Liburan Petualangan Di Air Terjun Terbesar Di Sumba

 

GayaKeren.id – Anda seorang petualang?  selalu ingin melakukan perjalanan kembali ke masa lalu dan melihat langsung sebuah peradaban kuno?  Sumba jawabannya.

Sumba, sebuah pulau misterius dan “liar”yang terletak di Nusa Tenggara Timur, sebelah barat daya Flores, Anda bisa menjumpai desa-desa tradisional yang dibangun di atas puncak bukit dan dilindungi oleh dinding batu bersejarah. Jika Pulau Skull dari film King Kong itu sungguhan ada, sepertinya Sumba layak jadi kandidat pulau tersebut.

Bahkan, ritual perburuan kepala manusia masih terus berlanjut dan Anda benar-benar bisa menemukan “pohon tengkorak” di beberapa desa di mana kepala yang terpenggal dipajang.

Di sini, hamparan padang rumput dan perbukitan batu kapur memberi nuansa tersendiri, sementara desa-desa di puncak bukit dengan rumah-rumah beratap ilalang “dijaga” oleh makam megalitik. Sumba juga merupakan salah satu tujuan utama bagi para surfer dari seluruh dunia.

Waitabula, kota besar yang paling timur di Sumba merupakan pintu gerbang barat Anda menuju Sumba dan menjadi tempat bandara terbesar dan paling modern di pulau ini, yaitu Bandara Tambolaka.

Di sisi lain, ibu kota Waingapu adalah pilihan tepat jika Anda ingin memenuhi berbagai kebutuhan pokok, seperti makanan, obat-obatan, dan untuk merencanakan perjalanan serta moda transportasi.

Dari air terjun spektakuler sampai desa-desa kuno, Sumba pasti akan menjadi tujuan yang tidak akan Anda lupakan. Meski perlahan mulai mendapat daya tarik di media sosial, pulau ini masih dianggap sebagai destinasi yang cukup tersembunyi.  Jadi jika Anda tertarik melakukan petualangan eksotis, segera kemasi barang-barang dan kunjungi salah satu tempat wisata di Pulau Sumba, yakni Air Terjun Terbesar di Sumba, Waikelo Sawah.

Ingat ya, air terjun buatan dan bendungan ini hanya untuk dilihat dan memanjakan mata Anda saja dan tidak cocok digunakan untuk berenang sama sekali!

Dengan debit hingga 1.000 liter air per detik, Waikelo Sawah dulunya merupakan bagian dari pembangkit listrik tenaga air yang dikelola oleh pemerintah pada tahun 1976. Arus yang sangat cepat dan kuat memberi kehidupan pada areal persawahan di sekitarnya dan juga berfungsi sebagai sumber air bersih sehari-hari warga untuk mandi.

Dikelilingi oleh tanaman hijau yang tumbuh di bawah kaki bukit, air terjun ini juga terletak di bawah beberapa gua megah. Hasilnya, Anda dapat menyaksikan langsung salah satu desain arsitektur alam terbaik – sebuah laguna gua yang dibingkai oleh panorama hutan hijau dan pintu masuk batu yang sangat eksotis.

Tak heran tempat ini jadi favorit banyak orang. Waktu terbaik untuk mengunjungi Waikelo Sawah adalah sekitar bulan Februari, Maret dan November. Anda akan bisa menyaksikan ritual tradisional tahunan di Sumba seperti Pasola (adu tombak sambil menunggang kuda) dan Wula Podu, sebuah tarian sakral.

Waikelo Sawah terletak di Desa Tema Tana, Wewewa Timur, Sumba. Anda pasti melewatinya dalam perjalanan dari Bandara Tambolaka ke pusat kota Waikabubak. Jaraknya sekitar 12 km dari ibu kota Tambolaka dan memakan waktu sekitar 40 menit dengan mobil. Anda juga bisa menggunakan ojek dari Tambolaka.

Penasaran kan ?! Siapkan diri anda untuk berpetualang di Pulau ‘sorga’nya Indonesia ini.

 

Sumber  :  TripCanvasIndonesia

 

 

Please follow and like us:

Pesona Eksotis Green Canyon Pangandaran

GayaKeren.id – Merasakan sentuhan alam sebagai inspirasi dan mengembangkan bakat dalam sebuah karya menuju level profesional yang terkemas menjadi kenangan terindah..???!!  Disini tempatnya.

Green Canyon merupakan Objek Wisata Alam yang menyimpan berjuta pesona, berpacu dengan arus sungai melintasi jeram yang cukup menantang spot jantung kita, anda akan berjumpa pula dengan keindahan bentuk batu-batu Stalaktik-Stalaknit yang begitu indah, menyusuri sungai dengan badan kita langsung berenang ke air dan akan membawa anda menyusuri sungai Cijulang sepanjang 3 km untuk di Track Pengarungan Body Rafting.

Green Canyon atau lebih dikenal sebagai Cukang Taneuh oleh warga sekitar, berlokasi di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis. Kurang lebih 31 km dari Kota Pangandaran. Asal muasal nama Green Canyon sendiri adalah dari seorang turis Perancis yang datang pada tahun 1993. Hal ini dikarenakan airnya yang jernih kehijauan dari sungai dan lumut hijau berlimpah di sisi tebing yang membuatnya populer dengan nama Green Canyon.

Akses ke Green Canyon bisa ditempuh dengan Transportasi dari Pangandaran yaitu dengan angkutan umun di antaranya Angkot dari Terminal Pangandaran ke Terminal Cijulang dengan jarak tempuh 1 jam pakai angkutan umum, namun dari Terminal Cijulang harus pake kendaraan Ojek untuk bisa sampai ke Green Canyon dengan jarak kurang lebih 3 km ke Green Canyon atau bisa pesan Angkot dari Terminal Pangandaran ke Green Canyon. Untuk dari jakarta kita butuh waktu kurang lebih 11 jam untuk bisa mencapai cukang taneuh atau green canyon.

Jika Anda berada di luar Jawa Barat maka Anda dapat menggunakan transportasi udara, atau darat menuju kota Bandung. Dari Bandung, Anda mengambil jalur bus ke arah Pangandaran. Setelah sampai di Terminal Pangandaran, Anda dapat menggunakan jasa mini bus sampai terminal Cijulang, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan ojek atau menyewa mobil.

Untuk mencapai Green Canyon sendiri dari dermaga Ciseureuh, Anda harus menempuh perjalanan selama 30 sampai 45 menit dengan menggunakan perahu kayu modern yang juga sering disebut dengan “Ketinting”. Tarif per orang untuk ketinting ini adalah 75.000 Rupiah dengan daya tampung maksimal lima orang dan beroperasi mulai pukul 7.30 sampai 16.00 WIB.

Ketinting ini akan membawa Anda menyusuri sungai. Sepanjang perjalanan nantinya Anda akan disuguhi oleh pemandangan pohon-pohon hijau yang menjulang di sepanjang tepi sungai. Jika beruntung, Anda bisa melihat beberapa satwa di sekitar sungai. Anda juga bisa menikmati air terjun yang turun dari sisi tebing.

Dengan keindahan yang ditawarkan oleh Green Canyon, Anda pasti takjub. Jadi jangan lupa untuk menyiapkan kamera selama perjalanan menyusuri sungai. Bidiklah objek-objek indah yang sayang untuk dilewatkan. Jangan lupa siapkan pembungkus kamera anti air karena di sini nanti Anda akan banyak berinteraksi dengan air.

Selama perjalanan yang cukup panjang dalam ketinting, nantinya Anda akan bertemu beragam arus sungai yang memungkinkan bagi Anda untuk berenang. Anda dapat berenang di air sungai super jernih sambil melihat ikan berenang.

Anda dapat berjalan-jalan menyusuri gua dengan stalaktit dan stalagmit yang meneteskan air. Selama perjalanan di atas perahu, Anda juga bisa menikmati suara gemuruh air yang berjatuhan di tebing.

Jika Anda menyukai tantangan yang memacu andrenalin, Anda bisa mencoba terjun ke sungai dari batu berketinggian 5 meter atau mencoba atraksi panjat tebing. Sedangkan bagi Anda yang menyukai ketenangan, bersampan sambil memancing akan menjadi pilihan yang menyenangkan.

Salah satu kegiatan yang menjadi favorit para wisatawan adalah Body Rafting. Harga yang ditawarkan berkisar antara 150.000 Rupiah sampai 250.000 Rupiah. Paket body rafting ini tidak hanya rafting saja tetapi Anda juga bisa menikmati berenang di kejernihan air Green Canyon, melompat dari tebing dengan ketinggian mencapai 9 meter, dan juga trekking.

Tips berwisata di Green Canyon :

– Jangan lupa untuk membawa baju ganti, karena di sini nantinya Anda akan banyak berinteraksi dengan air.

–  Jangan lupa membawa tas khusus anti air untuk melindungi barang-barang elektronik Anda seperti handphone dan kamera.

–  Gunakan alas kaki anti selip, karena Anda akan sering berjalan diatas batu licin. Cobalah untuk memakai sandal gunung agar lebih nyaman.

–  Bawalah bekal makanan dan minuman sendiri karena penjual makanan hanya ada di pintu masuk utama.

–  Yang terpenting Jangan Buang Sampah Sembarangan! Bawalah kantong plastik khusus untuk membuang sampah sehingga keindahan tempat wisata Green Canyon tetap terjaga.

Jam operasional tempat wisata ini berlangsung mulai pukul 07.00 sampai dengan 17.00 WIB. Khusus di hari Jumat, Green Canyon baru dibuka pukul 13.00, setelah shalat Jumat.

Harga tiket masuk ke Green Canyon mulai dari 150.000 – 250.000 Rupiah tergantung dari paket wisata yang Anda ambil.

Nah, sobat GayaKeren ingin merasakan asik dan ekstrimnya wisata di Green Canyon Pangandaran ini ??

 

Please follow and like us: