Kolaborasi Wardah & 4 Desainer Di Panggung MUFFEST 2020

GayaKeren.id – Konsisten selama 5 tahun berturut-turut mendukung terselenggaranya Muslim Fashion Festival, menunjukan keperdulian Wardah akan pertumbuhan dunia fashion tanah air, terutama busana muslim. Sebagai official make up artist & hair do, tahun ini Wardah berkolaborasi dengan 4 desainer kenamaan Indonesia dengan mengusung tema ” Feel The Perfection.

Melalui kolaborasi dengan ETU, Ayu Dyah Andari, Barli Asmara dan KAMI, Wardah menghadirkan signature make up look glow, perfection dan flawless, Wardah Exclusive Series, yang diaplikasikan melalui 3 make up artis ternama, Hepi David, Allyssa Hawadi dan Vivi Thalib.

Sulika, Public Relations Manager Wardah menyampaikan “Potensi pertumbuhan industri modest fashion di Indonesia sangat tinggi. Tingginya permintaan dan juga palenta yang dimiliki desainer tanah air saat ini sudah menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara berpengaruh dalam industri busana modest global. Melalui adanya program Wardah Fashion Journey yang sudah secara konsisten kami hadirkan sejak 2017, merupakan langkah konkret kami dalam mendukung pertumbuhan industri modest fashion dan memperkuat posisi Wardah sebagai pioneer make up expert halal di Indonesia. Kolaborasi lintas industri ini memberikan kesempatan bagi desainer mode berbakat Indonesia untuk memperlihatkan rancangannya, dalam skala nasional ataupun global dan menjadi motivasi bagi desainer muda untuk berkarya.

Oase by Ayu Dyah Andari

Terinspirasi dari lahan yang subur ditengah padang pasir dan menginspirasikan wanita yang cantik yang dapata mengubah tempat kering dan gersang menjadi tempat yang indah karena sentuhan dengan tangan penuh cinta. Kesemuanya diwujudkan dalam warna broken white, smokey white, cream, champagne dan pale green yang menggambarkan gurun pasir. Kemudian warna biru yang mewakili warna air.

                                                         

Aplikasi embroidery cukup berbeda, karena pada koleksi kali ini Ayu menggunakan material cotton cupra japan & jacquard yang dibordir dan tata sehingga berubah statement menajdi 3D embroidery sebagai tatanan crystaal desert rose yang khas pada gaun. Serta menggunakan nylon dyed sebagai presentasi gelombang pasir.

Cadiya by KAMI

Cadiya atau Arkadia, berarti Orang Yang Sederhana dan Bahagia. Mengangkat dua elemen, garis dan bunga melati yang menjadi inspirasi yang dituangkan ke dalam koleksi yang terinspirasi dari palet eyeshadow Wardah. Memadukan warna hangat teraacotaa, salmon dan beige dengan sage, navy dan turquoise. Koleksi Cadiya tampil dengan beberapa look kombinasi atasan dan bawahan, luaran dan dress dengan cutting simple namun ditambah aksen asimetris sebagai twist, payet dan pastinya bordiran sebagai gabungan dari edgy look dengan sentuhan feminim dan kesan anggun.

                                       

Neelakurinji by Barli Asmara

Terinspirasi dari para wanita yang mempunyai tampilan yang simple dan dewasa, Neelakurinji bertemakan India. Berangkat dari keindahan bunga yang langkah dan hidup di pegunungan sebelah barat India yang hanya dapat mekar dalam waktu 12 tahun. Koleksi ini menampilkan keindahan dan keunikan dari bunga nellakurinji yang dituangkan dalam motif serta teknik potong kain yang dibalut tulle dan organza.

               

The Clover Code by ETU

Sekelumit kisah tentang awal pembangunan kota Jakarta sebagai ibukota negara. Rangkaian busana siap pakai yang diberi judul “The Clover Code.”

         

MUFFEST 2020, Gaya Simple Untuk Fashion Muslim Milenial

GayaKeren.id – Memasuki hari ketiga, penyelenggaraan MUFFEST 2020,di area Main Stage, yang setiap harinya menghadirkan fashion show, di kehari ketiga ini menampilkan rancangan terbaru dari 14 desainer lulusan ke-7 Islamic Fashion Institute (IFI). Dengan mengusung tema “Menuju Harapan yang Baru”, para model menampilkan busana-busana ready to wear dan simple, yang merupakan salah satu ciri khas busana anak-anak milenial.

Irna Mutiara, salah seorang Founder IFI, mengungkapkan, “MUFFEST 2020 semakin baik dan semakin banyak mendatangkan brand-brand yang beragam. Tema Sustainable Fashion kali ini sangat sesuai dengan program-program yang dicanangkan oleh pemerintah maupun dari IFC sendiri. Tidak hanya penggunaan bahan baku dan desain ramah lingkungan, namun juga menyeluruh kepada manajemen untuk mewajibkan karyawannya untuk memperhatikan lingkungan. Dan IFI sendiri menerapkan Fashion Zero Waste,” terang Irna. IFI sendiri merupakan Sekolah Fashion Islam pertama di Indonesia dengan Kurikulum berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang spesifik berpedoman pada kaidah-kaidah Islam. Kurikulum tersebut akan diterapkan pada pengajaran perancangan busana muslim, pergaulan, dan bisnis.

Modest Young Designer Competition

Selain dari IFI, di hari ketiga ini MUFFEST juga menampilkan 15 finalis Modest Young Designer Competition (MYDC) yang merupakan ajang unjuk gigi para desainer muda di MUFFEST 2020. Para finalis mendapatkan tantangan dari Asia Pacific Rayon (APR) untuk mengolah bahan menjadi pakaian ready to wear.

Dengan memakai bahan yang merupakan produksi APR yang berasal dari serat ramah lingkungan dari kayu akasia dan eucalyptus, dimana bahan-bahan ini akan dengan sendirinya mudah terurai apabila sudah tidak terpakai dan terkubur di tanah.  Sekitar 600 peserta yang mendaftar, terpilih 15 finalis untuk tampil mempresentasikan langsung karyanya di depan juri pada hari ini (22/2) dan akhirnya yang terpilih sebagai pemenang Modest Young Designer Competition 2020 yaitu: Eugene Kharisma asal Jakarta (Juara 1), Widi Widiasari asal Bandung (Juara 2), Jovi Ahmedi asal Palembang (Juara 3), dan Tiffany Araqandi Firdausi asal Surabaya (Juara Favorit).

Rebooting Your Style with Ethical and Sustainable Fashion

Sementara itu di scond stage di selenggarakan Talkshow “Rebooting Your Style with Ethical and Sustainable Fashion” dimana Bank Indonesia berbagi pengalaman mengenai konstribusinya dalam membantu fashion syariah. Sebagai akselerator, BI mencari pelaku syariah yang siap untuk dikembangkan untuk terlibat dalam Industri Kreatif Syariah (IKRA), yang merupakan suatu platform dan program bentukan BI yang bukan hanya mengusung konsep ramah lingkungan, namun juga bersifat sosial dan ekonomis.

“Industri fashion merupakan salah satu kunci pembangunan ekonomi, oleh karena itu BI dengan program IKRA secara berkala mencari para pelaku syariah yang bisa kita bantu dan kembangkan. Dengan target 92 pelaku syariah pada bulan April 2020 ini, BI akan membuka pendaftaran bagi pelaku syariah dengan segmen fashion and food,” jelas Diana Yumanita, Deputi Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia.

Pertumbuhan pelaku industri syariah di bidang fashion terus berkembang tidak hanya di Jakarta dan kota besar, tetapi juga merambah kota-kota kecil lainnya. Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi yang hadir pada Press Conference MUFFEST hari ini (22/2) mengungkapkan pada MUFFEST kali ini ada sekita 9 desainer IFC yang berkolaborasi dengan Pemda Kabupaten Sampang. Mereka menampilkan koleksi pakaian yang memadukan batik khas Sampang dengan berbagai bahan dasar seperti upcycle jeans, katun, dan rayon. “Saya sangat bangga batik Sampang khas Madura menjadi salah satu batik yang digunakan oleh desainer-desainer muda  dan bertalenta yang tergabung di IFC, dan hasil desain tersebut ditampilkan pada parade Fashion Show di MUFFEST tahun ini,” pungkas Slamet.

Industri Fashion dan Kecantikan Tak Terpisahkan

Dan berbicara mengenai fashion, tentu tak akan pernah lepas dari industri pendukung, salah satunya adalah kecantikan. Wardah, selaku produsen kosmetik asal Indonesia secara konsisten mendukung industri mode tanah air, dengan mendukung MUFFEST sebagai official make up dari tahun pertama sampai tahun kelima penyelenggaraannya.

Dan salah satu bentuk kontribusi Wardah tahun ini, seluruh runway MUFFEST 2020  menggunakan make up Wardah Exclusive Series. Selain itu, di panggung MUFFEST 2020 Wardah melalui program Fashion Journey, menggandeng 4 desainer Indonesia yaitu KAMI, ETU , Ayu Dyah Andari, Barli Asmara  dengan mengangkat tema Feel The Perfection.

“MUFFEST tahun ini lebih keren, lebih tematik, program-programnya berkesinambungan dan konsisten, serta area yang lebih besar. Kami bangga untuk bisa selalu mendukung perjalanan MUFFEST dari tahun ke tahun,  dan semoga tahun depan bisa lebih besar dan menambah program-progrm yang lebih menarik lagi,” terang Sulika, PR Manager Wardah.

MUFFEST 2020, Tren Busana Muslim 2021-2022

GayaKeren.id – Program Indonesia Trend Forecasting (ITF) menjadi agenda penting bagi para pelaku industri yang ingin menciptakan produk yang sesuai dengan tren di pasar dan masyarakat. Kemampuan membaca pasar menjadi hal yang mutlak bagi para pelaku industri kreatif. Dan program ini menjadi program unggulan pada gelaran MUFFEST 2020 yang sedang berlangsung di JCC, Jakarta.

Menjadi sebuah program unggulan sebelum BEKRAF dilebur ke dalam Kementrian Pariwisata, ITF terus menghadirkan kegiatan ini untuk mendukung perkembangan industri. “Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat berguna bagi para pelaku industri dalam mengembangkan produk”, ujarnya saat membuka sesi talkshow Trend Forecasting 2021 – 2022.

Fashion Consultant ITF, Dina Mediani, mengungkapkan bahwa Berbicara mengenai tren tidak hanya berbicara mengenai warna, style, detail dan lain-lain, tetapi mengenai apa yang menjadi latar belakang hadirnya tren tersebut. Tren sangat berhubungan erat dengan gaya hidup atau lifestyle. Beberapa faktor tersebut antara lain faktor lingkungan, teknologi, gender, dan manusia. Saat ini, kepedulian mengenai lingkungan semakin meningkat, termasuk di industri fashion. Kepedulian akan lingkungan menciptakan empat kelompok perubahan yang membentuk tren yaitu kelompok essential, spiritual, exploitation, dan exploration.

Berdasarkan pengelompokan ini, beberapa tren yang diprediksi akan banyak muncul di tahun 2021-2022 antara lain desain-desain dengan tema seperti soft minimal, light, clean, fresh & simple, serta wavy, dan tema-tema urban, retro, authentic/naïve, casually wacky, dan boxy. Tren untuk kelompok spiritual akan didominasi oleh tema-tema budaya dengan kearifan lokal dan bernuansa alam. Tema tren untuk kelompok exploitation terlihat dari desain-desain yang serba maksimal atau bahkan hiperbola. Untuk kelompok exploration, tema desain akan banyak dipengaruhi oleh teknologi dan mengesankan desain yang eksentrik, futuristik, radikal, absurd, dan dreamy.

 

MUFFEST 2020 Etnic Radiance By Wignyo Rahadi

GayaKeren.id – Didukung oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra), Wignyo Rahadi menampilkan koleksi busana muslim dengan menggunakan kain tenun tradisional asal Sultra dalam perhelatan Muslim Fashion Festival (MUFFEST) Indonesia 2020, yang berlangsung di JCC, Jakarta. Dari tanggal 21-24 Februari 2020.

                      

Desainer Wignyo mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi kain tenun dari tiga daerah sentra tenun ternama dari Sultra yang menjadi binaan Bank Indonesia Provinsi Sultra, yaitu tenun Masalili, tenun Wakatobi, dan tenun Buton. Sebanyak 24 outfit dengan mengusung tema “Ethnic Radiance” dipamerkan di arena main stage pada hari pertama ajang MUFFEST . Koleksi tersebut memperlihatkan keragaman elemen kultur – termasuk tenun tradisional – di Sultra yang terjalin menjadi kesatuan yang harmonis.

  Ketiga jenis tenun tradisional asal Sultra yang diaplikasikan menjadi rangkaian busana muslim tersebut memiliki benang merah, yakni motif yang didominasi oleh garis dan geometris serta warna cenderung terang dilengkapi pilihan warna natural. Ketiga macam tenun tersebut diaplikasikan dalam ragam desain namun tetap menonjolkan karakter rancangan Desainer Wignyo yang identik dengan permainan tumpuk atau layer yang dinamis.

Elemen lain yang menjadi karakter rancangan Desainer Wignyo adalah masing-masing tenun tersebut diselaraskan dengan tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) produksi Tenun Gaya, brand yang dibuat oleh Desainer Wignyo. Tenun ATBM yang digunakan sebagai kombinasi antara lain corak full bintik, salur bintik, dan spunsilk sobi yang menjadi unggulan sehingga menciptakan tampilan akhir yang berbeda.

 

 

Fashion Show Hari Pertama MUFFEST 2020

GayaKeren.id – Rangkaian fashion show mengisi acara pertama dari rangkaian pembukaan Muslim Fashion Festival 2020 yang digelar mulai 20-23 Februari 2020, di Jakarta Convetion Centre. Sebanyak delapan disainer memamerkan hasil karyanya pada panggung utama yang terletak di Plainnary Hall, JCC.

Acara pembukaan kali ini juga diramaikan dengan fashion dari beberapa desainer yang ambil bagian pada MUFFEST 2020 seperti Olivia Soesanto, Dyah Ayu Wulansari, Cut Eriva, Aji Suropati, Aninda Nazmi, Ray Anjas, Lania Rakhmawati, dan lain-lain. Gelaran fashion show perdana ini sukses menyita perhatian para pengunjung yang memadati ruangan acara pembukaan.

Sedangkan di Second Stage tengah dilangsungkan juga Press Conference MUFFEST bersama IFC, Dyandra Promosindo, dan para pihak sponsor diantaranya Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, BBPLK Semarang, Wardah, Asia Pacific Rayon, UBS Gold, Dauky, Sharp Indonesia, BNI Syariah, Gistex, Evermos, serta Dyandra Promosindo. Serangkaian acara talkshow juga memadati jadwal pada Second Stage ini. Jangan lewatkan jadwal spesial bersama Summer Albarcha, fashion influencer kenamaan dari New York, Amerika Serikat pada esok hari (21/2).

“Kami bersama Dyandra Promosindo menggelar MUFFEST sebagai bagian dari upaya untuk memajukan fashion muslim di Indonesia agar bisa bersaing di tingkat global. Kami juga berharap bisa bekerjasama dengan brand-brand internasional untuk mendorong pertumbuhan fashion muslim Indonesia,” ujar National Chairman Indonesian Fashion Chamber, Ali Charisma.

 

Dari Opening Muffest 2020

GayaKeren.id – Pagelaran fashion show yang menampilkan ragam fashion modest dan muslim, persembahan Indonesia Fashion Chamber (IFC) dan Dyandra Promosindo, Muslim Fashion Festival 2020 (MUFFEST), hari ini (20/02) resmi dibuka. MUFFEST 2020 dilaksanakan selama empat hari mulai 20 – 23 Februari 2020 di Jakarta Convention Center dengan mengusung tema “Fashionable People for Sustainable Planet”. Tema ini ingin menekankan pada kiprah para desainer untuk semakin peduli pada fashion yang yang ramah lingkungan. Walaupun hal tersebut tidak mudah karena masih banyak produk yang berbahan kimia, namun para desainer terus berupaya untuk meningkatkan penggunaan bahan-bahan alami dan ramah lingkungan. Acara ini menghadirkan 117 desainer ternama tanah air, 400 exhibitors serta diramaikan dengan ragam acara pendukung seperti talkshow, seminar, exhibition retail (B2C) dan lain-lain.

MUFFEST dibuka resmi oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki, didampingi oleh Josua Puji Mulia Simanjuntak selaku Staf Ahli Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Gati Wibawaningsih selaku Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Ali Charisma selaku National Chairman Indonesian Fashion Chamber, Hendra Noor Saleh selaku Presiden Direktur Dyandra Promosindo, dan perwakilan sponsor MUFFEST 2020.

Ali Kharisma, Chairman of Indonesia Fashion Chamber dalam sambutannya pada opening ceremony menyampaikan, “besarnya pasar fashion di Indonesia merupakan potensi yang menjanjikan bagi dunia fashion Indonesia. Menggali kekayaan budaya Indonesia menjadi hal yang berbeda untuk diaplikasikan dalam muslim fashion Indonesia, sehingga berbeda dengan fashion dari negara lain. Begitu juga dengan penggunaan bahan baku, serat-serat asli Indonesia merupakan kekayaan tersendiri.”

Dalam sambutannya, Teten mengatakan bahwa MUFFEST merupakan langkah nyata dari penyelenggara dan industri fashion muslim untuk menjadi Indonesia sebagai pusat mode muslim dunia. Indonesia juga memiliki pelaku produk muslim yang potensial dan masih bisa dikembangkan lagi. Ia menyatakan industri fashion muslim merupakan bagian dari sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) yang memiliki kinerja yang cukup baik bagi perekonomian nasional. Pada 2019, nilai ekspor produk TPT nasional mencapai US$12,9 miliar. “Laporan The State Global Islamic Economy menyatakan konsumsi fashion muslim dunia saat ini mencapai US$ 270 miliar atau setara Rp 3.830 triliun. Di Indonesia, konsumsi fahion muslim mencapai US$20 miliar dengan pertumbuhan industri mencapai sekitar 18% per tahun,” ujar Teten.

Sementara itu lebih dari 100 disainer ikut memamerkan koleksinya, baik di catwalk mau pun di both-both pameran. Antara lain Syawaliaeni, Wignyo Rahadi,  Oewi Wahyono, Nuniek Mawardi, Ivan Gunawan, dan masih banyak lagi.

 

 

 

CEGAH VIRUS CORONA DENGAN PERKUAT SISTEM KEKEBALAN TUBUH

GayaKeren.id – Penyebaran virus corona tipe baru atau COVID 19 terus bertambah. Korban tewas akibat epidemi virus corona terus meningkat, pada Jum’at (18/2/2020) jumlah total kematian di China menjadi setidaknya 1.873 orang dan jumlah total kasus yang dikonfirmasi naik menjadi 73.332. Sebagian besar kematian yang baru dilaporkan, 94, terjadi di Provinsi Hubei, tempat wabah pertama kali ditemukan. Ada 454 kasus virus corona di 24 negara selain China.

Saat ini belum tercatat adanya korban virus corona di Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, Indonesia harus berbuat lebih banyak untuk mempersiapkan kemungkinan wabah Virus Corona. WHO berharap, Indonesia bisa meningkatkan pengawasan, deteksi kasus, dan persiapan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk jika wabah tiba.

Dr Erlina Burhan, M.Sc, SpP (K), Konsultan Paru Sub Infeksi RSUP Persahabatan mengatakan “Tidak perlu panik, karena virus corona menular melalui kontak langsung dengan pengidap. Sejauh ini di Indonesia belum ada korban virus corona, jadi lingkungan hidup kita relatif masih aman. Namun tindakan pencegahan tetap perlu kita lakukan. Pencegahan yang paling efektif adalah dengan memperkuat antibodi kita sehingga kebal terhadap serangan virus, termasuk corona.

Kemudian dr Erlina juga menganjurkan untuk menjaga pola hidup bersih khusus pada kondisi saat ini. Menjaga kebersihan seperti rutin mencuci tangan dapat mengurangi risiko penyebaran virus hingga 37%. dr Erlina menganjurkan untuk melakukan cuci tangan selama 20 detik dengan rutin sebelum memegang mulut, hidung, mata serta setelah memegang instalasi publik; menutup mulut dan hidung dengan masker atau tisu ketika bersin atau batuk; dan rutin membersihkan diri setiap habis bepergian.

Menurut Prof. Iris, sistem imun dapat ditingkatkan dengan memodulasi (mengatur) sistem daya tahan tubuh menggunakan imunostimulan. Imunostimulan berperan mengaktivasi berbagai elemen dan mekanisme berbeda pada sistem imun. Imunostimulan berfungsi meningkatkan pertahanan alamiah tubuh untuk mengatasi berbagai infeksi virus dan bakteri, dan juga berbagai penyakit dimana sistem imun mengalami penurunan atau penekanan. Imunostimulan dapat membantu sistem kerja imun dengan cara merangsang pembentukan berbagai sel-sel imun yang memiliki fungsi penting, salah satunya dengan meningkatkan pembentukan antibodi dan sitokin serta memperbaiki fungsi fagosistosis.

Sebagai produsen dari Imboost yang merupakan market leader suplemen daya tahan tubuh di Indonesia, dan Imboost Force adalah suplemen imunostimulan yang paling direkomendasi dokter. Imboost merupakan produk immunomodulator yang bersifat imunostimulan dari SOHO Global Health yang mengandung Echinacea pupurea extract dan zinc picolinate. Selain itu terdapat juga Imboost Force yang mempunyai kekuatan lebih dalam imunostimulan karena terdapat tambahan kandungan Blackelderberry extract yang dapat mencegah replikasi virus serta menstimulasi peningkatan sistem daya tahan tubuh dengan cara meningkatkan produksi monosit, yaitu bagian darah putih yang berperan dalam sistem daya tahan tubuh, sehingga akan mempercepat proses penyembuhan bagi orang yang sudah sakit karena terinfeksi virus. Oleh sebab itu, Imboost Force selain untuk pencegahan juga dapat diberikan bersamaan dengan pengobatan dari dokter. Saat ini produk – produk Imboost terdiri dari berbagai macam sediaan yaitu Imboost Tablet, Imboost Force Kaplet, Imboost Force ES Kaplet, Imboost Force Cough, Imboost Kids Syrup, Imboost Force Kids Syrup, Imboost Tablet Hisap, Imboost Effervescent dan juga Imboost Lozenges.

Kami berharap informasi yang scientific dan obyektif ini bisa membantu menenangkan masyarakat dan bersama melawan ancaman virus corona dengan daya tahan tubuh yang kuat. Imboost dan Imboost Force sebagai imunostimulant dapat menjadi pilihan suplemen terbaik untuk memperkuat daya tahan tubuh,” ungkap VP Marketing Healthcare SOHO Global Health, Sylvia Rizal.

Manfaatkan Limbah Pasar, 2 Madison Avenue Di New York Fashion Week

GayaKeren.id – Dunia fashion menjadi salah satu bidang usaha yang termasuk dalam kategori ekonomi kreatif yang cukup dilirik, baik pelaku usahanya, konsumen maupun pemegang kekuasaan. Karena, tidak hanya menyerap tenaga kerja yang lumayan, tapi juga bisa menjadi kampanye yang efektif.

Seperti yang dilakukan salah satu disainer Indonesia yang baru saja pulang dari New York Fashion Week dengan membawa rancangannya yang berhasil mencuri perhatian dunia fashion Amerika. Maggie Hutauruk, dengan brand 2 Madison Avenue, berbekal inspirasi dari kedua anaknya yang gelisah dengan limbah yang terus bertambah setiap harinya, Meggie mengilustrasikannya pada busana rancangannya, dan ditampilkan dalam event New York Fashion Week beberapa waktu yang lalu.

Membawa enam belas busana wanita dan pria dengan sebuah visi baru tentang kekayaan kreasi. Himpunan karya yang Iahir dari rasa peduli akan lingkungan hidup, keprihatinan akan apa yang terjadi pada di dunla yang luas. dilihat dari kacamata sang Perancang sebagai sebuah keadaan yang saling kalit mengait.

Maggie menggunakan gaya eklektik sebagai ciri khas 2Madison Avenue, yang menyatukan berbagai  warna, bahan, cuting, dan detail ke dalam karyanya. Maggie tidak pernah pantang memasukkan unsur baru ke dalam rancangan. Ia tidak ragu, misalnya, untuk memadukan motif kelautan yang berkesan masif dan halusnya bahan brokat yang berkesan feminin dengan sepatu bot yang beraroma maskulin. Koleksi hadir dalam ‘Iook’ yang pas untuk meneriakkan misinya tanpa berkesan menjerit-jerit barlebihan.

Keenam belas rancangan eksklusif koleksi Liga diprosentasikan kembali khusus di hadapan rekan-rekan media saat acara Media Gathering pada18 Februari 2020 di Studio 1. lnterContinental Jakarta. Selain Maggie Hutauruk-Eddy, Dr. Nur Arlf, seorang penulis, peneliti, pemerhari lingkungan hidup serta Adi Surantha, seorang fashion stylist yang masyhur hadir sebagai pembicara.

Liga merefleksikan kegelisahan Maggie atas kegaduhan penghuni bumi yang lebih memilih peduli pada kesenangan pribadi dibanding Iingkungan sekitar yang diekspresikan dalam warna tetang seperti pink, biru, serta yang kelam seperti hitam, silver, dan warna silau seperti kuning.

2Madison Avenue. satu-satunya desainer dari Indonesia yang menjadi penampil pembuka yang disusul oleh tujuh desainer Asia lainnya yaitu Yiyi Kwok, Yi-Ting Lee, Bettie Kim, Ruojing Wang, Chun Han, Bingyao Chang, dan Shuai Zeng di bawah naungan CADA (the Council of Asian Designers of America), berpusat dl Amerika Serikat yang mewadahi desainer Asia untuk berunjuk karya di New York Fashion Week.

 

Ceiling Fan 80 Inch Magna F-EY2019-K Dari Panasonic, Ada Kesegaran Di Setiap Hembusannya

GayaKeren.id – . Panasonic menyadari Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan tingkat  kelembapan  udara dan temperatur yang dapat mencapai 38°C – 45°C pada musim kemarau, masyarakat membutuhkan sirkulasi udara yang besar untuk ruangan besar yang berkualitas, hemat energi serta mudah digunakan.

Hadir dengan tampilan mewah, elegan namun hemat energi, ditambah kemudahan pada saat proses instalasi maupun pada saat digunakan, serta memiliki fitur keselamatan yang sangat baik untuk konsumen. Bertempat di Kamandalu Resort, Ubud Bali pada Jumat, 14 Februari 2020,  ceiling fan 80 Inch  Magna F-EY2019-K resmi diluncurkan.

Seigo Saifu, Presiden Director PT. Panasonic Gobel Indonesia, mengatakan “Memasuki 60 tahun Panasonic Gobel di Indonesia, merupakan komitmen Panasonic untuk terus mendorong peningkatan kualitas udara bagi masyarakat  melalui konsep Indoor Air Quality Solutions. Melalui peluncuran ceiling fan 80 Inch  Magna F-EY2019-K, kami berupaya agar masyarakat di Indonesia mendapatkan udara yang sehat dan segar, serta dapat menikmati dan menjalani kehidupan yang lebih baik bersama Panasonic sesuai dengan prinsip perusahaan “A Better Life A Better World. ujar Seigo Saifu.

Ceiling fan 80 Inch Magna F-EY2019-K menghadirkan teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas udara yang dibutuhkan masyarakat Indonesia , dilengkapi Motion Sensor, Sensor Mode dan Yuragi Mode.

Rawenda, Product Manager Life Solutions PT Panasonic Gobel Indonesia menambahkan “Dengan teknologi yang dihadirkan oleh ceiling fan Magna F-EY2019-K akan membuat konsumen Indonesia merasakan pengalaman terbaik. Konsumen Panasonic merupakan prioritas utama kami dalam membuat suatu produk. Dengan teknologi yang dimiliki Ceiling fan Magna F-EY2019-K dipercaya tidak hanya menjadi solusi bagi masyarakat dalam peningkatan kualitas udara yang baik, tetapi juga menjadi interior cantik, baik ketika dipasang secara indoor maupun outdoor rumah, area komersial, dan umum”

Victoria Arduino Memperkenal Eagle One, Mesin Kopi Masa Depan

GayaKeren.id – Victoria Arduino memperkenalkan Eagle One, mesin kopi terbaru yang lahir dari kebutuhan generasi kedai kopi masa kini. Mesin ini mengedepankan desain, performa, dan fitur ramah lingkungan yang menjadi faktor utama untuk menciptakan pengalaman yang mengesankan dan tak terlupakan.

“Eagle One merupakan cerminan kerjasama tim yang terdiri dari berbagai macam spesialis (desainer, arsitek, ahli teknis, dan barista). Mesin ini mewakili gelombang terbaru industri kopi dan pergerakan bisnis kedai kopi terkini, hingga konsumen kedai kopi dengan konsep desain yang lebih luas,” ujar Fabio Ceccarani, CEO of Simonelli Group, pemegang merk Victoria Arduino.“Untuk mewujudkan Eagle One, penelitian dan inovasi teknologi tidak menjadi satu-satunya dasar, tetapi juga menyeimbangkan antara estetika kualitas dan fungsi sehingga bisa memenuhi kebutuhan user dan konsumen. Hasilnya, Eagle One memiliki desain yang mudah digunakan, sekaligus ramah lingkungan karena bisa menghemat energi dan biaya.”

Dengan teknologi NEO, tujuan yang paling penting telah tercapai, yaitu performa tinggi yang sama dengan mesin sejenis namun bisa mengurangi biaya. Mesin ini menggunakan sistem penghangat instan yang menggunakan air secukupnya untuk melakukan ekstraksi untuk dipanaskan, sehingga mengurangi biaya yang didapatkan dari penggunaan energi. Boiler yang lebih kecil diinsulasi menggunakan material baru yang mencegah penyebaran panas. Dengan cara ini, tidak banyak energi yang dikonsumsi.

Metode ini mudah untuk dijalankan, barista hanya perlu mengubah suhu pada display mesin. Elektronik pada mesin akan melakukan tugasnya, memastikan suhu yang stabil selama mesin berjalan. Produktifitas dan kinerja tetap tinggi, namun konsumsi berkurang.

Bahkan mesin terlihat lebih kompak. Insulasi termal dan pengurangan ukuran dari komponen tunggal mengurangi pengaruh terhadap lingkungan. LCA (Life Cycle Assessment) mendemonstrasi bagaimana Eagle One mengurangi 23% pengaruh terhadap lingkungan dibandingkan dengan mesin lain di kategori yang sama. Teknologi baru yang sudah dipatenkan T.E.R.S. (The Temperature Energy Recovery System) juga berkontribusi dalam pengurangan itu. Sistem menggunakan air yang dibuang untuk menghangkatkan air yang akan masuk. Hasilnya adalah menghemat 8% dari total konsumsi mesin.