Rahasia Regenerasi Sel Agar Kulit Glow Up

GayaKeren.id – Regenerasi kulit, terutama kulit wajah, menjadi hal yang sangat penting tanpa mengenal batas usia. Proses regenerasi sel biasanya terjadi secara alami, tepatnya sekitar 30-75 hari sekali bagi kulit dewasa. Namun memasuki usia remaja, saat menjalani produktivitas yang membuat kita sering terpapar debu dan polusi di sekitar kita, regenerasi alami ini perlu dibantu dengan eksfoliasi. Tujuannya agar pergantian sel berlangsung lebih cepat dan manfaatnya bisa dirasakan secara optimal, sehingga  kulit wajah bisa terasa lebih kenyal dan sehat, serta wajah tampak glowing setiap saat. 

Proses eksfoliasi perlu dilakukan secara rutin pada kulit wajah, dengan pilihan produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit. “Proses eksfoliasi dengan produk face scrub yang mengandung ekstrak bahan alami bisa dilakukan sebanyak 3-4 kali seminggu. Jangan lupa untuk selalu memastikan kulit wajah bersih sebagai persiapan melakukan eksfoliasi, yaitu dengan menggunakan face wash yang tepat. Kemudian, gunakan produk scrub berbahan alami yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit,” ungkap Tamara Adys Nabila selaku Asst. Country Marketing Manager Unilever International for St. Ives Indonesia.

Berikut ini adalah tips mengenai beberapa langkah untuk mengoptimalkan proses regenerasi sel kulit wajah:

1. Pastikan kebersihan wajah terawat, dengan face wash berformula tepat. Penyebab utama wajah kusam dan tidak sehat adalah kotoran di kulit yang menumpuk dan akhirnya menutup pori-pori wajah. Sebelum melakukan eksfoliasi, pastikan kulit wajah senantiasa bersih dengan rutin mencuci setiap hari. Pilih produk face wash yang mengandung formula tepat dan sesuai dengan jenis kulit, agar wajah bersih optimal.

Produk daily cleanser dari St. Ives bisa jadi pilihan sobat setia untuk menemani aktivitas membersihkan wajah setiap harinya. Produk face wash ini tersedia dalam beberapa varian untuk membersihkan sekaligus mengatasi berbagai masalah kulit. Terbuat dari 100% ekstrak bahan alami, telah teruji secara dermatologis, bebas minyak, dan tanpa pengawet, sehingga aman digunakan setiap hari bagi kulit. Selain menjaga kulit selalu bersih, mencuci muka dengan face wash yang sesuai jenis kulit dapat membantu mengoptimalkan proses regenerasi kulit serta membantu kulit ternutrisi dengan baik, sesuai kebutuhan.  

2. Gunakan eksfoliator yang mengandung butiran scrub dari ekstrak alami. Cara tepat lainnya untuk mendapat manfaat dari regenerasi kulit adalah dengan melakukan eksfoliasi rutin, agar sel kulit mati yang menutupi pori-pori bisa dibasmi menggunakan butiran scrub. Rangkaian produk scrub dari varian duo St. Ives, yaitu daily cleanser + face scrub bisa jadi pilihan, karena produk scrub-nya tersedia dalam berbagai varian yang terbuat dari 100% eksfolian dan ekstrak bahan alami. 

Scrub yang memberikan energi serta memiliki eksfoliator dengan indikator deep yang membersihkan secara mendalam dan menyeluruh, sehingga membantu mencerahkan dan melembutkan kulit wajah yang lelah. Kemudian untuk warna kulit yang tidak merata, produk St. Ives Radiant Skin Pink Lemon and Mandarin Orange Scrub yang mengandung bahan alami seperti lemon dan jeruk Mandarin bisa menjadi pilihan karena membantu memudarkan pigmentasi dan membuat tone warna kulit merata, dengan eksfoliator berindikator moderate.

3. Kombinasikan keduanya sebagai skincare routine untuk optimalkan manfaat regenerasi sel. Sel kulit mati yang tertumpuk bisa membuat kulit tampak kusam, kasar, hingga memicu timbulnya jerawat dan komedo. Oleh karena itu, pastikan kulit wajah selalu bersih dengan melakukan daily cleanser dan bebas dari tumpukan sel kulit mati dengan melakukan eksfoliasi. Gunakan varian Duo St. Ives sebagai skincare routine untuk optimalkan manfaat regenerasi sel. Kombinasi antara daily cleanser dan face scrub-nya sudah melewati uji coba dan terbukti memberikan hasil optimal untuk wajah yang sehat dan glowing.

Luncurkan 2 Tas Baru, Fjällräven Adakan Giveaway Kånken, Ajak Pungut Sampah dan Tanam Mangrove di Pulau Bintan Selama Bulan September

GayaKeren.idFjällräven, brand fesyen kenamaan asal Swedia mengadakan serangkaian kampanye September Festival bertema #arcticfoxkanken untuk menyemarakkan peluncuran tas Kånken. #

Fjällräven, brand fesyen kenamaan asal Swedia mengadakan serangkaian kampanye September Festival bertema #arcticfoxkanken untuk menyemarakkan peluncuran tas Kånken. #arcticfoxkanken mengandung makna rubah arktik dari Swedia. Makna itu sejalan dengan fungsi  Kånken sebagai cara mengekspresikan, mengeksplorasi, dan mendampingi petualangan sehari-hari. Bermula dari tas yang dirancang untuk mengurangi sakit punggung bagi anak sekolah yang membawa banyak buku-buku berat, kini Kånken hadir dengan berbagai gaya dan 50 warna.

Kånken selalu dekat dengan alam. Begitupun dengan produk yang akan di luncurkan pada bulan September ini, 2 tas Kånken terbaru & 2 warna Fall Winter. Keduanya menggunakan material alami dari Tree- Kånken yang terbuat dari bahan bakar fosil, Pine Weave kain, dengan 100% bahan baku berbasis bio, bersumber dari hutan budidaya dan bersertifikat Swedia.

Kane Gan Brand Regional Manager Fjällräven SEA, mengatakan ‘Kami berharap lebih banyak konsumen menyadari bahwa Kånken bukan hanya tas ransel akan tetapi juga koleksi yang fungsional, berkelanjutan & tak lekang oleh waktu. Bersama Kånken, kami ingin mengajak konsumen kami untuk lebih aktif mempraktikkan gaya hidup berkelanjutan (Sustainable lifestyle).’

Kedekatan dengan alam, kelestarian, dan keberlanjutan sinambung dengan rangkaian kampanye September Festival yang diselenggarakan antara lain: Giveaway satu produk Kånken yang berlangsung setiap hari selama September di website Fjallravensea; Plogga Join, ajakan mengambil sampah di Alam seperti laut, gunung dan lapangan & yang menyelesaikan tantangan akan diberikan alat makan bambu Fjällräven & totebag Fjällräven sebelum 15 Oktober 2021, dan penaman satu pohon mangrove di pulau Bintan untuk pembelian satu produk Kånken apapun pada bulan September.

 

Tentang Fjällräven

Bermula dari kota kecil Örnsköldsvik di Swedia, tempat di mana gunung dan hutan bertemu dengan laut, Fjällräven merupakan perusahaan peralatan outdoor yang berkomitmen membuat alam lebih mudah diakses. Kami fokus pada kesederhanaan dan kepraktisan, dan kami sangat menghormati lingkungan Hidup. Untuk informasi terbaru dan terlengkap kunjungi halaman kampanye disini dan akun instagram arcticfoxsea

mengandung makna rubah arktik dari Swedia. Makna itu sejalan dengan fungsi  Kånken sebagai cara mengekspresikan, mengeksplorasi, dan mendampingi petualangan sehari-hari. Bermula dari tas yang dirancang untuk mengurangi sakit punggung bagi anak sekolah yang membawa banyak buku-buku berat, kini Kånken hadir dengan berbagai gaya dan 50 warna.

Kånken selalu dekat dengan alam. Begitupun dengan produk yang akan di luncurkan pada bulan September ini, 2 tas Kånken terbaru & 2 warna Fall Winter. Keduanya menggunakan material alami dari Tree- Kånken yang terbuat dari bahan bakar fosil, Pine Weave kain, dengan 100% bahan baku berbasis bio, bersumber dari hutan budidaya dan bersertifikat Swedia.

Kane Gan Brand Regional Manager Fjällräven SEA, mengatakan ‘Kami berharap lebih banyak konsumen menyadari bahwa Kånken bukan hanya tas ransel akan tetapi juga koleksi yang fungsional, berkelanjutan & tak lekang oleh waktu. Bersama Kånken, kami ingin mengajak konsumen kami untuk lebih aktif mempraktikkan gaya hidup berkelanjutan (Sustainable lifestyle).’

Kedekatan dengan alam, kelestarian, dan keberlanjutan sinambung dengan rangkaian kampanye September Festival yang diselenggarakan antara lain: Giveaway satu produk Kånken yang berlangsung setiap hari selama September di website Fjallravensea; Plogga Join, ajakan mengambil sampah di Alam seperti laut, gunung dan lapangan & yang menyelesaikan tantangan akan diberikan alat makan bambu Fjällräven & totebag Fjällräven sebelum 15 Oktober 2021, dan penaman satu pohon mangrove di pulau Bintan untuk pembelian satu produk Kånken apapun pada bulan September.

Tentang Fjällräven

Bermula dari kota kecil Örnsköldsvik di Swedia, tempat di mana gunung dan hutan bertemu dengan laut, Fjällräven merupakan perusahaan peralatan outdoor yang berkomitmen membuat alam lebih mudah diakses. Kami fokus pada kesederhanaan dan kepraktisan, dan kami sangat menghormati lingkungan Hidup. Untuk informasi terbaru dan terlengkap kunjungi halaman kampanye disini dan akun instagram arcticfoxsea

Melanjutkan Program #CiptakanKebaikan, TikTok Ajak Kreator dari Asia Tenggara untuk Berbagi Cerita di Video “From Meanies to Goodies”

GayaKeren.id Sebagai bagian dari kampanye global #CreateKindness atau #CiptakanKebaikan yang diluncurkan sejak Juni lalu, sebanyak enam kreator dari Asia Tenggara bersatu untuk mendiskusikan dampak dari komentar pengguna dan mengapa penting untuk bersikap baik di dunia maya. Diskusi ini hadir dalam bentuk video berjudul “From Meanies to Goodies” yang diharapkan dapat mendorong sikap empati dan simpati bagi warga digital.

 Video “From Meanies to Goodies” ini menampilkan enam kreator populer dari Asia Tenggara, antara lain Ashilla Sikado (@ashilla.sikado) dari Indonesia, Ayn Bernos (@aynbernos) dari Filipina, Ceddy Lopez (@ceddyornot) dari Malaysia, Jeynelle Ng (@buffbaby88) dari Singapura, Khánh Vy (@khanhvyccf) dari Vietnam, dan Kru P Ann (@krupann.english) dari Thailand.

Video ini menampilkan reaksi masing-masing kreator terhadap komentar di video mereka dan pemberian peringkat dari “jahat” ke “baik” pada komentar tersebut. Mereka juga berbagi dampak dari komentar tersebut, baik itu komentar baik ataupun buruk. Ini menunjukkan bagaimana komentar yang mungkin terlihat tidak penting atau biasa saja, tetap bisa memberikan dampak besar pada orang yang menerima komentar, bahkan terhadap keluarga dan orang terdekat kreator tersebut.  

“Saat menerima komentar buruk, termasuk mengenai body shaming, itu memberikan dampak besar pada kepercayaan diriku. Tapi aku memilih untuk menghapus komentar tersebut lalu menekankan bahwa semua orang punya kecantikan yang unik dan mereka itu seperti layaknya ratu di kerajaan mereka masing-masing,” kata Ashilla Sikado, kreator TikTok.

Pemutaran video “From Meanies to Goodies” ini menjadi bagian dari webinar “Bincang Literasi Digital: Ciptakan Kebaikan di Platform Digital” yang diselenggarakan TikTok Indonesia bersama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi. Sejumlah narasumber turut hadir dalam webinar ini seperti Dennis Adishwara, figur publik; Saskhya Aulia, psikolog dan co-founder rumah konsultasi TigaGenerasi; Benjamin Adhisurya dan Ashilla Sikado, kreator TikTok; serta Faris Mufid, Public Policy and Government Relations, TikTok Indonesia.

Dalam webinar tersebut, Saskhya turut menekankan pentingnya menyebarkan kebaikan di platform digital. “Fenomena cyberbullying atau sikap negatif di platform digital bisa jadi dipicu oleh ketidakpuasan seseorang terhadap dirinya, sehingga konten tertentu bisa mudah menyinggung perasaannya. Komentar dan konten negatif juga bisa memicu sikap negatif lainnya. Jadi memang sebaiknya kita perlu meredam komentar negatif tersebut dengan hal-hal baik, sehingga lingkungan daring kita pun bisa lebih nyaman,” kata Saskhya Aulia, Psikolog dan Co-Founder TigaGenerasi.

“Kami secara konsisten berusaha membuat TikTok menjadi rumah yang aman dan suportif di mana kreativitas bisa tumbuh. Melalui webinar dan video ini, kami ingin terus membangun diskusi tentang pentingnya menciptakan kebaikan di platform digital, melalui konten dan komentar yang diunggah. Kami sangat mengapresiasi kreator-kreator kami yang bersedia menceritakan pengalaman mereka di platform secara lugas, dan semoga itu bisa menginspirasi pengguna lain untuk berpikir sebelum mengunggah sesuatu,” kata Faris Mufid, Public Policy and Government Relations, TikTok Indonesia.