Kunci Dasar Imunitas: Saling Peduli dan Bahagia

GayaKeren.id – Meskipun sudah memasuki masa New Normal, kasus COVID-19 di Indonesia masih belum menunjukkan perbaikan. Bahkan berdasarkan data terbaru dari pemerintah, saat ini kasus sudah lewat dari angka 222.000 dengan penambahan signifikan tiap harinya di berbagai daerah. Kondisi ini pastinya sangat mengkhawatirkan jika tiap individu tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan. Bahkan dampak terburuknya, hal ini mengakibatkan terjadinya lonjakan angka pasien dan akhirnya rumah sakit tidak dapat mengakomodasi para pasien tersebut.

Dibalik fakta negatif itu, sebenarnya kita butuh memberikan apresiasi lebih kepada para petugas medis. Faktanya, sebagai garda terdepan mereka merupakan individu yang memiliki dedikasi dan keberanian tinggi untuk tetap merawat pasien dengan virus mematikan. Bahkan, di tengah pandemi ini mereka bukan hanya secara formal memberikan tindakan medis, tetapi juga menyebarkan semangat positif kepada para pasien.

“Pastinya untuk kesembuhan pasien, kami tidak hanya menyarankan mereka untuk tetap baring saja di tempat tidur. Kalau pasiennya masih dalam kategori kasus COVID ringan dan bisa untuk bergerak, kami akan menyarankan mereka untuk berolahraga ringan dan berjemur di dalam kamar. Kedua hal ini tentunya sedikit banyak membantu mereka agar lebih fit dan tidak bosan saat dirawat di rumah sakit,” ujar dr. Desty Wijayanti, Kepala Instalasi Rawat Inap RSUD Pasar Minggu. Dia menyebutkan bahwa petugas disana juga tidak segan memberikan referensi video olahraga ringan melalui youtube, sebagai salah satu bentuk perhatian personal kepada para pasien COVID-19.

Puteri Aisyaffa, Nutrition Expert YOUVIT gummy multivitamin, menyebutkan bahwa tindakan personal dari para petugas kesehatan sebenarnya mempengaruhi kebahagiaan para pasien yang diharapkan dapat menstimulasi sistem imun yang lebih baik. “Berdasarkan penelitian yang ada pada jurnal NCBI (National Center for Biotechnology Information), kondisi mood atau psikologi seseorang dapat berpengaruh pada sistem imunnya. Jadi kalau para pasien COVID bisa merasa happy saat masa pengobatan, hal ini membantu respon sistem imun dalam tubuhnya. Sehingga bisa memberikan pengaruh positif pada proses penyembuhannya,” jelasnya lebih lanjut.

Selain pasien, para petugas medis tentunya membutuhkan dukungan agar imunitas mereka juga dapat terjaga selama menjalankan tugas. Selama April hingga Juni lalu, YOUVIT sempat mengadakan program #BersamaJagaImunitas dengan menggalang donasi dari seluruh masyarakat Indonesia. Setiap pembelian 1 sachet YOUVIT, tiap orang secara otomatis mendonasikan 1 sachet YOUVIT gummy multivitamin untuk para petugas medis. Donasi yang terkumpul dari program ini sekitar 7.500 sachet.

“Kami bangga antusias masyarakat untuk mendukung para tenaga medis sangat tinggi. Selain bisa menolong sesama, mereka juga peduli dengan kesehatan pribadi dengan mengonsumsi YOUVIT secara rutin, agar imunitas dapat terjaga dengan baik. Hasil dari program #BersamaJagaImunitas akan kami distribusikan ke 36 Rumah Sakit di beberapa titik,” ucap Ardhya Santika, Head of Marketing YOUVIT gummy multivitamin.

Donasi YOUVIT akan disebarkan ke Rumah Sakit yang menangani COVID-19, seperti RSUD Pasar Minggu, RSAL Mintohardjo, RSUD Cengkareng, RS Harapan Jayakarta dan 32 lainnya. Semoga para pejuang medis kita dapat selalu sehat selama bertugas!

TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT, PEMERINTAH KABUPATEN BOGOR LUNCURKAN APLIKASI TEMAN SEHAT

GayaKeren.id – Pemerintah Kabupaten Bogor, Rabu (9/9), menandatangani kesepakatan bersama dengan PT Progressivmedia Indonesia, perwakilan Achiko AG di Indonesia untuk luncurkan aplikasi Teman Sehat dalam meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi guna berikan keamanan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor.

Penandatanganan kerjasama ini dilangsungkan di kantor Bupati Bogor oleh Ibu Hj. Ade Yasin, S.H., M.H. selaku Bupati Bogor bersama dengan Bpk. Windiaprana selaku Direktur PT Progressivmedia Indonesia. Pelaksanaan kerjasama ini akan berjalan dengan dukungan dari berbagai lembaga Pemerintah Kabupaten Bogor lainnya, diataranya adalah Dinas Komunikasi Informasi Statistik, Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Budaya dan Pariwisata, serta Dinas Koperasi dan UMKM.

Teman Sehat adalah sebuah ekosistem aplikasi yang menggabungkan Contact Tracing (Penelusuran Kontak), Pengujian juga Pembayaran. Fitur Penelusuran Kontak ini mencatat interaksi warga di mana pun mereka aktif selama periode Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Dengan itu, Pemerintah Kabupaten Bogor dapat mengetahui secara tepat dan otomatis ketika ada warga yang telah berinteraksi dengan pasien positif COVID-19, sehingga dapat cepat mengatasi secara efisien.

“Keamanan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kab. Bogor adalah hal utama, karena itu kami yakin bermitra dengan perusahaan yang terus berupaya untuk membangun aplikasi terdepan yang berguna untuk menekan penyebaran virus COVID-19 di masa pandemi ini, serta membantu negara untuk membangun ekonomi kembali adalah hal yang tepat,” papar Ibu Hj. Ade Yasin, S.H., M.H. pada saat penandatanganan kerjasama siang ini. Bupati Bogor juga menambahkan “Fitur Penelusuran Kontak pada aplikasi Teman Sehat ini selaras dengan program Pancakarsa guna hadirkan Bogor Sehat, yang akan mendata warga dengan cakupan luas, seperti pasar tradisional/modern, pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, rumah ibadah dan lainnya tanpa dipungut biaya, baik bagi warga maupun pelaku bisnis

Aplikasi Teman Sehat juga dilengkapi dengan Fitur Pengujian untuk mengunggah Sertifikat Digital hasil tes COVID-19 yang hanya dapat diterbitkan dan dikonfirmasi oleh pihak rumah sakit, klinik atau laboratorium mitra. Fitur pembayaran dalam aplikasi Teman Sehat melengkapi ekosistem yang memberikan kemudahan bagi warga lakukan pembayaran atas tes COVID-19 di rumah sakit, klinik maupun laboratorium mitra.

“Kemitraan dengan Kab. Bogor menandakan satu langkah menuju Indonesia sehat, aman juga sejahtera,“ ujar Bpk. Windiaprana, Direktur PT Progressivmedia Indonesia, selaku kantor perwakilan Achiko AG di Indonesia ketika penadatanganan MOU siang ini. “Harapan kami untuk hadirkan Bogor Sehat, seiring dengan Pancakarsa Kab. Bogor melalui fitur Penelusuran Kontak dan Pengujian Teman Sehat. Sedangkan kami juga berupaya untuk mensejahterakan kembali masyarakat Kabupaten Bogor dengan siapkan Fitur Kupon pada Teman Sehat, yang akan membantu para pelaku bisnis dalam menjaring kembali pengunjung dengan berbagai promosi yang diharapkan dapat menggerakkan roda ekonomi dalam masa pandemi ini,” tambahnya.

Sejak Juli lalu, aplikasi Teman Sehat memulai kerjasama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru dan kini siap untuk diluncurkan di mana saja. Achiko AG mengajak pemerintah kota lain untuk ikut bekerja sama dalam memanfaatkan teknologi informasi sistem aplikasi Teman Sehat untuk berikan keamanan, kesehatan dan kesejahteraaan masyarakat di Indonesia.

tiket.com Selesaikan 98% Permintaan Refund COVID-19

GayaKeren.id – tiket.com sebagai OTA yang mempunya visi “to be the most customer centric OTA” telah menyelesaikan 98% permintaan pengembalian dana atau refund yang diajukan oleh pelanggan tiket.com dampak dari pandemi COVID-19.

tiket.com sendiri sempat mengalami lonjakan permintaan bantuan pengembalian dana imbas COVID-19 hingga 10 kali lipat sepanjang bulan Maret hingga Mei 2020. Permohonan pengembalian dana atau refund yang melonjak ini merupakan dampak kebijakan pembatasan perjalanan dan larangan bepergian yang dilakukan hampir di semua negara termasuk Indonesia serta kebijakan pemerintah dalam menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna meminimalkan risiko penularan virus corona.

Selama masa pandemi, tiket.com mengambil kebijakan dan strategi untuk berfokus kepada customer yaitu fokus dalam penanganan refund dengan semaksimal mungkin. Salah satu cara yang dilakukan oleh tiket.com adalah dengan mengerahkan 100 volunteer karyawan dari berbagai divisi di tiket.com untuk membantu tim layanan konsumen (customer care) dalam menyelesaikan permintaan refund yang meningkat signifikan. Hasilnya, terjadi peningkatan yang positif dalam penanganan refund kepada pelanggan.

Di sisi lain, Custome Care, tiket.com juga secara berkala memberikan informasi dan imbauan  kepada pelanggan untuk melakukan komunikasi dengan Customer Care tiket.com melalui channel WhatsApp chat dan email sebagai pilihan utama dengan menginformasikan order id dan detail perubahan yang diinginkan agar setiap permintaan bantuan yang masuk tercatat dan tim Customer Care tiket.com bisa melacak permintaan pelanggan untuk segera ditindaklanjuti. Pelanggan cukup menunggu Customer Care tiket.com untuk menghubungi dan mengecek e-mail atau Whatsapp secara berkala.

Rudy Meganoviar selaku Head of Customer Care Operations tiket.com mengatakan,”Hingga saat ini, penyelesaian refund terkait COVID-19 di tiket.com sudah mencapai 98%, namun bagi pelanggan yang masih dalam proses penanganan tidak perlu khawatir karena kami akan tetap menangani case yang masih dalam penanganan untuk terus berkordinasi dengan mitra kami. Harapannya kita bisa secara maksimal menyelesaikan case refund COVID-19 hingga 100% agar seluruh pelanggan bisa secepatnya mendapatkan refund-nya, serta selanjutnya seluruh tenaga customer care kami dapat tetap fokus dalam membantu pelanggan yang saat ini tengah dalam persiapan kembali melakukan liburannya.”

Untuk informasi terbaru terkait refund silakan merujuk pada informasi yang ada di aplikasi tiket.com atau pelanggan juga bisa mendapatkan informasi di https://blog.tiket.com/

Layanan Kesehatan bagi Penyintas Kanker Harus Menjadi Prioritas di Era Pandemi

GayaKeren.id – Memperingati Hari Kanker Paru Sedunia, Gerakan Nasional Indonesia Peduli Kanker Paru (IPKP) hari ini menyelenggarakan sebuah online sharing session bernama #LUNGTalk, dengan tema “Pandemi COVID-19 dari Sudut Pandang Penyintas Kanker”. Diskusi yang diadakan secara virtual ini bertujuan untuk mensosialisasikan hasil survei mengenai pengetahuan, sikap dan perilaku pada penyintas kanker di era pandemi yang dilakukan oleh dr. Elisna Syahruddin, PhD, Sp.P(K)Onk, Ketua Pokja Kanker Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI),pada bulan Juli lalu. Survei ini dilaksanakan melalui kerjasama dengan CISC (Cancer Information & Support Center) dan direspon oleh 335 penyintas kanker di seluruh Indonesia.

Menurut banyak laporan, salah satu yang dapat menyebabkan terinfeksinya coronavirus dengan mudah adalah rendahnya sistem imunitas tubuh, sehingga kanker pun menjadi salah satu faktor risiko terbesar. Tingkat infeksi SARS-COV-2, di salah satu institusi, menunjukkan angka 0,79% pada pasien onkologi dibandingkan dengan pasien pada umumnya dengan angka 0,39%i. Pasien kanker paru pun lebih rentan terinfeksi dengan angka risiko 25%-38% dibandingkan dengan kanker lainnya.

“Bekerja sama dengan CISC, survei ini dilakukan untuk memetakan dampak pandemi COVID-19 pada penyintas dengan menggunakan platform online, dan direspon oleh 355 penyintas kanker di seluruh Indonesia,” jelas dr.Elisna Syahruddin,PhD,Sp.P(K)Onk, Ketua Pokja Kanker Paru Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Survei yang dilakukan tersebut menunjukan hasil yang sangat baik terutama terkait pengetahuan responden tentang COVID-19 dan upaya pencegahan yang perlu dilakukan untuk meminimalisasi risiko penularan. Tingkat kecemasan dikalangan responden ternyata masih terbilang rendah.“Tercatat sebanyak 73% dari seluruh responden yang mendapat informasi cukup terkait pencegahan COVID-19, seperti selalu memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan menjaga imunitas tubuh. Selain itu, 60,1% responden mengakui tingkat kecemasan mereka akibat COVID-19cukuprendah.TigahalyangseringmemicukecemasanpenyintaskankerselamapandemiadalahmemburuknyakondisipasienakibatCOVID-19, ditunjukkan di angka 38,8%, selanjutnya 29,2% responden cemas terhadap terganggunya proses terapi dan 22,5%-nya akan gangguan akses ke pusat layanan kesehatan,” menurut dr.Elisna Syahruddin, PhD, Sp.P(K)Onk.

Ada pun beberapa rekomendasi yang dihasilkan dari survei ini, yang perlu digaris bawahi adalah bahwa akses layanan kesehatan bagi penyintas kanker harus menjadi prioritas dimasa pandemi. Penyedia layanan kesehatan dihimbau untuk menjadikan prosedur diagnosis kanker sebagai prioritas layanan kanker dan pemberian terapi lini pertama, khususnya bagi pasien baru dan stadium lanjut perlu diterapkan tanpa membatasi akses layanan kanker dan tetap mengikuti tata laksana layanan kanker selama pandemi COVID-19.

#LUNGTalk ini merupakan bentuk komitmen dari IPKP, sebuah gerakan nasional yang diluncurkan pada bulan Februari lalu sebagai sebuah inisiatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakatdan pihak-pihak terkait terhadap pentingnya promotif, preventif/pencegahan, deteksi dini, serta diagnosa dan pengobatan kanker paru sesuai pedoman penata laksanaannya. IPKP dicanangkan oleh PDPI dan CISC sebagai inisiator, atas dasar pertimbangakan bahwa kanker paru adalah kanker paling mematikan nomor satu yang telah membunuh hampir 1,7 juta orang setiap tahunnya. Kedepannya, IPKP akan aktif malakukan sosialisasi, edukasi dan advokasi kepada masyakarat dan pembuat kebijakan dan membangun kemitraan dengan aktivis maupun organisasi masyarakat lainnya, untuk misi utama merealisasikan kebijakan publik yang menjamin secara adil akses pasien kanker paru terhadap pengobatan yang berkualitas.

 

Alibaba Cloud Indonesia Bermitra dengan Medico.id dan doctorSHARE untuk Meningkatkan Akses Layanan Kesehatan selama Pandemi Covid-19

GayaKeren.id – Alibaba Cloud, sebagai tulang punggung teknologi digital dan intelegensi dari Alibaba Group, mengumumkan kemitraannya dengan Medico.id, penyedia layanan sistem informasi klinik, dan doctorSHARE, sebuah organisasi non-profit yang berfokus pada layanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan, untuk berkontribusi dalam memberikan layanan dan informasi kesehatan kepada penduduk  Indonesia yang berada di daerah terpencil terutama yang terkait dengan pandemi Covid-19.

Melalui kemitraan ini, Alibaba Cloud akan menyediakan layanan komputasi awan untuk mendukung platform informasi kesehatan yang dioperasikan oleh Medico.id. Pasien dapat mengakses platform melalui aplikasi (URL) untuk mendapatkan layanan telekonsultasi termasuk melakukan panggilan video dengan dokter terkemuka dari rumah sakit yang bermitra di Indonesia.

Platform ini akan ditawarkan secara gratis kepada pasien yang mengunjungi Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II, salah satu program doctorSHARE yang menjangkau daerah terpencil, dengan tujuan untuk memberikan akses layanan kesehatan yang lebih terintegrasi bagi penduduk yang tinggal di daerah pelosok di Indonesia. Dalam waktu dekat, diharapkan program doctorSHARE lainnya juga dapat menikmati manfaat dari kemitraan ini.

“Kami berharap dapat bekerja dengan mitra lokal kami di Indonesia untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia terutama selama masa pandemi, tidak hanya bagi penduduk yang tinggal di kota-kota besar tetapi juga mereka yang berada di daerah terpencil dan di pedesaan yang mungkin memiliki akses terbatas ke informasi medis yang diperlukan, ”Kata Leon Chen, Country Manager, Alibaba Cloud Indonesia.

“Medico memiliki visi yang sama dengan doctorSHARE dan Alibaba Cloud untuk meningkatkan akses kesehatan bahkan hingga ke tempat-tempat terpencil di Indonesia. Dengan menggunakan platform telemedis, kami akan dapat menjembatani kesulitan akses ini. Sistem kami sangat kaya fitur dan aman, dan kami berharap bisa berpartner dengan banyak penyedia layanan kesehatan untuk membantu memenuhi kebutuhan layanan ini,” ungkap Grace Tahir, co-founder dari Medico.id.

“Implementasi sistem telemedis ini akan memudahkan interaksi dokter dengan pasien terutama untuk layanan spesialis dan subspesialis. Sistem ini akan bermanfaat untuk lebih dari 2,000 pasien setiap bulannya yang akan berobat ke Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II dan praktek bedah mayor/minor untuk 60 pasien setiap bulannya,” kata Wakil Ketua Harian doctorSHARE, Tutuk Utomo Nuradhy.

Sebelumnya pada bulan April, Alibaba Cloud mengumumkan kemitraannya dengan Eka Hospital dan OMNI Hospital untuk membantu mempercepat diagnosis kasus Covid-19 di Indonesia melalui teknologi analitik gambar CT scan berbasis AI.

Platform Docquity, Akselerasi Kemampuan Pelayanan Medis Melawan Covid-19

GayaKeren.idMenghadapi virus Corona dengan daya tular yang cepat, setiap negara harus menerapkan standar penanganan yang tepat dan praktisi medis mutlak mengadopsi standar penanganan yang ditetapkan WHO. Di Indonesia, terdapat dua tantangan dalam implementasi penanganan pandemi Covid-19. Pertama, bagaimana menambah jumlah tenaga medis yang bersumber dari relawan. Kedua, bagaimana membekali mereka dengan pengetahuan tentang standar penanganan Covid-19 sesuai rujukan WHO. Ditambah tantangan makin sulit karena pemerintah menerapkan PSBB yang membatasi mobilitas serta ditambah dengan tren meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 meningkat hampir 1.000 orang Sehingga sinergi dengan pihak eksternal sangat dibutuhkan dalam penanganan Covid-19, khususnya dalam menambah jumlah personil tenaga kesehatan. Docquity sebagai platform digital berkumpulnya para dokter yang telah terverifikasi, mendukung akan hal ini dengan menyediakan layanan rekrutmen dokter relawan serta pelatihannya secara daring, yang kemudian dikerahkan untuk menangani pasien Covid-19.

 Amit Vithal selaku Co-Founder Docquity mengatakan, “Sebagai mitra pengurus besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Docquity menyambut baik kerjasama dengan Kemenkes dalam perekrutan dan memberikan pelatihan bagi para dokter relawan sesuai standar WHO untuk menangani pasien wabah Covid-19 melalui platform kami. Platform Docquity pun dipilih karena telah sukses mengumpulkan ribuan dokter di Indonesia sebagai pengguna aktif. Pelatihan dan perekrutan secara daring melalui Docquity yang didukung sepenuhnya oleh Kemenkes, berdampak sangat besar tidak hanya untuk kesembuhan pasien, tapi juga keamanan pasien dan petugas medis yang terlibat di dalam pelayanan sesuai standarisasi WHO.” ujar Amit dalam keterangan tertulis (17/06/2020).

 Kerjasama ini diawali dengan penandatanganan kesepakatan Docquity dengan Kementrian Kesehatan pada 19 Maret 2020 lalu, dimana Docquity resmi menjadi anggota dari Aliansi Telemedik Indonesia (Atensi) untuk perekrutan dan pemberian pelatihan bagi tenaga medis untuk menangani pasien Covid-19. Menurut data yang terkumpul per 11 Juni 2020, sebanyak 887 dokter telah mendaftar yang terdiri dari 677 dokter umum dan sisanya adalah dokter spesialis. Sebagian besar dokter relawan yang tergabung berasal dari pulau Jawa dengan anggota terbanyak dari DKI Jakarta, Tangerang dan Bandung. Kemudian sisanya sejumlah 40% berasal dari Aceh, Kalimantan, Sulawesi hingga Flores. Hal ini pula menunjukkan tingginya jiwa kemanusiaan para dokter di seluruh Indonesia untuk bergandengan tangan dalam memerangi Covid-19 di garis terdepan. Setelah menyelesaikan pelatihan, para dokter tersebut akan disalurkan ke beberapa lokasi titik tempat pasien Covid-19 yaitu di Wisma Atlet Kemayoran dan rumah sakit daerah lainnya di Indonesia, dengan semua akomodasi ditanggung oleh pemerintah.

Prof. DR. Dr. Syafri Kamsul Arif, Sp.An.KlC-KAKV selaku Ketua PP PERDATIN (Perhimpunan Dokter Anestesi dan Terapi Intensif Indonesia) yang juga merupakan narasumber dalam sesi pelatihan bagi para dokter relawan menjelaskan terkait materi pelatihan yang diberikan, “Materi pelatihan yang kami berikan salah satunya adalah penanganan pasien Covid-19 yang berpusat pada upaya pencegahan perburukan penyakit, khususnya teknik penanganan pasien kritis. Hal ini dikarenakan para dokter yang sudah direkrut akan lebih banyak bertemu pasien dalam tahap lanjut dari penyakit Covid-19 dan bukan yang baru memiliki gejala awal ataupun pasien dalam pengawasan (PDP).”

Amit pun menambahkan, “Pelatihan bagi para dokter relawan dilakukan secara rutin, dimana sebanyak 3 hingga 4 kali pelatihan yang diadakan secara live setiap harinya dengan membahas topik dari cabang ilmu yang berbeda-beda. Sehingga para dokter relawan terus mendapatkan pengetahuan baru setiap hari, seiring dengan pengalaman perkembangan kasus pasien Covid-19 yang ditemukan.”

Keunggulan Docquity sebagai platform digital yang memfasilitasi para tenaga kesehatan adalah wujud dari kemajuan teknologi yang kini memungkinkan para dokter saling berbagi informasi kesehatan, informasi obat dan pelayanan yang cepat bagi pasien. Melalui platform Docquity para tenaga kesehatan di Indonesia pun dapat berdiskusi dan bertukar pengalaman medis kepada para tenaga kesehatan lainnya serta memungkinkan mereka membagikan dan mempelajari artikel dan jurnal dunia kesehatan dari seluruh penjuru asia yang diperbaharui setiap minggu.

“Kami optimis Docquity terus berkembang sehingga dapat membantu meningkatkan sektor industri kesehatan di Indonesia guna memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi. Dengan strategi digital melalui platform Docquity, kami berharap turut ambil bagian dalam mengakselerasi kemampuan pelayanan medis melawan wabah Covid-19 di Indonesia,” tutup Amit.

Masker ChantiQ by Astuti Arindra

GayaKeren.id – Member Indonesia Fashion Chumber  atau disingkat IFC Yogyakarta, Astuti Arindra melaunching koleksi terbarunya yang merupakan masker modis dengan kesan etnik Jawa yang kental. Koleksi masker ini merupakan bentuk dukungan Astuti terhadap penerapan kondisi New Normal di sebagian wilayah Indonesia saat ini setelah hampir 4 bulan Indonesia, terutama Jakarta menjalani masa PSBB untuk memutus matarantai penyebaran virus Covid-19.

ChantiQ memberikan pilihan masker fashion untuk pecinta fashion Indonesia. ChantiQ dengan Astuti Arindra sebagai desainer, berkreasi membuat beberapa model masker fashion. Berikut merupakan hasil karya ChantiQ by Astuti Arindra.

Kendit Genit, berbahan utama kendit yg biasa dipakai wanita Jawa sebagai kemben atau pengikat kain jarik di pinggang. Masker ini berlapis kain katun lembut di bagian dalam sehingga tetap nyaman dipakai. ChantiQ mengangkatnya untuk bisa tampil sebagai pusat perhatian di era new normal seperti sekarang ini.

Love Indonesia & You,terbuat dari bahan kanvas yang dilapisi kain katun lembut di bagian dalam, sehingga nyaman dipakai. Masker “Love Indonesia & You” hadir dalam 3 warna, yaitu hitam, merah, dan putih. Masker ini dapat dikenakan oleh perempuan maupun laki-laki.

Karena saat ini masker menjadi gaya hidup dan identitas, jadi, seperti apa style masker kamu?

#BeApp Dan Coca-Cola, Hadirkan Coke Studio Sessions Platform Streaming Konser Musik Terbaru

GayaKeren.idPlatform streaming konser musik terbaru #BeApp resmi mengumumkan kerja sama global dengan Coca-Cola untuk menghadirkan Coke Studio Sessions, sebuah kolaborasi eksklusif yang menampilkan deretan pertunjukan musik yang dapat dinikmati oleh para penggemar di seluruh dunia. Diluncurkan pada bulan Mei lalu, kolaborasi ini menampilkan pertunjukan musik dari lebih dari 100 musisi terkemuka mancanegara seperti Katy Perry, DJ Khaled, Nicky Jam dan Gryffin. Pertunjukan musik para musisi tersebut ditayangkan satu per satu secara digital guna mendukung The International Red Cross and Red Crescent Movement .

Coke Studio Sessions juga menandai debut #BeApp, sebuah layanan streaming konser musik sosial yang dikembangkan oleh dua tokoh veteran industri teknologi Ray Smith dan Ross Mason. #BeApp adalah destinasi digital imersif bagi para penggemar yang ingin menikmati konser musik dengan cara yang sama sekali baru.

“#BeApp diciptakan untuk menghubungkan para pecinta konser musik melalui sebuah platform digital. Kami rasa hal tersebut merupakan sesuatu yang sangat penting, terutama di situasi seperti sekarang ini,” kata Ray Smith, pendiri #BeApp. “Dengan dukungan Coca-Cola sebagai mitra peluncuran eksklusif #BeApp, kami akan memperkenalkan aplikasi #BeApp kepada para penggemar musik di seluruh dunia dan memberikan mereka sebuah pengalaman yang baru dan unik.”

“Kami menyadari bahwa banyak orang yang pastinya merasa kesepian atau terisolasi akibat pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga saat ini. Oleh karena itu, Coca-Cola berkomitmen untuk terus membangkitkan semangat dan mendorong masyarakat agar dapat tetap terhubung terutama  di masa-masa yang sulit ini,” kata Abhijit Datta, Marketing Director, Coca-Cola Indonesia. “Dengan menyajikan beragam konten musik interaktif yang dapat dinikmati secara langsung oleh para penggemar bersama dengan penonton lainnya di seluruh dunia, kami berharap Coke Studio Sessions mampu memberikan sejenak momen hiburan bagi mereka yang tengah menyesuaikan diri dengan kehidupan normal yang baru.”

Sepanjang program yang berlangsung selama 60 hari tersebut, para penggemar akan berkesempatan untuk berkontribusi langsung kepada  The International Red Cross and Red Crescent Movement sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan COVID-19. The Coca-Cola Foundation telah menyumbangkan lebih dari $14 juta kepada Red Cross and Red Crescent Societies (IFCR)  di seluruh dunia sebagai bantuan kemanusiaan dalam menghadapi  pandemi COVID-19 serta akan menambahkan  total donasi sebesar $3 juta yang dikumpulkan dari konsumen/masyarakat melalui program ini. Para penggemar dapat menyaksikan pertunjukan musik secara livestream di aplikasi #BeApp yang dapat diunduh secara gratis di perangkat iOS dan Android serta di kanal YouTube dan akun Facebook Coca-Cola. Jajaran musisi pengisi acara lainnya akan diumumkan melalui media sosial Coca-Cola dan #BeApp.

Di Indonesia, Coca-Cola telah menyumbangkan bantuan senilai Rp. 10 miliar kepada Palang Merah Indonesia untuk mendukung upaya penanganan COVID-19 yang saat ini tengah berlangsung. Dana yang diberikan oleh Coca-Cola tersebut telah disalurkan kepada Palang Merah Indonesia untuk mendukung upaya bantuan darurat dan kemanusiaan yang meliputi pemberian edukasi, pelatihan deteksi dini dan respon, terutama di daerah yang menampung komunitas yang paling rentan. Dana tersebut juga akan dimanfaatkan untuk penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para petugas kesehatan dan relawan dari Palang Merah Indonesia.

Melalui Aplikasi Tik Tok, Ini Pesan Anak Dokter Gigi Yang Gugur Karena Covid-19

GayaKeren.id Saat Indonesia memasuki masa normal baru atau new normal, banyak keluarga harus merasakan kehilangan orang tercinta yang telah menjadi garda terdepan dalam perjuangan melawan Covid-19. Bersama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, TikTok memberikan dukungan kepada tenaga kesehatan Indonesia melalui beberapa inisiatif, termasuk bantuan donasi senilai Rp 100 miliar.

Saat tenaga kesehatan berjuang untuk melawan pandemi ini, mereka juga mempertaruhkan nyawanya. Gugus Tugas telah mengumumkan bahwa terdapat puluhan tenaga kesehatan yang meninggal karena berhubungan dengan virus korona.

Di bulan Maret ini, Basra harus menghadapi kenyataan baru di mana ibunya tidak akan bisa melihat dirinya mengikuti jejak ibunya sebagai dokter. “Ibu saya adalah seorang dokter gigi dan saat itu masih bertugas menangani pasien di RSUD Jati Sampurna Bekasi selama pandemi berlangsung. Hampir tidak terdeteksi, di sekitar bulan Maret, beliau terpapar virus tersebut dan meninggal dunia,” kata Basra anak dari mendiang Drg. Amutavia Pancasari Artsianti Putri, Sp.Ort.

Basra Ahmad Amru dan keluarganya merupakan salah satu penerima donasi dari TikTok untuk tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. “Kami mengapresiasi kontribusi TikTok kepada keluarga kami dan keluarga tenaga kesehatan lainnya yang telah kehilangan anggota keluarga tercintanya di garda depan. Dedikasi ibu kami pada pekerjaannya telah menginspirasi saya untuk ikut menjaga kesehatan rakyat Indonesia.” Saat ini Basra sedang menempuh studi untuk profesi kedokteran di Universitas UPN Veteran dan sedang menjadi co-assistant di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto, sementara dua kakak perempuannya menjalani karir sebagai dokter gigi.

Kepergian mendiang ibunya telah membulatkan tekadnya untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya Covid-19. Ia menjadi relawan di tim komunikasi Gugus Tugas yang bertugas untuk mengedukasi publik tentang virus tersebut dan pencegahannya. Bersama dengan relawan lainnya, Basra menginsiasikan kampanye #mudikonline di TikTok untuk mengajak orang-orang agar tetap di rumah selama Idul Fitri. Hingga kini, Tahar tersebut sudah mendapatkan 312,7 juta tontonan dan mendapatkan dukungan dari beberapa pejabat negara, seperti Wakil Presiden H. Ma’ruf Amin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Menkopolhukam Mahfud MD.

“Pandemi Covid-19 merupakan ancaman bagi kita semua. Jadi tidak mungkin melawan pandemi ini tanpa peran dari semua pihak. Sebagai seseorang yang kehilangan ibu dalam perjuangan ini, saya meminta teman-teman semua untuk tetap waspada, dan menerapkan protokol kesehatan, termasuk mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak fisik, memakai masker, dan tetap tenang bahkan dalam keadaan normal baru,” Basra memohon kepada masyarakat Indonesia.

Selain donasi senilai Rp 100 miliar, TikTok Indonesia telah melakukan beberapa inisiatif, temasuk program untuk memberikan apresiasi pada tenaga kesehatan. Program bernama #PahlawanGardaDepan ini mendapatkan lebih dari 968.2 juta tontonan. Donny Eryastha, Head of Public Policy, TikTok Indonesia, Malaysia, dan Filipina mengatakan, “Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada kehidupan kita. Sebagai platform yang menjadi bagian dalam kehidupan warga Indonesia, kami berharap dapat terus memainkan peran kami dan mendukung negara ini untuk bangkit dari perjuangan ini dengan lebih kuat dan lebih bersatu.”

Habitat for Humanity Indonesia, BNP Paribas Indonesia dan Accor Sediakan Tempat Singgah Untuk Paramedis

GayaKeren.id – Pandemi Covid-19 di Indonesia yang belum menunjukkan kapan berakhir, mengharuskan para pejuang medis tetap bertugas di garda terdepan melayani pasien. Bertambahnya jumlah pasien yang terinfeksi setiap harinya membuat para pejuang medis harus berjuang lebih keras dibanding sebelumnya. Seorang perawat yang bertugas menangani pasien Covid-19 di RSUD Cengkareng, Sudarman, menceritakan bagaimana ia yang sebelumnya bertugas di bagian bedah harus diperbantukan ke bagian ICU oleh karena bertambah banyaknya pasien Covid-19.

Selain Alat Pelindung Diri (APD) dan asupan gizi, hal lain yang tidak kalah penting dibutuhkan para pejuang medis adalah tempat tinggal sementara. Selain untuk beristirahat dengan nyaman,  juga mencegah potensi penyebaran virus kepada orang lain, seperti keluarga maupun masyarakat. Karena itulah Habitat for Humanity Indonesia menginisiasi campaign #TempatSingahPejuangMedis untuk mendukung para Pejuang Medis memperoleh tempat istirahat yang aman dan nyaman. Sejak 13 April 2020 memulai program ini, Habitat berusaha untuk dapat melayani 600 pejuang medis dari beberapa rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 di Jakarta dan Surabaya. Per 8 Juni 2020, berkat uluran tangan masyarakat dan semua pihak melalui berbagai langkah donasi, ada 834 pejuang medis yang akhirnya dapat menikmati tempat istirahat yang nyaman di tengah masa tugas mereka merawat pasien Covid-19. Angka tersebut telah melampaui target awal jumlah pejuang medis yang akan dibantu.

Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Susanto, menuturkanKami sangat mengapresiasi segenap masyarakat yang turut bekerja bersama kami melakukan misi ini. Pandemi ini masih belum usai, para pejuang medis tetap berjaga di garda depan dan kami kembali mengajak kita semua untuk melanjutkan perjuangan ini bersama-sama. Habitat for Humanity Indonesia berencana untuk memperluas bantuan kepada lebih banyak rumah sakit rujukan di beberapa kota. Untuk itu kami mengajak masyarakat untuk tetap memberi dukungan agar kita dapat melayani setidaknya 1.200 pejuang medis di garda terdepan”.

Gerakan kepedulian terhadap pejuang medis ini disambut baik oleh BNP Paribas Indonesia. Winy Tijono, Acting President Director, BNP Paribas Indonesia, menyampaikan “Sebagai bank yang global dengan jaringan yang internasional, BNP Paribas berkomitmen untuk mendukung masyarakat di mana BNP Paribas beroperasi, termasuk di Indonesia, di mana kami telah menjadi bagian dari masyarakat selama 50 tahun. Sebagai salah satu bentuk dari dukungan kami atas kondisi darurat seluruh dunia, kami turut berpartisipasi dalam menyediakan dana dukungan kepada rumah sakit-rumah sakit pemerintah Indonesia di Jakarta yang telah dirujuk sebagai pusat-pusat penanganan Covid-19. BNP Paribas sangat bangga untuk bermitra dengan Habitat for Humanity dalam memberikan akomodasi sementara bagi para tenaga medis professional dari pusat-pusat penanganan tersebut, di mana banyak di antara mereka berasal dari luar Jakarta namun turut serta melawan pandemi ini di ibukota. Besar harapan kami agar kontribusi ini akan mendukung para pahlawan-pahlawan di garda terdepan dengan komitmen mereka yang luar biasa untuk menyelamatkan banyak nyawa dalam pandemi ini”.

Sementara itu dari pihak Accor yang diwakili oleh Adi Satria, Vice President Sales, Marketing, Distribution and Loyalty, Accor Malaysia, Indonesia and Singapore mengatakan dukungannya terhadapa inisiatif Habitat For Humanity Indonesia dengan cara ikut terjun langsung dan berperan aktif dalam program kemanusiaan ini. “Kami telah melakukan beberapa kolaborasi sebelumnya diantaranya dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta pemerintah daerah dalam menyediakan akomodasi dan layanan untuk tenaga medis. Kami bangga dapat melanjutkan tindakan nyata kami untuk menjadi bagian dari program bersama ini melalui dua hotel yaitu ibis Budget Jakarta Daan Mogot dan ibis Budget Jakarta Cikini, serta selanjutnya beberapa hotel kami lainnya di daerah selain Jakarta. Kami siap membuka pintu kami dengan menyediakan kamar yang bersih, tersanitasi dan nyaman, makanan & minuman, dan pelayanan yang sesuai dengan protokol kesehatan untuk para pejuang di garis depan yang berharga ini. Saat ini ada ratusan pekerja medis yang merasakan manfaat dari layanan hotel kami sebagai rumah sementara mereka. Kami sangat menghargai tindakan mereka yang berani dalam menghadapi pandemi ini.”

Hotel yang dipilih  telah menerapkan standar prosedur operasional sesuai dengan protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu tubuh sebelum check-in, penggunaan masker, penyediaan cairan hand sanitizer, mencuci tangan secara rutin serta melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kamar hotel sebelum tamu check-in dan setelah check-out, demi menjaga kamar tetap higienis. Selain itu, melalui program ini, para tenaga medis juga  mendapatkan fasilitas antar jemput dari tempat menginap menuju rumah sakit tempat bertugas dan sebaliknya, khususnya bagi akomodasi yang berlokasi  cukup jauh dari rumah sakit sehingga kondisi tubuh tenaga medis tetap prima saat bertugas. Asupan gizi makanan dan minuman juga disiapkan dengan baik selama menginap.

Susanto mengajak masyarakat untuk melakukan tindakan nyata, mengurangi penyebaran Covid-19  dengan turut serta membantu para Pejuang Medis yang berjuang bersama #IndonesiaMelawanCorona, melalui donasi “Tempat Singgah Pejuang Medis” dengan berdonasi langsung melalui laman kitabisa.com/habitatpejuangmedis, laman benihbaik.com/campaign/tempat-singgah-untuk-pejuang-medis dan menu donasi di aplikasi DANA. Donasi untuk program ini telah dibuka bagi masyarakat umum dari 13 April 2020 dan akan ditutup pada akhir Juni 2020.