Gelaran Perdana Sukses, Tiket Kebun Raya Challenge 75K Terjual Habis

GayaKeren.id – Dyandra Promosindo sukses menyelenggarakan event sepeda, Kebun Raya Challenge 75K, sebuah konsep self-support event untuk cyclist Indonesia. Sebuah event dengan pendekatan yang unik, dimana peserta bisa memilih tiga lokasi start yang berbeda untuk menghindari penumpukan massa. Dengan semangat memperhatikan social distancing dan protokol kesehatan, peserta diminta untuk membentuk tim dengan maksimal anggota 5 orang. Program yang dinamakan Kebun Raya Challenge 75K dipersembahkan oleh IIMS Bike Show, bagian dari IIMS Motobike Show, yang berinisiatif untuk menjangkau segmentasi kendaraan roda dua lebih luas ke sepeda maupun kendaraan listrik.

Acara sepeda yang merupakan tour keliling Kebun Raya Bogor ini dihadiri oleh Walikota Bogor, Bapak Bima Arya Sugiarto. “Gaya hidup bersepeda di masa pandemi ini menjadi tren dikalangan masyarakat Indonesia. Saya senang melihat protokol kesehatan yang diterapkan di acara ini. Mudah-mudahan siap berkolaborasi bersama untuk bikin acara lagi bulan November atau Desember. Mengokohkan Bogor sebagai kota destinasi favorit bagi bikers Indonesia.” ujar Pak Bima Arya. “Senang melihat banyak inovasi di sini. Bogor sedang mengembangkan kedepan kendaraan listrik. Kita akan menjadi kota pertama di Indonesia dengan green transportation.” lanjutnya.

Gelaran perdana Kebun Raya Challenge 75K ini tak hanya menyajikan acara gowes, tapi juga ada test ride sepeda listrik dan motor listrik dari Selis Indonesia, bahkan ada dua unit motor dari peserta kontes modifikasi Indonesian Custom E-Moto Expo & Championship (ICEC) yang akan dihelat pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2021 mendatang.

Meski merupakan gelaran pertama, antusias peserta terlihat dengan jumlah peserta yang dibatasi sebanyak 200 orang dengan cepat terpenuhi. Melihat antusiasme peserta, kami selaku penyelenggara tidak tanggung-tanggung untuk memberikan doorprize kepada para peserta yang didukung oleh partner program seperti kartu BRIZZI, helm Gigas, dan produk Herbalife Nutrition.

“Terima kasih atas antusiasme kepada para finisher yang animonya begitu besar untuk hadir mengikuti Kebun Raya Challenge 75K hari ini, dan tetap mengikuti protokol kesehatan. Sampai bertemu diacara Kebun Raya Challenge selanjutnya.” tutup Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT. Dyandra Promosindo.

Kelancaran program ini berkat dukungan positif dari para sponsor kami, yaitu Bank BRI sebagai Official Bank Partner, Aqua sebagai Official Mineral Water, dan tentunya Kebun Raya Bogor sebagai Official Venue Partner.

Property Fiesta Virtual Expo 2020 : Promo Hunian Modern Untuk Generasi Milenial, Mulai 100 Juta Rupiah

GayaKeren.id – Pameran properti untuk milenial Property Fiesta Virtual Expo (PFVE) 2020 mendekati hari-hari terakhir penyelenggaraan. Pameran virtual perdana yang diselenggarakan oleh DPP Real Estate Indonesia (REI), Dyandra Promosindo, dan Pinhome ini berlangsung selama 18 hari, mulai dari 15 Oktober hingga hari Minggu, 1 November 2020. Masih banyak promo-promo menarik yang sayang untuk dilewatkan, serta kesempatan untuk mendapatkan lucky draw setiap minggunya dari produk-produk Panasonic dan hadiah utama logam mulia sebesar 25 gram. Melalui PFVE diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi generasi milenial dalam mencari properti serta menggiatkan kembali jual beli di sektor properti untuk kontribusi perekonomian Indonesia.

Sebanyak 100 pengembang berpartisipasi dalam pameran ini dan menghadirkan proyek-proyek terbaik mereka yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Di exhibition hall PFVE terbagi menjadi tiga hall yang mencakup beberapa daerah, di antaranya Jabodetabek, DIY-Jateng-Jatim, dan Jabar-Banten-Lampung. Rumah di bawah Rp 1 miliar masih yang paling banyak diminati oleh pengunjung dan diharapkan tren positif ini dapat terus terjaga untuk meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi di sektor properti. Seperti yang diungkapkan oleh Paulus Totok Lusida, Ketua Umum DPP REI pada sesi Media Interview PFVE hari Selasa (27/10) lalu, memprediksi bahwa penjualan properti akan meningkat secara bertahap pasca pandemi, “Di kuartal kedua penjualannya memang sempat menurun tapi di kuartal ketiga penjualan kembali meningkat. Kami optimis pada pameran ini meskipun secara virtual tapi penjualannya cukup tinggi karena masyarakat berpikir bahwa ini saat yang tepat untuk membeli properti. Selain itu domino effect dari industri properti juga luar biasa sehingga mempengaruhi indeks ekonomi Indonesia.”

Pada kesempatan yang sama, Dayu Dara Permata, CEO Founder Pinhome juga mendukung penyelenggaraan PFVE ini untuk kembali menumbuhkan penjualan di sektor properti untuk pemulihan ekonomi. “Kami dari Pinhome sangat bersemangat mendukung acara ini karena sejalan dengan visi dan misi Pinhome yaitu dengan membuat properti lebih accessible agar masyakat Indonesia bisa mendapatkan rumah hunian dan UMKM bisa mendapatkan rumah usahanya. Apalagi gelaran PFVE ini menjadi platform yang tepat untuk mencari properti dengan memanfaatkan penawaran-penawaran menarik dari para developer dan bank. Untuk mendukung acara ini, kami juga menurunkan 25 konsultan profesional untuk membantu pengunjung dalam mencari idaman mereka, dan kami juga memastikan para pencari properti, baik itu retail buyer atau commercial buyer untuk bisa mendapatkan informasi yang mereka butuhkan sebelum membeli properti,” ujar Dayu Dara Permata.

PFVE yang membuat gelaran acara properti untuk milenial, menghadirkan ragam promo yang dapat dijangkau oleh kaum milenial yang sedang mencari properti. Di PFVE dapat ditemukan promo seperti hunian modern dengan harga Rp 100 jutaan dan biaya cicilan hanya dengan Rp 1 juta per bulan. Selain itu, PFVE juga menampilkan talkshow-talkshow yang bermanfaat tidak hanya mengenai industri properti tapi juga desain interior. Seperti topik mengenai ‘Millenial Bisa Punya Rumah’ bersama Robby Christie, Financial Planner dan Albert Karwelo, Mortgage Lead Pinhome; ‘Peluang Pasar Properti Pasca Pandemi’ dari Ikang Fawzi, Wakil Ketua Umum DPP REI, Alim Gunadi dan Binsar Pandiangan dari Sinar Mas Land; ‘Investasi Rumah Jadi Mudah’ bersama Bank BTN; hingga ‘Interior Design Ala Millenials’ bersama Ardini Azzah dan Neisya Tara Ghaisani dari Kolase Ruang. Virtual talkshow masih akan hadir hingga hari Minggu mendatang, dengan menampilkan dr. Reisa Broto Asmoro dan Sifa Nula Utami dengan topik ‘Mendapatkan Kualitas Air yang Bersih dan Higienis’, Rosa Puspasari dengan topik ‘Hunian Nyaman Saat Di Rumah Aja’ dan Sutiadi Martonio, Design Interior Enthusiast dan Tommy Rigbel dari Lion Earth Construction yang akan membahas mengenai ‘Interior Rumah Bikin Betah’. Virtual Talkshow ini dapat ditonton oleh pengunjung dengan melakukan registrasi di https://www.propertyfiestavexpo.com/ selama pukul 10:00 – 20:00 WIB setiap harinya tanpa biaya masuk.

“Pada gelaran PFVE yang diadakan pada tahun ini, kami membuat konsep acara yang ‘festive’ dan untuk kalangan milenial. Kami hadirkan program-program acara dengan konten untuk generasi milenial, seperti info mengenai pentingnya membeli dan investasi properti saat usia produktif, virtual talkshow bersama dr. Reisa, music performance yang akan menghadirkan Lalahuta. Kami juga mengajak para developer untuk memberikan promo-promo khusus untuk para milenial ini. Untuk para pengunjung yang masih ragu dan bingung dalam memilih properti dapat menyaksikan virtual showcase yaitu presentasi dari para developer melalui live stream dan pengunjung dapat langsung bertanya mengenai proyek yang dipresentasikan,” terang Christian Parulian, Project Manager PFVE 2020.

di hari penutup PFVE akan menghadirkan music performance dari Lalahuta sekaligus pengundian hadiah utama logam mulia 25 gram bagi pengunjung yang melakukan transaksi. Untuk info terkini mengenai pameran ini pengunjung dapat mengunjungi Instagram @propertyfiestavexpo dan situs https://www.propertyfiestavexpo.com/ .

Dukung Indonesia Menjadi Pusat Industri Halal Global, Modest Fashion ISEF 2020 Mengakselerasi 325 Pelaku Usaha Fesyen Muslim Indonesia

GayaKeren.id – Dalam pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan. Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, harus menangkap peluang ini dengan mendorong akselerasi percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional sebagai bagian dari transformasi menuju Indonesia maju, dan upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat rujukan ekonomi syariah global.

Perhelatan ISEF 2020 menyertakan pelaku usaha syariah di berbagai sektor halal untuk mendukung pengembangan ekosistem industri halal tanah air. Fesyen muslim dinilai sebagai salah satu sektor halal unggulan untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat industri halal global. Sejalan dengan target yang dicanangkan oleh Pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia.

Modest Fashion ISEF 2020 dengan tema “Sustainable Fashion, Sustainable Lifestyle” menghadirkan 720 look karya 164 desainer/brand dalam 12 sesi Virtual Fashion Show. Di hari ketiga perhelatan ini kembali menggelar Virtual Fashion Show yang menampilkan koleksi dengan memperhatikan konsep sustainable fashion dan mengacu pada Trend Forecasting 2021/2022 dengan tema “The New Beginning” tentang perubahan pola hidup menghadapi era baru.

Potensi pasar halal diperkirakan terus bertumbuh sampai $3,1 miliar di tahun 2023. Jumlah penduduk muslim dunia mencapai 1,8 miliar atau 24% dari populasi global. Sementara ekspor produk halal Indonesia hanya 3,8% dari total pasar halal dunia. Padahal Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar. Untuk itulah, diperlukan ISEF sebagai ruang kolaborasi yang sinergis di antara pelaku usaha fesyen muslim dan berbagai pihak terkait guna mengakselerasi usaha para UMKM agar dapat berkembang pesat.

Pengusaha Sandiaga Uno yang berkesempatan menghadiri Virtual Fashion Show Modest Fashion ISEF 2020 menyampaikan apresiasi, “Di tengah pandemi dan melambatnya ekonomi, Modest Fashion ISEF menjadi suatu solusi kreatif dan ide yang cemerlang. Konsep kolaborasi yang sustainable dan berkelanjutan adalah yang saling memberdayakan, sehingga para UMKM bisa menjadi rantai nilai halal di setiap usaha-usaha besar. Inilah kesempatan UMKM untuk berkolaborasi dengan ISEF dan pihak pemangku kepentingan, karena pasar domestik kita sangat besar. Dari jumlah penduduk Indonesia sekitar 270 juta, sekitar 87,18 % adalah penduduk muslim yang haus akan produk yang betul-betul berkualitas.”

 

Miles Films Peringati 25thn Petualangan Sherina

GayaKeren.id – Jum’at, (30/10), dalam rangka perayaan usianya yang ke-25, Miles memberikan sebuah pengumuman spesial yang akhir-akhir menjadi pembicaraan dan spekulasi netizen di dunia maya. Miles Films secara resmi mengumumkan akan diproduksinya film Petualangan Sherina 2. Sekuel dari film keluarga legendaris yang telah lama dinantikan ini, akan kembali disutradarai oleh Riri Riza dan diproduseri oleh Mira Lesmana. Sherina Munaf dan Derby Romero akan kembali memerankan tokoh Sherina dan Sadam. Petualangan Sherina 2 akan hadir dengan petualangan penuh aksi dan dengan lagu-lagu yang asyik, lucu, dan juga seru.

Hampir semua kru inti dari sekuel ini adalah orang-orang yang juga menggarap film Petualangan Sherina yang pertama. Yang menjadikan Petualangan Sherina 2 berbeda sekaligus spesial adalah hadirnya dua anak muda yang akan turut serta dalam jajaran kru film ini. Yang pertama adalah Sherina Munaf sendiri, di mana ia ikut terlibat dalam pengembangan cerita dan juga akan menjadi komposer serta penata musik, menggantikan posisi almarhum gurunya, Elfa Secioria. Yang kedua adalah Virania Munaf, kakak kandung Sherina, yang turut mengembangkan cerita dan menjadi co-writer untuk skenario film ini bersama Jujur Prananto, Mira Lesmana, dan Riri Riza.

“Saya mengenal Sherina dan Vira sejak mereka kecil, keduanya anak yang berbakat luar biasa. Sekarang bisa sama-sama berada dalam jajaran kru film kami, tentunya menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya danRiri,” ungkap Mira Lesmana terharu. Bersama Mira Lesmana dan Sherina Munaf, Vira juga akan turut membantu menulis lirik lagu-lagu dalam film Petualangan Sherina 2.

Kejutan bagi penggemar Petualangan Sherina tidak berhenti di sekuel ini. Miles juga mengumumkan diproduksinya film Animasi Petualangan Sherina. Film animasi ini akan mengisahkan kembali perkenalan pertama Sherina dan Sadam ke penonton anak-anak hari ini dalam bentuk animasi yang menggemaskan.

Persiapan film panjang animasi ini telah mulai digarap sejak bulan Mei 2020 dan sedang memasuki tahap akhir pengembangan desain animasi karakter-karakter yang ada dalam cerita Petualangan Sherina. Untuk pembuatannya, Miles Films menggaet studio Langit Animasi di Jakarta sebagai project leader yang berkolaborasi dengan Hompimpa Animation dari Surabaya dan Afterlab dari Bandung. Film panjang Animasi Petualangan Sherina menjadi proyek animasi pertama Miles. Baik film Petualangan Sherina 2 maupun Animasi Petualangan Sherina diharapkan akan bisa dinikmati di bioskop menjelang akhir 2021.

Sementara, bagi yang sudah tidak sabar dan rindu cerita Sherina dan Sadam, akan hadir pulapertunjukan Musikal Petualangan Sherina yang kembali diadakan oleh Jakarta Movement of Inspiration pada bulan Maret 2021 di Jakarta. Dibintangi oleh nama-nama besar yang sudah tidak asing lagi di dunia hiburan Indonesia, yaitu Yura Yunita yang akan berperan sebagai Ibu, Vidi Aldiano yang akan berperan sebagai Ayah, dan Reza Chandika sebagai Kertarajasa.

Di usia ke-25 ini, Miles berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan divisi-divisinya seperti Miles Music yang membuat album soundtrack, seperti 3 Hari Untuk Selamanya dan Laskar Pelangi, yang diproduksi bersama dengan Trinity Optima Production, Miles Productions yang fokus pada pertunjukan panggung musikal yang telah memproduksi Musikal Laskar Pelangi bersama Link Entertainment. Dan kini, divisi Miles Animation yang sedang mengembangkanAnimasiPetualangan Sherina.

Menjelang World Diabetes Day 2020, Pentingnya Peran dan Dukungan Caregiver bagi Penderita Diabetes

GayaKeren.idDiabetes masih menjadi masalah kesehatan utama di dunia, termasuk di Indonesia. Faktanya Indonesia masih masuk dalam 10 besar negara di dunia dengan kasus diabetes terbesar, tepatnya di peringkat ke-7 di tahun 2019 menurut International Diabetes Federation (IDF) Diabetes Atlas, dengan jumlah 10.681.400 jiwa penderita diabetes (diabetesi) dari 172.244.700 jiwa total populasi orang dewasa di Indonesia. Artinya, sekitar 1 dari 25 orang Indonesia terdeteksi menderita diabetes. Adapun berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, angka prevalensi diabetes di Indonesia di angka 10.9% yang diprediksi akan terus meningkat. Menjelang peringatan World Diabetes Day (WDD) tahun ini, selain angka prevalensi yang terus meningkat, kondisi pandemi juga menjadi ancaman baru bagi para penderita diabetes.

Melalui wawancara virtual, Director of Special Needs & Healthy Lifestyle Nutrition KALBE Nutritionals Tunghadi Indra menyatakan KALBE Nutritional melalui brand Diabetasol nutrisi untuk diabetes, menaruh perhatian khusus terkait data prevalensi diabetes yang ada dan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan edukasi cara mengatasi diabetes kepada masyarakat luas. “Melihat angka prevalensi diabetes di dunia dan khususnya di Indonesia yang masih meninggi, menunjukkan sebenarnya masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan secara bersama-sama, terutama dalam hal kesadaran masyarakat tentang diabetes ini. Terutama kondisi pandemi saat ini yang mengharuskan penderita diabetes harus lebih waspada dan berhati-hati untuk menjaga gula darahnya. Kami sebagai produsen nutrisi untuk diabetes akan terus membantu mengedukasi masyarakat tentang pola makan diabetes secara komprehensif, sehingga bersama-sama dapat menekan angka prevalensi diabetes dan membantu meminimalkan para penderita diabetes terpapar COVID-19,” ungkap Tunghadi Indra.

Diabetes merupakan penyakit seumur hidup dan tidak ada cara menyembuhkan diabetes, oleh karena itu upaya pengawasan dan pemantauan secara intensif bagi diabetesi menjadi penting. Peran caregiver sangat diperlukan, khususnya dalam melakukan manajemen diabetes untuk mengontrol gula darah agar tetap stabil. Contoh tindakan paling umum yang bisa dilakukan caregiver antara lain mengatur pola makan untuk penderita diabetes, menyusun resep menu diabetes, dan memotivasi serta memastikan diabetesi patuh dalam mengonsumsi makanan untuk orang diabetes.

Caregiver berperan penting dalam menangani anggota keluarganya yang menderita diabetes. Keluarga sangat berperan dalam memastikan asupan nutrisi untuk diabetes yang tepat, pemeriksaan kesehatan ke dokter, aktivitas fisik, dan cara mengobati diabetes. Caregiver sendiri perlu menyadari betapa pentingnya kepatuhan dalam menjaga gula darah stabil yang harus dilakukan seumur hidup, terutama untuk mencegah komplikasi lebih lanjut yang bisa berujung pada kematian. Berbagai informasi pendukung mengenai diabetes yang harus dipahami oleh diabetesi dan caregiver/keluarganya dapat diakses secara daring sepanjang waktu di https://diabetasol.com/id.

Hari Diabetes Sedunia merupakan kesempatan bagi Diabetasol untuk menggemakan kesadaran akan diabetes. Diabetasol sebagai total solusi nutrisi diabetes yang selalu menemani penderita diabetes dalam mengatur pola makan sehat. Tahun ini, Diabetasol mengajak para caregiver untuk lebih peduli dalam melakukan pendampingan kepada penderita diabetes serta edukasi melalui TV dan video kampanye digital Diabetasol terbaru yang bisa diakses melalui YouTube Channel Diabetasol Indonesiahttps://youtu.be/gXS9JcD-94Y. Diabetasol mengajak para caregiver untuk mewujudnyatakan kepedulian bagi anggota keluarganya yang menderita diabetes melalui paket khusus caregiver di KALCare Official Storehttps://bit.ly/37t8ES7 di Shopee. 

Para caregiver pun dapat berpartisipasi dalam kontes testimoni yang diadakan di Facebook Page Diabetasolhttps://www.facebook.com/diabetasol dan akun Instagram @diabetasol_idhttps://www.instagram.com/diabetasol_id

“Marilah kita bersama-sama melakukan komitmen untuk turut serta dan berperan aktif dalam mendampingi diabetesi untuk menjaga gula darah mereka agar tetap stabil dan mereka dapat hidup dengan sehat,” ujar Tunghadi Indra.

Modest Fashion ISEF 2020 Peduli Akan Fesyen Yang Etis & Berkelanjutan

GayaKeren.id – Sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kepedulian terhadap fesyen etis dan berkelanjutan yang tengah menjadi perhatian global, perhelatan Modest Fashion ISEF 2020 kembali mengusung konsep sustainable fashion seperti tahun sebelumnya. Tema “Sustainable Fashion, Sustainable Lifestyle” diangkat sebagai suatu gerakan dan pesan yang kuat dalam penyelenggaraan Modest Fashion ISEF 2020.

Konsep sustainable fashion menjadi perhatian penting bagi 164 desainer/brand fesyen muslim Indonesia dalam membuat koleksi busana dengan total 720 look yang ditampilkan dalam acara Virtual Fashion Show Modest Fashion ISEF 2020. Konsep sustainable fashion bukan sebatas produk fesyen, namun terkait dengan sustainable lifestyle, yaitu gaya hidup berkelanjutan yang mengacu pada tiga prinsip dasar sustainable: sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Fesyen etis dan berkelanjutan memperhatikan seluruh rantai pasokan dan siklus garmen, meliputi sumber, proses produksi, hingga etika kerja, kesejahteraan tenaga kerja, dan pengelolaan limbah lingkungan. Di Indonesia, fesyen etis sebenarnya sudah lama dipraktekkan oleh para perajin kain Nusantara dengan penggunaan pewarna alam. Kearifan lokal dapat dioptimalkan untuk mengembangkan fesyen etis khas Indonesia yang potensial untuk menarik perhatian pasar global.

Virtual Fashion Show yang digelar pada hari kedua kembali menampilkan koleksi yang menerapkan konsep sustainable fashion dengan menggunakan konten atau sumber daya lokal seperti kain Nusantara, serta pewarnaan alam dan prinsip daur ulang. Seperti koleksi yang ditampilkan pada sesi pembuka rangkaian Virtual Fashion Show pada hari kedua, yaitu My Daily Hijab, ALULA by Aulia Hijri dan sunglasses by wd eyewear, Astri Lestari, Risa Maharani, Jenna & Kaia, Rosie Rahmadi, Get-A by Cut Putri Kausaria X Rorokenes by Syanaz Nadya, QNANZ by Lia Dahlia, Haitwo by Temmi Wahyuni, SHAJNA by Lania Rakhmawati, Iqleem, Eienno by Winarni Widjaja, La Linda Boutique Linda Purnama.

Sesi kedua Virtual Fashion Show menghadirkan parade karya dari ADHY|ALIE Supported by KPw BI Provinsi Sulawesi Selatan, Deeje by Dewi Deeje, Roemah Djoempoetan Srihadi, Aninda Nazmi, House of Distraw by Dini Wiradisastra, RAEGITAZORO, Muthis collections by Midio Sri Dewi, Hannie Hananto, BOLDSESSION by erikaardianto dan accessories by arrajewelry, Pokant Takaq by Novi, dan SANTOON by Pricilla Margie.

Sebagai penutup Virtual Fashion Show pada hari kedua menghadirkan karya dari Hanifa Ramadhanti for MAHESTRI  X Pyo Jewelry – Luthfia Fataty, Lanny Amborowati X  Geulis Leather by Petty Widyanti, LAWE by Adinindyah X  TZEZA by Sami Nainggolan, Vonna Nunucolla by Rahmi Fonna, Defika Hanum | Shoes by UJ Yuna, house of reika by rikareika, L.tru, AZZAR by Sophistix  X  Daun Agel by Faiqotul Himmah, dan eugeneffectes.

“Dalam upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, kita tetap memegang teguh pada nilai-nilai ekonomi syariah yang tentu saja relevan dengan Sustainable Development Goals. Fesyen etis dan berkelanjutan harus menjadi perhatian bersama untuk memastikan tidak adanya dampak bahaya terhadap lingkungan dan menghargai sumber daya manusia untuk kesejahteraan masyarakat jangka panjang. Mari bersama-sama kita menjadi konsumen yang bijak dan produsen yang bertanggung jawab,” papar Diana Yumanita, Deputi Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia dalam Fashion Talk Sustainable Fashion sebelum memulai sesi penutup Virtual Fashion Show Modest Fashion ISEF 2020 pada hari kedua.

Dari Arena Catwalk Hari Pertama Modest Fashion ISEF 2020

GayaKeren.id – Pembukaan perhelatan Modest Fashion ISEF 2020 yang digelar secara virtual dengan dihadiri lebih dari 200 orang, pada Rabu (28/10), dengan dihadiri perwakilan Bank Indonesia dari beberapa daerah kerja di Indonesia. Modest Fashion ISEF sendiri menjadi bagian dari kegiatan ISEF yang rutin dilakukan sejak tujuh tahun yang lalu, dengan tujuan mendukung pengembangan ekosistem halal value chain, di mana fesyen muslim merupakan salah satu sektor prioritas di dalamnya.

Event yang dibuka oleh Deputy Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, ini ditutup dengan peragaan busana. Peragaan busana yang baru pertama kali dilakukan secara virtual live ini, menampilkan koleksi-koleksi sederet nama disainer Indonesia, seperti:

Deden Siswanto, Seeing The Light menjadi tema rancangannya kali ini. Terinspirasi dari cahaya yang mewakili harapan dan kesempatan baru ditengah pandemi. Menggunakan material berupa kain lagosi dari Sulawesi, katun dan tile dengan pemilihan warna cerah seperti merah muda, navy dan soft blue. Diproduksi dalam 6 look dengan style urban dinamis, dan pilihan siluet yang trapesium.

Sementara itu untuk konsep disainnya sendiri, Deden memilih konsep oversizing, patch work dan quilting.

 

INTERIM Clothing by. Dibya Hody dengan karyanya bertema NUSA. NUSA merupakan representasi perubahan yang sangat besar saat menghadapi pandemi ini. Ditengah ketidakpastian dan hilangnya beberapa kesempatan yang dulu ada, dipaksa berpikir dan merenungkan kehidupan selama ini.

Dengan konsep desain bersiluet Asia, Oversizing dengan perpaduan baru yang lebih modern dari sisi penampilan tetapi tetap menggunakan kain tradisional Indonesia yang diolah kembali menjadi busana siap pakai untuk wanita modern Indonesia, yang mandiri, tangguh dan tetap menghargai budaya Indonesia sebagai akar dari harmonisasi kehidupan. Bekerjasama dengan Agung Bali dan Bank Indonesia, bersama melalui koleksi kali ini berusaha membangkitkan harmonisasi dan penghargaan terhadap tradisi yang mungkin sudah ditinggalkan di jaman yang serba cepat dan modern saat ini.

Itang Yunaz Percampuran etnik dan gaya bohemian serta motif dari batik Jambi binaan UMKM Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi. Warna merah bata dan hitam yang mendominasi menjadi koleksi Itang Yunasz ready to wear.

Itang Yunasz mempresentasikan 6 koleksinya dengan shilhoutte besar (over size) dan detail kerut serta tangan berbentuk lampion, Dua set tunik dan celana serta dress simpul dengan ornamen tussle yang juga ada di sepatu platform by Nefrin Fadlan dan Bag by Wulan Gandanegara dengan bahan yg sama menambah gaya koleksi ini.

Irna Mutiara koleksi dari kain tradisional Tenun dari daerah di Sulawesi Tenggara, yaitu kain Masa lili dan Wakatobi. Karena proses menenunnya dengan alat tradisional gedogan, sehelai demi sehelai benang, Irna berusaha tidak menyisakan kain perca ketika memproses pembuatannya menjadi sehelai gaun. Jadilah desain dengan konsep zero waste yang selaras dengan konsep tema besar ISEF kali ini; Sustainable Fashion, SustainableLifestyle.

Tentunya desain ini sangat mudah di styling menjadi berbagai macam gaya dan padu padan. Sehingga bisa dikenakan dalam kesempatan kasual mau pun formal.

Neera Alatas. Untuk tema/judul yang diusung adalah “Swarnadwipa” yaitu dalam bahasa Sansekerta Swarnadwipa adalah Pulau Sumatera. Lampung adalah sebuah provinsi paling selatan di Pulau Sumatera yang memiliki cukup banyak kandungan emas, sehingga mempengaruhi budaya masyarakat khususnya cara pembuatan dan motif kain tradisional Lampung.

Kain tapis merupakan kain etnik suku Lampung yang terbuat dari tenunan benang kapas yang dihias dengan sulaman benang emas atau benang perak yang menjadi simbol kemapanan status sosial, kemewahan dan kemakmuran masyarakat Lampung. Dahulu kain Tapis dipakai oleh kalangan elite suku asli Lampung dari kalangan keluarga pemimpin adat atau pemimpin suku pada upacara adat, kain Tapis memiliki makna dan nilai yang tinggi, sehingga dijadikan persembahan atau hadiah dari raja-raja kepada penguasa.

Warna yang dipadukan adalah warna-warna Bold seperti hitam, emas, biru, krem dan hijau dengan sentuhanan benang berwarna emas dan silver. Bahan yang digunakan yaitu kain tapis, kain tenun, tulle, organza dan lace. Meskipun warna yang digunakan bold namun tetap sesuai dengan Brand DNA Neera Alatas. Detail yang digunakan adalah bebatuan payet mutiara dan swarovski Siluet yang diambil adalah siluet A-line, siluet X dan siluet Y.

 

 

 

 

 

 

Hadirkan 720 Look, Modest Fashion ISEF Digelar Selama 4 Hari

GayaKeren.id – Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) merupakan event tahunan ekonomi dan keuangan syariah terbesar di Indonesia. Penyelenggaraan ISEF merupakan wujud nyata konsistensi upaya Bank Indonesia, KNEKS, dan seluruh kementerian/instansi/lembaga/asosiasi terkait dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah (EKSyar) nasional.

Berbeda dari penyelenggaraan ISEF ditahun-tahun sebelumnya, digelarannya yang ke-7 ini ISEF 2020 diselenggarakan, untuk pertama kalinya dengan konsep virtual platform. Mengangkat tema “Mutual Empowerment in Accelerating Sharia Economic Growth through Promoting Halal Industries for Global Prosperity”, ISEF 2020 akan menjadi kegiatan ekonomi syariah internasional secara virtual pertama yang mengintegrasikan seluruh komponen penggerak EKSyar.

ISEF 2020 kembali menyertakan pelaku usaha syariah untuk mendukung pengembangan ekosistem halal value chain, di mana fesyen muslim merupakan salah satu sektor prioritas di dalamnya. Dengan menggandeng Bank Indonesia, Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC) kembali menyelenggarakan Modest Fashion ISEF sebagai rangkaian kegiatan ISEF 2020 yang digelar pada tanggal 28-31 Oktober 2020. Perhelatan Modest Fashion ISEF 2020 yang mengusung tema “Sustainable Fashion, Sustainable Lifestyle”, secara resmi dibuka oleh Rosmaya Hadi, Deputi Gubernur Bank Indonesia, pada hari ini, tanggal 28 Oktober 2020.

Dalam sambutannya, Rosmaya Hadi memaparkan, “Industri fesyen muslim memiliki peluang yang sangat besar baik di pasar domestik maupun internasional. Bahkan negara non muslim turut mengincar pasar ini, brand global pun tertarik pada fashion muslim. Meski prospek demand ini cukup tinggi, namun kita melihat tantangan ke depan tidak mudah. Dalam berkompetisi, pelaku industri fesyen muslim di tanah air harus semakin kreatif, inovatif, serta cepat menangkap perubahan yang terjadi di era new normal dan digital ini. Namun kami sangat yakini pelaku industri fesyen muslim Indonesia mampu sukses berkompetisi di panggung global dengan bermodalkan kreativitas, inovasi, dan karakterisik lokal yang menjadi corak unik produk fesyen muslim Indonesia.”

Selama empat hari penyelenggaraan Modest Fashion ISEF 2020 akan menghadirkan 12 sesi virtual fashion show, 164 desainer/brand, 720 look, dan 180 model. Dengan mengangkat tema “Sustainable Fashion, Sustainable Lifestyle”  sebagai suatu gerakan dan pesan yang kuat dalam penyelenggaraan Modest Fashion ISEF 2020. Selain itu, koleksi yang ditampilkan mengaplikasikan Trend Forecasting 2021/2022 dengan tema “The New Beginning” tentang perubahan pola hidup menghadapi era baru. Rangkaian Virtual Fashion Show Modest Fashion ISEF 2020 diawali dengan parade koleksi yang ditampilkan dalam Opening Ceremony.

“Konsep sustainable fashion bukan sebatas produk fesyen, namun terkait dengan sustainable lifestyle, yaitu gaya hidup berkelanjutan yang mengacu pada tiga prinsip dasar sustainable: sosial, ekonomi, dan lingkungan. Modest Fashion ISEF 2020 mengajak para partisipan, baik produsen maupun konsumen untuk semakin peduli dalam menjalani gaya hidup berkelanjutan dengan memperhatikan keberlangsungan kehidupan masyarakat, keselarasan lingkungan, dan kesejahteraan bersama,” papar Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber.

Kegiatan virtual fashion show akan dilengkapi pula dengan business matching yang mempertemukan desainer dengan buyer. Berbasis virtual, Modest Fashion ISEF 2020 memberikan kesempatan pula kepada 325 brand terpilih untuk mengikuti Digital Trade Show selama tiga bulan (Agustus, September, dan Oktober) yang bekerja sama dengan marketplace BukaLapak dan online media Fimela.com.

IDI & Good Doctor Edukasi 10 Juta Pemuda Indonesia Untuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dan 3M

GayaKeren.id – Dalam rangka perayaan HUT Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) ke-70 dan hari Sumpah Pemuda, hari ini IDI bersama Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) meluncurkan kampanye #PesanPemudaatau Program Edukasi KeSehatAN untuk Pemuda melawan COVID-19. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan para generasi muda terhadap protokol kesehatan, dengan mempraktikkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan kebiasaan Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak (3M) dalam kehidupan sehari-hari. Kampanye edukatif ini juga diharapkan dapat menginspirasi pemuda untuk berpartisipasi aktif serta menjadi duta dalam menerapkan PHBS dan 3M ke rekan-rekan pemuda lainnya demi menekan penyebaran COVID-19.

Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) September 2020 mengenai “Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi COVID-19” menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat dalam pencegahan COVID-19 secara umum sudah baik1. Namun demikian, dari hasil survei tersebut, tingkat kepatuhan di kalangan anak muda rentang usia 17-30 tahun menunjukkan angka paling rendah dibandingkan dengan kelompok usia lain, terutama dalam hal mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak minimal 1 meter. Selain itu, kelompok usia ini juga memiliki jumlah tertinggi (dengan persentase 20,2%) sebagai kelompok yang menyatakan sangat tidak mungkin dan tidak mungkin terinfeksi/tertular COVID-19. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran kaum pemuda dalam menanggapi bahaya pandemi masih terbilang rendah.

Dr. Daeng M Faqih, Ketua Umum PB IDI mengatakan, “Kami melihat bahwa kami perlu merangkul para generasi muda agar mereka tidak lengah dan terus mewaspadai bahaya COVID-19. Karena itu,kami sangat menyambut baik program #PesanPemuda melawan COVID-19bersama Good Doctor untuk membangkitkan semangat juang para pemuda dalam melawan pandemi. Kami harap kampanye ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menghasilkan tindakan yang efektif dalam perang melawan COVID-19 secara keseluruhan.”

Dengan misi untuk mengedukasi lebih dari 10 juta pemuda di Indonesia, kampanye#PesanPemuda melawan COVID-19ini juga melibatkan jajaran anak muda kreatif yang memiliki semangat dalam memerangi pandemi COVID-19 di Tanah Air. Good Doctor, sebagai mitra strategis dari PB IDI telah menyiapkan edukasi PHBS berjudul #BaikBersama yang dapat dipraktikkan para pemuda dalam kehidupan sehari-hari. Adapun edukasi PHBS #BaikBersama tersebut adalah:

  • Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 60 detik
  • Awas, hindari kerumunan dengan menjaga jarak minimal 1 meter
  • Ingat selalu menggunakan masker ketika keluar rumah
  • Konsultasi kesehatan dengan mitra dokter tepercaya

dr. Adhiatma Gunawan, Head of Medical Management Good Doctor Technology Indonesia menjelaskan, “COVID-19 telah mendorong semua orang meningkatkan standar berperilaku bersih dan penjagaan diri dari risiko kesehatan. Perilaku ini perlu diikuti dengan kedisiplinan dan kewaspadaan tinggi, serta membaca informasi yang benar. Sebagai masyarakat muda kita harus patuh pada penggunaan masker, hand sanitizer/disinfectant, dan menjaga jarak minimal 1 meter. Ini menjadi suatu keharusan yang tidak dapat ditawar-tawar saat ini. Kami mengajak semua anak muda, termasuk generasi muda praktisi kesehatan profesional untuk ambil bagian dalam kampanye ini sebagai salah satu upaya dalam perjuangan melawan pandemi.”

Dalam upaya meluaskan kampanye edukatif #PesanPemuda melawan COVID-19, PB IDI dan Good Doctor menciptakan koreografi singkat hanya 30 detik di platform TikTok bertemakan pesan edukasi PHBS dan 3M dalam kehidupan sehari-hari, gerakan berjudul #BaikBersama. PB IDI dan Good Doctor mengajak para pemuda, dokter muda dan masyarakat umum untuk mengikuti, merekam dan mengunggah danceTikTok #PesanPemuda melawan COVID-19ini demi memperluas edukasi ke seluruh penjuru Tanah Air. Periode dance TikTok #PesanPemuda resmi dimulai hari ini, 28 Oktober 2020 sampai 13 November 2020. Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi akun media sosial TikTok @gooddoctor.id.

PermataBank Meluncurkan Standar Baru dalam Pengalaman Internet Banking Melalui PermataNet

GayaKeren.id – Seiring dengan perkembangan transaksi digital yang berkembang pesat melampaui perbankan tradisional, PermataBank melihat saat ini sebagai momentum yang tepat untuk meluncurkan sebuah terobosan baru melengkapi ekosistem digital inovatif milik PermataBank – QR Pay, API banking, mobile banking, internet banking, digital value chain dan model branch.  Hari ini PermataBank resmi meluncurkan standar baru dalam pengalaman internet banking melalui transformasi dari PermataNet. Peluncuran ini dilakukan dalam acara Virtual Launch PermataNet yang dihadiri oleh jajaran direksi PermataBank dan para narasumber lainnya dari kediaman mereka masing-masing.

Menyambut peluncuran PermataNet, Ridha D.M. Wirakusumah, Direktur Utama PermataBank mengatakan “Di PermataBank, kami mempunyai tanggung jawab yang besar untuk terus melakukan inovasi dan terobosan yang sudah mejadi bahagian dari kultur PermataBank, untuk selalu memperbaiki layanan membantu nasabah dalam melakukan perbankan, membuat Bank kami lebih baik, dan menyediakan layanan perbankan di mana saja dan kapan saja”.

“Sesuai dengan komitmen kami untuk selalu mendengarkan para nasabah, saat ini kami fokus pada satu produk yang telah memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari para nasabah, yaitu PermataNet. Sebuah re-imagination dan rancang desain internet banking yang dapat menjawab kebutuhan nasabah yang semakin tergantung pada teknologi digital.  PermataNet merupakan standar baru pengalaman internet banking di Indonesia dan kami berharap akan diterima baik oleh masyarakat,” lanjut Ridha.

Peluncuran PermataNet juga sejalan dengan peningkatan jumlah transaksi digital PermataBank selama tahun 2020 dan telah menjadi pilihan utama nasabah dalam beradaptasi dengan masa new normal.  Terbukti dengan peningkatan volume transaksi mobile banking sebesar 69% dan API (application programming interface) sebesar 400% di tahun 2020 yang lebih tinggi dibandingkan volume transaksi sepanjang 2019.

Abdy Salimin, Direktur Teknologi dan Operasi PermataBank mengatakan “PermataBank menyadari bahwa sudah saatnya merancang ulang dan membangun internet banking solution yang sama sekali baru. The new PermataNet is all about delivering great digital banking experience for Customers of all generation. PermataNet menerapkan desain teknologi yang responsif sehingga nasabah bisa menikmati digital banking experience di semua perangkat secara konsisten – baik itu di smartphone, tablet, laptop, atau PC kapan saja dan dimana saja.  Dalam mendesain PermataNet, kami fokus kepada keamanan, performance, simple dalam hal memakainya, cepat, serta handal. Itu yang membuat PermataNet ini super cepat, ringan, dan komperhensif. Kami sangat memperhatikan fungsionalitas, mobile-first, user-interface design, user-experience yang holistik, serta personalisasi, warna dan visual. Semua untuk memberikan pengalaman perbankan digital yang fantastik dan jauh dari membosankan.”

PermataNet menawarkan kemampuan digital banking yang baru seperti – account holding, portfolio view, insights, services, personalisasi, membuka rekening, mendapatkan pinjaman, membeli dan menjual reksa dana, obligasi, SBN retail, mendapatkan pinjaman kredit, transfer, membayar tagihan, top-up, mengirim hadiah digital, uang tunai, favorit, mutasi 12 bulan, e-statement, dan lebih dari 200 fitur lainnya. PermataNet juga akan melayani berbagai layanan perbankan konvensional maupun syariah.

“Peluncuran PermataNet hari ini adalah sejalan dengan digital architecture roadmap dalam upaya kami untuk selalu mendengar nasabah dan memperbaiki layanan. Kami secara konsisten akan terus melakukan investasi di digital initiatives membangun solusi yang tepat dengan teknologi digital terkini untuk membantu nasabah dalam melakukan aktivitas perbankan. Harapan kami nasabah dan masyarakat dapat menikmati kemudahan layanan internet banking PermataNet dalam melakukan kebutuhan transaksi di era new normal ini.” tutup Abdy.