6 Asosiasi Jasa Keuangan Berikan Perhatian Atas Perlindungan Konsumen di Era Digital

GayaKeren.id – Indonesia Marketing Association (IMA) menyelenggarakan Webinar Series 2 yang berbicara mengenai literasi keuangan dan perlindungan konsumen di era digital yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 peserta dari berbagai undangan asosiasi jasa keuangan seluruh Indonesia pada Selasa, 17 November 2020. Setelahnya sukses menyelenggarakan Webinar  Series 1 pada 7 September lalu.

Kali ini, IMA berinisiatif menyelenggarakan webinar dan bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan melibatkan para pelaku sektor keuangan di Indonesia, mulai dari Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI), Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) dan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), hingga Asosiasi Modal Ventura Indonesia (AMVI) yang semuanya hadir untuk membagikan informasi dan pengetahuan baru bagi masyarakat Indonesia tentang literasi keuangan dan perlindungan konsumen, khususnya di era digital.

Dalam keynote speechnya, Tirta Segara, Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi mengatakan : “Kita perlu terus mendorong literasi keuangan dan mengedukasi secara spesifik setiap lapisan masyarakat. Digitalisasi terjadi di seluruh aspek baik transportasi, traveling, dunia hiburan, perbelanjaan dan tentunya di bidang keuangan. Selain banyak manfaat yang diperoleh, di sisi lain setiap tahun terus bermunculan financial technology (fintech) ilegal dan investasi bodong yang jumlahnya mencapai ribuan akun. Dari sisi nilai, kerugian akibat kejahatan siber mencapai Rp 8.160 triliun per tahun. Sehingga diperlukan sinergi yang baik dari berbagai lembaga terkait untuk menghadapi tantangan ini secara bersama-sama.”

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di 2013 tingkat literasi keuangan Indonesia masih berada di angka 21,8% dan hasil indeks inklusi keuangan mencapai 59,7%, lalu kemudian meningkat di tahun 2019 dengan tingkat indeks literasi keuangan Indonesia di angka 38% dan indeks inklusi keuangan berada di angka 76,2%. Namun, sebagai pembanding, angka indeks inklusi Indonesia masih berada di bawah negara ASEAN lainnya. Misalnya Singapura 98%, Malaysia 85%, Thailand 82%.Adapun tin gkat indeks literasi keuangan tercatat baru 38%, artinya, banyak masyarakat Indonesia ikut ke dalam sistem keuangan, tapi belum paham tentang transaksi dan masalah keuangan tersebut. Oleh sebab itu, meskipun angka indeks literasi tersebut mengalami kenaikan, banyak sekali kejadian-kejadian yang diperkirakan disebabkan oleh kurangnya literasi dari segi keuangan. Inilah yang dimaksud dengan tantangan bersama.

Pada kesempatan yang sama, Honorary Founding Chairman IMA, Hermawan Kartajaya dalam special remarks pada webinar IMA tersebut mengatakan : “Perlindungan konsumen dan literasi merupakan suatu peluang bisnis. Dan satu hal yang penting, manusia tidak dapat didigitalisasi atau tidak akan bisa digantikan oleh mesin. Yang bisa diganti itu hanya fungsi-fungsi tertentu. Manusia harus naik lagi fungsinya ketika fungsi yang lama diganti dengan fungsi yang baru. Oleh karena itu, untuk mencapai titik harmoni, diperlukan keseimbangan digital antara manusia dan teknologi.” Hermawan juga menginformasikan akan ada buku Marketing 5.0 yang akan dirilis pada awal tahun depan untuk menjawab berbagai tantangan di bidang marketing saat ini.

Berikut ini adalah beberapa poin penting yang diungkapkan oleh narasumber yang berkaitan dengan asosiasi jasa keuangan yang dipimpin masing-masing :

  • HIMBARA : Sekretaris HIMBARA Ahmad Solichin Lutfiyanto, mengatakan bahwa Himbara terus mendukung OJK untuk mengoptimalkan Literasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen. Himbara juga mendorong Laku Pandai dan mendukung Perlindungan Nasabah untuk keberlanjutan Financial Inclusion. Agen Laku Pandai menjadi garda terdepan Himbara mendorong inklusi dan literasi keuangan di masyarakat. Selain itu Himbara juga berperan dalam meningkatkan akses terhadap layanan keuangan secara terpadu dan berkomitmen untuk meningkatkan perlindungan konsumen melalui akselerasi inklusi dan literasi keuangan.

  • APPI : Ketua APPI, Suwandi Wiratno mengatakan : “Literasi dan inklusi keuangan di industri pembiayaan mengalami peningkatan di mana perkembangan literasi tahun 2016 berada di angka 13% dan tahun 2019 di angka 15,17%, meningkat sebesar 16,7%. Sementara perkembangan inklusi tahun 2016 berada di angka 11,8% dan tahun 2019 berada di angka 14,56%, meningkat sebesar 23,3%. Hal ini sejalan dengan apa yang dilakukan oleh setiap industri yaitu menerapkan penyelenggaraan kegiatan literasi dan inklusi keuangan setiap tahunnya.”
  • AAJI : Kepala Departemen Digital Initiatives AAJI, Yurivanno Gani, mengungkapkan : “AAJI berkomitmen untuk mendukung perkembangan transformasi digital di sektor asuransi jiwa dengan tetap memperhatikan aspek perlindungan konsumen. Di era pandemi Covid-19 ini, komitmen AAJI dibuktikan dengan pembayaran total klaim dan manfaat yang mencapai Rp 64,52 triliun sepanjang semester I-2020 dimana proses klaim juga dapat dilakukan dengan proses digital.”
  • AMVI : Ketua AMVI, Jefri Sirait menuturkan : “Hal besar dalam bisnis adalah mampu melindungi konsumen tanpa kehilangan hati.”
  • AAUI : Ketua AAUI, Hastanto Sri Margi Widodo : “Perusahaan asuransi yang berada di bawah naungan AAUI senantiasa melakukan inovasi dan meningkatkan pemanfaatan teknologi digital sehingga ketika sekarang kita berada di masa pandemi, tentunya keamanan customer tetap terjamin aman.”
  • AFPI : Sekjen AFPI, Sunu Widyamoko menjelaskan : “Fintech lending sangat concern dalam meningkatkan literasi keuangan, karena pasarnya adalah kalangan yang underserved dan underbanked. Literasi juga perlu dipahami oleh pihak-pihak yang terhubung dalam ekosistem digital.”

Asian Sound Syndicate at Home: Nikmati Serunya Festival Musik Hip-Hop Se-Asia di Rumah selama 2 Hari

GayaKeren.id Pandemi COVID-19 tidak menghentikan kreativitas dan semangat pekerja sektor hiburan untuk menghadirkan pertunjukan terbaik bagi para penikmat musik. PT Stellar Indonesia, melalui Stellar Events dengan bekerjasama dengan TIKET.COM, akan menggelar Asian Sound Syndicate at Home (#ASSatHome) yang akan diselenggarakan pada 19-20 Desember 2020. 

Lebih dari enam bulan masyarakat harus beradaptasi dengan kehidupan tatanan baru dengan isolasi dan berdiam diri di rumah. Tahun ini, festival hip-hop terbesar yang menampilkan talenta dari benua Asia hadir kembali dalam format berbeda. ASS at Home akan menghadirkan pertunjukan online stream dari sejumlah rapper dan musisi hip-hop dari Korea Selatan, Jepang, dan Indonesia melalui platform VISINETSHOW.  at home

Pada acara ASS at Home, Stellar Events mencoba menangkap esensi dari sebuah konsep #dirumahaja menjadi sebuah kemasan artistik yang akan diimplementasikan melalui karya visual pada pagelaran ASS at Home dengan tema “Sound in a box full of Syndicates”. Untuk menyatukan ASS at Home dari tiga negara, konsep panggung akan menampilkan sebuah metaphor dari desain box/cubicle sebagai benang merah. Bentuk box merupakan representasi dari isolasi dan menjaga jarak yang  dilakukan lebih dari enam bulan lamanya oleh masyarakat. 

Menyadari akan seluruh aktivitas harus dilakukan secara daring, kami sadar bahwa kami merupakan bagian dari komunitas yang juga menjadi harapan di tengah pandemi. Oleh karena itu, kami bersama Platform ETHIS membantu para pelajar dengan melakukan pembantuan digitalisasi kepada 20 sekolah di Indonesia melalui program donasi dengan konsep reward crowdfunding yang mengajak para penonton untuk berdonasi melalui Platform ETHIS. Para penonton dapat memberikan donasi dengan pembelian tiket 2 day pass melalui Platform ETHIS dengan harga Rp375.000 yang akan digunakan untuk digitalisasi pendidikan di Indonesia. 

“Kolaborasi antara ETHIS dan Stellar Events diharapkan dapat terus memberikan pesan positif serta optimisme kepada Masyarakat Indonesia bahkan Asia Tenggara di tengah pandemi Covid-19. Semoga donasi yang diberikan oleh penonton ASS at Home 2020 melalui ETHIS dan didistribusikan dengan pemberian alat penunjang belajar mengajar secara daring seperti laptop, proyektor, dan lainnya kepada beberapa sekolah di Indonesia dapat membantu dalam melakukan digitalisasi pendidikan di Indonesia yang kini juga terdampak dari Pandemi Covid-19”, Ujar Ronald Yusuf Wijaya selaku CEO ETHIS.

ASS at Home akan menghadirkan dua pertunjukan besar dengan kemasan virtual, selama dua hari, dengan durasi setiap penampilan selama 180 menit. Para penonton dapat mendapatkan tiket ASS at Home sejak tanggal 10 November 2020 melalui situs TIKET.COM dengan harga Rp200.000 untuk satu hari, dan RP375.000 untuk tiket 2 day pass. 

Fajar Faisal selaku Creative Director ASS at Home 2020, mengatakan bahwa Stellar Events ingin menyampaikan pesan optimis dari Negeri Ginseng tentang bagaimana ekosistem sektor hiburan negara itu dapat beradaptasi dengan situasi dan kondisi terkini dalam lingkup industri kreatif melalui acara ASS at Home. Fajar Faisal berharap pelaku industri kreatif Indonesia juga mampu beradaptasi dengan caranya masing-masing dalam menghadapi kendala yang diakibatkan oleh pandemi global. 

“Sudah bukan rahasia lagi kalau pandemi ini memaksa seluruh sektor usaha untuk beradaptasi. Cara kami adalah dengan mengundurkan gelaran #ASS2020 ke tahun 2021 dan menghadirkan ASS at Home sebagai pelipur lara penikmat musik hip-hop tanah air. Tim Produksi kami bekerja sangat keras untuk menghasilkan karya yang akan dikenang oleh penontonnya dengan harapan ASS at Home 2020 bisa menjadi hadiah bagi para penggemar musik sebagai penutup indah di Tahun 2020,” ucap Fajar. 

ASS at Home akan dimeriahkan oleh berbagai bintang hip-hop dari berbagai belahan Asia. Para penonton akan dihibur dengan penampilan Bobby, Jay Park, Hoody, Punchnello, dan Ramengvrl, Mino, pH-1, HAON, Aklo & Jay’ed, serta Tuan Tigabelas selama pertunjukan ASS at Home 2020 berlangsung. ASS at Home 2020 akan dipandu oleh tiga host tanah air, yakni Indra Domdom, Fajar Ibel, dan Muztang. 

Rapper asal Indonesia, Tuan Tigabelas merasa senang karena ia masih memiliki kesempatan untuk menghibur penikmat musik melalui pertunjukan ASS at Home, di tengah pandemi.  “ASS adalah wadah yang mempertemukan musisi dari beberapa negara dalam satu platform di mana Indonesia menjadi tuan rumah. Merupakan kebanggan bagi saya bisa tampil di acara ini, terlebih di masa pandemi seperti ini, acara ini merupakan bukti bahwa adaptasi perlu dilakukan. Saya berharap acara ini dapat menjadi milestone untuk festival musik virtual di Indonesia dengan skala internasional. Saya siap bersindikat dengan seluruh penonton dari seluruh penjuru Asia dengan sajian terbaik.”  ungkap Tuan Tigabelas.

#ZetaLiveShopping: Berdonasi Sambil Berbelanja Bagi Pendidikan Anak Usia Sekolah

GayaKeren.id – Zeta Bags kembali mengajak para konsumen setianya, Sahabat Zeta, untuk berpartisipasi dalam program Zeta Act, sebuah program sosial rutin yang dilakukan Zeta Bags sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Pada kegiatan Zeta Act kali ini, Zeta Bags mengajak para Sahabat Zeta untuk berdonasi sambil berbelanja dalam #ZetaLiveShopping untuk membantu anak-anak kurang mampu mendapatkan pendidikan. Berkolaborasi dengan Yayasan Tunggadewi, Sahabat Zeta dapat berbagi kebahagiaan melalui jual beli preloved luxury item dan setengah dari komisi hasil penjualannya akan didonasikan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di Rumah Pintar Cikeas yang dikelola oleh Yayasan Tunggadewi.

#ZetaLiveShopping ini dilakukan secara live streaming melalui akun instagram resmi Zeta Bags pada 30 Oktober 2020. Turut mengundang Annisa Pohan yang secara langsung memandu kemeriahan kegiatan berbelanja yang memiliki tujuan mulia ini, para Sahabat Zeta dapat membeli preloved luxury items berkualitas dan dijamin keasliannya yang berasal dari para figur publik maupun Sahabat Zeta lainnya yang ingin berpartisipasi dalam donasi ini.

Trisha Amanda Ardi Chas, Founder & Director Zeta Bags mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi para Sahabat Zeta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan #ZetaLiveShopping yang berkolaborasi dengan Yayasan Tunggadewi. Bersyukur sekali, antusiasme Sahabat Zeta menghasilkan hasil donasi sebesar Rp 50.330.000,-. Tentunya ini dapat sangat bermakna untuk anak-anak usia sekolah yang berada dibawah Yayasan Tunggadewi untuk mendapatkan akses dan fasilitas pendidikan yang lebih baik lagi. Kami optimis, bahwa setiap langkah kebaikan sekecil apapun itu akan memberikan manfaat yang positif terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Semakin banyak anak yang dapat memperoleh pendidikan yang baik, semakin terang pula masa depan mereka yang dapat berkontribusi terhadap kemajuan negeri ini”.

Menerapkan filosofi sharing happiness through luxury items, Zeta Bags meyakini #SharingHappiness dan langkah kecil yang dilakukan melalui Zeta Act dapat memberikan kebahagiaan dan inspirasi khususnya bagi para Sahabat Zeta untuk melakukan kebaikan bagi orang-orang di sekitar mereka. Komitmen ini secara konsisten dilakukan oleh Zeta Bags dalam berbagai bentuk kegiatan sosial, mulai dari pembangunan tempat ibadah, donasi bagi santri, dan lain sebagainya. “Di Zeta Bags kami percaya perusahaan yang berintegritas adalah yang dapat memberikan dampak sosial terhadap sekitarnya. Kami juga mengajak banyak pihak untuk mengikuti #SharingHappiness dan menjadi bagian dari perubahan yang lebih baik” imbuh Trisha Amanda Ardi Chas.

“Saya senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan Zeta Act yang tentu saja memberikan dampak positif terhadap pendidikan anak-anak yang membutuhkan, khususnya yang berada di dalam naungan Rumah Pintar yang dikelola oleh Yayasan Tunggadewi. Adanya kegiatan amal yang dikemas secara unik seperti live charity yang dilakukan oleh Zeta Bags ini juga dapat mendorong para pecinta luxury items untuk berbagi kebahagiaan dengan cara yang unik namun memiliki manfaat yang tidak ternilai.” ungkap Annisa Pohan, Pendiri Yayasan Tunggadewi.

Donasi tersebut akan dikelola oleh Yayasan Tunggadewi dan digunakan untuk meningkatkan sarana penunjang pendidikan informal bagi masyarakat sekitar yaitu Rumah Pintar sebagai tempat belajar, bermain dan berkreasi baik untuk bayi dan anak-anak berusia 6 Bulan- 15 Tahun, serta para Ibu mereka.

Komitmen Zeta Bags dalam berbagi kebahagiaan juga hadir dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan melalui sistem website terintegrasi. Pada website www.zetabags.com, tersedia beragam kategori produk mewah mulai dari aksesoris, sepatu, hingga tas. Memberikan keamanan kepada para Sahabat Zeta, setiap barang yang ada di Zeta Bags telah melalui pengecekan kelayakan dan keaslian barang. Bekerja sama dengan perusahaan asal Amerika, Zeta Bags sudah menjadi Authorized Authenticator barang-barang branded.

Untuk informasi lebih lanjut dapat mengenai program dan promo dapat mengunjungi website resmi Zeta Bags https://www.zetabags.com/ dan atau instagram @zetabags.id.

Dorong Pemulihan Ekonomi Pariwisata Indonesia, Staycation dan Roadtrip Menjadi Tren Favorit Traveloka EPIC SALE 2020

GayaKeren.id – Dalam peran aktifnya mendorong pemulihan sektor pariwisata Indonesia, perusahaan teknologi penyedia layanan perjalanan dan gaya hidup terdepan di Asia Tenggara Traveloka berhasil mencatat beberapa pencapaian dari program promosi Traveloka EPIC SALE yang diadakan pada hari Kamis, 5 November 2020 hingga Rabu, 11 November 2020 lalu.

Berbagai kota tujuan populer staycation dan roadtrip seperti Jakarta, Puncak, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang, dan Surabaya masih memiliki animo tinggi. Adanya animo tinggi terhadap destinasi domestik yang mengedepankan keindahan alam juga tercermin dari kenaikan permintaan yang tinggi untuk Bali, Labuan Bajo, Lombok, dan Banyuwangi. Selain itu, destinasi lokal populer lainnya juga terlihat dari minat para pengguna terhadap tempat wisata, hiburan, hingga kesehatan dan kecantikan dari Traveloka Xperience seperti Jakarta, Surabaya, Bogor dan wilayah Jawa Barat lainnya. Sedangkan minat pengguna Traveloka Eats juga terlihat meningkat di tiga kota besar Indonesia seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya. Serta produk transportasi tercatat bahwa minat pengguna meningkat di kota besar Indonesia lainnya seperti Jakarta, Bali, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Medan. Dengan menawarkan potongan harga fantastis hingga 80%, program promosi ini diikuti oleh hampir seluruh produk Traveloka yang sukses meningkatkan minat masyarakat berkat beragam penawaran spesial.

Selama periode Traveloka EPIC SALE 2020 berlangsung, Bali merupakan destinasi dengan pertumbuhan permintaan paling tinggi untuk produk hotel, sebanyak 42x dibandingkan periode pandemi. Menggandeng 992 mitra di wilayah Bali dan sekitarnya, Traveloka telah berupaya untuk mendorong kemajuan pariwisata Bali dengan membantu lebih dari 4500 pekerja industri pariwisata Bali dan sekitarnya melalui program EPIC SALE.

Nia Niscaya, Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi program promosi pariwisata #DiIndonesiaAja dengan inovasi berbasis teknologi yang dijalankan Traveloka melalui EPIC SALE dan kanal live stream. Merujuk pada perubahan tren perjalanan yg  protokol-protokol kesehatan menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan perjalanan, Kemenparekraf/ Baparekraf juga mengusung kampanye InDOnesia CARE/ I DO CARE yang bertujuan untuk memastikan seluruh industri pariwisata telah melaksanakan protokol-protokol kebersihan, kesehatan, keamanan dan lingkungan lestari (CHSE) di seluruh alur perjalanan wisatawan di destinasi. Kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk kembali berwisata dengan tetap menerapkan protokol-protokol CHSE. Gerakan ini diharapkan dapat kembali meningkatkan pemulihan perekonomian nasional melalui konsumsi sektor pariwisata.”

Mendapatkan sambutan positif dan antusiasme yang luar biasa dari para pengguna, Traveloka EPIC SALE kali ini berhasil mencapai kesuksesan yang lebih fantastis dari EPIC SALE sebelumnya di bulan Oktober tahun lalu. Hal ini terlihat dari meningkatnya traffic pengguna di platform Traveloka yang sangat fantastis hingga mencapai 5,8 juta kunjungan, yakni tercatat 2.5 kali lipat dibandingkan traffic selama periode pandemi. Tak hanya itu, pencapaian lainnya terlihat dari rekor transaksi meningkat hingga 13 kali lipat transaksi untuk unit bisnis Akomodasi.

Selain memberikan penawaran menarik melalui aplikasi Traveloka, EPIC SALE juga akan dilaksanakan melalui kanal live streaming yang dapat diakses melalui akun resmi media sosial Traveloka serta aplikasi versi 3.20 ke atas. Dilakukan 2 kali di setiap harinya sepanjang periode program, live streaming bertajuk Traveloka EPIC LIVEstyle berhasil meraih 3.8 juta penonton, dari yang sebelumnya kami targetkan bisa mencapai lebih dari 1 juta penonton dan tercatat 2.5 kali lipat lebih besar dibandingkan live streaming biasanya sepanjang bulan Mei hingga Oktober 2020.

Shirley Lesmana, VP Marketing Accommodation Traveloka, mengatakan, “Tingginya peningkatan traffic maupun transaksi para pengguna pada saat periode Traveloka EPIC SALE ini memperlihatkan bahwa program promosi ini dapat menjadi angin segar bagi para pengguna yang membutuhkan dan menginginkan liburan, sembari memberikan kontribusi terhadap pemulihan ekonomi pariwisata Indonesia. Sebagai perusahaan teknologi Indonesia, Traveloka terus mendukung upaya pemerintah dalam membangkitkan dan menggerakkan kembali sektor pariwisata dan mengaktifkan operasi bisnis berbagai pelaku usaha pariwisata dengan tetap patuh terhadap protokol kesehatan berbasis CHSE karena kenyamanan mitra dan pengguna merupakan prioritas utama kami.”

Sejalan dengan komitmen Traveloka dalam berkontribusi pada akselerasi pemulihan ekonomi pariwisata, melalui program EPIC SALE, Traveloka telah menggandeng lebih dari 10.500 mitra dan berhasil membantu lebih dari 190 ribu pekerja industri pariwisata tanah air dalam menghadapi masa sulit saat ini. Kesuksesan program Traveloka EPIC SALE 2020 ini juga dapat menjadi bukti nyata pentingnya  faktor pemulihan kepercayaan wisatawan melalui penerapan protokol kesehatan oleh pelaku industri serta persiapan infrastruktur yang dilakukan oleh berbagai destinasi pariwisata. Hal ini tercermin dari kenaikan permintaan untuk berbagai destinasi di Indonesia, baik yang populer untuk tujuan staycation, roadtrip, maupun yang antar pulau.

“Kami optimis dengan adanya inovasi dan kolaborasi dengan pihak pemerintah dan para pelaku industri terkait yaitu para mitra kami merupakan kunci agar industri pariwisata dapat cepat pulih dari dampak pandemi COVID-19. Kami juga hendak berterima kasih kepada para mitra bisnis Traveloka yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk dapat saling bergandeng tangan dalam menghadapi masa sulit ini dengan berpartisipasi dalam program Traveloka EPIC SALE 2020,” tutup Shirley.

Sasa Care Traveler Catat Rekor MURI Bagikan Masker Terbanyak Dalam Satu Hari

GayaKeren.id – Sasa, salah satu perusahaan Indonesia yang membuat, bukan hanya bumbu penyedap, namun juga produk-produk lainnya seperti, tepung bumbu, santan, sambal, dan juga produk Sasa lainnya,menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai hasil aksi nyata dalam membantu pemerintah memerangi COVID-19. Sasa melalui program Sasa Care Traveler membagikan alat pelindung diri berupa face shield dan masker kain di obyek-obyek wisata serta melakukan edukasi kepada para pekerja harian, pedagang ataupun pengrajin yang ada di lokasi obyek wisata tersebut sebagai bentuk kepedulian Sasa pada sektor pariwisata Indonesia yang sangat terdampak oleh pandemi. Kegiatan tersebut menerima penghargaan MURI sebagai pemegang rekor pembagian masker terbanyak dalam 1 hari yang dilakukan serentak di berbagai lokasi Stasiun Kereta Api (KA).

Program pencetak rekor ini dilakukan di tiga stasiun tersibuk di Jabodetabek, yaitu Stasiun Jakarta Kota, Tanah Abang, dan Bogor. Sasa membagikan tidak hanya masker dan face shield, tetapi juga sebuah kipas berisikan resep makanan yang dapat meningkatkan imunitas. Selain itu, Sasa juga berhasil memenuhi targetnya dalam membagikan tiga ribu helai masker dan face shield dalam total waktu di bawah 100 menit.

Corporate Communication Manager PT Sasa Inti, Rida Atmiyantimengatakan, “Pandemi masih belum selesai, tetapi ini menjadi alasan kenapa kami harus tetap bergerak membantu masyarakat Indonesia yang terdampak agar mereka mengerti bagaimana cara untuk tetap sehat dan semangat beraktivitas di era yang penuh tantangan baru ini. Untuk itulah, Sasa melalui Sasa Care Traveler juga bekerja sama dengan para mahasiswa fakultas kedokteran dari beberapa universitas di Jakarta memberikan penyuluhan singkat mengenai protokol kesehatan kepada para pekerja harian, pedagang, maupun pengrajin di sekitar obyek wisata tersebut.”

Selain memberikan edukasi kesehatan dan membagikan APD di masa pandemi, programini juga bertujuan menghasilkan konten media sosial yang membangkitkan kerinduan masyarakat Indonesia mengenai lokasi obyek wisata tersebut. Presiden Direktur PT Sasa Inti, Rudolf Tjandra, mengatakan “Kegiatan Sasa Care Traveler ini kami lakukan untuk mengangkat setiap keunikan budaya lokal dari masyarakat setempat serta mendorong minat dan ketertarikan masyarakat Indonesia untuk kembali mengunjungi obyek-obyek wisata Indonesiasetelah pandemi usai agar kembali ramai dikunjungi.”

Rekor MURI ini menjadi bukti kerja nyata dari rangkaian kegiatan kepedulian Sasa Care Traveler kepada masyarakat Indonesia, khususnya pada sektor pariwisata yang tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di Tangerang dan Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilakukan di Pasar Ikan Muara Baru, Kota Tua Jakarta, Pasar Lama Tangerang, Pasar Kue Subuh Senen, Pusat Lesehan Melawai, Pasar Ular Tanjung Priok, Petak Sembilan Glodok, Pasar Baru, dan berbagai lokasi wisata di Semarang seperti Taman Indonesia Kaya, Lawang Sewu, Balai Kota Semarang, Kota Lama Semarang, dan Galeri Batik Meteseh. Hal ini tentunya juga sejalan dengan program Pemerintah Indonesia yang berkomitmen untuk memulihkan pariwisata Indonesia di era kenormalan baru.

“Rangkaian kegiatan ini mendukung program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) yang berfokus pada segmen wisatawan nusantara (wisnus) sebagai langkah awal pemulihan sektor pariwisata yang terdampak pandemi COVID-19 lewat kampanye #DiIndonesiaAja. Wisnus ini akan menjadi harapan bagi percepatan pemulihan sektor pariwisata Indonesia dalammengajak wisatawan domestik untuk berwisata di dalam negeri dengan tetap menegakkan protokol Cleanliness, Health, and Safety(CHS). Ini juga menjadi awalan baru bagi kami untuk bisa melaksanakan program yang dulu bersifat charityhingga menjadi program yang memiliki manfaat berkelanjutan (sustainability) serta memberi nilai manfaat bagi perusahaan (Corporate Social Value),” ungkap Rudolf Tjandrasaat ditanya mengenai salah satu alasan Sasa melakukan inisiatif Sasa Care Traveler sebagai salah satu langkah awal memulihkan obyek wisata di Indonesia yang terdampak pandemi.

Oleh karena itu, Sasa melalui kegiatan Sasa Care Traveleringin memberikan pengalaman edukatif tak terlupakan bagi masyarakat setempat serta terus melakukan inisiatif digital untuk menginspirasi wisatawan nusantara sehingga saat kondisi sudah memungkinkan untuk melakukan pariwisata, mereka akan memilih berlibur dan berwisata di Indonesia dengan segala kearifan lokalnya.

 

‘Virtual Hangout’: STASIUN SANTUY, 7 & 14 November 2020

GayaKeren.idOtello Asia kembali menuai sukses dalam event hang out virtualnya, ” Stasiun Suntuy,” yang telah berlangsung pada tanggal 7 dan 14 November 2020 lalu. Pertunjukan virtual pada tangal 7 November yang seru ini dibuka dengan penampilan lucu dari Rahmet Ababil dengan stand-up comedy, kemudian penampilan menghibur dari Feel Koplo yang membawakan setlist lagu sebagai berikut: “Saosin – You’re Not Alone”, “MCR – Helena”, “Moony – I Don’t Know Why”, “Blackpink – How You Like That”, “Koi Mil Gaya”, “Lil Nas – Old Town Road”, “Gorillaz – Feel Good Inc”, “Billie Ellish – Bad Guy”, “Closehead – Berdiri Teman”, “Blink 182 – All The Small Things”, “Westlife – My Love”, “F4”, “Honne – Location Unknown”. Dan ditutup dengan penampilan dari OM PMR yang sukses membawakan setlist sebagai beritkut “Cita-cita edan”, “Malam jumat kliwon”, “Banjir”, “Istilah Cinta”, “Bintang-bintang”, “Engkong”, “Temen gue”, “Judul-judulan”.

Memasuki Stasiun Santuy 2 yang berlangsung hari Sabtu tanggal 14 November 2020, penampilan dari ALFFY REV sukses membuka malam minggu dengan lagu-lagu up-beat yang seru buat mengisi waktu weekend #Dirumahaja. serta diikuti dengan tarian daerah kontemporer nasional hingga dance dari LED Robotic dancer yang melengkapi keseruan weekend yang lalu dan stage selanjutnya ditutup oleh penampilan memukau dari WEIRD GENIUS.

Dengan sukses terselenggaranya Virtual Hangout: Stasiun Santuy 1 & 2, Otello Asia ingin memberikan kontribusi bahwa meskipun dalam situasi pandemic yang belum berakhir hingga saat ini, kita masih bisa tetap untuk menikmati hiburan musik meskipun dengan cara berbeda tetapi tetap aman dan nyaman walaupun hanya tetap #DiRumahSaja.

Otello Asia

Otello Asia adalah promoter konser / penyelenggara event yang hadir di Indonesia untuk mendukung acara-acara di bidang seni hiburan di dunia showbiz, tahun 2018  Otello Asia telah membawa Konser Farewell Tur-nya Boyzone di kota Bandung yang bertajuk “Boyzone 25 Years Farewell  Concert 18 Agustus 2018 di The Trans Luxury Hotel Bandung dan berselang 2 hari kemudian Otello Asia menghadirkan konser Clean Bandit Live in Jakarta – I Miss You Tour 2018 di The Kasablanka Hall – Jakarta 20 Agustus 2018. Kiprah Otello Asia di Indonesia ingin memberikan kontribusi berbagai jenis hiburan di tanah air baik berskala local domestik  maupun hiburan kelas dunia / internasional, membuka awal tahun 2020 Otello Asia mempersembahkan konser  “20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 featuring Once Mekel | Dul Jaelani” di Bandung, Jogja dan Surabya sekaligus menjadi roadshow perdana comeback performance dari Ahmad Dhani setelah beberapa waktu vakum di dunia showbiz di Indonesia. di era new normal ini Otello Asia akan menggelar acara Virtual Hangout Streaming Event dengan tajuk event Stasiun Santuy 1 dan Stasiun Santuy 2 yang berlangsung hari Sabtu, 07 November 2020 dan Sabtu, 14 November 2020 secara virtual streaming atau Daring.  For more info follow instagram @otelloasia.