Serangan Jantung Di Usia Muda, Ini Solusinya

GayaKeren.id Indonesia merupakan negara keempat di dunia dengan populasi terbesar di dunia dengan jumlah penduduk berdasarkan survei penduduk antar sensus (Supas) tahun 2015 jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2019 diproyeksikan mencapai 266,91 juta jiwa. Di tahun 2035 Indonesia diprediksi akan mengalami bonus demografi. Jumlah penduduk usia produktif (15 – 64 tahun) pada periode tersebut diperkirakan mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk yang diperkirakan sebesar 297 juta jiwa berdasarkan prediksi Bappenas tahun 2017.

Menurut organisasi kesehatan dunia WHO, remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10 – 19 tahun, sedang menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahun 2014 remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10 – 18 tahun. Diprediksi jumlah penduduk usia remaja di Indonesia akan mencapai hampir 30% dari total penduduk pada saat bonus demografi terjadi.

Berdasarkan estimasi Kementerian Kesehatan 2013, sebanyak 39 persen penderita jantung di Indonesia berusia kurang dari 44 tahun.  Yang mengejutkan, 22 persen di antaranya berumur 15–35 tahun, yang merupakan masa fisik produktif dalam kehidupan manusia.  Jumlah penderita jantung tertinggi ada pada kelompok usia 45–65 tahun. Persentasenya 41 persen. Selisih yang tak berbeda jauh antara umur 45 tahun ke bawah dan 45 ke atas jadi penegas bahwa tren resiko penyakit jantung datang pada usia produktif semakin meningkat.

Yayasan Jantung Indonesia mendapatkan dukungan penuh dari World Heart Federation (Federasi Jantung Sedunia)  untuk mengadakan berbagai rangkaian acara yang berhubungan dengan youth capacity buildingdalam bidang kesehatan jantung. Dalam rangkaian memperingati Hari Jantung Indonesia tahun ini Yayasan Jantung Indonesia mengadakan sesi Webinar dengan tema Penyakit Jantung Menyerang Anak Muda Apa Solusinya?

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, Esti Nurjadin mengatakan “Yayasan Jantung Indonesia mengkampanyekan pentingnya pencegahan penyakit jantung dan kardiovaskular dengan fokus utama pada generasi muda yang masih di usia produktif. Program Yayasan Jantung Indonesia adalah mengajak generasi millennial untuk menjadi agen-agen perubahan di bidang kesehatan jantung sehingga bisa menjadi smart influencer untuk lingkungan keluarganya, lingkungan tempat kerja, lingkungan tempat tinggal atau lingkungan sekolah baik melalui media virtual maupun tradisional.”

Tantangannya saat ini, kaum muda Indonesia masih dihadapkan dengan berbagai permasalahan kesehatan pada kaum muda, diantaranya adalah gaya hidup tidak sehat, seperti kebiasaan merokok, kurang bergerak, makanan yang tidak sehat dan proposional, yang menyebabkan penyakit, salah satu diantaranya adalah penyakit jantung.

Dalam pemaparannya di Webinar, dr. Cut Putri Arianie, M.H.Kes selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementrian Kesehatan RI mengatakan bahwa “Penyakit jantung adalah termasuk salah satu penyakit tidak menular yang disebabkan oleh: pola makan tidak sehat (GGL berlebihan), kurangnya atktivitas fisik, merokok, berat badan berlebih, peningkatan tekanan darah, dan prediabetes.”

“Biasanya orang tidak menyadari bahwa dia menderita penyakit karena keluhannya tidak khas atau tidak terasa. Mereka baru akan menyadari kalau menderita penyakit jantung setelah mengalami serangan hebat. Untuk itu salah satu cara utama untuk mencegah penyakit jantung selain menjaga pola hidup sehat adalah dengan deteksi awal melalui medical checkup”, ujar dr. Vito A. Damay, SpJP (K), Mkes, FIHAA, FICA, FAsCC.

Maka berdasarkan dari hal-hal tersebut Yayasan Jantung Indonesia sebagai Organisasi Kesehatan memandang perlu kolaborasi yang efektif antara masyarakat umum dan Pemerintah untuk menekan prevalensi penyakit Jantung yang dialami oleh masyarakat usia produktif. 

Bagaimana generasi muda untuk menekan prevalensi penyakit jantung? Dr Tara Kessaram, MBBS, MPH, FNZCPHM, Team Lead, Noncommunicable Diseases and Healthier Population, WHO Indonesia memberikan beberapa contoh yang bisa kita lakukan seperti:

 1.     Jauhi rokok

2.     Beraktivitas fisik secara rutin

3.     Menjalani diet sehat 

4.     Mengkampanyekan gaya hidup sehat melaui kegiatan-kegiatan positif di lingkungan mereka.

Pemeriksaan kesehatan secara rutin sejak dini juga merupakan bagian penting dari pencegahan penyakit jantung. Yayasan Jantung Indonesia memberikan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sebagai skrining atau deteksi dini dari penyakit jantung dan kardiovaskular. Yayasan Jantung Indonesia terus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa penyakit jantung bukan hanya penyakit para manula tapi bisa menyerang siapa saja.

Peringatan Bulan Peduli Kanker Anak 2020: Good Doctor & YKAKI didukung oleh Benih Baik Luncurkan Program “KADO untuk YKAKI”

GayaKeren.id – Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) bersama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) pada Rabu (30/9), meluncurkan inisiatif program “KADO (KonsultAsi Dokter Online) untuk YKAKI” guna membantu anak-anak pejuang kanker dari keluarga prasejahtera agar terlindungi dari COVID-19. Inisiatif ini diluncurkan bertepatan dengan Bulan Peduli Kanker Anak di September yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan masyarakat terhadap komunitas kanker anak sebagai kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus selama masa pandemi. Good Doctor dan YKAKI juga bekerja sama dengan platform filantropi dan crowd funding, BenihBaik.com, untuk mengumpulkan donasi publik dan menyalurkan masker bedah bagi para pasien, orang tua, guru, dan koordinator YKAKI di seluruh Indonesia.

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh Good Doctor dan YKAKI dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak kanker, terutama yang berasal dari keluarga prasejahtera. Kebutuhan akan konsultasi kesehatan menjadi hal yang tidak bisa ditunda, untuk itu, kemudahan akses terhadap layanan kesehatan merupakan fasilitas yang pasti bermanfaat bagi mereka, apalagi di masa pandemi ini ketika anak-anak pejuang kanker perlu terlindungi dari paparan COVID-19,” ungkap dr. Riskiyana Sukandhi Putra, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI dalam acara konferensi pers.

Pada kesempatan yang sama, Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesiajuga menekankan pentingnya pemanfaatan telemedis untuk mengurangi pelayanan kesehatan secara tatap muka demi melindungi anak-anak pejuang kanker yang lebih rentan terinfeksi COVID-19. “Di Good Doctor, kami selalu percaya bahwa layanan kesehatan harus dapat diakses oleh setiap keluarga, terutama di saat yang penuh tantangan ini. Dengan memiliki sistem pendukung yang kuat, anak-anak pejuang kankerbisa lebih bersemangat dan kembali mempunyai mimpi yang besar untuk masa depan mereka. Kami harap program “KADO untuk YKAKI” dapat memberi manfaat nyata bagi pasien dan keluarga komunitas YKAKI untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan mereka.”

Dalam peringatan Bulan Peduli Kanker Anak, program KADO juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi membantu pejuang kanker anak di komunitas YKAKI melalui penggalangan dana yang akan dikelola oleh BenihBaik.com. Dana yang jika terkumpul semuanyaakan disalurkan dalam bentuk 1.500 masker bedah kepada komunitas YKAKI dan juga biaya operasional rumah singgah YKAKI di seluruh Indonesia.

Program “KADO untuk YKAKI” menyediakan konsultasi dokter online, untuk anak-anak, orang tua, guru, dan koordinator YKAKI yang tersebar di 8 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Riau, Semarang dan Manado. Dengan lebih dari 10.000 mitra dokter siaga di 70 kota di Indonesia, layanan Good Doctor bisa memberikan respon cepat dan akurat terhadap pertanyaan tentang kesehatan dari keluarga anak-anak pejuang kanker. Dengan demikian anak-anak dan keluarga pejuang kanker bisa terus memantau kesehatan mereka secara berkala dengan mudah. Melalui program ini, anak-anak dan keluarga pejuang kanker di manapun mereka berada akan memiliki akses yang sama untuk berkonsultasi dengan mitra dokter umum maupun mitra dokter spesialis anak yang telah ditunjuk dengan mudah. Program “KADO untuk YKAKI” dapat dimanfaatkan selama 1 tahun mulai tanggal 30 September 2020 sampai 29 September 2021 cukup dengan mengakses layanan GrabHealth powered byGood Doctor pada aplikasi GRAB.

Masyarakat dapat ikut berdonasi untuk memenuhi kebutuhan masker bagi para anak-anak pejuang kanker melalui tautan berikut https://benihbaik.com/campaign/peduli-kanker-anak

tiket.com Dukungan Penerapan Protokol Kesehatan Dengan Bantuan Fasilitas Tempat Cuci Tangan Di 9 Destinasi Wisata di Bali

Gayakeren.id – Dengan komitmen untuk menghadirkan solusi terbaik untuk masyarakat Indonesia di seluruh Provinsi Bali, tiket.com memilih untuk berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Bali untuk memilih 9 lokasi Daerah Tujuan Wisata atau DTW kota dan kabupaten yang membutuhkan dukungan sarana fasilitas tempat cuci tangan. Lokasi yang terpilih adalah Desa Wisata Sangeh, Air Panas Banjar, Jatiluwih, Tirta Empul, Pantai Sanur, Ceking, Desa Wisata Bakas, Desa Wisata Penglipuran, dan Kawasan Pura Besakih.

Bantuan tersebut diterima dalam rangka program Corporate Social Responsibility (CSR) tiket.com di Pura Tirta Empul, Gianyar, Bali, pada Rabu (23/09/20), sebagai salah satu lokasi yang menjadi titik pemasangan wastafel tempat cuci tangan. Area Manager Bali, Nusa Tenggara dan East Indonesia, Rajasa Hadi Soemarto, menyerahkan langsung secara simbolis kepada Ni Ketut Catur Suarniathi – Kepala Seksi Pengembangan Wisata Minat Khusus – Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar Bali.

Menurut Gaery Undarsa selaku Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, kegiatan CSR ini merupakan bagian dari campaign Semangat Kembali Liburan (SEMBILAN) yang dibuat untuk menerapkan protokol kesehatan untuk wisatawan agar tetap sehat saat kembali liburan. Ini juga menjadi bentuk dukungan tiket.com untuk program pemerintah atas penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment) untuk destinasi pariwisata di Indonesia terutama destinasi yang dikelola oleh masyarakat secara langsung yang saat ini sedang bangkit paska pandemi.

“tiket.com selalu siap untuk ikut berkontribusi terhadap program pemerintah terutama dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19 serta penerapan protokol kebersihan di tempat wisata. Kali ini kami fokuskan bantuan di lokasi Bali yang menjadi destinasi percontohan adaptasi kebiasaan baru, dan 9 lokasi ini adalah DTW yang dikelola oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan fasilitas sanitasi.” Ujar Gaery.

Dinas Pariwisata Provinsi Bali menyambut baik inisiatif program dari tiket.com ini terlebih sebelumnya Dinas Pariwisata Provinsi Bali telah sebelumnya bekerja sama dengan tiket.com dalam kegiatan CSR paket bantuan untuk pekerja harian sektor pariwisata di Bali akibat dampak pandemi di bulan Mei lalu. Untuk itu Pemerintah Provinsi Bali sangat mengapresiasi atas kembalinya kolaborasi yang dilakukan antara tiket.com dengan Provinsi Bali untuk sama-sama membangkitkan pariwisata khususnya DTW Bali yang perlu mendapat dukungan. Dibantu melalui Dinas Pariwisata Provinsi Bali, arahan dan pendampingan pemilihan 9 lokasi ini berdasarkan survei dan spesifikasi lokasi-lokasi DTW yang dikelola langsung oleh masyarakat.

“Kami dari Dispar sangat terbuka dalam menyambut serta mengapresiasi program CSR tiket.com atas bantuan dan kepeduliannya terhadap penanganan COVID-19. Kami dari pihak Dispar membantu melakukan rekomendasi DTW kota dan kabupaten, survei, serta pendampingan untuk untuk menyisir ranah DTW yang dikelola masyarakat secara langsung dan yang belum memiliki fasilitas kebersihan yang mencukupi, harapannya agar lokasi-lokasi wisata ini juga dapat menjalankan protokol keamanan dan kesehatan untuk seluruh pengunjungnya.” Ujar I Putu Astawa selaku Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali.

Tiket.com juga memberikan 900 paket Antis Sanitizing Kit untuk 9 DTW yang terdiri dari masker, hand sanitizer, dan wipe tissue untuk setiap 100 pengunjung di setiap lokasi yang bisa didapatkan dari pengelola DTW selama persediaan masih ada. Gaery menambahkan, dengan keberadaan fasilitas cuci tangan di ruang publik, bisa bermanfaat jangka panjang. Selain memudahkan masyarakat menjangkau kebutuhan sanitasi dengan mencuci tangan sebagai upaya pencegahan di tengah kondisi pandemi COVID-19, keberadaan fasilitas tersebut bertujuan membiasakan masyarakat disiplin menerapkan protokol CHSE saat berada di manapun.

Senada dengan hal tersebut, Dinas Pariwisata Provinsi Bali terus melakukan sosialisasi dan menggandeng para pemangku kepentingan dalam upaya menguatkan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran pandemi COVID-19, khususnya di objek wisata. Kedisiplinan penerapan protokol kesehatan di objek wisata dapat diwujudkan dengan terjalinnya kebersamaan para pemangku kepentingan seperti industri dengan pengelola kawasan wisata. Hal ini dinilai sangat penting untuk menekan bertambahnya kasus positif baru COVID-19 dalam upaya membangkitkan perekonomian di Bali.

 

 

Kunci Dasar Imunitas: Saling Peduli dan Bahagia

GayaKeren.id – Meskipun sudah memasuki masa New Normal, kasus COVID-19 di Indonesia masih belum menunjukkan perbaikan. Bahkan berdasarkan data terbaru dari pemerintah, saat ini kasus sudah lewat dari angka 222.000 dengan penambahan signifikan tiap harinya di berbagai daerah. Kondisi ini pastinya sangat mengkhawatirkan jika tiap individu tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan. Bahkan dampak terburuknya, hal ini mengakibatkan terjadinya lonjakan angka pasien dan akhirnya rumah sakit tidak dapat mengakomodasi para pasien tersebut.

Dibalik fakta negatif itu, sebenarnya kita butuh memberikan apresiasi lebih kepada para petugas medis. Faktanya, sebagai garda terdepan mereka merupakan individu yang memiliki dedikasi dan keberanian tinggi untuk tetap merawat pasien dengan virus mematikan. Bahkan, di tengah pandemi ini mereka bukan hanya secara formal memberikan tindakan medis, tetapi juga menyebarkan semangat positif kepada para pasien.

“Pastinya untuk kesembuhan pasien, kami tidak hanya menyarankan mereka untuk tetap baring saja di tempat tidur. Kalau pasiennya masih dalam kategori kasus COVID ringan dan bisa untuk bergerak, kami akan menyarankan mereka untuk berolahraga ringan dan berjemur di dalam kamar. Kedua hal ini tentunya sedikit banyak membantu mereka agar lebih fit dan tidak bosan saat dirawat di rumah sakit,” ujar dr. Desty Wijayanti, Kepala Instalasi Rawat Inap RSUD Pasar Minggu. Dia menyebutkan bahwa petugas disana juga tidak segan memberikan referensi video olahraga ringan melalui youtube, sebagai salah satu bentuk perhatian personal kepada para pasien COVID-19.

Puteri Aisyaffa, Nutrition Expert YOUVIT gummy multivitamin, menyebutkan bahwa tindakan personal dari para petugas kesehatan sebenarnya mempengaruhi kebahagiaan para pasien yang diharapkan dapat menstimulasi sistem imun yang lebih baik. “Berdasarkan penelitian yang ada pada jurnal NCBI (National Center for Biotechnology Information), kondisi mood atau psikologi seseorang dapat berpengaruh pada sistem imunnya. Jadi kalau para pasien COVID bisa merasa happy saat masa pengobatan, hal ini membantu respon sistem imun dalam tubuhnya. Sehingga bisa memberikan pengaruh positif pada proses penyembuhannya,” jelasnya lebih lanjut.

Selain pasien, para petugas medis tentunya membutuhkan dukungan agar imunitas mereka juga dapat terjaga selama menjalankan tugas. Selama April hingga Juni lalu, YOUVIT sempat mengadakan program #BersamaJagaImunitas dengan menggalang donasi dari seluruh masyarakat Indonesia. Setiap pembelian 1 sachet YOUVIT, tiap orang secara otomatis mendonasikan 1 sachet YOUVIT gummy multivitamin untuk para petugas medis. Donasi yang terkumpul dari program ini sekitar 7.500 sachet.

“Kami bangga antusias masyarakat untuk mendukung para tenaga medis sangat tinggi. Selain bisa menolong sesama, mereka juga peduli dengan kesehatan pribadi dengan mengonsumsi YOUVIT secara rutin, agar imunitas dapat terjaga dengan baik. Hasil dari program #BersamaJagaImunitas akan kami distribusikan ke 36 Rumah Sakit di beberapa titik,” ucap Ardhya Santika, Head of Marketing YOUVIT gummy multivitamin.

Donasi YOUVIT akan disebarkan ke Rumah Sakit yang menangani COVID-19, seperti RSUD Pasar Minggu, RSAL Mintohardjo, RSUD Cengkareng, RS Harapan Jayakarta dan 32 lainnya. Semoga para pejuang medis kita dapat selalu sehat selama bertugas!

Entrasol dan Yayasan Anne Avantie Berbagi Kasih pada Veteran dan Lansia

GayaKeren.idEntrasol dan Yayasan Anne Avantie membagikan 170.845 susu Entrasol untuk lansia (di atas usia 50 tahun) dalam rangka Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-75, sebagai bentuk apresiasi dan ekspresi rasa terima kasih kepada generasi pendahulu yang telah berjuang merebut kemerdekaan dan membangun negeri ini sejak merdeka di tahun 1945. Melalui program ini, para warga senior dan veteran meskipun telah lansia diharapkan bisa tetap berkarya dan menjadi berkat, serta inspirasi untuk masyarakat di sekitar dan tidak menjadikan usia sebagai faktor penghalang. Tanda kasih ini didistribusikan Yayasan Anne Avantie kepada berbagai panti werdha dan lembaga-lembaga veteran di Sumatera, Jawa, sampai Papua mulai 15 Agustus 2020 hingga akhir Agustus 2020 lalu. 

Christofer Samuel Lesmana, Business Unit Head General Adult Nutrition, KALBE Nutritionals merasa momentum perayaan kemerdekaan adalah saat tepat untuk mengingat kembali keberadaan dan pencapaian para senior dan generasi pendahulu. “Berangkat dari kepedulian kami agar para warga senior tidak menjadikan faktor ‘U’ sebagai penghalang untuk terus berkarya, kami merancang program ini sebagai salah satu bentuk ucapan terima kasih kami kepada para lansia yang telah membantu meraih kemerdekaan dan membangun Indonesia hingga saat ini,” ungkap Christofer.

Program kolaborasi Entrasol dan Yayasan Anne Avantie ini memang berangkat dari kelebihan-kelebihan Entrasol bagi lansia. Entrasol dengan ekstrak buah zaitun dan profit formula memang bantu penuhi nutrisi harian untuk atasi faktor ‘U’ (faktor usia), serta dapat melindungi organ tubuh dari penyakit degeneratif (osteoporosis, penyakit jantung koroner, rematik, cepat lelah, dan lain-lain) sehingga hidup sehat aktif.

 “Entrasol sendiri memiliki misi agar para lansia tetap berani mengekspresikan diri dan berkarya di usia yang sudah lansia, sebab dengan nutrisi yang tepat, para lansia dapat memiliki tubuh yang lebih kuat  untuk bisa tetap berkarya dan menjadi berkat bagi banyak orang,” papar Christofer lebih jauh.

Kemitraan dengan Yayasan Anne Avantie tak lepas dari figur wanita inspiratif Anne Avantie yang dikenal segala kalangan sebagai perancang busana. Sekitar 20 tahun yang lalu, Anne Avantie menemukan ‘panggilan hidup’ untuk juga berkarya di bidang kemanusiaan, yang diwujudkannya melalui Yayasan Anne Avantie. 

Di usianya yang sudah di atas 54 tahun, Anne Avantie bersama dengan ibundanya, Amie Indriati (72 tahun) masih aktif berkarya hingga kini mengembangkan industri kreatif dan karya-karyanya menjadi inspirasi bagi banyak orang. Tak hanya sebagai perancang busana, Anne Avantie dikenal sebagai sosok Kartini modern Indonesia yang selalu berusaha menginspirasi masyarakat lewat prestasi dan kepedulian terhadap sesama dengan berbagai kegiatan sosial yang dilakukan bagi berbagai kalangan, mulai dari tenaga kesehatan, kaum difabel, pegiat UMKM, dan masih banyak lagi.

Melalui wawancara virtual, Anne Avantie mengaku kemitraan dengan Entrasol ini bertujuan memotivasi para lansia, agar tidak terpaku pada usia, sehingga mereka bisa terus beraktivitas tanpa takut pada proses penuaan alami yang tidak bisa dihindari. “Usia boleh senior, tetapi kita tetap harus sehat, bersemangat menikmati hidup, berani mengekspresikan diri dan terus berkarya. Jangan pernah menjadikan faktor ‘U’ sebagai halangan untuk berkarya,” ungkap Anne Avantie yang telah berkarya selama lebih dari 30 tahun.

Tanda kasih Entrasol berupa 170.845 paket nutrisi ini untuk para lansia ini terinspirasi dari tanggal proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 (17-08-45). Donasi ini disalurkan sejak 15 Agustus dan berakhir di penghujung Agustus 2020 ini melalui Yayasan Anne Avantie yang menggandeng sejumlah relawan untuk panti werdha, yayasan-yayasan sosial dan komunitas pelayanan kemanusiaan bagi orang-orang di usia senja di Semarang, Medan, Palembang, Bogor, Jakarta, Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya dan Wamena, dan kota-kota lainnya. Lewat program ini, Entrasol ingin menegaskan dukungannya agar para lansia agar terus aktif berkarya dan mengembangkan diri lewat berbagai aktivitas.

“Memang, seiring bertambahnya usia, kita cenderung juga menjadi kurang fleksibel. Dengan kandungan ekstrak buah zaitun yang mampu melindungi organ tubuh dari serangan radikal bebas, serta tinggi protein dan tinggi kalsium, Entrasol dapat mencegah proses degeneratif khususnya untuk sendi dan tulang, maupun penyakit degeneratif lainnya, baik juga untuk kesehatan jantung, serta mengandung vitamin lengkap (10 Vitamin dan 7 Mineral) untuk menjaga daya tahan tubuh,” tutup Christofer.

Rambah Pasar Susu UHT, Wings Food Luncurkan Susu Milku

GayaKeren.idMalnutrisi pada anak masih menjadi masalah bagi Indonesia, dimana masih banyak orang Indonesia mengkonsumsi lebih banyak karbohidrat dan tidak berimbang dengan asupan nutrisi lainnya, tidak terkecuali anak-anak. Menambah konsumsi susu dapat membantu mengatasi masalah malnutrisi. Hal ini yang membuat Wings Food terpanggil untuk berinovasi mengeluarkan susu Belgia berkualitas. Milku merupakan sumber 5 vitamin dan 4 mineral yang dibutuhkan oleh tubuh dimana tiap botolnya mengandung 25% kebutuhan kalsium harian.

“Melalui susu UHT yang kaya akan nutrisi ini, kami berharap agar Milku dapat menawarkan cara yang mudah dan lezat kepada para orang tua untuk melengkapi nutrisi anak. Sesuai dengan visi perusahaan yaitu “the best things in life should be accessible for all”, kami percaya bahwa kami dapat turut membantu menyediakan nutrisi baik dengan harga yang terjangkau,” ujar Preeti Chopra Bhatnagar, Marketing Manager Milku, pada konferensi pers virtual peluncuran Susu Milku.

Diproduksi di pabrik modern, Milku terbuat dari susu sapi Belgia berkualitas, dimana sapi Belgia tinggal di lingkungan yang lebih bersih dan diberi makan dengan baik. Milku ditawarkan menggunakan format inovatif botol PET, sehingga para orang tua pun tak perlu khawatir akan susu yang tumpah atau kontaminasi benda asing karena kepraktisannya untuk dibawa-bawa serta dapat ditutup sebelum diminum kembali.

“Susu cair merupakan magnet yang cukup besar di kategori minuman, yang mana menempati posisi kedua sebagai segmen terbesar. Di dalam tiga tahun terakhir, segmen ini telah tumbuh sekitar 10%. Bahkan pada masa pandemi ini, angka ini terus tumbuh hingga 5%. Berdasarkan data tersebut, kami menyadari bahwa kebutuhan masyarakat akan produk bernutrisi ini semakin besar. Kami pun memilih masuk melalui kategori susu RTD ukuran sedang 200ml yang merupakan ukuran paling digemari. Dengan keunggulan yang ditawarkan oleh Milku, kami percaya bahwa kebutuhan masyarakat tersebut akan dapat dipenuhi dengan lebih baik lagi,” tambah Preeti.

Processed with VSCO with g6 preset

Pada kesempatan yang sama, dr. Marya W Haryono, M.Gizi, SpGK dari RS Bunda & Siloam Kebun Jeruk menjelaskan bahwa anak kisaran usia 6-12 tahun membutuhkan sumber nutrisi seimbang untuk mendukung periode tumbuh kembangnya menjadi remaja yang sehat, termasuk kalsium untuk kesehatan tulang. “Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019, diperlukan minimal kalsium sebanyak 1000-1200 mg perhari untuk anak usia 6-12 tahun. Salah satu sumber kalsium yang mudah diperoleh dan dikonsumsi adalah susu. Susu juga mengandung komponen nutrisi protein, vitamin D, vitamin B, fosfor, kalium, vitamin A, dan mikronutrisi lainnya. Komponen nutrisi ini diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang, otot serta daya tahan tubuh anak. Tentunya, diperlukan juga kelengkapan nutrisi dari bahan makanan yang bervariasi,” ungkap dr. Marya. Dokter spesialis gizi klinik tersebut juga menjelaskan bahwa pada proses penyerapan kalsium dalam tubuh, dibutuhkan kecukupan vitamin D. Tak hanya itu, massa otot yang cukup pun diperlukan guna mendukung tulang yang sehat melalui asupan protein yang memadai. Maka dari itu, dengan mengkonsumsi susu, tubuh akan mendapatkan manfaat tersebut dengan baik dan mudah.

Prisya juga membeberkan sedikit tips untuk para ibu dalam memaksimalkan perannya dalam membesarkan anak. “Mungkin ada banyak paham parenting atau tuntutan bagi kita sebagai orang tua, tapi jangan lupa bahwa orang tua pun harus tetap berbahagia. Saat orang tua berbahagia, anak pun akan mengambil contoh tersebut. Selain itu, orang tua yang berbahagia dan hidup berkesadaran akan mampu bersikap atentif pada kebutuhan anak, salah satunya yang terpenting adalah nutrisinya,” tambahnya. “Mengusung jargon Nutrisi Tiap Langkahku, melalui Milku, kami berharap agar seluruh generasi penerus masa depan bangsa ini dapat mengkonsumsi susu yang lezat dengan harga yang terjangkau, sehingga dapat membantu mewujudkan kondisi masyarakat yang sehat dan berprestasi,” tutup Preeti.

 

Air Minum pH Tinggi, Solusi Kaum Aktif untuk Segarkan Pagi & Seimbangkan Malam

GayaKeren.id – Masyarakat perkotaan memiliki aktivitas yang serba dinamis. Mulai dari rutinitas pekerjaan, hingga kegiatan tambahan lainnya yang dilakukan setelah bekerja hingga malam hari, seperti menjalankan hobi, ataupun melakukan kegiatan sosial bersama keluarga atau kerabat. Padatnya aktivitas yang dijalankan menuntut para kaum aktif muda untuk menjaga pola hidup agar tetap seimbang dan sehat.

VIT, Jum’at (28/8) melalui siaran pers tertulisnya memperkenalkan produk air minum baru dengan pH tinggi yaitu VIT 8+ (baca: VIT eight plus), pada event virtual bertajuk ‘Imbangi Hari+ Mu bersama VIT 8+’. Acara tersebut menghadirkan Marketing Manager VIT, Duhita Anggraeni, public figure Indonesia dengan active lifestyle, Patricia Gouw, dan dokter sekaligusinfluencer,dr. Ahmad Aulia Ghufron, MMR.

“Saat ini, masyarakat menjalankan gaya hidup yang sangat dinamis, khususnya kaum muda yang menjalankan perannya sebagai pekerja kantor, profesional muda, maupun pasangan yang baru menikah. Kebiasaan sehari-hari mereka adalah bekerja di siang hari untuk meraih tujuanyang besar dan aktif menjalankan kegiatan sosial setelahnya hingga malam hari. Ini menyebabkan mereka harus menjaga tubuh tetap terejuvenasi, sehat dan segar. Tujuan kamimeluncurkan VIT 8+ ini adalah untuk menghadirkan air minum dengan pH tinggi yang membantu masyarakat mengawali hari dan mempersiapkan kembali tubuh di malam hari, agar pagi selalu segar, dan malam selalu seimbang,” ujar Marketing Manager VIT, Duhita Anggraeni.

Dokter dan influencer, dr. Ahmad Aulia Ghufron, MMR menjelaskan bahwa menjaga asupan cairan penting untuk mengoptimalkan fungsi tubuh. “Dalam keadaan tidur, selama periode 6 -8 jam di malam hari, tubuh tetap bekerja, sehingga menyebabkan cairan tubuh berkurang melalui pernapasan atau keluarnya keringat. Minum air membantu kita mengisi cairan tubuh yang hilang. Mengonsumsi air minum dengan pH tinggi sebelum tidur dapat membantu menjaga tingkat hidrasi tubuh dengan efektif,” ujar dokter yang akrab disapa dr. Alghufron.

“Cairan merupakan komponen penting dalam tubuh. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kebiasaan minum secara teratur untuk memenuhi asupan cairan tubuh. Memperbanyak minum air di pagi hari akan membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan menunjang aktivitas sepanjang hari. Minum air di malam hari juga diperlukan untuk menyeimbangkan dan menyegarkan kembali tubuh kita. Minum air sebelum tidur dan tepat setelah bangun tidur dapat membantu mengatur ulang tubuh atau reset, sehingga tubuh kita siap beraktivitas kembali,” demikian dr. Alghufron menegaskan.

 

Evolusi Medis Untuk Mewujudkan Harapan Hidup Pasien Kanker Paru

GayaKeren.id Kanker paru masih menjadi kanker paling mematikan di Indonesia sehingga menempatkan Indonesia pada zona yang serius. Bahkan, data yang dihimpun oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menjelaskan adanya peningkatan angka kunjungan pasien kanker paru pada pusat rujukan respirasi nasional sebesar hampir 10 kali lipat dibandingkan dengan 15 tahun yang lalu. Data yang sama juga menemukan insiden tertinggi untuk kanker paru di Indonesia adalah pada laki-laki dan 11,2% diantaranya adalah perempuan. Pengentasan kanker paru menjadi penting mengacu pada data GLOBOCAN ada 30.023 penduduk Indonesia didiagnosa kanker paru, sementara, 26.095 orang meninggal akibat kanker paru pada tahun 2018 .

Aryanthi Baramuli Putri selaku Ketua Umum Cancer Information and Support Center (CISC), menyatakan, “Pasien kanker memiliki hak untuk memperoleh akses kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau seperti diatur dalam perundangan.Akses pengobatan terhadap pasien kanker paru akan mempengaruhi kondisi mereka. Oleh karena itu, penting adanya kolaborasi berkesinambungan dari semua pihak baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat. Gerakan Nasional Indonesia Peduli Kanker Paru hadir sebagai wadah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta semua pihak terkait terhadap pentingnya upaya promotif, preventif/pencegahan, serta diagnosa dan pengobatan kanker paru sesuai pedoman penatalaksanaannya. Gerakan ini kedepannya akan terus melakukan advokasi dan membuka kolaborasi dengan berbagai pihak untuk bersama-sama berpartispasi dalam menekan angka kesakitan dan kematian akibat kanker paru di Indonesia.

Dr. Sita Laksmi Andarini, PhD, Sp.P(K)  selaku Wakil Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PDPI  menyampaikan, “Terapi kanker paru termasuk, pembedahan, kemoterapi, terapi target, dan imunoterapi. Seluruh terapi kanker paru ini telah ada di Indonesia dengan mengikuti panduan tatalaksana Kanker Paru dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia yang disesuaikan dengan pedoman internasional. Sehingga, proses diagnostik dan terapi sama dengan standar di seluruh dunia.Seiring berkembangnya penemuan dalam penanganan kanker paru seperti pemberian terapi target (baik EGFR TKI, ALK inhibitor, dan lainnya), sejak 2016 di Indonesia telah mengenal imunoterapi untuk kanker paru, yang cara kerjanya menstimulasi sistem imun tubuh untuk memberikan respons imunitas antituor, sehingga meningkatkan harapan hidup pasien kanker paru stadium stadium lanjut menjadi lebih panjang dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Sedikit berbeda dengan kemoterapi yang berfungsi untuk membunuh sel kanker, imunoterapi meningkatkan respons imunitas antitumor.

Ada beberapa jenis imunoterapi untuk pasien kanker paru-paru yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien kanker, antara lain imunoterapi penghambat ‘checkpoint’ sistem imun, vaksin kanker berupa vaksin terapeutik untuk membunuh sel kanker, dan terapi sel t adoptive yang merubah salah satu jenis sel darah putih pada penderita kanker untuk dapat kembali menyerang sel kanker. Lebih jelasnya, sistem kerja dari pengobatan imunoterapi ini adalah langsung menyasar atau menghambat pertemuan sel imun yang kerap dimanfaatkan oleh sel kanker untuk menghindari serangan dari sistem imun atau daya tahan tubuh. Dengan begitu, sistem kekebalan pada penderita kanker akan jauh lebih aktif untuk melawan sel kanker tersebut.

Di masa yang akan datang, imunoterapi diharapkan dapat berkembang lebih jauh berdasarkan kebutuhannya dan dapat menekan laju pertumbuhan angka beban kanker lainnya di Indonesia. Tentunya setiap metode pengobatan memiliki performa dan efek yang berbeda bagi setiap pasien kanker tergantung pada jenis kebutuhan pasien itu sendiri.

Selama New Normal, Maksimalkan Imunitas dan Tunjukkan Passionmu

GayaKeren.id – Memasuki babak new normal dan diperbolehkan untuk kembali melakukan aktifitas harian di luar rumah, banyak kebiasaan baru yang mau tidak mau harus kita lakukan. Dari menggunakan masker, membawa peralatan makan sendiri, lebih sering cuci tangan dan beberapa hal lain yang sebelumnya bukan keharusan. Tujuan utamanya agar kita semakin sadar dengan kesehatan pribadi dan pastinya mencegah penyebaran COVID-19. Nah, aspek lain yang tidak boleh diabaikan adalah kondisi imunitas harian kita. Dengan daya tahan tubuh yang baik, tubuh kita bisa lebih kuat dan kebal untuk menghadapi beragam ‘serangan’ patogen jahat seperti virus dan bakteri. Contoh simpelnya saja, saat kita tidak makan dan tidur yang teratur, kekebalan kita pasti akan menurun dan akhirnya gampang terkena flu atau batuk.

Sebagai multivitamin sudah lengkap dengan 10 macam vitamin dan 2 mineral YOUVIT dengan yang bentuknya gummy, sangat fun untuk dikonsumsi rutin. Rasa mixberry-nya juga tidak membuat bosan. Enak, tinggal kunyah dan daya tahan tubuh bisa terjaga. Tentunya dengan daya tahan yang kuat, kita akan lebih percaya diri untuk melakukan beragam aktifitas yang kita cintai.

Mulai Juli ini, YOUVIT juga ingin mendukung seluruh masyarakat Indonesia untuk bangkit lagi dan tentunya berkomitmen untuk membantu tiap orang untuk menunjukkan passion-nya melalui program #TunjukinPassionmu dengan imunitas maksimal. “Ayo hadapi New Normal dengan kepercayaan diri yang baru. Baik itu dengan memasak makanan yang enak, mendesain baju yang kita sukai, belajar olahraga baru atau eksplorasi Indonesia dengan cara yang berbeda. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan kembali passion kita selama New Normal.  Kami ingin tiap orang punya pemikiran positif dan merayakan kehidupan dengan tetap mengutamakan kesehatan bersama YOUVIT,” ucap Wouter Van Der Kolk, CEO dan Co-Founder YOUVIT gummy multivitamin.

Program spesial ini akan mengusung empat passion yang biasanya kita temui di kehidupan sehari-hari, antara lain kuliner, olahraga, seni dan jalan-jalan. “Nantinya kita akan ada beberapa kegiatan menarik yang bisa diikuti oleh masyarakat, seperti MasterClass online oleh selebriti sekaligus para ahli di bidangnya. Terus juga akan ada kompetisi media sosial dan kolaborasi aktifitas online dengan beberapa partner brand lokal. Intinya kami ingin masyarakat kembali percaya diri dan kreatif untuk beraktifitas lagi sesuai dengan passion dan menunjukkannya kepada dunia,” ujar Ardhya Santika, Head of Marketing YOUVIT.

MasterClass online akan diisi oleh Dion Wiyoko sebagai ahli untuk fotografi jalan-jalan. Kemudian ada juga Jennifer Bachdim untuk sesi olahraga di rumah, Chef Marinka untuk sesi masakan sehat dan Diela Maharani sebagai ahli di bidang seni. Cara untuk ikutnya mudah, tinggal berbelanja YOUVIT minimal 1 sachet multivitamin dewasa dan anak di toko konvensional maupun online. Lalu daftarkan struk belanjanya ke website www.youvit.co.id/masterclass. dan nanti tim YOUVIT akan memberikan link zoom untuk MasterClass melalui email atau whatsapp. Satu slot MasterClass ini bernilai hingga 300 ribu rupiah. Jadi benar-benar kesempatan menarik.

Selain itu, ada pula kompetisi media sosial yang berhadiah ipad, sepeda, kamera dan alat masak dengan total senilai 40 juta rupiah. Untuk berpartisipasi, cukup mengunggah foto pengalaman atau kegiatan yang berkaitan dengan empat passion yang diangkat pada program #TunjukinPassionmu dengan imunitas maksimal. Sekaligus menceritakan pengalaman itu pada bagian caption. Peserta juga diminta untuk mention @youvitforlife dan #TunjukinPassionmu. Kompetisi akan berlangsung dari 1 Agustus sampai 30 September 2020. Kompetisi ini bertujuan untuk mendorong kembali passion tiap orang di era New Normal melalui pengalaman yang dulu pernah mereka lakukan.

Pada program ini, YOUVIT juga berkolaborasi dengan beberapa brand lokal Indonesia. Mereka merupakan bidang usaha yang awalnya terbentuk dari passion spesial yang dimiliki oleh pendirinya. Brand tersebut antara lain Bartega, R Fitness, Chillibeli, Eatever, Cause, Basic by Nash, Kizaru dan Bobobox. Nantinya akan ada beberapa kerjasama aktifitas seperti kelas melukis online, kolaborasi IG live dan lain-lain. Selain itu, ada juga promo spesial yang bisa dari masing-masing pihak. “Saya melihat program YOUVIT ini memang sejalan dengan Bartega yang dulunya didirikan dari sebuah kecintaan dalam bidang seni. Saya yakin passion pada tiap orang harus terus dilakukan, walaupun keadaan tidak menentu seperti sekarang.  Yakinlah pada diri sendiri bahwa itu bisa menghasilkan sesuatu yang positif ke depannya,” kata Benson Putra, Co-Founder Bartega.

Tidak ketinggalan, YOUVIT juga menunjuk beberapa brand ambassador untuk program yang akan jalan sampai beberapa bulan ke depan itu. Mereka antara lain Jenahara Nasution untuk sosok yang mewakili passion seni, Jennifer Anandary untuk passion jalan-jalan, Anavaliza Atmadja untuk passion olahraga dan Lucky Andreono untuk passion kuliner. “Aku excited banget kepilih untuk dukung program ini. Soalnya aku kan memang hobi banget jalan-jalan. Walaupun aku gak bisa keluar kota atau negeri sekarang ini, aku tetep berusaha nulis pengalaman jalan-jalan yang dulu belum sempat di-posting di blog. Tentunya ini bisa memberikan inspirasi positif ke orang lain. Jadi pas pandemi sudah kelar, mereka bisa nyobain tempat-tempat yang udah aku tulis di blog,” ucap Jennifer Anandary, lifestyle dan travel blogger Indonesia.

Barang “Wajib” Dibawa Liburan Memasuki Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

GayaKeren.id – Pemerintah menghimbau masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan tatanan kehidupan baru dengan cara selalu mematuhi protokol kesehatan dan tetap produktif. Agar bisa beraktivitas secara aman dan nyaman, sebaiknya menambahkan list barang wajib yang harus dibawa setiap kali melakukan kegiatan ke luar rumah, terutama saat berlibur. Beberapa barang wajib dibawa saat keluar rumah di antaranya masker utama untuk dipakai serta masker cadangan, hand sanitizer, tisu basah, dan alat makan.

Untuk yang sudah merencanakan liburan saat masa adaptasi kebiasaan baru, tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang berlaku. Beberapa caranya adalah dengan sadar akan kondisi kesehatan tubuh dan membawa beberapa barang untuk kebutuhan penggunaan pribadi.

Starter Pack untuk Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

1.    Masker. Masker menjadi sangat penting sebagai perlindungan terdepan diri dari paparan udara karena kita tidak pernah tahu orang-orang di sekitar kita yang sudah terinfeksi virus.

2.    Hand Sanitizer dan Sabun Cuci Tangan. Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun memang cara terbaik untuk mencegah agar tubuh kita terpapar virus. Akan tetapi, dengan banyak aktivitas yang harus dijalani, Hand sanitizer jadi pilihan terbaik untuk menjaga kebersihan tangan.

3.     Tisu Basah dan Kering. Tisu akan sangat berguna ketika hendak menyeka permukaan benda dengan cairan disinfektan yang akan digunakan di tempat umum, seperti meja, gagang pintu atau perlengkapan pribadi.

4.    Alat Makan Pribadi. Hal ini bertujuan untuk menjamin kebersihan dan menghindari penggunaan barang secara bersamaan. Kebiasaan ini juga sebaiknya diaplikasikan tidak hanya saat di kantor dan di sekolah saja, tapi juga saat makan di pinggir jalan atau di restoran.

5.    Peralatan Ibadah Pribadi. Bagi umat muslim yang memiliki kewajiban beribadah shalat 5 waktu, tentu barang ini menjadi hal yang perlu dibawa saat beraktivitas keluar.