Selama New Normal, Maksimalkan Imunitas dan Tunjukkan Passionmu

GayaKeren.id – Memasuki babak new normal dan diperbolehkan untuk kembali melakukan aktifitas harian di luar rumah, banyak kebiasaan baru yang mau tidak mau harus kita lakukan. Dari menggunakan masker, membawa peralatan makan sendiri, lebih sering cuci tangan dan beberapa hal lain yang sebelumnya bukan keharusan. Tujuan utamanya agar kita semakin sadar dengan kesehatan pribadi dan pastinya mencegah penyebaran COVID-19. Nah, aspek lain yang tidak boleh diabaikan adalah kondisi imunitas harian kita. Dengan daya tahan tubuh yang baik, tubuh kita bisa lebih kuat dan kebal untuk menghadapi beragam ‘serangan’ patogen jahat seperti virus dan bakteri. Contoh simpelnya saja, saat kita tidak makan dan tidur yang teratur, kekebalan kita pasti akan menurun dan akhirnya gampang terkena flu atau batuk.

Sebagai multivitamin sudah lengkap dengan 10 macam vitamin dan 2 mineral YOUVIT dengan yang bentuknya gummy, sangat fun untuk dikonsumsi rutin. Rasa mixberry-nya juga tidak membuat bosan. Enak, tinggal kunyah dan daya tahan tubuh bisa terjaga. Tentunya dengan daya tahan yang kuat, kita akan lebih percaya diri untuk melakukan beragam aktifitas yang kita cintai.

Mulai Juli ini, YOUVIT juga ingin mendukung seluruh masyarakat Indonesia untuk bangkit lagi dan tentunya berkomitmen untuk membantu tiap orang untuk menunjukkan passion-nya melalui program #TunjukinPassionmu dengan imunitas maksimal. “Ayo hadapi New Normal dengan kepercayaan diri yang baru. Baik itu dengan memasak makanan yang enak, mendesain baju yang kita sukai, belajar olahraga baru atau eksplorasi Indonesia dengan cara yang berbeda. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan kembali passion kita selama New Normal.  Kami ingin tiap orang punya pemikiran positif dan merayakan kehidupan dengan tetap mengutamakan kesehatan bersama YOUVIT,” ucap Wouter Van Der Kolk, CEO dan Co-Founder YOUVIT gummy multivitamin.

Program spesial ini akan mengusung empat passion yang biasanya kita temui di kehidupan sehari-hari, antara lain kuliner, olahraga, seni dan jalan-jalan. “Nantinya kita akan ada beberapa kegiatan menarik yang bisa diikuti oleh masyarakat, seperti MasterClass online oleh selebriti sekaligus para ahli di bidangnya. Terus juga akan ada kompetisi media sosial dan kolaborasi aktifitas online dengan beberapa partner brand lokal. Intinya kami ingin masyarakat kembali percaya diri dan kreatif untuk beraktifitas lagi sesuai dengan passion dan menunjukkannya kepada dunia,” ujar Ardhya Santika, Head of Marketing YOUVIT.

MasterClass online akan diisi oleh Dion Wiyoko sebagai ahli untuk fotografi jalan-jalan. Kemudian ada juga Jennifer Bachdim untuk sesi olahraga di rumah, Chef Marinka untuk sesi masakan sehat dan Diela Maharani sebagai ahli di bidang seni. Cara untuk ikutnya mudah, tinggal berbelanja YOUVIT minimal 1 sachet multivitamin dewasa dan anak di toko konvensional maupun online. Lalu daftarkan struk belanjanya ke website www.youvit.co.id/masterclass. dan nanti tim YOUVIT akan memberikan link zoom untuk MasterClass melalui email atau whatsapp. Satu slot MasterClass ini bernilai hingga 300 ribu rupiah. Jadi benar-benar kesempatan menarik.

Selain itu, ada pula kompetisi media sosial yang berhadiah ipad, sepeda, kamera dan alat masak dengan total senilai 40 juta rupiah. Untuk berpartisipasi, cukup mengunggah foto pengalaman atau kegiatan yang berkaitan dengan empat passion yang diangkat pada program #TunjukinPassionmu dengan imunitas maksimal. Sekaligus menceritakan pengalaman itu pada bagian caption. Peserta juga diminta untuk mention @youvitforlife dan #TunjukinPassionmu. Kompetisi akan berlangsung dari 1 Agustus sampai 30 September 2020. Kompetisi ini bertujuan untuk mendorong kembali passion tiap orang di era New Normal melalui pengalaman yang dulu pernah mereka lakukan.

Pada program ini, YOUVIT juga berkolaborasi dengan beberapa brand lokal Indonesia. Mereka merupakan bidang usaha yang awalnya terbentuk dari passion spesial yang dimiliki oleh pendirinya. Brand tersebut antara lain Bartega, R Fitness, Chillibeli, Eatever, Cause, Basic by Nash, Kizaru dan Bobobox. Nantinya akan ada beberapa kerjasama aktifitas seperti kelas melukis online, kolaborasi IG live dan lain-lain. Selain itu, ada juga promo spesial yang bisa dari masing-masing pihak. “Saya melihat program YOUVIT ini memang sejalan dengan Bartega yang dulunya didirikan dari sebuah kecintaan dalam bidang seni. Saya yakin passion pada tiap orang harus terus dilakukan, walaupun keadaan tidak menentu seperti sekarang.  Yakinlah pada diri sendiri bahwa itu bisa menghasilkan sesuatu yang positif ke depannya,” kata Benson Putra, Co-Founder Bartega.

Tidak ketinggalan, YOUVIT juga menunjuk beberapa brand ambassador untuk program yang akan jalan sampai beberapa bulan ke depan itu. Mereka antara lain Jenahara Nasution untuk sosok yang mewakili passion seni, Jennifer Anandary untuk passion jalan-jalan, Anavaliza Atmadja untuk passion olahraga dan Lucky Andreono untuk passion kuliner. “Aku excited banget kepilih untuk dukung program ini. Soalnya aku kan memang hobi banget jalan-jalan. Walaupun aku gak bisa keluar kota atau negeri sekarang ini, aku tetep berusaha nulis pengalaman jalan-jalan yang dulu belum sempat di-posting di blog. Tentunya ini bisa memberikan inspirasi positif ke orang lain. Jadi pas pandemi sudah kelar, mereka bisa nyobain tempat-tempat yang udah aku tulis di blog,” ucap Jennifer Anandary, lifestyle dan travel blogger Indonesia.

Barang “Wajib” Dibawa Liburan Memasuki Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

GayaKeren.id – Pemerintah menghimbau masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan tatanan kehidupan baru dengan cara selalu mematuhi protokol kesehatan dan tetap produktif. Agar bisa beraktivitas secara aman dan nyaman, sebaiknya menambahkan list barang wajib yang harus dibawa setiap kali melakukan kegiatan ke luar rumah, terutama saat berlibur. Beberapa barang wajib dibawa saat keluar rumah di antaranya masker utama untuk dipakai serta masker cadangan, hand sanitizer, tisu basah, dan alat makan.

Untuk yang sudah merencanakan liburan saat masa adaptasi kebiasaan baru, tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang berlaku. Beberapa caranya adalah dengan sadar akan kondisi kesehatan tubuh dan membawa beberapa barang untuk kebutuhan penggunaan pribadi.

Starter Pack untuk Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

1.    Masker. Masker menjadi sangat penting sebagai perlindungan terdepan diri dari paparan udara karena kita tidak pernah tahu orang-orang di sekitar kita yang sudah terinfeksi virus.

2.    Hand Sanitizer dan Sabun Cuci Tangan. Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun memang cara terbaik untuk mencegah agar tubuh kita terpapar virus. Akan tetapi, dengan banyak aktivitas yang harus dijalani, Hand sanitizer jadi pilihan terbaik untuk menjaga kebersihan tangan.

3.     Tisu Basah dan Kering. Tisu akan sangat berguna ketika hendak menyeka permukaan benda dengan cairan disinfektan yang akan digunakan di tempat umum, seperti meja, gagang pintu atau perlengkapan pribadi.

4.    Alat Makan Pribadi. Hal ini bertujuan untuk menjamin kebersihan dan menghindari penggunaan barang secara bersamaan. Kebiasaan ini juga sebaiknya diaplikasikan tidak hanya saat di kantor dan di sekolah saja, tapi juga saat makan di pinggir jalan atau di restoran.

5.    Peralatan Ibadah Pribadi. Bagi umat muslim yang memiliki kewajiban beribadah shalat 5 waktu, tentu barang ini menjadi hal yang perlu dibawa saat beraktivitas keluar.

 

Begini Cara Berobat di Malaysia Untuk Pasien Indonesia Selama Periode PKPP

GayaKeren.idSaat ini Malaysia memasuki fase pemulihan Perintah Kawalan Pergerakan Pemulihan (PKPP) yang dimulai pada 10 Juni hingga 31 Agustus 2020. Manajemen penanganan pandemi yang dijalankan oleh pemerintah Malaysia terbukti telah berhasil meratakan kurva kasus COVID-19. Hal ini didukung oleh laporan Kementerian Kesehatan Malaysia yang menyatakan jumlah pasien virus corona telah berkurang secara signifikan, sejak wabah COVID-19 mulai ada, dengan total 8.524 pasien yang telah kembali dari Rumah Sakit, dengan tingkat pemulihan sebesar 97,7%.

Seiring dengan kondisi tersebut Pemerintah Malaysia juga telah mengumumkan dibukanya kembali perbatasan internasional bagi wisatawan kesehatan dari luar negeri pada 19 Juni 2020 lalu. Sejalan dengan kebijakan Pemerintah, Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) pada hari ini (17/09) menyampaikan sejumlah prosedur operasi standar (SOP) yang telah disetujui oleh pemerintah terkait perawatan kesehatan di Malaysia.

Yazmin Azman, Chief Commercial Officer, Malaysia Healthcare Travel Council, menyampaikan “Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang besar baik kepada masyarakat global dan juga terhadap industri kesehatan terutama masyarakat yang selama ini membutuhkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. Kesehatan dan keselamatan pasien serta pengunjung merupakan prioritas utama kami, terutama saat melakukan perawatan kesehatan di Malaysia. Kami percaya bahwa inisiatif ini  memungkinkan Wisatawan Kesehatan untuk kembali mendapatkan akses pelayanan kesehatan di negara dimana COVID-19 ditangani dengan baik.”

“Kami menyambut baik keputusan pemerintah untuk kembali membuka perbatasan internasional bagi wisatawan kesehatan, yang diikuti dengan kontrol dan protokol kesehatan yang sangat ketat. Hal ini menandai kemajuan yang sangat positif untuk perekonomian Malaysia serta bangkitnya industri wisata kesehatan kami, tambah Yazmin Azman”.

Berikut kami lampirkan (klik disini) siaran pers, materi acara, dan foto pendukung, untuk rekaman acara dapat diakses dalam link ini (klik disini). Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Image Dynamics dengan Adita di adita@imagedynamics.co.id  081323595467 dan Danti di maulidanti@imagedynamics. co.id 081218848271.

IZAMOPRO 1000, Ekstrak Salmon Untuk Nutrisi Praktis Dimasa Era New Normal

GayaKeren.id – Di masa transisi new normal ini, pastikan Anda telah mempersiapkan “starter pack” ketika beraktivitas di luar rumah untuk menunjang protokol kesehatan yang wajib dijalankan sesuai anjuran pemerintah. Selain masker, sabun cuci tangan atau handsanitizer, tisu basah dan kering, dan peralatan makan, isi starter pack yang tak kalah penting adalah minuman kesehatan yang praktis untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dalam meningkatkan stamina serta daya tahan tubuh.

Asupan nutrisi sangat penting dalam menjaga kesehatan. Ada beragam bahan alami yang dijuluki “superfood” dengan kandungan nutrisi tinggi. Salah satunya adalah Salmon Ovary Peptide yang diekstraksikan hanya dari kaviar ikan Keta Salmon yang hidup di bagian laut utara Hokkaido, Jepang. Ekstraksi dari Salmon Ovary Petide ini memiliki manfaat setaraf dengan terapi stemcell atau sel punca yang sudah dikenal sebagai salah satu alternatif terapi untuk mengatasi dan mencegah berbagai penyakit.

Selain itu, Salmon Ovary Peptide juga dipatenkan untuk anti pikun melawan Alzheimer. Sifat stemcell atau sel punca yang meregenerasi sel-sel tubuh akan memberi dampak yang signifikan pada proses penyembuhan luka serta perbaikan sistem imunitas tubuh dalam melawan virus, paparan radikal bebas serta sel-sel ganas. Rutin mengonsumsi kandungan Salmon Ovary Peptide dapat sekaligus menjaga kecantikan atau kesehatan kulit karena terbukti dapat mencerahkan kulit, menyamarkan bintik hitam serta mampu melawan penuaan dini.

Minuman kesehatan dengan kandungan Salmon Ovary Peptide merupakan pemenuhan nutrisi tubuh yang praktis di fase new normal. Tak hanya berkhasiat meningkatkan antibodi, namun juga memberi dampak baik bagi kecantikan kulit dari dalam. Inovasi minuman kesehatan dengan keunggulan kandungan Salmon Ovary Peptide dihadirkan oleh IZAMOPRO 1000. Minuman kesehatan IZAMOPRO 1000 dilengkapi pula dengan kandungan Inulin yang membantu menekan jumlah bakteri jahat di dalam usus, Gluthatione yang tinggi akan anti oksidan, dan fish collagen yang menstimulasi elastisitas dan kelembaban kulit.

 “Minuman kesehatan seharusnya aman dikonsumsi oleh semua kalangan, bahkan penderita diabetes sekalipun, misalnya dengan menggunakan daun Stevia sebagai pemanis serta kandungan buah seperti buah delima yang memberikan rasa segar sekaligus kaya akan vitamin,” papar Gunawan selaku CEO IZAMOPRO 1000. Segera lengkapi ritual new normal Anda dengan 1 sachet IZAMOPRO 1000 setiap hari untuk daya tahan tubuh yang lebih maksimal.

L’Oréal PARIS INDONESIA BAGIKAN 140.000 HAND SANITIZER

GayaKeren.id L’Oréal Paris sebagai brand kecantikan nomor satu di dunia, selalu memperjuangkan dan mengutamakan pemberdayaan setiap individu di segala situasi. Kali ini dalam melawan COVID-19, L’Oréal Paris Indonesia memproduksi dan membagikan 14o.000 unit Gel Hydro-Alcoholic Hand Sanitizer secara gratis untuk mendukung dan melindungi seluruh keluarga besar L’Oréal yang berada di rumah maupun mereka yang bekerja di luar rumah.

Manashi Guha, General Manager Consumer Product Division L’Oréal Indonesia menjelaskan, “Kami percaya setiap individu begitu berharga. Dengan budaya untuk selalu mencintai sesama, L’Oréal Paris ingin memainkan perannya dalam melawan COVID-19 dengan mendukung keluarga kami untuk mengutamakan kesehatan mereka. L’Oréal Paris Indonesia mendukung perlindungan terhadap keluarga kami yang terdiri dari karyawan, mitra bisnis dari berbagai divisi, mitra salon, dan bahkan tenaga kesehatan. Keragaman pihak – pihak ini menunjukkan kita bahwa semua orang, siapa pun dan, darimana pun Anda berasal, Anda sangat berharga.”

Menjaga seluruh karyawan dan kesehatan mereka merupakan hal paling penting yang menjadi prioritas. Oleh karena itu, semua pihak akan mendapatkan 125 ML Gel Hydro-Alcoholic Hand Sanitizer secara gratis yang diproduksi dan didistribusikan oleh pabrik L’Oréal Indonesia di Kawasan Indsutri Jababeka. Kontribusi ini merupakan bagian dari total 32 milyar rupiah kontribusi dari Program Solidaritas COVID-19 L’Oréal Indonesia. Salah satu anggota keluarga yang paling penting dalam L’Oréal adalah komunitas penata rambut yang sudah mendedikasikan hidup mereka untuk dapat membantu banyak orang merasa dirinya terawat dengan baik. Oleh karena itu, L’Oréal Indonesia juga memastikan untuk membagikan hand sanitizer kami kepada hampir 15,000 mitra salon L’Oréal di seluruh Indonesia.

“Sebagai salah satu bagian dari mitra salon, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan kekaguman saya terhadap L’Oréal Paris Indonesia yang selalu mengingatkan saya bahwa kami semua sangat berharga. Banyak salon yang harus tutup sementara, namun kami masih bisa berjuang melakukan penjualan dengan berbagai cara lainnya. L’Oréal juga mendukung kami dengan memberikan pelatihan keamanan dan kesehatan sehingga kami dapat bersemangat menjalankan bisnis kami kembali secara normal setelah pandemi ini berakhir. Kami percaya kasih sayang dan dukungan ini menguatkan kami semua di tengah situasi yang luar biasa ini,” kata Rudy Hadisuwarno.

“Kami mengalokasikan 5.000 unit hand sanitzer kami sebagai rasa hormat dan untuk perlindungan tenaga medis perwakilan kami diberbagai daerah terpencil di Indonesia melalui DoctorShare,” Manashi menambahkan. DoctorShare adalah sebuah organisasi kemanusiaan nirlaba yang secara aktif bekerjasama dengan berbagai organisasi kesehatan untuk memberikan sebanyak mungkin dukungan, yang akan didistribusikan kepada tenaga kesehatan di seluruh Indonesia selama pandemi ini.

 

#RamadanMenjaga, Pocari Sweat Berbagi Paket Sahur

GayaKeren.id – Ditengah pandemik Covid-19 yang mengharuskan setiap orang melakukan kegiatannya didalam rumah, Pocari Sweat membuat kampanye yang mengajak masyarakat untuk menjaga para pekerja dalam kampanye digital #RamadanMenjaga, dengan cara  berpartisipasi dalam memberikawn pesan semangat melalui Instagram Stores dan di tag @pocariid agar terus menjaga kesehatan dan tetap bersemangat menjalankan kegiatan di bulan suci Ramadan. Ada 4.000 paket sahur dan Pocari Sweat lengkap dengan pesan semangat yang terkumpul dibagikan ke tenaga medis, petugas kepolisian pemadam kebakaran, petugas ekspedis, pedagang di pasar, petugas keamanan, supir taksi di daerah Jakarta dan sekitarnya pada tanggal 13 dan 15 Mei 2020.

Selain paket sahur, bingkisan juga berisikan pesan semangat dari masyarakat melalui sosial media di Instagram @pocariid
Brand Ambassador Pocari Sweat, Ayana Jihye Moon, juga menceritakan pengalamannya menjalani puasa di Korea Selatan.

“Sebagai bentuk empati dan apresiasi kami terhadap para pekerja yang masih bekerja di luar rumah, kami bermaksud membagikan paket sahur melalui program #RamadanMenjaga. Dengan cara yang sangat mudah, masyarakat pun bisa ikut berpartisipasi dengan memberikan pesan semangat kepada mereka,” ujar Puspita Winawati, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka.

Pada saat pembagian paket sahur, pembacaan pesan dilakukan oleh perwakilan penerima. “Kami akan memegang amanah untuk stay di rumah. Demi kalian yang berjuang tanpa lelah. Semoga apa yang kalian lakukan membawa berkah,” kata M. Widiyanto, Kepala Pleton Grup B Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat membaca pesan semangat dari @graceyul. Apresiasi juga diberikan oleh Abdul Karim selaku perwakilan warga Kampung Nelayan Muara Angke, “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pocari Sweat. Semoga apa yang telah diberikan bisa menjadi amalan baik bagi perusahaan dan tim yang terlibat.”

Brand ambassador Pocari Sweat, Ayana Jihye Moon, melalui sambungan video call dari Korea Selatan mendukung program #RamadanMenjaga karena menurutnya berbagi kepada sesama adalah hal yang baik untuk dilakukan di bulan Ramadan. “Kita harus tetap semangat, aktif, dan melakukan kegiatan yang positif agar menjadi berkah di bulan Ramadan. Salah satunya berbagi dengan sesama. Tidak harus selalu dengan uang atau barang, tapi juga bisa dengan doa dan pesan semangat.”

mendukung program #RamadanMenjaga karena menurutnya berbagi kepada sesama adalah hal yang baik untuk dilakukan di bulan Ramadan. “Kita harus tetap semangat, aktif, dan melakukan kegiatan yang positif agar menjadi berkah di bulan Ramadan. Salah satunya berbagi dengan sesama. Tidak harus selalu dengan uang atau barang, tapi juga bisa dengan doa dan pesan semangat.”

 

 

Masker Kain dan APD by Pinky Hendarto

GayaKeren.id – Pinky Hendarto, salah satu pengajar di Susan Budihardjo Semarang dan juga Member IFC Semarang Chapter menunjukkan kepeduliannya terhadap pandemi covid-19 dengan memproduksi masker kain dan Alat Pelindung Diri atau APD. Pinky memproduksi masker sebagai bagian dari fashion, sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. 

Ada beragam jenis masker kain yang diproduksinya. Antara lain masker katun biasa, masker premium dengan bahan batik tulis, masker couple, masker keluarga (termasuk di dalamnya masker untuk anak-anak dan balita), serta masker cantik dengan aplikasi manik-manik. Menggunakan material Batik Tulis, katun premium (Swiss dan Jepang), scuba, satin, dan lace, setiap maskernya terdapat kantong pada bagian dalam yang bisa diisi tissue, carbon active, atau masker medis.

Dari segi bentuk pun beragam, mulai dari masker dengan potongan ala Korea dan masker dengan pola lipit. Yang membedakannya dari masker kain biasa, terdapat kawat anti karat pada bagian hidung, serta desain yang bisa disesuaikan dengan bentuk wajah agar benar-benar pas. Sementara untuk harganya, Pinky menjual maskernya secara satuan maupun paket untuk satu keluarga, dari mulai 20 ribu hingga 75 ribu. Meski dijual untuk umum, masker kain tersebut juga dibagikan secara gratis bagi mereka yang membutuhkan. Seperti pedagang kaki lima, supir ojol, tukang sampah, tukang parkir, atau siapapun yang ditemuinya dijalan dan tidak mengenakan masker, pasti dibagikannya secara gratis.

Pinky juga mulai berinisiatif memproduksi baju APD (hazmat coverall) sejak beberapa Rumah sakit di Jawa Tengah kekurangan APD, dan keberadaannya pun langka dipasaran. Tentu saja, Pinky memproduksi baju APD menyesuaikan standar medis/rumah sakit, serta terlebih dahulu berkonsultasi dengan para dokter dan perawat, kemudian melakukan uji coba sebelum memproduksi dan memberikannya ke rumahsakit. “Jadi kalau ada yang ingin berdonasi untuk rumahsakit dan yang diminta atau dibutuhkan adalah dalam bentuk APD, maka saya menjembatani keduanya,” ujar Pinky.

Hingga kini, APD hasil produksinya telah terdistribusi di beberapa rumahsakit di Semarang, Tegal, bakhan Bali. Dalam memproduksi masker maupun APD, Pinky tidak mengambil keuntungan sama sekali. Hasil penjualannya semata untuk pendapatan para penjahit, supaya mereka tetap mendapatkan penghasilan selama masa pandemi ini. Secara pribadi, ia ikut senang menjadi bagian dalam melawan pandemik ini.

Disamping misi kemanusiaan, Pinky mengatakani bahwa kedepannya masker akan menjadi gaya hidup. Yang mana masker tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari virus, kuman, debu dan asap, tetapi juga harus terlihat modis untuk menunjang penampilan. Dalam waktu dekat, pemilik Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budihardjo Semarang tersebut akan mengeluarkan koleksi set masker dan busana yang senada. Ia menyebutnya sebagai “Masker in Fashion”. “Pesan saya buat Lebaran nanti, tidak harus baju baru sekeluarga, tapi maskernya kembar sekeluarga, sehingga terlihat kompak dan bagus kalau difoto,” ujarnya.

Yuk #NGEMILBIJAK SAAT RAMADAN #DIRUMAHAJA

GayaKeren.id – Ngemil menjadi kegiatan yang sering dilakukan hampir disegala suasana, termasuk pada saat terjadinya perubahan gaya hidup sehari-hari yang disebabkan pandemi Covid-19. Menjadi penting buat kita untuk memahamami manfaat camilan seimbang bagi masyarakat, Mondelez Indonesia meluncurkan kampanye #NgemilBijak guna mendorong setiap orang untuk lebih bijak mengkonsumsi camilan sehingga bisa mendapatkan manfaat secara lebih seimbang, baik untuk tubuh maupun pikiran.

Khrisma Fitriasari selaku Head of Corporate Communication Mondelez Indonesia menjelaskan, kampanye #NgemilBijak merupakan inspirasi agar masyarakat memilih camilan yang tepat, mengkonsumsinya pada waktu yang tepat, serta menikmati camilan tersebut dengan cara yang tepat pula. “Kampanye ini sejalan dengan tujuan global dari Mondelez International, yakni ‘Empower People to Snack Right’, untuk terus menginspirasi masyarakat mengkonsumsi camilan secara lebih bijak melalui produk-produknya yang ikonik, seperti biskuit Oreo, cokelat Cadbury atau keju KRAFT”, jelas Khrisma. 

Pada dasarnya orang Indonesia memang suka ngemil, bahkan 23% lebih banyak daripada rata-rata global, seperti diungkapkan melalui sebuah studi konsumen bertajuk ‘The State of Snacking’ yang dilakukan di Indonesia dan 11 negara lainnya. Selain itu, hasil studi dari Mondelez Internasional tersebut juga menjelaskan bahwa rata-rata orang Indonesia bergantung pada camilan untuk memenuhi kebutuhan mental dan emosional.

Menyadari apa yang kita cemil, dan mengkonsumsinya dengan penuh perhatian adalah inti dari ngemil lebih bijak. Masyarakat dapat menerapkannya sehari-hari dengan tiga langkah sederhana yaitu, 1) kenali isyarat tubuh mengapa Anda ingin ngemil, misalnya apakah karena lapar ataukah perlu untuk mengembalikan mood, 2) kemudian Anda bisa memilih apa camilan yang tepat berdasarkan isyarat tubuh tersebut, tentunya dengan memperhatikan porsi camilan dan waktu ketika Anda ngemil. 3) Perhatikan bagaimana Anda ngemil, dengan memaksimalkan semua indera Anda, karena Anda akan dapat mengenali isyarat tubuh, kapan harus berhenti ngemil. Oleh karenanya, sebaiknya ngemil tidak dilakukan sambil berkegiatan lain, misalnya main gadget,” jelas Khrisma.

Ngemil lebih bijak merupakan langkah tepat untuk mendapatkan kepuasan dalam mengkonsumsi camilan sehingga tidak menimbulkan penyesalan setelahnya. Juga menghindari ngemil secara berlebih karena memperhatikan isyarat tubuh, “Kegiatan ngemil sebaiknya dilakukan secara sadar agar manfaat bisa didapatkan. Makanlah secara perlahan dan nikmati setiap gigitannya. Ajak seluruh indera tubuh Anda terlibat, mulai dari memperhatikan bentuk, mencium aroma, menikmati rasa, hingga sensasi suara saat menggigit atau mengunyah camilan,” kata Psikolog Klinis, Tara De Thouars .

Tara menjelaskan bahwa kebiasaan ngemil sesungguhnya bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan kalori harian dan menjaga stabilitas metabolisme tubuh, asal dilakukan dengan bijak. Memasuki bulan ramadan, kebiasaan ngemil pun perlu disesuaikan mengingat terbatasnya waktu makan. Namun, sebagian orang terkadang tidak bisa makan banyak saat sahur ataupun berbuka sehingga lebih berisiko akan kekurangan asupan kalori. Padahal kebutuhan kalori harian tubuh tetap sama, baik berpuasa ataupun tidak. 

Selain itu menikmati camilan secara lebih bijak bersama keluarga juga bisa menjadi pilihan tepat sebagai kegiatan ringan yang menyenangkan untuk mempererat ikatan dan kehangatan dalam keluarga. Untuk mengetahui inspirasi #NgemilBijak lainnya dari Mondelez International, buka www.snackmindful.com. “Momen ngemil atau membuat camilan bersama keluarga saat #dirumahaja memberi kesempatan bagi kita untuk terus bersama-sama memiliki pikiran yang positif menghadapi masa pandemi yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan ini,” tutup Khrisma.

Masker Cantik Karya 4 Disainer Indonesia

GayaKeren.id – Masker menjadi hal penting dimasa pandemik saat ini. Bahkan di masa awal pandemik Covid-19, masker sempat menjadi barang yang dicari dan susah didapat di pasaran. Hingga harga luar biasa mahal. Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menuntaskan Covid-19 membuat setiap orang akan membutuhkan masker dalam jangka waktu lama, dan menjadi kebutuhan sehari-hari, terutama setiap berpergian keluar rumah.

Kondisi seperti ini menginspirasi beberapa disainer Indonesia untuk membuat masker dengan disain dan corak yang cantik, bahkan juga bisa disesuaikan dengan baju yang dikenakan. Sehingga tidak sekedar demi menjaga kesehatan, tapi juga bisa tetap tampil modis.

Berikut 4 disainer yang tergabung dalam Indonesia Fashion Chamber yang membuat masker-masker cantik dan unik:

1. Yuliana Fitri, IFC Yogyakarta. Dengan brandnya Aruna telah memproduksi masker kain dengan jumlah ribuan lembar. Dari yang 1 ply hingga yang 3 ply dan dijual dengan harga yang sangat bersahabat, Rp 2.500/pcs.

Di awal produksi kami mendonasikan 500pcs free untuk penjual makanan dan penjual sayur dipasar, lalu untuk daerah di Sleman Yogyakarta yang mana desa nya ada yang terkena covid 19. Setelah itu kami sadar akan tidak hanya kebutuhan tentang donasi, namun #maskerkain sudah menjadi sesuatu yang dibutuhkan oleh kita alias masyarakat semua. Dimana mulai menyebarnya Covid 19,” cerita Yuliana saat memulai memproduksi masker kain ini.

Masker kain yang di bonuskan untuk kembar atau sama dengan baju yang dibeli.  Special prize for Ramdhan Kareem yang saya berikan. Khusus nya untuk menjaga ciri khas dari Wastra Nusantara yang selama ini menjadi andalan di brand Aruna Creative. Bahan berupa tenun/lurik/batik. Tetap fashionable dan ethnic tentunya.

Kepedulian Yuliana terhadap generasi muda diperlihatkan dengan  memproduksi masker yang nyaman digunakan untuk anak-anak. “Perlindungan terhadap generasi penerus. Susah sekali mencari masker kain anak yang pas dan nyaman agar mereka pun bisa tidak merasa terpaksa dan aman. Dengan bahan soft katun Aruna membuat / memproduksi masker sesuai ukuran anak-anak, sesuai usia mereka dan menjadikan Energi Lebih mereka ketika menggunakannya. Aman dan Lembut bahannya serta motifnya.”

2. Wignyo Rahadi, IFC Jakarta. Konsistensi Wignyo Rahadi dengan mengembangkan kain tenun khas Indonesia. Selalu bekerjasama dengan UMKM untuk mempertahankan alat tenung bukan mesin atau ATBM dalam setiap produksi kain tenun yang digunakan untuk koleksinya.

Koleksi masker dari pemilik brand Tenun Gaya ini terbuat dari tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) jenis spunsilk dobi dengan kombinasi ragam warna dan corak bernuansa etnik kontemporer, antara lain modifikasi kawung. Serta diberi sentuhan tenun ATBM aksen full bintik dan salur bintik yang menjadi signature dari brand Tenun Gaya. Melalui produk masker tenun ini, Desainer Wignyo sekaligus menggagas program donasi.

“Bulan Ramadan tahun ini bersamaan dengan pandemik Covid-19 yang berdampak pada perekonomian nasional dan berbagai sektor usaha. Termasuk pelaku UKM di bidang fashion. Masyarakat di daerah pun terkena dampak pandemik ini, seperti di lingkungan sekitar workshop Tenun Gaya di Sukabumi yang banyak kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Untuk itulah, kami beritikad menggalang donasi dari konsumen melalui produk masker tenun,” papar Desainer Wignyo.

Dengan membeli satu set produk masker tenun yang terdiri dari tiga buah masker senilai seratus ribu rupiah, maka pembeli dapat sekaligus berdonasi. Hasil penjualan produk masker ini akan didonasikan berupa sembako yang didistribusikan di sekitar workshop Tenun Gaya yang berada di Desa Padaasih, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, setiap hari Jum’at selama bulan Ramadan. Dirancang dengan konsep patchwork bernuasa etnik kontemporer, setiap produk masker tenun ini memiliki kombinasi motif yang berbeda, sehingga dapat dikoleksi.

3. Iffah M Dewi, IFC Yogyakarta. Dengan mengangkat tema “Ayem Ayem” dengan brand Sogan Indonesia, Iffah merilis beberapa masker sekaligus baju yang senada dengan maskernya. #SOGAN_AYEMAYOM_HomewearSeries menjadi pengingat diri sebagai seorang perempuan, untuk terus berusaha menjadi “ayu”, “ayom”, “ayem” dan “tentrem” dalam menghadapi apapun kemelut kehidupan duniawi.

Ada empat look yang menjadi bagian dari #SOGAN_AYEMAYOM_HomewearSeries; Ayu_caftan_teracota berbahan rayon merah bata dan cocok untuk ibu menyusui ini sangat nyaman dikenakan didalam rumah, menemanimu menyelesaikan aktivitas dirumah yang dilengkapi dengan Sogan Masker; Ayem_sleepwear_teracota, Midi caftan ini dikenakan hanya untuk didalam rumah, sangat nyaman untuk pakaian tidur/istirahat; Ayom_Homedress_teracota, dengan motif parang, canthing, yang maknanya, dengan perlambang canthing, menuliskan kebaikan demi kebaikan didalam buku amal selama didunia dengan ikhlas; dan Tentrem_sleepwear_teracota, seperti Ayem_sleepwear_teracota, juga nyaman digunakan didalam rumah dan untuk tidur.

Keempat koleksi ini menggunakan batik cap dengan motif masing-masing yang melambangkan ayu, ayem, ayom dan tentrem. Sementara rayon merah bata dipilih sebagai bahannya.

4. Deceu Suzan, IFC Bandung. Lace Mask dibuat dari kain perca untuk mengurangi limbah industri. Terdiri dari 3 lapisan kain; kain lace pada bagian luar dan lapisan tengah, lalu kain organik anti bakteri pada bagian dalam. Bagian tengah diberi kantong yang bisa disisipkan tisue sebagai fiter. Didesign dengan menggunakan tali panjang (hijab friendly) dengan diberi sentuhan aplikasi bunga2 kecil dan beads sehingga pemakainya terlihat cantik walaupun di rumah saja.

 

Disinfeksi Efektif dan Aman Untuk Perlindungan Peralatan Kesehatan Dari Surgika Alkesindo

GayaKeren.id – SURGIKA ALKESINDO (SA), didirikan pada tahun 2000 oleh dr Handy Gunawan, merupakan salah satu perusahaan terdepan dalam industri dan suplai peralatan kesehatan di Indonesia. Sejak didirikannya, SA selalu memegang teguh komitmen menyediakan peralatan kesehatan dengan standar terbaik. Berpegang pada komitmen tersebut, SA meluncurkan sebuah teknologi terkini disinfeksi peralatan kesehatan, Mediland Hyperlight Disinfection Robot.

dr. Handy Gunawan, Direktur Utama SURGIKA ALKESINDO mengutarakan “Virus dan bakteri menyebabkan semakin tingginya bahaya kontaminasi yang mengakibatkan dunia semakin rentan. Ancaman ini tentu saja menimbulkan implikasi serius karena kontaminasi patogen berbahaya ini juga dapat terjadi di rumah sakit, yang disebut sebagai Healthcare-Associated Infection (HAI), pada setiap peralatan kesehatan di rumah sakit maupun klinik. Resiko ini dapat membahayakan keselamatan tenaga kesehatan dan juga pasien. Terlebih saat ini di seluruh dunia, dan Indonesia khususnya sedang berpacu dengan waktu mengatasi pandemi Covid-19, strain virus corona yang sangat mudah menular”.

Menyadari pentingnya mengurangi resiko HAI, SA menghadirkan Mediland Hyperlight Disinfection Robot, teknologi unggul nan modern untuk mengurangi resiko infeksi yang dapat terjadi di fasilitas kesehatan sebagai senjata dalam menghadapi pandemi covid-19 dan juga mengantisipasi kejadian serupa di masa akan datang.

Mediland Hyperlight Disinfection Robot merupakan teknologi robot yang secara spesifik didesain untuk mencegah HAI pada setiap fasilitas kesehatan dengan menggunakan metode disinfeksi Ultraviolet Germicidal Irradiation (UVGI). Metode ini menggunakan sinar ultraviolet gelombang pendek (UVC) untuk membunuh atau menonaktifkan mikro organisme dengan menghancurkan nucleic acids dan mengganggu DNA mereka sehingga menyebabkan mereka tidak dapat melakukan fungsi selular yang vital. Ada enam lampu amalgam ultra violet (UV) dan teknologi reflektor berputar yang dipatenkan untuk mendistribusikan secara efektif output UVC ke area sekitarnya guna menonaktifkan dan membunuh mikro organisme.

Berkaitan dengan pandemi Covid-19, dr Handy mengingatkan pentingnya mensterilkan ruang ganti di rumah sakit atau klinik setiap satu jam sekali, karena ruangan tersebut merupakan tempat membuka Alat Pelindung Diri (APD) menjadikannya sangat rentan terjadi infeksi virus dan selain itu jika melepaskan APD dengan cara yang salah juga dapat mengakibatkan virus beterbangan di ruang ganti.

Dalam membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19 penggunaan Mediland Hyperlight Disinfection Robot tidak terbatas pada rumah sakit atau klinik, namun fasilitas umum ataupun kendaraan umum seperti pesawat terbang, MRT, dan bus, serta perkantoran  di mana resiko penularan virus juga tinggi dapat menggunakannya untuk sterilisasi peralatan, dan ruangan di area tersebut.

“Hadirnya Mediland Hyperlight Disinfection Robot merupakan solusi aman dan efektif bagi kebutuhan sangat penting untuk kesehatan, sterilisasi, baik rumah sakit, klinik maupun instansi korporasi menengah hingga besar saat pandemi Covid-19 dan juga masa yang akan datang”, tutup dr Handy optimis mengenai perangkat ini.