Kapabilitas teknologi blibli raih tiga penghargaan di top digital Awards 2021

Blibli berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus dalam TOP DIGITAL Awards 2021, ajang penghargaan tahunan di bidang teknologi informasi, telekomunikasi, dan teknologi digital. Blibli dinilai mampu memanfaatkan teknologi informasi dan digital terbarukan secara strategis untuk menjalankan perusahaan dengan pendekatan bisnis yang lebih modern.

Ketiga penghargaan yang diraih Blibli meliputi:

TOP DIGITAL Implementation 2021 # Level Stars 5 untuk PT Global Digital Niaga (Blibli)
TOP Leader on Digital Implementation 2021 untuk Kusumo Martanto (CEO Blibli)
TOP IT Manager on Digital Implementation 2021 untuk Rendra Perdana (IT Manager Blibli)
“Blibli mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan. Apresiasi ini memberikan optimisme lebih baik bagi segenap tim Blibli untuk terus memaksimalkan infrastruktur teknologi terkini dan mengembangkan kapabilitas digital karyawan dalam menghadirkan layanan dan solusi inovatif di tahun-tahun berikutnya demi menjaga kepuasan pelanggan dan mitra secara berkelanjutan,” ujar Rendra Perdana Satria, Cybersecurity Architect Blibli.

Saat ini, Blibli telah mengimplementasi teknologi terdepan di berbagai lini operasional untuk memastikan perusahaan berjalan secara terintegrasi di tiap inti bisnisnya. Beberapa di antaranya yaitu:

Menjadi e-commerce pertama yang meraih sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi ISO/IEC 27001:2013 untuk memastikan keamanan data perusahaan, pelanggan, dan mitra;
Menjadi e-commerce pertama yang menggunakan SAP Commerce Cloud untuk memperkuat posisi perusahaan dalam menghadirkan one stop solution di segmen B2B;
Mengoperasikan Fulfillment By Blibli, tech-driven in-house fulfillment yang mencakup warehouse, hubs dan mobile hubs, serta solusi logistik BES untuk last mile delivery yang seamless.
TOP DIGITAL Awards 2021 sendiri merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh majalah IT Works dan didukung oleh asosiasi serta perusahaan konsultan di bidang teknologi informasi, telekomunikasi, dan digital. Penilaian dilakukan berdasarkan wawancara penjurian yang dilakukan secara objektif dan independen, di mana hasilnya ditentukan dalam Sidang Pleno Dewan Juri yang kredibel.

Wings Group Indonesia Dukung Lahirnya Unit Laboratorium Mikrobiologi Pertama Di Indonesia Untuk Pengujian Antivirus Produk PKRT Dan Alkes

Wings Group Indonesia kembali menunjukkan kontribusinya terhadap perkembangan industri di Tanah Air melalui Penyerahan Peralatan Unit Laboratorium Mikrobiologi milik Institut Pertanian Bogor (IPB). Melalui hibah berupa alat-alat sebanyak 10 unit, dengan kerjasama ini diharapkan optimalisasi laboratorium IPB tersebut menjadi laboratorium dengan level BSL 2 sehingga dapat membantu industri dan pemerintah melakukan pengujian terhadap bakteri, fungi, dan virus untuk produk PKRT (Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga) dan Alkes (Alat Kesehatan) dalam kurun waktu yang singkat dan biaya yang terjangkau, tanpa harus diuji di luar negeri.

“Selama ini, Laboratorium yang mempunyai fasilitas pengujian virus sangat terbatas dan di sisi lain pada saat bersamaan Indonesia sangat membutuhkannya. Melihat hal ini, Wings Group Indonesia sebagai perusahaan yang lahir dan besar di Indonesia, kami sadar dan merasa bahwa ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami. Oleh karena itu, dengan segala keterbatasan yang kami miliki, Wings mencoba untuk terus membantu dalam hal ini yaitu adalah menyediakan instrumen dan peralatan laboratorium. Melalui kolaborasi ini, kami yakin semua akan berjalan dengan baik dan laboratorium ini dapat bermanfaat bagi negara, masyarakat dan industri”, terang Ricky Tjahjono, Direktur Wings Group Indonesia

Hal serupa juga diamini oleh Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Bisnis Institut Pertanian Bogor Prof. Dr. Erika Budiarti Laconi, MS. Beliau menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi langkah dari Wings Group Indonesia dalam membantu pengembangan laboratorium di Tanah Air. “Pengujian ini penting sekali karena kesehatan masyarakat merupakan salah satu hal utama yang harus dilindungi dan dijaga. Dengan adanya bantuan ini, tentunya proses ini dapat dijalankan dengan lebih cepat, lebih mudah dan terjangkau, tanpa harus mengirimkan sampel ke luar negeri terlebih dahulu,” tuturnya.

Kolaborasi ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia melalui alkes dan produk PKRT yang berkualitas dan tersertifikasi. Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Koordinator Pengawas Produk Drs. Heru Sunaryo, M.Kes. “Terima kasih kepada Wings Group Indonesia yang telah memberikan contoh yang begitu baik dalam mendukung kemandirian dan perkembangan industri dalam negeri,” pungkasnya.

Luncurkan Token BMEX, BitMEX Siap Bagikan Jutaan Keuntungan Bagi Pengguna Baru Dan Lama

Platform trading cryptocurrency global BitMEX, Senin (27/12), mengumumkan peluncuran token yang telah dinantikan yakni BMEX. Pengguna BitMEX baru maupun lama akan langsung mendapatkan airdrop BMEX eksklusif beserta token yang akan diberikan untuk aktivitas trading dan referral, kepada semua pengguna baru BitMEX.

BMEX mencetak persediaan maksimum sebesar 450 juta yang akan memberi para trader keuntungan dan hadiah baru dalam ekosistem BitMEX yang sedang berkembang. Beberapa di antaranya berupa diskon trading fee, peningkatan hasil pada produk EARN, akses khusus ke produk baru, exclusive swag, dan masih banyak lagi. Tentunya berbagai keuntungan tersebut akan meningkatkan pengalaman pengguna BitMEX secara keseluruhan.

Whitepaper BMEX versi lengkap akan dirilis pada awal 2022, seiring dengan token yang siap diperdagangkan di BitMEX setelah peluncuran Spot exchange pada awal kuartal II tahun 2022.

Untuk mendapatkan airdrop BMEX, pengguna baru dan lama hanya perlu melakukan beberapa langkah sebagai berikut:

Membuat akun BitMEX: Pengguna baru yang menyelesaikan KYC akan menerima 5 token BMEX dan 10 USDT.
Mereferensikan kepada 3 orang lain: Pengguna yang berhasil mengajak 3 orang lain untuk membuat akun dan menyelesaikan KYC akan mendapatkan 15 token BMEX sebagai referrer.
Trading dengan BitMEX: Pengguna lama akan di-airdrop BMEX sebagai hadiah atas kegiatan trading mereka. Semakin banyak melakukan trading, semakin banyak BMEX yang akan didapatkan.
Secara berkelanjutan, pengguna baru dan lama akan mendapatkan lebih banyak peluang untuk mendapatkan BMEX sebanyak mungkin dengan berpartisipasi dalam kontes, giveaways, dan airdrop. Token BMEX akan mulai diluncurkan pada 1 Februari 2022.

Alexander Höptner, Chief Executive Officer BitMEX, mengatakan, “BitMEX memiliki rencana ambisius untuk berubah menjadi ekosistem pertukaran crypto komprehensif pada tahun 2022, dan peluncuran BMEX menandai transformasi tersebut. Kami melakukan hal yang berbeda dengan memastikan pengguna BitMEX aktif (baru dan yang sudah ada) akan menjadi yang pertama menerima BMEX melalui airdrop – kami akan memberikan jutaan BMEX.

Ini adalah pencapaian yang menarik bagi BitMEX, dan harapan saya seiring dengan pertumbuhan kami, BMEX juga akan tumbuh secara bersamaan.”

Untuk mendapatkan token BMEX, dapat melihat pada syarat dan ketentuan airdrop secara lengkap, dan pelajari lebih lanjut dengan mengunjungi halaman BitMEX token promotion dan token.

Industri Musik Indonesia Perlu Siapkan Strategi Baru Memasuki Era Hibrida 2022

Resso, aplikasi streaming musik sosial pertama di Indonesia, baru-baru ini menyelenggarakan ‘Breakfast with Resso (BwR)‘ seri ke-empat di tahun 2021. Forum diskusi yang mengangkat topik “Industri Musik Indonesia 2022: Ayo Hadapi Tantangan dan Raih Peluang-peluang di Era Hibrida” ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta para pemangku kepentingan industri musik. Para pesert a sepakat bahwa tahun ini, dengan masih berlangsungnya pandemi, mereka semua belajar banyak cara baru dalam melanjutkan bisnis masing-masing dan dituntut untuk jeli mengatur strategi menghadapi situasi yang masih belum menentu.

Selama dua tahun masa pandemi, terdapat beberapa indikator positif di dunia musik, antara lain meningkatnya jumlah pemakai aplikasi streaming musik, semakin banyak musisi yang menyadari pentingnya platform musik digital dan distribusi, dan produktivitas para musisi yang justru makin meningkat selama masa pandemi karena keterbatasan melakukan konser musik luring. Peserta diskusi sepakat bahwa semua harus bekerja sama dan berkolaborasi dalam menghadapi era hibrida di 2022.
Diselenggarakan untuk pertama kalinya dalam format hibrida, peserta BwR terakhir pada tahun ini terdiri dari Dr. Mohammad Amin M.Sn., M.A., Direktur Musik, Film dan Animasi, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI; Dahlia Wijaya, Country Director Believe Indonesia; Adryanto Pratono, CEO Juni Records; Artis Oslo Ibrahim; Dino Hamid, Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia dan CEO Berlian Ent.; Christian Bong, CEO dan Founder Indomusik Group; Dwi A Setianingsih, Jurnalis Senior; Matthew Tanaya, Artists Promotion Lead Resso Indonesia; and Gembira Agam, Artist and Label Promotion Resso Indonesia. Pemerhati musik sekaligus penulis Wendi Putranto, memimpin dan memoderasi diskusi.
Mengawali diskusi, Dr. Mohammad Amin M.Sn, M.A., menunjukkan data dari Anugrah Musik Indonesia (AMI) yang berlangsung bulan lalu, dimana AMI Awards 2021 menerima 4.645 karya dibandingkan dengan 2.971 karya di 2020, dan 1.973 karya pada 2019. Ia juga menyebutkan bahwa pada bulan Juni 2020, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki nilai pasar streaming musik terbesar di dunia, menduduki posisi ke-18. “Hal ini menunjukkan bahwa, terlepas dari dampak negatif pada industri musik, pandemi tidak menyetop proses kreatif dalam berkarya, mendistribusikan maupun mengkonsumsi musik. Tantangannya terletak pada bagaimana mengedukasi masyarakat untuk mengadopsi teknologi yang terus berkembang. Pemerintah akan mengupayakan produk hukum untuk melindungi pelaku industri musik yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi,” ujar Amin, yang juga menggaris bawahi peran streaming dalam penyelenggaraan event hibrida yang mampu menjangkau audiens di luar area luring.
Penyanyi Oslo Ibrahim membenarkan pendapat Amin dengan mengatakan bahwa penerapan pembatasan sosial justru mendorong dirinya untuk lebih produktif dalam menciptakan lagu. “Ketika pandemi terus berlanjut, gue pikir, salah kalau tidak melakukan apa-apa. Jadi, gue mulai membuat lagu, dan sekarang gue punya satu album dan dua EP (extended play atau mini album). Next untuk 2022 akan ada EP lagi dan beberapa single terbaru.”
Semua partisipan juga mengakui bahwa ke depannya, Covid-19 akan menjadi endemi di mana masyarakat harus hidup berdampingan dengannya, lengkap dengan penerapan protokol kesehatan. Namun demikian, para partisipan juga berharap akan lebih banyak event musik luring yang diselenggarakan tahun depan. Dahlia Wijaya menjelaskan, “Konser musik tentunya memberikan pengalaman berbeda, pasti ada euforia pra dan paska-konser yang membuat orang ingin mendengarkan lagi lagu-lagunya, sehingga akan meningkatkan streaming. Menyimpan kenangan dari kehadiran di konser dan membaginya melalui media sosial juga memberikan dampak yang akhirnya, akan memberikan pendapatan lebih bagi para artis.”
Seiring dengan penurunan level Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat, Dino Hamid belum lama ini menyelenggarakan Drive-in Concert yang memungkinkan penonton menyaksikan konser dari dalam mobil mereka sebagai penerapan protokol kesehatan. “Adaptasi, inovasi, dan kolaborasi merupakan kunci untuk menerapkan cara baru dalam melakukan usaha. Sayangnya, model bisnisnya masih belum ideal mengingat perlu investasi besar untuk menyertakan anggaran protokol kesehatan. Selain itu, pihak sponsor juga belum bisa memberikan kepastian.”
Bagi Adryanto Pratono, yang lebih dikenal dengan Boim, “Kami memahami bagaimana pandemi telah mengubah siklus bisnis. Sekarang, kami fokus pada merilis lagu demi lagu, dan mempromosikannya pada platform digital karena konsumen kan browsing musik di platform streaming. Adanya pertunjukkan offline di masa depan akan memberikan manfaat bukan saja bagi para artis, tapi juga memberikan pendapatan bagi seluruh elemen dalam ekosistem industri musik.”
Resso, yang hadir di awal pandemi pada bulan Maret 2020, mendapatkan dukungan dari pengguna di saat banyak orang diharuskan untuk mengadopsi digitalisasi teknologi, termasuk cara mereka menikmati musik. “Sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna Resso, kami juga melihat peningkatan di beberapa sektor, di antaranya jumlah lagu yang di-pitch dan variasi genre musik di platform kami. Berbagai inisiatif yang telah kami luncurkan pada tahun ini, termasuk acara Breakfast with Resso, akan menjadi landasan kerja kami untuk tahun depan. Misi kami masih tetap sama yaitu untuk mendukung industri musik tanah air. Jadi, mari tetap optimis dan melangkah maju bersama untuk industri musik Indonesia yang lebih baik,” kata Matthew Tanaya, Artist Promotion Lead, Resso Indonesia.

UPH Charity Event “Elefaith”

UPH Student Life presents ‘Elefaith’, a charity event that aims to help children fight childhood cancer. Elefaith consists of fund raising, visit to 3 children with cancer foundations, “Childhood Cancer Alert” seminar, photo exhibition and concert. The concert is the peak event of Elefaith where UPH Student Activity would perform at UPH Grand Chapel on Thursday, April 6, 2017. With the price of IDR 60,000, people have the chance to lend their hands to support those little cancer fighters and watch our concert. The fund that we get throughout this campaign will be donated to Yayasan Anyo Indonesia (YAI), Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), and Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).
For further information, please contact:
Instagram @ElefaithUPH
LINE@ Elefaith: @nzg1126w
Vivian – 0813 1447 3811