Kerukunan Keluarga Kawanua Presentasikan ‘Wonderful Kain Minahasa’ Di Panggung Jakarta Fashion Week 2019

 

GayaKeren.id – Komunitas Kerukunan Keluarga Kawanua ‘unjuk gigi’ pada hari terakhir di ajang bergengsi Jakarta Fashion Week 2019, di atrium Senayan City, Jakarta.

Mengangkat kebudayaan asli Minahasa bertajuk ‘Wonderful Kain Minahasa’, 3 desainer berdarah Minahasa / Manado unjuk kebolehan lewat karyanya masing-masing.

Sizzy Matindas mempersembahkan koleksinya lewat ‘Batik Bercerita’, yang mengangkat karya spesial cerita adat dan budaya Minahasa diantaranya : Kabasaran, Tari Maengket, Tomohon Kota Bunga, Rumah Adat Minahasa, Under Water Colour, Phaius.

Jumico Jacob mempersembahkan sebuah ‘ecoprint’ kain mencetak daun khas tanaman Minahasa yaitu Gedi. Sebuah daun dari tanaman khas di Minahasa yang biasa di gunakan dalam berbagai masakan khas Minahasa.

Sedangkan Karya Karema mengangkat ‘Kain Bentenan’, kain tenunan asli khas leluhur rakyat di daerah Minahasa sejak abad ke – 9. Kain Bentenan inimemiliki peranan penting dalam kehidupan ekonomi , sosial budaya suku-suku di Minahasa dan sekitarnya.

Kain ini sempat menjadi komoditas perdagangan kuno nusantara sampai kedatangan bangsa eropa di Minahasa. Sejak pendudukan Belanda, Kain Bentenan mulai kehilangan perannya di masyarakat Minahasa, dan sejak akhir abad ke – 19 tak ada lagi generasi penerus  di Minahasa yang memiliki keahlian menenun kain ini.

Angelica Tengker, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua mengatakan, keikutsertaan Karya Karema melalui Kain Bentenan di ajang Jakarta Fashion Week tahun ini adalah suatu langkah besar yang ingin mempertegas dan memperkuat kehadiran kembali Kain Bentenan yang telah hilang hampir 200 tahun, dan berharap dapat berpartisipasi kembali di ajang ini tahun depan dengan menggandeng desainer-desainer berbakat asal Minahasa

“Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) akan terus mempromosikan keindahan budaya Minahasa kepada masyarakat luas dan akan mensupport kreativitas dari perwakilan Minahasa yang berani tampil di ajang seperti ini sebagai ajang promosi sekaligus mengangkat ekonomi industri lokal”, tutup Angelica di jumpa pers seusai present show.