GayaKeren.id – Dunia fashion Indonesia saat ini mulai kembali menggeliat, setelah sebelumnya, diawal masa pandemi Covid-19 mengalami masa sulit. Berbagai event fashion dan pameran tidak bisa dilaksanakan karena peraturan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Tidak cuma fashion, tapi hampir semua sektor ekonomi lumpuh karena virus yang sampai saat ini belum ditemukan obat mau pun vaksinnya.

Seiring berjalannya waktu, saat hampir semua sektor kehidupan memulai kegiatan normal dengan cara baru, mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan diseluruh dunia, dunia fashion Indonesia kembali bangun, walaupun tidak sama seperti sebelum masa pandemi. Seperti yang event fashion yang diadakan oleh Kementeria Perindustrian Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka yang berupaya mengembangkan potensi desainer fesyen muda Indonesia dengan menyelenggarakan kompetisi desain fesyen muslim Modest Fashion Project (MOFP). Puncak kegiatan Kompetisi MOFP 2020 yang diselenggarakan Sabtu (21/11), dimana puncak acara disiarkan secara virtual melalui Youtube Kementerian Perindustrian Indonesia.

Event fashion yang bertajuk Inagurasi Modest Fashion Project 2020 selain fashion show penjurian grand final Kompetisi MOFP 2020, Inagurasi MOFP 2020 juga menampilkan fashion show para desainer finalis MOFP 2019 yang telah dibina oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI melalui program pembinaan coaching fashion business.

“Kompetisi MOFP merupakan kompetisi yang kami selenggarakan untuk memberikan wadah dan panggung bagi para desainer fesyen muslim. Kami menyadari bahwa dalam pengembangan industri fesyen muslim, peran desainer sangat penting untuk memberikan warna serta inovasi baru dalam pengembangan produk fesyen muslim di Indonesia.” terang Dirjen IKMA Gati Wibawaningsih yang memberikan closing remarks pada acara Inagurasi Modest Fashion Project 2020, Sabtu (21/11).

Gati menerangkan perkembangan jumlah umat muslim dunia menjadi salah satu pemicu utama yang mendorong pertumbuhan industri fesyen muslim. The State Global Islamic Ecomony Report 2020/2021 yang baru saja dirilis, melaporkan konsumsi fesyen muslim dunia tahun 2019 diperkirakan mencapai US$ 277 Miliar. Pada tahun 2020, diperkirakan konsumsi fesyen muslim dunia menurun akibat pandemi covid-19 sebesar 2,9% menjadi US$ 268 Miliar dan angka konsumsi fesyen muslim diprediksi kembali pulih pada tahun 2021. Dampak pandemi covid-19 juga berimbas pada angka proyeksi konsumsi fesyen muslim dunia pada tahun 2024 yang menurun menjadi US$ 311 Miliar dimana sebelum masa pandemi angka konsumsi fesyen muslim dunia pada tahun 2024 diproyeksikan akan mencapai US$ 402 Miliar. Sementara konsumsi fesyen muslim Indonesia sendiri pada tahun 2019 adalah senilai US$ 16 Milyar, terbesar kelima di dunia setelah Iran, Turki, Saudi Arabia dan Pakistan. Hal ini menunjukkan bahwa peluang pasar fesyen muslim global maupun domestik sangat besar dan harus diisi oleh industri fesyen muslim Indonesia.

Industri fesyen muslim yang merupakan bagian dari industri pakaian jadi memiliki kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan data Pusdatin Kemenperin, kinerja ekspor industri pakaian jadi sepanjang tahun 2019 mencapai US$ 8,3 Milyar dan pada periode bulan Januari hingga September tahun 2020 ekspor industri pakaian jadi telah mencapai angka US$ 5,36 Milyar. Industri fesyen merupakan salah satu sektor industri penopang ekonomi nasional dan harus terus dipertahankan serta ditingkatkan kinerjanya. Industri pakaian jadi juga sangat erat hubungannya dengan sektor industri tekstil. Berdasarkan data Pusdatin Kemenperin pula, kontribusi sektor Industri Tekstil dan Pakaian jadi menyumbang sebesar 6,75 persen pada kontribusi PDB Industri Pengolahan Non-Migas di Triwulan III tahun 2020.

Di akhir acara Inagurasi MOFP, diumumkan para pemenang Kompetisi MOFP 2020 yang berhak mendapatkan hadiah berupa piala, piagam serta uang tunai dengan total Rp. 75 juta bagi pemenang Juara I, II, III dan Favorit. Meskipun demikian, seluruh finalis MOFP 2020 yang berjumlah 20 orang akan mendapatkan program pembinaan wirausaha baru di bidang fesyen muslim. “Diharapkan Kompetisi ini dapat dijadikan batu loncatan bagi teman-teman sekalian para desainer fesyen untuk dapat menjadi seorang wirausaha baru di bidang fesyen muslim yang berkualitas dan berdaya saing.

Berikut para pemenang MOFP 2020 :

  1. Putro Ramadhan – DKI Jakarta
  2. Jovi Ahmedi – Sumatera Selatan
  3. Fiqih Maafhunah – DKI Jakarta

Juara Favorit : Anggi Lestari – DKI Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *