Jennifer Lawrence & Cooke Maroney Bulan Madu Di Resort Termewah Di Indonesia

.

GayaKeren.id – Setiap pasangan pengantin
pada umumnya akan melakukan perjalanan bulan madu ke beberapa tempat indah di
dunia, termasuk artis cantik Jennifer
Lawrence
. Bintang film Hunger Games ini akan berbulan madu dengan suaminya,
Cooke Maroney di pulau terindah di Indonesia yakni, Sumba.

Artis 29 tahun itu dikabarkan berbulan madu di resort mewah Nihi Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Resort ini dikenal dengan akomodasi mewah nan eksklusif. Jennifer Lawrence dan sang suami menunggangi kuda dan mengunjungi sebuah desa di Sumba yang mendapat dukungan donasi dari resort ini, lewat Sumba Foundation.

Resort yang dipilih Jennifer dan suaminya merupakan tempat yang indah di Sumba, Nihi memiliki fasilitas mewah ala resort bintang 5. Nihi Sumba memiliki luas 530 hektare dan 33 vila. Tak hanya memiliki kolam renang ekslusif, berada di sini pengunjung dapat menikmati pemandangan pantai yang mampu bersaing dengan Maldives atau Hawaii.

Tak sampai disitu saja, Nihi Resort juga
mempunyai beragam kegiatan. Mulai dari berselancar, memancing, menyewa kapal,
menyelam, kayak, snorkeling, yoga, dan lainnya.

Resort ini juga dinobatkan sebagai yang terbaik
di dunia oleh pembaca Travel + Leisure pada 2017. Selama di Nihi, Jenifer dan
Cooke dilaporkan sempat berkunjung ke desa-desa sekitar. Seorang sumber juga
mengungkapkan kalau pasangan selebriti Hollywood ini juga menikmati serunya
berkuda.

Ada lima jenis vila yang bertarif mulai dari Rp11,6 juta per malam hingga yang termahal dengan tarif mulai dari Rp185 juta per malam. Nihi Sumba adalah resort favorit para selebritis dunia. Sebelumnya, Jennifer Lawrence dan suami menikah pada 19 Oktober 2019, di Rhode Island, Amerika Serikat.

Sumber : winnetnews.com

.

Liburan Petualangan Di Air Terjun Terbesar Di Sumba

 

GayaKeren.id – Anda seorang petualang?  selalu ingin melakukan perjalanan kembali ke masa lalu dan melihat langsung sebuah peradaban kuno?  Sumba jawabannya.

Sumba, sebuah pulau misterius dan “liar”yang terletak di Nusa Tenggara Timur, sebelah barat daya Flores, Anda bisa menjumpai desa-desa tradisional yang dibangun di atas puncak bukit dan dilindungi oleh dinding batu bersejarah. Jika Pulau Skull dari film King Kong itu sungguhan ada, sepertinya Sumba layak jadi kandidat pulau tersebut.

Bahkan, ritual perburuan kepala manusia masih terus berlanjut dan Anda benar-benar bisa menemukan “pohon tengkorak” di beberapa desa di mana kepala yang terpenggal dipajang.

Di sini, hamparan padang rumput dan perbukitan batu kapur memberi nuansa tersendiri, sementara desa-desa di puncak bukit dengan rumah-rumah beratap ilalang “dijaga” oleh makam megalitik. Sumba juga merupakan salah satu tujuan utama bagi para surfer dari seluruh dunia.

Waitabula, kota besar yang paling timur di Sumba merupakan pintu gerbang barat Anda menuju Sumba dan menjadi tempat bandara terbesar dan paling modern di pulau ini, yaitu Bandara Tambolaka.

Di sisi lain, ibu kota Waingapu adalah pilihan tepat jika Anda ingin memenuhi berbagai kebutuhan pokok, seperti makanan, obat-obatan, dan untuk merencanakan perjalanan serta moda transportasi.

Dari air terjun spektakuler sampai desa-desa kuno, Sumba pasti akan menjadi tujuan yang tidak akan Anda lupakan. Meski perlahan mulai mendapat daya tarik di media sosial, pulau ini masih dianggap sebagai destinasi yang cukup tersembunyi.  Jadi jika Anda tertarik melakukan petualangan eksotis, segera kemasi barang-barang dan kunjungi salah satu tempat wisata di Pulau Sumba, yakni Air Terjun Terbesar di Sumba, Waikelo Sawah.

Ingat ya, air terjun buatan dan bendungan ini hanya untuk dilihat dan memanjakan mata Anda saja dan tidak cocok digunakan untuk berenang sama sekali!

Dengan debit hingga 1.000 liter air per detik, Waikelo Sawah dulunya merupakan bagian dari pembangkit listrik tenaga air yang dikelola oleh pemerintah pada tahun 1976. Arus yang sangat cepat dan kuat memberi kehidupan pada areal persawahan di sekitarnya dan juga berfungsi sebagai sumber air bersih sehari-hari warga untuk mandi.

Dikelilingi oleh tanaman hijau yang tumbuh di bawah kaki bukit, air terjun ini juga terletak di bawah beberapa gua megah. Hasilnya, Anda dapat menyaksikan langsung salah satu desain arsitektur alam terbaik – sebuah laguna gua yang dibingkai oleh panorama hutan hijau dan pintu masuk batu yang sangat eksotis.

Tak heran tempat ini jadi favorit banyak orang. Waktu terbaik untuk mengunjungi Waikelo Sawah adalah sekitar bulan Februari, Maret dan November. Anda akan bisa menyaksikan ritual tradisional tahunan di Sumba seperti Pasola (adu tombak sambil menunggang kuda) dan Wula Podu, sebuah tarian sakral.

Waikelo Sawah terletak di Desa Tema Tana, Wewewa Timur, Sumba. Anda pasti melewatinya dalam perjalanan dari Bandara Tambolaka ke pusat kota Waikabubak. Jaraknya sekitar 12 km dari ibu kota Tambolaka dan memakan waktu sekitar 40 menit dengan mobil. Anda juga bisa menggunakan ojek dari Tambolaka.

Penasaran kan ?! Siapkan diri anda untuk berpetualang di Pulau ‘sorga’nya Indonesia ini.

 

Sumber  :  TripCanvasIndonesia