Jangan Lewatkan 5 Tempat Ini Saat Kunjungi Lombok

.

GayaKeren.id – Lombok merupakan salah satu pulau di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pulau – pulau kecil disekelilingnya nan indah dengan panorama alam yang sangat luar biasa bukan hanya, terkenal di masyarakat domestik saja tetapi sampai ke mancanegara. Tak jarang juga, Lombok sering dijadikan sebagai destinasi wisata favorit para wisatawan kedua setelah raja ampat bagi para traveller Indonesia maupun luar negeri.

Kali ini saya akan merekomendasikan beberapa tempat wisata yang wajib dikunjungi saat liburan atau berkunjung ke Lombok, dari waktu perjalanan 30 menit sampai waktu perjalanan mencapai 2 jam.

Pantai Senggigi

Pantai pertama yang wajib dikunjungi saat liburan di Lombok. Pantai dengan hamparan pasir putih yang sangat menawan. Pantai senggigi menyuguhkan pemandangan yang sangat menarik karena memiliki pemandangan dengan garis pantainya yang panjang, tidak hanya itu saja kita bisa melihat pemandangan pantai sengigi dari atas bukit (jalan raya).

Selain itu gradasi warna pasir yang dimiliki juga cukup unik dari putih ke hitam dan putih lagi. Beberapa meter dari pantai tersebut terdapat jalan raya yang berlika – liku, naik turun seperti di puncak.

Banyak para traveller yang berkunjung kepantai ini dan mengahabiskan waktu mereka dengan menikmati keindahan bawah laut dengan kegiatan snorkeling menggunakan peralatan snorkeling dengan harga yang murah meriah. Kita tidak perlu berenang terlalu ke tengah, karena di pinggir pantai saja, ikan – ikan warna – warni dengan aneka ragam ukuran dan bentuk, bisa kita saksikan langsung tanpa harus menyelam jauh ke dasar laut.

Pantai Kuta

Pertama kali ke Pantai Kuta Lombok tahun 2011, dengan jalan berlumpur dan rusak. Tapi setelah beberapa tahun kemudian, keadaan disana sudah jauh berubah banyak pembangunan hotel disekitarnya. Selain itu jalan yang kita lewati juga sudah beraspal. Indah, itulah kata pertama yang akan terucapkan setelah sampai di Pantai Kuta Mandalika Lombok.

Tidak perlu khawatir jika kalian berkunjung ke pantai ini dengan tidak membawa bekal, karena disini banyak sekali yang berjualan dari makanan, minuman, cemilan, pakaian, cenderamata sampai kain tenun khas Lombok dijual disana dengan harga yang menurut saya tidak banyak menguras kantong. Selain itu, pantai ini memiliki pasir pantai yang unik seperti merica dan terdapat taman bermain di pinggir pantainya.

Pantai Tanjung Aan

Masih dengan jalur yang sama dengan pantai kuta, hanya saja butuh beberapa meter lagi untuk dapat ke pantai ini. Pantai dengan air laut yang tenang dan sangat bening. Pasir putih dengan beberapa ayunan menghiasi pantai ini. Batu karang yang berlubang dan lumayan tajam ini juga yang membuat pantai ini indah, dari kejauhan terlihat batu dengan bentuk unik seperti payung.

Pantai Tanjung Aan juga memiliki bukit yang sangat terkenal yaitu bukit Merese. Menurut beberapa warga yang berjualan disana mereka bilang waktu terbaik mengunjungi bukit Merese adalah saat matahari terbenam, sunsetnya cantik ga ada yang bisa ngalahin deh!.

Pantai Pink

Nah, ini dia tempat yang membutuhkan kesabaran tinggi bukan hanya waktu yang di tempuh tapi juga jalan yang kita lewati.Berangkat dari Kediri Lombok, kata macet kita tidak temui. Sangat lancar, lampu merah pun tidak kita dapati, pepohonan dengan ketinggian -/+ 20 meter dengan batang bewarna putih itulah yang mengisi penglihatan mata. Hutan? Iya, bisa di sebut hutan.

Jika pada saat itu tidak menjadi jadwal musim panas, monyet- monyet liar pun banyak menyeberang atau bergelantungan di pohon itulah yang mengisi kira – kira 4 km perjalanan kita sebelum sampai di Pantai Pink. Sepi, sunyi, damai, jauh dari kota, bahkan beberapa rumah masih menggunakan tenaga matahari untuk menyalakan lampu rumah mereka, tidak ada lampu jalan dan hanya satu sampai dua mobil saja yang melewati jalan tersebut.

Jalan rusak yang kita temui itu kira – kira -/+ 5 km sebelum sampai pantai pink. Selain itu, disekitar daerah tersebut masih jarang sekali kita temui hotel atau penginapan. Setelah sampai di tempai tujuan kita, hanya kata ‘wow’ yang dapat kita ucapkan untuk mewakili keindahan pantai ini.

Pantai pink juga mempuyai tempat yang instagramable untuk kita bisa abadikan keindahannya yaitu bukit tidak ada namanya bukit tersebut yang pasti di atas bukit tersebut kita dapat melihat pulau – pulau kecil sampai gunung rinjani pun terlihat dibukit ini. Indah, cantik, sejuk dan masyaallah banget deh tempat ini !!

Tanjung Ringgit

Masih dengan jalur yang sama dengan Pantai Pink dan jalan yang semakin rusak, sempit (setapak) serta sangat sepi. Tanjung Ringgit adalah keindahan yang sangat menawan diujung timur pulau Lombok. Kata ujung disini adalah benar – benar ujung dan tidak ada jalan lagi.

Keindahan 3 gili yang terkenal di Lombok masih kalah deh sama tanjung ringgit. Indah? Indah banget jika ada kata yang melebihi kata banget pasti kata itu yang akan saya pakai.

Tanjung Ringgit memberikan panorama yang sangat indah banget dan membuat orang yang datang langsung jatuh cinta. Tebing yang sangat curam, angin laut yang sangat kencang serta buih – buih dilautan yang terlihat seperti kertas dari kejauhan membuat tepat ini sangat eksotis.

Tanjung Ringgit memiliki posisi yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia di sebelah selatan dan Pulau Sumbawa di sebelah timur. Keindahan Tanjung Ringgit dan Pantai Pink sangat membayar lelahnya perjalanan yang kita tempuh hingga 2 jam lebih.

Itulah rekomendasi tempat yang wajib anda kunjungi saat berkunjung atau berwisata ke Lombok. Anda tidak akan menyesal untuk bisa menikmati keindahan panorama alam dan pantai di tempat-tempat tersebut…

.

.

TRIZARA GROUP Launching Kapal Pesiar Phinisi Megah Nan Mewah

 

GayaKeren.id – Setelah 3 tahun mengembangkan Resort mewah dengan kesan Glamorous Camping yang menggunakan konsep mewah dalam kemasan tenda, kini Trizara Group menghadirkan kemewahan bintang lima tersebut ke atas kapal pesiar phinisi.

Trizara Group melaunching wisata terbarunya sebagai pengembangan terbaru yang spektakuler yakni Kapal Pesiar (Cruise) terbaru yang megah nan super mewah, yang diberi nama “De Kartini”. Kapal ini dibuat dengan gaya phinisi tradisional Indonesia, dimana seluruhnya dibangun dari kayu ulin dan jati sesuai dengan metode tradisional yang megah dan mewah.

Trizara Group dengan motto-nya “Be One With Nature” berkomitmen untuk memberikan pengalaman traveling yang tak terlupakan. Olehnya, bagi anda yang merencanakan untuk liburan menuju Pulau Seribu (Pulau Pari) dimana pulau tersebut belum banyak terjamah oleh banyak orang, dan opsi perjalanan laut merupakan satu-satunya yang dapat anda pilih.

Kapal Pesiar yang namanya diambil dari nama wanita  yang telah mengukir sejarah Indonesia yaitu Kartini ini menyajikan kemewahan alami, menawarkan pelayanan sempurna, desain mewah dan kesempatan untuk mengalami keindahan alam yang menakjubkan. Dengan rute perjalanan dari Jakarta (Baywalk Mall) menuju Pulau Seribu (Pulau Pari).

Beberapa fasilitas bintang lima yang dapat dipilih untuk menikmati suasan traveling anda diantaranya :

  • Taksi Air
  • 2 (dua) Ruang Meeting : Ruang Jepara (kapasitas 70 pax) dan Ruang Kebaya (60 pax)
  • 1 (satu) Ruang VIP berkapasitas 20 pax yang dilengkapi kasur dengan akses dan kamar mandi pribadi
  • Outdoor Lounge Panorama meja prasmanan
  • 360 derajat ruangan terbuka dilengkapi dengan 30 unit bean bag
  • Mushola
  • Speed Boat
  • 9 toilet dengan fasilitas lengkap
  • Kunjungan ke pantai di Pulau Pari dengan beberapa Resto
  • Team Medis

Mengunjungi dan menikmati keindahan Pantai Pasir Perawan di Pulau Pari dan hidangan diatas Kapal yang mencakup masakan perpaduan Asia dan Barat yang terbuat dari bahan-bahan lokal yang segar, serta anda bisa menikmati sunset  di lautan Kepulauan Seribu.

Kapal tradisional yang mewah ini dapat dinikmati oleh siapapun karena harga mulai dari Rp. 999.900.-++/pax. Dimana dengan harga tersebut anda sudah dapat menikmati keindahan alam dan fasilitas bintang lima.

Saatnya sahabat Trizara mengunjungi wisata terbaru ini yang merangkum kesatuan sempurna antara pengalaman eksotis dan kemewahan kontemporer dengan menjadikannya sebagai sarana anda untuk menuju destinasi yang luar biasa.

Selamat mencoba….

 

 

Destinasi Wisata Di Indonesia Favorit Wisatawan Asing

 

GayaKeren.id – Hamparan lebih dari 17000 pulau di Indonesia tentunya menjadi surga bagi para pecinta travelling. Bukan hanya di telinga wisatawan lokal, kekayaan tempat wisata Indonesia juga menjadi perbincangan di antara wisatawan dunia dan menjadi destinasi wajib mereka. Ingin tahu mana sajakah daerah yang masuk ke dalam daftar tempat wisata Indonesia yang menjadi favorit wisatawan asing? Temukan inspirasi bagi perjalanan Anda dari daftar berikut, yuk!

 

Raja Ampat

Bagian timur Indonesia memiliki caranya sendiri untuk memikat hati para wisatawan. Hamparan kepulauan hijau nan memukau menjadi sebuah tempat wisata Indonesia yang bukan hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga sulit untuk dilupakan. Ya, Kepulauan Raja Ampat memang menjadi sebuah tempat wisata Indonesia yang menjadi destinasi berlibur kelas dunia.

Manjakanlah mata Anda dengan pemandangan gugusan pulau karang yang kecil dan ditumbuhi pepohonan di Kepulauan Wayag yang terletak di Desa Waigeo Barat. Setelah itu, kunjungi Pulau Misool, satu dari empat pulau terbesar di Raja Ampat yang berbatasan dengan Laut Seram dan perairan lepas dan menjadi jalur lintas hewan besar seperti ikan paus. Berbicara mengenai biota laut, Anda pun dapat menyapa pari manta, hewan cantik yang senang bersolek. Sebagai sebuah tempat wisata Indonesia yang menghadirkan paket lengkap mulai dari pemandangan eksotis dan juga kuliner yang menarik, sebaiknya Anda tidak pulang sebelum menikmati makanan khas di sana yang dapat dibilang cukup ekstrem. Penduduk di Raja Ampat dapat menyajikan Anda hidangan dengan ulat sagu yang dibakar seperti sate atau bahkan mengajak Anda untuk ngemil insonem (cacing laut). Seru, bukan?

 

Bali

Menyebutkan tempat wisata Indonesia yang sering dikunjungi oleh wisatawan asing, Bali adalah tempat yang harus masuk ke dalam daftar Anda. Bagaimana tidak? Keindahan Pulau Dewata telah terkenal hingga ke penjuru dunia dan keberadaannya menjadi destinasti wajib yang harus dikunjungi oleh wisatawan asing. Sebagai sebuah pulau yang terbilang lebih kecil dibandingkan dengan pulau-pulau lain di Indonesia, Bali menghadirkan sebuah wisata yang lengkap.

Mulailah perjalanan Anda dari gunung yang indah seperti keberadaan Gunung Batur dengan kalderanya yang memikat. Lalu, nikmati juga kehidupan dataran tinggi nan menenangkan di Ubud dan beri makna perjalanan Anda dengan wisata religi, historis, dan budaya di tempat wisata Indonesia, Bali. Setelah itu, manjakan mata Anda dengan sunset menawan di puluhan pantai di Bali yang masih cukup sepi dikunjungi wisatawan. Jangan lupa menyertakan wisata kuliner dan rasakan spa khas ala Bali yang dapat menenangkan. Tidak perlu khawatir dengan biayanya, berbagai pilihan harga ditawarkan di sana. Bahkan, wisatawan asing pun kerap mengunjungi tempat wisata Indonesia ini dengan cara backpacking, lho!

 

Wakatobi

Bagi Anda yang minat dengan desir ombak dan lautan nan cantik, Wakatobi adalah destinasi yang dapat menghadirkan pengalaman bahari yang menyenangkan. Anda dapat mengisi waktu liburan di Wakatobi dengan kegiatan-kegiatan seru seperti berenang, snorkeling, memancing, dan tentunya menikmati keindahan bawah laut dengan diving. Tempat wisata Indonesia yang satu ini terdiri dari 141 pulau eksotis dengan empat pulau utama yakni Wangi Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Dengan keindahan kehidupan bawah lautnya, Wakatobi akrab dikenal sebagai oleh para penyelam kelas dunia. Saat berada di sana, sempatkanlah berkunjung ke Taman Laut Nasional Kepulauan Wakatobi, spot taman laut yang mempunyai beragam spesies dari 25 gugusan terumbu karang yang tersebar di seluruh daerah Wakatobi.

Meskipun pesona bawah lautnya yang terkenal, Anda pun akan disajikan dengan seni dan budaya yang kaya, misalnya berbagai tarian seperti tarian perang suku Buton. Tinggal di Desa suku Bajo, yakni perumahan di atas laut juga akan menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

Terletak di daerah yang jauh dari kota besar, bukan berarti Anda harus kesulitan mengunjungi destinasi yang terkenal dengan Pantai Seratus Mata Air atau Molii Sahatu dan Pantai Wakatobi ini. Untuk mencapainya, berbagai moda transportasi bisa menjadi pilihan Anda. Jika memiliki waktu yang cukup lama, alternatif transportasi laut dengan kapal cepat dari Makassar atau Kendari menuju Wangi Wangi. Sementara itu, jika waktu yang dimiliki cukup terbatas, sejumlah maskapai penerbangan telah menyediakan perjalanan udara dengan rute menuju Makassar atau Kendari yang kemudian dilanjutkan dengan menggunakan pesawat perintis menuju Wangi Wangi. Jangan lupa, saat mengunjungi daerah seperti Wakatobi ini, kenyamanan dalam berwisata tetap menjadi prioritas. Untuk itu, DBS Indonesia menyajikan layanan perbankan prioritas untuk perjalanan Anda. Temukan berbagai kelebihannya di sini.

 

Kalimantan

Pulau terbesar di Indonesia ini punya caranya sendiri untuk memikat para wisatawan. Kunjungan Anda ke sana justru akan memakan waktu yang cukup lama, sebab kekayaan alam dan budaya yang sangat banyak jumlahnya menarik untuk dinikmati satu per satu. Pada bagian barat Kalimantan, Danau Sentarum misalnya, menjadi tempat yang perlu dikunjungi. Bagaimana tidak? Danau ini memiliki kekhasan yakni tampak seperti kumpulan air yang merendam hutan. Namun, cobalah datang di musim kemarau, danau tidak Anda temukan. Justru, hutan dan padanglah yang akan terlihat.

Dengan berkunjung ke Kalimantan, Anda pun akan mulai menghargai alam dengan melihat konservasi orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Selain itu, rasakan juga seurnya berbelanja di atas jukung atau perahu di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Berbicara mengenai tempat wisata Indonesia, tidak lengkap tanpa menyebutkan pantai-pantai cantik. Kalimantan pun memiliki berbagai destinasi pantai yang tentunya tidak ingin Anda lewatkan seperti Pulau Beras Basah, Pantai Tanah Merah Samboja, dan Kepulauan Derawan. Jangan lupa, ambil juga gambar terbaik dari liburan Anda di danau nan cantik di Danau Labuan Cermin, Biduk Bidul.

 

Yogyakarta

Sebuah kota di selatan Pulau Jawa ini begitu ramai dikunjungi oleh wisatawan asing setiap harinya. Keramahan Yogyakarta yang juga dikenal dengan nama pendeknya, Jogja, ini selalu menjanjikan wisata yang menyenangkan bagi para wisatawan. Mungkin, bagi Anda yang belum tahu, liburan di Yogyakarta adalah wisata kuliner dan berbelanja di sepanjang Jalan Malioboro. Namun, bukan hanya itu. Yogyakarta pun menyajikan berbagai keindahan seperti pantai-pantai yang memukau di selatan dan daerah Gunung Kidul dan juga dataran tinggi serta gunung yang memukau.

Sebagai kota yang penuh dengan budaya, kesenian, dan anak muda, berbagai festival pun kerap dilaksanakan di kota ini seperti Festival Kesenian Yogyakarta dan juga Artjog setiap tahunnya. Jangan bersedih bila Anda berkunjung saat tidak ada festival, sebab berbagai tempat wisata Indonesia yang merupakan peninggalan sejarah seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan serta museum-museum yang menyajikan edukasi juga bisa menjadi destinasi Anda  berlibur.

 

 

Spot Instagramable Di Wahana Rekreasi D’Dieuland Bandung

 

GayaKeren.id – Bandung memang tak pernah membosankan untuk dikunjungi. Walau sudah berkali-kali ke sana, tetapi kami merasa selalu ada sesuatu yang baru yang bisa dinikmati di sini.  Salah satunya adalah tempat baru untuk menikmati sejuknya udara pegunungan Bandung, yakni D’Dieuland.

Berasa dari kata “di dieu” yang dalam Bahasa Sunda berarti “di sini”. Ya, di sinilah Anda bisa menikmati pesona alam kota Bandung yang dikelilingi pegunungan. Di sinilah Anda bisa rehat sejenak dari rutinitas harian yang menjemukan. Di wahana yang tergolong baru inilah Anda bisa menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang.

Tak hanya itu, Anda bisa menikmati tempat ini hanya dengan mengeluarkan kocek 10ribu saja. Ya, untuk tempat seindah ini, tiket yang dibanderol sangatlah murah. Luar biasa dan hanya ada di D’Dieuland.

Penasaran apa saja yang bisa dilakukan di sana? Yuk simak bersama-sama!

 

  1. Berkunjung dan bersantap di kastil Eropa dari abad pertengahan ala Disneyland

Penggemar film kartun Disney? Pasti Anda punya cita-cita untuk berkunjung ke Disneyland dan berfoto di depan kastil atau istana yang ada di setiap Disneyland di seluruh dunia.

Kalau tabungan buat jalan-jalan ke luar negeri belum cukup, melipir ke Bandung saja! Ya, sekarang Andapun bisa berfoto dengan latar belakang kastil abad pertengahan bergaya Eropa di sini.

Dari kejauhan saja kastil dengan atap berupa kerucut runcing ini sudah sangat mencuri perhatian. Ditambah udara sejuk serta latar belakang langit yang biru dan pepohonan hijau di sekitarnya, sekilas bahkan akan membuat Anda lupa lagi ada di Tanah Pasundan.

Tempat ini sebetulnya merupakan restoran yang terdapat di kawasan sekitar D’Dieuland bernama Dago Bakery Punclut. Meskipun namanya pakai kata “bakery”, tempat ini juga menjual aneka makanan ringan lain, makanan berat, serta berbagai pilihan minuman.

 

  1. Siang atau malam menikmati sejuknya udara segar dengan panorama lembah serta pegunungan

Bandung yang dikelilingi oleh pegunungan menjadikan udaranya terasa dingin dan sejuk. Hal ini pula yang membuat Bandung terkenal sebagai tempat untuk bertetirah – sekadar berleha-leha setelah sibuk dengan rutinitas harian.

Nah, di D’Dieuland inilah Anda bisa menikmati sejuknya udara segar pegunungan bersama dengan orang-orang tersayang Anda. Rasakan sejuknya angin pegunungan yang berembus. Wah, rasanya ingin sekali berlama-lama di sini.

Sebaiknya Anda mengenakan pakaian yang sesuai karena dinginnya udara di sini. Tidak mau kan jika Anda malah tidak bisa menikmati kesejukan udara di sini karena kedinginan?

Tak hanya indah di siang hari, D’Dieuland ternyata juga kece lho begitu malam mulai tiba dan lampu-lampunya dinyalakan!

 

  1. Taklukkan rasa takut dengan berjalan menyusuri skywalk

Kondisi lahan dengan kontur yang menurun menyerupai lereng, membuat sang pemilik tempat ini mengakalinya dengan cara membuat skywalk alias jembatan yang berwarna-warni untuk menghubungi satu lokasi ke lokasi lainnya.

Buat Anda yang takut ketinggian, menyusuri skywalk D’Dieuland tentu akan terasa amat menegangkan, karena skywalk ini dibuat sangat tinggi, yaitu sekitar 10 meter di atas permukaan tanah.

 

  1. Spot foto yang Instagrammable di mana-mana

 

Hari gini, rasanya tak lengkap jika jalan-jalan tanpa berfoto. Foto-foto dan eksis di media sosial sudah menjadi kebutuhan primer anak zaman now. Lagi-lagi, di sinilah, di D’Dieuland Anda akan dimanjakan oleh tempatnya yang dipenuhi banyak sekali spot foto cantik. Kami yakin, memori ponsel dan kamera Anda langsung penuh begitu pulang dari sini.

Ada spot foto selfie ala-ala burung elang dengan patung sayap yang membuat Anda seolah-olah bersayap dan siap untuk terbang. Ada pula spot foto berupa taman dengan dua buah lambang hati yang cocok untuk foto berdua pasangan.

Mau yang lebih modern dan lebih berwarna-warni? Jangan lewatkan kesempatan berfoto di area payung tradisional berwarna-warni, lampion ceria yang tambah kece di malam hari atau dinding graffiti yang dipenuhi corat-coret kreatif dan juga jenaka dalam Bahasa Sunda!

 

  1. Berputar-putar sekuat mungkin di Gyroscope Flywheel

Ingin mencoba permainan yang benar-benar menantang adrenalin? Ada baiknya Anda mencoba wahana permainan Gyroscope Flywheel. Gryroscope Flywheel merupakan sebuah alat pendeteksi gerakan yang bertumpu pada gravitasi. Bentuknya lingkaran dengan dua kursi bersebrangan di dalamnya.

Permainan ini akan membawa Anda berputar-putar sekuat dan selama mungkin mencapai 180 derajat. Meskipun permainan ini diam di tempat, namun ketegangannya nggak kalah dengan roller coaster. Makanya, kalau penakut mending jangan coba-coba deh!

Jangan khawatir dengan keamanan, karena ada petugas yang menjaga dan wahana ini dilengkapi pula dengan peralatan standar keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman.

Jadi, siap untuk diputar-diputar?

 

  1. Nongkrong asyik di atas atap bis yang terparkir

Hah? Nggak salah tuh, emangnya nggak bakal diomelin oleh sang pemilik bis?

Tenang, karena bis yang ini memang sengaja disediakan sebagai salah satu spot untuk menikmati pemandangan alam nan hijau tanpa batas. Yang perlu Anda lakukan tinggal masuk ke dalam bis dan melihat-lihat pemandangan dari jendela bis, atau kalau nggak takut ketinggian naik saja tangga yang disediakan untuk menuju ke bagian atap bis.

 

  1. Sensasi menegangkan outbound di malam hari

Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa banyak yang menyukai aktivitas penuhpetualangan ini. Selain melatih diri untuk berani menghadapi tantangan, outbound juga penuh dengan keceriaan dan keseruan, apalagi jika dilakukan bersama orang-orang tersayang Anda.

D’Dieuland menawarkan sensasi outbound yang bisa dibilang cukup berbeda dari biasanya. Di sini, kegiatan outbound  Anda akan disajikan oleh pamandangan yang tiada duanya. Sambil outbound, Anda juga bisa menikmati panorama perbukitan hijau dan kota Bandung dari kejauhan. Sekali outbound, satu-dua pemandangan terlampaui.

Anda datang di malam hari? Tenang, Anda juga masih bisa melakukan outbound. Ya, hanya di sinilah Anda bisa menikmati sensasi outbound di malam hari. Pastinya lebih menantang karena gelap dan suasananya pun berbeda.

Sesekali pandanglah pemandangan sekitar. Luar biasa ciamik, kelap-kelip kota Bandung dari kejauhan begitu indah dipandang.

 

  1. Main air di “sungai” bersama si buah hati

Siapa di sini yang suka main air? Wah, kami rasa Anda semua menyukainya. Basah-basahan, ciprat-cipratan, diselingi keceriaan canda tawa, seru sekali rasanya. Apalagi jika dilakukan bersama anak-anak, maka dijamin akan semakin semarak.

Dingin-dingin main air? Nanti masuk angin dong? Eitsss… Bukan main air yang sampai benar-benar membasahi seluruh tubuh kok. Di D’Dieuland, terdapat kolam panjang berukuran kecil dan berundak-undak layaknya sebuah sungai dangkal lengkap dengan beberapa buah air mancur. Tak usah membawa baju renang karena memang bukan untuk berenang, cukup pakaian ganti saja.

Meskipun kolamnya tidak dalam, bahkan sangat dangkal, hanya semata kaki, namun tetap awasi buah hati Anda ya agar tidak jatuh terpeleset.

 

Tempat rekreasi yang begitu lengkap dan sangat menarik, bukan? Ayo segera ajak seluruh anggota keluarga bermain di sini!

 

Sumber & Foto : TripCanvasIndonesia

 

 

Danau Linouw, Pesona Kesejukan Alam Dengan Danau Tiga Warna

 

GayaKeren.id – Kota Tomohon di Sulawesi Utara mempunyai sederet destinasi wisata alam yang memesona, berkat kesejukan hawanya. Sebut saja agrowisata Rurukan, perkebunan bunga di kaki gunung Lokon, Kawah Mahawu, Bukit Doa, taman wisata Kelong dan lokasi keren lainnya.

Topografi Kota Tomohon yang diapit dua gunung yakni Gunung Lokon dan Gunung Mahawu membuat kawasan ini terasa begitu sejuk. Alamnya yang indah dengan sajian utama panorama pegunungan dan perbukitan. Bunga-bunga tumbuh subur di sekitar kawasan ini sehingga Tomohon mendapat julukan Kota Seribu Bunga.

Kehadiran gunung api Lokon membawa keuntungan tersendiri karena material vulkanisnya menyuburkan tanah. Keaktifan gunung api itu juga membawa keunikan tersendiri bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah Lahendong, di mana sumber panas bumi keluar hingga ke permukaan tanah. Tak heran mendatangi Lahendong langsung disambut dengan bau belerang menyengat. Saking banyaknya panas bumi di daerah ini, Pertamina memanfaatkannya sebagai salah satu sumber energi bagi pembangkit listrik dan keperluan lainnya.

Di dekat Lahendong terdapatlah salah satu destinasi wisata unggulan daerah ini yang bisa memperlihatkan dampak dari fenomena panas bumi. Tempatnya ada di Danau Linouw. Danau cantik yang memancarkan keindahan 3 warna. Danau yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Manado. Hanya butuh sekitar satu jam perjalanan dengan kendaraan untuk mencapai lokasi ini.

Kata Linow diambil dari bahasa Minahasa yaitu lilinowan yang berarti tempat berkumpulnya air. Di danau ini, kita bisa melihat warna air yang dapat berubah-ubah warna menjadi hijau, biru dan kuning kecoklatan. Perubahan terjadi karena unsur belerang yang tertimbun di dalam danau serta pembiasan dan pantulan sinar matahari yang menyebabkan warna air di Danau Linow bisa berubah.

Bau menyerupai telur busuk langsung menusuk hidung begitu kita baru tiba di area Danau Linow. Aroma ini berasal dari bau belerang yang tersebar di sekitar danau. Konon, belerang ini merupakan sisa letusan Gunung Mahawu yang terjadi ratusan tahun yang lalu.

Pemandangan di Danau Linouw jelas mempesona, apalagi diselingi dengan hawa yang dingin. Punggung-punggung gunung seolah memagari danau yang berukuran tidak terlalu besar ini. Uap panas bumi terlihat secara konstan menyembul ke udara dari beberapa titik di punggung-punggung gunung itu.

Panas bumi itu juga keluar dari dasar danau, sehingga memberi efek gelembung air di berbagai titik di atas permukaan air danau. Karena kandungan belerangnya yang tinggi, membuat air di Danau Linouw mempunya tiga warna, yakni hijau, biru dan putih. Kombinasi tiga warna itu menjadikan air Danau Linouw terlihat unik. Apalagi di atas danau ramai berenang berbagai jenis hewan air seperti angsa, itik, dan bangau. Hutan di sekitar danau juga masih dihinggapi banyak burung seperti elang.

Di sekitar Linouw terdapat berbagai fasilitas penunjang wisata seperti cottage, kafe, tempat duduk-duduk, toilet umum dan parkiran kendaraan yang luas. Juga tersedia fasilitas rekreasi untuk mengeksplor danau. Di salah satu fasilitas wisata, pengunjung ditarik tiket masuk seharga Rp 25.000 per orang dengan minuman selamat datang yang bisa dipilih sendiri. Tentunya minuman hangat seperti kopi atau teh yang nikmat diseruput ditengah hawa dingin.

Tidak hanya itu, di sini pengunjung juga akan mendapatkan secangkir teh atau kopi. Namun bila biaya itu cukup besar, turunlah sedikit ke kedai di bagian bawah, di sana wisatawan cukup mengeluarkan biaya Rp5.000 dan langsung bisa menikmati keindahan Danau Linow dari tepian.

Pengunjung juga dapat memesan berbagai makanan seperti pisang goreng plus sambal, tinutuan plus dabu-dabu roa khas Minahasa dan berbagai kue tradisional lainnya. Bersantaplah di tepi danau sambil menikmati pula keasyikan pengunjung lainnya yang berselfie ria, sebab pada hari libur, Danau Linouw padat didatangi pengunjung yang bukan hanya datang dari sekitar Tomohon tapi juga mancanegara.

Datanglah pada pagi hari saat udara masih bersih. Karena di waktu itulah saat yang paling tepat untuk menikmati keindahan Danau Linow. Sunyi dan menenangkan menjadi suasana yang bisa didapatkan. Selain eloknya keindahan, cuaca di kawasan danau juga sangatlah sejuk.

Berkeliling di tepian danau menjadi aktivitas yang dapat dilakukan di danau ini. Namun pengunjung jangan coba-coba untuk berenang. Kandungan belerang yang tinggi bisa membuat tubuh terluka dan berakibat fatal.

Berkunjung ke danau ini menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Memandangi keindahan danau alami yang tersaji lalu mengabadikannya dalam Kamera menjadi kenangan yang mungkin tidak terlupakan di sini. Kecantikan dan ketenangan Danau Linow memang layak untuk di ingat selamanya.

 

 

Wisata Bahari Eksotis Di Pulau Gangga Minahasa Utara

 

GayaKeren.id – Sulawesi memang jauh dari kepadatan penduduk dibandingkan dengan pulau jawa dan itulah mengapa pulau ini menjadi salah satu tempat wisata yang paling menarik. Hal ini dikarenakan di sulawesi sendiri terdapat beberapa tempat wisata yang memberikan pemandangan yang alami dan juga indah. Salah satu tempat wisata di Provinsi Sulawesi Utara yang memberikan pemandangan yang sangat indah dan juga alami adalah Pulau Gangga. Pulau Gangga sendiri berada di Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara. Pulau ini memilih pantai yang indah dan juga alami dengan pasir putihnya yang sangat menawan.

Di Pulau Gangga sendiri ada dua desa yaitu Desa Gangga Satu dan juga Desa Gangga Dua. Pulau ini juga menjadi wisata bahari paling banyak dikunjungi oleh banyak wisatawan baik wisatawan asing maupun juga lokal. Meskipun wisata bahari Pulau Gangga tidak banyak diketahui orang seperti Pulau Bunaken, tetapi keindahan bawah lautnya tidak kalah indah dibandingkan dengan Bunaken. Hal ini tidak mengherankan karena Pulau Gangga ini juga masuk ke dalam 10 tempat wisata yang paling banyak dikunjungi di Sulawesi Utara. Maka dari itu apabila anda penasaran dengan tempat wisata ini, ada baiknya anda mengunjungi tempat wisata ini.

Untuk mengunjungi Pulau Gangga ini, anda harus berkendara selamat sekitar 90 menit dari Kota Manado untuk menuju ke Likupang. Tetapi apabila anda menggunakan angkutan umum dari terminal Pall 2 Manado untuk menuju ke Likupang, maka anda akan memakan waktu hingga 2 jam. Setelah berada di pelabuhan kecil di Likupang, kita selanjutnya akan menuju ke Pulau Gangga dengan menggunakan speed boat selama kurang lebih 40 menit. Beberapa tips yang bisa digunakan untuk menuju Pulau Gangga, anda sebaiknya mengetahui jadwal keberangkatan dari speed boat tersebut.

Ada banyak kegiatan yang bisa anda lakukan setelah anda sampai di Pulau Gangga, mulai dari rekreasi, jalan – jalan di pasir putihnya yang bersih, memancing, snorkling, hunting foto dan  juga yang wajib anda lakukan ketika anda mengunjungi tempat ini adalah diving atau menyelam. Karena tempat ini menyajikan wisata bahari maka tidak aneh jika kegiatan wisata yang ada di Pulau ini berhubungan dengan laut.

 

Pesona Taman Laut Pulau Gangga

Ada beragam aktifitas yang bisa anda lakukan di pulau ini seperti rekrasi, berjalan menyusuri pantai berpasir putih, memancing, snorkling, hunting foto dan yang pasti wajib untuk anda lakukan adalah diving/menyelam. Tak sempurna memang rasanya mengunjungi Pulau Gangga tanpa menikmati keindahan bawah laut yang eksotis.

Keindahan taman laut di sekitar Pulau Gangga memang sudah sangat dikenal para pencinta diving. Layaknya lokasi menyelam lainnya di Sulawesi Utara, pemandangan bawah laut Pulau Gangga yang dihuni oleh beragam jenis biota laut dan beragam terumbu karang yang berwarna warni menjadikan Pulau Gangga sebuah magnet bagi para penggemar dunia bawah laut. Bahkan mereka yang memiliki hobi fotografi underwater sering menjadikan lokasi ini sebagai salah satu spot fotografi bawah laut di Sulawesi Utara. Saat sore hari ketika matahari hendak kembali keperaduannya, anda akan disajikan pemandangan sunset yang begitu indah. Sangat disayangkan jika anda tidak mengabadikan keindahan sunset di Pulau Gangga.

Pemandangan laut di Pulau Gangga ini tidak perlu diragukan lagi karena beragam jenis biota laut dan beragam terumbu karang bisa anda temukan di tempat tersebut. Tempat ini juga menjadi pilihan favorit fotografi bawah lautnya dan maka dari itu bagi anda yang ingin wisata bahari yang alami dan juga indah harus mengunjungi tempat ini.

 

 

Liburan Petualangan Di Air Terjun Terbesar Di Sumba

 

GayaKeren.id – Anda seorang petualang?  selalu ingin melakukan perjalanan kembali ke masa lalu dan melihat langsung sebuah peradaban kuno?  Sumba jawabannya.

Sumba, sebuah pulau misterius dan “liar”yang terletak di Nusa Tenggara Timur, sebelah barat daya Flores, Anda bisa menjumpai desa-desa tradisional yang dibangun di atas puncak bukit dan dilindungi oleh dinding batu bersejarah. Jika Pulau Skull dari film King Kong itu sungguhan ada, sepertinya Sumba layak jadi kandidat pulau tersebut.

Bahkan, ritual perburuan kepala manusia masih terus berlanjut dan Anda benar-benar bisa menemukan “pohon tengkorak” di beberapa desa di mana kepala yang terpenggal dipajang.

Di sini, hamparan padang rumput dan perbukitan batu kapur memberi nuansa tersendiri, sementara desa-desa di puncak bukit dengan rumah-rumah beratap ilalang “dijaga” oleh makam megalitik. Sumba juga merupakan salah satu tujuan utama bagi para surfer dari seluruh dunia.

Waitabula, kota besar yang paling timur di Sumba merupakan pintu gerbang barat Anda menuju Sumba dan menjadi tempat bandara terbesar dan paling modern di pulau ini, yaitu Bandara Tambolaka.

Di sisi lain, ibu kota Waingapu adalah pilihan tepat jika Anda ingin memenuhi berbagai kebutuhan pokok, seperti makanan, obat-obatan, dan untuk merencanakan perjalanan serta moda transportasi.

Dari air terjun spektakuler sampai desa-desa kuno, Sumba pasti akan menjadi tujuan yang tidak akan Anda lupakan. Meski perlahan mulai mendapat daya tarik di media sosial, pulau ini masih dianggap sebagai destinasi yang cukup tersembunyi.  Jadi jika Anda tertarik melakukan petualangan eksotis, segera kemasi barang-barang dan kunjungi salah satu tempat wisata di Pulau Sumba, yakni Air Terjun Terbesar di Sumba, Waikelo Sawah.

Ingat ya, air terjun buatan dan bendungan ini hanya untuk dilihat dan memanjakan mata Anda saja dan tidak cocok digunakan untuk berenang sama sekali!

Dengan debit hingga 1.000 liter air per detik, Waikelo Sawah dulunya merupakan bagian dari pembangkit listrik tenaga air yang dikelola oleh pemerintah pada tahun 1976. Arus yang sangat cepat dan kuat memberi kehidupan pada areal persawahan di sekitarnya dan juga berfungsi sebagai sumber air bersih sehari-hari warga untuk mandi.

Dikelilingi oleh tanaman hijau yang tumbuh di bawah kaki bukit, air terjun ini juga terletak di bawah beberapa gua megah. Hasilnya, Anda dapat menyaksikan langsung salah satu desain arsitektur alam terbaik – sebuah laguna gua yang dibingkai oleh panorama hutan hijau dan pintu masuk batu yang sangat eksotis.

Tak heran tempat ini jadi favorit banyak orang. Waktu terbaik untuk mengunjungi Waikelo Sawah adalah sekitar bulan Februari, Maret dan November. Anda akan bisa menyaksikan ritual tradisional tahunan di Sumba seperti Pasola (adu tombak sambil menunggang kuda) dan Wula Podu, sebuah tarian sakral.

Waikelo Sawah terletak di Desa Tema Tana, Wewewa Timur, Sumba. Anda pasti melewatinya dalam perjalanan dari Bandara Tambolaka ke pusat kota Waikabubak. Jaraknya sekitar 12 km dari ibu kota Tambolaka dan memakan waktu sekitar 40 menit dengan mobil. Anda juga bisa menggunakan ojek dari Tambolaka.

Penasaran kan ?! Siapkan diri anda untuk berpetualang di Pulau ‘sorga’nya Indonesia ini.

 

Sumber  :  TripCanvasIndonesia

 

 

Kenali Bandara Unik Nan Cantik ‘Surga Di Timur Matahari’

 

GayaKeren.id – Alam yang indah, budaya yang kuat, keragaman bahasa yang memikat, sejarah yang penuh warna, dan tentu saja keindahan bawah laut yang luar biasa, adalah keunggulan yang dimiliki oleh Pulau Alor.  Alor adalah sebuah pulau yang terletak di ujung timur Kepulauan Nusa Tenggara. Luas wilayahnya 2.119 km², dan titik tertingginya 1.839 m.

Pulau ini dibatasi oleh Laut Flores dan Laut Banda di sebelah utara, Selat Ombai di selatan (memisahkan dengan Pulau Timor), serta Selat Pantar di barat (memisahkan dengan Pulau Pantar). Pulau Alor adalah satu dari 92 pulau terluar Indonesia karena berbatasan langsung dengan Timor Leste di sebelah selatan.

Pulau Alor merupakan salah satu dari dua pulau utama di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Di pulau ini terdapat Kota Kalabahi, ibukota Kabupaten Alor.

Menuju ke Alor, bukan hal yang sulit. Paling mudah adalah melalui udara, transit di bandara El Tari, Kupang, dan kemudian dilanjutkan dengan pesawat propeller (berbaling-baling) selama kurang lebih 1 jam.

Yang menarik adalah, Alor akan mempunyai terminal bandara baru. Tak hanya sekedar baru, design bandara ini juga sangat cantik, dan diambil dari pemenangSayembara Desain Bandar Udara Nusantara 2015 diselenggarakan PT. Propan Raya, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif RepubIik Indonesia.

Kantor konsultan arsitek Natateka terpilih sebagai pemenang utama pada sayembara tersebut.  Kearifan lokal yang mereka usung dalam desain bandara lah yang akhirnya memenangkan mereka.

Identitas lokal memang santer terasa pada desain Mali Alor Aiport karya Nataneka ini. Dari atap bandaranya saja, mereka mengadopsi atap rumah adat suku Alor setempat yang berbentuk segitiga.

Tak hanya menceriman kearifan lokal setempat, bentangan atap setiga ini juga akan membentuk void yang sangat besar sehingga udara yang masuk ke dalam bandara berlimpah. Agar bandara menjadi lebih sejuk, tim arsitek juga akan menempatkan kolam pantul di sisi kanan kiri bandara. Kolam pantul adalah kolam yang memantulkan bayangan objek yang ada di sekitar kolam tersebut. Salah satu fungsi kolam pantul adalah menciptakan suasana teduh yang hening dan cantik.

Karena berada di alam natural Alor, tim arsitek akan menggunakan material-mataerial alam setempat. Di gerbang pintu masuk bandara misalnya. Mereka akan melapisi dinding dengan batu-batu untuk menghadirkan nuasa alam yang kental. Gerbang bandara ini bisa menjadi perhentian para penumpang untuk update status. Ketika masuk, penumpang juga akan melewati sebuah ruang terbuka sebelum memasuki bandara.

Bandara ini diharapkan akan menjadi sarana pendukung utama menarik lebih banyak wisatawan berkunjung ke tujuan wisata utama Nusa Tenggara Timur ini.  Pembangunan terminal Bandar Udara Mali ini langsung ditangani oleh Direktorat Jenderal (dirjen) Perhubungan Udara RI.

 

Sumber :  GoodNews From Indonesia

 

 

Pesona Danau Kelimutu Sebagai Danau 3 Warna

GayaKeren.id – Masih ingat dengan gambar di mata uang selebaran 5.000 rupiah zaman dulu? Ya, keindahan Gunung Kelimutu dengan pesona danau tiga warnanya yang mendunia itu bahkan pernah diabadikan dalam mata uang rupiah kita.

Danau Kelimutu merupakan salah satu danau yang tidak hanya terkenal di Indonesia, tapi juga di manca negara. Warna airnya yang berubah-ubah dan juga tempatnya yang berada di puncak gunung menawarkan keindahan yang eksotis yang tidak akan pernah dilupakan oleh para wisatawan yang datang ke tempat ini. Nama Kelimutu merupakan gabungan kata dari “keli”yang berarti gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.

 

Danau Kelimutu terletak di pulau Flores, Nusa Tenggara Timur atau tepatnya berjarak kurang lebih 83 km ke arah barat kota Maumere atau 51 kilometer arah timur dari Kota Ende. Banyak para wisatawan yang lebih suka datang ke Danau Kelimutu dari arah kota Ende karena lebih dekat dan juga karena rute penerbangan ke kota Ende sekarang jauh lebih banyak.

Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.

Danau yang terdiri dari 3 bagian ini memiliki nama dan warnanya masing-masing yang selalu berubah-ubah setiap waktu dan pada pertengahan April 2015 berubah warna untuk yang ke sekian kalinya:

  1. Danau Nuwamuri Ko’o Fai berubah warna dari warna biru menjadi putih susu.
  2. Danau Ata Polo yang berwarna hijau berubah menjadi merah.
  3. Danau Ata Bupu yang berwarna hitam berubah menjadi hijau.

Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik. Batas antar danau adalah dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding ini sangat terjal dengan sudut kemiringan 70 derajat. Ketinggian dinding danau berkisar antara 50 sampai 150 meter.

Untuk bisa mencapai ke atas area danau, kamu harus melewati pinggiran tebing curam dan menaiki ratusan anak tangga dari semen untuk melihat dua dari tiga danau yang ada di kawasan Kelimutu ini. Dua danau tersebut adalah “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” dan “Tiwu Ata Polo”. Tiwu Ata Polo, danau yang berada di sebelah kanan saat posisi badan menghadap ke arah danau. Danau ini berwarna hitam pekat. Sedangkan danau di sebelah kiri dan berwarna hijau tosca adalah Tiwu Nuwa Muri Koo Fai.

Dua danau ini terletak berdampingan, hanya dipisahkan dengan sebuah tebing sebagai tembok pemisahnya. Tebing bebatuan pemisah itu berbentuk cekungan. Sejauh mata memandang, di sekeliling danau hanya ada tebing-tebing bebatuan.

Akses Menuju Lokasi Wisata

Bagi pengunjung yang berasal dari luar kota, dapat menggunakan  transportasi udara dengan tujuan Bandara H. Hasan Aroeboesman (Bandara di Kabupaten Ende).  Sesampainya di Kabupaten Ende, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan menuju Desa Moni, sebuah desa yang berada di kaki Gunung Kelimutu dengan jarak perjalanan sekitar 65 Kilometer dari bandara. Dikarenakan di Ende masih sangat minim akan transportasi umum untuk menuju Desa Moni, akan lebih baik jika pengunjung menyewa kendaraan bermotor di Ende atau dapat juga menggunakan jasa travel dengan tujuan Desa Moni atau Gunung Kelimutu. Jarak yang ditempuh pengunjung dari Kabupaten Ende sekitar 50 km menuju ke Desa Moni dan 15 km dari Kampung Moni hingga sampai ke gerbang pintu masuk Taman Nasional Kelimutu.

Harga Tiket Masuk (HTM)

Tarif masuk kawasan Taman Nasional Kelimutu bagi pengunjung domestik akan dikenakan tarif sebesar 5.000 rupiah dan 150.000 rupiah untuk pengunjung mancanegara. Dan untuk biaya tambahan parkir kendaraan, untuk motor dikenakan 5.000 rupiah sedangkan untuk mobil dikenakan tarif 10.000 rupiah.

Fasilitas

Di sekitar lokasi danau, sudah tersedia berbagai fasilitas penunjang bagi para pengunjungnya mulai dari toilet, beberapa gazebo, lahan parkir dan jajaran kios yang menjajakan minuman dan makanan di sekitar area parkir. Fasilitas-fasilitas tersebut juga nampak terjaga dan terawat kebersihannya.

 

 

 

Panorama Dengan Sensasi Alam Puncak Becici

GayaKeren.id – Tempat wisata ini menawarkan banyak hal untuk para penggunjung yang menyukai ecowisata, seperti alamnya yang masih alami dan hijau, udara yang masih segar dan dingin, ketenangan ditengah-tengah hutan pinus dan juga bisa merasakan sensasi naik ke atas pohon atau gardu pandang sembari memandangi keindahan alam dari atas pohon seperti yang ada di Kali Biru, Kulonprogo.

Untuk bisa naik ke atas pohon tersebut penggunjung harus berjalan sekitar 100 meter terlebih dahulu dari parkiran ke Puncak Becici. Namun perjalanan menuju puncak tidak akan terasa jauh karena kawasan hutan pinus telah ditata dengan apik sehingga penggunjung berjalan membelah hutan pinus dengan tenang hingga sembari menikmati suasana hutan pinus hingga sampai ke puncak.

Keindahan hutan pinus yang asri dan pemandangan Kota Yogyakarta dari atas perbukitan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Puncak Becici Dlingo, Bantul. Tak terkecuali bagi seorang Barack Obama. Mantan Presiden AS tersebut meluangkan waktu liburannya di Indonesia dengan menyempatkan berkunjung ke Puncak Becici ini.

Di hutan pinus ini pengunjung bisa menikmati sunset pada sore hari. Tak hanya itu, pengunjung bisa menikmati dari kejauhan Candi Prambanan pada bagian utara dan selatan pantai selatan. Puncak Becici berada di kawasan hutan lindung di bawah pengawasan Resor Pemangku Hutan (RPH) Mangunan. Dulunya, hutan pinus ini lebih dikenal seabgai penghasil getah pohon pinus. Namun fungsi hutan pinus ini perlahan berubah menjadi objek wisata seiring dengan banyaknya pengunjung yang mengabadikan keasrian hutan pinus di sana.

Sama seperti kawasan Kali Biru yang ada di Kulonprogo, Puncak Becici juga terdapat beberapa papan yang ada diatas pohon agar para pengunjung bisa naik keatasnya dan menikmati  panorama alam yang ada di bawah. Tentu saja tidak ada Waduk Sermo dan deret Pegunungan Suroloyo yang akan dilihat para wisatawan tetapi pemandangan hutan-hutan yang masih tersisa, perbukitan yang membentang luas dan juga hijaunya sawah-sawah yang ada di bawah bukit. Jika takut naik ke atas gardu pandang, penggunjung bisa bersantai di gazebo-gazebo yang ada di atas bukit.

Deretan pohon pinus yang berjejer memberikan kesejukan tersendiri bagi wisatawan. Selain itu, batang-batang pinus yang berderet-deret juga menjadi objek foto yang menarik. Di sini, udara terasa segar. Wisatawan yang bertahan hingga sore hari juga bisa menikmati senja yang indah dari Puncak Becici. Mereka bisa menanti momen matahari terbenam sambil ‘jegangan’ di atas pohon.

Nilai lebih dari Puncak Becici adalah para wisatawan selain bisa menikmati  pesona alam di puncak bukit, wisatawan juga bisa menikmati suasana hutan pinus yang damai dan tenang. Duduk-duduk di kursi yang telah disediakan sembari menyegarkan otak dari segala permasalahan yang ada dengan menikmati segala keindahan yang ada, memandangi pohon pinus yang menjulang tinggi, merasakan angin sepoi-sepoi dan juga menikmati segarnya udara yang bebas dari polusi.

Di sini pengunjung bisa menikmati panorama alam dan fasilitas yang ditawarkan seperti mushala, toilet, dan outbound. Pengunjung hanya membayar tiket masuk Rp 2.000 dan parkir sepeda motor Rp 2.000, mobil Rp 5.000 dan bus Rp 20.000.