Lulusan SMK Karya Nasional Kuningan dan SMK Muhammadiyah 3 Singosari untuk Kemajuan Wisata Daerah

GayaKeren.id Pandemi Covid-19 telah berdampak pada berbagai aktivitas masyarakat, tak terkecuali dunia pendidikan. Pendidikan pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pun akhirnya harus melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring (online). Namun meski dengan kondisi belajar yang berubah, siswa SMK dan sekolah tetap dituntut memiliki prestasi yang baik. Lulusan SMK merupakan solusi untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil sesuai kebutuhan daerah. SMK Karya Nasional Kuningan dan SMK Muhammadiyah 3 Singosari merupakan sekolah menengah kejuruan yang berada di wilayah Jawa Tengah, telah bersiap melahirkan sumber daya manusia andal mendukung kemajuan wilayah Jawa Tengah.

SMK Karya Nasional Kuningan memiliki delapan jurusan atau kompetensi keahlian, yakni Teknik Komputer Jaringan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik & Bisnis Sepeda Motor, Teknik Pemesinan, Teknik Pengelasan, Teknik Perbaikan Bodi Otomotif, Teknik Audio Video, serta Akuntansi dan Keuangan Lembaga.

SMK Karya Nasional Kuningan menjadi SMK yang dipercaya oleh pemerintah Jawa Barat untuk melaksanakan program SMK Membangun Desa. Melalui program ini pemerintah bertujuan untuk mendorong kepala sekolah untuk terus menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan untuk membangun desa – desa di Jawa Barat. Selain itu, siswa juga diharapkan untuk dapat menciptakan lapangan kerja di desanya.

Program SMK Membangun Desa yang dijalankan oleh SMK Karya Nasional Kuningan selaras dengan inovasi Pemerintah Daerah Provinsi Jabar yaitu Desa Juara. Adapun Desa Juara sendiri memiliki tiga pilar, yakni digitalisasi layanan desa, One Village One Company (OVOC) dan Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa). Ketiga pilar tersebut menjadi dasar dalam merumuskan sejumlah program, seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Jembatan Gantung Desa (Jantung Desa), Jalan Mulus Desa, dan Sapa Warga.

Sampai saat ini, SMK Karya Nasional Kuningan sudah menjalin kerja sama dengan 27 desa di Kabupaten Kuningan. Adapun kerjasama yang terjalin diantaranya program Gerebeg Masjid, pelatihan kewirausahaan bidang webpreneur, teknologi pengelasan, serta pelayanan servis alat dan mesin pertanian.

Salah satu program dari SMK Membangun Desa adalah pengelolaan desa wisata. Kabupaten Kuningan sebagai salah satu destinasi wisata, memiliki beberapa desa wisata yang hampir seluruhnya dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang kepengurusan didalamnya berjalan tanpa adanya analisis kebutuhan SDM. Untuk itu SMK menerjunkan SDM yang dibutuhkan untuk menjalankan unit – unit usaha di BUMDes tersebut tanpa mengesampingkan putra – putri daerah di desa tersebut, hampir seluruh siswa SMK Karya Nasional yang diterjunkan adalah siswa dari desa asal yang sedang menjalankan program BUMDes nya.

“Selain mendapatkan pendidikan teori, kami berharap dengan adanya program SMK Membangun Desa ini menjadikan siswa SMK berkarakter dan punya bekal untuk kehidupan mereka ke depan. Desa juga merupakan pusat peradaban kelompok masyarakat yang menunjang kelompok lainnya sehingga sangat besar kaitan satu sama lainnya dan banyak bidang di desa yang memerlukan sentuhan teknologi SMK yang sudah berkembang. Semoga program ini bisa terus dijalankan kembali.” ucap Adis Susanto, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Marketing SMK Karya Nasional Kuningan.

Sementara itu wilayah Malang memiliki SMK Muhammadiyah 3 Singosari, sekolah yang memiliki enam kompetensi keahlian ini dipilih menjadi SMK Pusat Keunggulan (Centre of Excellence) pada kompetensi keahlian Perhotelan. Keunggulan kompetensi keahlian Perhotelan yang dimiliki SMK Muhammadiyah 3 Singosari sesuai dengan potensi daerah seperti wisata, industri kreatif, jasa perhotelan dan tata boga. Program SMK Pusat Keunggulan yang dijalankan sekolah juga mendukung lahirnya lulusan yang berkualitas, pihak sekolah mendapatkan fasilitas pendukung seperti ruang praktik laundry, kitchen, virtual class perhotelan dan tata boga, hingga workshop pelatihan guru untuk sinkronisasi kurikulum.

SMK Muhammadiyah 3 Singosari juga telah bermitra dengan beberapa hotel di daerah Malang untuk menyerap lulusannya, diantaranya adalah Purnama Hotel, Aria Gajayana Hotel, Whize Prime Hotel, Shanaya Hotel, Savana Hotel, Santika Hotel, Sahid Montana Hotel, El Royal Hotel Batu, Baobab Hotel, Fariz Hote, dan Solaris Hotel Malang.

“Lulusan SMK bidang perhotelan menjadi bagian dari sumber daya manusia yang dibutuhkan pengembangan wisata Malang. Pendidikan di sekolah menjadi jalan keluar untuk menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia kerja, kami memfasilitasi siswa dengan kegiatan familiar dengan dunia usaha dan dunia kerja.” ucap Narti, Wakil Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Singosari.

Untuk melahirkan lulusan yang berkualitas, pihak pemerintah juga melakukan kerjasama untuk peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia bekerja sama dengan Dyandra Academy (PT Dyandra Promosindo) menghadirkan Digital Marketing Development Program dalam hal ini untuk pengembangan kemampuan praktis guru dan tenaga pendidik SMK di daerah Jawa Tengah dan sekitarnya pada tanggal 14 – 25 Juni 2021. Melalui tenaga pendidik yang berkualitas, strategi pemerintah menciptakan SDM unggul melalui sekolah kejuruan sangat bermanfaat bagi iklim dunia usaha dan industri di Indonesia.

“Program Dyandra Academy dengan Dirjen Vokasi Kemendikbud yang ditujukkan untuk tenaga pendidik ini merupakan upaya untuk menyesuaikan takaran kemampuan guru/ tenaga pendidik dengan standar industri dan tentu saja akan semakin menambah jumlah guru produktif yang ada saat ini. Dengan demikian, proses pembelajaran yang baik akan terjamin di sekolah sehingga bisa menghasilkan generasi berketerampilan yang memungkinkan terjadinya bonus demografi Indonesia di tahun 2030.” ucap Rumpoko, Director Dyandra Academy.

Antisipasi Bonus Demografi, SMKN 1 Brebes dan SMKN Matesih Tingkatkan Minat Wirausaha Siswa

GayaKeren.id Indonesia memiliki jumlah angkatan kerja yang besar, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah angkatan kerja pada bulan Februari 2021 sebanyak 139,81 juta orang. Pada tahun 2020 hingga 2035 diperkirakan Indonesia akan menikmati bonus demografi dikarenakan jumlah penduduk usia produktif mencapai hampir 70% dari total penduduk Indonesia. Meski memberikan banyak peluang, bonus demografi juga bisa menjadi tantangan mengingat pandemi saat ini dapat menjadi ancaman kesehatan dan ekonomi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan bonus demografi. Salah satu syarat agar bonus demografi bisa dimanfaatkan secara optimal adalah dengan meningkatkan kualitas tenaga kerja. Saat ini tenaga kerja yang dibutuhkan industri adalah tenaga pelaksana. Sementara itu sebagian lulusan perguruan tinggi dicetak untuk menjadi perencana atau pemikir.

Salah satu lembaga pendidikan yang umumnya mencetak tenaga pelaksana adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang merupakan subsistem pendidikan nasional. Untuk itu saat ini berbagai strategi telah dilaksanakan pemerintah untuk mendukung penciptaan manusia unggul khususnya pada pendidikan kejuruan atau vokasi salah satunya melalui program SMK Pusat Keunggulan (Center of Excellence). Melalui program ini pemerintah membenahi kurikulum pendidikan vokasi bersama industri sehingga sebagian materinya adalah praktik. Pemerintah pun memperbaiki fasilitas dan meningkatkan kualitas tenaga pengajar untuk meningkatkan kemampuan praktis pada peserta didik.

SMK Negeri 1 Brebes merupakan salah satu sekolah di provinsi Jawa Tengah yang mendapatkan predikat sebagai SMK Pusat Keunggulan pada kompetensi keahlian Tata Busana.  Melalui program Center of Excellence, SMKN 1 Brebes mendapatkan bantuan beberapa hal penunjang proses pembelajaran di sekolah. Salah satunya melalui pembangunan gedung laboratorium praktik yang turut melibatkan sekolah dalam bekerja sama dengan tim teknisi perencanaan pembangunan. Nantinya pembangunan sarana ini diharapkan dapat memberikan pengalaman peserta didik SMK 1 Brebes sesuai dengan dunia industri yang akan dihadapi saat lulus didukung dengan pengadaan alat – alat praktek dan program pembelajaran dalam kompetensi keahlian Tata Busana.

Tidak hanya menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, program Center of Excellence juga menerapkan model pembelajaran TEFA (Teaching Factory) secara mandiri serta berupaya untuk menerapkan budaya kerja berstandar industri dalam pembelajaran. “Kalau dulu di SMK siswa dididik untuk bekerja di industri, saat ini ada tambahan pelajaran untuk menjalankan bisnis. Jadi siswa nantinya tidak hanya bekerja di industri tetapi juga percaya diri untuk menjalankan bisnis sendiri. SMKN 1 Brebes khususnya kompetensi keahlian tata busana bekerja sama dengan industri diantaranya Studio F+ Semarang dimana guru diberi pelatihan tentang desain busana mulai dari pemilihan bahan, pembuatan motif secara digital. Sehingga dalam kurikulum ini sekolah tidak hanya menyiapkan tenaga siap kerja namun juga mampu berfikir kreatif untuk melihat peluang bisnis yang ada.” ucap Bapak Drs. Bejo, M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMKN 1 Brebes.

SMK sebagai lembaga pendidikan yang menitikberatkan pada penguasaan keahlian atau keterampilan terapan tertentu menjadi pemegang kunci dalam membekali anak bangsa kita untuk bersaing secara global di masa depan. Strategi pembangunan pendidikan kejuruan perlu dirancang untuk memanfaatkan momentum bonus demografi nantinya. Saat ini kemahiran pendidikan kejuruan telah berubah orientasinya menjadi demand-driven dimana peserta didik disiapkan untuk kompeten dari sisi hard skill, soft skill maupun karakter.

Pemerintah menargetkan pembangunan SMK Pusat Keunggulan (Center of Excellence) mampu menjadi pusat training dan memiliki otorisasi untuk mensertifikasi guru atau siswa. Di tahun 2020, SMK N Matesih yang terletak di Karanganyar, Jawa Tengah juga ditetapkan sebagai Center of Excellence pada kompetensi keahlian multimedia. Pada tahap awalnya pemerintah mengembangkan sarana fisik SMK dalam bentuk pembangunan laboratorium, pengadaan alat praktek berstandar industri hingga menghadirkan fasilitas laboratorium berstandar industri dan dunia kerja.

Untuk mencapai target seperti yang diinginkan sebuah SMK sebagai Center of Excellence, maka pengembangan dilanjutkan dengan melakukan kerjasama dengan pihak IDUKA (Industri dan Dunia Kerja). Dalam hal ini SMK N Matesih bekerjasama dengan PT EDUCA Sosfomedia Indonesia yang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang teknologi dan konten digital baik berupa aplikasi, games, dan animasi. Beberapa program kerjasama dengan IDUKA adalah dalam hal sinkronisasi kurikulum, magang guru, magang siswa, guru tamu, kelas industri, penyaluran lulusan hingga sertifikasi kompetensi.

Salah satu tahapan untuk mewujudkan modal manusia berkualitas dan memanfaatkan bonus demografi adalah dengan meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia. Dalam hal ini SMK berperan penting sebagai pencetak sumber daya manusia dengan usia kerja produktif. “Dalam menghadapi fenomena bonus demografi kami melatih para siswa agar memiliki pola berpikir, wawasan dan kreatifitas yang tinggi. Melalui prospek kerja pada kompetensi keahlian multimedia seperti web designer, animator, fotografer, editor video siswa ditanamkan kesadaran serta kepekaan sosial sehingga ketika lulus mereka dapat siap terjun di dunia kerja. Disisi lain mereka juga dapat membuka usaha sendiri sesuai kemampuan dan keterampilan masing-masing, menciptakan lapangan kerja baru untuk ikut andil membantu pemerintah dalam memanfaatkan bonus demografi.” ucap Anita Iskhayati, Kepala Program Multimedia SMKN Matesih.

Untuk memetik keuntungan bonus demografi tentu diperlukan pembangunan sumber daya manusia berkualitas sehingga kualitas tenaga pendidik dan guru pun perlu ditingkatkan. Dalam hal kebijakan strategis untuk sekolah kejuruan, Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia bekerja sama dengan Dyandra Academy (PT Dyandra Promosindo) menghadirkan Digital Marketing Development Program dalam hal ini untuk pengembangan kemampuan praktis guru dan tenaga pendidik SMK di daerah Jawa Tengah dan sekitarnyapada tanggal 14 – 25 Juni 2021. Ketersediaan tenaga pendidik yang kompeten merupakan salah satu strategi pembenahan pemerintah dalam rangka memperkuat sumber daya manusia dari pendidikan kejuruan.

“Melalui kerjasama Dyandra Academy dengan Dirjen Vokasi dari segi tenaga pendidik kami harap dapat menjadikan pendidikan kejuruan sebagai investasi jangka panjang karena dengan tenaga pendidik yang kompeten dapat menghasilkan lulusan kompeten yang sudah siap menjadi angkatan kerja yang berkompeten dan berdaya saing. Kualitas juga dengan mudah menyesuaikan dengan industri karena sejak awal sudah langsung diterjunkan ke industri.” ucap Rumpoko, Director Dyandra Academy.

Cerita Sepeda Motor Lewat Lensa Fotografer Terkenal

GayaKeren.id – Satu kesamaan yang dimiliki oleh banyak fotografer adalah keinginan untuk mengabadikan kenangan dan objek melalui gambar. Mereka telah menguasai keterampilan dan memiliki gaya fotografi khas. Berikut adalah beberapa tips dari tiga fotografer luar biasa yang juga merupakan penggemar sepeda motor.

  1. Gala Indiga. Fotografer profesional yang aktif terlibat dalam fotografi industri ini juga memiliki passion di bidang fotografi outdoor.

Ada 2 tujuan fotografi yang perlu diketahui. Tujuan pertama adalah mengenai si subjek dan tujuan kedua adalah bercerita. Jika subjeknya adalah sepeda motor, maka yang dibutuhkan pada gambar tersebut adalah detailing yang dapat memperlihatkan bagian-bagian sepeda motor dengan lebih jelas. Kemudian ambil foto dengan angle close up, dari sisi kiri, kanan, atas, diagonal dan eye level.

Yang perlu diambil adalah motor dengan suasana, bukan lagi detailing. Jadi, perlu adanya pengambilan gambar yang bercerita bagaimana mengenai kenyamanan sepeda motor yang digunakan dan di mana ketika digunakan, sehingga dapat memberikan pandangan yang holistik. Sebagai perbandingan, dalam sebuah gambar perlu ada 20% objek dan 80% pemandangan.

Tips bagi kamu yang baru mulai mencoba fotografi adalah penting untuk mempelajari anatomi subjek. Jika itu sepeda motor, maka kamu perlu tahu angle terbaik. Untuk sepeda motor, setang harus lurus agar dimensinya tampak lebih panjang.

Juga sangat penting, menurut Gala, adalah “memahami subjek” sebelum kamu memotretnya. Jika ingin mengabadikan sepeda motor, cobalah mengenal sepeda motor itu terlebih dahulu, pahami sepeda motor dengan mengendarai dan menjelajahinya. Ketahui detail sepeda motornya dan rasakan saat berkendara di berbagai medan. Dengan melakukan ini, gambarmu akan dapat mencerminkan kreativitasmu. Gambar memang berbicara seribu kata!

2. Grandy Kayzel. Fotografer profesional yang sering bersepeda motor dengan Motorbaik.

Tips fotografi menurut Grady adalah membutuhkan riset dan referensi yang banyak, serta banyak menonton video tutorial fotografi. Dengan banyak keterampilan yang digali, karakter setiap fotografer akan muncul dengan sendirinya. Itulah yang akan membedakan foto dari banyak fotografer di luar sana.

· Untuk fotografi luar ruangan, kamu perlu mengulik kameramu untuk menemukan speed dan ISO yang tepat untuk setiap situasi. Bahkan di malam hari dengan cahaya redup, jika terus bermain dengan speed dan ISO, kita dapat menghasilkan gambar yang bagus.

· Selain itu, menurut Grady, tidak perlu menggunakan kamera yang mahal dan canggih, dengan kamera standar saja sudah cukup. Yang penting ada kemauan untuk terus mencari referensi, berbagi pengalaman dengan teman, belajar dan banyak bertanya yang akan menghasilkan karakter fotografi tersendiri yang tidak dimiliki orang lain.

· Kemudian untuk perawatan kamera, jika kamu sering mengambil foto outdoor seperti riding, maka kamera harus sering diservis untuk membersihkannya dari debu selama perjalanan.

3. Prakoso Umam. Hobinya mencari spot foto yang menakjubkan, Umam sudah menjelajahi hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Untuk menjadi seorang fotografer, kamu harus fokus dan mengejar apa yang kamu suka. Jika menyukai fotografi outdoor, menurut Umam, berangkatlah sepagi mungkin agar mendapatkan pencahayaan terbaik, terutama jika ingin memotret pemandangan.

· Kemudian menurut Umam, saat mengambil foto carilah komposisi yang benar-benar bagus. Untuk fotografi outdoor saat berkendara, perlu menyatukan jalan, sepeda motor, dan latar belakang untuk membuat cerita yang bagus dari sebuah gambar.

· Untuk gear-nya sendiri tidak perlu kamera yang canggih dengan lensa yang mahal, kamera standar atau kamera smartphone saja sudah cukup, yang penting mengabadikan sebuah momentum.

 

Terobosan SMK Al-Mufti dan SMKN 3 Kuningan Sebagai SMK Pusat Keunggulan

GayaKeren.idSegala sektor usaha yang ada saat ini tidak bisa terlepas dari peran penting digital marketing, termasuk usaha dalam bidang pendidikan. Seperti lembaga pendidikan Sekolah Menengah Kejurusan (SMK) yang sangat membutuhkan pemasaran digital, guna memasarkan berbagai keunggulannya lembaganya.

Salah satunya SMK Al-Mufti atau sering disebut SMAFTI” merupakan SMK unggulan dibawah Yayasan Almufti yang terletak di Kabupaten Subang. Mempunyai beberapa kompetensi keahlian yaitu Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dan Teknik Komputer & Jaringan (TKJ).

Sejak tahun 2016, SMK Al-Mufti bekerjasama dengan PT. Astra Daihatsu Motor dengan bentuk kerjasama meliputi sinkronisasi kurikulum, pengajar dari industri, siswa dapat melakukan magang di bengkel resmi Daihatsu, mendapatkan sertifikasi kompetensi guru, donasi mesin dan unit praktek. Pada Tahun 2019 SMK Al-Mufti mendapatkan akreditasi A” dari PT. Astra Daihatsu Motor untuk penilaian sekolah yang tergabung dalam Program Pintar Bersama Daihatsu (PBD) dan menjadi Daihatsu School Skill Center (DSSC) atau tempat pendidikan dan pelatihan guru dan siswa untuk area Jawa Barat.

Keunggulan lainnya pada SMK Al-Mufti pada tahun 2020 menjadi SMK Center Of Excellence (COE) sehingga peningkatan kompetensi SDM dan sarana prasarana menjadi fokus pengembangan dengan dibangunnya DOJO (Balai Pelatihan) untuk siswa & guru. Terdapat sembilan (9) DOJO yaitu Dojo Safety Man, Dojo Fundamental Skill, Dojo Measurement Skill, Dojo Toyota Production System, Dojo Total Productif Maintenance, Dojo Welding, Dojo Electrical, Dojo Overhaul, dan Dojo Service.

“Menjadi salah satu SMK unggulan di Jawa Barat, kami akan memfasilitasi para siswa dengan Balai Pelatihan  bertujuan mengasah keterampilan sebagai bekal untuk bekerja baik di industri maupun berwirausaha,” ujar Rusamanudin selaku Kepala Sekolah SMK Al-Mufti.

Selanjutnya adalah SMK 3 Kuningan merupakan salah satu sekolah Pusat Keunggulan yang terletak di Kabupaten Kuningan. SMK ini, memiliki delapan (8) keahlian yaitu Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Bisnis Konstruksi dan Properti, Multi Media, Teknik Bisnis Sepeda Motor, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik Otomasi Industri, dan Teknik Audio Video.

Pada tahun 2020, SMK 3 Kuningan bekerjasama dengan Samsung Tech Institute dalam kurikulum Teknik Audio Video (TAV) dengan tujuan untuk membekali para siswa dengan keterampilan teknisi berbasis perbaikan elektronik. Bentuk kerjasama yang dilakukan meliputi mengadakan pelatihan untuk guru, memfasilitasi siswa untuk melaksanakan praktek kerja industri, dan memprioritaskan siswa-siswa yang sudah lulus untuk mengikuti proses rekruitmen di service center yang sesuai dengan kebutuhan dan kriteria dunia industri.

“Lulusan program ini diharapkan dapat memiliki nilai lebih dalam berkompetisi mencari pekerjaan maupun membuka usaha sendiri setelah lulus dari SMK,” ucap Fuad selaku Kepala Sekolah SMKN 3 Kuningan.

Diketahui bahwa Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia bekerjasama dengan Dyandra Academy (PT Dyandra Promosindo) menghadirkan Digital Marketing Development Program untuk pengembangan khusus untuk SMK di daerah Jawa Barat, Banten dan Jakarta pada tanggal 1 – 18 Juni 2021.

Program Digital Marketing yang dilakukan merupakan edukasi mendasar yang dapat dikembangkan oleh SMK untuk menunjang kegiatan promosi dan publikasi seperti yang telah dijalankan oleh SMK Al-Mufti, dengan adanya fasilitas online seperti Aplikasi Sistem Informasi Sekolah dan Aplikasi Penerimaan Peserta Didik Baru yang dapat diakses melalui website. Selain itu, pada SMK 3 Kuningan melalui website juga terdapat kolom berita terkait informasi kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dan keunggulan dari berbagai keahlian yang ada. Dengan melakukan Digital Marketing melalui website dapat memudahkan para stakeholder untuk menemukan informasi kegiatan dan keunggulan yang ada di sekolah.

“Saya berharap dengan adanya program ini dapat meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan sehingga dapat mendukung program link and match untuk mengembangkan kurikulum dan pelatihan yang diterapkan bagi para siswa,” tutup Rumpoko Adi selaku Dyandra Academy Director.

SMK Pusat Keunggulan Tingkatkan Strategi untuk Hasilkan Lulusan Siap Kerja

GayaKeren.idPendidikan merupakan institusi yang paling bertanggung jawab terhadap masa depan suatu bangsa. Berada pada era dengan perubahan yang sangat cepat, dunia pendidikan di Indonesia pada saat ini akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara lain baik dalam produk, pelayanan maupun dalam penyiapan sumber daya manusia.  Institusi pendidikan diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas secara akademik dan mumpuni secara moral. Salah satunya adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Salah satu Sekolah Menengah Kejuruan yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya, SMKN Rajapolah memiliki lima kompetensi keahlian yaitu Akuntasi dan Keuangan Lembaga, Bisnis Daring dan Pemasaran, Desain Permodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif dan Teknik Komputer Jaringan.

SMKN Rajapolah sendiri telah menjalani program Center of Excellence (CoE) atau pusat keunggulan pendidikan pada kompetensi keahlian Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB). Dimana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia memberikan bantuan berupa sarana fisik, peralatan dan program penguatan pembelajaran. Beberapa jenis kegiatan yang telah dilakukan antara lain penyelarasan kurikulum, praktik kerja industri, magang guru dan siswa, guru tamu, training of trainers, donasi peralatan praktik, dan rekrutmen penjurusan.

Kompetensi keahlian Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) adalah jurusan yang mempelajari tentang perencanaan bangunan, pelaksanaan pembuatan gedung dan perbaikan gedung. Beberapa kegiatannya antara lain mempelajari tentang bagaimana menggambar desain rumah, gedung, jalan dan jembatan. Selain mempelajari proses menggambar secara manual, para siswa juga dibekali ilmu penggambaran desain secara digital 2D & 3D untuk menghasilkan desain yang lebih cepat dan akurat.

Untuk mendukung, memperlancar dan memudahkan kegiatan pengajaran, SMKN Rajapolah juga menyediakan beberapa fasilitas belajar yang memadai. Beberapa fasilitas yang telah disediakan bagi para siswa antara lain studio gambar manual, studio gambar digital 2D, studio gambar digital 3D, ruang diskusi, workshop kayu/ bengkel kayu sebagai tempat pembuatan prototype interior, ruang workshop market untuk menunjang kegiatan pembuatan aksesoris interior market.

“Sebagai gambaran, beberapa lapangan kerja yang terkait dengan jurusan ini antara lain kontraktor, konsultan, untuk di instansi pemerintah ada peluang di pekerjaan umum, tata kota, tarkim, irigasi dan sebagainya. Seiring dengan persaingan dunia kerja yang semakin ketat. Pendidikan dan pelatihan kompetensi keahlian DPIB di SMKN Rajapolah ini akan semakin diperkuat dengan pengembahan para siswa sebagai calon sumber daya manusia di dunia kerja nanti.” ucap Akhmad Baron Islam selaku Ketua Jurusan Program DPIB SMKN Rajapolah Tasikmalaya.

Selain SMKN Rajapolah Tasikmalaya, SMK Pusat Keunggulan yang terletak di wilayah Jawa Barat tepatnya Kabupaten Bandung, Bandung Timur adalah SMK Bakti Nusantara 666, SMK ini memiliki lima (5) kompetensi keahlian, diantaranya Rekayasa Perangkat Lunak, Desain Komunikasi Visual, Animasi, Akuntansi dan Keuangan Lembaga serta Bisnis Daring dan Pemasaran.

Salah satu keunikan yang dimiliki SMK Bakti Nusantara 666 adalah kompetensi keahlian animasi yang masih sedikit ditemukan pada SMK lain di Indonesia.  Saat ini banyak industri yang menggunakan cara promosi atau marketing dengan menggunakan animasi untuk mengenalkan produk mereka kepada masyarakat. SMK Bakti Nusantara 666 mempersiapkan siswa menjadi tenaga terampil di bidang animasi. Siswa dibekali kemampuan seni dan desain, kemampuan menggambar manual/digital, penguasaan software animasi, penguasaan teknik animasi 2D dan 3D, dan spesial efek, fotografi,  sinematografi, dan produksi film animasi.

Beberapa peluang bagi lulusan kompetensi keahlian animasi adalah pada industri film, animasi, game, advertising, percetakan, fotografi, visual merchandiser, modeling 3D dan web design (IT). “Berbekal pendidikan selama 3 tahun, pada kompetensi keahlian animasi di SMK Bakti Nusantara 666  siswa dipersiapkan agar kompetitif dan siap kerja. Siswa tidak hanya disuguhkan teori, akan tetapi juga praktek lapangan sesuai dengan bidang kejuruannya.” ucap Dani Wardani, Kepala Sekolah SMK Bakti Nusantara 666.

Kemendikbud Melalui Dyandra Academy, Beri Pelatihan Guru SMK se-Jawa Barat, Banten dan Jakarta

Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia pada tahun ini bekerjasama dengan PT Dyandra Promosindo (Dyandra Academy) menghadirkan Digital Marketing Development Program. Penyelenggaraan program pertama kali diadakan khusus untuk SMK di daerah Jawa Barat, Banten dan Jakarta. Program pertama diselenggarakan pada tanggal 1 – 18 Juni 2021 yang dibagi atas dua kelas yaitu kelas untuk kepala sekolah yang dilaksanakan di The Jayakarta Hotel, Jakarta pada tanggal 1 – 5 Juni dan kelas untuk wakil kepala sekolah/guru yang dilaksanakan di Hotel Menara Peninsula, Jakarta pada tanggal 6 – 18 Juni 2021 dengan total peserta sebanyak 127 SMK dari berbagai daerah di Jawa Barat, Banten dan Jakarta.

Melalui Digital Marketing Development Program diharapkan dapat meningkatkan kemampuan digital marketing para kepala dan guru sekolah. Beberapa program pengembangan yang dijalankan adalah melalui program Digital Marketing Strategy dan Social Media Marketing. Program pengembangan ini memberikan kesempatan kepada kepala dan guru sekolah untuk memahami strategi digital marketing. Selain itu program ini juga turut mendukung peningkatan revitalisasi citra SMK dengan memberikan kesempatan kepada kepala dan guru sekolah dalam menerapkan strategi komunikasi yang efektif dan kreatif kepada stakeholder/ pemangku kepentingan untuk berbagi informasi mengenai kompetensi keahlian, jurusan, keunggulan dan prestasi yang ada di sekolah.

Progate Resmi Berikan Program Studi Coding dan Digital Leadership Bagi Mahasiswa

GayaKeren.id – Progate, platform pembelajaran coding daring resmi bermitra dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Republik Indonesia. Dalam program Kampus Merdeka ini, Progate merancang khusus program studi bertemakan “Kecerdasan dan Kepemimpinan Digital melalui Coding” yang bertujuan untuk menghasilkan talenta-talenta digital Indonesia yang berkualitas unggul dan siap kerja.

Program pelatihan senilai 20 SKS (setara dengan satu SKS semester penuh) yang dilakukan sepenuhnya secara online ini melatih mahasiswa dengan materi yang relevan untuk dapat meningkatkan keahlian digital yang sangat dibutuhkan industri dalam era digital saat ini. Dalam program studi ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan dasar teori, melainkan juga kesempatan untuk membuat berbagai proyek berbasis coding, sebagai implementasi nyata dari ilmu yang telah dipelajarinya.

“Perkembangan teknologi dan industri teknologi di Indonesia masih merupakan awal dari potensi yang begitu besar di masa depan. Dengan demografi yang dimiliki Indonesia, ditambah keseriusan pemerintah dalam meningkatkan ekonomi digital, tentu akan menjadi daya tarik bagi investor untuk memperluas bisnisnya di Indonesia. Dan untuk dapat menjawab peluang ini, Indonesia membutuhkan ratusan ribu talenta digital berkualitas setiap tahunnya. Program Kampus Merdeka ini adalah inisiatif yang brilian karena dengan metode pembelajaran yang online, akan membuka kesempatan bagi seluruh mahasiswa secara nasional untuk dapat mengembangkan skill mereka di bidang ini,” ucap Norman Ganto, Country Manager, Progate Indonesia.

Indonesia menduduki peringkat kelima sebagai negara dengan jumlah startup terbanyak di dunia, dimana berdasarkan data startup ranking.com, jumlah startup di Indonesia mencapai 2.229 pada April 2021. Tantangan utama yang dihadapi Indonesia saat ini yaitu ketersediaan sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap pakai di industri. Bahkan Kementerian Komunikasi & Informatika (Kemenkominfo) mengatakan Indonesia akan kekurangan sembilan juta talenta digital pada 2030.

Sejalan dengan visi dan misi Pemerintah, Progate mendorong potensi pertumbuhan startup digital di Indonesia dengan meningkatkan jumlah talenta digital yang berkualitas. Kerjasama Progate dengan Kemendikbud Ristek dalam inisiasi Kampus Merdeka akan menghasilkan 3,750 talenta digital baru yang dapat meningkatkan daya saing bangsa di era Revolusi Industri 4.0.

“Program ini dirancang bagi siapapun yang tertarik untuk dapat bekerja di industri digital atau teknologi. Mahasiswa dari jurusan apapun dapat dan disarankan untuk mengikuti program ini karena kurikulum yang diterapkan tidak hanya tentang belajar coding, melainkan juga tentang bagaimana menjadi seorang profesional dengan digital dan growth mindset,” tambah Norman.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa saat ini, mahasiswa tak hanya dituntut cakap di satu bidang ilmu saja, tetapi juga harus bisa menguasai bidang ilmu lain. Menurutnya, ketika satu rumpun ilmu digabungkan dengan rumpun ilmu lainnya, akan dapat melahirkan suatu karya yang unik dan inovatif. “Kita menerapkan hal ini tidak hanya untuk memastikan bahwa lulusan-lulusan kita bisa berkarir sesuai dengan minat mereka, namun juga terbekali dengan kombinasi disiplin ilmu yang memang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan industri kerja yang semakin kompleks,” ucap Nadiem.

Sejak didirikan pada Juli 2014, Progate telah melayani lebih dari 2,1 juta pelajar aktif secara global dengan menghadirkan kurikulum yang mudah untuk dipelajari  dan memungkinkan orang untuk menemukan passion mereka. Coding tidak hanya membangun keterampilan teknis, tapi juga mengajarkan critical thinking dan kemampuan untuk memecahkan masalah besar dan kompleks, dimana hal ini sangat penting dan dibutuhkan di perusahaan mana pun, baik konvensional atau startup.

Indonesia menduduki peringkat kelima sebagai negara dengan jumlah startup terbanyak di dunia, dimana berdasarkan data startup ranking.com, jumlah startup di Indonesia mencapai 2.229 pada April 2021. Tantangan utama yang dihadapi Indonesia saat ini yaitu ketersediaan sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap pakai di industri. Bahkan Kementerian Komunikasi & Informatika (Kemenkominfo) mengatakan Indonesia akan kekurangan sembilan juta talenta digital pada 2030.

Sejalan dengan visi dan misi Pemerintah, Progate mendorong potensi pertumbuhan startup digital di Indonesia dengan meningkatkan jumlah talenta digital yang berkualitas. Kerjasama Progate dengan Kemendikbud Ristek dalam inisiasi Kampus Merdeka akan menghasilkan 3,750 talenta digital baru yang dapat meningkatkan daya saing bangsa di era Revolusi Industri 4.0.

“Program ini dirancang bagi siapapun yang tertarik untuk dapat bekerja di industri digital atau teknologi. Mahasiswa dari jurusan apapun dapat dan disarankan untuk mengikuti program ini karena kurikulum yang diterapkan tidak hanya tentang belajar coding, melainkan juga tentang bagaimana menjadi seorang profesional dengan digital dan growth mindset,” tambah Norman.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa saat ini, mahasiswa tak hanya dituntut cakap di satu bidang ilmu saja, tetapi juga harus bisa menguasai bidang ilmu lain. Menurutnya, ketika satu rumpun ilmu digabungkan dengan rumpun ilmu lainnya, akan dapat melahirkan suatu karya yang unik dan inovatif. “Kita menerapkan hal ini tidak hanya untuk memastikan bahwa lulusan-lulusan kita bisa berkarir sesuai dengan minat mereka, namun juga terbekali dengan kombinasi disiplin ilmu yang memang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan industri kerja yang semakin kompleks,” ucap Nadiem.

Sejak didirikan pada Juli 2014, Progate telah melayani lebih dari 2,1 juta pelajar aktif secara global dengan menghadirkan kurikulum yang mudah untuk dipelajari  dan memungkinkan orang untuk menemukan passion mereka. Coding tidak hanya membangun keterampilan teknis, tapi juga mengajarkan critical thinking dan kemampuan untuk memecahkan masalah besar dan kompleks, dimana hal ini sangat penting dan dibutuhkan di perusahaan mana pun, baik konvensional atau startup.

Alibaba Business School Luncurkan Netpreneur Training Virtual Perdana bagi UMKM dan Startup Indonesia

GayaKeren.id Alibaba Business School, unit edukasi dari Alibaba Group, akan meluncurkan program pelatihan Alibaba Netpreneur virtual yang pertama di Indonesia, bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN Indonesia).

Program Netpreneur Training dirancang untuk membekali para wirausahawan dan pelaku bisnis dengan pengetahuan serta bimbingan praktis yang dapat mereka lakukan untuk mempercepat upaya transformasi digital, dengan berkaca dari perjalanan ekonomi digital Alibaba. Pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif Alibaba yang lebih luas untuk mempromosikan perkembangan inklusif dan memberdayakan wirausahawan dan pelaku bisnis berbagai skala. Pendaftaraan untuk program ini telah dibuka dan akan berakhir 16 Juni 2021.

“Akselerasi ekonomi digital sebagai dampak dari pandemi global telah membuka berbagai kesempatan yang sebelumnya tidak disadari. Kami sangat senang dapat mendemonstrasikan kepada para UKM dan wirausahawan, bagaimana mereka dapat memanfaatkan pembelajaran dan pengetahuan dari ekosistem digital kami, untuk memahami dan memanfaatkan peluang yang ada, serta mentransformasi bisnis mereka untuk mencapai kesuksesan jangka panjang dalam ekonomi digital,” jelas Zhang Yu, Alibaba Group Partner and Vice President.

Dua gelombang pertama Program Alibaba Netpreneur Training Indonesia dilaksanakan pada tahun 2019 dan 2020 selama 10 hari di Hangzhou, untuk mendapatkan pengetahuan mengenai tren ekonomi digital dan belajar secara langsung dari pemimpin bisnis Alibaba. Hingga saat ini, sebanyak 96 wirausahawan dan pelaku bisnis di Indonesia telah menyelesaikan program pelatihan ini.

Dengan mempertimbangkan pandemi Covid-19, gelombang ketiga program ini telah dirancang ulang dengan menggabungkan modul pelatihan online dan offline untuk memenuhi syarat protokol kesehatan. Program online akan dilaksanakan melalui serangkaian seminar virtual pada 14 Juli hingga 1 September. Seminar ini akan mencakup pengalaman pertama dari inovasi e-commerce dan digital, akses ke pemimpin bisnis di Alibaba dan Tiongkok, serta kesempatan untuk membangun relasi dengan para wirausahawan dari wilayah masing-masing, melalui berbagai latihan, kuliah interaktif, dan diskusi yang dinamis.

Selama enam minggu, sesi seminar ini akan mencakup transformasi digital Tiongkok, yang termasuk faktor-faktor utama yang mendukung pertumbuhan Alibaba dari start-up hingga menjadi ekosistem digital, serta saran-saran praktis untuk membantu bisnis mentransformasi operasinya secara digital dan dengan percaya diri meraih peluang bisnis secara global. Alibaba Business School juga akan mengadakan webinar tambahan yang bersifat tidak wajib selama program, webinar ini akan membahas soal tren dan insight industri.

“Kita semua telah menyaksikan bagaimana Covid-19 telah menjadi pemicu utama transformasi digital bagi berbagai korporasi di dunia. Kemajuan teknologi menjadi kebutuhan mendasar bagi perusahaan untuk bertahan dan bertumbuh di era ini. Oleh sebab itu, penting bagi para pengusaha, terutama pelaku UKM, untuk membekali diri dengan pengetahuan terbaru dan terpenting mengenai transformasi digital. Selain itu, selaras dengan visi Pemerintah Indonesia untuk mewujudkan Indonesia 4.0, KADIN Indonesia percaya bahwa pelatihan ini akan memberikan nilai positif bagi para pelaku bisnis Indonesia. Maka, kami sangat menganjurkan semua anggota kami untuk berpartisipasi,” tambah Rosan P. Roeslani, Ketua Umum KADIN Indonesia.

Para peserta yang bergabung dalam sesi online program Alibaba Netpreneur Training akan mendapatkan:

  • Pemahaman akan perkembangan ekonomi digital di Tiongkok
  • Dasar-dasar peran new technology dan ekonomi digital dalam mendorong perkembangan nasional
  • Pengetahuan utama akan evolusi ekosistem Alibaba yang meliputi pembelajaran dan praktik terbaik melalui berbagai sesi dari pemimpin senior Alibaba.
  • Pegetahuan akan tren dan praktik mutakhir yang digunakan dalam ekonomi digital Tiongkok yang kian berkembang
  • Pemahaman mendalam akan kerangka bisnis dan pola strategis, serta berbagai cara untuk menciptakan lingkungan yang menguatkan kapasitas peserta untuk mendorong inovasi dan mencapai hasil yang lebih baik.

Para peserta akan dinilai dan diuji setiap minggu, dan akan mendapatkan tugas akhir di penghujung pelatihan. Semua peserta akan diundang untuk bergabung dalam komunitas Alibaba Global Initiatives, dimana mereka akan dapat mengakses informasi dan aktivitas tambahan pasca-pelatihan seperti webinar dan bulletin.

Berdasarkan hasil dari partisipasi online dan penilaian tugas atau proyek, para peserta yang mendapatkan hasil baik dapat berpartisipasi dalam program imersif offline yang akan diadakan di Kantor Pusat Alibaba di Hangzhou saat pembatasan perjalanan sudah dihapus.

Program Alibaba Netpreneur Training adalah inisiatif terbaru dari Alibaba Business School untuk mendorong kesuksesan dalam ekonomi digital Indonesia, serta mengembangkan talenta perdagangan dan bisnis digital. Upaya lain dari Alibaba Business School dan unit Alibaba Group lainnya untuk mempercepat proses transformasi digital Indonesia meliputi—namun tidak terbatas pada—Program eFounders Fellowship, yang dilaksanakan oleh Alibaba Business School bekerjasama dengan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), dan kursus terbuka serta pelatihan lainnya akan teknologi cloud dan digital yang ditawarkan oleh Alibaba Cloud Academy dan Alibaba Cloud Academic Empowerment Program (AAEP)

Blibli Berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada Mendukung Digitalisasi UMKM Indonesia melalui Kelas Kewirausahaan Sosial

GayaKeren.id – Blibli memberikan edukasi kewirausahaan dan e-commerce pada Kelas Kewirausahaan Sosial bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Program inisiatif dari Kementerian Sekretariat Negara dan diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada ini bertujuan untuk menghasilkan generasi muda yang dapat memberikan kontribusi langsung terhadap pengembangan dan pemberdayaan UMKM sebagai pendorong ekonomi nasional.

Aji Hogantara, Sr. Manager Merchant Activation & Engagement Blibli sekaligus Penanggung Jawab Program Social E-Compreneur mengungkapkan, partisipasi Blibli dalam program ini sejalan dengan komitmennya sebagai e-commerce lokal yang mendukung pertumbuhan UMKM Indonesia. “Kami melihat begitu besarnya kesempatan yang dapat diraih oleh pelaku UMKM ketika memanfaatkan platform online. Pandangan inilah yang mendorong kami untuk terus mendukung program Gernas BBI sejak tahun lalu,” kata Aji Hogantara.

Blibli berharap melalui Kelas Kewirausahaan Sosial UGM ini, peserta bisa lebih memahami mengenai kewirausahaan serta lanskap e-commerce, yang nantinya akan bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. “Dengan mempersiapkan generasi muda dengan sejumlah skill di Kelas Kewirausahaan Sosial UGM ini, harapannya semakin banyak sumber daya yang dapat mengakselerasi digitalisasi para pelaku UMKM di Indonesia,” tutup Aji Hogantara.

Kelas “Social E-compreneur” di program Kelas Kewirausahaan Sosial ini terdiri dari 13 sesi yang diisi oleh para tenaga ahli dari Blibli. Berlangsung mulai Februari 2021, kelas ini akan membahas berbagai topik tentang pemanfaatan ekosistem e-commerce untuk UMKM Indonesia yang disajikan dengan metode student-based learning, project based learning, dan fun learning. Beberapa topik di antaranya adalah analisa tren, manajemen produk, pemasaran media sosial dan digital, serta optimalisasi sistem e-commerce dalam pengembangan usaha.

Peserta yang terdiri dari mahasiswa di berbagai universitas dan umum ini akan mengajukan proposal proyek di akhir program, dengan memanfaatkan aplikasi ilmu yang disampaikan sepanjang sesi kelas “Social E-compreneur”. Peserta yang terpilih akan berkesempatan untuk menjadi Kakak Asuh, program kolaborasi Blibli dengan Kementerian Koperasi dan UMKM RI dan Smesco yang bertujuan membantu UMKM atau Adik Asuh untuk naik kelas melalui platform digital. Program Kakak Asuh UMKM ini sejalan dengan program Gernas BBI yang mendorong percepatan digitalisasi UMKM.

Pelibatan peserta untuk terjun langsung dalam pemberdayaan UMKM diapresiasi oleh Bayu Dardias Kurniadi, Dosen Pengampu Mata Kuliah Inovatif Kewirausahaan Sosial UGM. “Gagasan awal diadakannya Kelas Kewirausahaan Sosial ini adalah agar anak muda dapat mengidentifikasi masalah sosial yang ada di sekitarnya, dipadu dengan kemampuan kewirausahaan.  Langkah Blibli yang merangkul para peserta untuk ikut membimbing pelaku UMKM dalam melakukan digitalisasi, merupakan cara bagi para generasi muda ini untuk menjadi bagian dari solusi yang konkret,” kata Bayu Dardias Kurniadi.

Selain partisipasi dalam Kelas Kewirausahaan Sosial ini, Blibli telah meluncurkan berbagai inisiatif untuk mendukung pemberdayaan UMKM. Mulai dari kategori khusus kurasi produk Galeri Indonesia yang saat ini mencakup lebih dari 75 ribu pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia, hingga pusat edukasi bagi seller, termasuk para pelaku UMKM, bernama Blibli University, untuk membimbing mereka memaksimalkan fitur dan layanan berjualan secara digital di Blibli.

Blibli akan terus menghadirkan inovasi dan layanan terbaik sebagai wujud nyata komitmen strategi bisnis perusahaan yaitu Customer Satisfaction First, melalui fasilitas dan pelayanan gratis ongkir, pembayaran aman, 100% produk dengan kualitas terdepan, 15 hari retur, pengiriman cepat, dan dukungan layanan 24/7 Customer Care. #KarenaKamuNo1.

Panasonic Gobel, Hadiahi Super Beasiswa Untuk Siswa Berpersatasi Ditengah Pandemi

GayaKeren.id – Sebagai bentuk dukungan pada kemajuan pendidikan di Indonesia, Panasonic GOBEL menghadirkan program Super Beasiswa 2020. Pada Kamis 24 Desember 2020, telah dilakukan acara penyerahan beasiswa yang ditujukan bagi pelajar berprestasi di tengah masa pandemi, dalam upaya memberikan motivasi  bagia generasi muda Indonesia untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Acara penyerahan Super Beasiswa 2020 ini dihadiri oleh Pemilik Grup Perusahaan Panasonic GOBEL Abdullah Gobel, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dr. Susanto, HR Director PT Panasonic Gobel Indonesia Intan Abdams Katoppo, Presiden Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG), dan Ketua Umum Koperasi Karyawan Kelompok Gobel Mustar Kai. Penyerahan  Super Beasiswa 2020 diselenggarakan di Auditorium Yayasan Matsushita GOBEL (YMG) Jakarta Timur.

Djoko Wahyudi, Presiden Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG) mengatakan bahwa, Panasonic terus berupaya untuk memberikan kontribusi pada peningkatan pendidikan untuk masyarakat Indonesia demi menuju kehidupan yang lebih baik, sesuai dengan implementasi dari tagline Panasonic yaitu “A Better Life, A Better World”.

“Penyerahan Super Beasiswa 2020 merupakan bukti komitmen Panasonic GOBEL untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDG), sebagai tujuan dari CSR perusahaan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan generasi muda  dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas ke depannya,” kata Djoko Wahyudi.

Penyerahan beasiswa tersebut diberikan kepada 89 pelajar di tingkat sekolah dasar (SD), 53 pelajar  sekolah tingkat menengah (SMP), 40 pelajar di sekolah tingkat atas (SMA) serta 28 mahasiswa di tingkat Perguruan Tinggi. Panasonic berharap beasiswa yang diberikan kepada 204 pelajar dapat bermanfaat dan memotivasi pelajar dalam menggapai impian.

Mustar Kai, Ketua Umum Koperasi Karyawan Kelompok Gobel menambahkan, meskipun kita tengah berada dalam masa pandemi, namun tidak menyurutkan Panasonic untuk terus berkontribusi. Karena bagi Panasonic generasi muda Indonesia adalah merupakan yang berharga, apalagi mereka adalah harapan untuk menjadikan negara lebih sejahtera di masa mendatang.

“Kami harap Koperasi Karyawan GOBEL (KOPKAR) dan Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL (FSPPG) terus bersinergi dalam melakukan penyaluran beasiswa bagi para pelajar berprestasi di Indonesia, yang sejalan  dengan tujuan Panasonic GOBEL untuk memberikan dukungan nyata  berupa kontribusi terhadap kemajuan, perkembangan dan kesejahteraan masyarakat melalui setiap kegiatan bisnisnya di tengah kondisi pandemi, ” tutup Mustar Kai.

3 Cara Mudah dan Hemat Dukung Anak Belajar di Rumah

GayaKeren.idProses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang tengah dilaksanakan di hampir semua sekolah di di Indonesia selama lebih dari 7 bulan ini kerap menemukan kendala yang dirasakan oleh berbagai pihak seperti peserta didik (anak) dan orang tua. Berdasarkan survei berjudul “Kesiapan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19” yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), salah satu kendala yang dialami oleh peserta didik (anak) saat PJJ adalah sulitnya mendapatkan konsentrasi penuh saat belajar. Selain itu, ada anggapan tingginya biaya yang harus dikeluarkan orang tua untuk perangkat dan paket data yang memadai untuk menunjang proses PJJ. Samsung Electronics Indonesia, melalui program Semangat Tetap Sekolah menjadi jawaban dari tantangan yang ada dan hadir sebagai solusi bagi orang tua dan anak demi proses PJJ di Indonesia yang lebih baik lagi. 

“Beragam tantangan kerap ditemui oleh orangtua dan anak pada masa PJJ, mulai dari perangkat, kuota, hingga sulitnya mendapatkan konsentrasi/fokus pada masa pembelajaran. Untuk itu, Samsung berkomitmen menghadirkan solusi PJJ yang lebih baik dengan program Semangat Tetap Sekolah. Program ini menawarkan orangtua bundling Galaxy A01 Core, Galaxy A01 dan Galaxy A11 dengan harga terjangkau, kuota internet eksklusif, serta fitur-fitur unggulan yang dapat menunjang proses pembelajaran yang lebih efisien,” ucap Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager, Samsung Electronics Indonesia

 Untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi orangtua dan siswa pada masa PJJ, simak 3 cara mudah dan hemat dukung anak belajar di rumah: 

1. Ketahui kebutuhan yang menunjang konsentrasi belajar Anak. Kemdikbud juga menyebut rata-rata siswa tidak bisa memahami pelajaran dalam kondisi kegiatan belajar jarak jauh karena mereka tidak berkonsentrasi secara penuh jika belajar di rumah. Dengan fitur Focus Mode yang hadir pada Galaxy A01 Core, Galaxy A01 dan Galaxy A11, orang tua dapat membatasi jenis dan jumlah aplikasi yang dapat dioperasikan anak pada saat proses PJJ berlangsung. Sehingga, anak bisa mendapatkan konsentrasi yang lebih baik dan minim distraksi. 

 2. Kenali aplikasi pendukung PJJ Anak yang tepat dan efisien. Banyaknya ragam dan jenis aplikasi pendukung PJJ dan aplikasi yang harus dijalankan secara bersamaan yang kadang sedikit membingungkan orang tua ataupun anak dalam proses belajar, namun sangat membantu proses belajar.  Hadirnya Android GO pada Galaxy A01 Core, Galaxy A01 dan Galaxy A11, dengan dukungan aplikasi YouTube GO dan Google GO, membuat kinerja perangkat lebih efisien dan memperlancar proses pembelajaran dengan pengalaman menggunakan smartphone yang lebih lancar. 

 3. Pilih perangkat dan paket data yang tepat. Stigma yang beredar di masyarakat akan perangkat smartphone pendukung PJJ yang memadai akan memakan biaya yang tinggi sekarang sudah tidak menjadi kendala karena Samsung melalui program Semangat Tetap Sekolah menghadirkan Galaxy A01 Core, Galaxy A01, dan Galaxy A11 berikut dengan paket kuota data dari Indosat dan Telkomsel.  

Galaxy A01 Core dapat diperoleh hanya dengan harga Rp. 999.000,- untuk varian 1/16GB dan Rp. 1.149.000,- untuk varian 2/32GB. Pembeli akan mendapatkan bonus kuota internet hingga 24GB selama setahun dari Indosat Ooredoo, cukup dengan melakukan pengisian ulang Rp. 20.000,- setiap bulan. Bonus kuota ini tidak akan memotong nominal pulsa yang diisi oleh pelanggan. Selain itu, program Samsung Semangat Tetap Sekolah juga hadir melalui paket bundling  Galaxy A01 dan Galaxy A11 yang sudah dilengkapi dengan kuota internet dari Telkomsel, dimana masing masing ditawarkan dengan harga spesial Rp. 1.249.000,- untuk Galaxy A01 dan Rp 1.899.000,- untuk Galaxy A11. Pembeli bisa mendapatkan kedua smartphone tersebut dengan  kuota internet 48GB selama satu tahun dari Telkomsel, cukup dengan membayar Rp. 32.000,- per bulan dari harga normal Rp. 64.000,- per bulannya. 

Program Samsung Semangat Tetap Sekolah, berlangsung mulai 30 September – 31 Desember 2020. Untuk menambahkan kemudahan bagi para orang tua, Samsung juga menyediakan cicilan hingga 12 bulan untuk pembelian Galaxy A01 Core, Galaxy A01, dan Galaxy A11 bekerja sama dengan Home Credit Indonesia, mulai 90 ribuan setiap bulannya.