10 Fashion Disainer Indonesia Di Virtual Fashion Show Mercedes-Benz Fashion Week Russia

GayaKeren.id – Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) merupakan ajang tahunan ekonomi dan keuangan syariah terbesar di Indonesia. Dipenyelenggaran yang ke-7 tahun ini, ISEF melalui sektor fashion bekerjasama dengan Bank Indonesia, Indonesian Fashion Chamber dan Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC) dengan tujuan untuk membantu pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di bidang fesyen agar dapat “naik kelas” dengan “go global”.

Berikut 10 fashion designer yang berkolaborasi dengan 4 brand aksesori untuk menampilkan koleksi modest wear dalam ajang Virtual Fashion Show MERCEDES-BENZ FASHION WEEK RUSSIA pada tanggal 23 Oktober 2020 yang ditayangkan secara virtual melalui lebih dari 100 platform digital, antara lain YouTube ISEF Indonesia:

VIVIZUBEDI, Menampilkan koleksi eksklusif bertema Archipelago series “HUMBANUA” yang menggabungkan kain dari dua daerah, yaitu kain sasirangan khas Borneo dengan motif sarat makna filosofis dan tenun Sumba yang menggambarkan kekuatan dan keramahan masyarakat Sumba. Potongan busana dibuat mengikuti tren padu-padan masa kini.

                                                            

Wignyo & Rorokenes

Wignyo, menampilkan koleksi bertema “Monochrome” dengan menggunakan material tenun Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) motif Houndstooth yang dibuat oleh para perempuan perajin tenun di Sukabumi, Jawa Barat. Motif tenun ini identik dengan warna monokrom yang menciptakan kesan modern sekaligus dinamis sesuai selera pasar global.

rorokenes menampilkan koleksi artisan leather bags dengan tema “Urban Weaving” yang menggunakan material kulit pada motif anyaman gedek (anyaman bambu yang biasa ditemui di pedesaan di Jawa Tengah, digunakan sebagai dinding rumah hingga keranjang). Bahan baku kulit yang digunakan berasal dari pabrik yang telah memiliki sertifikasi ISO resmi dari pemerintah. Sampah atau sisa bahan diupayakan kurang dari 3%, dan sisa bahan yang dapat didaur ulang disumbangkan kepada sesama pengrajin.

                                      

Agung Bali Collection & Bahalap Handicraft

Agung Bali Collection menampilkan koleksi bertema “Weaving Heritage” dengan menuangkan kain tradisional Bali yaitu “Endek Seseh” dan “Endek Ikat” dengan meng-highlight motif heritage dan warna natural hasil pewarna alam yang sesuai dengan pasar Eropa.

Bahalap Handicraft  menampilkan koleksi kalung dan gelang etnik Dayak yang terbuat dari bahan manik cornelin batu alam. Dulu aksesoris Dayak dipakai oleh kalangan bangsawan Dayak untuk acara tertentu. Setelah berkembangnya jaman telah dipakai oleh seluruh kalangan hingga mancanegara. Aksesoris Bahalap dibuat dengan melibatkan ibu-ibu rumah tangga untuk menambah perekonomian keluarga.

                                    

Adhy Alie menampilkan koleksi bertema “Terpikat Ikat” yang menyatukan ragam tenun ikat yang kaya akan warna dan motif yang menarik dengan teknik patchwork. Diwujudkan dalam rancangan modern berupa medium dan long coat.

                                                     

 

Roemah Kebaya Vielga menampilkan koleksi bertema “Dramatic Blossom” dengan mengangkat tradisi busana wanita Indonesia, yaitu modifikasi kebaya. Keunggulannya ornamen bordir bunga yang dikerjakan dengan mesin manual oleh para perempuan pengrajin bordir di Payakumbuh, Sumatera Barat.

                                                                                             

Thiffa Qaisty menampilkan koleksi bertema “DARA” terinspirasi dari kebaya Melayu, Riau, yang dimodifikasi dengan sentuhan modern. Menggunakan tenun Siak dan batik Riau berbahan viscose yang disempurnakan dengan detail beads dan Swarovski serta sulaman tangan. Designer memadukan tenun dan viscose untuk menggabungkan potensi daerah yang ada di Riau. Viscose merupakan salah satu serat ramah lingkungan dan Riau merupakan produsen viscose terbesar di dunia. Dengan mengambil trend forecasting 2020/2021 yaitu SPIRITUALITY dan konsep mix and match menghasilkan look yang berkarakter urban dan futuristic.

 

IR & IR menampilkan koleksi bertema “Matari” yang mengeksplorasi kain tradisional songket Deli dalam busana hasil adaptasi kultur Melayu Deli dengan sentuhan modern dan simplicity.

                                                                                

Ina Priyono akan menampilkan koleksi bertema “Portionate” dengan menggunakan batik tulis Lasem yang setiap motifnya merupakan hasil akulturasi dari budaya Cina dan Jawa serta sentuhan bordir yang diaplikasikan dalam desain yang simple dan elegan.

                                                                   

Defika Hanum & PALA Nusantara

Defika Hanum  menampilkan koleksi bertema “Adventurous” dengan proses pengolahan bahan secara tradisional yang dituangkan dalam busana berkarakter urban, aktif, dan modern. Keunggulannya inovasi batik tulis motif abstrak dengan menggunakan goresan kuas yang dibuat oleh pembatik di Kulon Progo dan Magelang, Jawa Tengah.

PALA Nusantara menampilkan koleksi aksesori berupa jam tangan yang mengeksplorasi inspirasi dari keragaman budaya Nusantara seperti warna, motif, dan simbol kultural yang dikembangkan dalam balutan desain modern, minimalis, sekaligus fungsional.

                                                                       

Anggia & Beadstown

Anggia menampilkan koleksi bertema “Equilibrium” dengan konsep daur ulang. Denim garmen yang reject, cacat, dan over stock dari industri lokal dikombinasi tekstil yang ramah lingkungan seperti katun bambu dan tenun tradisional dengan detail berupa symmetric-asymmetric, teknik manipulasi unfinished, patchwork fabric, dan denim washing technique.

Beadstown menampilkan koleksi aksesoris kalung dan anting yang terinspirasi dari canting (alat untuk membatik). Konsep desainnya adalah bentuk canting, lembaran kain, goresan tinta dari canting, seperti lengkung, titik dan garis dengan style etnik kontemporer, simple, dan dinamis. Bahan yang digunakan adalah kuningan dan tembaga, dengan eksplorasi material dari alat elektronik yang sudah tidak berfungsi lagi, seperti pipa mesin penyejuk ruangan. Semoga langkah kecil ini bisa menjadi bagian dari sustainable fashion.

                           

 

 

 

 

 

 

 

ISEF Dukung Fashion Designer IKRA Indonesia Di Virtual Fashion Show Mercedes-Benz Fashion Week Russia

GayaKeren.id – Penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang telah memasuki tahun ketujuh ini sebagai upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional guna turut mendorong pemulihan ekonomi nasional. ISEF bertujuan mendorong pengembangan ekosistem halal value chain, di mana fesyen muslim merupakan salah satu sektor prioritas di dalamnya. ISEF Sektor Fesyen diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Indonesian Fashion Chamber dan Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC) dengan tujuan untuk membantu pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di bidang fesyen agar dapat “naik kelas” dengan “go global”.

Sebagai rangkaian kegiatannya, ISEF Sektor Fesyen mendukung 10 fashion designer yang berkolaborasi dengan 4 brand aksesori, yang merupakan anggota Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA Indonesia), untuk menampilkan koleksi modest wear dalam ajang Virtual Fashion Show MERCEDES-BENZ FASHION WEEK RUSSIA pada tanggal 23 Oktober 2020 yang ditayangkan secara virtual melalui lebih dari 100 platform digital, antara lain YouTube ISEF Indonesia.

“Indonesia ditargetkan sebagai pusat industri halal global, melalui produk fesyen muslim Indonesia yang merupakan komoditi potensial untuk pasar internasional. Keikutsertaan pelaku usaha fesyen muslim anggota IKRA Indonesia dalam fashion week ini merupakan kesempatan untuk bersaing di kancah internasional dan menembus pasar global. Untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia merupakan tantangan besar bagi kita. Namun, dengan niat yang lurus dan sinergi dengan seluruh stakeholder, insyaAllah bersama-sama kita dapat mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia, khususnya sektor fesyen muslim,” papar M. Anwar Bashori, Kepala Departemen Ekonomi & Keuangan Syariah Bank Indonesia.

Fashion designer dan brand aksesori anggota IKRA Indonesia menghadirkan koleksi Spring Summer 2021 dalam Virtual Fashion Show Mercedes-Benz Fashion Week Russia ini adalah Vivi Zubedi, Wignyo x Rorokenes, Agung Bali Collection x Bahalap, Adhy Alie, Roemah Kebaya Vielga, Thiffa Qaisty, IR & IR, Ina Priyono, Defika Hanum x PALA Nusantara dan Shoes by UJ Yuna, dan Anggia x Beadstown.

“Panggung pekan mode internasional yang diselenggarakan secara virtual ini merupakan kesempatan berharga di masa pandemi. Desainer fesyen dan aksesoris pelaku UMKM di Indonesia dapat menampilkan dan memperkenalkan karyanya di skala global, khususnya pasar Eropa. Kesempatan ini membuka peluang bagi para UMKM di Indonesia untuk merambah pasar ekspor. Diharapkan produk modest wear Indonesia benar-benar dapat diterima di pasar Eropa,” tutur Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber.

Dengan berpartisipasi dalam pekan mode kelas internasional ini memberikan kesempatan bagi pelaku usaha fesyen yang memiliki komitmen serta semangat untuk meningkatkan penetrasi produk unggulan usaha syariah sehingga mampu menembus dan bersaing di pasar global.

SUSEN BUKA TOKO PERTAMA DI PEKANBARU HADIRKAN TAS DAN AKSESORIS WANITA YANG MODERN & STYLISH

GayaKeren.id – Kawan Lama Group membuka toko pertama SUSEN di Pekanbaru, yang berlokasi di Living World Pekanbaru Lantai UG, Jl. Tuanku Tambusai pada tanggal 1 Oktober 2020. SUSEN merupakan brand fashion internasional penyedia tas dan aksesoris wanita untuk berbagai aktivitas.

Meutia Kumala, Managing Director SUSEN menjelaskan, “Tas sudah menjadi bagian dari identitas fashion wanita karena memiliki peranan yang penting untuk menunjang penampilan, namun seringkali menjadi kendala karena wanita harus memiliki koleksi banyak tas untuk digunakan di berbagai acara berbeda. Oleh karena itu, SUSEN yang memiliki slogan Your Everyday Style Destination hadir untuk menunjang penampilan di berbagai aktivitas. Satu model tas SUSEN dapat digunakan dan dipadupadankan untuk acara formal maupun kasual, dari pagi hingga malam. Kami berharap kehadiran SUSEN dapat menjadi pilihan dan inspirasi untuk penampilan wanita yang lebih bergaya di berbagai suasana, dengan material berkualitas, desain yang modern dan stylish untuk segala usia, serta harga yang kompetitif.”

SUSEN pertama kali diluncurkan di Dubai pada tahun 2003 dan telah hadir di 82 negara di Asia, Amerika, hingga Eropa. Sedangkan di Indonesia, SUSEN endorsed by INFORMA telah membuka toko pertama di Gandaria City Mall Jakarta pada awal Agustus lalu, dilanjutkan dengan pembukaan di Pekanbaru.

Selain untuk berbagai kegiatan, koleksi tas SUSEN juga bisa digunakan oleh berbagai usia. Untuk milenial yang memiliki karakter simple dan fun, tersedia koleksi tas yang modern dan stylish seperti sling bag (tas selempang), hingga micro bag (tas berukuran mini), dengan beragam gaya dan pilihan warna yang lebih unik, cerah dan colorful seperti hijau, kuning, pink, hingga tosca. Sedangkan untuk menunjang wanita dewasa dengan penampilan yang elegan, tersedia koleksi hand bag maupun shoulder bag bergaya klasik yang tidak lekang waktu (timeless), dengan pilihan warna yang lembut seperti red wine, silver, hitam hingga beige. Hadir juga model yang populer saat ini, Croco Bag dengan detil tekstur menyerupai kulit buaya dan embossed bags dengan beragam model yang cocok untuk milenial maupun yang lebih dewasa. Tas SUSEN juga bisa dipadukan dengan koleksi dompet dan micro bag (tas berukuran mini) yang tersedia untuk tampilan serta gaya berbeda.

 Seluruh koleksi tas SUSEN dibuat dengan memadukan quality material (bahan berkualitas) dan excellent craftsmanship (keahlian dalam pembuatan) melalui pengerjaan yang sangat detil. Hal ini terlihat dari jahitan, lapisan lining tas, dan finishing yang rapi. SUSEN juga menggunakan lem perekat berbahan dasar air dengan kandungan yang lebih aman bagi kesehatan, baik untuk pembuat maupun pengguna produk. Pada beberapa koleksi tas pilihan, SUSEN menghadirkan tas dengan bahan anti gores yang membuat perawatannya lebih mudah. Koleksi lainnya juga ada yang dilengkapi lapisan emas pada bagian hardware (logam) seperti rantai dan ornamen tas agar lebih tahan lama, tidak berkarat, serta menambah kesan mewah dan elegan.

Selain tas dan dompet, SUSEN juga menyediakan beragam aksesoris penunjang penampilan wanita lainnya seperti anting-anting, kalung, gelang dan cincin yang trendy dan stylish. SUSEN juga menghadirkan kacamata hitam dan clear lens yang dilengkapi dengan UV protection untuk melindungi mata dari sinar matahari.

Untuk mendukung keamanan dan kenyamanan belanja di masa kebiasaan baru, SUSEN menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti pengecekan suhu tubuh saat akan memasuki area toko, mewajibkan penggunaan masker, menerapkan physical distancing, serta menyediakan hand sanitizer untuk pelanggan. Sedangkan staf toko SUSEN juga diwajibkan untuk menggunakan alat pelindung diri standar berupa masker, sarung tangan dan face shield, serta menjaga kebersihan area dan perlengkapan toko dengan menyemprotkan cairan disinfektan secara berkala. Untuk keamanan bertransaksi, SUSEN mengimbau pelanggan bertransaksi secara non tunai seperti virtual account dari BCA, Bank Permata dan BNI, serta digital payment menggunakan Gopay dan Ovo. Pelanggan juga bisa menikmati kemudahan pembayaran melalui fasilitas cicilan 0% hingga 6 bulan menggunakan kartu kredit BCA, Mandiri, BNI, BRI, dan CIMB Niaga dengan nominal transaksi tertentu.

Selain di toko, produk SUSEN secara mudah bisa didapatkan kapan dan di mana saja secara online melalui  webstore di www.susen.co.id, serta official store di berbagai online marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Blibli.com, dan Lazada, maupun personal shopper melalui WhatsApp di nomor 0812-8822-2281. SUSEN juga menghadirkan pop-up store di lokasi tertentu dengan jadwal yang bisa dilihat di webstore. Sedangkan untuk menemukan inspirasi melalui koleksi produk SUSEN, bisa melalui Instagram di Susen_id dan Facebook di SUSEN Indonesia.

Memeriahkan pembukaan SUSEN Living World Pekanbaru, tersedia berbagai penawaran menarik seperti Diskon hingga 50% dan Beli 1 Gratis 1 untuk berbagai produk pilihan. Pelanggan juga bisa mendapatkan Gratis Tote Bag SUSEN dengan minimum transaksi Rp 1 juta bagi pemegang kartu kredit dan debit dari bank partner, member ACE, INFORMA, Toys Kingdom, Chatime atau Ataru.

Era Baru Fashion Tanah Air BersamaJakarta Fashion Week 2021 pada 26-29 November 2020

GayaKeren.id – Jakarta Fashion Week 2021 akan diselenggarkan pada 26-29 November 2020 dalam format baru.Para pencinta fashion bisa menyaksikan fashion show, cerita di balik panggung, dan beragam konten menarik dari Jakarta Fashion Week 2021 secara live stream di microsite JFW.TV dan kanal resmi Jakarta Fashion Week lainnya. Puluhan desainer dan label ternama Indonesia terlibat dalam pergelaran fashionera baru yang berlangsung di Senayan City, official venue Jakarta Fashion Week sejak tahun 2013. Termasuk di antara mereka adalah desainer dan label Indonesia Fashion Forward, Dewi Fashion Knights, hingga para desainer muda lewat Lomba Perancang Aksesori 2020 dan Lomba Perancang Mode Menswear 2020.

“Pandemi COVID-19 turut mengubah tatanan dunia fashion. Berbagai penyesuaian pun dilakukan, termasuk memanfaatkan platform digital. Masyarakat dapat menikmati rangkaian acara Jakarta Fashion Week 2021 melalui kanal yang kami miliki serta kanal dari para partner yang bekerja sama dengan kami,” ungkap Lenni Tedja, Direktur Jakarta Fashion Week. Pada kesempatan ini, Jakarta Fashion Week juga memperkenalkan Maria Karina dan Rizal Rama sebagai Jakarta Fashion Week 2021 Icons. Kedua model asal Surabaya ini menyisihkan 10 finalis lainnya di ajang “The Search for Jakarta Fashion Week 2021 Icons.” JFW 2021 Icons menjadi model dari kampanye Jakarta Fashion Week 2021, dan tentu saja meramaikan runway Jakarta Fashion Week 2021.

Jakarta Fashion Week merupakan pekan mode utama di Indonesia sejak 2007. Didaulat sebagai platform penggerak industri mode Indonesia, Jakarta Fashion Week memberikan arahan bagi penggiat mode dan menyediakan arena prestisius untuk unjuk talenta serta kreativitas dunia fashion dalam negeri. Sepanjang tahun, Jakarta Fashion Week juga menggelar beragam program peningkatan kapasitas para pelaku industri internasional.

 

Vespa Primavera Sean Wotherspoon, Paduan Sempurna antara Warisan Italia, Fesyen Dan Perpaduan Warna

GayaKeren.idVespa Primavera melalui launching yang dilakukan secara virtual, Jum’at (18/9), memperkenalkan hasil eksperimennya yang berkolaborasi dengan desainer muda Amerika yang kreatif dan berpengaruh, Sean Wotherspoon. Kelihaiannya bermain warna menggambarkan jiwa muda Vespa dan kemampuannya dalam memadupadankan material yang tepat semakin memperkaya perspektif dalam mengagumi kendaraan roda dua khas Italia ini. Unsur-unsur timeless classic dan seni kontemporer berpadu melahirkan Vespa Primavera Sean Wotherspoon edisi terbatas yang berani, nakal, dan menyenangkan. 

“Anda benar-benar dapat merasakan hubungan serta kombinasi dari energi kreatif antara Vespa dan Sean Wotherspoon sejati saat Anda melihat Vespa Primavera Sean Wotherspoon. Kreativitas Sean Wotherspoon yang luar biasa dan kepribadian Vespa Primavera yang unik dan ikonik berpadu dengan baik dan berhasil membuat setiap orang memandangnya penuh takjub. Kami senang dapat menyambut Vespa Primavera Sean Wotherspoon yang mempesona dan eklektik ini di Indonesia. Vespa Primavera Sean Wotherspoon edisi terbatas ini didedikasikan bagi mereka pecinta fashion yang mengeskpresikan gaya mereka dengan berani, penuh warna, dan unik,” Marco Noto La Diega, Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia. 

Melalui leburan warna bertema 80-an, yang ditampilkan secara unik dan menarik. Perpaduan ini mewakili warisan Vespa dan visi Sean Wotherspoon untuk Vespa Primavera dalam sentuhan kontemporer dengan tetap membawa karakter dan  warisan Vespa. Sementara warna kuning dipilih sebagai warna dasar dominan untuk mewakili energi dan dinamisme. Sentuhan warna merah, melebur dengan hijau tua dan biru laut,melapisi seluruh badan kendaraan. Tampilan berbeda Vespa Primavera Sean Wotherspoon tampak pada aksen warna putih pada front tie, edge shield dan crest, untuk menonjolkan siluet Vespa. Rims modern warna putih dengan logo Vespa berwarna biru pun semakin memberikan tampilan baru dan berbeda yang menyeluruh pada karya penuh pesona ini.

Sebagai designer sneakers, Sean Wotherspoon bereksperimen dengan beragam bahan. Material karet berwarna biru pada pijakan kaki, dibuat layaknya sol sepatu dalam perspektif Sean Wotherspoon. Joknya dengan material korduroi beludru warna coklat muda membuat tampilan premium dan menawan.

Konsep desain ini berkaitan kuat antara Vespa dan seni kontemporer. Pada Vespa Primavera Sean Wotherspoon edisi terbatas ini, Sean Wotherspoon tidak hanya menampilkan kekuatan ciri khas desainnya, tetapi juga berhasil mewujudkan visi Vespa melalui pendekatan pada gaya, desain, dan fesyen yang sangat sesuai dengan Vespa sebagai merek istimewa khas Italia. Komposisi warna yang terkurasi dengan tepat membungkus setiap bagian bodi Vespa terukur dalam sinergi antara Vespa dan Sean Wotherspoon. Lahirnya kolaborasi Vespa x Sean Wotherspoon menampilkan perpaduan yang sempurna antara warisan khas Italia yang diinterpretasikan secara kontemporer.

Kolaborasi antara Vespa dan Sean Wotherspoon ini tidak hanya menciptakan the world’s most colorful Vespa, tetapi juga semakin memperkuat identitas Vespa yang khas dan nilai premium yang dimiliki melalui detail unik yang terdapat di tampilannya.

Nusantara Fashion Festival 2020 Sukses Digelar

GayaKeren.idNusantara Fashion Festival (NUFF) 2020, gelaran mode virtual terbesar pertama di Indonesia telah sukses diselenggarakan sepanjang bulan Agustus 2020. Merupakan inisiatif dari Kementerian BUMN melalui Bank BRI guna mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, lebih dari 300 kolaborator ikut ambil bagian dalam memperlihatkan kualitas dan inovasi produk mode tanah air. Keseluruhan kegiatan kolaboratif ini bertujuan untuk merevitalisasi bisnis industri mode nasional dan sukses menuai dukungan positif dari masyarakat pecinta mode di Indonesia. Sepanjang acara berlangsung, NUFF 2020 telah disaksikan oleh 2.208.266 viewers yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia dan mancanegara. Hal ini merupakan indikasi yang menggembirakan bagi industri mode Indonesia, di tengah masa yang menantang ini.

Erick Thohir, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional/Menteri Kementerian BUMN mengatakan, “Nusantara Fashion Festival 2020 merupakan kolaborasi dari 300 desainer, UMKM dan pegiat fashion Indonesia untuk menyemarakkan HUT Indonesia ke-75. Karya-karya anak bangsa memiliki desain dan kualitas yang tidak kalah dengan produk asing. Mari kita support hasil UMKM, fashion lokal dengan makin sering membeli barang-barang lokal. Bangga Buatan Indonesia!”

NUFF 2020 hadir dengan misi khusus memperkenalkan ragam hasil karya mode tanah air bagi masyarakat Indonesia. “Animo masyarakat terhadap NUFF 2020 sangat luar biasa dan diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat Indonesia akan produk mode lokal. Guna mendukung UMKM mode nasional, Bank BRI mengadakan berbagai kegiatan online dan offline dengan promo menarik. Selama bulan Agustus saat NUFF 2020 berlangsung, kami mencatat telah terjadi transaksi dengan sales volume lebih dari Rp 89 miliar. Angka ini meningkat hampir 2 kali lipat dimana sales volume merchant offline dan online pada bulan sebelumnya atau sebelum event NUFF Rp 45,8 miliar. Tentunya hal ini memberikan dampak secara langsung bagi keberlangsungan bisnis UMKM sektor mode. NUFF 2020 mungkin telah berakhir, tapi kami percaya semangat masyarakat Indonesia untuk menggunakan produk lokal akan terus berkembang.” jelas Handayani, Direktur Konsumer Bank BRI.

Dilaksanakan selama satu bulan, NUFF 2020 memberikan pengalaman virtual terbaik bagi penonton. Hadir secara live stream rangkaian kegiatan NUFF 2020 dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia, bahkan mancanegara. Mempersembahkan ruang diskusi terkait mode bersama pembicara dengan latar belakang beragam. Menampilkan karya presentasi mode digital karya 75 Desainer dan UMKM mode tanah air dan juga kolaborasi 20 seniman bersama brand dan perancang mode dalam melelang 10 karya eksklusif terbatas guna membantu UMKM mode yang terdampak. NUFF 2020 telah berhasil memperlihatkan semangat dalam beradaptasi bagi penggiat mode untuk tetap berkarya dan berdaya.

“NUFF 2020 memaksimalkan ekosistem digital untuk menjadi wadah presentasi mode Indonesia. Kami menjadi penggerak bagi industri mode untuk kembali bangkit dan mempresentasikan karya mereka. Pada tanggal 16 – 31 Agustus 2020 NUFF 2020 juga menggelar Charity Auction. Melalui lelang virtual ini, kami berhasil mendapatkan dana sebesar Rp 100.586.000. Seluruh dana yang dikumpulkan diserahkan kepada Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS), guna mendukung pengembangan UMKM mode di 5 daerah wisata di Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia terhadap festival mode virtual ini. Diharapkan masyarakat lebih mengenal keanekaragaman karya industri mode Indonesia. Selain itu kami harap semangat Bangga Buatan Indonesia tidak berhenti sampai disini. Kami harap masyarakat Indonesia mendukung gerakan #LokalTiapHari dengan menggunakan dan membeli produk lokal setiap harinya. Melalui gerakan sederhana ini, kita bisa sungguh berkontribusi bagi perkembangan ekonomi negara.” Tutup Ben Soebiakto, CEO Samara Media & Entertainment

Kolaborasi Maison Met X Lady Gaga

GayaKeren.id – Lady Gaga merayakan lima kemenangannya pada acara musik paling bergengsi MTV Video Music Awards 2020( MTV VMAs 2020). Dalam Perhelatan bergengsi insan musik dunia itu Gaga mengenakan masker karya Maison Met saat menerima penghargaan tertinggi dari MTV VMAs  2020 sebagai Artist of the Year dan MTV Tricon Award (untuk pertama kali penghargaan yang menahbiskan artis berkemampuan tinggi dalam beberapa bidang sekaligus.  Gaga memenangkan kategori musik, seni peran, fashion, dan filantropi).

Dan masker wajah gemerlap berbahan metallic mesh yang menjadi pusat perhatian malam itu merupakan karya Maison Met, label busana asli buatan Indonesia. Metallic Mesh menjadi bahan pilihan Mety Choa, selaku Creative Director Maison Met karena memiliki karakter unik yang cocok dengan karakter Lady Gaga. Unsur dekoratif payet kilap bahan ini mengangkat kesan elegan yang menjadi DNA rancangan Maison Met. Selain itu kualitas bahan prima, nyaman dipakai dan mudah dibersihkan menjadikannya pantas menjadi pelengkap busana koleksi Lady Gaga.

Bahkan, saat menyongsong kemenangannya Gaga, selaku penerima pertama penghargaan MTV Tricon Award, sang Mega Bintang sempat berseru menyuarakan imbauannya berkaitan dengan situasi kesehatan dunia,“Kenakan masker, tanda bahwa Anda menghargai”. “Semoga karya kolaborasi Masker Maison Met X Lady Gaga dapat menjadi bukti bagi kita semua untuktidak mudah berputus asa danterus berkarya di tengah situasi yang memprihatinkan seperti saat pandemi ini, ujar Mety Choa, Creative Director Maison Met.

Adalah jasa dan campur tangan brand management Maison Met, THE CLIQUE, yang berbasis di Hong Kong dalam menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kolaborasi dengan tim Lady Gaga hingga masker ini dikenakan oleh Sang Superstar.

Jakarta Fashion Week LuncurkanThe Search for JFW 2021 Icons: A Web Series

GayaKeren.id – “The Search for Jakarta Fashion Week 2021 Icons: A Web Series” diluncurkan Jakarta Fashion Week sebagai bagian dari JFW Series #RoadtoJFW2021 dengan episode perdana tayang pada hari Sabtu, 29 Agustus 2020 pukul 20.00 WIB.

Inilah serial web 6 episode dari Jakarta Fashion Week bersama Fremantle yang menampilkan perjalanan 12 Finalis dalam menaklukkan berbagai tantangan dari para juri, untuk nantinya 2 model pria dan wanita terpilih sebagai Jakarta Fashion Week 2021 Icons. JFW 2021 Icons bakal menjadi model dari campaign Jakarta Fashion Week 2021, dan tentu saja meramaikan runway Jakarta Fashion Week 2021.

“Para finalis JFW 2021 Icons dipilih dari para pemenang JFW Model Search 2020 yang berlangsung di lima kota sejak Februari 2020, yaitu di Yogyakarta, Surabaya, Medan, Bandung, dan Jakarta. Mereka tak hanya berasal dari kota-kota tempat Model Search diadakan, tapi juga kota-kota lain di Indonesia,”kata Lenni Tedja, Direktur Jakarta Fashion Week.

Kedua belas Finalis JFW 2021 Icons adalah Agustina (Jakarta), Amos (Pekanbaru), Brayen (Lampung), Ciquita (Medan), Daffa (Jakarta), Douglas (Sidoarjo), Gea (Tangerang), Lung (Surabaya), Maria (Surabaya), Raihan (Bandung), Nuzula (Bogor), dan Rizal (Surabaya). Mereka mengikuti karantina selama lima hari, serta dipantau progresnya oleh Resident Judges yang terdiri atas Ai Syarif (Creative Advisor Jakarta Fashion Week), Wita Juwita (Face of Jakarta Fashion Week), dan Panca Makmun (Koreografer Senior). Tidak hanya itu, Jakarta Fashion Week juga mengundang juri tamu, baik memberikan tantangan khusus untuk mereka, menilai mereka, maupun masukan-masukan yang berguna untuk karier modeling mereka.

Guest Judges JFW 2021 Icons adalahErwin Suganda (Creative Director UBS Gold), Ayla Dimitri (Content Creator/Influencer) ̧ Samuel Rizal, Ivan Gunawan, Yoland Handoko (Fashion & Celebrity Stylist), Nicoline Patricia (Fotografer), dan Margaretha Untoro (Editor-in-Chief Dewi).Saksikan “The Search for Jakarta Fashion Week 2021 Icons: A Web Series” yang didukung oleh UBS Gold, Make Over, dan Aston Kartika Grogol ini di kanal YouTube Jakarta Fashion Week Official mulai 29 Agustus 2020 pukul 20.00 WIB (alamat URL: https://www.youtube.com/jakartafashionweekofficial) juga di Vidio.com pukul 17.00 WIB. Enam episode “The Search for Jakarta Fashion Week 2021 Icons: A Web Series” akan ditayangkan selama 6 hari berturut-turut mulai 29 Agustus 2020 hingga 3 September 2020.

5 Desainer IFC Dalam Global Talent Digital 2020, Sustainable Edition

GayaKeren.id – Mengambil peran di perhelatan perdana Global Talent Digital, IFC telah menyeleksi lima perancang busana dibawah naunganya melalui sekrangkaian kurasi yang ketat. Kelimanya berasal dari IFC Semarang, Bandung Surabaya dan Jakarta dengan berbagai kreatifitas yang juga terinspirasi dari banyak hal.

Berikut kelima desainer bersama karyanya :

Anggiasari dengan brandnya AM yang memiliki konsep sustainable, menggunakan konsep desain daur ulang. Denim garmen yang reject, cacat dan over stock dari industri lokal dengan kombinasi tekstil yang ramah lingkungan.

Memilih tema Valiance yang terinspirasi dari layar kapal yang menjadi sistem pertahanan, yang melambangkan kekhawatiran manusia akan kemajuan teknologi di masa depan.

Valiance didesign dengan androgini style, dekonstruksi style, sporty casual diperuntukan wanita atau pria dengan usia 20 – 45 tahun dengan non-formal atmosphere. Valiance memiliki trapezoid silhouette, material yang digunakan berupa denim reused, katun bamboo, katun tenun tradisional. Warna yang digunakan adalah hitam, biru tua, abu, burgundy, dan hijau. Detail berupa layer, symmetric-asymmetric, berstruktur, Teknik manipulasi unfinished, shredded, patchwork fabric dan denim washing technique.

Rosie Rahmadi, terinspirasi dari konsep Rahmatan Lil Alamin, Rosie Rahmadi mengusung koleksi “Kalopsia”  pada Global Talent Digital 2020 yang diadakan ole Russia Fashion Council. Ia merupakan satu dari lima desainer Indonesia yang berhasil lolos  kurasi dan ikut serta dalam virtual fashion show acara tersebut. Kalopsia sendiri  diambil dari istilah Yunani yang berarti khayalan di mana segala sesuatu tampak lebih indah dari yang sebenarnya.

“Dan itulah yang saya rasakan tentang fashion. Seperti sebuah delusi yang Indah di depan, tetapi di balik itu semua ada sesuatu yang sangat mendesak untuk mengurangi  konsumerisme berlebihan dan impact limbah fashion yang begitu banyak” Ungkap desainer yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai Desainer of The Year di Bali Fashion Week 2019 ini.

Terilhami dari konsep boneka kertas yang seringkali ia mainkan di masa kecilnya, Kalopsia menggunakan warna warna dengan tone natural dengan bahan utama linen, katun dan viscose, serta tetap konsisten dengan kenyamanan siluet A line & H line sebagai ciri khasnya. Beberapa item makrame sengaja didesain bisa dilepas pasang dengan pakaian lain untuk memberikan kesan yang unik. Koleksi ini terdiri dari beberapa item seperti atasan, tunik, palazzo, outer dan dress yang masing-masing bisa berganti fungsi.

Gregorius Vici. Dengan tema Alluring Heritage, terinspirasi dari limbah bahan batik dari menjadi object mata pencaharian tambahan oleh salah satu keluarga Pengayuh Becak, dimana bahan tersebut biasa di setorkan ke tengkulak di Pasar untuk dijual. Melihat Batik sebagai wastra nusantara yang yang dibuat secara tradisional dengan beragam hias pola batik tertentu menggunakan teknik celup dan malam atau lilin untuk membatik, pengerjaan batik tulis maupun cap tersebut memerlukan waktu yang sangat panjang yakni mulai dari menggambar kemudian menggunakan lilin sebagai sarana membuat gambar serta pencelupan warna yang dilakukan berulang kali sehingga menghasilkan wastra yang mempesona sehingga sampai kain perca nya pun masih memiliki nilai meskipun hanya merupakan potongan saja.

Untuk proses batik yang sedemikian rupa dan membuatnya tetap berharga dan indah, kain perca tersebut diolah lagi menjadi sehelai kain melalui teknik patchwarok sehingga menghasilkan bentuk kain yang baru untuk membuat busana tanpa membuang sisa kain tersebut. Pengolahan sisa kain yang didapat berasal dari para penjaja kain batik bekas yang kehidupannya sehari hari adalah pengayuh becak beserta keluarganya yang memang mengandalkan penghasilan dari kain perca tersebut sebagai kebutuhan hidup mereka seharu hari.

Emmy Thee, Bertemakan Changes atau perubahan yang digambarkan dalam 3 koleksi yang menggunakan potongan kain persegi yang sama [zero waste pattern] menghasilkan 3 look yang berbeda. Kain/ bahan adalah gambar dari esensi yang tidak berubah, sedangkan perubahan 3 look adalah sebuah kondisi di mana esensi diri ini hidup dalam ruang dan waktu yang selalu berubah.

Dengan menggunakan kain wastra karya artisan local sebagai upaya memelihara budaya dan kelangsungan karya dari para artisan local sehingga dapat berkelanjutan/ sustainable. Menggunakan zero waste pattern dalam upaya mengurangi sampah produksi yang akan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah [TPS]. Dan selanjutnya, saat ini mencoba daur ulang pakaian bekas dan menjadikannya look yang baru sebagai bentuk dari praktek sustainable fashion. Contohnya: jacket denim diubah menjadi rok dan celana jeans dijadikan aplikasi baju. Kami mendaur ulang denim karena denim menghasilkan banyak sampah dalam proses produksi dengan pilihan warna hitam, merah, biru, putih, khaki, coklat.

Aldrie Indrayana. Berkolaborasi dengan Cota Cota Studio, Aldrie membuat ilustrasi yang terinspirasi dari kurangnya privasi di media sosial. Koleksi ini yang akan menjadi koleksi yang upcycled pieces dari koleksi lama, dan item yang ditolak saat tidak lulus dari Quality Control.

Aldrie suka membuat suatu grande dan out of the box, namun karena pandemi sehingga harus menyederhanakan  gagasan awal , Siluet Wearability. Salah satu key pieces adalah neckerchief dan scraf yang terbuat dari limbah kerudung yang bisa dilakukan dengan sangat sederhana dan gampang. “Kami juga membuat jaket yang terinspirasi dari beskap, kemudian ada beberapa batik kami yang capnya terbuat dari limbah kotak sepatu yang kami langsung cap pada kain.” ungkap Aldrie dalam siaran prees tertulisnya.

Seluruh koleksi yang ditampilkan para desainer ini merupakan usaha memanjakan para pecinta fashion Indonesia dengan karya-karya mereka, tapi tetap menjaga kelestarian lingkungan dengan pemanfaatan limbah.

 

 

 

 

 

 

 

IFC Dalam Global Tealents Digital Pertama

GayaKeren.id – Global Talents Digital untuk pertama kalinya yang berlangsung pada bulan Juni 2020 merupakan acara fashion berskala internasional pertama yang menggabungkan metode online dan offline (hybrid) diluar jadwal musim (off-season). Acara ini diselenggarakan oleh Fashion Futurum Initiative dengan dukungan Russian Fashion Council serta Mercedes-Benz Fashion Week Russia. Keberhasilan acara ini mencatat 2.5 juta views pada sosial media, 100+ liputan berbagai media internasional dan ditayangkan langsung pada 100 website di seluruh dunia.

Sekarang, Global Talents Digital telah siap dengan edisi keduanya yang akan diselenggarakan pada tanggal 4-6 September 2020 dengan tema baru, SUSTAINABILITY (keberlanjutan). Para desainer baru dari seluruh dunia akan hadir dengan menampilkan koleksi terbarunya kepada para pelanggan, media, pembeli, penata busana dan pelaku industri lainnya melalui video presentasi, siaran langsung, teknologi Augmented Reality (AR) ataupun Virtual Reality (VR). Konsep sustainability yang diusung dalam koleksi para desainer tersebut mencakup upcycling, recycling, ethical fashion, slow fashion hingga zero waste.

                                                  

IFC telah memilih anggotanya yang akan menjadi partisipan dalam acara ini. Berikut 5 desainer yang lulus kurasi dan akan berpartisipasi:

Gregorius Vici                                                    – IFC Semarang Chapter

Aldrè Indrayana >< Cota Cota Studio         – IFC Surabaya Chapter

Rosie Rahmadi                                                 – IFC Bandung Chapter

AM by Anggiasari                                            – IFC Bandung Chapter

Emmy Thee                                                       – IFC Jakarta Chapter

Global Talents Digital ini terinspirasi konsep keberlanjutan (sustainability) dan keinginan untuk mengedukasi serta menginspirasi dunia tentang konsep tersebut. Oleh karena itu, para desainer diminta untuk menyiapkan 2 video yang terdiri dari tampilan koleksi terbaru dengan konsep sustainability dan video edukasi terkait prosesnya, untuk mengedukasi penonton tentang bagaimana koleksi mereka dibuat menjadi sustainable.

“Sustainability adalah kata yang tertanam kuat pada banyak karya dari perusahaan dan label fesyen. Akan tetapi, proses dari pengembangan konsep sustainability ini belum jelas bagi banyak khalayak umum. Tujuan dari Global Talents Digital pada bulan September adalah untuk mengenalkan penonton dan pelaku industri kepada para desainer baru yang mengusung konsep sustainability dan juga menyajikan informasi dasar yang diperlukan serta berpeluang untuk menjadikan bumi ini tempat yang lebih baik.” Alexander Shumsky, President of Russian Fashion Council and Mercedes-Benz Fashion Week Russia.

Aspek menarik lainnya dari acara ini adalah konsep ‘see now, buy now’ (lihat sekarang, beli sekarang). Hal ini membuat penyiaran acara menjadi lebih interaktif. Dengan teknologi QR kode yang digabungkan ke dalam video maka pemirsa/buyers sangat mudah dapat memindai dan berhubungan langsung dengan situs web dari para desainer untuk membeli apa yang baru saja mereka lihat. Meskipun ini sudah menjadi praktik umum di seluruh dunia untuk meningkatkan lalu lintas situs web dan meningkatkan penjualan, namun masih relatif sangat baru diantara brand fesyen di Indonesia. Pengalaman membuat video dengan metode semacam itu dan sekaligus dapat dilihat audiens dunia dengan teknologi ini untuk pertama kalinya merupakan kesempatan belajar yang sangat berharga bagi 5 desainer IFC ini.