Play List Baru Untuk Menemani Aktifitas di Awal Tahun Baru

GayaKeren.id – Kita baru saja memasuki bulan Januari dan para pecinta musik disambut dengan berbagai lagu baru yang membuka tahun ini dengan sangat sukses. Musisi dari setiap genre membawa semangat dan inspirasi baru untuk tahun 2021 dan tentunya masih banyak lagi yangakan menghadirkan karyanya. Resso, sebagai aplikasi streaming musik sosial pertama di dunia, dengan perpustakaan musik yang luas siap menghadirkan musik lokal dan internasional yang baru dan terhangat kepada para penggunanya. Ambil headphone-mu dan berikut beberapa lagu baru dan hot yang dapat kamu didengarkan di Resso:

1. De Una Vez -Selena Gomez

Selena Gomez akhirnya merilis single berbahasa Spanyolnya yang sangat ditunggu-tunggu, “De Una Vez”, yang merupakan sesuatu yang ingin Ia lakukan sejak 10 tahun lalu. Lagu yang diproduksi oleh Tainy, Albert Hype, Jota Rosa, dan Neon16 ini adalah lagu pop berirama dengan sedikit pengaruh musik urban. “De Una Vez” menceritakan tentang seseorang yang menyembuhkan dirinya dari luka hubungan sebelumnya dan kembali mendapatkan kepercayaandiri. Lagu ini juga menandakan lagu berbahasa Spanyol kedua Gomez sejak “Un Año Sin Lluvia” pada tahun 2010.Bila diterjemahkan, lirik lagu tersebut menceritakan bagaimana Gomez merasa dia telah tumbuh lebih kuat menjadi dirinya sendiri,dan dia pulih dari patah hati yang diibaratkan dengan dada yang tidak dapat ditembus oleh peluru. Hal tersebut juga dapat dilihat dari penerjemahan visual lagu tersebut dengan Selena yang mengenakan aksesori hati berornamen yang bersinar di dadanya saat ia berpindah dari satu kamar ke kamar lain di rumah bergaya vintage.

2. Waktuku Hampa -Ardhito Pramono & Detik Waktu Quarte

Ditulis oleh musisi jazz legendaris Indonesia, Candra Darusman, Waktuku Hampa adalah salah satu single di album barunya Detik Waktu #2 -Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman dan dinyanyikan oleh salah satu penyanyi muda berbakat, Ardhito Pramono.Ini akan menjadi pertama kalinya Ardhito menampilkan dan merekam lagu ciptaan komposer lain. Lagu itu sendiri bercerita tentang bagaimana seseorang akan merasa hampa tanpa orang tercinta yang digambarkan melalui metafora yang indah. Dengan vibejazz yang dibawa, lagu ini sempurna untuk didengarkan di malam hari saat kita sedang bersantai.

3. How We Used To -Stephanie Poetri

Ditulis oleh musisi jazz legendaris Indonesia, Candra Darusman, Waktuku Hampa adalah salah satu single di album barunya Detik Waktu #2 -Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman dan dinyanyikan oleh salah satu penyanyi muda berbakat, Ardhito Pramono.Ini akan menjadi pertama kalinya Ardhito menampilkan dan merekam lagu ciptaan komposer lain. Lagu itu sendiri bercerita tentang bagaimana seseorang akan merasa hampa tanpa orang tercinta yang digambarkan melalui metafora yang indah. Dengan vibejazz yang dibawa, lagu ini sempurna untuk didengarkan di malam hari saat kita sedang bersantai.3.How We Used To -Stephanie PoetriSetelah sukses dengan singelnya I Love You 3000, Stephanie Poetri, penyanyi berbakat Indonesia, kini kembali dengan single terbaru di bawah naungan label 88 Rising. Single baru ini adalah lagu pertama yang dia tulis setelah pindah ke Amerika Serikat. Lagu tersebut mengekspresikan emosinya setelah perubahan besar dan perjalanan yang dia lalui.

Untuk lagu barunya ini, Stephanie bekerja sama dengan produser ternama, seperti Doc Daniel dan Mason Sacks. Doc Daniel telah menjadi produser untuk musisi seperti Pink Sweat $, Tate McRae, dan Dominic Fike. Sedangkan Mason Sacks pernah bekerja sama dengan Kaash Paige dan penyanyi R&B yang sedang naik daun, Masego. “How We Used To” adalah single keduanya setelah Selfish untuk EP barunya yang akan dirilis akhir tahun ini.

4. MY TREASURE –Treasure

Grup baru di dunia K-pop, Treasure, memulai tahun ini dengan rilis besar, tak lama setelah comebackmereka bulan lalu. Karena album ini akan menjadi bagian terakhir dari seri THE FIRST STEP grup, album tersebut dikatakan berisi serangkaian cerita yang mengekspresikan harapan, kekuatan, dan kebahagiaan. The TREASURE EFFECT memiliki 12 lagu, dengan lagu utama ‘MY TREASURE’, yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan dukungan hangat kepada orang-orang.Lagu itu sendiri memancarkan energi positifyang tentunya akan menghibur pendengarnya. Sebagai boygrup baru dari YG Entertainment, Treasure telah menunjukkan kemampuan mereka untuk berdiri di samping nama-nama besar di industri karena mereka tumbuh secara pesat sejak debut mereka pada tahun 2020.Christo Putra, Head of Music & Content Resso Indonesiamenjelaskan, “Ada lebih dari seribu jenis sub-genre dan lagu yang dapat didengarkan. Dan tahun ini, Resso ingin mengajak pengguna mengikuti perjalanan menemukan musik baru yang dapat mereka nikmati danmenunjukkan kemungkinan tidak terbatas dalam menikmati lagu. Pengguna selalu dapat menemukan musik terbaru dan terhangat di platform kami dengan mudah, hanya dengan menelusuri New Releases Hot 20 di Resso.”

 

Usung Konsep Toko Baru, Electronic City Resmikan H.O.M.E Bogor

GayaKeren.id – Menjelang akhir tahun 2020, Electronic City, meresmikan pembukaan H.O.M.E by Electronic City, Selasa (29/12) yang berlokasi di di Jalan Siliwangi No. 4, Suryakencana – Kota Bogor. Dengan mengusung konsep unik yang merupakan perpaduan antara Electronic City dengan Idemu by VIVERE, yang merupakan adabtasi dari konsep layaknya sebuah rumah untuk tempat tinggal. Toko ini didisain menjadi beberapa bagian seperti Living Room, Kitchen & Dining Room serta menjadi toko Electronic City pertama yang hadir dengan konsep yang menawarkan para pengunjung bahwa ketika berjalan ke dalam toko H.O.M.E (House of Meaningful Experience) para pembeli akan mendapatkan pengalaman yang berbeda yaitu seperti sedang berada didalam rumah seseorang dengan kepribadian yang khas. Menempati ruangan seluas 130m2 dan berada satu area dengan Bank Artha Graha Internasional Cabang Bogor.

Josephine, Marketing and Business Development Director PT Electronic City Indonesia Tbk. dalam keterangannya menyatakan, “Di usia yang ke-19 tahun ini, Electronic City berupaya untuk selalu dapat berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada seluruh pelanggan setia Electronic City. Salah satunya yaitu dengan meluncurkan konsep toko terbaru, H.O.M.E ini. Kami sangat antusias menyambut kolaborasi antara Electronic City dengan Idemu by VIVERE. Konsep terbaru ini pastinya akan memberikan pelayanan terbaik dengan menawarkan pengalaman belanja elektronik yang unik, berbeda, inovatif dan menyenangkan. Pelanggan dapat berbelanja produk elektronik dari Electronic City, serta custom furniture berteknologi 4.0 dari Idemu by VIVERE dalam satu area. Melalui kolaborasi ini, Electronic City diharapkan agar dapat menjadi referensi utama untuk kebutuhan terhadap produk elektronik.”

Dalam rangka merayakan pembukaan H.O.M.E, H.O.M.E by Electronic City memberikan promo antara lain untuk pembelian produk elektronik di H.O.M.E by Electronic City,  pelanggan akan mendapatkan potongan langsung hingga Rp1Juta dan cicilan 0% hingga 24bulan untuk pembayaran dengan Kartu Kredit Mandiri dan potongan Rp 200.000 untuk pembayaran dengan Kartu Debit Bank Artha Graha Internasional.”, Adit, selaku Store Manager H.O.M.E menjelaskan.

Pada kesempatan yang sama, William Simiadi selaku Managing Director Idemu by VIVERE menyampaikan “Didukung dengan teknologi 4.0, kami pastikan Idemu by VIVERE mampu mengikuti dan menjawab kebutuhan pelanggan secara cepat dari proses desain hingga produksi sampai instalasinya melalui produk unggulan custom furniture seperti tatami, kitchen set, bunk bed dan lainnya. Pabrik kami difasilitasi mesin berstandar Eropa dengan sistem digital terkini dan material ramah lingkungan E0 (E-zero). Kami yakin kolaborasi dengan H.O.M.E by Electronic City akan memperkuat pengalaman yang inovatif dan memuaskan bagi pelanggan.”

Selain itu, Yunizar selaku Branch Manager Bank Artha Graha Internasional Bogor menyampaikan, “Kolaborasi bersama Electronic City dan H.O.M.E bertujuan untuk memberikan suasana baru yang hangat dan bersahabat untuk nasabah, sehingga nasabah kami dapat dengan mudah melakukan transaksi perbankan digital sambil berbelanja barang elektronik serta perabotan rumah.”

Electronic City merupakan pionir toko ritel elektronik modern di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 2001. Hingga saat ini Electronic City mengoperasikan 59 toko yang tersebar di 25 kota dalam 12 provinsi di seluruh Indonesia. Electronic City menjadi toko ritel modern pertama yang memiliki 12 nilai tambah (12 added value) kepada konsumen diantaranya Gratis Pengiriman dan Pemasangan (syarat dan ketentuan berlaku); Harga terbaik dan tanpa biaya tambahan serta cicilan 0% hingga 24 bulan untuk pembayaran menggunakan Kartu Kredit; Gratis asuransi kebakaran, banjir dan petir selama 1 tahun dan respon cepat layanan pelanggan. Konsumen juga dapat berbelanja via daring di www.eci.id atau Aplikasi yang dapat di download di Android dan IOS.

Electronic City juga memiliki program membership yaitu E-CITYZEN yang menawarkan banyak keuntungan antara lain harga khusus member, mendapatkan update promo setiap minggunya dan memperoleh poin yang dapat ditukar dengan berbagai hadiah menarik. Seluruh customer Electronic City dapat menjadi member E-Cityzen tanpa dipungut biaya.

“Pada kesempatan ini, kami sampaikan terima kasih atas dukungan Idemu by VIVERE dan Bank Artha Graha Internasional sehingga hari ini kita dapa meresmikan pembukaan toko H.O.M.E by Electronic City. Jangan lupa kunjungi toko kami di Jalan Siliwangi No. 4, Suryakencana – Kota Bogor untuk mendapatkan promo terbaik dan pengalaman berbelanja elektronik yang berbeda dan menyenangkan.” Tutup Josephine.

 

 

 

Bareng Resso, Rayakan Liburan Tahun Baru Di Rumah Saja

GayaKeren.idMomen terindah sepanjang tahun akhirnya datang! Menjelang musim liburan, ada banyak hal yang harus kamu persiapkan untuk menghidupkan kemeriahan harimu. Ini juga saat yang tepat untuk membiarkan telingamu bernostalgia dengan alunan yang tidak asing. Cara apa lagi yang lebih baik untuk mendapatkan suasana liburan selain dengan mendengarkan musik yang sesuai dengan suasana hati. Tetapi tahukah kamu bahwa kamu dapat melakukan lebih banyak hal dengan Resso? Selain mendengarkan musik, pengguna juga dapat meningkatkan pengalaman liburan mereka bersama orang yang mereka cintai melalui fitur-fitur menarik dari Resso.

Christo Putra, Head of Music and Content Resso Indonesia mengatakan, “Tahun ini memang telah menjadi tahun yang sulit bagi sebagian dari kita, tetapi musik membantu kita melewati semuanya. Dalam momen liburan ini, Resso sebagai brand yang menghubungkan semua orang melalui musik ingin terus memberikan semangat melalui berbagai musik dan fitur yang dapat dinikmati pengguna dan membantu mereka terhubung dengan orang yang mereka cintai. 

Dari bernyanyi dengan lantang hingga berekspresi melalui media sosial, Resso dapat memberikan lebih banyak hal melalui musik dalam liburan ini. Ayo cari tahu lebih lanjut!

  1. Nyanyikan Bersama. Liburan tahun ini mungkin berbeda dari biasannya, tapi bukan berarti kita tidak bisa menciptakan kemeriahan yang sama di rumah. Nyanyikan lagu-lagu Natal favoritmu bersama seluruh keluarga. Tanpa adanya keriaan konser dan acara di waktu liburan untuk mengisi kebahagiaan kita tahun ini, musik “diam di rumah” menjadi sangat berarti. Dengan perpustakaan musik yang luas, Resso akan membawakanmu berbagai lagu, mulai dari lagu favorit sepanjang masa ‘All I Want For Christmas is You’ oleh Mariah Carey hingga lagu-lagu klasik yang kita semua sukai. Kamu juga dapat menghubungkan ponselmu ke TV pintar dan voila! Sesi karaoke lagu-lagu Natal bersama seluruh keluarga pun siap di depan mata.
  1. Buatlah Vibe Khusus Liburanmu. Meskipun lagu yang didengar sudah selaras dengan suasana hati di musim liburan ini, kamu tetap bisa menjadikannya lebih menggambarkan ‘kamu’ dengan menciptakan vibe ciptaanmu sendiri. Vibe ini bisa berupa foto dengan seluruh keluarga atau foto tempat yang pernah dikunjungi sebelumnya, intinya apa pun yang memicu semangat keriaan di dalam dirimu. Jadilah kreatif dan jelajahi lebih banyak hal untuk menikmati tingkat pengalaman mendengarkan musik yang lebih baik dengan vibe yang dipersonalisasi.
  1. Ucapan Unik yang Lain dari yang Lain. Mengirim kartu ucapan saat liburan adalah tradisi yang tidak boleh kita lewatkan. Tapi, kenapa kita tidak membuatnya lebih menyenangkan? Dengan fitur Resso, Lyric Quotes, kamu dapat mengirimkan ucapan selamat Natal yang unik kepada orang yang dicintai. Kamu juga dapat memilih lagu yang mewakili diri kamu, memilih bagian dari lagu yang kamu sukai, dan membagikannya ke platform media sosial atau menyimpannya untuk dikirim langsung ke teman dan kerabat terdekat. Terlebih dengan vibe yang kamu ciptakan sendiri, memberikan sentuhan pribadi seperti surat tulisan tangan.

Musik di liburan kali ini menjadi semakin penting. Saat dunia kita terombang-ambing, musik adalah apa yang dapat kita andalkan untuk mengisi rumah dan hati kita dengan semangat liburan. Tanpa adanya keriaan konser dan acara di waktu liburan untuk mengisi kebahagiaan kita tahun ini, musik “diam di rumah” menjadi sangat berarti. Dengan perpustakaan musik yang luas, Resso akan membawakanmu berbagai lagu, mulai dari lagu favorit sepanjang masa ‘All I Want For Christmas is You’ oleh Mariah Carey hingga lagu-lagu klasik yang kita semua sukai. Kamu hanya perlu menekan tombol play dan rasakan kemeriahannya.

Liburan ini menandai datangnya akhir tahun dan kami ingin menyambut tahun baru yang menyenangkan di depan. Di tahun yang penuh tantangan ini, Resso telah menghubungkan ribuan orang dengan musik, kreativitas, dan ekspresi. Hubungan yang hebat ini tidak berakhir di sini, tahun depan Resso akan terus beresonansi dan menghadirkan lebih banyak kejutan bagi penggemar musik.” tutup Christo.

DENGAN FORMASI BARU, COKELAT RILIS SINGLE “AGRESI”

GayaKeren.id – Setelah mengenalkan  AIU RATNA sebagai vokalis terbaru pada Minggu (29/11) lalu, para personel COKELAT yang diperkuat oleh EDWIN MARSHAL SJARIF (gitar), ERNEST FARDIYAN SYARIF (gitar), RONNY FEBRY NUGROHO (bass) dan AXEL ANDAVIAR (drum) langsung sebuah single yang enerjik bertajuk “AGRESI” yang mengemas bauran kreativitas formasi fresh COKELAT saat ini.

Edwin yang menulis lagu “AGRESI” tersebut, sejak awal sudah membayangkan kontur alternative rock idealis yang diinginkannya. Dan kehadiran Aiu menjadi pelengkap sempurna dalam mewujudkan konsep tersebut. Aiu yang sudah terbiasa seru-seruan di pusaran rock Tanah Air menyuntikkan magnet tersendiri di “AGRESI”. Terjadi eksekusi yang sepadan, dimana karakter kuat musikalitas COKELAT mampu diimbangi Aiu lewat olahan vokalnya yang renyah khas.

Selain menandai kolaborasi debut antara COKELAT dan AIU sebagai satu kesatuan, bukan lagi konsep featuring, perilisan “AGRESI” juga membuka kesempatan besar buat COKELAT untuk bereksplorasi dan berekspresi sebebas mungkin. Karena inilah kiprah rekaman perdana COKELAT sejak memutuskan berjalan sendiri tanpa kawalan label rekaman.

“Sudah saatnya. Kami sekarang sudah indie, dan kami ingin berkarya lebih bebas. Gue nggak mau terlalu perduli dengan apa yang terjadi di pasar industri kekinian. Seperti apa musik yang COKELAT mau? Itu ada di karya terbaru kami ini,” cetus Edwin meyakinkan.

Kehadiran Aiu, menurut Edwin lagi, membuat konsep “AGRESI” menjadi lebih matang dan tajam. Karakter vokal Aiu ia anggap powerful, tapi di sisi lain membius lewat nuansa nada-nada khas yang magis. “Cara penyampaiannya juga sangat emosional!”

“Lagu ‘AGRESI’ ini menjadi sangat unik ketika dinyanyikan oleh Aiu. Lagu ini sangat tidak biasa, dan memang itu target gue. Dan bisa dibilang, ini kolaborasi pertama gue dengan Aiu yang dituangkan bersama COKELAT, yang menjadi sebuah komposisi idealisme,” beber Edwin sarat semangat.

Dikesempatan yang sama, Ronny menambahkan bahwa “Lagu ini memang lebih siap dibawakan formasi bersama Aiu. Dia dasarnya memang rocker dan sudah terbiasa dengan musik yang lebih keras. Matching banget.”

“AGRESI” dirilis secara resmi pada Selasa (15/12) melalui berbagai gerai digital streaming seperti Spotify, Apple Music dan Joox.

Resso Indonesia 2020 Anthem Awards, Gambaran Dunia Musik Indonesia

GayaKeren.id – Industri musik mendapatkan pukulan besar tahun ini dengan adanya pandemi Covid-19. Diluncurkan awal tahun ini, Ressotelah menyaksikan dan menjadi bagian dari industri musik Indonesia yang terlepas dari semua tantangan dapat terus berkembang dan membawa kreativitas ke level berikutnya. Meskipun pada awalnya tahun 2020 tampak seperti awan gelap bagi industri ini, tetapi keberhasilan dalam beradaptasi dengan situasi tersebut telah membuktikan bahwa musik telah berhasil melampaui tantangan dan yang pasti, adanya pandemi tidak dapat menghentikan musik,

Tricia Dizon, Country Manager, Resso Indonesia menjelaskan bagaimana sepanjang tahun ini Resso telah melihat bagaimana berbagai lagu, genre, maupun musisi terus berkembang dan menjadi favorit pengguna, “Di tahun yang menantangdan sangat luar biasa ini, para pelaku industri musik telah mengalami banyak hambatan dalam menciptakan musik atau pun untuk tetap terhubung dengan penggemar mereka. Kami telah melihat kehadiran berbagai artis pendatang baru maupun lagu-lagu trending yang menggambarkan tahun 2020 melalui platform kami, dan kami ingin memberikan apresiasi kami terhadap berbagai lagu dan musisi yang telah menerima banyak cinta dari pengguna kami. Tepuk tangan yang meriah untuk musik Indonesia, yang tetap dapat menemukan jalannya menuju hati masyarakat meskipun berada dalam kondisi yang penuh tantangan, dan Resso turut bangga karena dapat mengambil bagian dalam mendukung industri ini,”ucap Tricia.

 

Daftar Resso Indonesia 2020Anthem Awards :

• Lokal:

o Artist Yang Lagi Trending/Artis Menuju Puncak 2020 Lokal -Rizky Febian

o Artist TikTok Lokal 2020 -Weird Geniuso Lagu Ternyanyi Bareng 2020 -Tiara Andini -Maafkan Aku #TerlanjurMencinta

o Artis Pemberi ‘Kode’ Terbaik -Woro Widowati

o Artist Pematah Hati Nasional -Mahen

•Internasional:

o Artist Yang Lagi Trending / Artis Menuju Puncak 2020 International -BLACKPINK

o Artis Favorit Netizen -BTS

oLagu Yuk Bisa Yuk 2020 -Savage by Megan Thee Stallion

“Tahun ini merupakan tahun yang sangat menantang bagi dunia musik. Seiring merebaknya pandemi Covid-19, para musisi mendapati diri mereka tidak dapat melakukan tur dan dalam beberapa kasus tidak yakin apakah akan merilis album yang telah mereka selesaikan dan sebetulnya sudah siap dirilis. Tapi, kami juga menemukan cara baru untuk tetap terhubung melalui berbagai aktivitas, seperti konser online atau pertunjukan live streaming. Ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa industri musik perlu mengikuti kemajuan teknologi. Meskipun konser offline kemungkinan besar akan kembali hadir pada 2021, menurut saya platform digital masih akan memegang peran penting tahun depan,” ujarAdib Hidayat, Analis Industri Musik.

“Satu hal terpenting yang telah kami pelajari tahun ini adalah bahwa pandemi tidak dapat menghentikan musik. Di tahun 2021, kami berharap Resso dapat terus mendukung musisi lokal dan menjadi platform yang dapat memungkinkan adanya jalinan hubungan yang lebih dalam antara musisi dengan para penggemar,” tutup Tricia.

 

QUARANTINE TALES, SIAP TAYANG EKSKLUSIF DI BIOSKOP ONLINE

GayaKeren.id – Film Quarantine Tales hasil kolaborasi Bioskop Online dengan Base  Entertainment segera tayang pada 18 Desember 2020, eksklusif di Bioskop Online. Film ini diharapkan menjadi tontonan yang menghibursekaligus menjadi catatan akhir tahun yang merangkum perjalanan  kehidupan kita di tahun 2020.

“Dengan dirilisnya film ini kita bisa melihat bahwa di tengah kondisi yang serba terbatas akibat  pandemi, para kreator bisa tetap menjaga kreatifitasnya dan menjaga pertumbuhan industri perfilman  dengan bekerja sama dan bersinergi. Itulah yang dilakukan oleh Bioskop Online bersama dengan BASE  Entertainment.” demikian disampaikan Ajeng Parameswari, President Digital Business Visinema  Group.

“Bioskop Online ingin bertumbuh bersama ekosistem industri perfilman, dan melalui proyek  Quarantine Tales ini kami berusaha mendorong proses bertumbuh itu. Dari sisi kreatif, film ini unik  sekaligus relevan karena memotret berbagai aspek kehidupan selama masa karantina,” lanjut Ajeng  Parameswari.

Quarantine Tales bukan cuma unik karena mengangkat aspek kehidupan selama karantina, tapi pada  proses penggarapannya pun menjadi tantangan tersendiri karena harus dilakukan di tengah kondisi  serba terbatas. Meski serba terbatas, namun semua pemain yang terlibat, tetap maksimal memberikan yang terbaik.  Termasuk Adinia Wirasti, yang berperan sebagai Ajeng dalam cerita Nougat, yang disutradarai Dian  Sastrowardoyo. Adinia mengungkapkan bahwa perannya selain sangat erat dengan kondisi pandemi  tapi juga memiliki banyak makna, terutama tentang hubungan dalam keluarga.

Quarantine Tales adalah film tentang lima kisah yang menyuarakan rasa kehilangan dan terhubung  kembali, bayangan masa lalu, ilusi mimpi, balas dendam, dan rasa bersalah. Kelima kisah ini digarap  oleh 5 sutradara yang berbeda yaitu; Ifa Isfansyah (Cook Book), Jason Iskandar (Prankster), Sidharta  Tata (The Protocol), Aco Tenri (Happy Girls Don’t Cry) dan Dian Sastrowardoyo (Nougat).

Tokoh-tokoh dalam setiap kisah mewakili berbagai emosi yang dominan dirasakan manusia selama  pandemi: marah, cemas, bingung, takut, bahkan menjadi oportunis. Setiap karakternya juga  menggambarkan rasa keterpisahan: terpisah dari keluarga, berjarak dari masa lalu, terputus hubungan  dengan kawan baik, bahkan berjarak dari identitasnya sendiri. dan mewakili banyak emosi.

Film Quarantine Tales adalah medium untuk memahami manusia, mengenal diri kita, karena pada  akhirnya #IniCeritaTentangKita. Dan berikut sinopsis dari kelima judul film yang ada dalam Qurantine Tales :

  • Sinopsis The Protocol, disutradarai Sidharta Tata

Sang Perampok (Abdurrahman Arif) panik saat partner-nya, Icuk (Kukuh Prasetya) mendadak tewas  setelah batuk-batuk. Sang Perampok dihantui kebingungan, satu sisi dia takut tertular virus  mematikan dan ingin meninggalkan Icuk, di sisi lain ia tak tega membiarkan sang partner begitu saja.

Menguburkan Icuk di sebuah hutan adalah pilihan yang diambil Sang Perampok. Namun, apa yang  terjadi jika ternyata lokasi yang dipilih sebagai tempat menguburkan Icuk adalah hutan berhantu?

  • Sinopsis Prankster, disutradarai Jason Iskandar

Didit Iseng (Roy Sungkono) yang dikenal sebagai prankster ulung, justru mendapat “kejutan” dari Aurel  (Windy Apsari), seorang food vlogger dan teman lamanya. Naasnya, kejutan tersebut ditayangkan  secara langsung. Mungkin Aurel sudah kehilangan akal sehatnya.

  • Sinopsis Happy Girls Don’t Cry, disutradarai Aco Tenri

Adin (Arawinda Kirana), yang berasal dari keluarga kurang mampu mendapat hadiah iMac dari  youtuber favoritnya. Di tengah kebahagiaannya, Adin dihadapkan pada kondisi kedua orang tuanya  yang kehilangan pekerjaan karena pandemi. Apa yang akan dilakukan Adin jika kedua orang tuanya  meminta ia menjual iMac tersebut untuk biaya bertahan hidup selama pandemi?

  • Sinopsis Nougat, disutradarai Dian Sastrowardoyo

Berkisah tentang tiga saudara; Ajeng (Adinia Wirasti), Ubay (Marissa Anita) dan Denok (Faradina  Mufti) yang kehilangan orangtua mereka. Di tengah pandemi, Ajeng si anak tengah, tetap berusaha  menjaga ikatan dengan kedua saudaranya. Tapi hidup berubah dan mereka terpisah. Akankah Ajeng  mampu mempertahankan ikatan dengan kedua saudaranya?

  • Sinopsis Cook Book, disutradarai Ifa Isfansyah

Di saat virus mengancam kehidupan manusia, semua harus karantina di dalam rumah. Halim (Verdi  Soelaiman) seorang chef masakan China, berusia 50 tahun mengisi masa karantina dengan menuliskan  sebuah buku resep.

Namun bagaimana jika setelah buku resep tersebut selesai justru membawanya pada sebuah  pertemuan virtual dengan wanita berusia 18 tahun bernama Li (Brigitta Cynthia)? Li mengatakan  bahwa dirinya dan Halim adalah dua manusia yang tersisa di dunia dan mereka harus bersama untuk  melahirkan keturunan dan menciptakan peradaban baru.

Generasi 90-an: Melankolia, Siap Tayang 24 Desember 2020 di Bioskop

GayaKeren.id – Visinema Pictures resmi merilis Generasi 90an: Melankolia di bioskop mulai 24 Desember 2020. Bertempat di Epicentrum XXI, Visinema menggelar pem utaran filmnya di bioskop yang dihadiri oleh rekan media, keluarga dan teman – teman sesama pekerja seni (15/12). Selain dihadiri oleh Angga Dwimas Sasongko selaku produser, Irfan Ramli yang menjadi sutradara, dan Marchella FP sebagai penulis dari Generasi 90an, Ari Irham, Taskya Namya, Aghniny Haque, Jennifer Coppern, dan Wafda Saifan yang menjadi pemain tampak hadir dalam pemutaran tersebut.

Generasi 90an: Melankolia bercerita tentang upaya menghadapi rasa kehilangan yang hadir secara tiba – tiba dan merenggut nyawa orang – orang terdekat. Cerita film ini dekat dengan apa yang sedang terjadi saat ini, dimana banyak orang yang sedang berjuang untuk bertahan menghadapi kehilangan.

“Kita cuma pengen bilang kalo temen–temen di luar sana yang sedang merasa kehilangan, kal ian gak sendirian. Film ini akan menjadi pengingat bahwa kita pernah ada di situasi sulit, hilang arah, and that’s ok. Selama bisa bertahan, kita pasti bisa melewati kesulitan hidup ini”, ungkap Taskya Namya yang berperan sebagai Sephia.

Dalam rangka promosi film Generasi 90an: Melankolia sudah mengadakan Roadshow Gala Premier di beberapa kota, dimulai di Jakarta, Jogja, Semarang, Cirebon, dan Bandung. Antusi asme penonton di daerah tinggi sekali, terlihat dari penjualan tiket yang ludes habis terjual di setiap kotanya. Visinema dan pihak bioskop menjalankan protokol kesehatan dengan ketat selama melaksanakan roadshow dan pemutaran film berlangsung.

“Tau bahwa film ini akhirnya tayang di akhir tahun membuat saya merasa mendapatkan kes empatan istimewa untuk menjadi teman penutup tahun–waktu yang biasanya dipakai untuk merefleksikan banyak hal yang terjadi dalam satu tahun terakhir. Saya berharap film ini bisa menjadi hiburan yang memberi kesan mendalam, menjadi cermin yang memantulkan diri kita sebagai yang telah berjuang melampaui segala kesulitan dan kehilangan yang tiba-tiba terjadi tahun ini. Film ini adalah surat cinta untuk masa remaja saya, untuk keluarga dan pada akhirnya untuk kehidupan ini. Mari menikmati film ini dengan mengikuti semua protokol kesehatan yang berlaku supaya bioskop menjadi tempat yang aman untuk kita semua.”, ungkap Irfan Ramli selaku sutradara pada saat konferensi pers (15/12).

Film Generasi 90-an: Melankolia ini bercerita tentang, Abby (Ari Irham), anak muda yang se dang mencari jadi diri dan selalu menjadikan kakaknya, Indah (Aghniny Haque) sebagai sosok yang ia kagumi. Tiba-tiba, Abby harus menerima kenyataan bahwa kakaknya hilang dalam se buah kecelakaan pesawat. Di dalam kesedihannya, ia menemukan Sephia (Taskya Namya), sahabat kakaknya sebagai sosok pengganti Indah. Namun apakah benar kehadiran Sephia bisa membantu Abby mengikhlaskan kakaknya atau justru membuat Abby semakin kehilangan dirinya.

Selain diperankan oleh banyak aktor muda, film ini juga dilengkapi dengan penampilan dari pa ra aktor hits pada era 90-an seperti Gunawan dan Marcella Zalianty.

“Year on TikTok”: Merayakan Video Favorit di Indonesia dan Melihat Tren Masa Depan

GayaKeren.idTikTok, aplikasi video singkat dengan misi untuk membawa kebahagiaan, hari ini mengumumkan “Year on TikTok”, sebuah koleksi video, musik, kreator, yang membawa senyuman dan memberikan inspirasi bagi kreativitas di komunitas TikTok sepanjang tahun 2020.

Tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan terutama saat dunia menghadapi pandemi global, yang membawa pada pembatasan sosial serta rasa kehilangan, sarat dengan perjuangan masyarakat, dan ketidakpastian ekonomi. Namun, di tengah perubahan ini, ada satu hal yang tetap sama: hati, jiwa, kepedulian, dan kreativitas komunitas TikTok.

“Tujuan TikTok selama ini adalah menyatukan orang-orang untuk saling menginspirasi dan berbagi momen kebahagiaan. Sepanjang tahun ini, kami menyaksikan banyak momen seperti itu dan menemukan rasa kebersamaan meskipun banyak dari kita yang menghabiskan tahun ini dengan saling berjarak. Kami sangat bangga menjadi bagian dari komunitas ini dan berterima kasih pada kreator Indonesia yang memilih TikTok sebagai rumah untuk kreativitas mereka,” kata Angga Anugrah Putra, Head of User and Content Operations,TikTok Indonesia. “Dengan meluncurkan “Year on TikTok” ini kami berharap pengguna dapat melihat secercah kebahagiaan di tahun ini dan menatap masa depan dengan optimis.”

“Year on TikTok” bukan hanya untuk merayakan kreativitas tahun ini, tapi juga sebagai momentum untuk melihat ke tren masa depan, baik itu untuk brand, industri hiburan, atau bahkan pendidikan, dan melihat bagaimana TikTok bisa memainkan peranannya.

“TikTok berbeda dengan platform lain. TikTok menonjol karena ruang untuk hiburannya, dan siapa pun bisa menjadi kreator. Platform ini memungkinkan penggunanya untuk mengekspresikan diri secara autentik, dan dalam hitungan detik, mereka bisa menciptakan sesuatu yang unik, yang juga relevan dengan pengguna lain. Elemen-elemen ini yang menjadikan TikTok unik, sehingga daya tarik dan engagement-nya besar,” kata Nadya Ardianti, Chief Client Officer, Kantar Indonesia. “Berdasarkan hasil interview Kantar dengan ahli di bidang media yang dirangkum di laporan “The Power of TikTok” menunjukkan bahwa TikTok bisa membantu brand untuk mencapai audience yang beragam dan tidak hanya bisa meningkatkan brand awareness, tapi juga bisa mendorong pembelian.”

Dari industri musik, TikTok dikenal sebagai batu loncatan bagi penemuan musik viral, serta destinasi bagi musisi serta kreator yang ingin menunjukkan karya musik dan terhubung dengan audiens baru. “Di tahun 2021, TikTok akan memberikan panggung yang lebih besar bagi musisi profesional dan pemula. Hal itu sudah mulai terjadi sekarang, dan dengan inklusifitas yang ada di TikTok, beragam musik baru akan bergabung di sini. Mereka bahkan mungkin bisa mendapatkan kesempatan untuk masuk ke industri musik global,” kata Christian Bong, pendiri komunitas musik Indomusikgram.

 

SENJA, SENSASI YOUTUBE DARI YOGYAKARTA RILIS SINGLE TENTANG CINTA YANG DIPAKSAKAN

GayaKeren.id – SENJA terbentuk di tahun 2015, yang beranggotakan Kinanti Siddik (vokal), Adhitya Kameswara (gitar), Sopian Iskandar (bass) dan Alvin Yudha (drum). Berawal dari pertemanan dan keisengan sering berlatih musik bersama, akhirnya mereka memutuskan untuk membentuk sebuah band. Pada tahun 2018, single pertama mereka yang berjudul “Perih” pertama kali dirilis secara nasional dan berhasil mendapatkan 17 juta lebih penonton di Youtube. Mendapatkan respon yang baik, SENJA pun meneruskan karir mereka di dunia musik dan mengeluarkan dua single berjudul “Saat Kau Pergi” (2019) dan “Senandung” (2019).

Di tahun 2020 ini, SENJA memproduksi single keempat yang berjudul “Bukan Jalan Kita”. Lagu ini berkisah tentang perjalanan cinta sepasang kekasih yang memaksakan untuk bersama meskipun mereka tahu pada akhirnya perbedaan di antara mereka akan menuntun mereka ke jalan yang berbeda. Cerita lagu ini terinspirasi dari pengalaman beberapa orang di sekitar SENJA.

Lagu “Bukan Jalan Kita” ditulis dan diciptakan oleh Panchar Nirwana Siddik yang merupakan kakak dari vokalis SENJA. Untuk proses produksinya digarap di Studio Lahan Eros Jogjakarta yang dioperatori oleh Tutut Daru Prabowo dan menunjuk Erwin Hadinata sebagai Music Producer-nya.

Dengan alunan sendu yang diiringi full band serta live orchestra, lagu “Bukan Jalan Kita” diisi oleh beberapa musisi Jogjakarta seperti Finno Hidayat di drum, Babas di bass, Adhitya Kameswara dan Gilank Rizki di gitar, serta string quartet yang dipimpin oleh Puput Pramuditya. Lagu “Bukan Jalan Kita” resmi rilis di radio seluruh Indonesia dan di berbagai platform digital. Sedangkan untuk video klipnya bisa disaksikan di Channel Youtube Senja Official.

SENJA berharap single keempat mereka ini mampu menemani teman teman Senja yang sedang mengalami kisah yang serupa, agar mereka tidak merasa sendiri walaupun hatinya sedang tersakiti.

KISAH DATO’ SRI SITI NURHALIZA DALAM KLIP ‘KUASA CINTAMU’

GayaKeren.id -Pada 16 Oktober lalu, hanya dalam waktu 72 jam Video klip ‘Siapa Tak Mahu’, dari musisi asal Malaysia Dato’ Sri Siti Nurhaliza, lansung melesat dan mencapai 1 juta penonton. Bahkan video tersebut menempati posisi puncak dari jajaran Video Musik Paling Trending di YouTube Malaysia. Melalui jumpa pers yang dilakukan secara virtual, Senin (14/12), Sri Siti Nurhaliza memperkenalkan video klip barunya, KUASA CINTAMU. Lagu ciptaan Melly Goeslow dan lirik yang ditulis bersama Dato’ Sri Siti ini menjadi video klip ke-7 dari album ‘ManifestaSITI2020’. Album yang diluncurkan pada bulan Juli 2020 ini, juga memuat satu lagu karya komposer asal Indonesia selain Melly, yakni karya Ryan Kyoto yang berjudul “Takhta Dunia”.

Bicara dibalik ide dari konsep video klip ini,  Adriana Tunku menyebutkan, “Bila disimak mendalam, lagu KUASA CINTAMU ini sebenarnya sarat dengan emosi yang bercerita tentang cinta yang bersifat universal. Adriana juga mengatakan “merujuk pada beberapa bentuk cinta yang ada dalam kehidupan kita  – cinta kepada Tuhan, cinta kepada pasangan, cinta kepada ibu bapak, cinta kepada keluarga dan cinta kepada anak. Melanjutkan video klip ini, kami mengambil tema yang lebih luas dalam menggambarkan kuasa cinta dalam kehidupan seseorang itu. Menampilkan kisah hidup Dato’ Siti sendiri sebagai tema utama dalam video klip ini, kami coba menyorot kembali perjalanan hidup Dato’ Siti dari kecil hingga dewasa dan setiap bentuk cinta yang pernah dirasakannya dari dahulu hingga kini.”

Menggambarkan bagaimana keberlanjutan perjalanan kehidupan Dato’ Siti, kami merekam keseluruhan video klip ini dalam satu urutan satu kali jalan pengambilan gambar. Teknik pengambilan gambar sekali rekam ini, memerlukan persiapan yang rapih karena ia diambil dari perspektif satu kamera dalam satu masa dan ruang yang sama. Setiap butiran kecil  melibatkan segala perubahan di hadapan lensa kamera perlu disiapkan secara matang agar  penonton tidak menyedari apa yang terjadi di belakang lensa kamera. Untuk mendapatkan ‘shot’ yang sempurna, kami terpaksa melakukannya berulang kali,” jelas Adriana lagi tentang pendekatan kreatif yang diambil dalam merealisasikan ide dasar video klip ini dari papan cerita ke layar.

Bicara bermusik, sang produser Razlan Shah menyebutkan bila Dato’ Siti merupakan penyanyi yang paling profesional yang pernah bekerjasama dengannya. Menurut Razlan Shah, “Bekerjasama dengan Dato’ Siti merupakan pengalaman yang sangat berharga buat pasukan kami. Dato’ Siti cukup komit ketika pembuatan video klip ini dan sentiasa memberikan yang terbaik ketika beraksi di hadapan lensa kamera. Sikap rendah diri dan profesionalisme beliau memang membuat Dato’ Siti  layak menyandang gelar nomer satu di Malaysia. Saya berterima kasih kepada Dato’ Siti kerana memberi peluang kepada tim kami untuk memaparkan kisah peribadi hidupnya dalam video klip ini. Saya juga berterima kasih kepada seluruh tim produksi Denhouse, Studio yang sudah berjibaku dlam produksi serta penata gaya Kel Wen dan Abu Shaef Hamza yang banyak membantu dalam merealisasikan visi artistik video musik ini.”

Video klip resmi KUASA CINTAMU bukan hanya membawakan perbedaan dari segi teknik penggambaran, lebih istimewa lagi karena Siti Aafiyah turut terlibat tampil meramaikannya Bertepatan dengan lirik yang dihasilkan, Dato’ Sri Siti memang butuh waktu dalam masa penantiannya untuk memiliki Siti Aafiyah yang tentunya merupakan satu anugerah dari Yang Maha Kuasa.

Bicara mengenai video klip tebarunya Dato’ Siti sendiri menyebutkan, “Ini merupakan satu pengalaman baru buat saya kerana menyelesaikan pengambilan gmbar dalam satu urutan tanpa henti disaat yang bersamaan dimana saya  saya harus mengganti pakaian dalam waktu yang singkat. Kami mencoba beberapa kali dan akhirnya pihak pengarah mengambil hasil yang terbaik dari syuting tersebut. Siti Aafiyah juga turut meramaikan video ini dan saya mendedikasikan video ini buat anakanda saya,’’.

Video klip resmi KUASA CINTAMU sudah bisa disaksikan di akun YouTube Siti Nurhaliza sejak OKTOBER 2020. Album ‘ManifestaSITI2020’ juga sudah bisa dinikmati di platform digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, JOOX, iTunes, KKBox dan juga Deezer.