Pada tahun 2030, 100% plastik yang digunakan pada kemasan produk L’Oréal merupakan hasil dari daur ulang atau berasal dari bahan berbasis bio (alam);
  • Pada tahun 2030, L’Oréal akan mengurangi seluruh emisi gas rumah kaca sebanyak 50% per produk jadi, dibandingkan dengan tahun 2016.

 

  • Berkontribusi untuk menyelesaikan tantangan-tantangan dunia dengan mendukung kebutuhan sosial dan lingkungan yang mendesak, melalui perencanaan yang belum dilakukan sebelumnya yang diluncurkan pada bulan Mei 2020:
  • L’Oréal mengalokasi 150 juta Euro untuk membantu permasalahan sosial dan lingkungan yang mendesak.

“Revolusi pembangunan berkelanjutan L’Oréal telah memasuki era baru. Tantangan-tantangan yang dihadapi oleh planet saat ini belum pernah terjadi sebelumnya, dan menjadi teramat penting untuk mempercepat upaya pelestarian tempat tinggal yang aman bagi kemanusiaan. Kami menerapkan upaya ini dalam operasional bisnis sebagai kontribusi kepada masyarakat luas. Kami memahami bahwa tantangan-tantangan besar lainnya akan datang dan L’Oréal akan terus setia pada ambisinya: beroperasi dalam batasan-batasan planet,” ujar Jean-Paul Agon, Chairman dan CEO L’Oréal.

L’Oréal telah menetapkan target terukur untuk tahun 2030, untuk menghadapi perubahan iklim sebagaimana didukung oleh inisiatif “Target Berbasis Sains”, tapi juga selangkah lebih maju dengan menangani tiga isu lingkungan besar lainnya: pelestarian keanekaragaman hayati, manajemen air berkelanjutan dan penggunaan sumber daya sirkular. Untuk memastikan bisnis yang menghargai planet dengan sumber daya yang terbatas, dan adil terhadap komunitas-komunitas yang bekerja bersama kami, L’Oréal tidak hanya akan melanjutkan untuk mengurangi dampak langsung bagi lingkungan, namun juga mengurangi dampak seluruh aktivitas termasuk dari sisi pemasok dan konsumen.

 Selama satu dekade terakhir, kami telah melakukan transformasi mendalam pada perusahaan kami, meletakkan keberlanjutan sebagai inti dari model bisnis kami. Dengan komitmen baru, kami telah memasuki fase baru dari akselerasi pada transformasi tersebut: melampaui tanggung jawab atas dampak langsung terhadap lingkungan, membantu konsumen untuk membuat pilihan yang lebih lestari, serta membuat kontribusi sosial dan lingkungan yang positif. Sebagai pemimpin dalam industri, kami memandang kontribusi untuk membangun masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan sebagai peran kami.”

Contoh nyata dari pencapaian yang ingin diraih L’Oréal: pada tahun 2025, seluruh manufaktur, kantor administratif dan riset Grup kami akan mencapai karbon netral dengan meningkatkan efisiensi dan menggunakan 100% energi terbarukan. Melalui komitmen ini, L’Oréal berharap untuk berkontribusi pada transisi energi di negara-negara tempat kami beroperasi.