Tips Perawatan Kulit Untuk Yang Berada Di Daerah Dingin

 

GayaKeren.id – Mengunjungi negara bermusim dingin tentu akan terasa menyenangkan, apalagi jika hal tersebut merupakan pengalaman pertama kamu. Meski terasa menyenangkan, kamu tetap perlu berhati-hati. Pasalnya, perubahan cuaca yang mendadak bisa menimbulkan perubahan pada kulit. Jika kamu malas atau bahkan enggan melakukan rutinitas perawatan kulit, bisa-bisa timbul berbagai permasalahan kulit. Salah satu permasalahan kulit yang rentan terjadi pada cuaca atau iklim dingin adalah kekeringan. Nah, jika tak ingin hal tersebut terjadi, dirangkum dari beberapa sumber, ini dia rutinitas perawatan kulit yang sebaiknya kamu perhatikan saat berada di negara beriklim dingin. Apa saja?

Menyesuaikan Produk Perawatan Kulit

Baik kulit wajah maupun tubuh, keduanya dapat terus berubah setiap harinya. Penurunan suhu cuaca yang mendadak seringkali memengaruhi perubahan pada kulit, terutama jika kamu sedang berada di lokasi yang beriklim dingin. Beda iklim, maka akan beda juga produk perawatan kulit yang digunakan. Oleh karena itu, kamu wajib menyesuaikan atau beradaptasi dengan kebutuhan perubahan kulit. Sebagai contoh, saat tinggal di negara beriklim dingin, gunakanlah facial wash yang formulanya lebih lembut dan mampu melembapkan. Selain itu, biasakan juga mulai menggunakan serum di bawah pelembap untuk menjaga kulit agar senantiasa terhidrasi dan terhindar dari kekeringan.

Pilih Produk Perawatan Kulit yang Bertekstur Krim

Yang namanya pelembap, tentu saja berfungsi untuk memberikan kelembapan pada kulit. Namun, tahukah kamu bahwa tiap tekstur dapat menghasilkan tingkat kelembapan yang berbeda-beda? Untuk kamu yang tinggal di negara beriklim dingin, sebaiknya gunakan pelembap bertekstur krim agar tingkat kelembapan yang didapatkan lebih maksimal. Selain itu, pelembap bertekstur krim juga diketahui memiliki kandungan minyak dalam persentase yang lebih tinggi. Oleh karena itu, jangan heran jika krim pelembap lebih efektif melembapkan kulit dalam waktu yang cukup lama.

Penggunaan Sunscreen

Meski penggunaan sunscreen umumnya digunakan untuk melindungi kulit dari teriknya sinar matahari, bukan berarti produk ini tak dibutuhkan saat kamu tinggal di suatu negara yang beriklim dingin. Apapun aktivitas yang kamu lakukan, baik di dalam maupun luar ruangan pada musim dingin, jangan pernah melupakan sunscreen. Meski berada di iklim dingin, sinar matahari tetap saja berpotensi merusak kulit. Nah, meskipun paparan sinar UVA berkurang saat musim dingin, kamu tentu tidak mau mengalami masalah kulit karena UVA dapat menjadi salah satu pemicu munculnya tkamu-tkamu penuaan. Lebih buruknya lagi, sinar UVA juga dapat membuat warna kulit jadi menggelap.

Melewatkan Mandi

Mandi merupakan langkah pertama untuk mendapatkan kulit yang bersih dan sehat. Namun, jangan hanya tinggal di negara beriklim dingin kamu jadi malas mandi. Proses pembaruan sel kulit tetap akan berjalan seperti biasa. Ketika kamu berkali-kali mengoleskan krim pelembap ke permukaan kulit, secara tak langsung krim tersebut akan menarik debu yang menyebabkan debu tersebut menempel di kulit. Selain itu, hindari mandi dengan menggunakan air panas dalam waktu yang lama, ya! Pasalnya, terlalu sering mandi dengan menggunakan air panas hanya kan membuat kulit jadi mudah kering. Selanjutnya, biasakan mengoleskan pelembap sehabis mandi saat kulit masih dalam keadaan lembap.

Mengaplikasikan Toner yang Mengandung Alkohol

Kesalahpahaman umum lainnya yang seringkali dilakukan para wanita adalah menganggap toner hanya diperlukan selama musim panas. kamu menganggap kulit jadi mudah kering karena cuaca yang dingin, sehingga merasa tidak perlu mengaplikasikan toner. Padahal, memakai toner di kala musim dingin tetap diperlukan guna membantu mengecilkan pori-pori. Nah, agar kulit tidak menjadi kering, gunakanlah toner yang bebas alkohol. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan air mawar untuk melembapkan sekaligus menghidrasi kulit.