L’Oréal PARIS INDONESIA BAGIKAN 140.000 HAND SANITIZER

GayaKeren.id L’Oréal Paris sebagai brand kecantikan nomor satu di dunia, selalu memperjuangkan dan mengutamakan pemberdayaan setiap individu di segala situasi. Kali ini dalam melawan COVID-19, L’Oréal Paris Indonesia memproduksi dan membagikan 14o.000 unit Gel Hydro-Alcoholic Hand Sanitizer secara gratis untuk mendukung dan melindungi seluruh keluarga besar L’Oréal yang berada di rumah maupun mereka yang bekerja di luar rumah.

Manashi Guha, General Manager Consumer Product Division L’Oréal Indonesia menjelaskan, “Kami percaya setiap individu begitu berharga. Dengan budaya untuk selalu mencintai sesama, L’Oréal Paris ingin memainkan perannya dalam melawan COVID-19 dengan mendukung keluarga kami untuk mengutamakan kesehatan mereka. L’Oréal Paris Indonesia mendukung perlindungan terhadap keluarga kami yang terdiri dari karyawan, mitra bisnis dari berbagai divisi, mitra salon, dan bahkan tenaga kesehatan. Keragaman pihak – pihak ini menunjukkan kita bahwa semua orang, siapa pun dan, darimana pun Anda berasal, Anda sangat berharga.”

Menjaga seluruh karyawan dan kesehatan mereka merupakan hal paling penting yang menjadi prioritas. Oleh karena itu, semua pihak akan mendapatkan 125 ML Gel Hydro-Alcoholic Hand Sanitizer secara gratis yang diproduksi dan didistribusikan oleh pabrik L’Oréal Indonesia di Kawasan Indsutri Jababeka. Kontribusi ini merupakan bagian dari total 32 milyar rupiah kontribusi dari Program Solidaritas COVID-19 L’Oréal Indonesia. Salah satu anggota keluarga yang paling penting dalam L’Oréal adalah komunitas penata rambut yang sudah mendedikasikan hidup mereka untuk dapat membantu banyak orang merasa dirinya terawat dengan baik. Oleh karena itu, L’Oréal Indonesia juga memastikan untuk membagikan hand sanitizer kami kepada hampir 15,000 mitra salon L’Oréal di seluruh Indonesia.

“Sebagai salah satu bagian dari mitra salon, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan kekaguman saya terhadap L’Oréal Paris Indonesia yang selalu mengingatkan saya bahwa kami semua sangat berharga. Banyak salon yang harus tutup sementara, namun kami masih bisa berjuang melakukan penjualan dengan berbagai cara lainnya. L’Oréal juga mendukung kami dengan memberikan pelatihan keamanan dan kesehatan sehingga kami dapat bersemangat menjalankan bisnis kami kembali secara normal setelah pandemi ini berakhir. Kami percaya kasih sayang dan dukungan ini menguatkan kami semua di tengah situasi yang luar biasa ini,” kata Rudy Hadisuwarno.

“Kami mengalokasikan 5.000 unit hand sanitzer kami sebagai rasa hormat dan untuk perlindungan tenaga medis perwakilan kami diberbagai daerah terpencil di Indonesia melalui DoctorShare,” Manashi menambahkan. DoctorShare adalah sebuah organisasi kemanusiaan nirlaba yang secara aktif bekerjasama dengan berbagai organisasi kesehatan untuk memberikan sebanyak mungkin dukungan, yang akan didistribusikan kepada tenaga kesehatan di seluruh Indonesia selama pandemi ini.

 

#RamadanMenjaga, Pocari Sweat Berbagi Paket Sahur

GayaKeren.id – Ditengah pandemik Covid-19 yang mengharuskan setiap orang melakukan kegiatannya didalam rumah, Pocari Sweat membuat kampanye yang mengajak masyarakat untuk menjaga para pekerja dalam kampanye digital #RamadanMenjaga, dengan cara  berpartisipasi dalam memberikawn pesan semangat melalui Instagram Stores dan di tag @pocariid agar terus menjaga kesehatan dan tetap bersemangat menjalankan kegiatan di bulan suci Ramadan. Ada 4.000 paket sahur dan Pocari Sweat lengkap dengan pesan semangat yang terkumpul dibagikan ke tenaga medis, petugas kepolisian pemadam kebakaran, petugas ekspedis, pedagang di pasar, petugas keamanan, supir taksi di daerah Jakarta dan sekitarnya pada tanggal 13 dan 15 Mei 2020.

Selain paket sahur, bingkisan juga berisikan pesan semangat dari masyarakat melalui sosial media di Instagram @pocariid
Brand Ambassador Pocari Sweat, Ayana Jihye Moon, juga menceritakan pengalamannya menjalani puasa di Korea Selatan.

“Sebagai bentuk empati dan apresiasi kami terhadap para pekerja yang masih bekerja di luar rumah, kami bermaksud membagikan paket sahur melalui program #RamadanMenjaga. Dengan cara yang sangat mudah, masyarakat pun bisa ikut berpartisipasi dengan memberikan pesan semangat kepada mereka,” ujar Puspita Winawati, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka.

Pada saat pembagian paket sahur, pembacaan pesan dilakukan oleh perwakilan penerima. “Kami akan memegang amanah untuk stay di rumah. Demi kalian yang berjuang tanpa lelah. Semoga apa yang kalian lakukan membawa berkah,” kata M. Widiyanto, Kepala Pleton Grup B Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat membaca pesan semangat dari @graceyul. Apresiasi juga diberikan oleh Abdul Karim selaku perwakilan warga Kampung Nelayan Muara Angke, “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pocari Sweat. Semoga apa yang telah diberikan bisa menjadi amalan baik bagi perusahaan dan tim yang terlibat.”

Brand ambassador Pocari Sweat, Ayana Jihye Moon, melalui sambungan video call dari Korea Selatan mendukung program #RamadanMenjaga karena menurutnya berbagi kepada sesama adalah hal yang baik untuk dilakukan di bulan Ramadan. “Kita harus tetap semangat, aktif, dan melakukan kegiatan yang positif agar menjadi berkah di bulan Ramadan. Salah satunya berbagi dengan sesama. Tidak harus selalu dengan uang atau barang, tapi juga bisa dengan doa dan pesan semangat.”

mendukung program #RamadanMenjaga karena menurutnya berbagi kepada sesama adalah hal yang baik untuk dilakukan di bulan Ramadan. “Kita harus tetap semangat, aktif, dan melakukan kegiatan yang positif agar menjadi berkah di bulan Ramadan. Salah satunya berbagi dengan sesama. Tidak harus selalu dengan uang atau barang, tapi juga bisa dengan doa dan pesan semangat.”

 

 

Masker Kain dan APD by Pinky Hendarto

GayaKeren.id – Pinky Hendarto, salah satu pengajar di Susan Budihardjo Semarang dan juga Member IFC Semarang Chapter menunjukkan kepeduliannya terhadap pandemi covid-19 dengan memproduksi masker kain dan Alat Pelindung Diri atau APD. Pinky memproduksi masker sebagai bagian dari fashion, sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. 

Ada beragam jenis masker kain yang diproduksinya. Antara lain masker katun biasa, masker premium dengan bahan batik tulis, masker couple, masker keluarga (termasuk di dalamnya masker untuk anak-anak dan balita), serta masker cantik dengan aplikasi manik-manik. Menggunakan material Batik Tulis, katun premium (Swiss dan Jepang), scuba, satin, dan lace, setiap maskernya terdapat kantong pada bagian dalam yang bisa diisi tissue, carbon active, atau masker medis.

Dari segi bentuk pun beragam, mulai dari masker dengan potongan ala Korea dan masker dengan pola lipit. Yang membedakannya dari masker kain biasa, terdapat kawat anti karat pada bagian hidung, serta desain yang bisa disesuaikan dengan bentuk wajah agar benar-benar pas. Sementara untuk harganya, Pinky menjual maskernya secara satuan maupun paket untuk satu keluarga, dari mulai 20 ribu hingga 75 ribu. Meski dijual untuk umum, masker kain tersebut juga dibagikan secara gratis bagi mereka yang membutuhkan. Seperti pedagang kaki lima, supir ojol, tukang sampah, tukang parkir, atau siapapun yang ditemuinya dijalan dan tidak mengenakan masker, pasti dibagikannya secara gratis.

Pinky juga mulai berinisiatif memproduksi baju APD (hazmat coverall) sejak beberapa Rumah sakit di Jawa Tengah kekurangan APD, dan keberadaannya pun langka dipasaran. Tentu saja, Pinky memproduksi baju APD menyesuaikan standar medis/rumah sakit, serta terlebih dahulu berkonsultasi dengan para dokter dan perawat, kemudian melakukan uji coba sebelum memproduksi dan memberikannya ke rumahsakit. “Jadi kalau ada yang ingin berdonasi untuk rumahsakit dan yang diminta atau dibutuhkan adalah dalam bentuk APD, maka saya menjembatani keduanya,” ujar Pinky.

Hingga kini, APD hasil produksinya telah terdistribusi di beberapa rumahsakit di Semarang, Tegal, bakhan Bali. Dalam memproduksi masker maupun APD, Pinky tidak mengambil keuntungan sama sekali. Hasil penjualannya semata untuk pendapatan para penjahit, supaya mereka tetap mendapatkan penghasilan selama masa pandemi ini. Secara pribadi, ia ikut senang menjadi bagian dalam melawan pandemik ini.

Disamping misi kemanusiaan, Pinky mengatakani bahwa kedepannya masker akan menjadi gaya hidup. Yang mana masker tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari virus, kuman, debu dan asap, tetapi juga harus terlihat modis untuk menunjang penampilan. Dalam waktu dekat, pemilik Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budihardjo Semarang tersebut akan mengeluarkan koleksi set masker dan busana yang senada. Ia menyebutnya sebagai “Masker in Fashion”. “Pesan saya buat Lebaran nanti, tidak harus baju baru sekeluarga, tapi maskernya kembar sekeluarga, sehingga terlihat kompak dan bagus kalau difoto,” ujarnya.

Yuk #NGEMILBIJAK SAAT RAMADAN #DIRUMAHAJA

GayaKeren.id – Ngemil menjadi kegiatan yang sering dilakukan hampir disegala suasana, termasuk pada saat terjadinya perubahan gaya hidup sehari-hari yang disebabkan pandemi Covid-19. Menjadi penting buat kita untuk memahamami manfaat camilan seimbang bagi masyarakat, Mondelez Indonesia meluncurkan kampanye #NgemilBijak guna mendorong setiap orang untuk lebih bijak mengkonsumsi camilan sehingga bisa mendapatkan manfaat secara lebih seimbang, baik untuk tubuh maupun pikiran.

Khrisma Fitriasari selaku Head of Corporate Communication Mondelez Indonesia menjelaskan, kampanye #NgemilBijak merupakan inspirasi agar masyarakat memilih camilan yang tepat, mengkonsumsinya pada waktu yang tepat, serta menikmati camilan tersebut dengan cara yang tepat pula. “Kampanye ini sejalan dengan tujuan global dari Mondelez International, yakni ‘Empower People to Snack Right’, untuk terus menginspirasi masyarakat mengkonsumsi camilan secara lebih bijak melalui produk-produknya yang ikonik, seperti biskuit Oreo, cokelat Cadbury atau keju KRAFT”, jelas Khrisma. 

Pada dasarnya orang Indonesia memang suka ngemil, bahkan 23% lebih banyak daripada rata-rata global, seperti diungkapkan melalui sebuah studi konsumen bertajuk ‘The State of Snacking’ yang dilakukan di Indonesia dan 11 negara lainnya. Selain itu, hasil studi dari Mondelez Internasional tersebut juga menjelaskan bahwa rata-rata orang Indonesia bergantung pada camilan untuk memenuhi kebutuhan mental dan emosional.

Menyadari apa yang kita cemil, dan mengkonsumsinya dengan penuh perhatian adalah inti dari ngemil lebih bijak. Masyarakat dapat menerapkannya sehari-hari dengan tiga langkah sederhana yaitu, 1) kenali isyarat tubuh mengapa Anda ingin ngemil, misalnya apakah karena lapar ataukah perlu untuk mengembalikan mood, 2) kemudian Anda bisa memilih apa camilan yang tepat berdasarkan isyarat tubuh tersebut, tentunya dengan memperhatikan porsi camilan dan waktu ketika Anda ngemil. 3) Perhatikan bagaimana Anda ngemil, dengan memaksimalkan semua indera Anda, karena Anda akan dapat mengenali isyarat tubuh, kapan harus berhenti ngemil. Oleh karenanya, sebaiknya ngemil tidak dilakukan sambil berkegiatan lain, misalnya main gadget,” jelas Khrisma.

Ngemil lebih bijak merupakan langkah tepat untuk mendapatkan kepuasan dalam mengkonsumsi camilan sehingga tidak menimbulkan penyesalan setelahnya. Juga menghindari ngemil secara berlebih karena memperhatikan isyarat tubuh, “Kegiatan ngemil sebaiknya dilakukan secara sadar agar manfaat bisa didapatkan. Makanlah secara perlahan dan nikmati setiap gigitannya. Ajak seluruh indera tubuh Anda terlibat, mulai dari memperhatikan bentuk, mencium aroma, menikmati rasa, hingga sensasi suara saat menggigit atau mengunyah camilan,” kata Psikolog Klinis, Tara De Thouars .

Tara menjelaskan bahwa kebiasaan ngemil sesungguhnya bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan kalori harian dan menjaga stabilitas metabolisme tubuh, asal dilakukan dengan bijak. Memasuki bulan ramadan, kebiasaan ngemil pun perlu disesuaikan mengingat terbatasnya waktu makan. Namun, sebagian orang terkadang tidak bisa makan banyak saat sahur ataupun berbuka sehingga lebih berisiko akan kekurangan asupan kalori. Padahal kebutuhan kalori harian tubuh tetap sama, baik berpuasa ataupun tidak. 

Selain itu menikmati camilan secara lebih bijak bersama keluarga juga bisa menjadi pilihan tepat sebagai kegiatan ringan yang menyenangkan untuk mempererat ikatan dan kehangatan dalam keluarga. Untuk mengetahui inspirasi #NgemilBijak lainnya dari Mondelez International, buka www.snackmindful.com. “Momen ngemil atau membuat camilan bersama keluarga saat #dirumahaja memberi kesempatan bagi kita untuk terus bersama-sama memiliki pikiran yang positif menghadapi masa pandemi yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan ini,” tutup Khrisma.

Masker Cantik Karya 4 Disainer Indonesia

GayaKeren.id – Masker menjadi hal penting dimasa pandemik saat ini. Bahkan di masa awal pandemik Covid-19, masker sempat menjadi barang yang dicari dan susah didapat di pasaran. Hingga harga luar biasa mahal. Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menuntaskan Covid-19 membuat setiap orang akan membutuhkan masker dalam jangka waktu lama, dan menjadi kebutuhan sehari-hari, terutama setiap berpergian keluar rumah.

Kondisi seperti ini menginspirasi beberapa disainer Indonesia untuk membuat masker dengan disain dan corak yang cantik, bahkan juga bisa disesuaikan dengan baju yang dikenakan. Sehingga tidak sekedar demi menjaga kesehatan, tapi juga bisa tetap tampil modis.

Berikut 4 disainer yang tergabung dalam Indonesia Fashion Chamber yang membuat masker-masker cantik dan unik:

1. Yuliana Fitri, IFC Yogyakarta. Dengan brandnya Aruna telah memproduksi masker kain dengan jumlah ribuan lembar. Dari yang 1 ply hingga yang 3 ply dan dijual dengan harga yang sangat bersahabat, Rp 2.500/pcs.

Di awal produksi kami mendonasikan 500pcs free untuk penjual makanan dan penjual sayur dipasar, lalu untuk daerah di Sleman Yogyakarta yang mana desa nya ada yang terkena covid 19. Setelah itu kami sadar akan tidak hanya kebutuhan tentang donasi, namun #maskerkain sudah menjadi sesuatu yang dibutuhkan oleh kita alias masyarakat semua. Dimana mulai menyebarnya Covid 19,” cerita Yuliana saat memulai memproduksi masker kain ini.

Masker kain yang di bonuskan untuk kembar atau sama dengan baju yang dibeli.  Special prize for Ramdhan Kareem yang saya berikan. Khusus nya untuk menjaga ciri khas dari Wastra Nusantara yang selama ini menjadi andalan di brand Aruna Creative. Bahan berupa tenun/lurik/batik. Tetap fashionable dan ethnic tentunya.

Kepedulian Yuliana terhadap generasi muda diperlihatkan dengan  memproduksi masker yang nyaman digunakan untuk anak-anak. “Perlindungan terhadap generasi penerus. Susah sekali mencari masker kain anak yang pas dan nyaman agar mereka pun bisa tidak merasa terpaksa dan aman. Dengan bahan soft katun Aruna membuat / memproduksi masker sesuai ukuran anak-anak, sesuai usia mereka dan menjadikan Energi Lebih mereka ketika menggunakannya. Aman dan Lembut bahannya serta motifnya.”

2. Wignyo Rahadi, IFC Jakarta. Konsistensi Wignyo Rahadi dengan mengembangkan kain tenun khas Indonesia. Selalu bekerjasama dengan UMKM untuk mempertahankan alat tenung bukan mesin atau ATBM dalam setiap produksi kain tenun yang digunakan untuk koleksinya.

Koleksi masker dari pemilik brand Tenun Gaya ini terbuat dari tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) jenis spunsilk dobi dengan kombinasi ragam warna dan corak bernuansa etnik kontemporer, antara lain modifikasi kawung. Serta diberi sentuhan tenun ATBM aksen full bintik dan salur bintik yang menjadi signature dari brand Tenun Gaya. Melalui produk masker tenun ini, Desainer Wignyo sekaligus menggagas program donasi.

“Bulan Ramadan tahun ini bersamaan dengan pandemik Covid-19 yang berdampak pada perekonomian nasional dan berbagai sektor usaha. Termasuk pelaku UKM di bidang fashion. Masyarakat di daerah pun terkena dampak pandemik ini, seperti di lingkungan sekitar workshop Tenun Gaya di Sukabumi yang banyak kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Untuk itulah, kami beritikad menggalang donasi dari konsumen melalui produk masker tenun,” papar Desainer Wignyo.

Dengan membeli satu set produk masker tenun yang terdiri dari tiga buah masker senilai seratus ribu rupiah, maka pembeli dapat sekaligus berdonasi. Hasil penjualan produk masker ini akan didonasikan berupa sembako yang didistribusikan di sekitar workshop Tenun Gaya yang berada di Desa Padaasih, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, setiap hari Jum’at selama bulan Ramadan. Dirancang dengan konsep patchwork bernuasa etnik kontemporer, setiap produk masker tenun ini memiliki kombinasi motif yang berbeda, sehingga dapat dikoleksi.

3. Iffah M Dewi, IFC Yogyakarta. Dengan mengangkat tema “Ayem Ayem” dengan brand Sogan Indonesia, Iffah merilis beberapa masker sekaligus baju yang senada dengan maskernya. #SOGAN_AYEMAYOM_HomewearSeries menjadi pengingat diri sebagai seorang perempuan, untuk terus berusaha menjadi “ayu”, “ayom”, “ayem” dan “tentrem” dalam menghadapi apapun kemelut kehidupan duniawi.

Ada empat look yang menjadi bagian dari #SOGAN_AYEMAYOM_HomewearSeries; Ayu_caftan_teracota berbahan rayon merah bata dan cocok untuk ibu menyusui ini sangat nyaman dikenakan didalam rumah, menemanimu menyelesaikan aktivitas dirumah yang dilengkapi dengan Sogan Masker; Ayem_sleepwear_teracota, Midi caftan ini dikenakan hanya untuk didalam rumah, sangat nyaman untuk pakaian tidur/istirahat; Ayom_Homedress_teracota, dengan motif parang, canthing, yang maknanya, dengan perlambang canthing, menuliskan kebaikan demi kebaikan didalam buku amal selama didunia dengan ikhlas; dan Tentrem_sleepwear_teracota, seperti Ayem_sleepwear_teracota, juga nyaman digunakan didalam rumah dan untuk tidur.

Keempat koleksi ini menggunakan batik cap dengan motif masing-masing yang melambangkan ayu, ayem, ayom dan tentrem. Sementara rayon merah bata dipilih sebagai bahannya.

4. Deceu Suzan, IFC Bandung. Lace Mask dibuat dari kain perca untuk mengurangi limbah industri. Terdiri dari 3 lapisan kain; kain lace pada bagian luar dan lapisan tengah, lalu kain organik anti bakteri pada bagian dalam. Bagian tengah diberi kantong yang bisa disisipkan tisue sebagai fiter. Didesign dengan menggunakan tali panjang (hijab friendly) dengan diberi sentuhan aplikasi bunga2 kecil dan beads sehingga pemakainya terlihat cantik walaupun di rumah saja.

 

Disinfeksi Efektif dan Aman Untuk Perlindungan Peralatan Kesehatan Dari Surgika Alkesindo

GayaKeren.id – SURGIKA ALKESINDO (SA), didirikan pada tahun 2000 oleh dr Handy Gunawan, merupakan salah satu perusahaan terdepan dalam industri dan suplai peralatan kesehatan di Indonesia. Sejak didirikannya, SA selalu memegang teguh komitmen menyediakan peralatan kesehatan dengan standar terbaik. Berpegang pada komitmen tersebut, SA meluncurkan sebuah teknologi terkini disinfeksi peralatan kesehatan, Mediland Hyperlight Disinfection Robot.

dr. Handy Gunawan, Direktur Utama SURGIKA ALKESINDO mengutarakan “Virus dan bakteri menyebabkan semakin tingginya bahaya kontaminasi yang mengakibatkan dunia semakin rentan. Ancaman ini tentu saja menimbulkan implikasi serius karena kontaminasi patogen berbahaya ini juga dapat terjadi di rumah sakit, yang disebut sebagai Healthcare-Associated Infection (HAI), pada setiap peralatan kesehatan di rumah sakit maupun klinik. Resiko ini dapat membahayakan keselamatan tenaga kesehatan dan juga pasien. Terlebih saat ini di seluruh dunia, dan Indonesia khususnya sedang berpacu dengan waktu mengatasi pandemi Covid-19, strain virus corona yang sangat mudah menular”.

Menyadari pentingnya mengurangi resiko HAI, SA menghadirkan Mediland Hyperlight Disinfection Robot, teknologi unggul nan modern untuk mengurangi resiko infeksi yang dapat terjadi di fasilitas kesehatan sebagai senjata dalam menghadapi pandemi covid-19 dan juga mengantisipasi kejadian serupa di masa akan datang.

Mediland Hyperlight Disinfection Robot merupakan teknologi robot yang secara spesifik didesain untuk mencegah HAI pada setiap fasilitas kesehatan dengan menggunakan metode disinfeksi Ultraviolet Germicidal Irradiation (UVGI). Metode ini menggunakan sinar ultraviolet gelombang pendek (UVC) untuk membunuh atau menonaktifkan mikro organisme dengan menghancurkan nucleic acids dan mengganggu DNA mereka sehingga menyebabkan mereka tidak dapat melakukan fungsi selular yang vital. Ada enam lampu amalgam ultra violet (UV) dan teknologi reflektor berputar yang dipatenkan untuk mendistribusikan secara efektif output UVC ke area sekitarnya guna menonaktifkan dan membunuh mikro organisme.

Berkaitan dengan pandemi Covid-19, dr Handy mengingatkan pentingnya mensterilkan ruang ganti di rumah sakit atau klinik setiap satu jam sekali, karena ruangan tersebut merupakan tempat membuka Alat Pelindung Diri (APD) menjadikannya sangat rentan terjadi infeksi virus dan selain itu jika melepaskan APD dengan cara yang salah juga dapat mengakibatkan virus beterbangan di ruang ganti.

Dalam membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19 penggunaan Mediland Hyperlight Disinfection Robot tidak terbatas pada rumah sakit atau klinik, namun fasilitas umum ataupun kendaraan umum seperti pesawat terbang, MRT, dan bus, serta perkantoran  di mana resiko penularan virus juga tinggi dapat menggunakannya untuk sterilisasi peralatan, dan ruangan di area tersebut.

“Hadirnya Mediland Hyperlight Disinfection Robot merupakan solusi aman dan efektif bagi kebutuhan sangat penting untuk kesehatan, sterilisasi, baik rumah sakit, klinik maupun instansi korporasi menengah hingga besar saat pandemi Covid-19 dan juga masa yang akan datang”, tutup dr Handy optimis mengenai perangkat ini.

 

Daya Tahan Tubuh Optimal di Tengah Pandemi dan Bulan Ramadhan

GayaKeren.id – Pandemi Covid-19 yang sedang melanda tentunya bukan alasan untuk tidak produktif. Masyarakat dituntut untuk terus beraktivitas semaksimal mungkin meski #DiRumahAja. Hal ini juga berlaku untuk umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kewajiban dan tuntutan pekerjaan akan selalu ada, sehingga dibutuhkan kondisi tubuh yang sehat agar dapat menjalani semua aktivitas dengan baik. Daya tahan tubuh pun menjadi salah satu kunci penting yang harus diperhatikan agar fokus dan stamina tetap prima, terutama bagi mereka yang berpuasa di tengah ancaman virus mematikan ini.

Menurunkan produktivitas merupakan hal yang tidak perlu terjadi jika dibarengi dengan penerapan pola hidup yang tepat. ISOPLUS, produk minuman isotonik dari Wings Food, mengajak masyarakat untuk mencintai tubuh dengan lebih baik guna mengoptimalkan imun tubuh, walaupun harus menjalani berbagai aktivitas. “Banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa tubuh bekerja lebih keras dari yang kita rasakan. Maka dari itu, kami ingin mengingatkan masyarakat betapa pentingnya mencintai tubuh, terutama di tengah masa pandemi dan bulan suci Ramadan seperti sekarang guna memaksimalkan imun melalui campaign yang kami jalankan yaitu #GetFitWithIsoplus, dalam campaign ini ada banyak aktivitas seperti live workout session, workout challenge, game challenge hingga weekly quiz yang bisa membuat kamu menjadi lebih fit” ujar Firman Dwi Rachmawan, Product Manager ISOPLUS.

Meski aktivitas fisik berkurang dengan terbatasnya kegiatan di luar, olahraga memiliki manfaat yang tak terelakkan dalam menjaga daya tahan tubuh. Beberapa jenis olahraga yang dapat dilakukan #DiRumahAja adalah pilates, barre, HIIT, yoga, zumba, dan cardio dance. “Kita sebaiknya menggantikan rutinitas yang biasa dilakukan di luar rumah dengan berolahraga, minimal dengan frekuensi olahraga sebanyak 2-3 kali seminggu.  Pada saat berpuasa, olahraga ringan merupakan pilihan yang tepat karena tubuh hanya menggunakan cadangan glukosa dan karbohidrat. Olahraga jenis ini cocok karena berfokus pada pernafasan, postur, muscle strengthening, dan stretching. Selain itu, olahraga jenis ini juga menghindari terjadinya dehidrasi berlebih,” jelas Marcya Nasution, instruktur barre dan pilates. Menurutnya, bentuk olahraga kardio juga memacu jantung dengan baik sehingga meningkatkan metabolisme tubuh. Tentunya, hal ini harus dilakukan dengan intensitas yang tidak berlebihan.

Marcya juga menambahkan bahwa pemilihan waktu berolahraga yang tepat juga merupakan hal yang penting, seperti pada saat sebelum berbuka puasa karena tubuh dapat segera mendapatkan pengganti cairan tubuh yang hilang ketika berbuka puasa. “Yang harus dipahami adalah setiap kondisi tubuh itu berbeda, maka perlu untuk love and listen to your body (mencintai dan memahami kondisi tubuh). Selama di rumah, pastikan untuk melakukan aktivitas fisik secara seimbang, serta mencegah dehidrasi dengan memenuhi kebutuhan ion tubuh setiap harinya. Jika memiliki kondisi tubuh khusus, ada baiknya untuk dikonsultasikan dengan dokter,” tambah Marcya.

Demi membantu mewujudkan aksi mencintai tubuh serta mengoptimalkan imun, ISOPLUS mengadakan kampanye #GetFitWithIsoplus yang disertai dengan live workout session menarik yang dapat diikuti secara gratis melalui akun instagram @isoplus7ion. Kegiatan ini diadakan secara rutin pada setiap minggunya bersama instruktur terbaik pilihan selama bulan Mei dan Juni, serta pop up class yang menghadirkan instruktur tamu dengan tema menarik dan berbeda setiap minggunya. Selain Marcya, kegiatan ini juga akan dipandu oleh instruktur berpengalaman dari Active Barn. Tak hanya itu, ISOPLUS juga bekerjasama dengan Indorunners, komunitas lari independen terkemuka di Indonesia, untuk mengadakan pelatihan terkait olahraga lari seperti dynamic stretching training.

Dehidrasi tentunya harus diselesaikan melalui proses rehidrasi atau upaya mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Secara umum, minuman dapat dibagi menjadi menjadi air biasa (air mineral), minuman hipertonik, minuman hipotonik dan minuman isotonik. Minuman hipertonik mengandung konsentrasi substansi tinggi dengan kandungan karbohidrat yang tinggi. Minuman hipotonik sendiri berfungsi untuk mengganti cairan yang keluar melalui keringat tanpa menambah karbohidrat. Layaknya minuman hipotonik, minuman isotonik juga cepat diserap untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Bedanya, minuman isotonik sekaligus menggantikan ion (elektrolit) serta memberikan asupan karbohidrat yang juga dibutuhkan oleh tubuh. Dengan konsentrasi yang sama dengan tubuh, minuman isotonik pun dapat menjadi pilihan yang tepat untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari guna mengoptimalkan imunitas, terutama saat sahur dan berbuka.

Untuk informasi lebih lanjut dan terkini mengenai edukasi cintai tubuhmu, kampanye #GetFitWithIsoplus serta live workout session yang diadakan secara rutin, silakan kunjungi akun instagram ISOPLUS @isoplus7ion.

Penuhi Kebutuhan Protein Harian untuk Tetap Jaga Imunitas

GayaKeren.id – Sistem kekebalan tubuh atau imunitas merupakan bagian penting bagi kesehatan seseorang, hal tersebut menentukan seberapa kuat tubuh terlindungi dari penyakit secara alami, tak terkecuali bagi orang lanjut usia (lansia). Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan untuk menjaga kekuatan imun adalah asupan nutrisi yang cukup, khususnya protein. Asupan protein tak hanya berpengaruh pada imunitas, tetapi juga bantu meningkatkan massa otot yang baik sehingga dapat bantu mencegah hilangnya kekuatan otot. Ketika imunitas terganggu, kinerja pertahanan alami tubuh akan kewalahan dan berdampak pada mudahnya seseorang untuk terkena penyakit, bahkan dapat berakhir dengan kematian. Peran protein dalam hal ini adalah mempertahankan fungsi kekebalan tubuh normal sehingga dapat terlindungi dari berbagai penyakit, khususnya karena kandungan asam amino yang cukup tinggi di dalamnya.

Jumlah konsumsi protein yang dibutuhkan oleh lansia adalah 50% lebih tinggi dari orang dewasa pada umumnya. Jacqueline Boff, Ph.D., M.B.A., research scientist memaparkan, “Saat seseorang bertambah usia, tubuhnya akan mengalami perlambatan dalam mencerna makanan dan menyerap nutrisi. Karenanya, penting untuk memastikan bahwa mereka yang sudah memasuki fase lanjut usia mengonsumsi makanan yang mengandung 25-30 Gram protein secara reguler. Selain itu, menjaga keseimbangan sumber protein juga berdampak besar untuk hidup tetap sehat dan terus aktif.”

“Abbott fokus terhadap pengembangan formula produk dengan melalui berbagai penelitian terhadap beberapa bahan yang mampu menjaga kesehatan imun dan massa otot. Ensure memberikan fokus pada pemenuhan protein harian orang dewasa Indonesia dan orang tua mereka. Melalui kandungan yang ada di dalam Ensure seperti triple protein: kasein, soya, isolate protein susu (whey), 14 vitamin & 10 mineral, tinggi kalsium dan sumber vitamin D, FOS, omega 3 & omega 6 serta rendah laktosa, kami mengajak orang Indonesia memiliki pemahaman tentang masa tua yang tetap sehat dan aktif. Manajemen nutrisi yang baik, khususnya mencukupi protein tak hanya menjaga kekebalan tubuh, tetapi juga meminimalisir hilangnya kekuatan otot khususnya bagi lansia.” Papar Arnaud Renard selaku President Directors of Abbott Product Indonesia. Berkurangnya massa otot juga merupakan risiko dari rendahnya kekebalan tubuh yang dapat dialami oleh siapa pun, apabila kekurangan asupan protein. Konsumsi protein yang cukup turut membangun massa otot yang penting.

Kita dapat cek risiko mengalami sarkopenia dengan melakukan tes sederhana, yaitu #Stand4Strength Test.#S tand4Strength Test pada dasarnya merupakan tes ‘berdiri dengan satu kaki’ yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, (Lihat di sini untuk demonstrasi video: www.Stand4Strength.id). Penelitian menunjukkan mereka yang tidak dapat melakukan tes ini memiliki risiko yang lebih tinggi untuk tidak bisa berjalan di usia 70 tahun ke atas.

Berikut cara sederhana melakukan #Stand4Strength Test :

MPASI Organik Kaya Nutrisi Dari Milna Nature

GayaKeren.id – Seiring pertumbuhan bayi, kebutuhan nutrisi juga ikut berkembang. Setelah berusia enam bulan, ASI untuk bayi perlu mulai dilengkapi Makanan Pendamping ASI (MPASI). WHO menganjurkan bayi mulai mengonsumsi MPASI berupa makanan solid dan halus agar nutrisinya memadai bagi pertumbuhan tubuh dan otak. MPASI ini idealnya harus kaya nutrisi, khususnya untuk memenuhi kebutuhan di 1000 hari pertama.

Pemilihan nutrisi organik bagi Si Kecil sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya secara optimal

Melengkapi kebutuhan nutrisi bayi pada momen makan pertama, Milna, ahlinya makanan bayi selama lebih dari 30 tahun, menghadirkan Milna Nature Puffs Organic, camilan sehat berbahan organik yang tinggi kalsium, bebas gluten, dan menjadi sumber zat besi untuk melengkapi kebutuhan gizi harian Si Kecil. Sejak hadir di pasaran, Milna Nature Puffs Organic ini langsung menarik perhatian para ibu, termasuk para selebgram yang melengkapi pola makan bayinya dengan camilan sehat ini.

Melalui siaran pressnya, Christofer Samuel Lesmana, Business Unit Head for Baby and Kids Food Category KALBE Nutritionals menjelaskan kehadiran produk terbaru Milna Nature Puffs Organic untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak Indonesia. “Milna Nature Puffs Organic mengandung 95% bahan makanan organik. Dibuat dari beras hasil metode agrikultur ramah lingkungan, non GMO (genetically modified organism) yang terjamin kualitas nutrisinya. Milna Nature Puffs Organic juga bebas gluten, kaya zat besi dan tinggi kalsium, serta sama sekali TIDAK MENGANDUNG PENGAWET, PEMANIS BUATAN, PENGUAT RASA dan PEWARNA SINTETIS,” ungkap Christofer Samuel Lesmana.

MPASI Organik Kaya Nutrisi bagi Tumbuh Kembang Optimal Bayi

Milna Nature Puffs Organic dirancang untuk menstimulasi sensor motorik Si Kecil. Berbentuk hati yang mungil, Milna Nature Puffs Organic menyesuaikan dengan ukuran tangan Si Kecil sehingga sang buah hati pun leluasa untuk mencubit dan mengambil benda kecil di sekitarnya. Lebih jauh lagi, pemberian makanan kecil yang sesuai dengan tangan Si Kecil, atau dikenal dengan finger food adalah cara yang dianjurkan untuk mendukung koordinasi antara mata dan tangan Si Kecil, mengembangkan kemampuan menjepit dan mencengkeram, serta keterampilan mengunyah.

Ditengah pandemik saat ini, Head of Medical KALBE Nutritionals dr Muliaman Mansyur menambahkan,“Di saat social distancing dan physical distancing seperti ini, orang tua perlu dukungan menyiapkan nutrisi Si Kecil. Di sinilah kesempatan sebagai orang tua mengoptimalkan makanan organik bagi buah hati kita. Jika dibiasakan dengan pola makan makanan seperti MPASI organik, Si Kecil bisa membangun kekebalan tubuh lebih baik untuk melawan berbagai serangan penyakit, tak terkecuali Covid-19. Tentunya MPASI Milna Organik berharap bisa membantu seoptimal mungkin dan selalu menjadi sahabat tiap orang tua para balita di masa sulit ini.”

SALURKAN AKSI SOLIDARITAS COVID-19 DARI L’ORÉAL UNTUK INDONESIA

GayaKeren.id – Melalui rilis yang dibagikan pada Senen (27/4), L’Oréal Indonesia hari ini mengumumkan bantuan solidaritas untuk mendukung perjuangan nasional guna penanggulangan pandemi virus Corona (COVID-19). Bantuan solidaritas tersebut diperuntukkan bagi berbagai pihak yang berada di garda terdepan termasuk tenaga medis, pegawai toko, pengemudi ojol, jurnalis serta masyarakat yang paling terdampak perekonomiannya utamanya di daerah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Bantuan solidaritas L’Oréal disalurkan secara bertahap mulai bulan April sampai dengan Juni 2020, berupa barang seperti produk pembersih tangan berbasis alkohol (hand sanitizer) dan produk kebersihan/perawatan personal, serta berupa dana hibah penelitian kepada Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, dengan estimasi total bantuan senilai 32 Milyar Rupiah. Seluruh bantuan tersebut dilaporkan secara langsung hari ini oleh Presiden Direktur L’Oréal Indonesia, Umesh Phadke kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di kantor Graha BNPB.

 “Dalam masa sulit ini, semangat gotong royong masyarakat Indonesia benar-benar dapat dirasakan. Kita dapat menyaksikan masyarakat bergabung bersama di saat-saat sulit untuk melindungi mereka yang paling rentan dan terdampak. Masyarakat Indonesia telah memberikan banyak hal kepada L’Oréal dan sudah sepatutnya kami turut mengambil bagian untuk membantu mereka yang paling membutuhkan dan bekerja di garis depan. Kami berharap agar kontribusi ini dapat membantu menghadapi wabah ini dengan lebih baik sehingga nantinya kita dapat beraktivitas kembali dalam kondisi sehat. Kami selalu percaya pada potensi Indonesia dan terus optimis akan masa depan pasca pandemi Covid-19 ini. Mari kita berjuang bersama, dengan bersatu kita bisa mengalahkan virus Corona,” jelas Umesh Phadke, Presiden Direktur, L’Oréal Indonesia.

Ada pun bentuk bantuan L’Oréal Indonesia berupa bentuk pembersih tangan non alkohol, produk kebersihan dan perawatan diri, dan dana hibah untuk penelitian Covid-19 di Indonesia. Sementara untuk para mitra salon, L’Oréal secara khusus memberikan pelatihan kebersihan dan keamanan, membantu mitra salon menerapkan social commerce dengan menjual produk ecer serta menyediakan pembersih tangan. Upaya-upaya ini bertujuan untuk membantu usaha mitra salon usaha kecil dan menengah untuk bangkit kembali paska masa pandemi.

Mengikuti anjuran pemerintah, L’Oréal Indonesia juga telah memastikan kesehatan dan keamanan karyawan termasuk kebijakan Work From Home serta protokol keamanan, higienitas dan kesehatan secara ketat.