Anne Avantie Tampilkan Koleksi Masterpiece-nya Di Pagelaran 29 Tahun Berkarya

GayaKeren.id – Maha karya Sang Desainer Anne Avantie memang selalu mendapat tempat khusus di hati pecinta fashion, terbukti dengan banyaknya tamu undangan dari berbagi kalangan. Dari tokoh pejabat hingga artist senior nampak menghadiri acara Pagelaran 29 Tahun Berkarya Anne Avantie.

Tak perlu diragukan lagi, desainer Anne Avantie sudah terkenal dengan kemampuannya menciptakan kebaya modern nan elegan dan anggun. Berkat tangan dinginnya, ia bahkan berhasil membalut tubuh para tokoh ternama dengan rancangan kebaya yang menawan.

Anne Avantie merefleksikan 29 tahun berkarya dalam rancangan 100 kebaya di panggung peragaan busana Indonesia Fashion Week (IFW) 2018 dengan pertunjukkan ‘Sekarayu Sriwedari’, Persembahan Karya Cinta Sumbangsih 60th Waldjinah untuk Negeri. Peragaan ini dianggap momentum besar dalam hidupnya, serta penanda Anne siap masuk dekade ketiga dalam berkarya. Pagelaran ini sekaligus persembahan karya Cinta Sumbangsih 60 tahun ratu keroncong Waldjinah. Dimulai dengan dua penari gemulai, peragaan busana di Jakarta Convention Center ini langsung mencuri perhatian.

Anne melanjutkan menampilkan kebaya yang dominan berwarna hijau, merah serta emas. Siluet yang ditampilkan dominan dengan dada terbuka, kemudian kain lilit serta jubah berukuran besar dan tipis sebagai pelengkap bagian belakang. Tak hanya itu, Anne juga berani membuat bawahan kebaya berupa celana panjang dengan motif batik.

Rancangan kebaya Bunda Anne menampilkan siluet dengan belahan dada terbuka. Pada sequence lainnya, ia mengkombinasikan setelan celana motif batik dan legging transparan ditambah kemben berwarna coklat. Tampilannya makin memukau dengan penambahan jubah berukuran besar sebagai pelengkap busana. Kali ini, ia sangat berani mengkolaborasikan warna-warna seperti coklat, emas, merah, hijau. Selain warna-warna terang seperti putih untuk gaun pengantin.

Ada rancangan kebaya lain, Anne tampil dengan warna-warna berani seperti merah dan emas. Dia juga membuat rancangan khusus pernikahan, dengan pilihan warna putih, emas dan batik emas hitam. Rancangan bertema Borobudur juga dibawa Anne untuk mengembalikan lokasi candi Budha di Jawa Tengah itu sebagai warisan dunia.

Anne tak hanya mempercayakan rancangannya pada model-model profesional. Dalam pagelaran Kamis (29/3/2018) malam itu, artis peran, penyanyi hingga menteri pun diikutsertakan. Artis yang berperan seperti Nia Ramadhani, Vanessa Priscilla, Jessica Iskandar, Krisdayanti. Nampak pula deretan Putri Indonesia dari lintas generasi tampil anggun dalam balutan kebaya klasik, seperti Artika Sari Devi, Melanie Putria, Whulandary Herman, Kezia Waraow hingga Bunga Jelita.

Di pertengahan acara, penyanyi legendaris keroncong Waldjinah turut menyumbangkan suara emasnya melalui lagu ‘Walang Kekek’ yang menghipnotis semua penonton. Ia mengenakan kebaya Anne Avantie warna merah diiringi tarian dari seniman senior Didi Nini Thowok.

Riuh penonton makin pecah saat deretan artis ibukota tampil dalam balutan busana Anne. Dengan tingkah lucu mereka membawakan sebuah gimmick drama pendek yang menghibur. Terlihat beberapa diantaranya Krisdayanti, Soimah, Indy Barends, Indra Bekti, Melaney Ricardo, Nia Ramadhani dan Jessica Iskandar.

Bersama dengan para selebritis, muncul sosok Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti berjalan anggun di atas catwalk dengan kebaya warna merah. Bu Susi terlihat elegan dengan senyum khasnya menyapa para penonton.
Susi nampak anggun dengan kebaya merah, bawahan kain lilit warna emas dan selendang hijau. Berjalan dengan tempo cepat, senyum susi merekah. Dia pun tak sungkan menyingkap tato di kakinya yang bergambar burung ‘Phoenix’.

Dalam 29 tahun berkarya, Anne selalu percaya untuk tetap berusaha dan tak pernah lelah, persis seperti yang diungkapkan ibunya. Dia juga percaya bahwa dunia seni bisa memberikan kehidupan. “Dan talenta adalah anugerah Tuhan yang tak bisa dicuri siapa pun,” katanya.

“Saya ingin mendekasikan acara ini untuk mengapresiasi Waljinah yang karyanya telah melegenda sejak 60 tahun lalu. Dan kenapa 29 tahun bukan 30, karena untuk masuk ke usia tiga dekade itu sangat berarti untuk saya,” Tutup Anne Avantie usai acara.

 

 

Please follow and like us:

Indonesia Fashion Week (IFW) 2018 Siap Digelar APPMI Bersama Rumah Kreatif BUMN

GayaKeren.id – Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) bersama Rumah Kreatif BUMN (RKB) akan mempersembahkan sebuah gelaran rutin tahunan sebagai ajang promosi fashion terbesar di Indonesia bertajuk Indonesia Fashion Week (IFW) 2018 dengan mengusung tema Cultural Identity, sebuah konsep yang mengupayakan ‘Tujuan Pariwisata Untuk Menemukan Inspirasi Fashion’ dengan mengangkat budaya fashion dari tiga kawasan sebagai sorotan utama yaitu Danau Toba di Tanah Batak, Borobudur di Jawa Tengah dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.

APPMI sebagai pengayom Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia dan mengangkat harkat dan martabat UMKM anggota APPMI ke ajang Internasional berkomitmen untuk terus mengembangkan dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia sebagai salah satu perwujudan peningkatan ekonomi Nasional.

Presiden APPMI dan IFW, Poppy Dharsono mengatakan, “IFW merupakan perwujudan Identitas Kebudayaan (Cultural Identity), yang selalu berupaya mendorong industri fashion Indonesia membawa ciri dan kepribadian nasional serta membantu UMKM sebagai basis penggerak industri kreatif kerakyatan khususnya bidang fashion dengan membantu promosi dan mengarahkan produk dan rancangan yang sedang trendi di pasar”.

Menurut Staff Khusus II Kementrian BUMN, Judith Jubilina Dipodiputro bahwa ajang IFW ini merupakan sarana bagi Rumah Kreatif BUMN untuk mengenalkan karya dan produksi pelaku UMKM di sektor fashion yang jadi binaan BUMN.

“Melalui rumah kreatif BUMN, kami ingin memajukan dan mengembangkan usaha pelaku UMKM di berbagai wilayah tanah air dan mempertemukan para binaan RKB BUMN terutama di bidang fashion dengan publik, sehingga dapat memperluas jaringan pemasaran sehingga dapat meningkatkan usaha dan membantu pengembangan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia”, ujar Judith.

Dalam konferensi pers kemarin (15/3/17), pihak IFW menyampaikan bahwa Indonesia Fashion Week kali ini juga didukung oleh Tokopedia sebagai official e-commerce partner dan Wardah sebagai official make up and hair do.

“Industri kreatif Indonesia termasuk bidang fashion masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi nasional yang berbasis kearifan lokal yang mampu mendukung pemberdayaan masyarakat lokal dengan memberikan identitas unik untuk bersaing di pasar Internasional. Semoga kolaborasi Tokopedia dan IFW 2018 ini dapat mendukung lebih banyak lagi desainer lokal dalam mengangkat karyanya ke level nasional bahkan internasional’, ujar Managing Director Tokopedia, Melissa Siska Juminto.

Sabrina Salsabila, Brand Executive Wardah menyampaikan,”kontribusi wardah pada Indonesia Fashion Week tahun ini  merupakan tahun ketiga Wardah sebagai official make up & hair do IFW yang merupakan salah satu bentuk  komitmen kami dalam mendukung penuh kemajuan industri mode Indonesia. Dengan menerjunkan 50 orang tim make up artist di backstage IFW 2018, kami siap mengkreasikan berbagai kebutuhan make up dari masing-masing desainer untuk fashion show di panggung IFW 2018”.

Sebagai pagelaran fashion nasional terbesar, IFW tahun ini merupakan penyelenggaraan ketujuh. Kali ini berkolaborasi dengan 200 perancang mode (lokal dan internasional), 460 peserta pameran merk fashion dan tekstil, workshop dengan pakarnya, kuliner dan ole-ole panganan dari berbagai daerah di Nusantara.

Gelaran IFW akan berlangsung selama lima hari berturut-turut dari tanggal 28 Maret – 1 April 2018 bertempat di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta. Untuk anda yang ingin datang ke IFW 2018 dapat membeli tiket di pintu masuk seharga Rp. 25.000.-

 

 

 

Please follow and like us: