Rendraka, Berkarya dengan Hati

GayaKeren.id – Menekuni profesi sebagai barberman memberikan kepuasan tersendiri bagi Rendraka. Tidak sekadar mendapatkan materi yang cukup menjanjikan tetapi juga kepuasan batin yang tak terkira manakala karyanya diapresiasi banyak orang.

Bisa menciptakan karya melalui potongan rambut pada banyak orang menjadi kebanggaan tak terkira bagi barberman asal Solo ini. Kebanggaan itu pun menjelma menjadi pancaran bahagia ketika karya seninya tersebut dihargai secara luas oleh publik termasuk para klien loyalnya.

Sebagai barberman, Rendraka memang senantiasa memberikan service terbaik bagi kliennya. Ia tak ingin mengecewakan kehadiran orang-orang yang sudah memberikan kepercayaan pada dirinya untuk menciptakan penampilan terbaik bagi orang tersebut.

Setiap harinya, dengan sepenuh hati Rendraka senantiasa memprioritaskan layanan  terbaik pada klien yang sudah rela mengantri di barbershop miliknya. Itulah komitmen yang selalu dijunjung Rendraka dalam melakoni profesinya.

Tidak mengherankan, di DeGe Barbershop miliknya tersebut selalu dibanjiri customer yang umumnya didominasi kalangan anak muda. DeGe Barbershop memang menjadi salah satu tempat favorit anak muda untuk ‘mempertampan diri’. Karenanya, keberadaan barbershop di wilayah Solo yang semakin bertumbuh tak terlalu mempengaruhi para customer yang datang ke DeGe Barbershop. Terbukti, DeGe Barbershop bisa melayani kurang lebih 20-30 customer setiap harinya.

Dengan bantuan dua orang yang menjadi tim-nya, Rendraka dengan cekatan memberikan pelayanan terbaik bagi customernya. Antrian customer yang membludak tak menjadikan dirinya tergoda untuk menyelesaikan pelayanan lebih cepat untuk mengejar kuota customer yang hadir. Baginya, kualitas tetap menjadi prioritas. Ia ingin hasil karya yang diberikan pada customernya tetap berkarakter.

Rendraka yang terjun ke dunia barbershop sejak 2012 tersebut awalnya memang memulai kariernya dengan bekerja di barbershop lain. Kemudian kurang lebih empat tahun berkarier di barbershop milik orang, ia memutuskan untuk mandiri dengan membuka barbershop sendiri sekira dua tahun lalu.

Belajar Otodidak

Memiliki keahlian di dunia barbershop sesungguhnya bukan didapat Rendraka dari bangku formal. Selepas sekolah, ia yang tertarik terjun ke dunia barbershop mengasah keahliannya dengan memangkas rambut teman-temannya, tetangganya serta orang-orang yang dikenalnya.

Namun di luar itu, tak dipungkiri bahwa keahlian yang dimilikinya mengalir deras dari keluarganya yang memang lebih dulu berkecimpung di dunia salon. Meski demikian, Rendraka memilih untuk tidak terjun di dunia salon melainkan di dunia barbershop yang begitu menarik hatinya.

“Dari awal belajar memang memangkasnya rambut cowok dan tertariknya memang langsung ke barbershop. Soal keahlian, awalnya saya memang belajar sendiri saja. Dari mulai potong rambut teman, tetangga dan orang-orang. Tapi mungkin karena ada faktor keturunan juga ya. Kebetulan sekeluarga terjun di salon semua,”ungkapnya.

Ya, bakat turunan itu kemudian terus diasahnya dan membawanya pada dunia barbershop yang digelutinya hingga saat ini. Baginya, tidak ada kata berhenti belajar. Sampai detik ini pun dirinya mengaku masih terus belajar untuk terus mematangkan keahliannya.

“Saya ingin selalu mengasah kemampuan saya sampai kapanpun. Dari berbagai media, saya terus belajar tanpa henti termasuk mengasah keahlian di dunia  barbershop yang membuat saya jatuh cinta untuk terus berada di dalamnya,”tutupnya.

 

Please follow and like us: