GayaKeren.id – DHA dan Omega-3 sangat dibutuhkan bagi perkembangan otak anak. Sayangnya baik DHA mau pun Omega-3 tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh kita, sehingga butuh asupan dari luar dalam bentuk makanan. Hasil penelitian British Journal of Nutrition menyebutkan bahwa 8 dari 10 anak berusia 4-12 tahundi Indonesia,masih kekurangan asupan DHA dan Omega-3. Padahal usia tersebut merupakan usia dimana kemampuan otak yang optimal dapat membantu anak untuk bisa berprestasi di sekolah.

Crystal of the Sea menggelar acara Webinar bersama pakar gizi untuk pertama kalinya dengan tujuan agar banyak orang tua bisa lebih mengerti tentang manfaat ikan teri pada tumbuh kembang Si Kecil. Webinar yang digelar pada Sabtu (19/12) ini tidak hanya mengenalkan jenis ikan teri yang ada di Indonesia, tapi juga memberi informasi kepada para orang tua ikan teri yang seperti apa yang layak dikonsumsi sang buah hati.

Ikan teri merupakan bahan makanan pendamping yang sangat bermanfaatkarena memiliki kandungan protein, nutrisi dan gizi yang baik bagi ibu dengan bayi yang mulai masuk masa MPASI (Makanan Pendamping ASI). Agar tidak salah memilih, dr. Putri Sakti DP,M.Gizi, Sp.GK mengungkapkan cara memilih ikan yang baik untuk bayi di masa MPASI, ” Pilih ikan yang masih segar, ikan bertulang besar atau ikan bertulang lunak dan lembut, hindari ikan yang tinggi kandungan merkuri, hindari ikan berpengawet, dan masak ikan hingga matang dan lunak.”

Ikan teri juga memiliki kandungan DHA dan Omega-3 yang tinggi dibanding ikan laut lainnya. Selain itu ikan teri juga mengandung banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak. Berikut adalah manfaat lainnya: Kesehatan Otak, meningkatkan Imunitas Tubuh, kesehatan Jantung, sumber Lemak Sehat, terhindar dari Anemia, kesehatan Hati, kesehatan Sendi dan Tulang. Sementara itu pengolahan ikan teri yang baik dengan meletakkan ikan dalam chiller/freezer setelah dibeli, sebaiknya dibungkus ketat dalam plastik wrap/foil agar bisa bertahan sampai 3 bulan. Untuk memastikan ikan teri dari pasar bebas dari kotoran dan tidak diliputi oleh garam, penting untuk mencucidan merendam ikan teri dengan air dingin untuk membuang garam dan mengurangi kotoran yang ada.

“Ikan teri alami sangat kaya akan nutrisi dan gizi. Maka itu, Crystal of the Sea menyediakan produk Ikan Teri yang rendah sodium danbebas formalin, selain itu sudah di sortir lebih dari 6 kali untuk memastikan bebas dari kotoran, sehingga produk sangat aman untuk dikonsumsi anak-anak mulai dari 6 bulan,” tutup Bapak Kenji Kusuma, General Manager Crystal of the Sea.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *