GayaKeren.id – Pandemik Covid-19 yang terjadi hampir diseluruh dunia tidak hanya membuat para medis kewalahan menangani pasien yang menjadi korban, bahkan orang-orang yang kemungkinan terdampak juga menjadi perhatian karena penyebarannya yang sangat cepat. Orang-orang yang kemungkinan terdampak ini adalah orang-orang yang berada dekat dengan pasien yang sudah positif mengidap Covid-19. Salah satu unsur masyarakat yang paling rentan terdampak Covid-19 adalah para medis. Sehingga kebutuhan akan alat pelindung diri atau APD untuk para medis sangat tinggi, apa lagi untuk melindungi kesehatan para medis memakai APD berlapis-lapis dan cuma sekali pakai.

Anggia, salah satu disainer busana muslim dengan brand Anggia Handmade mencoba memenuhi kebutuhan APD ini dengan memproduksi APD dengan berbagai kebutuhan dan dengan harga terjangkau. Ide membuat baju untuk kebutuhan medis ini berawal dari kebutuhan Anggia sendiri yang juga berprofesi sebagai dokter gigi di Bandung dan di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta.

“Tadinya Aku buat untuk sendiri. Jadi ceritanya waktu itu, diawal pandemik, Aku punya pasien yang positif. Dari rumah sakit disediain APD tapi ga memenuhi syarat, kan jadi cemas sendiri. Akhirnya Aku buat deh, eh tau-tau pada suka. Jadi dibuat massal deh,” unggap Anggi melalui pesan singkat, Rabu (29/4). Karena dari Organisasi Profesi mengeluarkan Standard Operational Prosedure untuk penanganan Pasien Covid-19, Kostum apa saja yang digunakan sesuai Level Penggunaan Penanganan Pasien Covid-19, sehingga Anggia merasa perlu untuk memiliki ijin untuk medical apparel.

Produk pertama yang diproduksi adalah masker kain, hingga saat ini juga memproduksi suits dengan berbagai kebutuhan medis seperti Coverall, Surgical Suits dan Seragam Baju Ruangan Dokter dan Perawat.

Coverall Suits

Berfungsi sebagai pakaian dan alat proteksi untuk melindungi diri dari kotoran, bakteri, virus. Coverall bersiluet H dan I berupa Jumpsuit berkapucon, karet elastic pada bagian tangan, kaki dan pinggang belakang. Detail Coverall mempunyai bukaan depan berupa restleting panjang dengan penutup. Coverall harus dibuat sangat longgar karena akan digunakan berlapis bersama baju bedah, baju ruangan dan aphron. Material yang digunakan terbagi menjadi 2. Untuk yang sekali pakai atau disposable berbahan dasar Non Woven Polypropylene. Sedangkan yang reusable berbahan dasar Woven Polyester.

Standar WHO : Resisten terhadap penetrasi cairan, setara atau lebih ISO  16603 class 3 exposure pressure. Atau resisten terhadap penetrasi patogen bloodborne, setara atau lebih ISO 16604 class 2 exposure pressure.

Surgery Gown/ Surgical Scrub (Baju Bedah)/ dan Apron

Baju Bedah berfungsi untuk fungsi proteksi untuk di ruangan bedah atau pada kasus emergensi dan kedaruratan. Baju Bedah mempunyai siluet H dan I, cenderung Over Size dan memiliki elastic atau rib di bagian pergelangan tangan untuk melindungi dari terpaparnya anggota tubuh petugas Kesehatan terhadap percikan darah dan menghindari mudah terlepasnya dari badan. Gaun Bedah memiliki panjang dari leher hingga menutupi bagian atas dari sepatu boot. Material yang digunakan berbahan dasar Non Woven Propylene untuk yang sekali pakai (disposable) dan berbahan Cotton tebal (reusable). Apron biasanya seperti rompi Panjang yang digunakan dilapis depan baju bedah atau diluar coverall suits.

Standar WHO : Resisten terhadap penetrasi cairan EN 13795 high performance level atau AAMI level 3 performance atau Resisten terhadap penetrasi patogen bloodborne.

Doctor & Nursery Uniform (Baju Ruangan)

Baju ruangan merupakan baju setelan yang merupakan baju dasar paling dalam dari baju pelindung diri. Memiliki Siluet H dan I, berlengan pendek pada umumnya dan celana panjang dengan pinggang bertali serut. Baju ini bermaterial yang tidak mudah sobek dan tebal, misalnya Cotton tebal. Teknik Minimal Sewing, tidak steril dan dapat dipakai berulang (reusable).

Masker Kain Non Bedah

Masker digunakan untuk melindungi membran mukosa hidung dan mulut terhadap droplet atau aerosol. Masker yang kami produksi berbahan dasar Cotton 100%, ada yang dilapisi oleh Water-Proof Material dan AntiRepellent. Sehingga masker yang dibuat ada yang One layer, Two Layers dan Three Layers. Masker dibuat sesuai kebutuhan ada yang dengan ear-loops dan ada yang untuk para pemakai hijab. Masker dibuat dalam 4 warna, yaitu hitam, biru navy, toska muda dan putih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *