Laksana Memperkenalkan Legacy SR2 Double Decker

 

GayaKeren.id – LAKSANA BUS didirikan pada tahun 1967 oleh Bapak Yusuf Arman dan mengawalinya dengan memproduksi bengkel mesin otomotif, kemudian di tahun 1977 LAKSANA melebarkan sayap dengan mendirikan divisi manufaktur body otomotif yang ditandai dengan lahirnya minivan pertama, Mitsubishi T-120. Hingga 2017 LAKSANA telah berekspansi sehingga mampu memproduksi 1200 bus per tahun untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri. Sejak berdiri, Laksana terus berevolusi dan berinovasi untuk memberikan hasil terbaik bagi para konsumen. Dan kini Laksana telah menjadi karoseri bus yang modern yang dilengkapi dengan permesinan dan sistem yang canggih dengan standard tinggi di mana setiap proses produksi telah dilengkapi permesinan berbasis komputer untuk memastikan tingginya kualitas dan juga tingkat keamanan dari setiap produk Laksana.

Sejak dua tahun terakhir ini, kami Laksana terus berevolusi, meningkatkan standard kualitas produk kami dimulai dari desain orisinil karya asli bangsa Indonesia, tingginya standard keamanan yang kami terapkan pada setiap produk yang kami keluarkan serta penggunan mesin dan komputer canggih untuk menghasilkan produk dengan kualitas tinggi. Hal ini ditandai dengan telah diluncurkannya Legacy Sky SR2, Tourista, Discovery, Cityline 2 Low Entry yang digunakan pada Transjakarta dan Suroboyobus serta Cityline 2 Maxi.” ujar Stefan Arman, Direktur Teknik Laksana Bus.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar luar negeri, Laksana telah mengekspor unit ke Fiji, dan dalam proses memproduksi bus untuk Bangladesh, dan terus mencari pasar potensial luar negeri lainnya. Selain itu sebagai salah satu bukti keseriusan Laksana dalam menerapkan standard keamanan yang tinggi pada setiap bus produksinya, awal tahun ini, pada Mei 2018 Laksana menerapkan uji guling bus pertama di Indonesia. Selain itu Laksana juga terus melakukan optimalisasi dengan struktur bus sehingga berat bus dapat menjadi lebih ringan.

Tidak hanya meluncurkan produk baru, Laksana juga melakukan update pada Legacy Sky SR2 HD dan XHD Prime. Kedua produk tersebut telah dilakukan beberapa peningkatan seperti diaplikasikannya Optimized Structure, kemudian diaplikasikannya improved design structure untuk uji guling, dan juga penambahan fitur-fitur bus sehingga memberikan tampilan yang lebih elegan dari versi sebelumnya.

Pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018 (GIIAS 2018) beberapa waktu lalu, Laksana ikut ambil bagian dan memperkenalkan secara resmi produk terbaru yaitu Legacy SR2 Double Decker yang memiliki banyak keunggulan dibandingkan produk lain di kelasnya. Legacy SR2 Double Decker hadir dengan desain terbaik di kelasnya, baik eksterior maupun interior.

Desain eksterior dari bus ini masih menggunakan bahasa desain yang telah digunakan pada beberapa produk Laksana lainnya. Penambahan ornamen-ornamen dengan chrome Legacy SR2 Double Decker ini memiliki kesan elegan dan mewah pada tampilan depan. Ornament berbentuk L yang modern dan merupakan bentukan logo LAKSANA. Ornamen aluminium extrusi atas samping juga telah dilengkapi dengan lampu LED biru sehinga memberikan kesan yang modern baik dari dekat maupun dari jauh. Desain interior trap tangga yang menggunakan bahan komposit cetak sehingga terlihat rapi dan elegan dan juga yang merupakan pertama di Indonesia. Tidak hanya dibekali dengan design yang menarik, Legacy SR2 Double Decker juga dilengkapi dengan teknologi terbaru yaitu optimized structure design yang menggunakan bahan-bahan komposite yang ringan yang diletakan pada area-area yang tepat sehingga menurunkan titik gravitasi kendaraan yang membuat bus menjadi lebih stabil.

“Sejalan dengan perkembangan infrastruktur di Indonesia, diharapkan bus Legacy SR2 Double Decker ini dapat menjadi moda transportasi yang diandalkan.” Tutup Stefan Arman.

 

 

Ini Tampilan Menggoda Suzuki Jimny 2018

 

GayaKeren.id – Sekitar lebih dari satu bulan gambar Suzuki Jimny terbaru muncul di media online, ilustrator IAB Shoeb Kalania berhasil menyempurnakan bentuknya. Rendering gambar yang dilakukannya membuat Suzuki Jimny 2018 ini tampak dengan bentuk nyata dengan beragam pilihan warna.

Tema neo retro mutlak tertanam pada Suzuki Jimny 2018, boxy berbaur dengan sentuhan garis-garis modern. Beberapa pengamat mengatakan bahwa tampilan ini terinspirasi oleh gabungan antara Mercedes-Benz G-Class dan Ford Bronco Concept yang muncul pada tahun 2004.

Secara umum ada kesamaan antara generasi terbaru dengan sebelumnya. Seperti terlihat pada proporsi dimensi dari mini SUV 3 pintu ini, namun kini bentuk lengkung panel bodi seakan sirna berganti dengan sudut yang lebih tajam dan meruncing. Secara umum Anda akan mendapatkan bahwa mobil ini lebih kotak.

Anda juga masih mendapatkan kisi-kisi grill radiator 5 kisi sejajar dengan logo “S” di bagian tengah. Berpadu dengan headlamp bulat klasik plus lapu sein dan foglamp.

Tampilan Suzuki Jimny 2018 selanjutnya dilengkapi dengan lengkungan fender hitam tepat di atas rumah 4 roda. Lingkar roda sendiri memiliki desain sederhana 5 palang ganda namun membuat tampilan menjadi lebih kokoh.

Selanjutnya dikabarkan bahwa di balik bonnet bersemayam mesin 1.0 liter turbo. Mesin yang juga digunakan pada Suzuki Baleno memiliki tenaga 110 hp berpadu dengan sistem penggerak all-wheel drive.

Suzuki sendiri memastikan bahwa Suzuki Jimny 2018 bakal menjadi salah satu magnet pada booth mereka di Tokyo Motor Show 2018 yang akan dimulai pada 25 Oktober 2017.

Indian Autos Blog (IAB) membantu kita untuk menikmati lebih lanjut tampilan dari Suzuki Jimny terbaru secara lebih detail.

 

Sumber :  Mobil123.com

 

 

Begini Cara Hilangkan Udara Panas Di Kabin Setelah Parkir

 

GayaKeren.id – Parkir di tempat terbuka di siang hari beresiko membuat suhu di dalam kabin meningkat dibanding parkir di lokasi tertutup.

Hal ini karena sinar matahari akan langsung menyinari kendaraan langsung tanpa terhalang apapun. Panas di dalam kabin juga semakin meningkat karena material yang ada di dalam mobil dapat menyimpan panas seperti dasboard, jok, door trim dan komponen lainnya.

Dilansir dari Astraworld dan Mobil123.com, dalam kondisi tersebut pengendara tidak disarankan untuk langsung menyalakan pendingin udara atau AC. Hal ini karena AC akan dipaksa bekerja lebih keras dan lebih lama untuk mendinginkan suhu di dalam kabin.

Untuk membuat AC bekerja secara efektif, disarankan untuk membuka kaca mobil terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk mengurangi udara panas di dalam mobil dan digantikan dengan udara yang lebih segar. Tidak ada salahnya untuk tetap membuka kaca kendaraan berjalan beberapa meter agar pergantian udara bisa lebih cepat terjadi. Setelah itu, Anda dapat menghidupkan AC setelah tidak merasa pengap karena udara panas.

Setelah AC dinyalakan bukan berarti kaca jendela sudah bisa ditutup secara langsung. Tidak ada salahnya untuk tetap membuka kaca penumpang belakang sebesar kurang lebih 5 cm. Tujuannya adalah untuk benar-benar memastikan udara panas sudah keluar. Setelah dirasa sudah tidak ada udara panas di dalam mobil, maka Anda bisa menutup semua kacanya dan menikmati udara segar dari hembusan AC mobil.

 

 

 

Terus Merugi, Uber Resmi Gabung Dengan Grab

GayaKeren.id – Februari lalu, berhembus kabar bahwa Uber akan menjual sahamnya ke Grab. Jika dibandingkan pasar Amerika dan Eropa, Uber sangat jauh tertinggal dengan pesaingnya di Asia Tenggara. Bahkan, pada Pada 2016, Uber memilih angkat tangan di China dengan menjual sahamnya kepada kompetitornya, Didi Chuxing.

1. Uber resmi hengkang dari pasar Asia Tenggara

Melansir dari money.cnn.com, Uber telah menyatakan diri untuk pergi dari pasar Asia Tenggara. Sama halnya dengan kasus di China dan Rusia, Uber terpaksa menjual sahamnya kepada kompetitornya.

Grab dinilai Uber cukup sukses di pasar Asia. Mereka berhasil menyebar luas di 160 kota, termasuk Indonesia. Maka dari itu, Uber akan menjual sahamnya ke Grab dan mendapat 27,5 persen saham dari Grab.

Belum pasti bagaimana kontrak kesepakan kedua belah pihak. Namun, hal ini telah dikonfirmasi pihak Grab melalui blog resminya. “Bersama Uber, kini kami berada di posisi yang semakin tepat untuk memenuhi komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen,” kata CEO and Co-Founder Grab Anthony Tan.

2. Uber akan fokus pada pasar yang sangat potensial saja.

Pada 2017, Uber mengalami kerugian sekitar 4,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 64,28 triliun. Kerugian ini didapat adanya kawasan yang dinilai kurang berhasil, seperti di Asia. Padahal Uber telah berinvestasi hingga 700 juta dollar AS, tetapi belum dapat memberikan hasil yang optimal.

Tidak sepenuhnya gagal, Uber tetap dapat bersaing dengan baik di Amerika Serikat, Eropa, Amerika Latin, dan Australia. Faktanya, Uber masih meraup keruntungan hingga 7,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 107,14 triliun pada 2017.

3. Uber hanya bisa digunakan hingga 9 April 2018

Untuk meminimalisir disrupsi, Grab dan Uber akan bekerja sama untuk segera melakukan migrasi mitra pengemudi dan penumpang Uber serta pelanggan.

“Aplikasi Uber akan tetap beroperasi selama dua pekan ke depan untuk memastikan stabilitas para mitra Uber, di mana mereka dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai persyaratan pendaftaran mitra Grab secara online,” tambah Anthony Tan.

Setelah itu, era baru transportasi online akan dimulai. Menurut Anthony Tan, nantinya akan tercipta platform baru yang mempunyai efisiensi biaya di kawasan Asia Tenggara. Grab akan semakin maju untuk meningkatkan kehidupan masyarakat melalui layanan antar makanan, pembayaran, dan keuangan.
Kita nantikan saja, setelah 9 April 2018 nanti, inovasi terbaru apa yang akan dikeluarkan Grab. Melihat fenomena ini, bagaimana tanggapanmu seputar ojek online di Indonesia..?

 

Sumber : IDNTimes

 

 

 

Spesifikasi Dan Fitur Canggih Wuling Cortez 2018

GayaKeren.id Wuling Cortez memiliki beragam fitur unggulan mulai dari fitur keselamatan, kenyamanan dan keamanan yang mampu membuat para pesaingnya ‘gigit jari’. Untuk fitur keselamatan, Medium MPV 7-seater ini telah dilengkapi dengan Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake Force Distribution (EBD), Brake Assist (BA), Electronic Stability Control (ESC), Traction Control System (TCS), Hill Hold Control (HHC) dan Automatic Vehicle Holding (AVH). Dua airbag di depan dan kedua sisi depan menjadi standar. Rem depan dan belakang menganut cakram.

Dilansir dari Mobil123.com, Salah satu fitur keselamatan yang paling menarik pada MPV ini yaitu fitur AVH di mana dapat menahan laju kendaraan ketika melintas di jalan menanjak, menurun dan dater. Fitur tersebut dikombinasikan dengan ESC yang mampu membuat mobil lebih stabil dan menjamin keselamatan penumpang serta pengemudi. Anda pun bisa memasang kursi bayi berkat ISOFIX latch.

Sedangkan untuk fitur kenyamanannya, Cortez telah menyematkan UBS Charging pada baris pertama hingga baris ketiga, captain seat di baris kedua, A/C digital, Sunroof dan layar-sentuh 8” yang dapat dikoneksikan dengan Bluetooth.

Kenyamanan pengemudi dibantu Rear Parking Camera, sensor parkir pada bagian depan dan belakang, audio switch control dan answering call button di setir, serta electronic power steering sehingga meringankan Anda mengoperasikan setir.

Wuling Cortez juga memiliki performa terbaik dengan menyematkan mesin bensin 4-silinder in-line DOHC VVT-i berkapasitas 1.798cc. Mesin tersebut mampu menyemburkan tenaga maksimal 129 hp pada 5.600 rpm dan torsi maksimal 174 Nm pada 3.600-4.600 rpm.  Wuling Motors Indonesia akan menyediakan opsi transmisi i-AMT 5-speed dan transmisi manual 6-speed.

Wuling Cortez menggunakan sistem gerak-roda-depan yang diyakini dapat memenuhi kebutuhan para konsumen Tanah Air. Medium MPV Wuling ini juga dilengkapi dengan suspensi depan McPherson Strut Coil Spring dan suspensi belakang Coil Spring.

Dengan spesifikasi Wuling Cortez 2018 seperti disebut di atas maka para kompetitornya harus lebih waspada, apalagi harga mobilnya dikabarkan akan mengejutkan. Spesifikasi Wuling Cortez 2018 diprediksi akan membuat para kompetitornya ketar-ketir berkat berlimpah fitur. Kehadirannya sendiri akan menghadang laju sang legenda MPV, Toyota Innova.

 

 

 

Ini Cara Buat SIM Baru atau Perpanjang SIM secara Online

GayaKeren.id – Bagi yang ingin membuat atau memperpanjang Surat Izin Memgemudi (SIM), kini tidak perlu repot lagi. Saat ini sudah ada 200 Satpas SIM di beberapa daerah di Indonesia yang bisa diakses online.

SIM online yang dimaksud adalah jaringan Satpas yang ada di seluruh Indonesia sudah terhubung antarSatpas, sehingga pemohon SIM dapat membuat SIM baru dan perpanjangan di semua Satpas yang telah online tanpa terikat dengan KTP domisili.

Pemohon SIM dapat melakukan registrasi SIM online dengan mendaftar melalui website resmi Korlantas Polri di www.korlantas.polri.go.id. “Sehingga memudahkan pemohon SIM untuk mendaftar dan membayar PNBP SIM kapan pun dan di mana pun juga,” ujar Kompol Fahri, Kasi SIM Daan Mogot.

Nantinya setelah mengisi formulir, pemohon akan mendapatkan nomor antrian dan waktu untuk melakukan tes SIM baru. Sedangkan perpanjangan SIM bisa dilakukan saat itu juga. “Setelah mendapatkan nomor registrasi, tinggal lakukan pembayaran. Bukti pembayaran PNBP diperlihatkan kepada petugas ketika akan melakukan perpanjangan atau tes SIM baru,” kata Fahri.

Untuk pembayaran biayanya, dapat dilakukan di teller yang ada di Satpas SIM dan tersedia juga mesin EDC sehingga masyarakat bisa melakukan pembayaran secara debet. Bisa juga dilakukan pembayaran melalui bank atau ATM BRI.

Berikut ini biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) untuk penerbitan SIM baru dan perpanjangan:

  1. SIM A (baru) sebesar Rp 120.000 dan perpanjangan Rp 80.000.
  2. SIM C (baru) Rp 100.000 dan perpanjangan Rp 75.000.
  3. SIM BI (baru) Rp 120.000 dan perpanjangan Rp 80.000
  4. SIM BII (baru) Rp 120.000 dan perpanjangan Rp 80.000
  5. SIM CI (baru) Rp 100.000 dan perpanjangan Rp 75.000
  6. SIM CII (baru) Rp 100.000 dan perpanjangan Rp 75.000
  7. SIM D (baru) Rp 50.000 dan perpanjangan Rp 30.000
  8. SIM DI (baru) Rp 50.000 dan perpanjangan Rp 30.000
  9. SIM internasional (baru) Rp 250.000 dan perpanjangan Rp 225.000

 

 

Arti Warna Pelat Nomor Kendaraan di Indonesia

GayaKeren.id – Sobat gayakeren pernah melihat pelat nomor kendaraan selain warna hitam? Ya, ada yang berwarna kuning, merah, putih, bahkan ada juga pelat nomor yang ada bintangnya. Apa artinya, ya? Yuk, cari tahu!

Pelat Nomor Hitam dengan Tulisan Putih

Ini pasti sering teman-teman lihat. Atau bahkan, ini adalah pelat nomor kendaraan orangtuamu.

Warna pelat nomor ini digunakan untuk kendaraan pribadi. Nomor kendaraan ini diberikan secara acak, kecuali jika ada permintaan khusus.

Ada juga pengecualian pelat nomor hitam ini. Contohnya mobil presiden. Pelat nomornya akan dicetak dengan huruf RI 1.

Pengecualian ini juga ditunjukkan untuk para pejabat negara lainnya dengan kode yang berbeda-beda.

Pelat Nomor Kuning dengan Tulisan Hitam

Nah, kalau pelat nomor ini digunakan untuk kendaraan umum, contohnya taksi, mobil angkutan umum, bus, dan sebagainya.

Pelat Nomor Merah dengan Tulisan Putih

Apakah teman-teman pernah melihat pelat nomor merah ini?

Pelat nomor kendaraan ini digunakan untuk kendaraan milik pemerintah. Kendaraan dengan pelat nomor ini digunakan selama perjalanan dinas.

Pelat Nomor Putih dengan Tulisan Merah

Pelat nomor ini mungkin jarang kita temui, karena sebenarnya ini adalah pelat nomor sementara untuk kendaraan baru.

Pelat nomor ini digunakan sebagai Tanda Coba Kendaraan Bermotor atau TCKB agar kendaraan baru dapat digunakan sebelum pelat nomor hitamnya selesai dibuat.

Pelat Nomor dengan Logo Bintang

Jika teman-teman pernah meliat pelat nomor ini melekat di sebuah kendaraan, artinya kendaraan itu milik anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pelat nomor ini dibedakan lagi warnanya.

Pelat berwarna merah dibagian logo instansi dan dibagian nomor, artinya milik Markas Besar TNI.

Pelat berwarna merah di bagian logo instansi dan hijau dibagian nomor, artinya milik TNI-AD (Angkatan Darat).

Pelat berwarna merah dibagian instansi dan biru muda dibagian nomor, artinya milik TNI-AL (Angkatan Laut).

Pelat berwarna merah dibagian instansi dan biru tua dibagian nomor, artinya milik TNI-AU (Angkatan Udara).

Pelat berwarna biru dibagian logo instansi dan warna merah dibagian nomor, artinya milik Kementrian Pertahanan.

Itulah arti warna pelat nomor kendaraan di Indonesia.

 

 

 

Fakta Dan Keunikan Mobil Bermuka Dua Di Bandung

GayaKeren.id – Sejumlah pemilik kendaraan memodifikasi kendaraannya untuk lifestyle atau sekadar hobi. Namun hati-hati jika ingin memodifikasi sebuah kendaraan secara berlebihan.

Warga Bandung sempat diramaikan oleh mobil ‘bermuka dua’ yang sempat viral di dunia maya. Mobil jenis sedan tersebut berbentuk unik, karena bagian belakang mobil sama persis seperti bagian depan. Sekedar diketahui, mobil tersebut dikatakan muka dua karena kepalanya dua, setirnya dua, kap depannya dua, ruang kabin depannya dua.

Saking miripnya tidak bisa dibedakan mana bagian depan dan bagian belakang. Anggota Polsek Sukajadi menilang mobil tersebut lantaran tidak sesuai standar.

Seorang warga di Kota Bandung, Jawa Barat, Roni Gunawan (71) adalah pemilik dari mobil bermuka dua. Sehari-hari, Roni bertugas sebagai kepala bengkel di perusahaan taksi Gemah Ripah (GR). Roni menciptakan kreasi mobil dengan menciptakan kendaraan bermuka dua.

Keunikannya tidak hanya dari saja tampilan fisik tapi juga interior hingga kendali stir. Roni mengatakan, bahwa dirinya memang sengaja memodifikasi mobil sedan tersebut seperti dalam foto yang sempat viral di media sosial. Mobil tersebut merupakan gabungan dari dua mobil yang telah dimodifikasi.

Menurut Roni, di bengkel tempatnya bekerja terdapat beberapa kendaraan taksi jenis Toyota Vios Limo 1.500 cc yang tidak digunakan. Hal ini sejak maraknya taksi online, hingga membuat perusahaannya melelang sejumlah mobil operasional taksi. Dari situlah kemudian muncul ide untuk melakukan modifikasi. Roni pun membeli dua unit mobil untuk keperluan modifikasi.

“Awalnya iseng saja. Ini mobil mau digimanakan, daripada mobil tidak jalan, ya Saya potong dan satukan,” ujar Roni kepada awak media saat ditemui di bengkel GR Taksi, Jalan Babakan Cibereum belum lama ini.

Untuk proses modifikasi melibatkan tiga tukang las, tiga tukang cat, dan beberapa mekanik. Awalnya mesin kendaraan dan interiornya dikeluarkan hingga menyisakan bodi mobil saja.

Setelah itu mobil dipotong untuk diambil bagian depannya saja. Dua potongan mobil kemudian disatukan dengan cara dilas.Proses modifikasi tersebur lanjut Roni memakan waktu hingga 3 bulan.

“Yang lama itu ngelasnya mulai dari pemotongan mobil sampai digabungin. Pengelasan dilakukan selama dua bulan, karena jarak dan ketinggian sasis harus sama. Setelah itu proses pengecatan kurang lebih selama satu bulan. Jadi sekitar tiga bulan setengah untuk prosesnya,” ucap Roni.

Bagian interior mobil ini juga unik. Sebab mobil ini memiliki dua kemudi, serta masing-masing memiliki pedal gas dan rem, serta perseneling.

“Jadi kalau mau nyetir yang satu dicabut kuncinya agar setir terkunci dan bannya enggak liar. Untuk mesin dua-duanya berfungsi. Jadi mau mundur atau maju bisa,” ungkapnya.

Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Agung Reza membenarkan adanya mobil unik yang ditilang anggotanya Senin (15/1) lalu. Saat itu mobil tersebut sedang melaju dari arah Pasteur menuju ke arah Sukajadi. Anggota Polsek Sukajadi yang tengah berjaga melihat mobil unik tersebut hingga akhirnya diberhentikan.

Selain melakukan penilangan, polisi juga meminta Roni untuk membuat surat pernyataan tidak kembali menggunakan mobil tersebut di jalan raya. Sebab sesuai aturan mobil tersebut telah menyalahi aturan lalu lintas sebagaimana diatur dalam UU Lalu Lintas.

“Kami kenakan Pasal 275 ayat 2 tentang persyaratan teknis dan Pasal 286 tentang persyaratan laik jalan Undang-Undang lalu lintas nomor 22 tahun 2009,” ucapnya kepada awak media.

 

 

 

Hindari Selip Kopling Dengan Pindahkan Tuas Transmisi Mobil Matik

GayaKeren.id – Mobil dengan transmisi otomatis jelas berbeda dari transmisi manual. Bila dalam transmisi manual pengguna harus direpotkan dengan menginjak kopling saat perpindahan persneling, tidak demikian dengan transmisi matik.

Kendati demikian, bukan berarti pengguna matik bisa “bermalas-malasan” untuk hal lain, salah satunya dalam penggunaan tuas persneling.

Cukup sering ditemui pengguna matik yang terus-menerus menggunakan transmisi D (Drive) saat berkendara. Mereka bahkan sama sekali tidak memindahkan ke level transmisi lain. Padahal, cara seperti ini dinilai salah kaprah.

Dilansir Kompas Otomotif, kebanyakan pengguna mobil banyak yang mengeluhkan rusaknya kopling setiap penggunaan sehabis liburan. Rusaknya kopling dinilai akibat cara penggunaan yang salah saat mobil berada dalam kemacetan khas libur panjang.

Kepala Bengkel Auto2000 Grand Depok City, Deni Andrian memberikan masukan agar kopling tidak cepat rusak. Walaupun digunakan untuk bepergian jauh saat liburan.

Menurut Deni, seringkali pengguna mobil manual malas untuk memindahkan tuas porsneling ke posisi netral seraya menekan rem tangan saat macet. Mereka lebih memilih tetap menginjak kopling. Padahal cara ini dinilai salah.

Mekanik Bengkel R Speed, Heron, menilai terus-menerus menggunakan transmisi D bisa menyebabkan gearbox terus menerus bekerja. Dampaknya bisa menyebabkan selip kopling. Heron menyarankan agar pengguna matik untuk tidak malas memindahkan tuas ke posisi lainnya, seperti N (Netral) saat kondisi jalan macet atau sedang berhenti sebentar.

“Harus pintar-pintar pindah gigi. Misal pindah 2 atau 3. Atau kalau lagi nanjak pindah ke Low. Jangan di D terus. Bukan berarti mentang-mentang matik, terus tidak dipindah tuasnya,” kata Heron.

Hal yang sama berlaku saat terjebak macet. Heron menyarankan agar pengguna matik tidak malas untuk memindahkan tuas ke posisi netral.

“Jangan terus di D kalau berhenti lama. Kalau terus di D berarti gearbox-nya kerja, kan. Otomatis kalau direm bisa selip koplingnya,” Tutup Heron.

 

 

 

Warna Plat Nomor Kendaraan Pribadi Berubah Putih Pada 2019

GayaKeren.id – Pihak kepolisian tengah mengkaji rencana perubahan warna pelat kendaraan pribadi menjadi warna putih. Jika kajiannya sudah matang, penerapannya ditargetkan sudah dimulai pada 2019.

Perubahan warna pelat dari hitam ke putih merupakan bagian dari rencana penerapan tilang elektronik. Warna putih sengaja dipilih karena dianggap bisa mempermudah pendeteksian pelat kendaraan melalui kamera pengawas atau CCTV.

“Kalau lancar 2019 itu baru terealisasi, tetapi bertahap tidak serentak semua warna hitam dipindahkan menjadi putih,” kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Royke Lumowa di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/11/2017).

Pada 2019, pihak kepolisian menargetkan sistem tilang elektronik atau e-tilang sudah diterapkan di seluruh Indonesia. Saat ini, penerapan e-tilang sudah mulai diuji coba di beberapa kota besar, seperti di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Semarang.

Pada penerapan e-tilang, pengawasan terhadap kendaraan yang melakukan pelanggaran lalu lintas akan mengandalkan CCTV yang dipasang di jalan. Surat tilang nantinya akan langsung dikirim ke alamat pemilik kendaraan.

Jika rencana itu terealisasi, Royke mengatakan, perubahan warna pelat akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari kendaraan-kendaraan baru.

“Misal daftar beli motor baru, mobil baru ya pelatnya disesuaikan (jadi putih). Sementara yang sudah telanjur (hitam) tunggu pas pergantian pelat,” ujar Royke.