Resso Gandeng Pink Sweat$ Luncurkan Kampanye ‘Buka Resso Buka Hits Berikutnya’

GayaKeren.id – Resso, aplikasi streaming musik sosial pertama di Indonesia, mengumumkan kolaborasinya dengan Warner Music untuk menampilkan Pink Sweat$ dalam peluncuran kampanye ‘Buka Resso, Buka Hits Berikutnya’. Lagu ‘At My Worst’ milik Pink Sweat$ dirilis pada akhir tahun 2020, dan kini menjadi hit internasional.

‘Buka Resso, Buka Hits Berikutnya’ merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Resso untuk menyoroti artis pendatang baru dan memperkenalkan lagu-lagu pop baru yang berpotensi menjadi hits, sekaligus memungkinkan para pecinta musik untuk menemukan, mendengarkan, dan mendukung lagu atau artis yang mereka sukai. Resso memilih perjalanan Pink Sweat$ dan lagunya ‘At My Worst’ sebagai bagian dari kampanye guna menginspirasi para pengguna dalam menemukan lagu favorit berikutnya di aplikasi ini.

“Bagi banyak orang yang menyukai musik, menemukan lagu – dan artis – sebelum menjadi hit memberi mereka kebanggaan pribadi. Kampanye ‘Buka Resso, Buka Hits Berikutnya’ memungkinkan kami untuk terlibat dan menampilkan sebanyak mungkin lagu internasional yang sedang naik daun, yang kami kira akan menjadi hal besar berikutnya di Indonesia,” ujar Diza Anindita, Head of Marketing Resso Indonesia. Musik pop internasional tetap berada di posisi tiga teratas genre musik yang paling didengarkan oleh pengguna Resso.

Tentang keterlibatan Pink Sweat$ sebagai duta kampanye, Triari Senawirawan, Managing Director, Warner Music Indonesia menjelaskan: “Warner Music menghargai komitmen Resso untuk menghadirkan akses ke lagu dan artis internasional bagi para penggemar musik. Pink Sweat$ bangga dapat tampil dalam kampanye ini, di mana dia benar-benar dapat terhubung dengan para penggemarnya di Indonesia.”

David Bowden mendapatkan nama panggung Pink Sweat$ di awal karirnya, merujuk pada pakaian yang dikenakannya di studio rekaman. Ia adalah seorang penulis lagu dan juga penyanyi, yang menyukai lagu-lagu balada R&B dan memainkannya dengan gitar. Ia merilis single pertamanya ‘Honesty’ pada 2018 dan EP-nya The Prelude menyusul pada 2020, sementara album debutnya Pink Planet keluar pada Februari 2021.

“Musik berarti segalanya, musik adalah getaran, perasaan, sesuatu yang membantu Anda melewati hari-hari tersulit… ‘At My Worst’ adalah lagu saat saya yang jatuh cinta dan menginginkan seseorang untuk selalu ada di titik-titik tertinggi dan terendah hidup saya. Dan asal tahu aja, tunangan saya yang cantik itu yang menginspirasi lagu tersebut,” kata Pink Sweat$ dalam wawancara video yang telah direkam sebelumnya. Kampanye yang menampilkan Pink Sweat$ dimulai dengan tantangan duet popcorn TikTok awal bulan ini yang diikuti oleh ribuan peserta.

Untuk merayakan kampanye ‘Buka Resso, Buka Hits Berikutnya’, Resso telah mengembangkan empat playlist baru yang dapat diakses pengguna:

  1. Today’s Pop – lagu paling hits saat ini di Indonesia dan perlu Anda dengarkan sekarang
  2. Future Pop – hits masa depan
  3. Queens of Pop – santai bersama para ratu pop
  4. Hits Berikutnya

Menunjuk Reza Pahlevi sebagai Managing Director, TigerGraph Perluas Komitmennya di pasar Asia Pasifik dengan Hadir di Indonesia

GayaKeren.id TigerGraph, satu-satunya scalable graph database untuk bisnis, hari ini, Kamis (24/6) mengumumkan keberlanjutan ekspansinya di pasar Asia-Pasifik dengan membuka kantor baru di Indonesia sekaligus menunjuk Reza Pahlevi sebagai Managing Director. Pahlevi mengemban tugas dalam memimpin strategi pengembangan TigerGraph di pasar terkait, mendorong inisiatif yang menumbuhkan perusahaan, serta melakukan skala terhadap operasi bisnis untuk mendukung adopsi pelanggan TigerGraph yang tumbuh pesat.

Kehadiran TigerGraph di Indonesia telah dirancang secara strategis dalam menjawab peluang pasar, seiring dengan graph technology yang menjadi salah satu dari 10 tren yang ditemukan pada transformasi bisnis di 2021. Mengacu pada Gartner, graph technology diprediksi akan digunakan di 80% dalam inovasi data dan analytics pada 2025, naik dari hanya 10% pada 2021. Mengingat Indonesia terus tumbuh sebagai salah satu pusat inovasi terdepan di tingkat regional, organisasi perlu mengambil sikap terhadap big data yang dimiliki dalam menghasilkan powerful insights untuk analytics secara lebih mendalam, lebih luas, dan operasional yang lebih terukur. TigerGraph merupakan satu-satunya graph database yang mampu menyediakan deep link analytics secara real-time melalui banyak node atau hop untuk koleksi data yang besar, membuatnya menjadi fondasi yang sempurna bagi bisnis untuk mengakselerasi kemampuan analytics, AI, dan machine learning seraya menjaga keamanan dan kontrol data secara lokal untuk meningkatkan transparansi data.

Pada Graph + AI Summit 2021 yang diselenggarakan oleh TigerGraph dan telah rampung belum lama ini, satu-satunya konferensi terbuka di level industri yang ditujukan khusus untuk mengakselerasikan analytics, AI, dan machine learning menggunakan graph algorithm, superapp terbesar Indonesia–platform on-demand terdepan di Asia Tenggara dan pionir model ekosistem multi-service dengan lebih dari 2 juta mitra pengemudi terdaftar dan 500 ribu penjual makanan–melakukan presentasi pada webinar mengenai bagaimana tim data engineering mereka memanfaatkan TigerGraph untuk memperkuat solusi pendeteksi penipuan secara real-time, termasuk dalam memproses hingga 1,5 juta node tiap detiknya. TigerGraph pun menunjukkan superioritas produknya dengan kecepatan extract, transform, dan load yang sangat cepat dan mampu mengendalikan banyak data secara bersamaan untuk menghasilkan graph analytics yang mendalam secara real-time.

Didirikan pada 2012, TigerGraph telah menyediakan graph technology tingkat lanjut bagi perusahaan-perusahaan global di Fortune 500 di berbagai sektor industri serta sejumlah lembaga pemerintah. TigerGraph merupakan mitra data terpercaya bagi pelaku layanan finansial, kesehatan, hingga energi–dengan 4 dari 5 bank global terbesar menggunakan TigerGraph untuk mendeteksi penipuan secara real-time. TigerGraph juga telah membantu memudahkan proses dalam mengakses kesehatan bagi lebih dari 50 juta pasien dan menghadirkan infrastruktur energi teroptimalisasi bagi 1 miliar orang. 

“Kami melihat ada peningkatan permintaan terhadap solusi graph analytics terdepan dari TigerGraph dari berbagai vertikal industri termasuk pemerintah, telekomunikasi, dan perbankan, sehingga kami memperluas sumber daya manajerial kami untuk mendukung pertumbuhan pasar secara lokal dan regional,” ujar Joseph Lee, Vice President of Asia Pacific & Japan, TigerGraph. “Reza menawarkan kepemimpinan yang telah teruji di tengah bisnis industri TI yang sangat kompetitif. Ia akan memegang peran penting dalam mendorong keberlanjutan client excellence TigerGraph di Indonesia, melayani klien terpandang seperti Perum Peruri, seiring dengan semakin banyaknya perusahaan di APAC yang memanfaatkan kemampuan native parallel graph untuk mengakselerasi transformasi digitalnya.”

Reza Pahlevi merupakan veteran bisnis di industri TI dengan pengalaman kepemimpinan di bidang penjualan selama 27 tahun di Indonesia dan Amerika Serikat. Berbekal pengalaman mendalam akan strategi dan produk, Reza Pahlevi memiliki keunggulan dalam membawa teknologi infrastruktur di segmen B2B ke dalam pengimplementasian sistem perangkat lunak tingkat internasional bagi berbagai klien perusahaan. Sebelum bergabung ke TigerGraph, Reza Pahlevi telah menjalankan peran senior di Teradata, Oracle, dan SAP.

“Indonesia tengah mengambil sikap tegas dalam menghadapi Industry 4.0, dan kami siap bergerak maju dengan kekuatan penuh untuk menyediakan solusi graph technology tingkat lanjut di level bisnis di berbagai sektor,” ujar Reza Pahlevi, Managing Director, Indonesia, TigerGraph. “Seiring dengan upaya banyak perusahaan untuk memperdalam inisiatif di bidang artificial intelligence, machine learning, dan data training, rangkaian solusi dari TigerGraph dapat menjadi kunci untuk memperoleh keunggulan yang signifikan di tengah kompetisi yang ketat dengan para pesaing melalui analytics yang penuh insight. Berbekal kapabilitas yang unik dalam menggali hubungan-hubungan baru antar data secara real-time di dalam graph scheme yang sangat kompleks, kami menatap ke depan untuk menampakkan potensi sebenarnya dari data untuk membantu lebih banyak pelanggan dalam mendorong pertumbuhan, membuat keputusan bisnis yang lebih baik, serta mencapai keuntungan-keuntungan yang nyata. TigerGraph pun terbuka akan kolaborasi bersama pemerintah dengan menyediakan keahlian akan perlindungan data yang aman dan terpercaya, memperkuat inisiatif progresif berbasis digital seperti Kebijakan Satu Peta dan Satu Data Indonesia.”

Teknologi inovatif TigerGraph dan komitmennya untuk menunjukkan nilai bisnis yang sesungguhnya dari data terkoneksi telah diakui dari tahun ke tahun. Baru-baru ini, TigerGraph mendapat predikat Leader oleh Forrester Research dalam laporan The Forrester Wave™: Graph Data Platforms, Q4 2020. TigerGraph juga dinobatkan sebagai “Cool Vendor” dalam laporan 2020 Cool Vendors in Data Management yang disusun oleh Gartner.

Moselo Bagikan Cara Apresiasi Kualitas Karya Kreator Lokal Lewat Moselo Backyard Sale

GayaKeren.id – Di tengah pandemi ini, banyak bisnis kecil dan kreator lokal yang berjuang untuk bertahan. Sebagai bentuk dukungan untuk para kreator lokal, kita bisa mengapresiasi karya mereka dengan berbagai cara. Tak hanya kreator lokal di media sosial, banyak kreator yang membuat karya dan menjualnya di platform online seperti di Moselo, sebuah creative marketplace digital. Mulai dari strap masker, gantungan kunci, dan berbagai gift set unik, para kreator lokal membungkus dan mendesainnya dengan sedemikian rupa sehingga menjadi karya yang bernilai.

Bernadeth Bellanita, Business Category Lead Moselo menyatakan, “Kami sadar bahwa gerakan sekecil apapun dapat membantu para kreator lokal untuk tetap bertahan di situasi saat ini. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung kreator lokal dengan berbagai cara di rumah saja. Di Moselo, kami menyediakan platform untuk para kreator lokal memamerkan kreasinya. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan metode pembayaran digital seperti ShopeePay untuk memudahkan pembayaran sekaligus memberikan promo yang menarik.”

Menghasilkan sebuah karya membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Membeli karya yang asli adalah salah satu cara untuk menghargai para kreator lokal. Di Moselo, kamu bisa mendapatkan berbagai pilihan karya dari kreator tanah air. Lebih lanjut, Moselo kembali mengadakan Moselo Backyard Sale, sebuah event online yang menjadi agenda tahunan Moselo yang kerap ditunggu-tunggu oleh para penikmat dunia seni kontemporer. Dilaksanakan pada periode 24 – 27 Juni 2021, Moselo Backyard Sale kali ini akan melibatkan lebih dari 70 Moselo Expert yang terbagi dalam 11 kategori produk.

Moselo Backyard Sale adalah sebuah online curated market yang mengangkat tema clearance sale. Acara ini memberikan ruang bagi para kreator lokal yang tergabung sebagai Moselo Expert untuk memberikan berbagai promo khusus untuk produk dengan cacat produksi yang sangat minim tanpa menghilangkan fungsinya. Dengan mengusung pesan “Still Good, Feel Good”, Moselo Backyard Sale mengkomunikasikan bagaimana para kreator dan seniman lokal memiliki standar kualitas yang sangat baik, hingga produk-produk dengan minor defect atau sample sale masih sangat layak jual, dan seringkali tidak terlihat berbeda dengan produk komersilnya.

“Moselo Backyard Sale memang selalu menjadi curated market Moselo yang paling ditunggu oleh pengguna Moselo. Konsep unik ini hanya diusung oleh Moselo secara kolektif. Meskipun diklaim sebagai sample sale dengan minor defect, pada kenyataannya produknya masih sangat baik sekali dalam segi tampilan dan kualitas, sehingga tidak mengurangi euforia ketika menerima produk tersebut. Ini juga salah satu bentuk edukasi kami kepada para kreator untuk mengurangi limbah kain atau limbah fashion, karena produk-produk mereka masih berfungsi sangat baik. Seluruh pengguna dapat membawa pulang produk berkualitas para kreator dengan lebih hemat menggunakan ShopeePay berkat voucher cashback hingga 100% dari Shopee Mantul Sale,” ungkap Bernadeth Bellanita.

Informasi selengkapnya terkait Moselo Backyard Sale dapat diakses melalui akun Instagram resmi @moseloappdan @moseloartmarket, serta website www.moselo.com. Unduh aplikasi Moselo sekarang untuk mendapatkan pengalaman yang lebih menyeluruh selama Moselo Backyard Sale. Gunakan ShopeePay di Moselo dan dapatkan promo cashback 100% selama periode 25 – 27 Juni 2021 dalam program Shopee Mantul Sale.

Chef Renatta Moeloek Perwakilan dari Dailybox Ajak UMKM Kirim Resep dan Kreasi Masakan dalam “Selalu Ada Harapan”

GayaKeren.id – Koki muda inspiratif Renatta Moeloek dari Dailybox mengajak para pelaku UMKM kuliner di seluruh Indonesia untuk mengirimkan resep rahasia dan kreasi masakannya dalam program terbaru ‘Selalu Ada Harapan’. Dalam program ini, Chef Renatta akan mengkurasi berbagai resep dan menu masakan para UMKM untuk setelahnya dikembangkan dan diproduksi secara luas melalui seluruh gerai Dailybox. Program yang turut didukung oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia dan juga public figure Raffi Ahmad ini hadir sebagai upaya untuk memajukan industri kuliner tanah air.

Saat ini industri kuliner memang memainkan peranan besar terhadap pertumbuhan industri kreatif Indonesia. Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memaparkan bahwa kuliner merupakan sub sektor penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar dari ekonomi kreatif, rata-rata tiap tahunnya sekitar 41% dari PDB ekonomi kreatif.

Menyadari besarnya potensi industri kuliner Indonesia dan berbekal mimpi untuk memperkenalkan masakan nusantara kepada dunia, Chef Renatta dan Dailybox melihat bahwa makanan lezat harus bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat. “Kami mengajak UMKM untuk mengirimkan bumbu dan masakannya untuk kami bantu kreasikan dan kembangkan dalam menu Dailybox. Minggu lalu kami telah meluncurkan menu terbaru yang berkolaborasi dengan sambal ikan asin dari Ibu Yanti, seorang pengusaha kuliner dari Jakarta, dalam sajian ‘Ayam Geprek Sambel Nagih’. Masyarakat dapat menikmati kelezatan sambal ikan asin Ibu Yanti di seluruh gerai Dailybox di Indonesia,” ujar Renatta Moeloek sebagai perwakilan dari Dailybox.

Ayam Geprek Sambel Nagih menawarkan cita rasa Indonesia yang begitu otentik. Rasa gurih dan asin dari ayam goreng tepung yang renyah berpadu dengan sambal ikan asin yang sangat unik dilengkapi kol goreng dan timun. Ibu Yanti sendiri merupakan seorang ibu rumah tangga yang terkena dampak pandemi lalu mencoba peruntungan di dunia kuliner. Kini, tidak hanya masyarakat dilingkungannya saja yang bisa menikmati kelezatan sambal ikan asin racikan Ibu Yanti. Seluruh masyarakat Indonesia dapat ikut mencicipi keunikan sambal ini dalam menu Ayam Geprek Sambil Nagih dari Dailybox.

Melalui program Selalu Ada Harapan ini, Renatta berharap industri kuliner Indonesia dapat semakin semarak dengan ragam menu dan kreasi baru yang berkualitas guna memajukan industri kuliner tanah air. “Kami ingin melihat menu dan resep lezat dari berbagai wilayah Indonesia dapat menjadi tren kuliner ke depannya. Dengan begitu, ide-ide cemerlang para pecinta kuliner dan pelaku UMKM kuliner dapat terus berkembang dan diapresiasi serta dinikmati oleh masyarakat luas,” tutup Renatta Moeloek.

Nikmati berbagai menu lezat Dailybox dengan lebih hemat menggunakan voucher cashback hingga 100% untuk setiap transaki melalui ShopeePay selama periode Shopee Mantul Sale dari 25-27 Juni serta 7.7 ShopeePay Juli Cashback Meriah dari 28 Juni – 7 Juli.

Turnamen Wild Rift SEA Icon Series – Summer Super Cup 2021 Siap Ciptakan Legenda

GayaKeren.idKejuaraan Southeast Asia (SEA) Icon Series yang diselenggarakan oleh Riot Games tengah bergulir dan turnamen Summer Super Cup 2021 akan mencapai akhirnya. Dalam turnamen ini, para tim telah bertanding di League of Legends: Wild Rift, sebuah Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) game versi mobile yang sedang populer dan telah diunduh lebih dari 12 juta kali di seluruh Asia Tenggara dan Hongkong.

Dalam turnamen ini, tim Bigetron Infinity dan Onic Esports telah lolos bertanding mewakili Indonesia melawan tim-tim lainnya. Tim Bigetron Infinity telah mengalahkan MORPH Team dengan skor 4-0 di turnamen SEA Icon Series: Pre-Season untuk wilayah Indonesia. Di sisi lain, tim Onic Esports berhasil mengalahkan tim Impunity dari Singapura dan menjadi sebuah kemenangan perdana bagi mereka. Ini telah memberikan kesempatan bagi tim Onic Esports untuk bergabung bersama Bigetron Infinity untuk mewakili Indonesia di Summer Cup 2021.

Selain kedua tim tersebut, tim lain yang berhasil lolos kualifikasi dan akan bergabung dalam Summer Super Cup 2021 adalah MVP dan QWQ dari Hong Kong, Berjaya Dragons dan Geek Fam dari Malaysia, Amihan Esports dan Team Secret dari Filipina, ONE Team dan Flash Wolves dari Taiwan, EVOS Esports TH dan Buriram United Esports dari Thailand, Alliance dan Impunity Esports dari Singapura, & SBTC Esports dan CERBERUS Esports dari Vietnam.

“Ini adalah waktunya untuk Asia Tenggara menaklukkan Rift. Mengikuti sukses dan keseruan dari pre-season dan kompetisi regional kami, turnamen monumental ini adalah langkah yang penting untuk membangun supremasi pemain dan tim kami sebagai para elit esports di kancah global. Bersama mitra kami, kami sangat bersemangat untuk memperlihatkan para pemain terbaik yang dimiliki Asia Tenggara dan kami mengajak semua penggemar Wild Rift dan esports untuk menonton, mendukung dan menyemangati tim favorit kalian,” kata Chris Tran, Head of Esports dari Riot Games Asia Tenggara, Hong Kong dan Macau.

Wild Rift SEA Icon Series – Summer Super Cup dihadirkan oleh Philippine Pro Gaming League (PPGL), liga multi-game esports terbesar di Filipina yang dimiliki oleh Mineski Philippines, organisasi esports terdepan dan mitra telekomunikasinya Globe Telecom. Turnamen ini juga disponsori oleh perusahaan smart device internasional OPPO sebagai mobile device resmi di turnamen Summer Super Cup. Lebih dari  800 peserta yang telah mengikuti kualifikasi turnamen ini dan hanya 16 tim yang akan bertanding di turnamen pan-regional Wild Rift pertama. 16 tim tersebut berasal dari delapan negara, yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam. Mereka akan bersaing untuk mendapatkan gelar pemenang Summer Super Cup pertama dan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar US$ 150.000 atau sekitar Rp 2 miliar.

“Bersama mitra kami Mineski sebagai penyelenggara esports terbesar di Asia Tenggara, kami di Globe merasa sangat terhormat untuk memiliki kesempatan dalam menunjukkan talenta dan skill dari para penggemar esports di Indonesia melalui turnamen dan pengalaman esports yang seru dengan negara lainnya di Asia. Terutama dengan meningkatnya popularitas Wild Rift, Globe sangat suportif akan acara-acara kompetitif untuk game tersebut,” kata DC Dominguez, Head of Globe Games and Esports.

Wild Rift SEA Icons Series – Summer Super Cup dibagi menjadi dua babak, dimulai dengan babak kelompok (Group Stage) yang akan diadakan dari tanggal 19-22 Juni 2021, dan babak Playoffs dari 25-27 Juni, dan akan ditutup dengan babak Grand Finals pada hari terakhir turnamen.

Babak grup akan menerapkan format double round-robin yang dimana para tim akan dibagi menjadi empat grup yang terdiri dari empat tim di masing-masing grup, dengan maksimum dua tim dalam satu pertandingan dan tidak ada tim yang dari negara yang sama. Setiap harinya, akan ada 12 pertandingan yang akan dimainkan hingga memiliki tiga tim terbaik dari masing-masing kelompok.  Ketiga tim tersebut akan masuk ke babak Playoffs yang akan mengikuti seri best-of-five (Bo5) dengan format single elimination. Para tim terbaik di dalam masing-masing kelompok akan beralih ke perempat final, dan sisanya akan bertanding untuk mendapatkan posisi mereka. Hampir sama dengan Group Stage, tidak ada tim dari negara yang sama yang akan bersaing satu sama lain dalam pertandingan kualifikasi. Setelah itu, single elimination akan diteruskan sampai dua tim terbaik tersisa, yang akan bertanding untuk menjadi yang paling unggul dan mendapatkan gelar pemenang Southeast Asia Summer Super Cup sekaligus penakluk Rift.

MUFG, Danamon dan Adira Finance Bersama Gelar Sentra Vaksinasi, Dukung Percepatan Vaksinasi COVID-19

GayaKeren.id – MUFG Bank, Ltd., Kantor Cabang Jakarta (“MUFG”), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”), dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (“Adira Finance”) bersama-sama menggelar sentra vaksinasi untuk mendukung percepatan program vaksinasi pemerintah melawan pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Sentra vaksinasi ini dibuka untuk menyalurkan 12.500 dosis vaksin yang ditargetkan untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), masyarakat transportasi, pengemudi transportasi daring, masyarakat rentan, serta karyawan lini terdepan yang menghadapi nasabah (client facing) dari ketiga lembaga jasa keuangan tersebut. Sentra vaksinasi dibuka di Epiwalk, Epicentrum Kuningan, Jakarta, mulai hari ini sampai dengan 2 Juli 2021, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalu Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Rumah Sakit Mayapada, dan Halodoc sebagai fasilitator operasional dan manajemen pembuatan janji vaksinasi.

Pelaksanaan sentra vaksinasi ini merupakan bukti nyata komitmen MUFG, Danamon, dan Adira Finance, dalam mendukung upaya pemerintah melawan COVID-19 serta melayani masyarakat untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

“Sentra vaksinasi ini merupakan wujud kepedulian MUFG, Danamon, dan Adira Finance, dalam merespon tantangan yang ada di tengah masyarakat, khususnya pandemi COVID-19. Upaya memfasilitasi vaksinasi ini menunjukkan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan percepatan penanganan pandemi dan mendukung pemulihan ekonomi Indonesia. Kami berharap sentra vaksinasi ini dapat mewujudkan cita-cita kami untuk memberdayakan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat,” ungkap Executive Officer, Country Head of Indonesia dari MUFG, Daisuke Ejima.

“Bersama MUFG, Danamon telah mampu melewati masa-masa penuh tantangan dan merespon dengan berbagai inisiatif guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan. Sentra vaksinasi ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dari tiga entitas, MUFG, Danamon, dan Adira Finance, yang berkolaborasi agar bisa segera mewujudkan Indonesia yang bebas COVID-19 dan masyarakat pulih secara sosial dan ekonomi dari krisis,” ujar Direktur Utama Danamon Yasushi Itagaki.

“Kami bergabung bersama MUFG dan Danamon dalam kepedulian untuk memfasilitas pemberian vaksin bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap sentra vaksinasi ini dapat mendukung percepatan program vaksinasi pemerintah, agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal dan pemulihan perekonomian nasional dapat segera terjadi,” ujar Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli.

“Kami harap adanya pelaksanaan vaksinasi dengan cakupan tinggi dan merata ini dapat menekan dan mengendalikan kasus COVID-19 di Jakarta. Dinkes Provinsi DKI Jakarta berterimakasih kepada MUFG, Danamon dan Adira Finance yang turut berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyukseskan program vaksinasi ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Widyastuti, MKM.

Tahun 2021 bertepatan dengan peringatan dua tahun penyelesaian investasi strategis MUFG di Danamon. Di samping sejumlah pencapaian dalam segi bisnis, MUFG, Danamon, dan Adira Finance telah berkontribusi dalam upaya menangani COVID-19, di antaranya melalui donasi lebih dari Rp1 miliar untuk mendukung mitra pengemudi transportasi daring, penyediaan alat pelindung diri (APD) dan ventilator, donasi asuransi jiwa dan jaminan kecelakaan kerja untuk 10.000 relawan di bawah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dukungan pembangunan rumah sehat dan fasilitas air bersih, serta donasi ¥100 juta (setara Rp14 miliar) untuk mendukung pelajar Indonesia di Jepang yang terdampak COVID-19.

Jenius Dukung Peluncuran Film Ali & Ratu Ratu Queens

GayaKeren.idJenius, solusi life finance untuk masyarakat melek digital (digital savvy) mendukung produksi film Indonesia sebagai official financial partner melalui kolaborasi bersama Palari Films dalam film Ali & Ratu Ratu Queens. Film ini tayang perdana secara global di Netflix pada 17 Juni 2021. Disutradarai oleh Lucky Kuswandi dan ditulis oleh Gina S. Noer, film Ali & Ratu Ratu Queens dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Marissa Anita, Happy Salma, Tika Panggabean, Asri Welas, Nirina Zubir, dan Aurora Ribero. Berkolaborasi dengan Netflix dan Palari Films, Jenius akan meluncurkan serangkaian konten edukasi yang menunjukkan bagaimana Jenius hadir sebagai solusi life finance yang membantu mewujudkan impian Ali untuk pergi ke Amerika Serikat.

Waasi B. Sumintardja, Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, menjelaskan latar belakang kolaborasi ini. “Jenius percaya bahwa setiap individu memiliki caranya tersendiri untuk mewujudkan tujuan hidup dan finansialnya. Hal ini juga tergambar melalui kisah Ali yang berjuang dengan caranya agar dapat mewujudkan impian bertemu dengan sang ibu, di mana Jenius hadir dalam setiap keputusan yang Ali ambil. Kami berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi masyarakat digital savvy untuk menemukan cara mereka sendiri dan pantang menyerah dalam menggapai impian #LakukanDenganCaramu.”

Muhammad Zaidy, Produser Film Ali & Ratu Ratu Queens berbagi mengenai kolaborasi dengan Jenius. ”Kami sangat senang dapat berkolaborasi bersama Jenius dalam film ini sebagai official financial partner for Palari Films. Selama proses shooting, crew dan cast sangat terbantu dengan adanya Jenius. Kami dapat bertransaksi dengan lebih mudah, baik secara offline maupun online. Selain itu, karena berlokasi di Amerika Serikat, kami dapat dengan praktis membeli Saldo Mata Uang Asing di Jenius dan menggunakan Kartu Debit Jenius Visa selama di sana.”

Ali & Ratu Ratu Queens berkisah tentang perjuangan Ali (Iqbaal Ramadhan) yang baru saja menjadi yatim dan sangat ingin bertemu dengan ibu kandungnya, Mia (Marissa Anita), yang dulu meninggalkannya sewaktu ia masih kecil dengan pergi ke New York. Di tengah perjalanan Ali mencari ibunya, ia bertemu dengan ratu-ratu Queens, yaitu empat imigran Indonesia yang tinggal di sebuah wilayah di kota New York bernama Queens. Bayu Skak, Cut Mini Theo, dan Ibnu Jamil turut bergabung dalam deretan pemain Ali & Ratu-Ratu Queens.

Ratu-ratu Queens yang membantu Ali untuk menemukan ibunya juga memiliki karakter dan kisah unik. Party (Nirina Zubir) adalah seorang cleaning service yang overprotective, Biyah (Asri Welas) seorang paparazzo, Ance (Tika Panggabean) seorang ibu tunggal yang tegas, serta Chinta (Happy Salma) seorang tukang pijat dan penulis yang juga sedang mencari arti cinta. Perjalanan Ali semakin seru ketika dirinya diajak menjelajah New York bersama Eva (Aurora Ribero) untuk melihat selukbeluk megapolitan ini. Pertemuan Ali dengan ratu-ratu Queens membuat ia menyadari ada banyak cara untuk menemukan arti keluarga.

“Kampanye ini diharapkan bisa memberikan banyak sekali sudut pandang di mana Jenius dapat hadir dalam setiap aspek kehidupan tak terbatas ruang dan waktu, karena Jenius dapat digunakan kapan dan di mana saja. Film ini juga merupakan salah satu cara Jenius untuk membagikan cerita-cerita inspiratif masyarakat digital savvy tentang bagaimana cara mereka beradaptasi dan menemukan cara tersendiri di berbagai situasi. Semoga kolaborasi ini dapat menghadirkan rasa hangat bersama teman dan keluarga, serta memberi semangat dalam menemukan cara menggapai impian. Untuk itu, saksikan Ali & Ratu Ratu Queens yang sudah tayang di Netflix, dan ceritakan pengalamanmu di media sosial Jenius @jeniusconnect,” tutup Waasi.

 

Raline Shah Menjadi Bintang Tamu Pertama Asal Indonesia Dalam Talkshow Paling Diminati di Dubai #ABTalks

GayaKeren.id – Aktris Raline Shah baru-baru ini mengunjungi Dubai, United Arab Emirates (UAE) dan menjadi bintang tamu untuk acara talk show paling diminati di Dubai yaitu #ABTalks. Acara yang dipandu oleh tokoh ternama Dubai, Anas Bukhash ini selalu menghadirkan narasumber terkenal di bidangnya masing-masing dari berbagai negara, yang tak hanya berasal dari dunia showbiz tapi juga kewirausahaan, politik dan banyak lagi. Raline Shah menjadi narasumber pertama asal Indonesia yang berbagi di dalam #ABTalks mengenai hal-hal yang belum pernah dibagikannya sebelumnya seperti keluarga, pasangan, dan perjuangannya meniti karir di industri hiburan.

“Kunjungan perdana saya ke Dubai ini berbuah banyak hal yang sangat menyenangkan. Sahabat-sahabat baru, rekan-rekan bisnis untuk berbagai usaha saya di Indonesia, serta jatuh cinta pada Dubai yang begitu modern, indah dan dipenuhi masyarakat yang ramah. Menjadi bintang tamu di acara #ABTalks melengkapi kebahagiaan ini, karena merupakan kebanggaan bisa menjadi bintang tamu asal Indonesia pertama untuk talk show paling digemari di Dubai ini,” ujar Raline Shah.

Anas Bukhash menambahkan, “Sangat menyenangkan memiliki bintang tamu Raline Shah yang sudah sangat dikenal di Indonesia. Kami sangat menghargai keterbukaannya untuk talk show kami dengan berbagi hal-hal yang belum pernah diceritakannya kepada publik. Kecerdasan dan komitmennya untuk maju menjadi spirit yang bersinar sehingga acara pun berjalan dengan sangat baik,” tukasnya.

#ABTalks merupakan sebuah talk show yang dipandu oleh Anas Bukhash, seorang pengusaha dan interviewer asal UAE yang telah sukses mengembangkan berbagai lini usahanya termasuk #ABTalks, dengan jumlah subscribers dan penonton terbanyak, menghadirkan berbagai bintang tamu terkenal dari berbagai latar belakang. Episode dengan bintang tamu Raline Shah dengan durasi lebih dari 60 menit dapat dinikmati mulai saat ini melalui laman youtube dilengkapi teks Bahasa Indonesia dengan tautan https://www.youtube.com/watch?v=onyk2HYywxA

Aice Group Bangun Sistem Produksi yang Mendukung Kebutuhan Es Krim Era Kekinian

GayaKeren.id – Pertumbuhan industri es krim di Indonesia dalam setengah dasawarsa terakhir sedang moncer-moncernya. Selain pertumbuhan jumlah produsen yang berlipat, titik penjualan es krim ritelnya pun mengalami hal yang sama. Sebagian pengamat dan pelaku industri memperkirakan produk FMCG satu ini akan memasuki fase modernisasi dalam beberapa tahun ke depan.

Juru Bicara sekaligus Brand Manager Aice Group Sylvana menjelaskan bahwa pelaku industri es krim sedang mengalami pertumbuhan produksi sekaligus penjualan yang cukup tinggi di sekitar lima tahun terakhir. Perusahaannya sendiri dalam tiga tahun terakhir telah membangun dua pabrik baru yang berskala cukup besar. Di tahun 2018, Aice Group membangun pabrik modern dengan konsep factory visit di Mojokerto, Jawa Timur. Produsen Aice Mochi ini sebelumnya sudah memiliki pabrik pertamanya di Bekasi, Jawa Barat dan terakhir membangun juga sebuah pabrik di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei di Sumatera Utara.

“Aice Group melihat pasar es krim Indonesia masih akan tumbuh cukup besar. Konsentrasi perusahaan saat ini ada di penguatan kemampuan produksi kami memenuhi permintaan dalam dan luar negeri yang tumbuh. Pipeline investasi kami sudah sesuai dengan pencapaian di pasar dan juga dengan roadmap bisnis kami beberapa tahun ke depan,” yakin Sylvana.

Optimisme Sylvana memang sesuai dengan potret industri es krim ini beberapa tahun terakhir. Menurut laporan profil industri dari Marketline memperlihatkan bahwa Laju pertumbuhan majemuk (CAGR) dari industri ini pada periode 2015 hingga 2019 mengalami pertumbuhan CAGR 10,4%. Selain itu, volume konsumsi pasar juga meningkat dengan CAGR 6,3% periode yang sama mencapai 105,3 juta kilogram pada 2019.

Gambaran positif tersebut mewakili keseluruhan industri es krim di Indonesia. Seperti diketahui, es krim memiliki beberapa bentuk produk di pasar. Ada yang berupa es krim artisan yang berbahan dasar susu dan air, es krim impuls yang berupa porsian berbentuk cone dan lapis cokelat, hingga es krim multi porsi dan kue turunannya.

Secara makro, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) juga memberikan gambaran yang positif atas industri makanan dan minuman. Industri ini dinilai tahan krisis, termasuk terhadap adanya pandemi sejak tahun lalu.

Pada kuartal dua tahun lalu, industri makanan dan minuman masih tumbuh 0,22% di tengah kontraksi ekonomi -5,32%. “Industri makanan dan minum positif di kuartal III 2020 dengan tumbuh 0,66%. Perkiraan kami akhir 2020 ditutup tumbuh 1%,” jelas Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Publik GAPMMI Rachmat Hidayat, Rabu (20/1) lalu.

Aice Group sendiri mengakui masih merasakan pertumbuhan yang positif dalam masa yang sangat sulit saat pandemi ini. Adanya pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa wilayah serta penurunan konsumsi makanan dan minuman di luar rumah menjadi faktor penekan pertumbuhan semua industri makanan dan minuman (FMCG).

“Kami bersyukur masih mendapatkan pertumbuhan positif pada tahun awal pandemi 2020 lalu. Meski ada koreksi atas proyeksi penjualan akibat penurunan konsumsi, namun di pertengahan tahun lalu kami menjalankan contigency plan. Akselerasi atas penjualan di warung kami nilai seirama dengan anjuran pemerintah untuk berada di rumah saja. Konsumen tidak perlu ke pasar atau modern market. Banyak warung yang dekat rumah konsumen bisa menyediakan kebutuhan es krim dengan Prokes yang tetap jalan,” jelas Sylvana.

Visi Produksi Es Krim Masa Depan

Besarnya pasar es krim dan peluang pertumbuhan di masa depan menjadi insentif utama bagi Aice Group. Saat masuk ke Indonesia beberapa tahun lalu, Aice Group sudah memperhitungkan besaran dan pertumbuhan pasar tersebut. 150 hingga 200 juta konsumen potensial bagi produk es krim membuat munculnya strategi pemasaran yang sukses dijalankannya beberapa tahun terakhir.

Strategi inovasi produk dan kekuatan poin penjualan yang masif di semua wilayah Indonesia menjadi kuncian Aice mampu menempati posisi dominan di pasar es krim saat ini. Dua variabel tersebutlah yang membuat Aice menjadi pionir dalam merevolusi tradisi konsumsi es krim dengan sangat cepat.

Jika dulu es krim diposisikan oleh produsen sebagai barang yang “cukup mewah” dan hanya dekat dengan momen khusus konsumen, Aice membongkar kemapanan tersebut dengan strategi volume massal dan harga jual yang terjangkau.

Strategi esktensifikasi tersebut dinilai oleh Pakar Pemasaran Dr Harryadin Mahardika sebagai kuncian penting pemain di industri ini dalam membangun daya saing yang unik dan kuat beberapa tahun ke depan. Konsumsi es per kapita yang masih sangat kecil dibandingkan dengan negara berkembang lain dilihatnya menjadi latar belakang yang kuat atas strategi pemasaran Aice Group di Indonesia.

“Konsumsi es krim per kapita kita maksimal masih berada di sekitar 0,75 liter per tahun. Sedangkan estimasi konsumsi yang yang mature berada di atas 2 hingga sekitar 4 liter per kapita. Tentu masih banyak ruang bagi produsen untuk meningkatkan produksinya,” jelas pria yang aktif sebagai pengajar di Universitas Indonesia ini.

Adin juga menjelaskan bahwa tren milenial yang lebih kompleks dan masif dalam mengonsumsi produk ini membuat produsen harus membuat strategi bisnis dan pemasaran yang dinamis.

“Es krim di masa depan akan bukan hanya sekedar rasa yang enak dari susu dan flavor. Es krim akan hadir dalam banyak unique selling point-nya. Es krim yang berkomposisi sehat, yang mudah dikembangkan dalam berbagai kreasi kuliner, dan berbagai keunikan lainnya akan dibutuhkan pasar di masa depan,” tambah Adin.

Sylvana mencontohkan varian Aice Mochi adalah sebagai bentuk kekuatan produk yang inovatif. Kulit mochi kenyal yang dirasakan konsumen adalah hasil dari inovasi pengolahan yang cukup high-end. Adonan kulit ditumbuk selama ribuan kali untuk mendapatkan kulit mochi dengan tekstur dan kekenyalan sempurna.

Aice Mochi juga diproduksi dari bahan baku pilihan. Cara pengolahan yang sesuai dengan resep tradisional tersebut akhirnya mampu menghasilkan kulit yang kenyal dan alami ketika dinikmati konsumen. “Aice Mochi adalah produk yang sangat favorit, Aice Mochi ini memenuhi kebutuhan personalisasi dari banyak konsumen milenial. Bisa dijadikan makanan penutup yang dikombinasi dengan kreatifitas menjadi dessert di kafe dan resto,” jelas Sylvana.

Selain Mochinya, Aice juga piawai membuat banyak inovasi yang tak kalah unik dan sangat disukai konsumen di produk lainnya. Aice menjadi menjadi produsen pertama yang menjual es krim dengan rasa dan bentuk jagung di Indonesia.

Aice Jagung sangat disukai konsumen karena lapisan kulit jagung yang sangat mirip dengan jagung asli. Kulit Aice Jagung dinilai konsumen lebih wangi dan memiliki aroma smoked di bagian kulit. Inilah yang membuat rasanya klop dengan isian es krim rasa jagung saat lumer di mulut konsumen.

“Mungkin berbagai langkah bisnis dan pemasaran Aice dinilai banyak pihak sebagai cara yang baru dan super inovatif. Tapi sesungguhnya visi modernisasi Aice berawal dari nilai-nilai yang sederhana dan Aice selalu terapkan selama ini. Ada empat huruf yang mewakili empat nilai inti Aice. A untuk kualitas grade A atau terbaik. I untuk inovasi. C untuk cheerful atau ceria. Dan E untuk share atau berbagi ke seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Sylvana.

Mid Year Meeting 2021: IFC Perkuat Program Digital Marketing, Sustainable Fashion, dan Collaboration

GayaKeren.id – Kegiatan tahunan Mid Year Meeting 2021 telah sukses diselenggarakan oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) pada tanggal 17-20 Juni 2021, bertempat di TS Suites Bali yang dihadiri oleh anggota IFC dari seluruh Chapter di Indonesia. Rangkaian kegiatan Mid Year Meeting IFC tahun ini meliputi rapat kerja nasional (rakernas) tahunan untuk meninjau program kerja IFC sepanjang tahun 2020 serta menentukan program kerja setahun mendatang dari seluruh divisi dalam struktur organisasi IFC.

“IFC berkomitmen menggiatkan program dan kegiatan yang telah dan akan dilakukan dengan lebih optimal, berkesinambungan, dan berkelanjutan sehingga IFC dapat berperan aktif dalam peningkatan inovasi, kreativitas, dan sektor bisnis member IFC sebagai upaya mengembangkan ekosistem industri fesyen di tanah air. Program dan kegiatan IFC mendatang akan ditekankan dan diperkuat pada tiga hal utama, yaitu Digital Marketing, Sustainable Fashion, dan Collaboration,” papar Ali Charisma, National Chairman IFC.

Digital Marketing untuk branding dan memasarkan produk secara digital telah menjadi suatu keharusan bagi pelaku usaha fesyen dalam meningkatkan daya saing di era pandemi dan digitalisasi saat ini. Dengan kesadaran tersebut, dalam kegiatan ini dilakukan edukasi kepada anggota IFC tentang Strategi Digital Marketing.

Program Sustainable Fashion dengan konsep Zero Waste dilakukan oleh 78 anggota IFC yang hadir dengan mengumpulkan sampah di pantai Bali untuk diolah menjadi aksesori. Sampah tersebut digabungkan material lain menjadi aksesori sehingga memiliki nilai pakai dan jual. Kemudian, hasil kreasi tersebut disurvei kepada turis baik lokal maupun asing untuk mengetahui apakah mereka mau memakai dan membeli aksesori tersebut.

Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan pemikiran bahwa sampah sekalipun dapat dimanfaatkan agar bernilai komersil. Selain itu, dapat meningkatkan kesadaran anggota IFC untuk mengurangi sampah dan limbah serta membantu menyelesaikan masalah lingkungan. Pada Mid Year Meeting IFC tahun ini, anggota IFC ditantang bukan hanya mempersiapkan program secara konsep, namun juga mampu mewujudkan karya yang nyata.

Seluruh Chapter IFC di Indonesia ditugaskan pula untuk membuat koleksi dari bahan natural, baik katun maupun viscose dan dipadupadankan dengan aksesori dari olahan sampah untuk dipresentasikan dengan konsep trunk show dan Flash Mob di pantai Bali yang menarik perhatian publik.

Konsep Collaboration turut menjadi perhatian penting. Dengan kegiatan Mid Year Meeting IFC 2021 ini, para anggota dari seluruh Chapter IFC di Indonesia dapat saling mengenal, berinteraksi, dan bekerjasama untuk mengembangkan bisnisnya. Kolaborasi yang terjalin di antara anggota IFC ini, lebih lanjut dapat diperluas dengan pelaku industri fesyen lainnya, seperti tekstil dan aksesori, bahkan sektor industri lain seperti musik, film, dan kuliner.

Sebagai penutup acara Mid Year Meeting IFC 2021 digelar pelantikan 15 anggota baru IFC yang berkesempatan hadir, dari total 20 anggota yang baru bergabung dengan IFC, yaitu Rinee Reo, Tieka Huza, Oewi Wahyono, Qonita Gholib, Opie Ovie, dan Vielga dari Jakarta Chapter; Ofie Laim dari Bandung Chapter; Muhammad Bilal dari Nomaden Palembang; Arinda dan Nadiah Sammach dari Surabaya Chapter; Tia Hidayat dari Makassar Chapter; Eva dari Malang Chapter; Thiffa Qaisty, Renni Herond, dan Linatri Sutikno dari Pekanbaru Chapter. Dilanjutkan dengan Inauguration Show yang menampilkan karya dari 15 desainer anggota IFC yang baru dilantik serta koleksi dari guest designers yaitu Weda Githa, Lia Mustafa, Agus Sunandar, Dwi Iskandar, dan Gingersnapbali.