Mencuci Rambut Adalah Wajib. Seberapa Seringkah Harus Mencuci Rambut ?

 

GayaKeren.id – Rambut adalah sebuah mahkota yang diberikan sebagai anugerah dari Yang Maha Kuasa oleh semua manusia tanpa terkecuali. Dengan itu kita harus menjaga mahkota ini dengan merawatnya agar tidak rusak terutama wanita. Tapi mungkin diantara Anda ada yang belum tahu kebiasaan mencuci rambut yang ternyata salah.

Mencuci rambut memang hal yang wajib karena setelah aktifitas yang kita lakukan seharian kulit kepala kita akan secara alami mengeluarkan minyak atau yang biasa disebut sebum tidak hanya itu jika tidak keramas rambut akan kotor, lepek dan terkadang menimbulkan bau yang tidak sedap.

Tapi apakah mencuci rambut setiap hari itu baik? Jadi sebenarnya berapa kali seminggu yang dianjurkan untuk mencuci rambut? Menurut beberapa pakar tata rambut “Keramas minimal 2-3 hari dalam seminggu saja sudah cukup karena jika terlalu sering keramas sama dengan merusak rambut dan juga membuat rambut jadi kering dan bercabang yang disebabkan oleh bahan kimia dalam sampo”.

Seberapa sering yang dianjurkan dalam mencuci rambut sebenarnya berbeda-beda setiap orang tergantung tipe kulit rambut masing-masing karena mencuci rambut di kulit kepala yang berminyak akan lebih sering. Seberapa sering Anda mencuci rambut harus didasarkan pada berapa banyak minyak yang dihasilkan kulit kepala Anda. Jika kulit kepala Anda berminyak, Anda mungkin perlu mencucinya sesering sehari sekali. Jika Anda memiliki rambut yang sering terkena bahan kimia jadi rambut Anda mungkin lebih kering, jadi Anda tidak disarankan mencuci rambut setiap hari mungkin bisa 2 kali saja dalam seminggu.

Jadi mengenali tipe kulit rambut adalah hal yang penting untuk menentukan perawatan apa yang akan kita lakukan terhadap rambut kita masing-masing jangan sampai salah perawatan karena rambut adalah salah satu aset mulai sekarang rawatlah rambut Anda agar tetap indah dan berkilau.

 

 

Modest Fashion dan Barometer Fashion Indonesia

 

GayaKeren.id – Indonesia berpeluang menjadi barometer dalam modest fashion atau fesyen santun, namun harus terus memiliki ide kreatif dan memperkuat riset pasar.

Apalagi, Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi umat muslim yang besar. Tak ayal, kebutuhan untuk busana santun dilihat sebagai peluang bisnis.

Data Indonesia Fashion Chamber menyebut bahwa mayoritas dari 200 pelaku usaha fesyen yang tergabung menggarap busana produk pakaian santun.

 Global Islamic Economy memprediksi nilai pasar busana santun dunia pada 2020 akan mencapai US$327 miliar. State of the Global Islamic Economies juga memprediksi industri halal dunia akan tumbuh melebihi US$1 triliun.

Perancang busana Tuty Adib mengatakan Indonesia harus terus memiliki ide kreatif dan memperkuat riset pasar untuk bisa jadi barometer dunia dalam tren busana santun. Menurutnya, beberapa negara cenderung memilih pakaian yang ready to wear dan ringan, sesuai dengan karakter kesibukan masing-masing.

Sementara itu dari sisi warna kain, warna sesuai warna kulit menjadi salah satu pertimbangan. Salah satu contoh, untuk orang-orang yang berkulit hitam cenderung memilih warna yang bisa memaksimalkan eksotisme kulitnya.

“Jadi ada yang suka warna pastel dan mungkin ada juga yang enggak suka sama model yang sangat Indonesia, jadi kayak warna-warna nude juga ada,” ujarnya.

Sementara itu, untuk negara-negara dengan empat musim, bahan-bahan seperti katun atau viscose kerap menjadi pilihan. Pada intinya, katanya, riset mendalam menurutnya menjadi hal yang sangat penting.

“Asia mungkin senang detail, tapi seperti orang Eropa, Amerika, mungkin tidak begitu suka yang detail. Tidak bisa generalisasi. Kita mau bidik negara mana, harus kita pelajari,” tegasnya.

Potensi busana sopan dan tertutup semakin tinggi untuk pasar global. Bahkan tidak hanya untuk kaum muslim, atau wanita dengan hijab, modest fesyen diharapkan dapat menjadi tren bagi pasar yang lebih luas.

Chief Creative Officer EBW World Wide Stevy Giani Sela mengklaim angka pembelanjaan untuk modest fashion di seluruh dunia cukup besar, mencapai 11% dari total sekitar US$ 258 milliar belanja fesyen. Menurut Stevy karakter modest fashion sendiri masih berbeda-beda di setiap negara. Misalnya di Indonesia, modest fashion seringkali digambarkan sebagai koleksi baju muslim yang seringkali memiliki detail baju yang berangkap, tebal, dan ciri khas lainnya.

Adapun di negara yang penduduknya bukan mayoritas muslim, misalnya Inggris,modest fashion cenderung lebih sederhana. “Bahkan kemeja longgar yang dipadukan dengan bawahan seperti celana atau rok saja sudah bisa masuk ke kategori modest fashion,” katanya.

Dia mengatakan melalui beberapa ajang modest fashion week dengan pasar yang berbeda di setiap negara, diharapkan bisa memersatukan semuanya serta saling membangun jejaring untuk meningkatkan bisnis. “Kami berharap lewat satu platform semuanya jadi satu. Jadi kalau kita pusatkan semuanya, trennya bisa diketahui,” ujar Stevy.

Dilihat dari berbagai tempat, misalnya Paris memiliki haute couture sebagai simbol industri fesyen, Amerika Serikat dengan sport wear-nya, Tokyo dengan budaya kontemporernya, dan Milan dengan budaya fashion-nya. Bagaimana dengan Indonesia?

Presiden Indonesia Fashion Chamber (IFC) Ali Kharisma mengatakan sebenarnya Indonesia tidak memiliki banyak pilihan. “Salah satu tempat yang masih kosong dan bisa kita usung adalah busana muslim,” kata Ali.

Dia mengatakan apabila ditelisik dari segi pangsa pasar, Ali menyebut industri fesyen muslim Indonesia relatif menawarkan ragam konsep dan gaya berpakaian bagi seluruh pasar muslim di dunia. “Pangsa pasarnya Indonesia cocok dengan pangsa pasar seluruh dunia karena cara berpakaian sangat beragam. Cocok dengan Timur Tengah, cocok dengan muslim Amerika Serikat, Eropa, Turki, bahkan Asia,” lanjutnya.

Bahkan, untuk mendukung iklim usaha bisnis fesyem muslim, lanjutnya, Presiden Joko Widodo sudah telah menginstruksikan untuk segera membentuk forum internasional yang dapat mempertemukan antara pelaku bisnis fesyen muslim Indonesia dengan mancanegara.

 

 

Gaya Busana Putri Diana Yang Jadi Inspirasi

GayaKeren.id – Jauh sebelum Kate Middleton dan Meghan Markel menjadi ikon fashion kerajaan, Putri Diana yang merupakan mertua dari keduanya telah lebih dulu dikenal modis dalam berbusana. Menjadi bagian dari anggota kerajaan, Diana tak jarang terlihat tampil dengan gaya kasual.

Di sisi lain, dia juga selalu merasa nyaman dalam balutan gaun-gaun indah. Diana senang memberi dukungan terhadap para desainer Inggris dan tidak takut untuk mengambil beberapa risiko dengan gayanya. Diana sering sekali terlihat memakai busana dengan warna-warna cerah.

Meski demikian, menurut catatan Vogue, Diana tidak pernah mengikuti tren. Dia selalu menyesuaikan pilihan busananya dengan protokol kerajaan namun tetap dipadukan dengan selera pribadinya, dilansir dari Huffington Post.

Tidak jarang gaya berbusana Diana ditiru oleh banyak orang saat itu bahkan hingga saat ini. Berikut tiga tampilan vintage ala Diana yang bisa Anda padu padankan sendiri di rumah.

 The Little Blue Dress

Putri Diana mengenakan gaun biru ini saat berkunjung ke Royal Albert Hall London untuk menonton pertunjukan “Swan Lake” oleh Ballet Nasional Inggris pada 1997. Gaun ini memiliki siluet klasik yang tak lekang oleh waktu dengan warnanya yang ringan dan menyenangkan. Gaun yang sempurna ini menjadi semakin cantik karena dipadukan dengan sepatu tumit slingback yang kembali populer di tahun ini.

 Celana Gingham

Gingham adalah tren lain yang telah teruji oleh waktu, membuatnya terasa abadi dan modern sekaligus. Untuk tampilan keren ini, Diana memadukan celana motif kotak-kotak merah dan putih klasik dengan sweter merah. Diana menyempunakan penampilannya ini dengan flat shoes berwarna putih.

 The All-White Ensemble

Diana tampak percaya diri dengan blazer berwarna hijau lumut yang dipadukan sweater turtleneck berwarna broken white. Penampilan musim panas ini kian sempurna dengan skinny jeans berwarna senada dengan swetaer. Diana mengenakan pakaian ini saat sedang berbelanja di London pada 1994.

 

 

Manfaat Aloe Vera Untuk Kecantikan

 

GayaKeren.id – Beberapa bulan belakangan ini, produk kecantikan yang berasal dari lidah buaya atau aloe vera, memang tengah booming. Tak hanya untuk kecantikan saja, ternyata aloe vera sudah sejak dulu digunakan untuk mengobati segala macam penyakit seperti sembelit dan diabetes. Hal ini dikarenakan aloe vera mengandung 96% air, beberapa senyawa organik dan anorganik, beberapa jenis protein yang mengandung 18 dari 20 asam amino yang ditemukan dalam tubuh, dan terakhir adanya Vitamin A, B, C dan E. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat aloe vera dalam bidang kecantikan, berikut ini ulasannya.

Manfaat Aloe Vera dalam Bidang Kecantikan

  1. Mengobati Wajah Berjerawat

Lidah buaya atau aloe vera memiliki sifat antibakteri yang sangat membantu mengobati berjerawat, mengurangi kemerahan, dan mengurangi rasa gatal pada wajah yang disebabkan jerawat tersebut. Selain itu, kandungan saponin pada aloe vera juga mampu membunuh bakteri penyebab jerawat. Tak hanya itu, pemakaian aloe vera pada wajah yang berjerawat juga dapat mengurangi minyak, menyumbat pori-pori, memperkaya nutrisi, dan mampu meregenerasi kulit wajah sehingga dapat menghilangkan bekas jerawat serta membuat wajah Anda terlihat lebih cerah. Wow!

  1. Mencegah Rambut dari Ketombe

Untuk Anda yang bermasalah dengan ketombe, nampaknya aloe vera bisa mengatasi hal tersebut. Aloe vera mengandung enzim proteolitik yang mampu memperbaiki sel-sel kulit mati di kulit kepala serta berfungsi sebagai kondisioner bagus yang dapat membuat rambut Anda halus dan berkilau. Selain itu, aloe vera juga dapat mencegah gatal pada kulit kepala dan mengurangi ketombe. Beberapa pakar juga menyebutkan bahwa aloe vera memiliki manfaat yang sama dengan keratin, yakni mampu meremajakan rambut dengan nutrisi sendiri, memberikan lebih banyak elastisitas dan mencegah kerusakan.

  1. Merilekskan Wajah

Tinggal di negara yang cukup terkenal akan banyaknya polusi udara seperti Indonesia ini, memang terkadang membuat kulit wajah sering merasa stres sehingga menimbulkan jerawat. Selain polusi, teriknya matahari juga menjadi salah satu penyebab kulit wajah kemerahan. Nah untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa menggunakan aloe vera yang terlebih dahulu di letakkan dalam freezer. Setelah membeku, Anda bisa usapkan aloe vera tersebut untuk menenangkan kondisi wajah yang kemerahan hingga si aloe vera tersebut mencair.

  1. Pembersih Make Up

Lidah buaya juga bisa digunakan untuk membersihkan riasan pada wajah tanpa membuat wajah Anda menjadi kering. Dengan menggunakan aloe vera sebagai pembersih make up, maka hal tersebut setidaknya mengurangi penggunaan bahan kimia yang diaplikasikan pada wajah. Caranya adalah, cukup tuangkan beberapa tetes gel lidah buaya ke dalam bola kapas dan bersihkan.

 

 

Merasakan Sensasi Es Krim UniCornetto Yang Unik dan Magical

 

Gayakeren.id – Cornetto meluncurkan cemilan baru Jumat (26/10/2018) yang dapat dinikmati saat PDKT yaitu es krim UniCornetto, yang terinspirasi dari magical Unicorn yang sedang happening di kalangan anak muda, karena karakternya yang unik.

“Cornetto terus berinovasi untuk menghadirkan produk baru yang terinspirasi dari tren saat ini. Untuk tahun ini, UniCornetto hadir lewat Cornetto Pop Fest, yang mengajak Cornetto Lovers untuk bertemu langsung dengan musisi, artis dan youtuber idola mereka. Remaja, cinta dan musik, itulah tema kami angkat dalam Cornetto Pop Fest. Saat remaja sedang jatuh cinta, semua momen PDKT pasti terasa indah, dan musik menjadi bagian dari perjalanan cinta itu..” Imbuh Stella Tika Lestari selaku Senior Brand Manager Kids and Category Initiative Champion Unilever Indonesia.

 

Perpaduan es krim dan marshmallow yang lembut, cotton candy yang creamy, serta topping choco rice crispy-nya dengan aneka warna, menjadikan UniCornetto punya rasa yang unik dan magical.

Gayakeren.id ikut mencicipi sensasi UniCornetto ini, cone wafer-nya yang berwarna pink memiliki tekstur yang crunchy dengan ujung coklat yang renyah dan mengugah rasa, sampai tak terasa terik matahari disiang hari itu sangat menyengat tubuh, luar biasa es krim ini!

Tidak perlu menguras kocek Anda untuk bisa merasakan uniknya es krim ini, sensasi UniCornetto yang tak terlupakan cuma Rp. 9.500. Yummy!

 

 

Mahasiswa BINUS Bawa Batik Lasem Ke Panggung Jakarta Fashion Week 2019

 

GayaKeren.id – Mahasiswa BINUS Northumbria School of Design turut meramaikan pagelaran JFW 2019 dengan koleksi ready-to wear-nya. Pada koleksi ini, mereka mengambil tema yang terinspirasi dari motif batik kota Lasem, Jawa Tengah. Mereka mengusung tema “The Untold Story: Lasem Revealed” melalui enam koleksi, yaitu ARKA, OEMNJA, VOD, HANYUTAN, ALLAWN, dan RECKO.

Lasem, merupakan sebuah kota kecil di daerah Rembang, Jawa Tengah. Dikenal dengan sebutan “Little China”, karena pada zaman dahulu Lasem merupakan tempat pertama masyarakat Tionghoa tiba di pulau Jawa. Selain itu, fakta unik lainnya bahwa Lasem juga diketahui sebagai kota para santri dan kota pelajar. Akibat mix dari berbagai kebudayaan tersebut muncul berbagai ciri khas yang memiliki nilai filosofis seperti yang ada pada batik Lasem.

 

ALLAWN

Designer: Chelvia Monica Febriana & Katarina Laurensia

Koleksi Allawn terinspirasi oleh akulturasi perkembangan budaya Tiongkok dan Islam di Lasem. Oleh karena itu, pada koleksi S/S19 terdapat pakaian sederhana dengan siluet budaya Tiongkok  yang disampaikan sesuai dengan  karakteristik Allawn, yaitu playful and colorful. Teknik bordir dan penggunaan syal juga terinspirasi oleh kota Lasem itu sendiri.

Nama Allawn juga berasal dari bahasa Arab, yang berarti warna. Oleh karena itu, brand ini menunjukkan vibe yang menyenangkan melalui pakaian warna-warni ditambah dengan sentuhan bordir dan sablon.

VOD

Designer: Christine Santosa & Sharon Zefania T

VOD merupakan kata Belanda yang berarti rusak atau ditambal. Mereka mengumpulkan warisan Indonesia dan memperdalam lagi dari akar-akarnya. Kemudian hal tersebut tentunya dikembangkan saat pembuatan koleksi.

Koleksi pertama ini terinspirasi oleh kecamatan yang terlupakan di Jawa Tengah yang disebut Lasem. Namun, koleksi ini fokus pada sejarah arsitektur dan gaya hidup mereka. Pada koleksi ini, digunakan warna dominan hitam, kuning, abu-abu, dan juga putih dengan siluet yang deskontruktif.

HANYUTAN

Designer: Nabila Kaulika & Cynthia Halim

Koleksi yang didasarkan pada mix culture antara native Indonesian dan Chinese-Indonesian heritage. Adanya begitu banyak kebencian terhadap setiap budaya, yang menciptakan peperangan antara keduanya.

Tujuan dari koleksi ini adalah untuk mempromosikan gagasan perdamaian dan kebebasan berekspresi melalui pengaruh budaya punk. Menunjukkan bahwa kita dapat mewarisi suatu adaptasi kedua budaya tanpa perang, atau kekerasan, atau diskriminasi lain. Oleh karena itu, digunakan warna-warna dark dan berani seperti hitam, merah, maroon, dan material seperti kulit serta lace yang menonjolkan karakteristik dari peperangan dan perbedaan tersebut.

RECKO

Designer: Anya Annastasya & Sintia Agustine

Koleksi ini menunjukkan bahwa merekonstruksi pakaian dapat membuatnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Saat ini, denim digunakan pada begitu banyak jenis pakaian dan dikenal terlihat lebih baik bahkan setelah dipakai selama beberapa tahun. Ada banyak teknik yang bisa dilakukan untuk kain denim dan juga bisa digunakan untuk membuat tambalan.

Pada kesempatan ini, mereka ingin membuktikan bahwa suatu hal yang kecil sekalipun dapat menjadi bagian dari sesuatu yang besar. Seperti orang-orang Lasem dan kreativitasnya, yang dilihat melalui seni batik mereka dan kemampuan untuk menggunakan kain yang terbuang, lalu dibuat menjadi suatu barang yang bermanfaat.

OEMNJA

Designer : Ivy Pang & Devona Cools

Merupakan singkatan dari “Oemah Njonja”, istilah Jawa untuk “The Home of a Lady”. Merek ini menonjolkan sejarah Lasem sebagai penghargaan untuk semua wanita yang telah menjalani hidup mereka yang tertindas dan telah melalui perjalanan yang sulit.

Koleksi ini menampilkan siluet feminin, warna-warna indah yang dipadukan dengan twist yang menyenangkan.

ARKA

Designer : Ginza Setiawan & Karin Wijaya

Koleksi ini menggambarkan sekitar kota Lasem yang indah dengan akulturasi antara pengaruh Jawa dan China, juga menyoroti batik dengan warna merah yang berbeda, harmoni, rasa hormat dan cinta untuk warisan mereka yang dibagi di antara masyarakat setempat.

 

 

Usung Wear Your Oriental, Sayee – Brand Modest asal Korea Luncurkan Koleksi Keduanya Dalam Gelaran Jakarta Fashion Week 2019

 

GayaKeren.id – Brand Modest Fashion asal Korea, Sayee, meluncurkan koleksi keduanya bertajuk ‘Wear Your Oriental’, sebuah inspirasi dari Hanbok sebagai pakaian tradisional asal Korea yang tercermin dalam modest fashionnya dengan siluet yang kuat.

Sayee membawa prinsip modest fashion untuk mengkomunikasikan kepercayaan diri dan ketrampilan seorang wanita dengan gaya Hanbok Korea Populer sebagai pakaian yang memberikan penutup penuh dengan garis-garis kuat yang tersorot dalam karakter diri yang kuat dari pemakainya.

“Rangkaian koleksi kedua kami ini sebagai bentuk transformasi Hanbok Korea  sebagai fashion statement  untuk para wanita di Korea dimulai dari ide orisinal tentang kesederhanaan dan kesopanan dalam budaya yang berbeda melalui gaya Cheol-Lik yang kuat menjadi elemen utama untuk koleksi Sayee yang merepresentasikan rasa percaya diri,” kata Joon Woon Baek, Sayee Director.

Hanbok bergaya modern ini hadir dengan warna earthy-tone seperti burnt orange, tangerine, mustard dan greyish green yang memiliki struktur feminin dengan siluet yang kuat dan menggunakan kombinasi modern modest dan urban yang menonjolkan sebuah karakter estetika personal untuk meningkatkan suasana hati.

Sayee Brand Director, Seira Meutia, menjelaskan bahwa Sayee sebagai gaya Hanbok modern mudah di mix and match, yang bisa dikenakan dengan outerwear panjang yang dipasangkan dengan denim sebagai gaya klasik yang stand out dengan pengembangan pola hijab modern dengan contemporary oriental art sebagai ekspresi self discovery yang ditekankan dalam koleksi berwarna tegas.

Sayee yang turut berperan dalam perhelatan Jakarta Fashion Week ingin mempertegas komitmennya di pasar Indonesia sekaligus untuk menginspirasi wanita Asia untuk saling memberdayakan dan menyampaikan pesan dalam membangun penghargaan diri bagi para wanita.

 

 

Simple Elegance WomansWear Spring-Summer 2019 Di Karya Terbaru Samuel Humspain

 

GayaKeren.id – Designer Muda Bertalenta Indonesia Samuel Humspain kembali menggelar koleksi terbarunya, Rabu (10/10/2018) di Harlequin Bistro, Kemang, Jakarta Selatan.

Kesempatan untuk menampilkan hasil karyanya sudah dilakukan dibeberapa ajang Fashion Show di Indonesia seperti di Indonesia Fashion Week dan di manca negara. Dunia yang sudah digelutinya sejak tahun 2011 memberikan inspirasi untuk selalu berkarya terus dalam menciptakan kreasi baru di dunia mode di Indonesia.

Kali ini kembali desainer Samuel Humspain memperkenalkan busana wanita ready to wear terbarunya untuk spring /summer 2019 dengan tema “Simple Elegan” yang didominasi warna-warna pastel soft dengan potongan yang lebih feminim namun elegance dan bisa dipadupadankan dengan aksesoris yang sesuai dengan keinginan pemakainya.

“Untuk pagelaran malam ini, saya perkenalkan kali ini untuk Spring/Summer 2019. Busana wanita ready to wear yang simple dan elegan dengan warna-warna didominasi warna pastel yang dikombinasi dengan dengan brokat dan tile. Busana ini bisa dipakai dalam sehari-hari juga bisa dipakai untuk segala acara seperti pesta dan aktivitas sehari-hari yang casual lainnya,” ujar Samuel Humspain dalam wawancara dengan awak media.

Menampilkan 28 busana look ready to wear, Samuel Humspain pada gelaran fashion show kali ini dengan menggandeng Absolute Newyork untuk riasan wajah 10 orang modelnya.

Semua busana Samuel Humspain yang dipamerkan ini menjadi koleksi karya trend keluaran sendiri di tahun ini dengan harapan bisa semakin dikenal dan menjadi inspirasi bagi anak muda milenial untuk bisa berkarya meski “out of the box” seperti dirinya yang belajar secara otodidak

 

 

Cara Pakai Foundation Yang Tepat Untuk Kulit Berminyak

 

GayaKeren.id – Kulit berminyak adalah salah satu masalah menjengkelkan bagi para wanita. Mengapa? Salah satunya adalah karena makeup jadi cepat luntur. Itu berarti kita yang wajahnya berminyak harus pintar-pintar mencari cara supaya makeup bisa tahan lama.

Nah, salah satu makeup yang wajib dipakai sehari-hari adalah foundation. Bagaimana caranya membuat foundation tahan lama meskipun kulit kita berminyak? Begini tips-tipsnya.

Langkah 1: Pelembab

Mulailah harimu dengan memakai pelembab ringan yang akan menjaga kulitmu tetap lembab sepanjang hari. Dengan begitu, foundation yang kamu pakai akan tetap menempel sehingga lebih tahan lama.

Langkah 2: Primer

Jika kamu berencana untuk memakai foundation sepanjang hari, pastikan kamu memakai primer yang nantinya akan menjadi pemisah antara kulit dan makeup kamu. Untuk lebih menghemat waktu dan tenaga, cukup pakai primer di daerah T dan bagian-bagian lain yang rentan terkena jerawat.

Langkah 3: Foundation

Untuk penggunaan di siang hari, kamu sebaiknya memakai foundation dengan coverage ringan yang hasilnya semi matte supaya tampilan tidak cakey. Gunakan blending sponge agar foundie-nya menyatu dengan sempurna.

Langkah 4: Concealer

Untuk menghindari pemakaian concealer yang berlebihan, kamu wajib mengaplikasikannya setelah pakai foundie. Gunakan concealer hanya jika kantung mata atau noda yang ingin kamu sembunyikan tidak bisa tertutupi foundation.

Langkah 5: Bedak

Gunakan bedak secukupnya padai daerah T agar produksi minyak tidak berlebih. Untuk tampilan sehari-hari, bedak tidak perlu diaplikasikan di seluruh bagian wajah, terutama jika kamu sudah memakai foundation matte.

Bonus tips : Di siang hari, jika kamu merasa wajahmu berminyak, tidak perlu touchup, cukup gunakan tissue untuk menyerap minyak berlebih dengan cara ditepuk-tepukkan ke muka.

 

 

Blibli.com Perkenalkan Sahabat Ibu Pintar, Komunitas Ibu Di Era Digital

 

GayaKeren.id Bertepatan pada Hari Komunitas Nasional, Blibli.com, e-commerce yang memberikan solusi gaya hidup masyarakat modern, meluncurkan  terbentuknya komunitas Sahabat Ibu Pintar yang merangkul seluruh ibu di Indonesia. Komunitas Sahabat Ibu Pintar ini diharapkan hadir sebagai solusi bagi para ibu dan calon ibu di seluruh Indonesia dalam menghadapi tantangan dan kebutuhan mereka di era digital yang tidak dapat dihindari lagi.

I Gusti Ayu Fadjar, selaku Senior Vice President Marketing Blibli.com, mengungkapkan bahwa, “Blibli.com memahami pentingnya peran komunitas yang tepat bagi para Ibu. Menyikapi itu, kami meluncurkan Sahabat Ibu Pintar yang merupakan komunitas perempuan khususnya bagi para ibu yang bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman, senang berkolaborasi dan berbagi informasi akan solusi pintar dalam  parenting dan gaya hidup modern, dan percaya bahwa informasi yang diberikan tidak hanya berdasarkan opini, namun ada landasan fakta maupun data yang diperkuat dari ahli dan sumber yang bisa dipertanggungjawabkan. Karakteristik komunitas Sahabat Ibu Pintar inilah membedakan dengan komunitas yang lain.” pungkasnya.

Nadya Pramesrani, M.Psi., Psi, psikolog keluarga dan pernikahan dari Rumah Dandelion menambahkan, “Manusia sebagai makhluk sosial secara alami pasti akan berkelompok atas dasar kedekatan secara fisik (proximity) maupun kesamaan (similarity). Interaksi yang terjadi dalam kelompok tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar seseorang dalam mengatasi permasalahan sehari-hari. Namun karena dasarnya adalah pengalaman individu, belum tentu apa yang berhasil diterapkan oleh satu orang, berhasil juga diterapkan orang lain,” kata Nadya. Oleh karena itu, menurut Nadya, di era digital perlu pintar dalam memilih komunitas agar informasi yang diterima bukan sekadar dari opini dan pengalaman ibu-ibu lain. Tapi juga solusi yang didasari penelitian dari ahlinya.”

Lebih lanjut, Kamidia Radisti seorang ibu yang dikenal sebagai presenter dan juga penggiat olahraga menyambut positif terbentuknya komunitas Sahabat Ibu Pintar. “Akhirnya kini hadir komunitas yang sesuai dengan kebutuhan para ibu. Terus terang sebagai ibu, saya ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga dengan rajin mencari-cari solusi pintar via internet seputar parenting, seperti tips pola asuh, perkembangan psikologi anak dan cara terbaik untuk merawat kesehatan anak.  Namun, kadangkala timbul kekhawatiran apa tips tersebut cocok diterapkan bagi keluarga saya atau bisa dipertanggungjawabkan.”

Pendapat Disti ini senada dengan hasil survei terhadap pelanggan Blibli.com, menyebutkan membaca artikel informasi terkait ibu dan anak di internet menjadi sumber informasi terbesar bagi para Ibu (84,55%), diikuti referensi dari membaca buku parenting (40%), disusul menonton acara TV yang membahas mengenai ibu & anak (35,45%). Namun di sisi lain, hasil survei menyebutkan bahwa berbagi pengalaman dengan para ibu lainnya menjadi ketertarikan utama ikut komunitas (sebanyak 73,64% responden), disusul keinginan memperoleh pendapat dari para ahli (72,73%) dan konten/tips informatif (66,36%).[*]

Hasil survei ini dan keraguan Disti ditanggapi Nadya dengan menyarankan pentingnya bergabung dengan online support system seperti komunitas yang tepat[†]. Dengan bergabung di Komunitas Sahabat Ibu Pintar, para ibu memperoleh one stop solution yaitu anti hoax content dengan menggandeng Rumah Dandelion sebagai mitra ahli. Untuk memenuhi kebutuhan solusi gaya hidup keluarga modern, para ibu pun menjadi orang pertama yang mengetahui update informasi produk terbaru terkait parenting products dan program loyalty yang menguntungkan.

Sebagai anggota dari Komunitas Sahabat Ibu Pintar, Disti berharap bahwa komunitas yang diluncurkan Blibli.com ini dapat menjadi wadah yang tepat untuk berkolaborasi  baik itu online maupun offline serta memperluas networking dengan ibu-ibu pintar seluruh Indonesia.

Untuk bergabung Sahabat Ibu Pintar dapat mendaftar di website  sahabatibupintar.com. Peserta yang bergabung akan diseleksi dan yang terpilih akan diberitahukan melalui email dan social media untuk bisa mendapatkan benefit dan mengikuti rangkaian kegiatan sahabat ibu pintar. “Selain konten informatif yang dihadirkan di platform online, kedepannya Komunitas Sahabat Ibu Pintar akan mengadakan rangkaian aktivasi offline seperti kolaborasi para ibu, kelas edukasi dan workshop, kunjungan bersama ibu pintar, hingga education trip bersama para ibu. Yuk, gabung Sahabat Ibu Pintar untuk berbagi informasi dan inspirasi!” tutup Ayu dengan optimis.