GayaKeren.idBekerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Kementrian Perdagangan Republik Indonesia dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) menyelenggarakan serangkaian sesi pelatihan untuk mendukung pengembangan wirausahawan dan Industri Kosmetika Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia. Dengan tema utama, “Pemanfaatan Digital Marketing Dalam Pengembangan Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Wirausaha bidang Kosmetika di era Pandemi Covid-19”, kegiatan ini diadakan untuk memberikan bimbingan teknis dalam memanfaatkan berbagai peluang di pasar pada era pandemi Covid-19, khususnya melalui digital dan social-commerce.

“Industri kosmetika adalah salah satu sektor andalan industri di Indonesia dan menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, dimana sebagian besarnya adalah UMKM. UMKM kosmetika turut terdampak secara signifikan akan terjadinya perubahan perilaku konsumen dan melemahnya daya beli di era pandemi ini. Perubahan pola perdagangan secara daring yang bertumbuh pesat dan penyesuaian akan kebiasaan baru menjadi tantangan yang tidak mudah bagi para pelaku UMKM kosmetika.” jelas Sancoyo Antarikso, selaku Ketua Umum Perkosmi. “Oleh karena itu, pelaku UMKM kosmetika harus berinovasi untuk dapat menghadirkan produk yang relevan dan mengikuti perkembangan digital yang berkembang pesat saat ini. Melalui rangkaian sesi pelatihan yang diadakan Perkosmi, kami berharap para pelaku usaha UMKM dapat semakin piawai menggunakan digital, e-commerce maupun social commerce untuk mengembangkan bisnisnya”

 Diikuti oleh lebih dari 250 wirausahawan UMKM bidang kosmetika, sesi webinar pertama menghadirkan beberapa narasumber yakni:

  • Dra. Maya Gustina Andarini, Apt., M.Sc selaku Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetika BPOM RI, yang memberikan pemaparan “Mendorong Percepatan Pengembangan Kosmetika Tematik Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital Marketing”
  • Fabian Prasetya Wijaya selaku Head of Digital and Media sebuah Perusahaan Industri Kosmetika yang memberikan pemaparan “Implementasi Digital Marketing untuk Sektor Kosmetika”
  • Nadia Edgina Zain selaku Facebook Partner Indonesia, yang memberikan pemaparan “Pemanfaatan Social Commerce untuk pengembangan pemasaran digital serta strategi penjualan bagi Entrepreneurship UMKM”

“Kosmetika tematik adalah kosmetika yang ikonik/ identik dengan suatu daerah, menjadi kekhasan dari kekayaan alam Indonesia sehingga sangat penting untuk dikembangkan lebih lanjut seperti rumput laut dari Mataram, bedak dingin dari Banjarmasin, dsb. BPOM telah mengadakan berbagai diskusi untuk mendorong percepatan pengembangan kosmetika tematik yang dapat memberikan kontribusi untuk penggerak perekonomian masyarakat dan nasional,” jelas Dra. Maya Gustina Andarini, Apt., M.Sc selaku Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetika BPOM RI. “Terkait dengan pandemi Covid-19, UMKM harus berinovasi dengan tuntutan saat ini dan memastikan bahwa konsumen dapat memahami produk yang ditawarkan melalui digital. Dengan kemajuan teknologi informasi, terdapat berbagai peluang bagus yang perlu dimanfaatkan.”

Transformasi digital terakselerasi dengan sangat cepat di era pandemi dan memberikan peluang bagi pelaku usaha. Fabian Prasetya Wijaya selaku Head of Digital and Media dari sebuah perusahaan Industri Kosmetika memaparkan dengan akselerasi digital ini juga tak luput dari pertumbuhan eCommerce yang sangat cepat. Terdapat tiga hal utama yang sangat penting dan menjadi fokus dalam pengembangan digital yakni Content and Brand Excitement, Consumer Advocacy, serta Commerce dan Digital services. Ia menekankan akan pentingnya kenyamanan, kemudahan bertransaksi serta kecepatan respon layanan bagi konsumen.

Berbagai fitur baru dalam platform digital muncul untuk lebih mendekatkan konsumen dengan pelaku usaha. Secara spesifik, Nadia Edgina Zain selaku Facebook Partner Indonesia membahas lebih dalam akan berbagai fitur baru Instagram dan memberikan pelatihan teknis akan bagaimana pelaku bisnis dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk mengembangkan bisnis melalui pemasaran digital dan meningkatkan penjualan. Hal ini mencakup bagaimana membuat cerita unik produk, menjalin hubungan dengan konsumen, memanfaatkan berbagai fitur dan menjangkau lebih banyak orang melalui digital untuk mengembangkan bisnis.

Webinar bimbingan teknis kedua yang akan diadakan pada hari Kamis tanggal 8 Oktober 2020 akan menghadirkan narasumber Enzelin Sariah, selaku Kepala Seksi Usaha Pelaku Perdagangan melalui Sistem Elektronik, Kementerian Perdagangan RI, Fetty Kwartati, Direktur Utama PT. Sarinah (Persero) serta  Ariadi Anaya, Digital Transformation Consultant dan salah satu founder TopKarir.com. Sementara, webinar ketiga akan diadakan pada akhir bulan Oktober 2020 yang akan menghadirkan narasumber Ibu Gati Wibawaningsih, Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian RI beserta dengan Marketplace. Perkosmi mengundang wirausahawan dan industri UMKM bidang kosmetika untuk mengikuti sesi webinar dengan mendaftarkan diri pada link: http://bit.ly/PerkosmiDigitalMarketingSeries2.

“Kami berharap seri pelatihan yang diadakan Perkosmi ini dapat berkontribusi dalam pengembangan potensi wirausahawan dan pelaku UMKM sehingga dapat menjadi penuh inovasi dan berkembang lebih optimal dalam memanfaatkan berbagai peluang teknologi terkini,” tutup Sancoyo. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *