REKOR MURI UNTUK BIMU MONOGRAM BY BUTTONSCARVES ATAS REPLIKA TAS TANGAN TERBESAR

GayaKeren.id – Buttonscarves meluncurkan motif monogram terbaru. Monogram ini diberi nama ‘Bimu’ yang memiliki desain lebih tegas dan tebal dibanding desain monogram sebelumnya. Selain itu, logo ‘B’ dan ‘S’ pun sengaja didesain terhubung sehingga membentuk pola tidak berujung atau ‘infinity’.

Diceritakan oleh Creative Director Buttonscarves ,Linda Anggrea, perubahan motif monogram ini bukan tanpa alasan. Monogram terbaru ini memiliki makna yang mengacu pada berkesinambungan dan menggambarkan hubungan antara
Buttonscarves dengan BSLady, konsumen dari Buttonscarves.

“Makna dari monogram terbaru ini adalah koneksi antara Buttonscarves dan konsumen, karena kami memiliki bonding yang sangat kuat, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan. Jadi kami terinspirasi membuat monogram seperti ini yang menggambarkan saling support yang terjalin konsumen dan brand,” kata Linda dalam konferensi pers peluncuran monogram terbaru Buttonscarves di Jakarta, Jumat (23/9).

Bukan itu saja, untuk menyambut peluncuran monogram baru ini, Buttonscarves juga mengeluarkan koleksi teranyar mereka, yaitu koleksi Bimu Monogram. Koleksi ini mengusung tema timeless dan versatile untuk kegiatan sehari-hari. Untuk itemnya sendiri terdiri dari scarf, clutch, totebag, crossbody bag, shoulder bag, phone bag, espadrilles, dan flat shoes.

Koleksi Bimu Monogram terdiri dari warna-warna terang seperti biru, ungu, hijau, kuning, oranye, dan pink, dimaksudkan untuk menyambut awal yang baru di tahun 2023 mendatang. Apalagi, menurut Linda, warna-warna terang akan menjadi tren dibandingkan warna pastel, sebagai bentuk perayaan dan optimisme pandemi berakhir.
Karena itu, mereka memilih warna terang pada koleksi ini.

Melalui peluncuran monogram dan koleksi terbarunya ini, Buttonscarves berharap dapat menjalin hubungan yang lebih erat dengan konsumen di manapun mereka berada. Selain itu, mereka juga menggelar eksibisi instalasi Bimu Monogram hingga tanggal 25 September di Senayan City. Eksibisi tersebut menghadirkan replika tas terbesar di Indonesia yang mendapatkan penghargaan MURI.

Hadirnya eksibisi instalasi ini juga diharapkan bisa memenuhi rasa keingintahuan para pengunjung akan koleksi terbaru dari Buttonscarves dan mendekatkan brand tersebut kepada para konsumen.(Na)

Jakarta Fashion Week Segera Dengan Konsep dan Semangat Baru

GayaKeren.id – Jakarta Fashion Week (JFW) dengan bangga mengumumkan kehadiran gelaran mode terbesar di Indonesia untuk kali ke-15, JFW 2023, yang akan diseleggarakan pada 24–30 Oktober 2022 di venue yang baru, Pondok Indah Mall III. Dengan panggung utama yang berlokasi di City Hall, Level 5 PIM III. Rangkaian JFW 2023
juga akan diwarnai pengalaman retail multi-label terbaik hasil kurasi Fashionlink di area Atrium Level 2 PIM III.

Berbagai persiapan tengah dilakukan secara intensif, baik oleh tim JFW maupun para rekan yang turut menyukseskan berlangsungnya gelaran pekan mode terdepan di Asia Tenggara ini.

Selain mendapatkan dukungan penuh dari Pondok Indah Mall sebagai rumah baru bagi JFW, pihak lain yang turut serta mendukung kelangsungan JFW 2023 ialah InterContinental Jakarta Pondok Indah, serta longterm partners; Paragon Corp. sebagai Official Makeup Partner dan L’Oreal Professionnel sebagai Official Hairdo Partner.

Berkolaborasi untuk keempat kalinya, Lazada juga kembali bergabung bersama JFW untuk menghadirkan pengalaman retail online yang seamless. “Setelah dua tahun berlangsung dalam format online di masa pandemi, tahun ini
Jakarta Fashion Week kembali hadir secara offline di rumah baru Pondok Indah Mall III. JFW 2023 hadir dengan semangat baru, tim baru, mengusung desainer terbaik Tanah Air dan didukung oleh mitra-mitra strategis yang selalu mendampingi langkah kami yaitu para sponsor, serta partner-partner internasional,” ungkap Svida Alisjahbana CEO GCM Group & Chairwoman JFW.

Organisasi internasional yang memeriahkan acara tahunan kali ini ialah Australian Embassy Jakarta, Institut Français Indonesia (IFI), Korea Content Creative Agency (KOCCA) serta Korea Foundation for International Culture Exchange (KOFICE) dari Korea Selatan. Di tahun ini JFW juga secara konsisten menjalin relasi bersama Istituto Marangoni
dalam penganugerahan beasiswa kursus mode bagi para pemenang kompetisi Lomba Perancang Mode Menswear, Lomba Perancang Aksesori, serta Fashion Force Awards kategori Ready To Wear & Accessories.

Membuka rangkaian pekan mode terbesar Tanah Air ini, JFW juga akan segera menayangkan Webseries JFW 2023 Icons – The Journey melalui kanal YouTube official Jakarta Fashion Week yang mengusung 16 model terbaik tahun ini. Di bawah arahan mentor dan Dewan Juri yang terdiri dari koreografer mode – Panca Makmun, top model Kelly
Tandiono, dan direktur kreatif JFW Andandika Surasetja, dua model terbaik akan terpilih danmenyandang titel sebagai JFW Icons yang akan tampil dalam kampanye resmi JFW 2023.

Berlangsung selama sepekan penuh di penghujung bulan Oktober,JFW 2023 akan diisi dengan 4 hingga 5 jadwal pertunjukan mode yang imersif setiap hari. Rangkaian fashion show akan digelar secara offline dan disiarkan secara online melalui kanal streaming www.jfw.tv dan beberapa media partner lainnya. Sejumlah koleksi istimewa juga akan
tersedia untuk dapat dibeli secara langsung dengan fitur see now buy now via Fashionlink di PIM III dan Lazada.

Rangkaian pertunjukan JFW 2023 akan ditutup dengan gelaran Dewi Fashion Knights (DFK) yang ikonik. Tahun ini akan hadir dalam format baru, menampilkan DFK kategori luxe ready to wear dan DFK kategori adibusana atau couture.

Lewat Front Row Paris 2022, 17 Desainer Indonesia Siap Merambah Pasar Fashion Eropa

GayaKeren.idIndonesian Fashion Chamber (IFC) telah sukses membawa desainer Indonesia untuk memperkenalkan karyanya di pasar Eropa, khususnya di Kota Mode Paris, melalui acaraLA MODE Sur La Seine à Paris pada tahun 2018 dan 2019. Setelah sempat terhenti akibat pandemi global, IFC membuktikan konsistensinya untuk kembali menggaungkan fesyen Indonesia di kancah Eropa. Hal ini sejalan dengan target Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat fesyen dunia.

Dengan berganti nama menjadi “Front Row”, kegiatan ini ditargetkan tak hanya digelar di kapal pesiar yang menyusuri Sungai Seine di Paris, melainkan dapat diselenggarakan juga di tempat dan kota-kota lainnya untuk memperluas jangkauan pasar.

Front Row merupakan program berkelanjutan The Fashion Journey IFC dengan tujuan untuk memperkenalkan potensi desainer Indonesia yang telah siap memasuki pasar global, antara lain Eropa yang memiliki pengaruh besar terhadap industri fesyen dunia. Tahun ini, Front Row yang meliputi kegiatan fashion showcase, business matching, dan pop up store inidiselenggarakan di Kota Paris.

“Kami tentu berharap event Front Row Paris dapat memberikan hasil lebih optimal, karena ini kegiatan ketiga kalinya yang kami selenggarakan di Kota Paris. Diharapkan semakin banyak media dan buyer dari negara-negara di Eropa yang hadir dan membuka peluang kerjasama bisnis ke depannya dengan para desainer Indonesia. Melalui kegiatan ini, para desainer Indonesia dapat melihat langsung dan mempelajari kebutuhan produk fesyen di pasar Eropa,” papar Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber.

Sejumlah 17 desainer dan jenama fesyen Indonesia akan turut berpartisipasi dalam perhelatan ini, yaitu Ali Charisma, Deden Siswanto, Lisa Fitria, Lenny Agustin, NY by Novita Yunus, Rose.Ma.Lina x Sofie, Phillip Iswadono, Roemah Kebaya Vielga, LAELYIND, Putri Anjani by Pranaliving, BBPPMV BISPAR x SMKN 3 Malang, Nura Boutique by Oewi Wahyono, Nina Nugroho, Mida Gita Fitria, Hikmat Fashion, ISWI Fashion Academy, dan Tenun Gaya by Wignyo. Seluruh partisipan tersebut akan menampilkan koleksi busana konvensional hingga busana muslim dengan keragaman konten lokal sesuai tren global, dan menerapkan konsep sustainable fashion yang sedang menjadi perhatian fesyen dunia.

Pada tanggal 3 September 2022 akan digelar trunk show dan photo shoot di Kapal Pesiar Chansonnier (Bateux Chansonnier). Bermula dari Pelabuhan Debilly, kapal pesiar tersebut akan menyusuri Sungai Seine berkeliling Kota Paris. Keesokan harinya, tanggal 4 September 2022 dilanjutkan dengan kegiatan fashion show, business matching, dan pop up store di La Galerie Bourbon, Kota Paris, yang dihadiri oleh buyer dan media internasional.

Untuk lebih mengenali pangsa pasar di Eropa, rombongan desainer Indonesia yang mengikuti Front Row Paris ini akan melakukan fashion tour ke Kota Brusel, Amsterdam, dan Paris untuk mengunjungi museum dan fashion district yang terkait erat dengan sejarah dan perkembangan fesyen dunia. Keseluruhan kegiatan The Fashion Journey IFC ini akan berlangsung pada tanggal 29 Agustus sampai 5 September 2022.

Front Row Paris diharapkan dapat merangkul seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga stakeholder terkait untuk bersinergi dalam memberikan perhatian serta dukungan konkret terhadap pengembangan sektor industri fesyen di tanah air menuju sebagai sentra mode dunia. Perhelatan ini didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Republik Indonesia. Dan Viva Cosmetics, produsen kosmetik tertua di Indonesia yang telah berusia 57 tahun akan kembali mendukung acaraini sebagai Official Make up & Hair do.*

BRAND ANAK MUDA YANG KEKINIAN “SEREENA.ID“ RESMI DILUNCURKAN

GayaKeren.id – Pandemi tidak selamanya identik dengan stagnasi dan keterbatasan. Kayla Azzahrah adalah buktinya. Gadis yang baru saja merayakan ulang tahun ke 19 tanggal 21 Agustus lalu mengaku selama pandemi, aktivitas banyak dilakukan di rumah. Namun, Kayla, demikian ia biasa disapa tidak hanya kuliah semata, tapi bisa menghasilkan karya.

Proses mencari dan mengulik bahan, lalu mencari model baju yang pas telah menjadi kegiatan sehari-harinya. Proses yang berlangsung selama satu tahun terakhir ini, akhirnya berbuah manis.

Hari ini, 22 Agustus 2022 yang berlokasi di Dian Kenangan, Ampera, Jakarta Selatan, Kayla Azzahrah meluncurkan brand fashion terbaru yang diberi nama Sereena.id. “Ini berasal dari bahasa Itali, artinya bahan atau pun kain yang berkaitan dengan ketrampilan. Aku ubah dikit biar lebih tren aja dan bacanya juga lebih bagus,” kata Kayla dihadapan media yang hadir dalam peluncuran Sereena.id.

Kayla yang saat ini sedang studi di LSPR Communication and Business Institute, Jakarta mengaku ketertarikannya pada dunia fashion, karena melihat sang ibu, Fia Prasetyahadi yang merupakan desainer pakaian muslim tanah air. “Aku banyak belajar dari mama,” ungkap gadis cantik ini tersenyum.

Kekuataan produk Sereena.id adalah segmentasi pasar yang luas. Karena Sereena diperuntukkan untuk semua jenis umur, mulai dari kalangan milenial hingga orang dewasa. “Produk aku memang arahnya dipakai untuk acara formal,” tuturnya.

Dijelaskan Kayla, Sereena menggunakan bahan-bahan terpilih dengan warna-warna lembut. Produk Sereena antara lain blus, celana panjang, dress hingga long dress. “Bahan yang aku gunakan, dominannya tille dan silk jadi bikin baju terlihat wah,” kata Kayla. “Baju aku kalau dipakai itu, yang memakainya langsung terlihat bersinar,” sambungnya bangga.

Sebagai desainer baru, Kyala mengaku ide membuat produk Sereena bisa datang dari mana saja. “Kadang saat lihat orang pakai baju tertentu, bisa muncul idenya. Tinggal aku milih warna yang pas, juga model yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” jelasnya.

Menjalani peran sebagai mahasiswi juga desainer menjadi tantangan baru bagi Kayla. Namun, kemampuan beradaptasi dan mau belajar membuat ia berhasil mengeluarkan karya di usia yang masih muda.

Kayla sadar baru Sereena merupakan produk baru di industri fashion tanah air, tapi ia sangat yakin bahwa Sereena akan memiliki tempat tersendiri di hati pecinta fashion. “Aku kalau buat baju itu gak mau harga terlalu mahal, aku pengen bisa dijangkau siapa saja , dari kalangan mana saja. Karena tampil cantik itu hak semua orang,” katanya bijak.

Harapan Kayla dengan diluncurkan Sereena.id pada hari ini adalah semakin banyak orang yang tau karyanya, banyak yang suka dan yang terpenting adalah karya anak bangsa harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Peluncurkan Sereena hari ini menunjukan banyak anak muda juga mampu berkarya di usia belia. Kemauan, keinginan dan daya juang Kayla menjadi nilai penting yang bisa menginspirasi banyak anak muda di luar sana. (na)

Keindahan Koleksi “Big Rope” Dari Lotus Gold Pancarkan Kilau Elegan dan Bold

GayaKeren.id – Sebagai salah satu perusahaan jewelry terdepan yang terus mengikuti perkembangan dunia fashion, PT. Lotus Lingga Pratama (Lotus Gold) menghadirkan koleksi terbaru “Big Rope” yang mengutamakan kualitas material terbaik dengan desain bold serta elegan. “Big Rope” adalah simbol konektivitas dan keindahan yang luwes dan abadi. Dengan desain unik dan kilau material emas terbaik membuat koleksi ini cocok menjadi fashion statement melengkapi penampilan penggunanya.

Ivan Lingga selaku CEO PT.Lotus Lingga Pratama (Lotus Gold) mengungkapkan, “Lotus Gold sebagai perusahaan perhiasan emas selalu memberikan kualitas terbaik, keunikan desain, dan pelayanan lengkap bagi konsumen. Kali ini, Lotus Gold mempersembahan koleksi “Big Rope” yang memiliki karakter desain bold dan elegan. Menawarkan keindahan elemen dan kekuatan yang disimbolkan melalui tali tambang atau chain rope, “Big Rope” didedikasikan untuk para perempuan berkepribadian kuat, mandiri, dan percaya diri.”

Peluncuran koleksi terbaru ini diadakan di Jakarta International Jewellery Fair 2022 dan turut dihadiri oleh para fashionista dan kolektor, termasuk Maia Estianty yang terlihat mengenakan koleksi Big Rope.

“Sebenarnya saya tipe yang hanya memakai perhiasan di -saat-saat tertentu saja. Namun koleksi “Big Rope” sangat berbeda karena bisa menunjukkan karakter dan kepribadian saya, yang berani beda dan mandiri.  Untuk pertama kalinya, saya memiliki koleksi perhiasan favorit yang selain cocok dipakai sehari-hari juga bisa mendukung penampilan saya untuk tampil lebih percaya,” ujar Maia Estianty.

Dengan menggabungkan bentuk yang unik namun familiar, terciptalah perpaduan sempurna antara elemen-elemen di dalam koleksi ini.  Mengusung karakter yang kuat dan unik, koleksi “Big Rope” tetap bisa dipakai digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

“Harapan saya koleksi terbaru dari Lotus Gold ini dapat membuat para perempuan semakin berani untuk tampil bold dan percaya diri dalam menampilkan karakter pribadinya melalui perhiasan. Selain itu, pada dasarnya perhiasan emas, selain mampu melengkapi pengampilan, juga dapat menjadi produk investasi yang menguntungkan,” tutup Ivan kepada media

Blibli x Vone Luncurkan Koleksi “Nusantara” dan Sunscreen Gel Avione x Michimomo Ekslusif di Blibli

GayaKeren.idBlibli berkolaborasi dengan fashion wanita Vone menjadi exclusive e-commerce partner dan untuk koleksi terbaru bertajuk Nusantara Series. Sebanyak 45 produk akan tersedia hanya di Blibli selama 16-31 Agustus 2022. Kerja sama ini juga didukung oleh Philips dan Avione.

“Sebagai platform omnichannel commerce yang mendukung kebutuhan dan gaya hidup masyarakat, Blibli memberikan ragam pilihan bagi pelanggan, khususnya perempuan melalui kategori produk Fashion Wanita serta Kesehatan dan Kecantikan. Bertepatan dengan perayaan HUT ke-77 RI kami menggelar rangkaian kampanye tahunan #Pejuang Lokal yang tujuannya mengapresiasi, menyerukan dan mendukung karya kreatif lokal yang terus berkembang dengan pesat,” ujar Angela Marietta, Vice President of Fashion Wanita Category. 

Saat ini brand fesyen lokal semakin diminati masyarakat dan pelanggan Blibli. Data internal mencatat dalam satu tahun terakhir terjadi penambahan lebih kurang 50 brand fesyen lokal yang menghadirkan 28 koleksi eksklusif. Hal ini, menurut Angela, dipicu lifestyle masyarakat yang selalu ingin tampil up to date dan semakin kritis dalam memilih koleksi busana serta kecantikan sesuai personal fashion statement mereka.  

“Kami percaya kolaborasi ekslusif yang menyajikan koleksi Nusantara dan terinspirasi dari Yogyakarta, kota dengan nilai-nilai kebudayaan, adat serta aksen sejarah dipadu desain chic juga moderen dengan warna hangat, akan disambut positif,” tambah Angela. 

Vone sebagai pengusaha lokal pun menyampaikan antusiasme mereka atas kolaborasi ini, “Senang atas perhatian besar Blibli dalam mendukung industri fashion dan produk kecantikan lokal. Industri ini semakin mampu menjangkau konsumen yang lebih luas dimanapun mereka berada, dengan kolaborasi bersama e-commerce terpercaya seperti Blibli. Pengusaha lokal dapat memperkaya pengalaman berbelanja produk-produk fashion lokal berkualitas global dari Vone dengan mudah dan bebas khawatir menggunakan fitur-fitur nilai tambah Blibli. Tentunya, kami berharap kerja sama ini juga dapat memperkuat industri mode lokal di tengah pesatnya tren fashion lokal juga pasar e-commerce di Tanah Air,” ujar Ivonne Magdalena – Owner.

Lebih lanjut, pada momen yang sama, Avione yang merupakan lini kosmetik sekaligus sister brand Vone, juga menggandeng food & lifestyle blogger Michimomo, menghadirkan sunscreen gel yang terbuat dari bahan-bahan alami asli Indonesia, serta dirancang dengan tekstur dan formula gentle yang cocok dengan karakter kulit tropis masyarakat Indonesia. Selama masa promosi koleksi Nusantara Vone akan di-bundling dengan sunscreen gel Avione x Michimomo. Untuk detil informasi lebih lanjut dapat di cek di sini

Blibli juga memiliki komitmen terus memberikan kepuasan pada pelanggan lewat beragam opsi fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan mulai dari pengiriman 2 Jam Sampaigratis ongkir berkali-kali hingga pelayanan Customer Service 24 jam 7 hari #PastiPuasPastidiBlibli 

Tidak hanya itu, selama bulan Agustus setiap tahunnya, Blibli konsisten menggelar kampanye #PejuangLokal dimana pada tahun ini mengambil tema #PejuangLokal #CekOutTakGentar yang mengusung semangat mendorong para produsen lokal dan UMKM lebih luas lagi memasarkan produknya serta menggerakkan pelanggan untuk mendukung dan menggunakan produk lokal. HUT ke-77 RI, Blibli serukan semangat nasionalisme Maju Tak Gentar Mendukung #PejuangLokal dengan bangga belanja online produk-produk lokal yang 100% Lokal dan Pasti 100% Original di Blibli.

Dari Panggung Semarang Fashion Trand 2022

GayaKeren.id – Semarang Fashion Trend  2022  (SFT 2022)digelar Kamis-Sabtu (4-6 Agustus 2022), mulai pukul13.00- 21.00 WIBdi Fashion Runway Hall, BBPVP Semarang, Jalan Brigjen Sudiarto 118 Semarang. Agenda acara SFT 2022, yaitu 9 slot fashion show selama tiga hari, fashion  competition, fashion  exhibition  dan  dimeriahkan KS Food Truck.

Sebagai event tahunan yang diinisiasi oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) Semarang Chapter yang mengedepankan lini busana siap pakai (Ready to Wear), SFT 2022 bertujuan melahirkan karya- karya terkini sesuai dengan tren global untuk memberikan inspirasi kepada pelaku industri mode Indonesia dan Jawa Tengah pada khususnya.

Ina Priyono, Ketua IFC Semarang Chapter sekaligus Ketua Pelaksana SFT 2022 menyebut Jawa Tengah khususnya Semarang memiliki potensi sumberdaya manusia dan sumberdaya kreatif di bidang fashion. Agar bisa menjadi pusat fashion di pulau Jawa dan Indonesia, harus mampu mengoptimalkan kekuatan lokal.  Pondasinya bertumpu pada kekayaan lokal dan kepedulian lingkungan yang harus dimiliki oleh seluruh pelaku industri mode di  Semarang dan Jawa Tengah.

Untuk memperkenalkan dan mengembangkan industri fashion dari Jawa Tengah sekaligus mendorong terwujudnya Semarang sebagai ‘’Kota Mode’’, Indonesian Fashion Chamber (Semarang Chapter) berkolaborasi dan bersinergi dengan BBPVP Semarang yang memiliki jurusan vokasi bidang Fashion Technology & Business Management  dan Bank Indonesia, turut serta mengembangkan industri mode di Tanah Air, khususnya Jawa Tengah melalui kegiatan Semarang Fashion Trend 2022.

Semarang Fashion Trend 2022 mengambil tema besar ‘’Co-Exist’’ yang diambil dari  Fashion  Trend Forecasting 2023-2024. Perubahan pola pikir dari dampak masa pandemi yang masih belum pasti melahirkan persepsi  yang terbagi dalam  empat kelompok konsumen untuk Fashion Trend Forecasting 23/24, yaitu The Survivors, The Soul Searchers, The Saviors dan The Self Improvers.

Siti Atikoh Ganjar Pranowo, istri Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Ketua Dekranasda Provinsi Jateng dan  Dr Hendrar Prihadi, SE, MM, Walikota Semarang  hadir dalam kick off Semarang Fashion Trend 2022. Para pejabat Forkominda Kota Semarang dan beberapa tokoh Jawa Tengah  juga  turut  memeriahkan SFT 2022 dengan menjadi ‘’muse’’ dan tampil dalam pergelaran busana.

Lebih dari seratus desainer baik yang tergabung dalam asosiasi perancang maupun di luar asosiasi, brands dan UKM se-Jawa Tengah  siap mempresentasikan  karya terbaiknya yang bisa menjadi referensi dan acuan busana sepanjang tahun 2023/2024.  Selain itu hadir desainer tamu dari berbagai kota di Indonesia. Kehadiran mereka bisa menjadi indikator  bahwa Semarang mulai mendapatkan tempat sebagai ‘’Kota Mode’’ di Indonesia. Dalam pergelaran Semarang Fashion Trend 2022, sebanyak 65 model hasil audisi yang berasal dari Semarang, Jakarta, Surabaya, Solo, Yogyakarta, dan Bandung akan tampil di atas catwalk dengan arahan dari Chicko Bachtiar dan Tory Mado, koreografer dari Jakarta.

Selain itu, dalam rangka road to Festival Jateng Syariah,  Bank Indonesia (BI) mendukung SFT  2022 dengan  menampilkan karya member IKRA dalam muslim fashion show dan pameranViva Cosmetics mendukung SFT sebagai official make up & hair do dengan menurunkan 20 makeup artist terbaiknya,. Bank Negara Indonesia (BNI) menjadi bank partner untuk pemakaian QRIS dan transaksi cashless lainnya. Dan, media partner SFT 2022, Kompas, Okezone. Com, Celebrities.id, Her World, Suara Merdeka dan Radio idola.

SFT 2022 juga didukung penuh oleh Pemerintah Kota Semarang, Dekranasda Provìni Jawa Tengah, Dekranasda Kota Semarang dan Kadin Jawa Tengah.

Lebarkan Sayap, Nada Puspita Resmikan Toko Offline Ke-7 Di Senayan City

GayaKeren.id – Tak disangka, brand modest fashion Nada Puspita bisa terus berkembang di tengah pandemi. Sejak didirikan oleh Indah Nada Puspita pada tahun 2018, brand ini telah menyediakan hijab, aksesoris, tas dan ready-to-wear apparel, dengan desain timeless dan elegan, agar para wanita dari segala kalangan bisa tampil modern dan stylish.

Di tahun 2022 ini, Nada Puspita sukses melebarkan sayap di berbagai tempat meskipun pandemi masih berjalan. Pada 7 Agustus 2022, Nada Puspita siap melayani pelanggan dari mall Senayan City dengan toko yang baru dibuka. Toko ini merupakan toko offline keempat dari Nada Puspita.

Awalnya, Nada Puspita hanya berjualan secara online saja, melalui situs resmi dan marketplace. Namun dengan mimpi agar para pelanggan bisa merasakan pengalaman shopping yang nyaman, dibukalah toko offline pertama Nada Puspita di PIM-2 Jakarta pada April 2022. Toko kedua dan ketiga segera menyusul di luar Pulau Jawa, yaitu di Banjarmasin dan Samarinda, untuk meluaskan jangkauan di Indonesia.

Merayakan dibukanya toko keempat ini, Nada Puspita mengadakan fashion show di acara OPPO Bazaar Fashion Festival yang bertempat di main atrium, Senayan City lantai 1. Fashion show ini adalah bagian dari festival mode yang diselenggarakan oleh majalah Harper’s Bazaar Indonesia dengan Senayan City dan, di dalamnya, Nada Puspita menampilkan koleksi “Azalea Series” yang terinspirasi dari keindahan tanaman rempah-rempah khas Indonesia. Dengan diadakannya fashion show ini dalam OPPO Bazaar Fashion Festival, Nada Puspita berharap brand ini menjadi terasa semakin dekat, mudah dijangkau dan dikenal banyak orang.

Pembukaan toko baru Nada Puspita yang keempat juga diharapkan menjadi sinyal baik bagi brand untuk dapat membuka lebih banyak lagi toko offline di kota-kota lain. Nada Puspita tetap akan terus berupaya untuk berkembang dan mewujudkan mimpi untuk menjadi brand modest fashion yang mampu memenuhi keinginan setiap wanita untuk tampil stylish, modern, dan elegan.

Euphoria Citayam Fashion Week di Jakarta, “BRAND LOKAL” go Internasional

GayaKeren.id – Citayam Fashion Week yang hadir di Jakarta banyak menuai perhatian para netizen, warga Jakarta, pun merasa tidak terganggu dengan hadirnyafenomena viral tersebut. Istilah Citayam FahsionWeek sendiri muncul ketika banyak konten video tiktok yang mengabadikan momen anak muda yang sedang asyik nongkrong di seputaran area Sudirman (Jakarta), dengan menggunakan gaya busana yang kasual dan trendy.  

Berawal dari konten biasa yang dibuat oleh segerombolan remaja/anak muda di area tersebut. Ternyata fenomena ini menjadi viral dan menjadi sorotan internasional. Dalam salah satu cuitan di twitter, Tokyo Fashion sangat mengapresiasi anak-anak muda di Indonesia yang berdandan dan membuat jalanan di Jakarta layaknya catwalk.  

Hal tersebut menjadi momentum khusus untuk sebagian Local Brand (UMKM) asal Indonesia, seperti ; Extu Heritage, Epic, Seutail, dan Floating Female Clotching, untuk dapat mempromosikan produknya secara internasional melalui Citayam Fashion Week.  

Hadir sebagai produk lokal khas Indonesia, melalui fenomena viral ini. Masing masing UMKM tersebut menggandeng beberapa model pria dan wanita profesional, untuk ikut serta memamerkan produknya tersebut.  

Lisa Dan Lina Duo kaka beradik pemilik Brand Lokal asal Tangerang mencoba peruntungan mereka ditengah tengah kerumunan Citayam fashion week. Mereka hadir dengan 4 Brand yang mereka kembangkan selama ini di spot  yang lagi viral tersebut.  

“Kami Mencoba memperkenalkan kempat brand local kami yaitu, EXTU HERITAGE, Epic, Seuitail dan Floating Female Clothing, “ ucapnya, disela- sela Peragaan busana local mereka di Metro Restoran, tepat di depan Spot fashion show jalanan yang lagi viral tersebut.  

Mereka ingin turut memeriahkan lokasi viral itu, mengingat SCBD sedang trend dan mereka ingin andil memperkenalkan brand mereka lebih go internasional.  

Rencananya mereka juga akan melakukan make over anak anak Citayam yang lagi viral tersebut. Karena menurut mereka model fashion Lina dan Lisa itu dipandang sesuai dengan mereka.  

“Paling mahal hanya Rp 300 ribu. Dan untuk atasan hanya 150ribu, tambahnya lagi.  

Brand mereka gayanya kata Lisa hasil riset sendiri dan melihat trend yang sedang berkembang.  

Menurutnya pihaknya berupaya beradaptasi dengan fashion yang ada. Jadi menurutnya lebih ke teren anak muda yang sedang viral. Brand mereka sebenarnya sudah “nangkring” di Sogo Dept. Store dan Aeon dan sejumlah dept store lainnya.  

Novotel Suites Yogyakarta Malioboro gelar Fashion Runaway “Wastra Katresnan”

GayaKeren.id – Novotel Suites Yogyakarta Malioboro menggelar Fashion Runaway bertemakan “Wastra Katresnan”, hasil kolaborasi dengan Local Trunk Show, sebuah agensi model. Acara  yang berlangsung pada Minggu, 17 Juli 2022 di area pool Novotel Suites Yogyakarta Malioboro ini menampilkan dan menawarkan tujuh puluh dua  hasil rancangan dua belas desainer lokal berupa busana ready to wear .

“Wastra Katresnan” diangkat dari bahasa Sansekerta, secara etimologi Wastra berarti sehelai kain dan Katresnan adalah cinta kasih, sehingga penggabungan keduanya melahirkan makna kecintaan terhadap kain. Kali ini kain yang ditampilkan yaitu kain Nusantara asli dari Indonesia berupa batik dan tenun.

Fashion Runaway ini juga merupakan ajang untuk mempromosikan fesyen Indonesia dan sebagai bentuk apresiasi kepada para desainer lokal. Selain itu, acara ini diharapkan mendukung para pelaku ekonomi kreatif dan program dari Kemenparekraf/Baparekraf yaitu #BanggaBuatanIndonesia dan #BeliKreatifLokal khususnya di subsektor fesyen.

Novi Soesanto, General Manager dari Novotel Suites Yogyakarta Malioboro menyampaikan,        ‘’Kami merasa sangat bangga dapat menggelar acara ini dan memberikan dukungan nyata kami khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di perhotelan. Selain ini, semoga apa yang kami lakukan dapat mendorong produktivitas dan perekonomian para pelaku ekonomi kreatif khususnya di bidang fesyen, karena siapa saja dapat langsung membeli hasil karya yang ditampilkan. Kami harapkan ini akan menjadi program rutin kami per kuartal dengan makin banyak kolaborasi bersama para desainer dengan beragam pilihan produk.’’

Sebanyak dua belas desainer lokal yang berasal dari Jakarta, Yogyakarta, Riau dan Jawa Tengah menampilkan tujuh puluh dua karya berupa pakaian ready to wear. Mereka adalah Lucy Tjan x Batik sora x doel KOKANG, OH Sarry_ AJ, Youce Maharani, Arien, Gress Fashion designer by Gresia Ardiyanti, WR by Rini Susanti, Jiwa Rahmani collection x Heni Wahyu, Batik mori by Geisha Ratu, Kyana by Dewi Arini, Afif Syakur, Nusantara by Arien dan Chalwa x by ifa.