Film Online “Untuk Seluruh Umat Manusia,” Dari Coca Cola Untuk Semangat Positif Dalam Kondisi Kritis Saat Ini

GayaKeren.id – Sebuah film pendek berjudul “Untuk Seluruh Umat Manusia resmi dirilis pada Rabu (20/5). Film yang merupakan produksi Coco Cola Indonesia ini menggandeng dr. Handoko Gunawan, Sp. P untuk menyampaikan pesan terimakasih untuk para pahlawan medis, sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat dan mempertaruhkan nyawa mereka setiap hari pada masa Pandemi Corona ini.

Film pendek versi Indonesia ini merupakan kelanjutan dari film global bertajuk sama #ForTheHumanRace yang mengilustrasikan ketangguhan umat manusia dalam menghadapi masa-masa yang sulit ini yang dirilis bertepatan pada tanggal 1 Mei lalu dalam rangka Hari Buruh Internasional. Kedua film ini bertujuan untuk menyebarkan semangat positif dan berterima kasih terhadap semua garda terdepan di masa pandemi ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terus berjuang untuk menjaga kita agar tetap aman dalam menghadapi krisis ini, terutama mereka yang berada di garda terdepan,” kata President Director PT Coca-Cola Indonesia Diego Gonzalez “Setiap harinya, kita menyaksikan kisah nyata tindak kebaikan dan keberanian tanpa pamrih yang dilakukan oleh banyak orang di berbagai belahan dunia. Melalui film ini, kami ingin menyoroti dan mengedepankan inspirasi positif, kebersamaan dan kemurahan hati yang tak hanya mereka tunjukkan, namun juga dimiliki oleh seluruh umat manusia.”

Film online oleh Coca-Cola ini merupakan bagian dari kampanye yang dilakukan di dunia untuk menyoroti rasa kemanusiaan dan kemurahan hati masyarakat di seluruh dunia di tengah situasi krisis yang saat ini terjadi. Film ini juga mengangkat beragam tema universal seperti harapan, semangat positif dan rasa kebersamaan antar manusia.  Ada 7 cerita dari 7 negara lainnya, seperti Italia, Spanyol, Amerika Serikat, Thailand, Filipina, Vietnam dan Myanmar yang menceritakan kontribusi positif melalui inovasi, pengorbanan juga keberanian yang tidak kenal lelah untuk meringankan beban sesama selama pandemi, yang akan dirilis dalam beberapa waktu ke depan.

Handoko Gunawan adalah seorang dokter spesialis Paru kelahiran 18 Juli 1940. Sosok dr. Handoko Gunawan, Sp. P, menarik simpati warga Indonesia karena pada usianya yang sudah senja tak mengurungkan niatnya untuk turut berjuang bersama tim tenaga medis lainnya untuk merawat pasien COVID-19. “Untuk mereka yang harus kita acungkan jempol. Tidak boleh menyerah. Karena kita semua bisa menyelesaikan ini dengan selamat. Jangan putus semangat.” Sepenggal nasihat dari dr. Handoko Gunawan di menit akhir Film ‘Untuk Seluruh Umat Manusia’ (For the Human Race).

Kontribusi Bruto Rp3,7 Triliun, Prudential Indonesia Pimpin Industri Asuransi Jiwa Syariah

GayaKeren.id – Hari ini, Rabu (20/5), PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) melalui siaran persnya melaporkan kinerja unit syariah yang sehat di sepanjang 2019, sekaligus menegaskan kembali kepemimpinannya di industri asuransi jiwa syariah melalui pendapatan kontribusi bruto sebesar Rp3,7 triliun. Unit syariah Prudential Indonesia juga mampu mempertahankan total aset yang stabil sebesar Rp9,1 triliun. Selain itu, Dana Tarbarru tercatat meningkat dari Rp770M di 2018 menjadi Rp887M di 2019, dengan pertumbuhan mencapai 15%.

Jens Reich, President Director Prudential Indonesia

Dengan mencatatkan tingkat solvabilitas Dana Tabarru sebesar 2.581%, lebih dari 20 kali lipat dari batas minimum yang ditetapkan regulator, dan tingkat solvabilitas dari Dana Perusahaan sebesar 7.300%, lebih dari 60 kali lipat dari batas minimum yang ditetapkan regulator, Prudential Indonesia memperlihatkan kepercayaan nasabah yang terus meningkat dalam 13 tahun terakhir, dan pastinya dengan 114.000 orang tenaga pemasaran yang berlisensi syariah Prudential Indonesia.

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia mengatakan, “Indonesia berpotensi untuk menjadi pemimpin ekonomi syariah global, dengan jumlah populasi Muslim yang merupakan salah satu terbesar di dunia dan didukung oleh kesamaan beberapa nilai syariah dengan nilai kehidupan budaya orang Indonesia. Untuk membantu mewujudkan hal tersebut, sejak 13 tahun lalu kami mendirikan unit syariah dan terus berupaya menjadi kontributor terkemuka yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia. Dalam mewujudkan aspirasi tersebut, kami menerapkan prinsip “Sharia for all” atau “Syariah untuk Semua” dan menghadirkan produk asuransi jiwa syariah dapat diterima oleh lebih banyak lapisan masyarakat Indonesia, senantiasa melakukan inovasi produk dan saluran pemasaran, edukasi ke publik yang lebih luas melalui kemitraan dengan lebih banyak pihak, serta meningkatkan profesionalisme dan kapabilitas tenaga pemasar.”

Nini Sumohandoyo, Sharia, Government Relations & Community Investment Director Prudential Indonesia

Prinsip-prinsip asuransi syariah, di antaranya tolong menolong dan saling berderma untuk saling berbagi dan menanggung risiko sebagai antisipasi bila terjadi musibah, senantiasa relevan dengan ciri gotong royong khas masyarakat Indonesia, prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan untuk membantu mereka yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Di Prudential sendiri, membantu masyarakat berfokus pada 3 aspek, yaitu kesehatan, ekonomi, dan sosial. Untuk aspek kesehatan, misalnya, memberikan perlindungan meskipun COVID-19 telah berstatus pandemi global dan bencana nasional. Selain itu, 95% karyawan bekerja dari rumah, namun tetap mempertahankan kualitas layanan kepada peserta. Untuk aspek ekonomi, tetap membuka proses perekrutan tenaga pemasar secara digital yang diikuti ribuan orang. Untuk aspek sosial, difasilitasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk memberikan perlindungan asuransi jiwa bagi lebih dari 500 tenaga relawan dan medis yang berada di garis depan membantu penanganan pandemi COVID-19.

Untuk lebih mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat akan solusi perlindungan jiwa berbasis syariah, awal tahun ini Prudential Indonesia mengadakan survei yang melibatkan 5.000 responden di 20 kota besar di Indonesia, dan berasal dari keluarga kelas menengah ke atas yang berusia 25 sampai 50 tahun. Dengan hasil yang mengungkap bahwa Indonesia memiliki potensi bisnis baru asuransi jiwa syariah untuk tiga tahun ke depan senilai Rp9,6 triliun, di mana 19%-nya berasal dari konsumen Non-Muslim. Manfaat asuransi kesehatan akan terus menjadi primadona bagi industri asuransi jiwa syariah di Indonesia, diikuti dengan asuransi kecelakaan diri dan pendidikan.

“Hasil survei tersebut semakin menambah keyakinan kami akan potensi yang dimiliki Indonesia untuk produk asuransi jiwa syariah. Kedepannya, kami akan terus memperkuat posisi kami di industri dengan terus menambah jumlah tenaga pemasar, menambah kemitraan, baik dengan bank maupun non-bank, membangun kemitraan untuk mengembangkan layanan digital syariah, serta mempromosikan unit syariah melalui aplikasi kesehatan digital Pulse by Prudential,” ujar Jens.

L’ORÉAL, 50 JUTA EURO UNTUK MEMBANTU PEREMPUAN RENTAN DAN MELINDUNGI LINGKUNGAN

GayaKeren.id – L’Oréal mengumumkan L’Oréal for the future, program solidaritas sosial dan lingkungan guna mencari solusi atas beberapa prioritas sebagai berikut:  mendukung organisasi-organisasi yang membantu perempuan yang rentan, korban krisis sosial dan ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi dengan menyalurkan sumbangan senilai 50 juta Euro; dan berkontribusi dalam perbaikan ekosistem serta melakukan berbagai usaha untuk mencegah perubahan iklim, dengan dana senilai 100 juta Euro yang didekasikan untuk perlindungan lingkungan.

Jean-Paul Agon, Chairman dan CEO dari L’Oréal mengatakan: “Dalam beberapa bulan mendatang, masyarakat akan menghadapi krisis sosial yang menyebabkan terjadinya berbagai penderitaan yang dirasakan masyarakat, terutama tentunya masyarakat dalam kelompok yang rentan. Pada saat yang sama, kami menyadari bahwa tantangan lingkungan terus meningkat dan mendesak. Menjadi hal yang penting untuk tidak mundur dari usaha tranformasi berkelanjutan yang dibutuhkan oleh dunia. Maka dari itu, kami kembali menegaskan komitmen terhadap lingkungan dan pelestarian keanekaragaman hayati, serta untuk membantu mengurangi krisis sosial yang dihadapi perempuan. Kedua permasalahan ini mencerminkan sejarah komitmen dan nilai L’Oréal.”

L’Oréal memberikan dana bantuan sebesar 50 juta Euro untuk mendukung organisasi dan badan amal dalam usaha untuk melawan kemiskinan, membantu perempuan mencapai integrasi sosial dan profesional, memberikan pertolongan bagi perempuan pengungsi dan difabel, mencegah kekerasan terhadap perempuan, dan mendukung para korban. Alexandra Palt, Chief Corporate Responsibility Officer dari L’Oréal Group, menjelaskan: “Krisis Covid-19 tidak memandang latar belakang apapun, namun juga memperburuk ketidaksetaraan yang telah ada, dengan dampak yang sangat buruk bagi orang-orang yang kesulitan secara sosial dan ekonomi atau korban dari kekerasan, terutama perempuan. Penting bagi kita untuk mengambil tindakan untuk mendukung perempuan yang paling rentan. Namun, krisis sosial ini tidak menghilangkan kebutuhan akan komitmen kuat bagi lingkungan. Apabila kita ingin mencari cara yang berkelanjutan dan inklusif untuk melewati krisis ini, kita harus fokus pada pencegahan perubahan iklim dan kehilangan keanekaragaman hayati, yang saat ini mengancam keberlangsungan hidup kita, masyarakat kita, dan ekonomi kita, dan sekali lagi perempuan sebagai korban pertama.”

Sebagai tambahan dari usaha jangka panjang yang ada untuk mengurangi dampak lingkungan dan bagian dari program pembangunan keberlanjutan Sharing Beauty With All, L’Oréal Group berkomitmen untuk memberikan 100 juta Euro untuk menanggulangi dampak lingkungan, dengan berkomitmen pada dua tantangan lingkungan: perbaikan ekosistem yang rusak dan mencegah perubahan iklim.

L’Oréal Group berencana untuk meluncurkan program keberlanjutan baru untuk 2030 pada akhir bulan Juni, yang akan melengkapi rencana L’Oréal for the future yang diumumkan hari ini dan menjamin bahwa semua aktivitas L’Oréal menghargai batas kemampuan planet.

Member IFC Semarang, Devy Ros Releas S-APD

GayaKeren.id – Pandemi Corona membuat masyarakat tidak bisa melakukan kegiatan diluar rumah dengan leluasa. Berdiam di dalam rumah, atau, kalau terpaksa keluar rumah pun harus menggunakan pakaian yang dapat melindungi diri kita dari kemungkinan terpapar virus Corona. Keluar rumah dengan menggunakan alat pelindung diri atau APD menjadi kebutuhan saat ini. Baik itu APD berupa masker, sarung tangan mau pun baju. Pastinya, APD yang dimaksud bukan yang diperuntukan bagi para medis.

Salah satu member IFC Semarang, Devy Ros merilis alat pelindung diri yang tidak sekedar melindungi diri kita dari kemungkinan terpapar virus Corona, tapi juga terlihat modis dan stylist. S-APD atau Stylist alat pelindung diri memiliki kegunaan yang mirip dengan APD yang seharusnya hanya digunakan oleh tenaga medis karena mereka membutuhkan banyak APD dalam bertugas. S-APD dibuat menggunakan bahan Nylon Polyester Parasit sehingga benda atau cairan luar tidak menyentuh tubuh penggunanya. S-APD ini memiliki sifat water repellent, anti-dust, sangat ringan serta memiliki hoodie penutup kepala dan banyak kantong untuk menyimpan barang-barang Anda.

S-APD dapat digunakan saat beraktifitas di luar rumah, seperti pergi ke supermarket, ke bank, ke rumah sakit / klinik, atau ke tempat umum lainnya. Selain itu, S-APD juga dapat digunakan untuk berolahraga atau jogging.

FIFGROUP Bagikan Bingkisan Lebaran Untuk Masyarakat Sekitar

GayaKeren.id – Dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang merupakan bagian dari Astra Financial dan juga salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk, menyadari luasnya penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), telah berdampak pada setiap sisi kehidupan manusia, khususnya masyarakat Indonesia, baik itu dampak secara langsung maupun tidak langsung, sehingga perseroan ingin berbuat sesuatu untuk membantu masyarakat. FIFGROUP menyalurkan dana sosial syariahnya dalam bentuk bingkisan lebaran yang ditujukan untuk masyarakat di lingkungan sekitar kantor pusat. Program ini diawali dengan acara simbolis serah terima bingkisan yang dilaksanakan pada Selasa 19 Mei 2020 bertempat di Menara FIF, Jakarta Selatan.

Sampai saat ini FIFGROUP telah memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 mulai bulan April 2020, yaitu 75.510 paket sembako yang tersebar di 620 titik di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari 45.300 paket untuk masyarakat sekitar kantor pusat dan cabang yang berasal dari dana sosial syariah FIFGROUP, serta 30.210 paket untuk karyawan yang berasal dari dana Koperasi FIFGROUP. Jumlah tersebut setara dengan Rp 15.102.000.000, yang terdiri dari dana sosial syariah sebesar Rp 9.060.000.000 untuk masyarakat di sekitar cabang dan kantor pusat serta Rp 6.042.000.000 dari Koperasi FIFGROUP untuk karyawan.

Sebelumnya FIFGROUP juga telah menyalurkan dana sosial syariah FIFGROUP dalam bentuk Alat Perlindungan Diri (APD) senilai Rp 163.250.000 yang tersebar di 9 titik seperti Puskesmas Sentani Jayapura sebesar Rp 25.000.000, Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan sebesar Rp 15.000.000 dan program Jurnalis Jelajah Indonesia sebesar Rp 25.000.000. Sementara itu, dana sosial syariah juga disalurkan kepada Parhuta Maujuna Simalungun Pematang Siantar sebesar Rp 10.000.000, Relawan Jabar Bijak Majalengka sebesar Rp 25.000.000, Puskesmas Wanasari Bekasi sebesar Rp 11.250.000, Puskesmas Sekar Biru Bangka Barat sebesar Rp 25.000.000, Komunitas #BagiAsa sebesar Rp 20.000.000, dan Kecamatan Jonggol Cileungsi sebesar Rp 7.000.000 yang berasal dari dana sosial syariah FIFGROUP.

Human Capital, GS, and Corporate Communication Director FIFGROUP, Esther Sri Harjati, menyatakan melalui program CSR Peduli kami ingin berbagi kegembiraan kepada masyarakat sekitar dengan membagikan 301 bingkisan lebaran setara dengan Rp 75.250.000 dan semoga kegiatan kali ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Ketua Rukun Warga (RW) 01, Nasution, mengatakan: “Saya menyampaikan terima kasih dan semoga bermanfaat bagi masyarakat yang berada di sekitar area kantor FIFGROUP.” Semoga FIFGROUP terus sukses dan selalu diberkahi.

 

Ciputra Artpreneur Salurkan Donasi Bagi Penggiat Seni Terdampak Covid-19

GayaKeren.id – Ciputra Artpreneur Jakarta menginisiasi kegiatan sosial #BersamaBantuSesama yakni sebuah program donasi dan bantuan yang diperuntukkan bagi para pekerja seni serta pekerja harian lepas yang terkena imbas pandemi Covid-19. Program #BersamaBantuSesama ini direalisasikan dengan memberikan bantuan awal 1.000 paket kebutuhan pokok kepada para pekerja seni dan pekerja harian lepas yang dilaksanakan secara simbolis di Jakarta, Senin (18/5).

Digaungkan sejak awal April 2020, #BersamaBantuSesama merupakan sebuah kolaborasi antara Grup Ciputra, Teater Koma, Teater Keliling, Teater Gandrik, Bumi Purnati Indonesia, TEMAN, CCAI, Aku Anak Rusun, Titimangsa Foundation, Jakarta Move-in, Twilite Orchestra, The Resonanz, dan Purwacaraka Music Studio, dan didukung +Jakarta, platform kolaborasi dari Pemerintah DKI Jakarta.

Menurut Presiden Direktur Ciputra Artpreneur Jakarta, Rina Ciputra Sastrawinata, Senin (18/5), pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia dan lebih dari 210 negara telah mengakibatkan dampak yang cukup fatal di berbagai sektor kehidupan, termasuk bidang seni dan budaya. Di bidang seni dan budaya ini, elemen yang terkena imbas yakni para penggiat seni, dengan melihat fakta bahwa berbagai pertunjukan seni dan budaya di Indonesia saat ini tidak digelar untuk sementara waktu. Para penggiat seni didefinisikan sebagai para kru dan pekerja harian lepas yang turut aktif mendukung kegiatan seni, budaya, dan industri kreatif di Indonesia.

“Berangkat dari keprihatinan itu, maka kami mengampanyekan kegiatan donasi sosial #BersamaBantuSesama, dengan tujuan membantu para penggiat seni melewati masa-masa sulit. Kami mewakili Ciputra Artpreneur menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang turut aktif membantu terlaksananya program ini, dan juga tak lupa kepada semua donatur yang menyumbang. Semoga semua kebaikan dan aksi mulia ini mendapat berkah dan balasan dari Tuhan,” demikian disampaikan Rina.

Program donasi sosial #BersamaBantuSesama untuk awalnya akan direalisasikan dalam bentuk penyaluran 1.000 paket kebutuhan sembako. Namun mengingat kegiatan donasi masih terus berjalan sampai sekarang, tidak menutup kemungkinan bahwa skala dan kuantitas penyaluran donasi akan bertambah.

“Beberapa hal yang perlu disampaikan bahwa donasi ini disalurkan ke penggiat seni di seluruh wilayah tanah air, tidak hanya di Jabodetabek saja. Pendataan para penerima donasi ini juga melibatkan berbagai pihak karena program ini juga merupakan sebuah kolaborasi dengan lembaga-lembaga lain yang punya kompetensi di bidang seni, budaya, dan industri kreatif,” kata Rina.

Sebagai penutup, beliau menginformasikan bahwa aksi donasi #BersamaBantuSesama masih terus berjalan sampai sekarang dan dapat dilakukan dengan sejumlah cara, antara lain melalui Virtual Account BCA atas nama Cip Art Peduli Kasih 04108 889 889 atau secara detail bisa dilihat pada akun media sosial Ciputra Artpreneur Jakarta (Instagram@artpreneur, Facebook @CiputraArtpreneur, dan Twitter @artpreneur) melalui scan QRis menggunakan akun GoPay, OVO, Dana, LinkAja dan berbagai e-wallet lainnya.

Jelang Lebaran, Tiket.com & Kemenparekraf Serahkan Bantuan Dan Bingkisan Lebaran Untuk Pekerja Harian Pariwisata

GayaKeren.idBekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Tiket.com membagikan bantuan kepada pekerja harian bidang pariwisata yang saat ini masih mengalami masa sulit karena pendapatan mereka berkurang akibat pandemi COVID-19. Bantuan ini adalah hasil dari penggalangan dana yang dilakukan tiket.com dalam kampanye tiket berbagi sembako yang diperuntukan kepada pekerja harian pariwisata yang diadakan sejak tanggal 5 Mei hingga 12 Mei 2020. Bantuan yang diberikan pada tahap ketiga ini berupa paket donasi berjumlah total 1000 paket bahan pangan untuk daerah Bali dan Yogyakarta, yang didistribusikan melalui dinas pariwisata setempat.

Kota Bali dan Yogyakarta dipilih karena kedua kota tersebut merupakan kota destinasi pariwisata yang tentunya sangat terdampak akibat pandemi COVID-19. Di kedua kota tersebut, banyak pekerja harian pariwisata yang menggantungkan penghasilannya dari sektor pariwisata. “Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban rekan-rekan kami pekerja pariwisata di Bali dan Yogyakarta dan semoga pandemi ini segera berlalu sehingga pariwisata Indonesia bisa kembali bangkit dan mereka bisa bersama-sama tiket.com kembali memajukan pariwisata Indonesia,” tutur M. Anugraha Arisha, Campaign Manager tiket.com.

Bantuan paket di daerah Bali, telah diserahkan oleh perwakilan tiket.com kepada Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau akrab disapa Cok Ace, serta Kepala Dinas Pariwisata Bali, Putu Astawa, pada Rabu, 13 Mei 2020 bertempat di Kantor Gubernur Bali. Sedangkan untuk bantuan di kota Yogyakarta telah diserahkan kepada Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta, Singgih Raharjo pada Senin, 18 Mei 2020 yang bertempat di Graha Wana Bhakti Yasa. Setelah dilakukan penyerahan, seluruh paket bantuan akan langsung didistribusikan oleh Dinas Pariwisata di masing-masing Kabupaten dan Kota Se-DIY.

Cok Ace menyampaikan rasa terima kasihnya atas kontribusi pelanggan tiket.com bersama tiket.com dalam membantu penanganan dampak COVID-19 di daerah Bali. Dibantu oleh Kepala Dinas Pariwisata Bali, Putu Astawa, Cok Ace meminta untuk mengatur penyaluran donasi agar tidak saling tumpang tindih dengan bantuan yang sudah ada. “Kami dari Dispar akan membantu mengatur untuk menyisir ranah kelompok yang belum tersentuh, karena yang termasuk pekerja pariwisata bukan semata hanya mereka yang bekerja di hotel, namun juga kelompok-kelompok lain seperti pemangku tukang banten di hotel yang termasuk terkena dampak,” ujar Astawa.

Sebagai wujud apresiasi, Cok Ace yang juga selaku Ketua PHRI Bali menyerahkan piagam penghargaan kepada manajemen tiket.com. Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta, Singgih Raharjo yang menyambut baik atas sumbangsih bantuan donasi dari pelanggan tiket.com untuk pelaku wisata terdampak di Yogyakarta.

“Kami dengan tangan terbuka menyambut baik bantuan dari pihak tiket.com. Kami akan menggandeng perwakilan asosiasi-asosiasi pelaku pariwisata, desa wisata , dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk dapat menerima sekaligus membantu penyaluran donasi ini ke 4 Kabupaten dan Kota Yogyakarta,” ujar Singgih.

Masih bekerja sama dengan Kemenparekraf, selain membagikan 1000 paket sembako untuk pekerja pariwisata di Bali dan Yogyakarta, tiket.com juga menyalurkan Bingkisan Lebaran dalam kampanye tiket.com berbagi THR kepada para pekerja medis yang sampai saat ini masih terus berjuang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan pandemi COVID-19 di Indonesia. Penyerahan bantuan ini dilakukan pada Senin, 18 Mei 2020 di Hotel MaxOne Pemuda. Hotel ini menjadi salah satu hotel yang ditunjuk oleh Kemenparekraf sebagai tempat menginap dan beristirahatnya tenaga medis yang bertugas di rumah sakit rujukan pemerintah untuk COVID-19 RS. Persahabatan Jakarta.

Metha Tri Rizka, Public Relations Manager tiket.com mengatakan, tenaga medis merupakan orang-orang yang sedang menjalankan pekerjaan yang sangat mulia. Di saat masyarakat lain bisa berkumpul dengan keluarganya saat Idul Fitri, mereka harus terus berjuang untuk tetap  memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Kami berharap bingkisan lebaran ini bisa menjadi hadiah untuk meningkatkan semangat mereka bekerja walaupun harus menahan rindu dengan keluarga di rumah. Nilai ini yang juga sesuai dengan kampanye yang sedang dilakukan tiket.com yaitu #TiketHadapiRindu,” tambah Metha.

 

Wings Serahkan Thermographic Camera Kepada Pemerintah Kota Bekasi

GayaKeren.idYayasan Wings Peduli Kasih melalui PT Prakarsa Alam Segar (PT. PAS) yang merupakan perusahaan pabrik produksi mi instan keluaran Wings Food dengan brand Mie Sedaap, hari ini menyerahkan bantuan sosial untuk kantor pemerintah kota Bekasi berupa seperangkat thermographic camera, kamera pengawas Closed Circuit Television (CCTV) berteknologi yang dapat mengukur suhu tubuh manusia dan menampilkan hasilnya secara real time. Kegiatan ini adalah wujud nyata dukungan serta tanggung jawab sosial PT PAS dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 khususnya di Kota Bekasi. Bantuan ini diterima langsung oleh Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

“Ini adalah inisiatif kami untuk mendonasikan thermographic camera kepada Kantor Pemerintah Kota Bekasi, agar orang yang keluar masuk Kantor Pemerintah Kota Bekasi dapat terpantau suhu badannya secara otomatis. Sebelumnya selama beberapa bulan ini, PT Prakarsa Alam Segar telah menggunakan teknologi ini dalam pengukuran suhu tubuh pekerja sebagai salah satu persyaratan sebelum memasuki area perusahaan. Kami memastikan bahwa seluruh karyawan dan rekan kerja mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” ujar Lembono Tjondro, Director PT Prakarsa Alam Segar.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi dalam acara serah terima di stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi hari ini, Selasa (19/5) menyampaikan apresiasinya, “Kami mengapresiasi bantuan dari Wings, khususnya PT Prakarsa Alam Segar, yang telah memberikan thermal camera untuk mengukur suhu tubuh ini ini. Semoga dengan bantuan ini dapat membantu memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia, khususnya kota Bekasi. Atas nama rakyat dan pemerintah kota Bekasi saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk direksi PT Prakarsa Alam Segar yang telah memberikan bantuan 1 unit alat pengukur suhu yang diletakkan di depan kantor Gugus Tugas penanganan COVID-19 di Kota Bekasi.”

Yayasan Wings Peduli Kasih adalah salah satu bentuk tanggung jawab Wings Group untuk mewujudkan misinya menjadi perusahaan yang peduli untuk meningkatkan kualitas dan standar hidup masyarakat Indonesia terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Yayasan Wings Peduli Kasih juga berperan aktif memberikan sumbangsih pada komunitas sosialnya. Di bidang Pendidikan, Wings berpartisipasi membangun dan merenovasi sejumlah sekolah di Indonesia. Untuk bidang kesehatan, Yayasan Wings Peduli Kasih secara berkesinambungan membantu merawat warga Jawa Timur yang menderita craniofacial (kelainan tengkorak wajah saat lahir).

“Tidak hanya mendukung pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan ini, kami juga telah menyalurkan bantuan berupa produk pangan kepada seluruh stakeholder PT PAS. Dengan demikian, kiranya seluruh bantuan sosial yang kami salurkan dapat meringankan beban masyarakat Indonesia serta pemerintah untuk bersama-sama tetap semangat melewati masa sulit ini,” tutup Lembono Tjondro.

Dampak Pandemi Covid-19 “The New Normal” dalam Sektor Industri Fashion

GayaKeren.id – Untuk menghadapi dampak pandemi terhadap industri fashion global, Indonesia Fashion Chamber (IFC) menyelenggarakan bincang-bincang melalui kanal virtual, yaitu IFC Online Talkshow dengan mengangkat tema “The New Normal for Fashion Business and Events” pada tanggal 12 Mei 2020. Diharapkan melalui talkshow ini dapat memberikan inspirasi bagi pelaku industri fashion di tanah air dalam menghadapi dan mengantisipasi selama dan pasca pandemi Covid-19.

Dalam talkshow yang dipandu oleh Ali Charisma (National Chairman IFC) sebagai Host dan Taruna K. Kusmayadi (Advisory Board IFC) sebagai Moderator ini menghadirkan dua narasumber yang berkecimpung di bidang event fashion bergengsi di Hong Kong dan Afrika. Yaitu Janice Lee asal Hong Kong sebagai Partnership Director, Commercial Strategy and Development Informa Market dan Lexy Mojo Eyes asal Nigeria sebagai CEO of Legendary Gold Limited, Organizer of Africa Fashion Reception.

Janice Lee memaparkan bahwa situasi tersebut terjadi di Hong Kong. “Belanja online merupakan solusi di masa pandemi Covid-19. Berbagai brand fashion sangat terbantu dengan menyediakan layanan belanja online. Bahkan banyak program marketing yang ditawarkan, seperti benefit return policy (barang dapat dikembalikan) dengan pengiriman gratis. Tentunya ini bagus untuk menstimulasi orang berbelanja, tapi perlu diperhatikan apakah ini akan sustainable dalam jangka panjang,” papar Janice.

“The new normal” saat ini adalah berada di rumah saja dan aktivitas yang seharusnya dilakukan di luar rumah diubah menjadi serba online. Secara naluriah, manusia adalah makhluk sosial yang tetap membutuhkan keluar rumah untuk berinteraksi langsung dengan lingkungannya. Begitu pula dalam hal belanja. Orang masih membutuhkan mencoba (fitting) baju/sepatu/makeup, menyentuh materialnya, melihat kualitasnya, sebelum membeli. Jadi, the new normal dalam berbelanja online sebenarnya cocok hanya untuk repeat product, barang yang pernah kita beli. Tapi untuk barang baru, masih perlu unsur experience dan human touch.”

Narasumber Lexy Mojo Eyes memaparkan tentang situasi yang terjadi di negerinya, Nigeria yang sekarang telah menjadi “fashion capital” di Afrika. Kemajuannya di bidang fashion telah melebihi Afrika Selatan. Namun saat ini pemerintah Nigeria belum memberi banyak dukungan bagi industri fashion untuk lebih tampil di dunia internasional, karena perhatiannya lebih banyak ke industri perfilman dan musik. Berkaitan dengan pandemi Covid-19, industri fashion di Nigeria masih berjalan sendiri, belum ada program bantuan apapun dari pemerintahnya.

Sementara itu Ali Charisma menegaskan bahwa pengembangan varian produk dengan masker, yang akan menjadi kebutuhan pokok nantinya, menjadi solusi bisnis fashion yang tepat. “Masker masih akan terus dibutuhkan. Desainer bisa membuat masker yang kreatif atau eksklusif dengan fungsi pelindung maupun sebagai aksesori fashion, seiring dengan pakaian yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat pasca pandemi Covid-19. Selain masker, desainer bisa mengembangkan dengan produk homeware (perlengkapan rumah) dan homewear (pakaian untuk di rumah) yang juga banyak dibutuhkan selama pandemi ini,” saran Ali yang mengingatkan bagi desainer tanah air untuk mengutamakan penggunaan tekstil lokal.

Pandemi Covid-19 mengakibatkan penundaan penyelenggaraan event fashion di berbagai negara, termasuk fashion week yang digelar di kota-kota pusat mode dunia. Seperti yang dipaparkan Lexy, perhelatan event Nigeria Fashion Week yang biasanya melibatkan 50-70 desainer lokal maupun internasional dan event Africa Fashion Reception di Nigeria yang melibatkan desainer dari seluruh Afrika dan didukung oleh African Union dan Unesco, untuk tahun ini harus ditunda sampai tahun depan.

Mengatasi kondisi tersebut, menurut Janice, kini telah bermunculan strategi baru seperti online sourcing platforms yang jauh lebih efisien secara biaya dan waktu bagi semua pihak. Seperti salah satu event yang sedang dipersiapkan yaitu Show Cosmoprof yang akan go digital: digital event for the beauty market. Ada pula InTouch, platform online untuk kegiatan sourcing/pencarian supplier yang sudah berjalan. Melalui platform ini, exhibitor dapat melakukan live presentation/demonstration yang disaksikan oleh buyer. Kemudian buyer dapat langsung mengirim inquiry. Penyelenggara membantu proses tersebut, seperti memfasilitasi meeting perorangan, webinars, dan lainnya. (Terlampir informasi lebih lanjut tentang InTouch).

platform format online akan terus berkembang dinamis mengikuti kebutuhkan para pelaku industri fashion. Ali Charisma menyampaikan konklusi sebagai penutup talkshow ini, “Dengan adanya the new normal, maka kita tidak akan kembali sepenuhnya pada kehidupan di masa sebelum pandemi Covid-19, termasuk dalam bisnis fashion seperti strategi pemasaran dan penjualan. Pelaku industri fashion harus siap dengan tuntutan the new normal, terutama strategi online. Kesiapan strategi online sangat penting supaya dapat survive bahkan berkembang di masa mendatang.”

BNI Syariah Berbagi Kisah Cinta Hasanah di Usia 1 Dekade

GayaKeren.id – BNI Syariah menggelar kegiatan sosial bertajuk “Kisah Cinta Hasanah” dalam rangka Milad ke-10 serentak di 76 titik lokasi di seluruh Indonesia. Acara ini bertujuan menggerakkan seluruh Insan Hasanah yaitu pegawai BNI Syariah untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Adanya pandemi COVID-19 tidak menyurutkan semangat pegawai BNI Syariah untuk tetap berbagi di jalan kebaikan.

“Alhamdulillah secara serempak, BNI Syariah menyelenggarakan Kisah Cinta Hasanah dengan mendonasikan barang yang memiliki nilai manfaat dan sesuai kebutuhan penerima. Barang yang didonasikan diserahkan langsung oleh perwakilan BNI Syariah dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan COVID-19,” ujar Abdullah Firman Wibowo.

Di wilayah Jabodetabek, kegiatan Kisah Cinta Hasanah berlangsung di Yayasan Rumah Piatu Muslimin Wisma Tuna Ganda, Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1, Panti Sosial Bina Netra Cahaya Bathin, Yayasan Umar Bin Khatab Bogor, dan Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, serta 11 lokasi lainnya di sekitar Kantor Cabang BNI Syariah di Jabodetabek.

Selain Kisah Cinta Hasanah, dalam rangka pra milad ke-10 sekaligus menyambut Bulan Ramadhan 1441 H BNI Syariah juga mengadakan kegiatan Berbagi Takjil Hasanah, yaitu kegiatan memberikan paket berbuka puasa kepada komunitas baik panti asuhan, panti sosial, panti disabilitas, maupun kawasan perkampungan kumuh atau komunitas lain yang membutuhkan. Total bantuan yang disalurkan pada kegiatan milad-10 tahun ini sebesar Rp1,3 miliar. Jenis bantuan yang diberikan sebagian besar dalam bentuk paket sembako, perlengkapan kebersihan, APD, bantuan biaya pendidikan bagi santri yang tidak mampu. Bantuan juga disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Terkait peduli corona, BNI Syariah bekerjasama dengan Dompet Dhuafa menginisiasi bantuan kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 dengan membangun fasilitas kesehatan untuk pasien Covid-19 berupa RS Container Covid-19 di RST Dompet Dhuafa, Parung, Bogor. Penggalangan dana untuk RS Container Covid-19 bersama Dompet Dhuafa dihimpun melalui platform Wakaf Hasanah BNI Syariah. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat berdonasi langsung melalui platform tersebut. Bagi nasabah tabungan BNI Syariah baik baru maupun eksisting juga dapat berpartisipasi dengan cara membuka tabungan atau top up saldo minimal Rp25 juta yang diblokir sesuai tenor program. Nasabah akan memperoleh hadiah langsung berupa wakaf untuk pembangunan project RS Container Covid-19.

Selain itu, BNI Syariah juga mempunyai program “Nabung Haji Bisa Ngaji” bekerjasama dengan Askar Kauny. Program ini memberikan benefit bagi nasabah Tabungan BNI Baitullah iB Hasanah baik penabung baru maupun eksisting dan calon jemaah haji yang mendaftarkan porsi hajinya di BNI Syariah berupa gratis belajar ngaji online seumur hidup dengan metode Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum. Diharapkan ketika tiba waktu berangkat haji nanti, nasabah BNI Syariah bisa hafal Al-Qur’an. Info lebih lengkap di http://bit.ly/NabungHajiBisaNgajiBNIS. Bagi nasabah yang sedang mencari hunian yang nyaman, BNI Syariah menawarkan program Tunjuk Rumah dengan memberikan harga spesial kepada karyawan BUMN, ASN, Regulator (BI, KPK, OJK), dokter, karyawan perusahaan swasta nasional/ multinasional, karyawan swasta lokal, nasabah referal dari developer rekanan BNI Syariah, maupun karyawan korporasi.

Abdullah Firman berharap BNI Syariah mampu memberikan perbaikan di seluruh aspek baik spiritual, bisnis, dan layanan. Hal ini pada akhirnya yang akan membawa peluang-peluang baru dan manfaat yang optimal bagi segenap stakeholder dan shareholders BNI Syariah