Ideathonesia Online 2020 menyoroti Peluang Bisnis Pasca Pandemi untuk Wirausahawan Muda

GayaKeren.idDibentuk bersama pada tahun 2017 oleh UNDP dan Citi Foundation, Youth Co: Lab bertujuan untuk memberdayakan dan berinvestasi pada kaum muda, sehingga mereka dapat mempercepat implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui kepemimpinan, inovasi sosial, dan kewirausahaan. Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa/United Nations Development Programme (UNDP) bekerja sama dengan Citi Foundation dan Kementerian Pemuda dan Olahraga hari ini menyelenggarakan Ideathonesia, sebuah pertemuan crowdsourcing untuk ide-ide bisnis yang berdampak, menargetkan kaum muda sebagai bagian dari inisiatif Youth Co: Lab di Indonesia.

“Meskipun ada dampak yang belum pernah terjadi sebelumnya pada bisnis, pandemi COVID-19 telah menghadirkan peluang unik untuk menyesuaikan model bisnis guna membantu melayani kebutuhan berbagai komunitas sekaligus menyediakan lapangan kerja bagi kaum muda. Oleh karena itu, UNDP wajib mempertahankan acara tahunan Ideathonesia tahun ini untuk terus menjajaki peluang baru di saat krisis, ”kata Muhammad Didi, Kepala Unit Keuangan Inovatif UNDP Indonesia.

Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Puni A. Anjungsari mengatakan, “Citi melalui Citi Foundation telah berfokus untuk memperluas peluang ekonomi bagi generasi muda Indonesia di bawah payung Citi Peduli dan Berkarya (Citi Peka). Pendekatan Youth Co: Lab dalam mendengarkan perspektif dan ide kaum muda, dan memberdayakan mereka untuk mendorong solusi bisnis yang mengatasi masalah yang paling mendesak di dunia mendorong perubahan nyata. Hanya dengan menggabungkan kekuatan berbagai aktor dari sektor publik dan swasta, mitra sosial, masyarakat madani, dan seterusnya, kita dapat bekerja menuju pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.”

Tahun ini, Ideathonesia memilih wirausaha yang berfokus pada “planet, manusia, keuntungan” sebagai intinya. Wirausaha tersebut juga harus memiliki nilai-nilai yang berkontribusi untuk mengatasi ketimpangan. Peserta terpilih akan mengambil bagian dalam sesi bimbingan selama sebulan dari PLUS dan UNDP yang akan membantu mengembangkan wirausaha mereka, memvalidasi ide bisnis mereka, dan mempercepat dampak dalam komunitas mereka. Selain workshop mentorship, Ideathonesia menggelar serangkaian seminar online tentang berbagai topik kewirausahaan yang terbuka untuk umum.

“Ideathonesia sebagai salah satu unsur penting dalam memberikan ruang berkreasi dan berinnovasi anak muda untuk  membuat dampak social yang lebih luas melalui ide dan aksi utk menciptakan perubahan menuju kondisi global yang lebih baik. Ideathonesia memperbaiki ekosistem dengan optimalisasi peran pemangku kepentingan kewirausahaan di dalamnya” Sebut Imam Gunawan, Deputy Assistant of Youth Entrepreneurs, Ministry of Youth and Sport.  

Acara ini memberikan kesempatan bagi para wirausahawan untuk berdiskusi tentang pemantapan model bisnis, mengembangkan ide bisnis serta berjejaring dengan wirausaha muda lainnya melalui workshop selama 1 bulan dan pendampingan online oleh PLUS dan Akademi Kewirausahaan Masyarakat.

Beberapa minggu setelah pengumuman kasus pertama positif COVID-19 di Indonesia, UNDP dan Citi Foundation, melalui Youth Co: Lab, dan UNICEF melakukan survei cepat terhadap wirausahawan muda di seluruh Indonesia di berbagai sektor. Survei tersebut berusaha untuk memahami dampak pandemi dan respon para pengusaha. Menyasar remaja berusia 16 – 30 tahun, survei tersebut mendapatkan hasil dari 756 responden dari seluruh Indonesia.

Survei tersebut mengungkapkan bahwa 79% pengusaha yang merespon mengalami dampak negatif pandemi, 21% usaha harus berhenti beroperasi, dan 50% mengalami penurunan keuntungan. 91% responden menyatakan bahwa mereka tidak mengetahui mekanisme dukungan yang tersedia bagi mereka.

Dalam penutupan Ideathonesia, akan diadakan acara penutupan secara online sebagai sesi pemberian penghargaan bagi para peserta. Peserta akan mempresentasikan hasil mereka melalui sesi pitching online nasional yang akan dihadiri oleh juri dari pakar startup, dampak  sosial, dan pemberdayaan kaum muda. Para pemenang akan mendapatkan akses untuk bergabung dengan Youth Co: Lab 2020 dan menerima bimbingan lebih lanjut untuk mempercepat pertumbuhan bisnis mereka.

HMD Global,Angkat Alain Lejeune Sebagai Global Operations Leaders

GayaKeren.id – HMD Global, the home of Nokia phones, hari ini, Senen (10/8) mengumumkan pengangkatan Alain Lejeune untuk posisi Global Operations Leadership. Lejeune telah lebih dari 25 tahun berpengalaman di bidang telekomunikasi dan merupakan seorang global operations leader yang berpengalaman. Sebelum bergabung dengan HMD Global, ia menjabat sebagai penasihat di One Webyang berfokus pada strategi operasional. Alain akan bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan operasional HMD Global dan mempimpin divisi engineering and supply chain management.

Alain Lejeune, Global Leader of Operations, HMD,menyampaikan:“Saya sangat senang menerima tantangan baru di HMD Global, the home of Nokia phones. Dengan pengalaman kerja di industri mobile selama lebih dari dua setengah dekade, saya telah menyaksikan berbagai perkembangan operasional perusahaan dalam skala global. Kebutuhan untuk beradaptasi dan bergerak cepat tidak pernah sepenting ini bagi bisnis karena perusahaan menyesuaikan diri terhadap kondisi pasca-COVID-19. Operasional yang penuh komitmen berperan penting dalam menjaga keseimbangan sebuah starup yang berkembang pesat seperti HMD Global, dan saya berharap dapat membantu menjaga momentum dan mengendalikan perubahan yang terjadi sekarang dan di masa mendatang. Ponsel Nokia memiliki sejumlah penggemar yang setia dan berkembang pesat, saya sangat bersemangat membantu perusahaan ini untuk terus menghadirkan inovasi mobile berkualitas tinggi dan terjangkau,yang telah dikenal dan digemari kalangan luas.”

Dikesempatan yang sama, Florian Seiche, Chief Executive Officer, HMD Global, menyampaikan rasa bangganya dengan bergabungnya Alain Lejeune dalam timnya sebagai Global Leader of Operations. Selain memiliki sejumlah pengalaman dan pemahaman mendalam tentang industri mobile. Alain juga memiliki keahlian yang beragam dan unik, dari operational excellence hingga fostering creativity dalam R&D.

“Alain akan mengambil peran penting sejalan dengan transformasi bisnis kami serta perluasan produk dan layanan kami. Kehadirannya akan semakin memperkuat kepemimpinan kami. Saya berharap dapat segera melihat peningkatan bisnis kami di bawah kepemimpinan Alain,” ungkap Florian.

Sebelum berkarir di OneWeb, Alain bekerja untuk TCL Group –sebagai bagian dari akusisi perusahaan dari divisi mobile phone Alcatel. Ini merupakan salah satu akuisisi internasional pertama di sektor tersebut oleh perusahaan China. Ia berhasil memimpin integrasi tersebut, serta mengendalikan R&D perusahaan dan melakukan dukungan dalam penciptaan produk. Alain juga bertanggungjawab dalam mengelola akuisisi untuk hak lisensi global dari BlackBerry Limited yang berbasis di Kanada oleh TLC. Setelah keberhasilan akuisisi ini, ia menjadi President untuk divisi bisnis BlackBerry Mobile yang dibentuk TCL dan meluncurkan kembali smartphone BlackBerry sebagai premium professional brandke pasar global

 

Memanfaatkan Keuangan Sosial Syariah dan Filantropi untuk Membangun Kembali Indonesia dengan Lebih Baik

GayaKeren.idUnited Nations Development Programme (UNDP) bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), PT Principal Asset Management (Principal), dan PT Ammana Fintek Syariah (Ammana) hari ini meluncurkan kemitraan baru untuk mendukung pemulihan COVID-19 dan pembangunan ekonomi untuk masyarkat rentan di Indonesia. Kemitraan ini merupakan bagian dari respons sosial-ekonomi UNDP terhadap COVID-19 di Indonesia yang bekerja sama dengan pemerintah, sektor swasta, mitra pembangunan, dan pemangku kepentingan lainnya. 

Kemitraan ini bertolak dari keberhasilan proyek UNDP-BAZNAS yang membangun lima pembangkit listrik mikrohidro untuk menyediakan listrik yang sangat dibutuhkan bagi lebih dari 4.000 penduduk miskin di daerah terpencil di Jambi. Kemitraan yang ditandatangani hari ini di Principal Institute memungkinkan replikasi sinergi tersebut dan akan  menyediakan program pemulihan bencana kepada sekitar 10.000 orang di desa Sambil Elen, Lombok dan desa Tuva di Sulawesi Tengah. Selain itu, kemitraan ini juga akan berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya yang terkait dengan kemiskinan, ketimpangan, dan energi.

“Program kerjasama BAZNAS dan UNDP untuk memanfaatkan potensi zakat dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia, sebelumnya telah diresmikan pada penandatanganan MoU tahun 2017 lalu. Tambahan kolaborasi dari PT Principal Asset Management dan PT Ammana Fintek Syariah tentunya akan semakin memperkuat program kita dan akan lebih banyak lagi masyarakat terdampak pandemi dapat terbantu nantinya,” ujar Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo.

 “Pandemi COVID-19 memiliki dampak social-ekonomi yang destruktif. Situasti ini menambah tantangan pemulihan dan pembangunan pada masyarakat yang rentan atau menderita dari bencana alam baru-baru ini. UNDP berkomitmen membantu membangun kehidupan yang lebih baik bagi orang-orang yang terkena dampak. Inilah yang akan kita lakukan melalui kerangka kemitraan baru ini.” Kata Christophe Bahuet, Kepala Perwakilan UNDP.

Pemanfaatan ekonomi lokal akan memberikan peluang bagi mereka yang terdampak pandemi, untuk membangun kembali dengan lebih baik (dengan prinsip Build Back Better). “Principal, sebagai perusahaan aset manajemen pertama yang berkolaborasi dengan UNDP sebagai mitra, percaya bahwa kerja sama ini akan berkontribusi dalam mencapai SDGs dan memberikan dampak signifikan kepada masyarakat,” ujar Agung Budiono, CEO Principal. “Principal dan UNDP memiliki misi yang sama, tidak hanya untuk menciptakan dampak positif dalam aspek sosio-ekonomi dan lingkungan, tetapi juga untuk menginspirasi masyarakat, investor, pelaku bisnis, dan pihak lainnya di Indonesia untuk mendukung pencapaian SDGs dengan melibatkan lebih banyak upaya filantrofi.”

“Karena SDGs sangat sejalan dengan nilai Ekonomi Islam dan pasca-pandemi memberikan urgensi dalam pendanaan yang etis dan digital untuk pemulihan ekonomi, Ammana sebagai fintech P2P Syariah mengeksekusi respons bersama dengan UNDP dan BAZNAS untuk mengambil peran itu,” terang Lutfi Adhiansyah, CEO Ammana Fintek Syariah.

Kemitraan ini dilaksanakan melalui Innovative Finacing Lab UNDP dengan tujuan meningkatkan dan memanfaatkan keuangan social, seperti zakat dan hibah mikro yang ditargetkan melalui perusahan fintech untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

 

Bersama Yayasan Hasanah Titik (YHT), BNI Syariah Salurkan 530 Hewan Kurban

GayaKeren.id – Bekerjasama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT), BNI Syariah mengadakan kegiatan dalam rangka peringatan Idul Adha 1441 H.  BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner tahun ini menyelenggarakan empat kegiatan yaitu kegiatan pengumpulan hewan qurban karyawan BNI Syariah dan nasabah dengan nama QurbanKu HasanahKu; kemudian program reward bagi cabang dengan perolehan hewan qurban terbanyak yang disalurkan melalui BNI Syariah dengan nama Reward Hasanah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan semangat insan hasanah BNI Syariah dalam berpartisipasi dan berlomba dalam kebaikan.

Abdullah Firman Wibowo berharap Qurbanku Hasanahku 1441 H bisa menjadi wadah bagi masyarakat, nasabah, maupun karyawan dalam menyalurkan hewan kurban secara tepat sasaran dan menjangkau penerima manfaat yang lebih luas. “Semoga kami dapat terus menjadi mitra yang menemani perjalanan menuju Hasanah dunia dan akhirat, Insya Allah,” kata Abdullah Firman Wibowo.

Total hewan kurban yang disalurkan melalui BNI Syariah dalam rangka Idul Adha 1441 H kali ini lebih banyak dari tahun lalu yaitu sebanyak 530 hewan kurban dengan nilai Rp4,26 miliar, yang terdiri dari 190 sapi/kerbau senilai Rp3,3 miliar dan 340 kambing/domba senilai Rp926 juta di seluruh kantor cabang BNI Syariah. Yang juga disalurkan ke 10 titik terluar Indonesia (Benteng Hasanah di Batas Negeri) dengan nama Qurban di Benteng Hasanah; serta Qurban atas nama Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) di beberapa kota diantaranya Jabodetabek, Semarang, Makassar, Aceh dan Medan.

Untuk menambah kemeriahan peringatan Idul Adha 1441 H, BNI Syariah juga memberikan kemudahan bagi nasabah untuk berqurban melalui Program Qurban Progressive; Program Qurban Hasanah Cicilan 0% selama 3 Bulan; dan Program Qurbanku dengan realisasi sebanyak 811 hewan kurban dengan nilai Rp4,05 miliar. “Seremonial pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, disebabkan karena adanya Pandemi COVID-19. Kegiatan Qurbanku Hasanahku tahun ini diharapkan bisa mengajak masyarakat memperoleh pengalaman berhasanah melalui iconic event Idul Adha yang diselenggarakan oleh BNI Syariah,” kata Abdullah Firman Wibowo.

QurbanKu HasanahKu dilakukan di 107 masjid yang sudah bekerjasama dengan BNI Syariah dalam kelolaan Pelatihan Manajemen Masjid (PMM) dan masjid terdekat lokasi cabang. Periode pelaksanaan QurbanKu HasanahKu dilakukan pada 31 Juli – 3 Agustus 2020.

Kegiatan QurbanKu HasanahKu dilakukan oleh 5 Sektor Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Cabang. Hewan Qurban dalam kegiatan ini disalurkan kepada kaum dhuafa/ penerima manfaat dengan menggandeng mitra masjid yang sudah bekerja sama dengan BNI Syariah seperti masjid dalam kelolaan Pelatihan Manajemen Masjid (PMM) dan atau masjid terdekat dengan lokasi BNI Syariah.

Pelaksanaan Qurban di Benteng Hasanah dilakukan di 10 titik diantaranya Pulau Semau, Nusa Tenggara Timur; Konawe Selatan, Sulawesi Tengah; Desa Beha, Tabukan Utara, Sulawesi Utara; Singkawang Kalimantan Barat; Dusun Penyeladi, Hulu Kalimantan Barat; Desa Kudu, Kecamatan Oba Utara, Tidore, Maluku Utara; Desa Ubung, Pulau Buru Maluku; Pulau Kubung Airmas Batam; Kabupaten Aceh Jaya, Aceh; dan Pesantren Asy Syabaab Jogoroto Jombang.

‘HUAWEI Developer Day’ 2020 Luncurkan Solusi E-commerce Secara Live

GayaKeren.id – Dipublikasikan langsung pada hari Kamis 6 Agustus 2020, “The HUAWEI Developer Webinar | Connect LIVEs with E-commerce,’ akan menunjukkan bagaimana HUAWEI membuat interaksi berdagang secara LIVE menjadi lebih mudah, cepat dan mendalam dari yang sudah pernah ada sebelumnya. Dengan menggabungkan kemampuan fitur yang ditawarkan melalui HMS menjadi satu solusi e-commerce, HUAWEI kini dapat menawarkan keunggulan teknologi melebihi platform lain serta memberikan pengalaman berdagang secara LIVE yang lebih cerdas.

Pengembang yang menghadiri webinar secara cuma-cuma ini akan mendapatkan pengetahuan dan informasi mengenai bagaimana HUAWEI dapat membantu pelaku industri, meningkatkan traffic ke platform online mereka, sementara secara bersamaan menurunkan biaya untuk keperluan penyelenggaran e-commerce secara langsung. Dengan pembicara dari perusahaan mitra LiveMe, Kumu, dan masih banyak lainnya, para peserta akan mendapatkan wawasan eksklusif untuk menciptakan pengalaman live streaming yang lebih canggih.

“Dengan semakin banyaknya konsumen dan vendor yang beralih ke transaksi melalui live-streaming untuk membeli dan menjual dan produk, e-commerce melanjutkan pertumbuhannya secara cepat, mewakili bagian yang semakin besar dari industri ritel secara global. Prioritas utama HUAWEI adalah mendukung peningkatan jumlah pengembang di seluruh dunia dalam bidang ini, itulah sebabnya HDD kami selanjutnya dedikasikan sepenuhnya untuk e-commerce dan para ritel online,” disampaikan oleh Peter Gauden, Head of WEU EcoSystem Marketing di HUAWEI Consumer Business Group.

HDD e-commerce ini adalah bagian terbaru dari komitmen HUAWEI dalam menciptakan skenario ekosistem cerdas untuk pengalaman yang lebih baik, memungkinkan pengembang membuka peluang baru, serta memungkinkan para konsumen HUAWEI dan pengguna AppGallery untuk merasakan pengalaman yang lebih unik dan inovatif.

Acara ini merupakan bagian dari dukungan dan sumber daya terus menerus yang dapat diakses para pengembang ketika berintegrasi dengan HMS dan mendaftarkan aplikasinya di AppGallery. Kemampuan atas Chip-Device-Cloud yang dikeluarkan oleh HUAWEI akan memastikan pengalaman dan inovasi aplikasi yang lebih terakselerasi, sementara life-cycle operation management secara keseluruhan, sumber daya merek yang menyeluruh, dan keahlian di pasar lokal membantu keberhasilan pengembang dalam bisnisnya. Tidak hanya itu, terdapat juga penawarandukungan one-stop operasional untuk pengembang di seluruh dunia yang mencakup seluruh siklus pengembangan untuk mendorong inovasi dan memastikan kemakmuran ekosistem.

Para pengembang dan masyarakat Indonesia yang tertarik mengikuti HUAWEI Developer Day dapat langsung mengikuti Webinar tersebut pada 6 Agustus 2020 pukul 19.00 dan melakukan registrasi terlebih dahulu melalui http://f.HUAWEIeco.aotimes.com/wap/#/?roomId=lm0jd5n7&channle=10

HDI Gelar Program Edukasi untuk Menjadi Pengusaha

GayaKeren.id – High Desert International (HDI), perusahaan social network marketing penyedia produk-produk kesehatan berbasis hasil perlebahan dan madu, berkolaborasi dengan Kemenkes RI dan ratusan rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia memerangi COVID-19, serta menggelar program donasi bagi pejuang medis dan panti asuhan se-Indonesia, kini HDI memfokuskan upaya dukungan pada program edukasi untuk mengembalikan kekuatan ekonomi masyarakat Indonesiayang terdampak COVID-19.

HDI mengajak masyarakat yang roda ekonominya terdampak COVID-19, baik menjadi korban PHK atau mengalami kemandegan usaha untuk bergabung dengan HDI dan mengikuti program edukasi berupa pendidikan dasar Boot camp dan pendidikan spesialis Elite yang digelar gratis tanpa dipungut biaya. Kedua program edukasi ini bertujuan mentransformasi kehidupan pesertanya, sehingga bisa menjadi wirausahawan atau entrepreneur bersama HDI. Program edukasi ini sebenarnya program reguler HDI yang aslinya diadakan secara luring (offline), tetapi kini program edukasi ini bertransformasi menjadi metode pelatihan virtual secara daring (online). Program edukasi daring ini akan dimulai pada periode Agustus hingga Desember 2020. Untuk program Bootcamp ditargetkan menjaring peserta sebanyak 3.000 orang dan untuk program Elite ditargetkan menjaring 200 orang.

Ditemui saat wawancara virtual yang berlangsung di HDI Hive Menteng (03/08), Brandon Chia, CEO danChairman HDI, menuturkan bahwa komitmen HDI mendampingi masyarakat Indonesia dalam menghadapi krisis ekonomi pasca pandemi COVID-19 memang telah berakar dari misi HDI. “Misi utama bisnis HDI adalah memberikan kesempatan bagi jutaan individu untuk memperjuangkan hidupyang lebih baik melalui produk-produk perlebahan HDI yang luar biasa. Oleh karena itu, di masa krisis ini, kami justru menawarkan peluang untuk masyarakat yang masih mau bekerja keras dengan cerdas,” ujar Brandon Chia.

Konsep bisnis HDI memang lebih tepat disebut social network marketing karena merupakan cara memasarkan produk melalui jaringan sosial. HDI membuat setiap orang dapat mengembangkan kerangka bisnis yang digabungkan program insentif menarik dan skema pembagian keuntungan. Beribu-ribu Enterpriser (sebutan bagi member HDI) dan konsumen, tanpa memandang bangsa, warna kulit atau profesi, telah berhasil memiliki kehidupan yang lebih baik dan sehat melalui HDI. Selain legal karena telah diakui Undang-Undang dan termasuk dalam APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia), HDI juga memiliki produk yang berkualitas dan bersertifikat untuk dipasarkan, biaya pendaftaran yang masuk akal untuk memperoleh Starter Kit, marketing planyang adil untuk meningkatkan penghasilan Enterpriser yang bekerja, serta rutin menggelar program pembinaan usaha untuk para Enterpriser.

HDI mengenal dua jenis edukasi yaituBootcamp dan Elite. Boot camp adalah program pelatihan untuk enterpriser baru yang tertarik menjalankan bisnis HDI. Modul pelatihan akan membahas segi bisnis, sosial, hubungan interpersonal dengan orang lain, dan pengembangan diri. Pelatihan ini biasanya dilakukan 3 hari 2 malam secara luring atau 7 kali pertemuan daring (masing-masing 2 jam).

Adapun persyaratan untuk mengikuti Bootcamp adalah enterpriser baru yang mendaftar di tahun yang sama. Sementara untuk ikut serta dalam Elite adalah enterpriser yang sudah mencapai level dan sales tertentu. Seluruh proses edukasi ini tidak dipungut biaya dan ditanggung sepenuhnya oleh HDI dan eksekusinyadipercayakan Billionaires team yang dipimpin Julianto Eka Putra, top leaderHDI dan peraih penghargaan Kick Andy Hero 2018. Calon peserta hanya perlu mendaftarkan diri menjadi calon enterpriser (member) baru di HDI Hive Jakarta, HDI Center di berbagai kota besar di seluruh Indonesia, atau menghubungi enterpriser HDI di seluruh Indonesia. “Kami berharap program edukasi HDI inidapat mengembalikan kekuatan ekonomi keluarga pasca COVID-19. Bagaimanapun, pelatihan ini sifatnya memberikan bekal agar setiap orangbisa bertransformasi menjadi entrepreneur yang mandiri. Untuk mencapai sukses, para peserta harus menjalankan bekal ini dengan dengan kerja keras, komitmen, kedisiplinan dan konsistensi seperti pada bidang-bidang kerja lain pada umumnya. Kami berharap hal ini bisa memberikan alternatif solusi bagi masyarakat Indonesia yang ekonominya terimbas dampak negatif COVID-19,” pungkas Ellen Suwardi.

Layanan Kesehatan bagi Penyintas Kanker Harus Menjadi Prioritas di Era Pandemi

GayaKeren.id – Memperingati Hari Kanker Paru Sedunia, Gerakan Nasional Indonesia Peduli Kanker Paru (IPKP) hari ini menyelenggarakan sebuah online sharing session bernama #LUNGTalk, dengan tema “Pandemi COVID-19 dari Sudut Pandang Penyintas Kanker”. Diskusi yang diadakan secara virtual ini bertujuan untuk mensosialisasikan hasil survei mengenai pengetahuan, sikap dan perilaku pada penyintas kanker di era pandemi yang dilakukan oleh dr. Elisna Syahruddin, PhD, Sp.P(K)Onk, Ketua Pokja Kanker Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI),pada bulan Juli lalu. Survei ini dilaksanakan melalui kerjasama dengan CISC (Cancer Information & Support Center) dan direspon oleh 335 penyintas kanker di seluruh Indonesia.

Menurut banyak laporan, salah satu yang dapat menyebabkan terinfeksinya coronavirus dengan mudah adalah rendahnya sistem imunitas tubuh, sehingga kanker pun menjadi salah satu faktor risiko terbesar. Tingkat infeksi SARS-COV-2, di salah satu institusi, menunjukkan angka 0,79% pada pasien onkologi dibandingkan dengan pasien pada umumnya dengan angka 0,39%i. Pasien kanker paru pun lebih rentan terinfeksi dengan angka risiko 25%-38% dibandingkan dengan kanker lainnya.

“Bekerja sama dengan CISC, survei ini dilakukan untuk memetakan dampak pandemi COVID-19 pada penyintas dengan menggunakan platform online, dan direspon oleh 355 penyintas kanker di seluruh Indonesia,” jelas dr.Elisna Syahruddin,PhD,Sp.P(K)Onk, Ketua Pokja Kanker Paru Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Survei yang dilakukan tersebut menunjukan hasil yang sangat baik terutama terkait pengetahuan responden tentang COVID-19 dan upaya pencegahan yang perlu dilakukan untuk meminimalisasi risiko penularan. Tingkat kecemasan dikalangan responden ternyata masih terbilang rendah.“Tercatat sebanyak 73% dari seluruh responden yang mendapat informasi cukup terkait pencegahan COVID-19, seperti selalu memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan menjaga imunitas tubuh. Selain itu, 60,1% responden mengakui tingkat kecemasan mereka akibat COVID-19cukuprendah.TigahalyangseringmemicukecemasanpenyintaskankerselamapandemiadalahmemburuknyakondisipasienakibatCOVID-19, ditunjukkan di angka 38,8%, selanjutnya 29,2% responden cemas terhadap terganggunya proses terapi dan 22,5%-nya akan gangguan akses ke pusat layanan kesehatan,” menurut dr.Elisna Syahruddin, PhD, Sp.P(K)Onk.

Ada pun beberapa rekomendasi yang dihasilkan dari survei ini, yang perlu digaris bawahi adalah bahwa akses layanan kesehatan bagi penyintas kanker harus menjadi prioritas dimasa pandemi. Penyedia layanan kesehatan dihimbau untuk menjadikan prosedur diagnosis kanker sebagai prioritas layanan kanker dan pemberian terapi lini pertama, khususnya bagi pasien baru dan stadium lanjut perlu diterapkan tanpa membatasi akses layanan kanker dan tetap mengikuti tata laksana layanan kanker selama pandemi COVID-19.

#LUNGTalk ini merupakan bentuk komitmen dari IPKP, sebuah gerakan nasional yang diluncurkan pada bulan Februari lalu sebagai sebuah inisiatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakatdan pihak-pihak terkait terhadap pentingnya promotif, preventif/pencegahan, deteksi dini, serta diagnosa dan pengobatan kanker paru sesuai pedoman penata laksanaannya. IPKP dicanangkan oleh PDPI dan CISC sebagai inisiator, atas dasar pertimbangakan bahwa kanker paru adalah kanker paling mematikan nomor satu yang telah membunuh hampir 1,7 juta orang setiap tahunnya. Kedepannya, IPKP akan aktif malakukan sosialisasi, edukasi dan advokasi kepada masyakarat dan pembuat kebijakan dan membangun kemitraan dengan aktivis maupun organisasi masyarakat lainnya, untuk misi utama merealisasikan kebijakan publik yang menjamin secara adil akses pasien kanker paru terhadap pengobatan yang berkualitas.

 

Panasonic GOBEL Distribusikan Donasi Hasil Program “Let’s Share, Life Solutions Berbagi”

GayaKeren.id – Panasonic GOBEL terus bergerak untuk memberi bantuan kepada  masyarakat  yang terdampak pandemi Covid-19. Kali ini, Panasonic Gobel mendistribusikan donasi hasil dari program “Let’s Share, Life Solutions Berbagi” yang telah dilaksanakan sepanjang bulan Juni 2020. Bantuan tersebut berupa kebutuhan bahan pokok kepada masyarakat yang berhak menerima di seluruh Indonesia.

Paket donasi didistribusikan ke Yayasan, Panti Asuhan, Panti Wreda, teknisi pompa dan masyarakat sekitar yang tersebar di 18 kota besar di Indonesia yakni Aceh, Medan, Palembang, Padang, Pekanbaru, Jambi, Lampung, Bandung, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, Makassar, dan Palu. Paket donasi didistribusikan sejak tanggal 14 Juli hingga 18 Juli 2020. Dalam pelaksanaannya, pendistribusian paket donasi ini didukung oleh para dealer Mitra Usaha Panasonic GOBEL, sehingga paket donasi dapat tersalurkan secara lancar dan baik kepada masyarakat yang berhak menerima di seluruh Indonesia.

President Director PT. Panasonic Gobel Indonesia, Seigo Saifu mengatakan Panasonic GOBEL sebagai perusahaan multinasional yang sudah berpengalaman selama 60 tahun di Indonesia, tak henti berupaya memberikan sumbangsih kepada masyarakat dengan cara melakukan aksi nyata berupa pendistribusian donasi “Let’s Share, Life Solutions Berbagi” untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terlebih ditengah situasi sulit saat ini akibat dari pandemik yang berkepanjangan.

“Kami berharap dengan gerakan ini, dapat memberikan manfaat dan solusi bagi kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik, sesuai tagline perusahaan yaitu ‘A Better Life, A Better World’,” ujar Seigo Saifu.

Rawenda, Product Manager Life Solutions PT. Panasonic Gobel Indonesia, menambahkan, “Panasonic GOBEL selalu berupaya melakukan inovasi di setiap produk Life Solutions  agar menghasilkan manfaat bagi konsumen dan masyarakat pada umumnya. Kami harap, paket bantuan ini dapat menjadi solusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat”, tutup Rawenda.

Yayasan Putera Sampoerna Dukung Program Organisasi Penggerak (POP) Kemendikbud dengan Dana Mandiri

GayaKeren.id – Yayasan Putera Sampoerna (Putera Sampoerna Foundation / PSF) mengambil langkah menggunakan dana mandiri dalam mengemban kepercayaan yang telah diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menjalankan Program Organisasi Penggerak (POP).  Langkah PSF ini diambil sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, guna memastikan terlaksananya program yang telah dirancang dan terpenuhinya kebutuhan peserta didik sesuai dengan jadwal yang telah dirumuskan. Meski menggunakan dana mandiri, PSF memastikan sinergi bersama Kemdikbud dan para mitra lain baik dalam maupun luar negeri akan tetap terjaga termasuk dalam proses integrasi program dan pengukuran efektivitas program yang dijalankan.

Putera Sampoerna Foundation (PSF) bukan merupakan organisasi CSR dari PT HM Sampoerna Tbk. PSF tidak berafiliasi baik dalam hal legalitas, kepemilikan saham, maupun operasional dengan PT HM Sampoerna dalam bentuk apapun. PSF terbebas dari segala kepentingan dan dikelola secara profesional dan mandiri dalam menjalankan visi misinya untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan Indonesia.

Sejak didirikan pada tahun 2001, PSF yang merupakan yayasan usaha sosial telah secara aktif berkontribusi bagi pengembangan pendidikan di Indonesia melalui berbagai program peningkatan kualitas dan akses pendidikan berkualitas bagi bangsa Indonesia. Dalam kurun waktu hampir 20 tahun beroperasi sebagai yayasan usaha sosial, program pengembangan oleh PSF telah menjangkau lebih dari 92.000 guru, 155.000 siswa, 855 sekolah dan 40 madrasah di 57 daerah dan 27 provinsi di Indonesia. Program peningkatan mutu pendidikan Indonesia tersebut dijalankan dengan mengedepankan kerjasama dengan berbagai pihak  baik itu swasta, nasional, dan internasional, termasuk pemerintah daerah, maupun masyarakat yang memiliki visi dan komitmen yang sama. Sebagai institusi profesional, PSF dikelola dengan profesional dan secara berkala membuka diri terhadap proses audit oleh pihak eksternal dengan pencapaian laporan audit wajar tanpa pengecualian (WTP).

Yayasan Putera Sampoerna juga mengalokasikan dana pendampingan sebesar Rp 70 miliar untuk mendukung program peningkatan kualitas guru dan ekosistem pendidikan serta hampir Rp 90 miliar untuk mendukung program peningkatan akses pendidikan.

ADAPTASI KEBIASAAN BARU PT. KRISBOW INDONESIA RESPONSIF DENGAN PLATFORM DIGITAL

GayaKeren.id – Kamis, 23 Juli 2020, PT Krisbow Indonesia mengadakan seminar online dengan tema “Pariwisata Indonesia dalam Adaptasi Kebiasaan Baru”yang juga bertujuan untuk mendukung program kerja Pemerintah Indonesia di bidang pariwisata. Acara ini diikuti oleh Henky Manurung selaku Direktur Manajemen Industri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Putu Eka Cahyadhiselaku Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Sistem Informasi dan Layanan Angkutan Udara -Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menjadi perwakilan dari Pemerintah sebagai regulator. Hadir pula Ali MujahidSenior Manager Marketing Media & Activation Garuda Indonesia sebagai perwakilan pelaku pariwisata yang terdampak COVID-19, Ratih PrabandariCEOAntaVaya perwakila biro perjalanan, dan Maulana Yusran selaku Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (Sekjen PHRI). Serta, Rudy Hartono sebagai Managing Director PT Krisbow Indonesia yang mendukung pengadaan perlengkapan kebutuhan dari pelaku usaha dalam adaptasi kebiasaan baru.

Melalui seminar online ini, diharapkan semua industri terutama sektor pariwisata mampu menerapkan pola adaptasi dan mampu menata diri dalam era adaptasi kebiasaan baru, mulai dari pola kerja, pelayanan, hingga cara berinteraksi dengan orang sekitar agar menarik minat wisatawan untuk melakukan kegiatan pariwisata di Indonesia. Membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan yang merupakan sebuah sinergi dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah sebagai pembuat regulasi, pelaku usaha sebagai pengelola, masyarakat sebagai individu yang terlibat langsung dalam prosesnya,dan PT Krisbow Indonesia sebagai industri yang melengkapi kebutuhan produk-produk penerapan adaptasi kebiasaan baru. Sinergi dari berbagai pihak, ekonomi pariwisata Indonesia diharapkan mampu bangkit kembali.

Pembatasan sosial tidak menjadi kendala dalam pergerakan kegiatan marketing. Hal ini justru menjadi acuan kerja bagi PT Krisbow Indonesia untuk lebih memaksimalkan ruang digital sebagai sarana yang mampu memberi edukasi, tidak hanya di dunia pariwisata namun juga di industri lain, serta membuka ruang interaksi antara PT Krisbow Indonesia dengan para pelaku bisnis di segala sektor. Tidak hanya seminar online, PT Krisbow Indonesia juga hadir di berbagai media komunikasi digital seperti Live Instagram,Twitter, YouTube, dan Facebook. yang sigap memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya-upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19, seperti wajib menggunakan masker, hand sanitizer melaksanakan protokol kesehatan di rumah, tempat kerja, mau pun sarana publik. Rangkaian aktivitas digital ini merupakan salah satu wujud dukungan PT Krisbow Indonesia terhadap program Pemerintah dan diharapkan mampu menjangkau dan mendukung pemulihan kerja seluruh sector, sehingga roda produktivitas kembali berputar.

Untuk menjaga keamanan dan kesehatan karyawan, PT Krisbow Indonesiayang merupakan bagian dari Kawan Lama Grup menerapkan protokol kebersihan dan kesehatan sesuai standar, mulai dari penyemprotan baik di ware house, kantor pusat, dan toko. Seluruh karyawan wajib melakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan infrared thermometer dan thermal scannersebelum masuk ruang kerja, menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun atau bijak menggunakan hand sanitizer, melakukan pembatasan jumlah orang di dalam lift, dan mengikuti pola kerja yang ditentukan, serta diwajibkan menjalani rapid test. Khusus untuk toko dan warehouse, setiap karyawan wajib menggunakan alat pelindung diri (APD), seperti masker, sarung tangan, dan face shield.

Krisbow Indonesia sebagai perusahaan, bukan semata menjual produk, namun lebih memperhatikan sesama rekan industri agar mampu tumbuh dan sukses, termasukdi sektor pariwisata,”tutup Rudy Hartono