Transformasi Kampung Kumuh Menjadi Kampung Pelangi

GayaKeren.id – Kampung Gunung Brintik beberapa bulan yang lalu adalah kampung kumuh yang tak tertata dengan rimbunan tanaman liar dan tembok-tembok merah tak berplester. Letaknya persis di pinggir Kali Semarang dengan kurang lebih 325 rumah. Namun sekarang, kampung ini berubah rupa, dan juga berganti nama: menjadi Kampung Pelangi yang penuhi warna-warni.

Kampung Pelangi atau desa yang memiliki warna-warni saat ini memang menjadi trademark di beberapa daerah di Indonesia untuk dijadikan wisata baru. Sebut saja kampung Jodipan di Malang, Teluk Seribu di Balikpapan, hingga Kali Code di Yogyakarta.

Namun ada salah satu kampung pelangi yang berhasil menarik perhatian dunia, yaitu kampung Wonosari di Kelurahan Randusari, Semarang, Jawa Tengah.

Kampung Wonosari berhasil menjadi sorotan dunia dan menjadi headline di beberapa media internasional karena keunikannya. Kampung yang kini lebih dikenal Rainbow Village atau Kampung Pelangi ini dulunya adalah pemukiman kumuh di pinggir sungai, yang kini menjelma menjadi pemukiman Instagrammable.

Ini tentu bukanlah kampung bercat warna-warni pertama di Indonesia. Sejumlah daerah seperti Malang, Balikpapan, dan Lubuklinggau juga memiliki konsep kampung tematik yang serupa. Namun ini merupakan suatu hal yang baru di Kota Semarang, sehingga begitu menarik para wisatawan untuk dikunjungi. Hal yang mampu menarik kunjungan wisatawan adalah karena lokasinya yang berada di tengah Kota Semarang.

Foto-foto yang banyak diunggah di media sosial media asing ramai membicarakannya. Sebutlah media Inggris, The Independent dan Mirror hingga situs konten media sosial seperti BuzzFeed dan BoredPanda.

 

Dari jauh pun sudah terlihat deretan rumah yang nampak cat berwarna-warni dengan bergbagai gambar yang menarik. Kampung Pelangi ini termasuk baru, karena dulunya Kampung ini merupakan deretan perkampungan yang bisa dibilang kumuh.

Dan ini merupakan sebuah revolusi yang bagus dari perkampungan kumih menjadi perkampungan yang indah. Kampung ini telah disulap menjadi kampung yang didalamnya terdapat banyak spot foto cantik untuk para kaum muda untuk berfoto selfie.

Kampung Pelangi ini dibuat untuk mendukung pembangunan ulang pasar bunga kalisari yang berada tak jauh dari lokasi. Dari pasar bunga Kalisari ini hanya dibatasi oleh sungai untuk dapat mencapai Kampung Pelangi.

Kampung Pelangi ini terletak di tengah kota Semarang tepatnya di Jalan Dr.Soetomo , Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.

Rute unuk mencapai lokasi ini cukuplah mudah, dari arah Tugu Muda menuju Jalan Dr. Soetomo (arah RS Kariadi Semarang) kurang lebih 200m. Jika sudah bertemu dengan deretan penjual bunga di Pasar Kalisari, disitulah lokasinya, dibelakang Pasar Kalisari. Karena lokasinya yang berada ditengah kota, juga dekat dengan destinasi wisata lain, seperti, Lawang Sewu, Tugu Muda, dan Pusat Oleh-Oleh Pandanaran, sehingga banyak wisatawan yang menyempatkan untuk mampir, berfoto dan menikmati keindahan Kampung Pelangi ini.

Harga tiket masuk Kampung Pelangi ini dibilang sangat ramah dikantong wisatawan, yaitu hanya Rp 3000 saja, dengan biaya parker sebesar RP 2000. Murah bukan, untuk menikmati keindahan sebuah kampong, puas berfoto selfie karena lokasi ini sangat instagramable untuk para kaum muda yang suka bermain sosial media.