Mix n Match Rok Hitam Agar Terlihat Lebih Stylish dan Modis

.

GayaKeren.id – Selain dapat membuat penampilan jadi lebih modis dan menawan, rok juga bisa dipakai kapan saja, baik untuk gaya kasual maupun formal. Model serta pilihan warnanya yang beragam pun memudahkan kamu untuk memadu-padankannya. Salah satu yang menjadi favorit adalah rok hitam. Intip tips mix n match-nya melansir Popbela !

1. Memadankan black skirt-mu dengan atasan berwarna sama akan membuat penampilanmu terlihat lebih modis.

2. Mix n match rok hitam dengan atasan berwarna polos serta outerwear.

3. Kamu juga bisa tampil girly dan edgy sekaligus dengan memadukan rok hitam dengan . Perfect!

4. Pasangan rok hitam dengan atasan berbahan denim akan.

5. Ingin tampil bold? Gunakan rok hitammu dengan sweater bermotif. Jangan lupa pakai oxford shoes agar total look-mu semakin keren.

6. Tampilan anggun bisa kamu dapatkan dengan mengombinasikan rok hitam dengan sweatshirt yang di-layer dengan kemeja. Tambahkan statement necklace agar penampilanmu semakin menawan.

.

.

Inspirasi Gaya K-Fashion Yang Bisa Membuat Penampilan Lebih Muda dan Fresh

 

GayaKeren.id – Korea Selatan kini menjadi kiblat dalam musik, kecantikan, hingga fashion. Sejak beberapa tahun terakhir banyak lini fashion lokal maupun internasional yang mengusung gaya fashion asal Korea Selatan yang lebih sering disebut sebagai K-Fashion.  Mengapa K-Fashion sangat diminati banyak orang?

 Selain karena terpengaruh dari para selebriti Korea, K-Fashion terlihat youthful, stylish, dan wearable. Ini beberapa inspirasi look yang benar-benar stylish.

LOOK 1

Look yang satu ini benar-benar playfully casualIf you’re on a date or just want to hang out you may want to pull this one look! Tidak perlu banyak effort untuk bergaya, cukup padukan oversized T-shirtdenim mini skirt, dan white sneakers. Jangan lupa gunakan kaus kaki (the ones that with cute design, of course!) agar penampilan kita semakin kekinian.

 

LOOK 2

Kalau kita lebih menyukai penampilan yang lebih loose, look yang satu ini sangat sesuai untukmu. Tonjolkan sisi femininmu dengan paduan loose shirt dan floral skirt, kemudian berikan sedikit twist dengan menggunakan sepatu boot. Lengkapi keseluruhan outfit kita dengan clutchand you’re good to go.

 

LOOK 3

Another outfit for sunny and breezy dayLoose T-Shirt atau blouse memang menjadi salah satu fashion staple dalam K-Fashion. Penampilan santai namun tetap modis? What’s not to love? Padu-padan dress dan t-shirt memang sempat happening pada tahun 1990-an, akan tetapi look ini kembali populer sejak tahun lalu. Untuk kesan yang sedikit lebih serius, gunakan long dress dan loafer, ya.

 

LOOK 4

Secara sekilas, look ini memang terlihat generik, namun jika kita cermat dalam hal mix and match, this look is not generic at all. Pilihlah t-shirt dengan desain menarik, statement t-shirt bisa dijadikan pilihan atau kaos dengan motif garis. Simpan skinny jeans-mu untuk sementara waktu dan mulailah mengenakan mom jeans atau boyfriend jeans. Jangan lupakan sneakers agar kita semakin terlihat seperti Korean It-Girls!

 

 LOOK 5

Kita bisa mencoba look ini untuk berbagai occasion, mulai dari hangout hingga ke kantor, asalkan dengan pilihan fashion item yang tepat! Oversized shirt, wrap skirt, dan sneakers untuk hari-hari kasual. Ganti sneakers dengan mule shoes untuk hari-hari profesional.

 

Itu dia beberapa inspirasi gaya K-Fashion yang bisa secepatnya kita coba. Why everyone loves K-Fashion so much? Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kita dapat terlihat begitu stylish dengan fashion items yang wearable. Selamat mencoba!

 

Sumber & Foto : Gogirl!

 

 

Tampil Di Ajang Fashion International, MERDI SIHOMBING Pukau Pecinta Fashion Di London dan Dhakka

GayaKeren.id – Fashion yang ramah lingkungan (eco-fashion) dan fashion terbarukan (sustainable fashion) beberapa tahun belakangan menjadi perhatian dunia, termasuk Indonesia. Terlebih ketika Ellen MacArthur Foundation melansir data yang menyatakan polusi yang dihasilkan dari industri fashion sama dengan polusi yang dihasilkan oleh batubara, migas bahkan petrokimia.

Merdi Sihombing menyikapi isu ini dengan melakukan berbagai aksi nyata untuk melakukan re-thinking fashion, sebuah gerakan yang sejak 2018 lalu marak dilakukan pegiat fashion dunia. Sepanjang 2018, Merdi melakukan community development di Alor, Rote Ndao, Banyuwangi dan Lombok untuk mengajarkan berbagai teknik yang menerapkan konsep sustainable fashion, seperti penggunaan pewarna alam, benang organik, maupun pengelolaan limbah tekstil. Merdi juga menggagas Eco-Fashion Week Indonesia 2018 yang digelar di Gedung STOVIA, Jakarta, dan menjadi pembicara di berbagai event yang mengusung prinsip sustainable lifestyle.

Mengawali 2019, tepatnya di pertengahan Februari Merdi diundang untuk membawakan karya sustainablefashionnya di London yang diprakarsai oleh Independent London Fashion Week Designer Association  (ILFWDA). Limabelas koleksi AW 2019 terbarunya dipergelarkan bersama karya-karya Jeff Garner dan tujuh desainer sustainable fashion independen dari mancanegara. Jeff Garner adalah desainer dari Amerika Serikat yang memenangi penghargaan 2018 Eluxe Award.

“Keikutsertaan saya di ILFWDA ini direkomendasikan oleh Jeff Garner yang karya-karya sustainable fashionnya sudah dikenal dunia melalui brand Prophetik. Koleksi saya kali ini juga mendapatkan dukungan dari Lenzing Indonesia – PT South Pacific Viscose, produsen benang ramah lingkungan, yakni Lyocell A 100 yang kemudian diberi pewarna alam sebelum ditenun menjadi kain-kain indah oleh perempuan-perempuan penenun di berbagai pelosok terpencil di Indonesia. ” kata Merdi Sihombing seusai show-nya yang berlangsung di Beach Blanket Babylon, Notting Hill.

Tema “Sirat” diangkat Merdi Sihombing sebagai sajian utamanya. Sirat adalah produk anyaman benang yang dikerjakan dengan teknik table weaving. Helai demi helai sirat yang berbentuk seperti pita itu dijahit menjadi satu, hingga membentuk gaun panjang, jumpsuit maupun longcoat yang diberi aksentuasi manik metal spike.

Merdi juga menyuguhkan koleksi klasik tenun ikat Hitam Putih, dan sejumlah koleksi dari kain yang diproduksi di Umapura Alor, sebuah atol kecil di Pulau Ternate.

“Sirat biasanya digunakan sebagai hiasan kepala saat ritual adat. Bentuknya menyerupai pita sepanjang 1 meter dengan lebar 5-7 cm. Sirat biasanya terdiri atas tiga warna yang melambangkan dunia dengan komposisi warna putih di atas, merah di tengah dan hitam di bawah. Motif ini disebut dengan istilah Sacred Geometry.” Kata Merdi menjelaskan dengan detil.

“Umapura Alor yang merupakan pulau terluar di Indonesia bagian utara. Tahun lalu saya melakukan community development di pulau yang hanya punya satu sumber mata air bersih itu. Hutan-hutan di sana masih dijaga ketat oleh masyarakat, karena dari hutan itulah mereka mendapatkan perwarna alam. Tanaman kolam susu menghasilkan warna hijau, indigo untuk warna biru, atau akar mengkudu untuk warna merah. Saya juga menggunakan limbah limbah rebusan cumi-cumi dan teripang sebagai alternatif perwarna alam dalam koleksi ini.”

Asia untuk Gerakan Sustainable Fashion

Selang seminggu dari London, karya-karya Merdi kembali ditampilkan di TRESemmé Bangladesh Fashion Week. Sekitar 300 penonton yang memadati venue, tak hanya disuguhi 17 koleksi terbaru – termasuk 2 koleksi untuk pria – namun juga kebagian bonus mendengarkan lagu “Apa Salah dan Dosaku” yang langsung dilantunkan oleh Merdi Sihombing untuk mengiringi langkah para model di catwalk. Tembang lawas ciptaan Bartje van Houten itu melahirkan suasana enerjik melalui irama jazz disco dan sentuhan musik Gondang khas Batak, tanah kelahiran Merdi Sihombing.

“Maheen Khan, presiden dari Fashion Design Council of Bangladesh mengundang saya mewakili Indonesia karena menilai Indonesia dan Bangladesh memiliki kesamaan dalam menanggapi isu sustainable fashion,” kata Merdi usai show yang diadakan di International Convention Centre, Basundhara, Dhaka.

Sambutan hangat untuk karya Merdi Sihombing ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh dan Nepal, Rina P. Soemarno melalui keterangan resmi KBRI Dhaka. Masyarakat Bangladesh menurut Dubes Rina P. Soemarno sangat mengapresiasi kerajinan asli buatan tangan, sehingga tenun dan batik berpeluang besar untuk disukai masyarakat Bangladesh.

Mari Selamatkan Laut Indonesia

Upaya Merdi Sihombing untuk mendorong fashion diplomacy yang mengedepankan sustainable fashion berlanjut di Jakarta melalui diskusi interaktif bertajuk “Saving Our Ocean: Re-thinking Our Lifestyle”. Diskusi berlangsung interaktif bersama dengan beberapa pelaku industri yang mengedepankan inisiatif dan produk ramah lingkungan seperti Hannah Nur Auliana dari Waste4Change dan Finalis Next Top Model Valerie dan Veronika.

“Diskusi hari ini adalah langkah awal bagi Indonesia untuk lebih menunjukkan kepedulian dan ikut serta dalam gerakan sustainable fashion yang kini sedang berlangsung di seluruh dunia. Kita harus lebih proaktif karena pada dasarnya nenek moyang kita sudah mewariskan teknik-teknik pembuatan kain yang sangat ramah lingkungan,” kata Merdi dengan bersemangat.

Merdi juga berharap diskusi dan event serupa ini dapat menelurkan lebih banyak talenta-talenta muda di dunia fashion yang bersama-sama dapat melanjutkan pekerjaan besar yang telah digelutinya selama 15 tahun.

Bersama tim, Merdi kini tengah menyiapkan sejumlah aktivitas yang akan terus mendorong dan menyuarakan prinsip sustainable fashion di Indonesia dan dunia.

2Madison Gallery Gelar Pameran Eksplorasi : SEVENTH EARTH

 

GayaKeren.id – 2Madison dan seniman Indonesia terpilih bersama-sama bereksplorasi dengan mediumnya masing-masing menggelar sebuah pameran karya desainnya bertajuk ‘SEVENTH EARTH’, mulai 16 Februari – 3 Maret 2019, di 2Madison Avenue, Kemang, Jakarta Selatan.

Seventh Earth bermakna suatu dunia imajinasi dimana penghuninya dari lintas warna kulit, ekonomi, budaya, politik, yang sama-sama hidup dengan harmonis. Dengan kondisi dimana tidak ada batas antara mereka yang hidup di kota atau di pelosok, dimana si kuat menolong si lemah agar semua bisa maju bersama dan mempunyai masa depan yang baik, dengan saling melengkapi hidup satu sama lain dengan serasi tanpa hiruk pikuk tentang perbedaan, kecurigaan, apalagi rasa marah dan dengki.

Pameran ini menampilkan eksplorasi seni 10 seniman / Perupa Lokal antara lain : Soni Irawan (Yogyakarta), Ruth Marbun (Jakarta), Hana Madness (Jakarta), Lala Bohang (Jakarta), Chairol Imam (Solo), Esa Apriansyah (Bandung), Imeldams (Cilegon), Dina Adelya (Jambi), DGTMB (Yogyakarta), Robet Olga (Solo).

Pada malam pembukaan pameran Seventh Earth sabtu lalu, eksplorasi desain ini ditampilkan secara khusus melalui Fashion Show dengan perwakilan seniman hadir menyampaikan inspirasi dan makna karyanya.

Pameran ini akan menampilkan koleksi eksplorasi  desain Maggie Hutauruk Eddy, Creative Director 2Madison Avenue, yang baru saja ditampilkan di ajang NYFW Fall/Winter 2019 dengan tema “Seventh Earth – Bringing Ulos to NYFW 2019”.

Maggie memilih Ulos sebagai medium utama untuk koleksinya yang dikombinasikan secara cantik dengan bahan bermotif eksklusif dan berbagai variasi bahan dan detail lainnya. Ini dimaksudkan agar minat terhadap Ulos dan tenun Indonesia lainnya bisa dibangkitkan dan taraf kehidupan para penenun Indonesia bisa membaik.

 

 

Perpaduan Celana Kulot Yang Bikin Penampilan Makin Kece & Kekinian

 

GayaKeren.id – Biasanya, celana kulot identik dengan penampilan santai dan juga mengarah ke gaya ibu-ibu. Wajar saja sih, bahannya yang dari kain yang cukup santai memang mengesankan begitu. Dulu, mana ada cewek yang mau pakai celana kulot. Nanti umurnya dikira lebih tua dari aslinya.

Tapi semua bisa berubah karena sebuah trend! Yap, kini bisa dibilang hampir semua cewek wajib punya celana kulot di lemarinya. Nggak cuma buat ngantor saja. Dari cuma sekedar makan siang bareng temen, hang out sama pacar, diajak ke rumah camer, kondangan sampai buat ke kampus, celana kulot adalah bawahan yang bisa kamu pakai di segala acara. Asal padanannya pas, kamu nggak akan terlihat tua dari umurmu dan akan jauh dari kesan formal ala ibu-ibu.

Makanya, simak baik-baik mix and match celana kulot yang dilansir dari Hipwee Style.

1. Siapa bilang kulot bikin kamu terlihat seperti ibu-ibu? Celana kulot di bawah lutut ini cocok untuk jalan-jalan di minggu pagi

2. Cuma pakai atasan kaos saja udah kece banget. Jangan lupa sneakersnya ya! Biar penampilanmu makin maksimal

3. Dipadankan dengan kemeja yang juga berukuran agak longgar nggak membuat celana kulot jadi mati gaya. Coba deh!

4. Kalau lagi pengen santai ke kantor atau kampus, padanan kulot dengan atasan kemeja yang dimasukkan bisa jadi solusi

5. Kulot dengan baju model kodok seperti ini terlalu lucu untuk kamu lewatkan. Wajib punya 1 di lemari sih kalau ini

6. Meski bercelana, kamu jauh dari kesan menampakkan bentuk tubuh. Pakai celana kulot memang solusi kalau kamu berhijab

7. Ternyata oke juga kalau celana kulot kamu padankan dengan memakai outer seperti ini. Apalagi sekarang lagi musim hujan

8. Jeans kulot yang dipadankan dengan outerbercorak ramai dengan kemeja putih seperti ini bikin penampilan vintagemu dapet banget!

 

 

2 Gaya Berpakaian Wanita Sebagai Cerminan Karakternya

 

GayaKeren.id – Ada pepatah yang mengatakan bahwa pakaianmu adalah cerminan dirimu, berbeda dengan cowok, cewek memiliki gaya berpakaian yang lebih beragam, sehingga padu padan pakaian yang kamu pilih kemungkinan besar akan mempengaruhi kepribadianmu.

Penasaran kan?

Seperti apa karakter anda berdasarkan fashion style yang anda suka dan pakai, dilansir dari womantalk.com, berikut ulasannya dibawah ini:

  1. Dress bergaya feminim

Anda terbiasa memakai pakaian feminim seperti rok atau dress cenderung bersifat perfeksionis, lembut, manis dan cantik mempesona. anda juga orang yang sangat memperhatikan detail dalam mengerjakan sesuatu yang tercermin dalam gaya berpakaian.

 

  1. Pakaian kasual yang tidak ribet

Dalam keseharian anda lebih nyaman memakai setelah santai semacam blus, kaus, kemeja, dan celana jeans yang simpel dan tidak ribet. Kebiasaan berpakaianmu ini menunjukkan kalau kamu tipikal cewek sederhana, berpikiran terbuka, dan mudah memaafkan, dan anda juga tipe orang yang tidak menyukai hal-hal yang berlebihan, baik itu dalam bertindak maupun berpakaian.

 

 

Mix & Match Celana Longgar Untuk Hijaber

 

GayaKeren.id – Tren pemakaian hijab memang semakin menyempurna dari tahun ke tahun. Lihat saja, di setiap penjuru kota yang kamu datangi di Indonesia, pasti kamu akan menemukan perempuan berhijab. Kini berhijab semakin mudah, ada banyak pilihan baju yang bisa kamu kenakan sesuai dengan kepribadian dan kesukaanmu. Berbeda dengan misalnya sepuluh tahun yang lalu, saat busana berhijab masih sedikit pilihannya — kalau nggak gamis, rok, atau kerudung langsungan.

Pendahulu kita cenderung merasa kesulitan saat ingin mencari padanan baju berhijab yang memungkinkan aktif bergerak. Namun zaman telah berubah. Kini telah banyak pilihan baju untuk hijab yang bisa disesuaikan dengan tingkat aktivitas kamu. Celana longgar misalnya. Tinggalkan dulu koleksi celana jeans ketat yang membalut kaki, kini saatnya beralih ke celana longgar yang buatmu mudah melangkah, juga pas untuk muslimah.

Dilansir dari Hipwee, ini beberapa rekomendasi padanan celana longgar untuk hijaber

1. Yang lebar, yang menawan. Potongan celana longgar dengan ujung melebar akan membuat kakimu nyaman tanpa ekspos lekuk yang berlebihan

2. Berani pakai paduan hitam-abu? Model ini mengajarkannya pada kita bahwa asalkan busanamu sama-sama pastel, cucok lah pasti

3. Tak mengapa suka atasan warna hitam, asalkan celana khaki kamu pasangkan. Hasilnya? Super elegan!

4. Asalkan warna hijab dan celana sama gelapnya, model blouseapapun bisa kamu pakai suka-suka

5. Motif garis-garis memang tidak pernah gagal membuat postur badanmu terlihat lebih tinggi. Apalagi kalau dipadankan dengan hijab pink sebagai fashion statement

6. Celana longgar warna abu-abu bisa banget kamu bawa jalan-jalan ke taman. Padukan saja dengan tas warna krem

7. Pecinta Monokrom? Ganti bawahan jadi warna hitam. Ke kondangan pun siap!

Memakai celana longgar itu banyak untungnya, selain tidak membentuk lekuk tubuh, juga pas untukmu yang aktif bergerak. Buatmu yang sudah mulai jengah dengan celana-celana ketat karena ingin hendak berhijrah dengan memakai busana yang anggun, mungkin perlu memulainya dengan mengenakan celana longgar.

 

 

Gaun Pengantin Simple Namun Tetap Cantik dan Anggun

 

GayaKeren.id – Semua orang pasti menginginkan berpenampilan terbaik di hari spesial, seperti penikahan merupakan impian hampir setiap orang kan, busana bridal dengan potongan klasik memang menjadi pilihan aman, karena tidak lekang oleh waktu. Namun ternyata, warna dan motif berani saat ini lebih banyak disukai.

Saat ini banyak calon pengantin yang menyukai potongan gaun simple dan dengan beraneka warna, seperti yang dikatakan oleh desainer Mety Choa.

Dilansir dari bintang.co, gaun bridal tidaklah harus berbentuk panjang dan lebar. bisa saja dibuat seperti mini dress namun tetap tidak menghilangkan kesan anggun dari gaun tersebut.

Gaun pengantin saat ini lebih disesuaikan dengan personal dan venue acara pesta tersebut. Tidak jarang calon pengantin yang meminta dibuatkan evening dress dan gaun berbentuk simple.

Sehingga mereka tidak hanya berdiri menatap para tamu, melainkan sang pengantin pun bisa menghampiri dan bergabung dengan tamu lainnya. sangat berbeda jauh kan teman-teman, model gaun nya sekarang sama dulu. anda juga boleh mencobanya kok.

Semoga bermanfaat…

 

 

Gaya Fashion Musim Panas Yang Viral

 

GayaKeren.id – Outfits dan gaya fashion musim panas sangat bisa dijadikan inspirasi untuk kita yang tinggal memang di daerah yang cukup sering terkena panas atau dari matahari. Nah kamu pernah perhatikan nggak nih girls, gaya fashion yang paling banget sering dipakai? Bahkan karena terlalu sering dipakai oleh banyak orang, gayanya menjadi viral di sosial media. Dilansir dari laman website whowhatwear, ini 3 gaya musim panas yang paling viral di tahun 2018. Intip yuk, siapa tau ada favorit kamu lho!

Dress and Chunky Trainers

Nggak salah lagi kalau misalnya gaya yang satu ini menjadi viral dan banyak dipakai saat musim panas, lihat deh gayanya sangat simpel tapi tetap kece. Memakai dress, long dress atau pun midi dress yang dipadukan dengan chunky trainers atau ugly sneakers memang bisa menjadi andalan saat musim panas. Kamu juga pakai gaya fashion seperti ini nggak, girls?

Animal print skirt, denim jacket, and white tshirt

Ini adala gaya yang nggak kalah simle tapi memberikan statement untuk penampilan. Yang membuat penampilan kamu menjadi semakin kece dan standout adalah dengan memakai animal print skirt. Hayo, kamu berani nggak nih pakai animal print pans atau skirt? Karena gaya fashion yang viral adalah memadukan animal print skirt, denim jacket, dan white tshirt yang simpel.

All white outfits

Memilih fashion item yang nyaman saat musim panas adalah hal yang paling penting. Nyaman dengan outfits yang serba putih, tanpa ribet akan membuat penampilan semakin kece saat musim panas. Simple dan kece kan? Pantas saja viral! Di Indonesia juga banyak fashion influencer yang memakai outfits serba putih dan berhasil memberikan gaya fashion yang standout. Kalau kamu gimana, ini gaya fashion favoritmu bukan?

 

 

Modest Fashion dan Barometer Fashion Indonesia

 

GayaKeren.id – Indonesia berpeluang menjadi barometer dalam modest fashion atau fesyen santun, namun harus terus memiliki ide kreatif dan memperkuat riset pasar.

Apalagi, Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi umat muslim yang besar. Tak ayal, kebutuhan untuk busana santun dilihat sebagai peluang bisnis.

Data Indonesia Fashion Chamber menyebut bahwa mayoritas dari 200 pelaku usaha fesyen yang tergabung menggarap busana produk pakaian santun.

 Global Islamic Economy memprediksi nilai pasar busana santun dunia pada 2020 akan mencapai US$327 miliar. State of the Global Islamic Economies juga memprediksi industri halal dunia akan tumbuh melebihi US$1 triliun.

Perancang busana Tuty Adib mengatakan Indonesia harus terus memiliki ide kreatif dan memperkuat riset pasar untuk bisa jadi barometer dunia dalam tren busana santun. Menurutnya, beberapa negara cenderung memilih pakaian yang ready to wear dan ringan, sesuai dengan karakter kesibukan masing-masing.

Sementara itu dari sisi warna kain, warna sesuai warna kulit menjadi salah satu pertimbangan. Salah satu contoh, untuk orang-orang yang berkulit hitam cenderung memilih warna yang bisa memaksimalkan eksotisme kulitnya.

“Jadi ada yang suka warna pastel dan mungkin ada juga yang enggak suka sama model yang sangat Indonesia, jadi kayak warna-warna nude juga ada,” ujarnya.

Sementara itu, untuk negara-negara dengan empat musim, bahan-bahan seperti katun atau viscose kerap menjadi pilihan. Pada intinya, katanya, riset mendalam menurutnya menjadi hal yang sangat penting.

“Asia mungkin senang detail, tapi seperti orang Eropa, Amerika, mungkin tidak begitu suka yang detail. Tidak bisa generalisasi. Kita mau bidik negara mana, harus kita pelajari,” tegasnya.

Potensi busana sopan dan tertutup semakin tinggi untuk pasar global. Bahkan tidak hanya untuk kaum muslim, atau wanita dengan hijab, modest fesyen diharapkan dapat menjadi tren bagi pasar yang lebih luas.

Chief Creative Officer EBW World Wide Stevy Giani Sela mengklaim angka pembelanjaan untuk modest fashion di seluruh dunia cukup besar, mencapai 11% dari total sekitar US$ 258 milliar belanja fesyen. Menurut Stevy karakter modest fashion sendiri masih berbeda-beda di setiap negara. Misalnya di Indonesia, modest fashion seringkali digambarkan sebagai koleksi baju muslim yang seringkali memiliki detail baju yang berangkap, tebal, dan ciri khas lainnya.

Adapun di negara yang penduduknya bukan mayoritas muslim, misalnya Inggris,modest fashion cenderung lebih sederhana. “Bahkan kemeja longgar yang dipadukan dengan bawahan seperti celana atau rok saja sudah bisa masuk ke kategori modest fashion,” katanya.

Dia mengatakan melalui beberapa ajang modest fashion week dengan pasar yang berbeda di setiap negara, diharapkan bisa memersatukan semuanya serta saling membangun jejaring untuk meningkatkan bisnis. “Kami berharap lewat satu platform semuanya jadi satu. Jadi kalau kita pusatkan semuanya, trennya bisa diketahui,” ujar Stevy.

Dilihat dari berbagai tempat, misalnya Paris memiliki haute couture sebagai simbol industri fesyen, Amerika Serikat dengan sport wear-nya, Tokyo dengan budaya kontemporernya, dan Milan dengan budaya fashion-nya. Bagaimana dengan Indonesia?

Presiden Indonesia Fashion Chamber (IFC) Ali Kharisma mengatakan sebenarnya Indonesia tidak memiliki banyak pilihan. “Salah satu tempat yang masih kosong dan bisa kita usung adalah busana muslim,” kata Ali.

Dia mengatakan apabila ditelisik dari segi pangsa pasar, Ali menyebut industri fesyen muslim Indonesia relatif menawarkan ragam konsep dan gaya berpakaian bagi seluruh pasar muslim di dunia. “Pangsa pasarnya Indonesia cocok dengan pangsa pasar seluruh dunia karena cara berpakaian sangat beragam. Cocok dengan Timur Tengah, cocok dengan muslim Amerika Serikat, Eropa, Turki, bahkan Asia,” lanjutnya.

Bahkan, untuk mendukung iklim usaha bisnis fesyem muslim, lanjutnya, Presiden Joko Widodo sudah telah menginstruksikan untuk segera membentuk forum internasional yang dapat mempertemukan antara pelaku bisnis fesyen muslim Indonesia dengan mancanegara.