Cars 3, Mulai Tayang di Bioskop Kesayangan Anda

GayaKeren.id – The Walt Disney Studios menghadirkan kembali salah satu sekuel paling ditunggu penonton tanah air, Disney • Pixar’s Cars 3 – sebuah kisah kejuaraan balap legendaris, Piston Cup, yang telah menyentuh hati para penonton sejak 10 tahun yang lalu. Sang legenda, Lightning McQueen, menyadari dirinya mulai tersingkir dari dunia balap yang ia cintai, setelah dikalahkan oleh pembalap generasi baru yang dilengkapi desain aerodinamis dan teknologi yang lebih canggih.

“Lighting McQueen telah mengambil hati penonton sejak kehadirannya 10 tahun lalu, dan ia tetap menjadi ikon hingga sekarang, itulah alasan mengapa kami begitu bersemangat untuk membawanya beraksi kembali di layar lebar. Kami yakin Cars 3 akan menginspirasi penonton melalui nilai mentorship, persahabatan, dan juga determinasi yang dikandung didalamnya,” ungkap Fitra Rifai, Head of Studio Marketing The Walt Disney Company Indonesia.

Disutradarai oleh Brian Fee, film Cars 3 bercerita tentang perjalanan Lightning McQueen yang terancam oleh kehadiran pembalap generasi baru. Takut akan kekalahan, McQueen mengambil tindakan yang berujung pada kecelakaan dramatis dan membuatnya merefleksikan diri. Determinasinya untuk tetap berjaya di arena balap akhirnya mempertemukan dia dengan pelatih Cruz Ramirez.

Sebagai pelatih di all-new Rust-eze Racing Center, Cruz yang paham teknologi mobil balap berusaha untuk membantu McQueen kembali menjadi juara dengan menyediakan beragam teknologi untuk membuatnya bisa bersaing dan merebut kursi juara dari pembalap generasi baru, Jackson Storm.

“Kisah Lighting McQueen sangat menginspirasi saya sebagai seorang pembalap, dia memiliki semangat juara dan determinasi untuk selalu menjadi yang terbaik. Melalui film ini saya juga menyadari bahwa tidak peduli berapapun usia kita, kita tetap bisa meraih mimpi dan berkontribusi di bidang yang kita cintai,” ujar Rio Haryanto, pembalap Formula One asal Indonesia.

Screenwriter Cars 3, Kiel Murray menambahkan, “Alur cerita dan pesan moral di Cars 3 begitu relevan untuk penonton khususnya orang dewasa, film ini menggambarkan bagaimana kita mencari arti hidup seiring bertambahnya usia, mencari jalan untuk menjadi seorang yang berguna di setiap fase hidup kita, dan yang terpenting, bagaimana kita dapat berkontribusi ke generasi muda.”

“Cars 3” dibintangi oleh Owen Wilson (“The Royal Tenenbaums,” upcoming “Wonder”) sebagai pengisi suara Lightning McQueen. Cristela Alonzo (“The Angry Birds Movie”), dan Armie Hammer (“The Birth of a Nation”) mengisi suara Cruz Ramirez, dan Jackson Storm. Disutradarai oleh Fee (storyboard artist “Cars,” “Cars 2”), Cars 3 juga memiliki Reher (“A Bug’s Life,” “La Luna” short), dan Warren (“LAVA” short) sebagai Producer dan Co-producer serta John Lasseter sebagai executive producer. Disney•Pixar’s “Cars 3” akan meluncur di bioskop seluruh Indonesia mulai 16 Agustus 2017.

“Descendants 2” Tayang Perdana di Bulan Agustus

GayaKeren.id – Petualangan putra dan putri dari para tokoh antagonis popular dari Disney terus berlanjut dalam Disney Channel Original Movie “Descendants 2” yang begitu dinantikan. Apa yang terjadi ketika mereka akhirnya dihadapkan untuk melawan kelompok antagonis baru yang jauh lebih licik dari mereka sebelumnya?

Sekuel kontemporer bernuansa musikal yang telah memecahkan rekor rating di Amerika Serikat. “Descendants 2” akan tayang perdana pada hari Minggu, 20 Agustus, 09.00 di Disney Channel (Indovision Ch 45). Para penggemar di Indonesia juga dapat menyaksikan “Descendants 2” di aplikasi Disney Channel, tersedia untuk diunduh di Google Play Store dan App Store.

Kembali memerankan karakter sebagai anak-anak dari para tokoh antagonis Disney adalah:

  • Mal (Dove Cameron), putri dari Maleficent, Mistress of all Evil dari “Sleeping Beauty”
  • Evie (Sofia Carson), putri dari Evil Queen yang kejam dari “Snow White and the Seven Dwarfs”
  • Carlos (Cameron Boyce), putra dari Cruella de Vil, penjahat yang terobsesi dengan fashion dari “101 Dalmatians”
  • Jay (Booboo Stewart), putra dari ahli sihir terkenal Jafar dari “Aladin”

Film ini akan memperkenalkan para tokoh penjahat baru yang tergabung dalam Pirate Gang:

  • Uma (China Anne McCain), pemimpin Pirate Gang dan putri dari Ursula, penyihir laut jahat dari “The Little Mermaid”
  • Harry (Thomas Dougherty), putra Kapten Hook, bajak laut yang licik dari “Peter Pan”
  • Gil (Dylan Playfair), putra Gaston seorang sovinistis yang sombong dari “Beauty and the Beast”

Kisah petualangan akan dimulai dengan anak-anak tokoh antagonis dari film terdahulu yang memasuki kehidupan baru mereka di Kerajaan Auradon. Namun ketika Mal merasakan tekanan yang begitu tinggi untuk menyesuaikan diri, ia kembali ke Isle of The Lost yang sekarang didominasi oleh musuh utamanya, Uma, dan Pirate Gang, yang memiliki rencana untuk membebaskan semua penjahat yang dipenjara di Isle. Kisah ini akan memuncak pada pertempuran penuh aksi dimana kedua belah pihak berjuang untuk apa yang mereka yakini benar.

Kisah yang penuh dengan petualangan, “Descendants 2” akan menceritakan penemuan jati diri, persahabatan, kerja sama dan mengkukuhkan keyakinan, dimana para karakter akan belajar untuk memahami dan setia pada pendirian yang mereka yakini dan menemukan setiap karakteristik pribadi mereka.

Dengan musik-musik baru yang edgy dan kontemporer, film ini akan menampilkan “Kiss The Girl” dari film animasi “The Little Mermaid” pada tahun 1989 dan 6 lagu original, termasuk lagu yang energik “Ways To Be Wicked” dan lagu pop rock “What’s My Name”.

Kenny Ortega, sutradara pemenang Emmy Awards kembali menjadisutradara, produser eksekutif dan koreografer dalam film ini. “Descendants 2” telah tayang perdana di Amerika Serikat 21 Juli 2017 dan berhasil mendobrak rating TV kabel Amerika selama dua tahun. Soundtrack film ini juga berada di puncak tangga lagu iTunes dalam minggu pertama peluncurannya.

JOOX LIVE Presents NOAH in Concert Akan diGelar di Jogja

GayaKeren.id – JOOX, aplikasi musik gratis digital melalui smartphone dan layanan website tidak pernah berhenti melakukan inovasi.

Setelah sukses mengawali tahun 2017 dengan menyelenggarakan Konser Musik Galih & Ratna bekerjasama dengan film Galih & Ratna di bulan Februari 2017, JOOX berkomitmen untuk selalu mendukung perkembangan musik di Indonesia dengan melakukan kolaborasi  yang dapat mendekatkan pecinta musik dengan musisi idola mereka melalui kegiatan off air.

Bersama dengan Musica Studios, JOOX akan menyapa para pengguna JOOX dan pecinta musik di Yogyakarta dengan menggelar konser JOOX LIVE Presents NOAH in Concert pada Hari Jumat tanggal 11 Agustus 2017 berlokasi di Liquid Cafe Yogyakarta.

JOOX LIVE Presents NOAH in Concert  merupakan salah satu kegiatan dalam kolaborasi eksklusif yang diadakan JOOX dan Musica Studios untuk menyambut diluncurkannya album NOAH terbaru di tahun 2017.

Benny Ho, Senior Director of Business Development, International Business Group, Tencent mengatakan bahwa JOOX memiliki tujuan untuk mendekatkan fans dengan musisi favorit mereka. Kolaborasi dengan Musica Studios mengadakan Konser NOAH di Yogyakarta merupakan salah satu bentuk komitmen JOOX untuk selalu mendukung perkembangan musik di tanah air.

“Yogyakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang penuh kreativitas, banyak musisi yang lahir di Yogyakarta dan masih akan banyak lagi di masa mendatang. JOOX ingin mengenal lebih dekat para penggunanya dan pecinta musik Indonesia di kota ini dan mengenalkan aplikasi musik digital yang dapat digunakan secara gratis dan legal ini kepada mereka,“ ungkap Benny menjelaskan.

Ariel, Lukman, Uki dan David yang dikenal dengan nama NOAH adalah sebuah band papan atas Indonesia yang sangat kuat dengan nuansa lirik puitis, aransemen musik kaya dan ditambah karakter vokal Ariel yang sangat khas.

NOAH merupakan band di Indonesia yang selalu maksimal dalam mengolah karya musik mereka. Di tahun 2012, album pertama NOAH ditandai dengan diselenggarakannya konser di 2 benua dan 5 negara dalam waktu 24 jam. Single “Separuh Aku” dan “Hidup Untukmu Mati Tanpamu” dari album “Seperti Seharusnya” bertahan di tangga lagu radio seluruh Indonesia dalam waktu sangat lama. Kesuksesan album pertama ini dianugerahi Multiplatinum dengan terjual lebih dari 1 juta kopi hanya dalam hitungan bulan setelah album dirilis.

Melalui proses rekaman di pulau Lombok dan sekitarnya dalam program 7 Days in Paradise di Bulan Februari lalu, NOAH memasuki proses kreatif untuk menghasilkan album selanjutnya yang unik dan berbeda dari sebelumnya. JOOX LIVE Presents NOAH in Concert di Yogyakarta ini akan mengajak para sahabat NOAH dan pecinta musik untuk bernyanyi bersama dan menikmati kejutan-kejutan yang akan dihadirkan di atas panggung nanti. Konser ini akan dibuka oleh Dea ex Hi-Vi.

JOOX LIVE Presents NOAH in Concert akan diselenggarakan Hari Jumat tanggal 11 Agustus di Liquid Cafe Yogyakarta. Tiket sudah tersedia dengan harga Rp 100.000 (sudah termasuk 1 bulan JOOX VIP) dapat dibeli di : www.tiketapasaja.com, Liquid Bar & Kitchen, Liquid Café, Nimco Distro, Kedai Digital, St. Bier Yogyakarta. Beli tiketnya sekarang dan mari menikmati konser bersama NOAH.

 

Soundrenaline 2017 Akan Di Gelar di Bali

GayaKeren.id – Seruan untuk bersatu belakangan menjadi sebuah ajakan yang digaungkan di seluruh penjuru negeri. Soundrenaline sebagai satu-satunya festival musik di Indonesia yang telah mencapai usia lima belas tahun, turut menyuarakan pesan persatuan, terlebih bagi penikmat musik Indonesia. Mengusung tema #UnitedWeLoud, Soundrenaline ajak para penikmat musik untuk saling menghargai keragaman, khususnya dalam hal mengekspresikan diri dan berkarya.

“Soundrenaline memahami bahwa soul dari sebuah festival musik terletak pada orang-orang yang hadir dan mendukung jalannya Soundrenaline. Maka, untuk mewujudkan pengalaman festival yang tak terlupakan kami mengajak setiap orang yang terlibat dalam Soundrenaline untuk benar-benar mengekspresikan diri mereka. Hal ini berlaku bagi para musisi dan tentunya juga para penikmat musik yang akan hadir di Soundrenaline pada tangga l9 dan 10 September nanti di Garuda Wisnu Kencana, Bali,” jelas Novrial Rustam selaku Managing Director KILAU Indonesia, penyelenggara Soundrenaline 2017.

Adib Hidayat, seorang penulis dan pengamat musik, menyatakan antusiasmenya atas konsep yang diusung oleh Soundrenaline 2017. “Geliat industri musik masa kini menuntut musisi untuk terus bereksplorasi dan produktif. Dengan visi Soundrenaline yang ingin mengukuhkan keragaman musik Tanah Air, saya rasa ini saat yang tepat bagi musisi untuk mengekspresikan kemampuan bermusik mereka dengan berbagai ide-ide gila yang menjadi identitas mereka,” katanya.

Lebih lanjut, Adib mengatakan bahwa kolaborasi dapat menjadi salah satu wujud eksplorasi musik yang efektif. “Kolaborasi dapat membawa musisi ke audience baru yang lebih besar dan beragam. Hal ini perlu dimanfaatkan dengan baik, khususnya bagi penggiat musik yang tergolong baru. Saya sendiri penasaran dengan kolaborasi Glenn Fredly x Kelompok Penerbang Roket di Soundrenaline tahun ini,” ujar Adib.

Beberapa penampilan apik lain yang patut dinanti di Soundrenaline adalah kolaborasi antara Andien dengan Scaller, Neonomora dengan Homogenic, serta Mondo Gascaro dengan Danilla Riyadi. Selain itu, Iga Massar di yang dikenal sebagai pentolan Barasuara akan menggawangi sebuah proyek kolaborasi bertajuk Rhythm of The People yang akan melibatkan Kikan, Coki (NTRL), Stella Gareth (Scaller), dan Marco Steffiano (Barasuara).

Keragaman yang dirayakan di Soundrenaline tidak berhenti pada deretan line-up ataupun kolaborasi musik. Soundrenaline 2017 juga dirancang untuk menjadi ajang pamerbagi para penggiat seni visual mural. Bujangan Urban,seniman mural dan salah satu pendiri Gardu House, akan bertindak sebagai ‘arsitek’ karya seni mural yang dipamerkan di Soundrenaline.

“Rencananya saya akan menyatukan beberapa seniman mural dari berbagai kota di Indonesia untuk membuat karya bersama di Soundrenaline 2017. Bagiteman-teman yang ingin terlibat dalam proyek besar ini, dapat mengakses Soundrenaline.co.id untuk mengetahui info lengkap tentang proyekVisual Art ini,” katanya.

Selain menyuguhkan penampilan musik serta seni visual yang berkelas, Soundrenaline jugamengajak para pecinta fashion dan style untuk mengekspresikan diri mereka melalui gaya padupadan busana yang unik. “Musik dan fashion kini makin erat kaitannya. Maka, Soundrenaline menjadi momen yang tepat untuk menunjukkan fashion sense kita supaya juga makin menikmati pengalaman berfestival yang berbeda dari biasanya,” ungkap Ajeng Svastiari, fashion stylist kenamaan Indonesia.

Di tahun 2017 ini, Soundrenaline untuk pertamakalinya membuka kesempatan bagi penikmat musik untuk menjadi volunteer yang dinamakan Soundrenaline Squad. Para penikmat musik dapat terlibat untuk menjadi official photographer, official videographer, serta LO di sepanjang gelaran festival musik Akbar ini.

“Soundrenaline kali ini kami rancang untuk memfasilitasi beragam ekspresi, talenta, dan karya orang Indonesia.Karena kami tidak Inilah wujud dari semangat persatuan yang ingin kami sampaikan. United We Loud,” pungkas Novrial.

HYBRid Rilis Single Religi “Kembali Padanya”

GayaKeren.id – Menjelang bulan Ramadhan 2017/1438H  HYBRID merilis Single Religi berjudul “KEMBALI PADANYA” yang merupakansebuah karya cipta dari Kahfi [vokalis HYBRID]. Single ini menceritakan Kisah seorang manusia yang tidak luput dari khilaf dan dosa hingga jatuh menerima keterpurukan, putus asa.

Hingga akhirnya terketuk hatinya, mendapat petunjuk pintu hidayah dan menyadari akan kebesaran kekuasaan sang Pencipta, dimana semua keindahan kenyamanan dunia tawa tangis dan air mata semua tiada artinya, selain amal dan ibadah yang menjadi bekal kita saat kembali dan mengharap ridho ampunanNYA.

Komposisi musik di lagu ini dibuat dengan seminimalis mungkin dengan memberikan nuansa Petikan gutar akustik berbalut dengan iringan simponi orkestra dan beat looping yang ringan, kekuatan lagu ini terdapat pada tema

Syair lagu dan karakter vokalis yang sangat matang dalam menghayati lagu tersebut.Single religi yang diproduksi secara digital dibawah label “CADAAZZ PUSTAKA MUSIK” ini adalah jembatan Hybrid untuk merilisFull Album mereka yang sudah di persiapkan sejak lama.Hybrid adalah Group bandpengusung genre Alernatif pop rock yang merupakan asset dariGarut,Jawa Barat.

Group band yang di dirikan pada tanggal 11 November 2011 dengan formasi : Kahfi (Vokal),  Smith (Guitar), Dry (Guitars) dan Awink (Drum) ini  berharap single “Kembali padaNYA” ini dapat diterima oleh masyarakat pecinta musik Indonesia dan bisa menjadi salah satu alternative lagu religi pilihan umat muslim untuk menemani aktifitas puasa di builan Ramadhan tahun ini.

Nama Hybrid sendiri diambil dari arti “Kombinasi” yang menyatukan beberapa jenis genre musik yang berbeda dari setiap players sehingga menjadi ciri khas band Hybrid.

 

 

Walt Disney Persembahkan “Olaf’s Frozen Adventure”

GayaKeren.id  – Pada musim liburan mendatang, Walt Disney Animation Studios (WDAS) dan Pixar Animation Studios akan berkolaborasi untuk menghadirkan film pendek spesial, “Olaf’s Frozen Adventure”. Film pendek ini akan menjadi tayangan pembuka sebelum film Disney•Pixar “Coco”. Para penggemar setia Olaf juga dapat menyaksikan cuplikan film pendek ini untuk pertama kalinya di penayangan film “Cars 3” mendatang.

“Kami sangat senang film pendek terbaru kami, ‘Olaf’s Frozen Adventure’, dapat ditayangkan di bioskop November mendatang bersamaan dengan film terbaru Pixar, ‘Coco’,” ungkap John Lasseter, Chief Creative Officer, Walt Disney Studios dan Pixar Animation Studios.

 “Dua film tersebut merupakan perpaduan yang sempurna – keduanya adalah karya yang menakjubkan, tayangan yang menyentuh hati tentang keluarga dan tradisi di dalam masyarakat. Saya sudah tidak sabar untuk mempersembahkan kedua proyek ini di layar lebar untuk para penonton.” tambah John Lasseter

Dengan empat lagu orisinil baru, film pendek berdurasi 21 menit tersebut kembali membawa para karakter ikonik favorit penonton ke layar lebar, seperti Olaf (disuarakan oleh Josh Gad), yang sedang menjalankan misinya untuk membuat sebuah tradisi liburan spesial untuk Anna (disuarakan oleh Kristen Bell) dan Kristoff (disuarakan oleh Jonathan Groff).

Disutradarai oleh pemenang penghargaan Emmy Kevin Deters dan Stevie Wemers-Skelton (“Prep & Landing”), dan diproduseri oleh Roy Conli (“Big Hero 6”) yang pernah memenangkan penghargaan Oscar, dengan lagu orisinil karya Elyssa Samsel dan Kate Anderson (“Between the Lines”), “Olaf’s Frozen Adventure” akan tayang di bioskop-bioskop kesayangan anda mulai dari 22 November hingga beberapa waktu kedepan.

“Stevie dan saya sangat bangga karena mendapat kepercayaan dari John untuk membuat kisah baru dari karakter-karakter populer ini,” kata Deters. “Kami juga sangat senang karena film ini dapat diputar di layar lebar bersama dengan film ‘Coco’ pada momen liburan kali ini.”

“Kami sangat menikmati proses pengambilan suara bersama para aktor berbakat yang memahami karakter mereka secara mendalam,” tambah Wermers-Skelton. “Kami tidak sabar menunggu kehadiran film pendek ini di layar lebar, agar penonton dapat kembali melihat aksi karakter favorit mereka dan terhibur dengan indahnya lagu-lagu terbaru karya Elyssa dan Kate.”

Film pendek “Olaf’s Frozen Adventure” menjadi sebuah apresiasi bagi para karakter ikonik yang disukai oleh para penonton dari film “Frozen” yang dirilis pada tahun 2013 silam. Dengan pendapatan mencapai $1,27 miliar di pasar global, film tersebut berhasil memenangkan dua piala dalam ajang Academy Awards (sebagai ‘Best Animated Film’ dan ‘Best Original Song’ dengan lagu ‘Let It Go’) dan sebuah penghargaan di ajang Golden Globe (sebagai ‘Best Animated Feature Film’).

Disney Animation Studios juga telah mempersiapkan sekuel dari film “Frozen” yang akan dirilis pada November 2019 mendatang. Film tersebut akan kembali diproduksi oleh para sineas berbakat seperti Jennifer Lee, Chris Buck, dan Peter Del Vecho bersama duo penulis lagu pemenang penghargaan Grammy dan Oscar Kristen Anderson-Lopez dan Robert Lopez.

Kejutan BTS Di Anniversary Keempatnya

GayaKeren.id – Boygroup asal Korea Selatan, Bangtan Boys alias BTS, telah merayakan puncak anniversary mereka kemarin (13/6). Memasuki tahun keempatnya, pelantun Not Today yang digawangi oleh Rap Monster, Suga, V, Jimin, Jin, J-Hope, dan Jungkook ini ngasih kejutan nggak terduga untuk para penggemar mereka (ARMY).

Dalam selebrasi persembahan BTS yang diberi nama 2017 BTS Festa, segala hal yang menjadi perayaan ini bagi CG! kreatif banget. Sejak awal Juni, mulai tersebar skit yang berisi percakapan para personel BTS. Isi percakapan tersebut adalah petunjuk-petunjuk terkait hal-hal yang bakal mereka lakukan di 2017 BTS Festa. Whoaaa… to be honest, selama nyimak skit ini CG! pun jadi semakin penasaran dengan perayaan anniversary ini.

Selanjutnya, yang langsung bikin histeris adalah waktu Jungkook dan Jimin meng-cover lagu We Don’t Talk Anymore milik Charlie Puth dan Selena Gomez. Vokal Jungkook dan Jimin terdengar smooth banget dengan aksen Korea yang khas. We definitely repeat this song after they released it!

Kolaborasi sesama member nggak hanya itu, tapi minggu lalu duet V dan Rap Monster lewat lagu 4 O’clock kian membuat para ARMY merasa jadi semkin dekat dengan mereka. Apalgi, lagu ini punya lirik yang dalam banget. Bercerita tentang seseorang yang menunggu sahabatnya di sebuah taman pukul empat pagi. Yass, kalau nggak bisa tidur, jam empat pagi memang rawan ‘menyenang’ rasa emosional kita, terutama rasa kangen. Hehehe…

And finally, the day is here! Tanggal 13 Juni panggung 2017 BTS Festa, seperti yang diharapkan, sukses membayar rasa penasaran kita. Mengusung konsep home party, perayaan ini benar-benar bikin para ARMY getting closer sama ketujuh membernya. Rap Monster dan skuad tampil dengan piyama yang kompak. Belum lagi, saat opening mereka menghadirkan scene yang belum pernah ada sebelumnya. You know what? BTS membawakan lagu Blood Sweat & Tears dengan setting kamar dorm mereka sendiri. We really scream for this opening!

Kejutan-kejutan lain masih berlanjut selama di panggung, mulai dari penampilan live pertama Rap Monster dan V untuk lagu 4 O’clock sampai lagu-lagu mereka yang dibawakan dalam baby version. So cute! Berbalut kostum berwarna pink dan makeup yang pinkish pesis wajah bayi, dalam membawakan lagu-lagu versi lain ini mereka pastinya juga disempurnakan dengan dance yang belum pernah kita lihat sebelumnya.

There’s always surprises from BTS to us. Sebelum merilis album selanjutnya nanti, nampaknya kita bakal terus ‘dimanjakan’ dengan video-video aktivitas mereka yang kayaknya nggak ada habisnya.

Seperti yang kita ketahui, nama BTS semakin melejit setelah kemenangan mereka di 2017 Billboard Music Awards untuk katagori Top Social Artist mengalahkan Justin Bieber, Selena Gomez, Ariana Grande, dan Shawn Mendes. Well, sukses terus untuk BTS. Thanks to always makes ARMY proud!

 

Dibalik Latar Musik Guardian of The Galaxi Vol. 2

GayaKeren.id – Guardians of the Galaxy Vol.2 kembali menghentak nostalgia untuk para penonton, tak hanya melalui aksi spektakuler dan komedi penuh humor, tetapi juga melalui kumpulan musik latar ikonik yang berada di daftar lagu popular tahun 70-80an, seperti Mr.

Blue Sky (Electric Light Orchestra), Fox on the Run (Sweet) dan Guardians Inferno (The Sneepers ft. David Hasselhoff). Sederet musik diyakini akan mengikuti jejak sukses Awesome Mixtape Vol.1 yang telah berhasil menduduki peringkat pertama di papan musik U.S. Billboard 200, serta mencatat penjualan lebih dari 1,000,000 kopi hingga meraih penghargaan Platinum dari R.I.A.A. (Asosiasi Industri Rekaman Amerika Serikat).

Berbicara mengenai popularitas yang didapat dari Awesome Mix Vol.1, Chris Pratt, sebagai Star-Lord ikut berkometar, “Satu hal yang paling sering saya dengar dari para penggemar adalah kecintaan mereka terhadap musik yang ada dalam film Guardians of the Galaxy.

Mereka menyukai Awesome Mix Vol.1, dan di akhir film, Quill mendapatkan Awesome Mix Vol.2 dari ibunya. Seperti diketahui banyak orang, ibu Quill membuat koleksi mix tape pertama untuk sosok Quill sebagai anak lelaki muda, dan dia membuat koleksi mix tape kedua untuk seseorang yang sudah lebih dewasa.”

Biasanya, kebanyakan film akan mengunakan lagu-lagu sementara selama masa produksi dan baru akan menetapkan pilihan lagunya dalam masa post-produksi, tetapi James Gunn memutar balikan proses tersebut. “Cara James adalah memasukan semua lagu dalam mix tape kedalam alur cerita,” ujar Jonathan Schwarts, Eksekutif Produser dari Guardians of the Galaxy Vol.2.

“Setiap lagu yang ada di dalam naskah memiliki tujuan yang spesifik. Beberapa lagu memang ditujukan untuk membangkitkan selera humor, beberapa untuk menunjukan kontras ironi dalam adegan aksi, sementara beberapa yang lain untuk membentuk beragam momen emosional – namun setiap lagu memang dirancang untuk tujuan spesifik yang akan menonjolkan kualitas musik yang seragam dengan apa yang akan dituangkan James secara visual,” Schwarts menambahkan.

Musik juga memainkan peran penting di lokasi syuting dimana Gunn akan memutar lagu-lagu pilihannya untuk adegan tertentu saat melakukan syuting. Sebuah proses yang akhirnya diterima dan dinikmati oleh para aktor. “Memasukan musik terlebih dahulu bersamaan dengan pembuatan naskah benar-benar membantu, sehingga kami bisa mendengarkannya selama melakukan syuting,” tambah Chris Pratt.

Pengarang lagu, Tyler Bates bekerjasama dengan Gunn untuk mengerjakan score (musik latar) sebelum pre-produksi, sehingga mereka memiliki cukup waktu untuk membuat beberapa musik latar utama sebelum pengambilan gambar dilakukan. Hal ini memungkinkan Gunn dan para aktor serta para kru untuk bekerjasama sambil mendengarkan musik yang akan digunakan dalam produksi final film tersebut.

Karen Gillan pemeran Nebula, mewakili para pemain lainnya berkomentar, “Musik mempunyai peran yang vital dalam film ini. Karena itu ketika para penonton keluar dari bioskop, mereka akan mengatakan bahwa mereka menyukai musik yang ada, dan peranan musik kembali dengan porsi yang lebih besar di film kedua.

Musik bermain dengan alam bawah sadar kita; menghubungkan bagian-bagian tertentu di pikiran kita yang bahkan tidak bisa disentuholeh kata-kata dan gambar. Ada banyak lagu baru di soundtrack film kedua ini yang bahkan belum pernah aku dengar sebelumnya, hingga menurut saya, film ini akan memperkenalkan banyak lagu-lagu lama yang keren kepada anak-anak masa kini.”

10 Fakta Guardians of the Galaxy Vol.2 yang Perlu Kamu Tahu

GayaKeren.id – Dirilis minggu lalu, Guardians of the Galaxy Vol.2 menerima respon positif dari para penggemar di Indonesia. Aksi Peter Quill dan kawan-kawan membawa sejumlah kisah baru dan segar dalam misi baru mereka menjaga dan menyelamatkan galaksi. Tidak hanya alur cerita yang seru, Guardians of the Galaxy Vol.2 juga menyimpan banyak fakta menarik yang perlu kalian ketahui:

Kisah Paling Unik di Marvel Cinematic Universe

Guardians of the Galaxy menjadi franchise Marvel pertama yang menceritakan karakter-karakter diluar tokoh utama Marvel. Film ini juga memiliki nuansa dan gaya yang berbeda dari film-film franchise Marvel lainnya.

Baby Groot adalah karakter paling populer

Para pemeran Guardians of the Galaxy Vol.2 sepakat bahwa karakter Groot yang menggemaskan akan menjadi favorit para penonton. Zoe Saldana bahkan berani bertaruh, ia bisa mendengar seruan ‘aww’ dari para penonton setidaknya 70 kali sepanjang film.

Karakter Nebula berbeda jauh dengan pemeran aslinya

Sosok Karen Gillan yang lucu, ramah, dan ceroboh, berubah drastis saat ia harus memerankan salah satu penjahat paling kejam di Marvel Universe, Nebula. Para pemain Guardians of the Galaxy menyebut-nyebut peran Gillan sebagai Nebula sangat berbeda dari karakter aslinya.

Kaos Peter Quill

Untuk membuat kaos bertuliskan ‘Gearshift’ yang digunakan Peter Quill alias Star Lord, tim kostum harus bekerja sama dengan desainer grafis. Setidaknya ada 300 logo yang dibuat sebelum mereka menemukan logo yang tepat.

Studio Terbesar

Berlokasi di Pinewood Atlanta Studio di Fayetteville, Georgia, studio Guardians of the Galaxy Vol.2 berhasil menjadi kompleks studio terbesar di Amerika Serikat yang berada di luar Hollywood. Terdapat 18 set di dalam studio yang digunakan untuk pengambilan gambar film tersebut.

Kostum para Ravenger

Menurut desainer kostum Judianna Makovsky, bagian paling menantang dalam Guardians of the Galaxy Vol.2 adalah pembuatan kostum para Ravenger. Selain jumlah mereka yang bertambah pada sekuel ini, kostum para Ravenger dibuat dengan detail yang rumit. Tim Makovsky harus membuat 400 kostum untuk 200 karakter Ravenger dalam film.

Make-up anti keringat Yondu

Tim tata rias berhasil membuat kesan asli dan natural untuk karakter Yondu. Setiap harinya setelah dirias, Michael Rooker yang berperan sebagai Yondu harus berlari keliling set untuk membuktikan riasannya tidak akan luntur. Butuh setidaknya satu setengah jam untuk menghapus kulit biru Yondu ini.

Speaker para Guardian

Guardians of the Galaxy Vol. 2 masih setia mempertontonkan kecintaan karakter pada musik, dimana ada salah satu adegan yang memperlihatkan para Guardian mempunyai sebuah speaker yang menemani dalam perjalanan mereka. Speaker milik para Guardian ini dibuat dengan kesan bahwa itu dibuat dari berbagai barang bekas.

Ternyata, untuk membuat speaker tersebut, tim produksi harus membuat 300 desain speaker dengan 45 warna berbeda sampai akhirnya menemukan tampilan yang tepat.

Mobil Ford Cobra pilihan James Gunn

Saat kebanyakan film menggunakan mobil dari tahun 60an, Gunn memilih Ford Cobra dari tahun 1979 untuk mobil yang dikendarai Ego, ayah Peter Quill, di awal film. Mobil ini dicat dengan warna biru kehijauan dan oranye, seperti kapal Peter Quill, Milano.

Cameo spesial

Dalam Guardians of the Galaxy Vol.2, anjing peliharaan James Gunn, Dr. Von Spears, kembali hadir sebagai cameo.

Guardians of the Galaxy Vol.2: Para Guardians Telah Kembali!

GayaKeren.id – Disney Studios akan segera meluncurkan sekuel Guardians of the Galaxy Vol.2 dari Marvel bulan April ini. Untuk memberikan bocoran bagi para penonton tentang film paling dinanti tersebut, Disney Studios merilis serangkaian video trailer yang menampilkan kawanan pahlawan super beranggotakan makhluk-makhluk unik terpopuler di galaksi.

Petualangan penuh aksi Guardians of the Galaxy Vol.2 akan kembali menyoroti Star-Lord dan kawan-kawan, Gamora, Drax, Rocket, Yondu, Nebula, bersama pendatang baru, Mantis, dan si pencuri perhatian favorit para penonton, Groot.

Setelah pengorbanan yang dilakukan di film sebelumnya, ia kembali dalam sekuel terbaru ini sebagai Baby Groot dengan karakter baru serta penampilan yang lebih menggemaskan.

Guardians of the Galaxy Vol.2 akan menampilkan peperangan intergalaksi yang menegangkan. Dengan lebih banyak tembakan dan ledakan, kawanan tersebut akan kembali berupaya menyelamatkan alam semesta raya.

Adegan perang penuh aksi memenuhi video trailer sepanjang dua setengah menit tersebut, namun tetap diwarnai dengan aksi kocak dari salah satu karakter humoris kesukaan para penggemar, Rocket.

Dalam film ini, Nebula, yang merupakan tokoh antagonis dari film sebelumnya, kini tergabung dalam kawanan Star-Lord. Mereka akan menghadapi musuh baru, Ayesha. Diakhir video, kehadiran sosok yang tidak terduga juga akan menjadi kejutan bagi para penonton.

Kembali diarahkan oleh James Gunn dan Kevin Feige sebagai Produser, film ini akan ditayangkan di bioskop-bioskop Indonesia pada 26 April mendatang.

Siapapun bisa menyelamatkan galaksi sesekali. Namun, akankah mereka berhasil menyelamatkan galaksi untuk kedua kalinya?