Webinar Persatuan Dokter Gizi Klinis Indonesia (PDGKI) DKI Jakarta, Nutrisi Sebagai Penunjang Keberhasilan Terapi Kanker

GayaKeren.id – Saat ini dunia sedang disibukkan dengan penanganan pandemi Covid-19 yang menyebar hampir disemua negara di dunia. Tingkat penularan yang tinggi, masa inkubasi virus yang relatif singkat dan ancaman kematian yang tinggi karena penyumbatan lendir di paru-paru membuat setiap negara melakukan berbagai cara untuk menghentikan penularan virus ini.

Kenyataan bahwa mudah menular lewat udara dan menyebabkan kematian membuat Corona menjadi salah satu penyakit yang ditakuti saat ini. Padahal ada beberapa penyakit yang jauh lebih mematikan dari pada Covid-19, salah satunya penyakit kanker. Kanker masih menjadi salah satu penyumbang angka kematian terbesar di dunia, dimana berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tercatat ada 19 300 000 kasus kanker baru di tahun 2020, dengan kematian sebanyak 9 900 000 juta.

Asupan makanan menjadi salah satu hal terpenting untuk menentukan berhasil tidaknya pengobatan yang dijalankan penderita kanker. Untuk itu Persatuan Dokter Gizi Klinis Indonesia (PDGKI) Cabang DKI Jakarta, Kamis (8/4), menggelar webinar yang bertemakan Nutrisi Sebagai Penunjang Keberhasian Terapi Kanker  yang menghadirkan dr. Umi Mangesti Tjiptoningsih, Sp. Onk. Rad dan dr. Ida Gunawan, MS, SpGK(K) sebagai pembicara.

“Menjalani pola hidup sehat dan pemenuhan nutrisi optimal adalah langkah penting yang perlu dilakukan oleh pasien kanker dalam mendukung terapi kanker. Pemenuhan nutrisi pada masa-masa terapi bertujuan untuk menjaga berat badan ideal serta memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi seperti protein dan EPA (asam lemak omega 3 dari minyak ikan) untuk tahap pemulihan dan penyembuhan. Namun hal ini tidak selalu mudah bagi pasien kanker, salah satunya dikarenakan efek samping dari terapi kanker yang menyebabkan pasien mengalami kesulitan makan. PDGKI dengan dukungan penuh dari Fresenius Kabi pada hari ini mengadakan webinar dan lomba penulisan untuk jurnalis sebagai bagian dari upaya untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya nutrisi untuk menunjang keberhasilan terapi kanker sekaligus membagikan solusi/ saran yang bisa dilakukan oleh pasien maupun keluarga/kerabat untuk pemenuhan nutrisi yang optimal bagi pasien kanker.”

Pembicara kedua dr. Ida Gunawan, MS, SpGK(K) dalam pemaparannya menjelaskan ketika pasien kanker masih bisa makan (golden moment) maka harus dioptimalkan dengan pemberian nutrisi yang tepat dan sesuai anjuran dari European Society for Parenteral and Enteral Nutrition (ESPEN), yaitu harus mengasup nutrisi untuk memenuhi kebutuhan energi : 25 – 30 kkal/kg BB/hari, dan kebutuhan protein : 1.0 – 1.5 g/kg BB/hari, serta EPA (asam lemak omega 3) sebanyak 1-2 g per hari.

“Berbagai upaya bisa dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi pasien kanker, di antaranya adalah makan sering dalam porsi kecil, variasi menu, hingga memilih makanan sehat yang disukai. Apabila pasien tidak dapat mengasup makanan sesuai kebutuhan hariannya atau sulit mendapatkan zat gizi EPA, protein, dan energi sesuai anjuran, maka pasien dapat memanfaatkan ONS (oral nutritional supplement) untuk memenuhi nutrisinya. Tentu saja observasi dan rekomendasi dokter gizi klinis diperlukan untuk menilai kebutuhan pasien.”

Presiden Direktur PT Fresenius Kabi Indonesia, Indrawati Taurus, dalam jumpa pers Lomba Penulisan untuk Jurnalis 2021 menyampaikan dukungan yang diberikan oleh Fresenius Kabi kepada PDGKI adalah bentuk komitmen untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya asupan nutrisi bagi pasien kanker dan berbagai solusi yang bisa dilakukan untuk menunjang pemenuhan nutrisi yang optimal.

“Sejalan dengan filosofi kami yaitu caring for life, Fresenius Kabi berkomitmen untuk mendukung tenaga medis dalam perawatan pasien kanker dengan menyediakan produk nutrisi berkualitas sesuai dengan rekomendasi yang ada dan membantu upaya edukasi kepada masyarakat luas mengenai nutrisi. Kami berharap media bisa juga turut aktif untuk upaya edukasi kepada masyarakat luas mengenai nutrisi yang optimal, sehingga pasien kanker maupun kerabat dan keluarganya dapat memberikan fokus lebih dalam pemenuhan nutrisi untuk menunjang kesuksesan terapi.“

Sebagai upaya untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya nutrisi untuk menunjang keberhasilan terapi kanker sekaligus membagikan solusi/saran yang bisa dilakukan oleh pasien maupun keluarga dan kerabat untuk pemenuhan nutrisi yang optimal bagi pasien kanker, PDGKI menyelenggarakan lomba penulisan untuk jurnalis dengan hadiah jutaan rupiah, dan berlansung hingga 7 Juli mendatang.

Asupan Nutrisi untuk Memperkuat Daya Tahan Tubuh Sang Buah Hati

GayaKeren.id – Memberi perhatian dan perlindungan kepada anak merupakan kewajiban setiap orang tua, apalagi di masa pandemi. Daya tahan tubuh anak belum sempurna sehingga mudah terpapar virus dan penyakit. Para orang tua tetap perlu melakukan upaya-upaya agar buah hati terhindar dari virus COVID-19, dan diharapkan untuk terus memantau asupan nutrisi bagi buah hati agar tubuh mereka sehat dan memiliki daya tahan yang kuat.

Berbicara di konferensi pers Morinaga Chil*Go!secara virtual (25/03) dengan tema PeduliGiziAnak Selama Pandemi,dr. Daeng M Faqih, S.H., M.H., Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI)memaparkan bahwa, “Daya tahan tubuh anakberkaitan erat dengan pemberian nutrisi harian dan pola pengasuhan keluarga. Tentunya kesehatan keluarga ini juga tidak terlepas dari peran para dokter yang ada dalam memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan terhadap keluarga, termasuk untuk anak-anak,” ujar dr. Daeng.

Penelitian telah membuktikan bahwa sistem kekebalan tubuh sangat berhubungan dengan saluran pencernaan. Hal ini bisa terjadi karena saluran pencernaan yang baik memungkinkan penyerapan nutrisi dalam tubuh bisa dilakukan dengan baik, yang pada akhirnya membuat daya tahan tubuh menjadi lebih baik. Tubuh dan pikiran yang sehat, ditambah dengan terus melakukan kepatuhan dalam tindakan pencegahan, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak dalam pergaulan sehari-hari, akan membuat anak semakin siap menangkal serangan COVID-19.

“Pola makan seimbang yang terdiri dari nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan nutrisi mikro (vitamin dan mineral) dikombinasikan dengan pola hidup bersih sehat (PHBS) seperti rajin cuci tangan, menghindari keramaian, memakai masker, tidur cukup, tetap beraktivitas fisik, serta stres rendah, paling efektif membantu tubuh melawan infeksi virus dan penyakit. Hal ini sama pentingnya untuk orang dewasa maupun anak-anak, apalagi dalam situasi saat ini. Oleh karenanya para orang tua dan anggota keluargaperlu memperhatikan dengan benar-benar pemenuhan nutrisi dan juga aktivitas anak sehari-hari,” jelas dr. Daeng.

dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionalsmemaparkan bahwa, “Orang tua perlu benar-benar memperhatikan nutrisi harian anak di masa pandemi ini. Selain memberi makanan sehat dan seimbang, orang tua juga perlu memberikan nutrisi tambahan yang tepat karena dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak. Nutrisi tambahan yang diberikan bisa berupa susu, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Dan semua nutrisi ini diperlukan untuk mendukung saluran pencernaan yang lebih sehat, agar bakteri baik yang ada di dalamnya bisa membentuk daya tahan tubuh yang lebih optimal.”

dr. Muliaman juga mengatakan bahwa serat pangan inulin bisa menjadi salah satu senjata utama dalam tumbuh kembang dan menjaga kesehatan tubuh anak-anak. Serat pangan inulin adalah salah satu jenis prebiotik yang tinggi serat dan rendah kalori serta dapat menjadi pilihan nutrisi yang bermanfaat bagi saluran pencernaan anak, apalagi saluran pencernaan sering disebut sebagai “otak kedua” manusia.

Bukan hanya kandungan nutrisi yang ada dalam makanan dan minuman harian anak-anak yang perlu diperhatikan, konsumsi gula juga menjadi salah satu yang perlu menjadi concernpara orang tua. “Dalam memberikan nutrisi harian serta nutrisi tambahan untuk anak, perlu diperhatikan juga kandungan gulanya sehingga tidak berlebihan. Hal ini dikarenakan jika anak-anak kelebihan asupan gula, akan menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, permasalahan pada gigi, obesitas, dan berbagai penyakit di masa depan. Adapun berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO) tahun 2015, asupan harian gula tambahan untuk anak usia di bawah 12 tahun maksimal 200 kkal, yang setara dengan 50 gram gula atau 6 sendok makan/hari,” papar dr. Muliaman.

Turut berbicara di konferensi pers ini, Chef Devina Hermawan, Finalis MasterChef Season 5yang menuturkan pengalamannya mengurus dua buah hatinya sepanjang era pandemi COVID-19 ini. Devina mengaku sempat khawatir apakah kedua anaknya telah mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk membangun daya tahan tubuhnya agar mampu menghadapi virus COVID-19.

“Tentunya memberikan nutrisi harian sangat penting mulai dari pemilihan bahan hingga cara mengolahnya. Selain itu, nutrisi tambahan seperti susu juga saya berikan untuk anak supaya membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan sehingga dapat memperkuat daya tahan tubuh anak. Saya memberikan Morinaga Chil*Go! untuk kedua anak saya dalam menu makan harian mereka dan rasanya pun sangat mereka sukai,” kata Devina.

Selain itu, agar anak tidak bosan dengan menu makanan harian, Chef Devina pun menggunakan keahliannya untuk membuat kreasi berbahan dasar Morinaga Chil*Go! yang dia sebut sebagai resep immunobooster. Di dalam acara press conference tersebut, Chef Devina sempat menunjukkan 2 resep makanan bergizi kreasinya yang berbasis Morinaga Chil*Go! yaitu Baked Broccoli Potato Cheese dan Morinaga Chil*Go! Pannacotta with Mixed Berries Sauce.

Dalam kesempatan yang sama, untuk mendukung nutrisi tambahan harian anak, KALBE Nutritionals dan Morinaga memperkenalkan Morinaga Chil*Go! rasa Original yang saat ini telah terdistribusi di pasaran.

“Melengkapi varian rasa Morinaga Chil*Go! yang telah ada, kini kami memperkenalkan Morinaga Chil*Go! rasa Original yang lebih rendah gula untuk mendukung gaya hidup yang lebih sehat. Morinaga Chil*Go! terus mendampingi buah hati untuk menjaga daya tahan tubuhnya selama pandemi. Morinaga Chil*Go! hadir dalam bentuk kemasan susu cair steril yang enak bernutrisi dengan perpaduan Serat Pangan Inulin, 9 Vitamin dan 5 Mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Dikemas dalam kemasan praktis yang bisa didaur ulang dan memiliki pilihan rasa yang pasti disukai anak-anak, seperti Coklat, Vanila, Stroberi, dan Melon, serta terbaru yaitu rasa Original yang dapat menjadi alternatif nutrisi tambahan setiap hari,” papar Gregorius Daru Smaragiri, Business Unit Head Morinaga Chil*Go! KALBE Nutritionals.

Selain penyediaan produk dengan nutrisi berkualitas, sebagai bentuk peran aktif untuk anak-anak Indonesia, Morinaga Chil*Go! juga melakukan kolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam bentuk rangkaian edukasi untuk menggalakkan pentingnya nutrisi susu bagi keluarga dan buah hati, serta gerakan pemberian nutrisi tambahan untuk anak.

“Kami juga membantu para Bunda di seluruh Indonesia untuk bisa berkreasi membuat makanan atau minuman bersama buah hati dengan memberikan beberapa resep makanan yang bisa dipraktikkan di rumah menggunakan semua varian Morinaga Chil*Go! sehingga nutrisinya pas dan bisa membantu menjaga daya tahan tubuh buah hati,” tutup Daru.

Tips Self Love dari Blibli Untuk Generasi Muda

GayaKeren.id – Berkutat dengan kesibukan sehari-hari, terutama di tengah berlanjutnya pandemi, kerap membuat kita lupa untuk melakukan self-love, atau merawat diri sendiri secara fisik, pikiran, dan emosi. Padahal, menyayangi diri sendiri sangat penting dalam menjaga baik kesehatan tubuh dan mental yang sangat bermanfaat dalam menjaga pandangan positif atas hidup dan kejernihan berpikir dalam menghadapi segala tantangan.

Bahkan, Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) bahkan menyarankan untuk sering melakukan relaksasi diri untuk meredakan stress. Tentunya, ada berbagai cara untuk mencapai relaksasi, mulai dari latihan bernafas hingga mendengarkan musik yang menenangkan.

“Mencintai diri sendiri atau self-love adalah cara kita menghargai diri sendiri atas segala kreativitas dan kerja keras yang kita keluarkan di keseharian hidup. Melakukan hal-hal yang positif bagi diri sendiri juga tidaklah susah ataupun harus mahal, karena itu bisa dilakukan sehari-hari, mulai dari melakukan stretching ringan hingga mengkonsumsi makanan yang sehat seperti sayur dan buah,” ungkap Zsazsa Kartika, Senior Brand Manager Blibli.

Zsazsa menambahkan bahwa banyak sekali buku dan konten online, bahkan web series, yang bisa memberi inspirasi akan self-love. Namun, untuk singkatnya, ada empat hal mudah yang bisa dilakukan hari ini juga sebagai langkah pertama dalam perjalanan menuju menyayangi diri sendiri.

  1. Redakan stress dengan aroma yang tepat. Aroma yang tepat diyakini bisa menjadi terapi dikala stres melanda. Essential oil dengan beragam wewangian beserta manfaatnya, kini bisa kamu temukan dengan mudah.
  2. Yoga untuk melatih mindfulness. Berbagai riset membuktikan bahwa berlatih yoga tidak hanya membuat bugar, tetapi juga memberi efek menenangkan, karena sebagian besar pose-nya harus dilakukan dengan konsentrasi penuh.
  3. Let the music free your soul. Mendengarkan musik juga bisa menjadi pilihan tepat untuk mengurangi rasa sakit, depresi, dan meningkatkan kualitas tidur, karena dapat membantu fokus dan menghadirkan aura positif.
  4. Good Food for Good Mood. Memberikan asupan sehat untuk diri sendiri adalah cara yang tepat untuk mencintai diri sendiri, loh! Kamu bisa coba konsumsi buah berries yang kaya akan antioksidan untuk menjaga mood, atau nikmati roasted almond yang kaya akan selenium untuk mencegah depresi.

“Dengan besarnya generasi milenial yang menjadi pelanggan Blibli, kami menyadari topik mengenai self-love ini sangat penting untuk diangkat, termasuk melalui webseries garapan Blibli dan Visinema berjudul “Cerita Tentang Menyudahi” yang diluncurkan baru-baru ini,” lanjut Zsazsa. “Sebagai platform berbelanja digital, kami juga menghadirkan pengalaman yang nyaman bagi generasi muda saat mereka ingin mengakomodasi self-love tersebut. Misalnya dengan menyediakan berbagai kategori produk yang lengkap dan memberikan pilihan transaksi beragam, mengingat mereka sangat dinamis dan digitally connected.”

Inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen Blibli pada “Customer Satisfaction First” yang diwujudkan dalam berbagai fitur dan layanan yang memudahkan berbelanja secara online, #KarenaKamuNo1.

Kisah Inspirasi Penyintas dalam Buku “Bersahabat Dengan Kanker Paru”

GayaKeren.idKematian akibat kanker paru baik di Indonesia maupun di dunia menempati urutan pertama di antara semua jenis kanker. Berdasarkan data GLOBOCAN 2020 Kematian karena kanker paru di Indonesia meningkat sebesar 18% menjadi 30.843 orang dengan kasus baru mencapai 34.783 kasus. Situasi pelik ini secara mutlak menempatkan kanker paru sebagai kanker paling mematikan di Indonesia.

Saat ini, akses penyintas kanker paru di JKN masih belum merata.  Berdasarkan Laporan Keuangan BPJS 2019, hanya 3% dana dari JKN telah dialokasikan untuk pengobatan kanker. Saat ini JKN hanya menjamin pengobatan personalisasi bagi penyintas kanker paru dengan mutasi EGFR positif.  Namun, hampir 60% dari penyintas kanker paru memiliki mutasi EGFR negatif dan masih diobati dengan kemoterapi.  Meskipun begitu, di Indonesia sudah ada temuan terapi yang lain, seperti imunoterapi.

Menyikapi kondisi tersebut, para penyintas kanker paru Cancer Information & Support Centre (CISC) bersama Gerakan Nasional Indonesia Peduli Kanker Paru (IPKP) menyelenggarakan acara Diskusi Virtual yang akan membahas mengenai tantangan dan harapan penyintas kanker paru di Indonesia.  Kegiatan ini diadakan masih dalam memperingati Hari Kanker Sedunia 2021 yang jatuh di awal Februari.

Pada diskusi ini, IPKP dan CISC telah menyampaikan tiga poin rekomendasi penting terkait penanganan kanker paru di Indonesia.  Pertama, penyintas  kanker paru berharap agar kanker yang paling mematikan ini menjadi prioritas nasional. Sebab, kesehatan adalah hak asasi manusia dan penyintas kanker paru berhak mendapatkan pengobatan yang paling sesuai tipe kanker paru yang dialami penyintas. Disamping itu, dibutuhkan juga peningkatan SDM khususnya di layanan primer terkait protokol deteksi dini dan membuka akses penyintas terhadap skrining tumor pada paru.  Selain itu, penting untuk menggencarkan edukasi yang berkesinambungan tentang gejala dan pengendalian faktor risiko.

Rekomendasi kedua, akses penyintas kanker paru terhadap pengobatan yang berkualitas perlu ditingkatkan agar penyintas mendapatkan hak melalui JKN secara penuh sesuai pedoman penatalaksanaan kanker paru. Dan rekomendasi ketiga, saat ini masih dibutuhkan gerakan nasional yang kolektif dan kolaboratif oleh seluruh kelompok kepentingan untuk penanggulangan kanker paru di Indonesia.  Dengan itu, perlu adanya penguatan kolaborasi antar semua pemangku kepentingan dalam upaya promotif, preventif, diagnosis, kuratif, rehabilitatif dan paliatif untuk penanggulangan kanker paru secara nasional.  Karena kanker paru adalah kanker yang memiliki tingkat kematian tertinggi di Indonesia, sangat penting untuk menjadikan kanker paru sebagai urgensi nasional.

Diskusi virtual kali ini juga dilengkapi dengan acara peluncuran buku bertajukBersahabat dengan Kanker Paru: Kumpulan Kisah Inspirasi Penyintas Kanker Paru”, sebuah buku karya 11 penulis yang terdiri dari penyintas dan caregiver anggota CISC, menceritakan kisah perjuangan mereka dalam melawan kanker paru.

Pada kegiatan ini, Aryanthi Baramuli Putri selaku Ketua Umum Cancer Information & Support Center (CISC), menyatakan, “Peluncuran buku “Bersahabat dengan Kanker Paru: Kumpulan Kisah Inspirasi Penyintas Kanker Paru” ini adalah wujud CISC dalam memperingati hari kanker sedunia guna menghidupkan semangat yang besar bagi rekan-rekan penyintas kanker paru yang kini tengah berjuang melawan kanker paru. Tantangan yang dihadapi oleh penyintas kanker paru bukan hanya berjuang melawan kesakitan fisik, namun juga menghadapi beban psikologi, sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi tim penulis terutama sembilan penyintas kanker paru, yang  telah berani  secara terbuka mengungkapkan bagaimana perjalanan panjang menghadapi diagnosis dan pengobatan kanker paru, apalagi  dalam kondisi masa pandemi COVID-19 yang tentu saja sangat berat.”

“Akses pengobatan kanker paru memiliki peranan yang besar dalam kualitas hidup penyintas kanker paru. Untuk mewujudkan pengobatan kanker yang tepat serta berkualitas dan bisa dijangkau oleh semua penyintas kanker dibutuhkan  kolaborasi yang kuat dari semua pihak baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat. Kami berharap penyintas kanker paru bisa mendapatkan akses yang tepat untuk diagnosis dan pengobatan sehingga mereka memiliki kualitas dan harapan hidup yang lebih baik,” tambah Aryanthi.

Mewakili Pokja Onkologi Toraks Perhimpunan Dokter Paru Indonesia dalam diskusi ini, Dr. Sita Laksmi Andarini, PhD, Sp.P(K), menyampaikan, “Pengobatan kanker paru telah tersedia di Indonesia dengan mengikuti panduan tatalaksana Kanker Paru dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia sesuai dengan pedoman internasional, termasuk pembedahan, kemoterapi, terapi target dan imunoterapi. Terobosan dalam penanganan kanker paru terus berkembang dan tersedia di Indonesia dapat meningkatkan harapan hidup dan kualitas hidup penderita kanker paru di Indonesia.”

Sistem kerja dari pengobatan imunoterapi ini adalah langsung menyasar atau menghambat pertemuan sel imun yang kerap dimanfaatkan oleh sel kanker untuk menghindari serangan dari sistem imun atau daya tahan tubuh. Dengan begitu, sistem kekebalan pada penderita kanker akan jauh lebih aktif untuk melawan sel kanker tersebut. Imunoterapi diharapkan dapat menjawab kebutuhan penyintas dan dapat menekan laju pertumbuhan angka beban kanker paru. Peningkatan kualitas hidup penyintas kanker paru tidak terlepas dari kemudahan akses mendapatkan akses dari tahap diagnosis, terapi dan tatalaksana paliatifnya”, tambah Dr. Sita.

Prof.dr. Elisna Syahruddin, Ph.D, Sp.P-K.Onk, Ketua Pokja Kanker Paru PDPI mengungkapkan, “Dalam memperingati hari kanker sedunia ini, kita kembali dingatkan bahwa kematian akibat kanker paru baik di Indonesia maupun di dunia menempati urutan pertama di antara semua jenis kanker. Banyak gejala yang mengarah pada kanker paru tetapi sayangnya gejala yang muncul adakalanya terabaikan sehingga penyintas kanker paru terdiagnosis pada stadium lanjut. Melalui buku ‘Bersahabat dengan Kanker Paru: Kumpulan Kisah Inspirasi Penyintas Kanker Paru’, teman-teman penyintas kanker paru dan caregiver mengajak pembaca untuk lebih memahami tantangan yang sering terjadi pada penyintas kanker paru ketika mulai menjalani pemeriksaan hingga diagnosis ditegakkan. Persiapan mental untuk menjalani pengobatan, menghadapi efek samping. Memahami risiko  penundaan   pengobatan yang sudah disesuaikan  dengan standar pengobatan. Dengan tantangan dan situasi tersebut, sudah seharusnya semua pihak menyadari pentingnya pengobatan yang tepat bagi penyintas kanker paru untuk meningkatkan kualitas hidup penyintas.”

Kegiatan Diskusi Virtual dan Peluncuran Buku “Bersahabat dengan Kanker Paru: Kumpulan Kisah Inspirasi Penyintas Kanker Paru” juga didukung dan dihadiri oleh dr. Cut Putri Arianie, MHKes, Direktur P2PTM Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut beliau mengucapkan dukungannya terhadap kegiatan edukasi yang diselenggarakan oleh IPKP dan CISC, “Kegiatan ini sejalan upaya pemerintah untuk menekan prevalensi kanker paru di Indonesia. Untuk pencegahan dan pengendalian kanker paru di Indonesia,  pemerintah telah melakukan berbagai upaya termasuk penyuluhan dan promosi kesehatan. Dalam rangka mengoptimalkan upaya pencegahan dan pengendalian kanker di Indonesia, perlu komitmen dan kolaborasi oleh semua pihak baik pemerintah, organisasi profesi, swasta, masyarakat dan media berperan dalam pencegahan dan pengendalian kanker. Segala upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian kanker paru sesuai dengan ketentuan, didukung oleh Kemenkes.”

Megawati Tanto selaku Koordinator Kanker Paru untuk CISC dan salah satu penulis buku turut hadir dan membagikan ceritanya, “Banyak suka duka yang saya temui saat menjalani prosedur diagnosis dan pengobatan, kurang lebih sama seperti yang dialami oleh teman-teman penyintas kanker paru yang membagikan pengalaman perjuangannya dalam buku yang diluncurkan hari ini. Tantangan  dari segala penjuru pasti datang menghampiri penyintas kanker paru, baik itu dari mental, materi maupun kesakitan yang ditimbulkan kanker paling mematikan ini. Kami berharap kisah yang kami ceritakan dapat menemani penyintas yang baru menghadapi pengobatan kanker paru, keluarga penyintas, dan masyarakat awam bahwa mereka tidak berjuang sendirian”.

Kisah inspirasi yang dituangkan dalam buku ini diharapkan dapat membuka mata semua pihak bahwa peningkatan inovasi pada diagnosis dan pengobatan kanker paru penting untuk diprioritaskan secara nasional. Sehingga kedepannya, semua pihak baik pemerintah, masyarakat awam dan penyintas bersama-sama melakukan upaya efektif dalam menekan laju kanker pembunuh nomor satu ini. Dengan naiknya premi BPJS dan banyak obat kanker yang telah digantikan dengan generik atau biosimilar yang jauh lebih murah di tahun 2021, diharapkan pemerintah memiliki ruang anggaran untuk akses pengobatan yang berkualitas bagi penyintas kanker paru di JKN. Pemerintah diharapkan dapat mewujudkan kepastian dan jaminan agar penyintas bisa mendapatkan akses terhadap pengobatan yang tepat sesuai dengan diagnosis.

“Harapan kami agar pemerintah dapat mempercepat tersedianya akses terhadap pengobatan inovatif untuk kanker seperti terapi target dan imunoterapi, sebagai bagian dari jaminan akses pasien terhadap pengobatan yang terbaik – termasuk menambahkan pengobatan personalisasi bagi penyintas kanker paru sub-tipe ALK dan EGFR negatif ke dalam BPJS, tambah Megawati.

Milih-milih Cemilan Buah Hati Yok, Bun.

GayaKeren.id – Kebiasaan ‘’nyemil’’ sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia yang selalu menemani setiap momen kebersamaan baik bagi orang dewasa maupun anak – anak. Seiring dengan situasi pandemi yang masih bergulir, anak – anak lebih banyak menghabiskan waktu dirumah termasuk melakukan pembelajaran secara daring. Hal ini memberikan tantangan tersendiri bagi para orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak mereka dapat beradaptasi dengan baik dalam lingkungan belajar serta menyiapkan asupan sehat dalam menunjang kegiatan belajar.

Sebagai seorang ibu, tentunya ingin memberikan yang terbaik bagi si buah hati, salah satunya dengan memilih camilan yang tepat. Selain mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, camilan yang tepat juga harus bebas dari kandungan bahan buatan seperti pewarna makanan sintetis. Menurut sebuah penelitian dari University of Southampton, pewarna makanan buatan seperti merah allura, biru berlian FCF, tartrazine, kuning kuinolin, sunset yellow dan ponceau 4R dapat menyebabkan peningkatan hiperaktif pada anak – anak.

Penggunaan pewarna makanan adakalanya ditujukan untuk mensimulasikan bahan alami seperti buah dan sayuran yang tidak ditemukan dalam makanan tersebut. Namun, seiring waktu berjalan pewarna makanan seringkali ditambahkan pada makanan dan camilan yang diperuntukkan bagi anak-anak seperti cereal, permen, frosting, biskuit, dan minuman manis m mereka mudah tertarik pada warna-warna cerah. Disamping itu, penggunaan pewarna makanan juga dapat meningkatkan daya tarik visual bagi konsumen, karena apa yang kita rasakan sangat dipengaruhi oleh apa yang kita lihat. Demikian pula, persepsi kita tentang aroma dan rasa juga dipengaruhi oleh rona. Sebuah studi oleh Emerald Insight menunjukkan 90% pembeli memutuskan apakah akan membeli produk hanya berdasarkan warna dan rasa yang dirasakan.

Para ibu yang ingin memberikan camilan sehat bagi buah hati, dapat beralih pada produk yang mengandung pewarna alami seperti buah dan sayur. Adapun untuk membuat pilihan yang tepat, para ibu dianjurkan untuk lebih memperhatikan label kemasan pada saat membeli produk makanan kemasan guna mengetahui dan memastikan bahwa bahan – bahan atau kandungan yang digunakan dalam produk tersebut alami dan aman utuk dikonsumsi.

Selain pengaturan jadwal, memilih yogurt dan buah-buahan segar sebagai cemilan menjadi jalan terbaik. Tapi tetap saja harus memperhatikan kandungan yang ada pada produk yogurt yang dapat menjaga sel otak agar tetap kuat dan membantu anak untuk tetap fokus selama menjalani aktivitas belajar. Ibu juga dapat mengenalkan si kecil pada camilan yang terbuat dari bahan alami seperti oatmeal, kacang-kacangan, ubi jalar, dan buah-buahan utuh lainnya. Camilan ini tidak hanya alami tetapi juga tinggi protein dan serat yang penting untuk tumbuh kembang anak. Sementara protein dari makanan utama membantu menstabilkan kadar gula dalam jangka waktu yang lebih lama dan membantu anak-anak lebih fokus pada apa yang mereka pelajari, menambahkan makanan berserat seperti biji-bijian, buah-buahan dan sayur-sayuran dapat lebih menstabilkan dan meningkatkan kemampuan kognitif, suasana hati, dan ingatan pada anak-anak.

Seiring dengan peralihan orang tua yang bekerja dari rumah, makanan ringan kemasan memberikan kemudahan baik bagi mereka dan anak-anak saat berada di rumah. Oleh karena itu, penting kiranya bagi orang tua untuk senantiasa membaca label kemasan saat berbelanja produk makanan kemasan untuk memastikan bahwa produk yang akan dikonsumsi mengandung bahan – bahan alami, termasuk pewarna alami, yang aman dan sehat untuk anak.

 

Premium Grab Tawarkan Sensasi Perjalanan Nyaman dengan nanoe™ X

GayaKeren.id – Panasonic Corporation pada hari ini mengumumkan kerjasamanya dengan Grab Holdings Inc (Grab), perusahaan yang memberikan layanan transportasi mobil di Asia Tenggara, berupa sensasi menikmati ruang perjalanan yang bersih dan nyaman menggunakan nanoe™ X kepada seluruh pelanggan dan penumpang yang menggunakan GrabCar Premium, untuk merasakan tingkat layanan yang lebih tinggi. Diselenggarakan pada hari Kamis, 14 Januari 2021 di The Tribrata Dharmawangsa, Panasonic & Grab nanoeTM X Cooperative Press Conference ini dihadiri oleh, President Director PT. Panasonic Gobel Indonesia Mr. Tomonobu Otsu, Manajemen PT. Panasonic Gobel Indonesia, Head of GrabAds Indonesia Ms. Alexandra Debby, serta tim representatif dari Grab Indonesia.

Sekitar 5.500 kendaraan GrabCar Premium yang beroperasi di lima kota besar di empat negara yaitu Kuala Lumpur (Malaysia), Singapura, Ho Chi Minh City dan Hanoi (Vietnam), dan Jakarta (Indonesia) akan dilengkapi dengan generator nanoe™ X pada pertengahan Januari 2021. Kemitraan ini memungkinkan Panasonic dan Grab berkolaborasi untuk mempromosikan pentingnya kualitas udara dengan memanfaatkan solusi online dan offline GrabAds yang unik. Kampanye ini mencakup penempatan produk dalam mobil serta fitur di homepage aplikasi Grab yang akan tersedia untuk lebih dari 214 juta smartphone di Asia Tenggara. GrabAds semakin menjadi platform periklanan pilihan untuk banyak brand di Asia Tenggara.

Mr. Tomonobu Otsu, President Director PT. Panasonic Gobel Indonesia mengatakan bahwa, Panasonic sebagai brand terkemuka di dunia memiliki komitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam hal teknologi dengan kualitas tingkat tinggi untuk pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat luas. Oleh karena itu kerjasama ini merupakan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas udara dalam ruangan saat menggunakan transportasi umum.

“Alasan Panasonic mengambil bagian dalam kerjasama dengan Grab ini, karena kami memiliki misi yang sejalan dengan tagline perusahaan Panasonic sendiri yaitu “A Better Life, A Better World”. Panasonic mendukung acara ini sebagai langkah untuk bersama sama memberikan kontribusi kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan melalui inovasi teknologi, untuk kehidupan yang lebih baik” ujar Mr. Tomonobu Otsu.

nanoe™ adalah ion partikel berukuran nano yang diproduksi dengan cara memberikan tegangan tinggi untuk menghasilkan “Radikal Hidroksil” (senyawa yang sangat reaktif) yang dapat bercampur dengan berbagai zat. Produksi radikal hidroksil sendiri telah meningkat sepuluh kali lipat dibandingkan dengan produk konvensional lainnya, dan saat ini nanoe™ X digunakan di berbagai peralatan rumah tangga seperti air purifier, AC, mesin cuci, dan kulkas, serta di gunakan di berbagai tempat seperti mobil, kereta api, dan peralatan AC komersial karena berbagai benefitnya yaitu menghilangkan bau*2, menghilangkan bakteri*3 dan alergen*4.

Panasonic akan terus mengejar realisasi “QUALITY AIR FOR LIFE” di berbagai bidang kehidupan dan masyarakat, termasuk peralatan rumah tangga, otomotif, dan bidang lain seperti perumahan, untuk memberikan gaya hidup sehat.

YOUVIT Ajak #RayakanSehatmu Masyarakat Ditengah Pandemi

GayaKeren.id – Sejak kasus pertama diumumkan pada awal tahun 2020, Indonesia kini telah memasuki bulan kedelapan masa pandemi virus corona. Sejak itu pula, setiap harinya ada saja tambahan jumlah kasus baru yang dilaporkan oleh Satgas Covid-19. Sampai tanggal 30 November 2020, Indonesia mencatatkan adanya 538.883 kasus infeksi virus corona. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 16.945 kasus berakhir dengan kematian dan 450.518 kasus dinyatakan sembuh.

YOUVIT mengajak semua orang untuk #RayakanSehatmu dan membagikan kebahagiaan bersama keluarga dan teman lewat perhatian kecil yang terus melekatkan kebersamaan. Untuk bisa terus #RayakanSehatmu, tak hanya fisik yang harus sehat, tapi juga mental. Menurut Nutrition Expert gummy multivitamin YOUVIT Rachel Olsen B.Sc dan Puteri Aisyaffa S. Gz, RD, jika seseorang mengalami sakit fisik, hal tersebut dapat menurunkan mood sehingga jadi tidak produktif dan malah membuat kondisi kesehatan semakin menurun. Sama juga halnya jika kondisi mental seseorang sedang tidak stabil, hal ini juga dapat mengganggu nafsu makan, sehingga menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit.

“Penting untuk mengurangi konsumsi makanan manis dan berlemak karena keduanya menyebabkan peradangan (inflamasi) di dalam tubuh. Akibatnya, neurotransmitter pada otak dapat terganggu dan berakibat pada kondisi mood yang tidak stabil,” ungkap Rachel, yang lebih menyarankan untuk konsumsi serat, khususnya dari sayur dan buah guna menurunkan kadar lemak (penyebab inflamasi) di dalam tubuh.

“Di samping itu juga kita perlu melakukan aktivitas fisik secara rutin dan tidur minimal 7-8 jam setiap harinya agar membantu memaksimalkan metabolisme tubuh sehingga penyerapan gizi juga menjadi optimal,” tambah Aisya. Menyisihkan waktu untuk memiliki waktu untuk diri sendiri dan melakukan berbagai kegiatan favorit, seperti berkebun, memasak, melukis, juga dapat membantu menghilangkan stres dari kesibukan sehari-hari.

Memasuki bulan Desember yang penuh dengan perayaan akhir tahun, YOUVIT meluncurkan gift box dengan dua tema, yaitu “Health & Beauty” dan “Health & Happiness” untuk diberikan pada keluarga atau orang tersayang. Health and Beauty Female Gift Box yang bertemakan kecantikan ini berisi produk-produk kesehatan dan kecantikan berkualitas premium untuk wanita. Gift box ini berisi pilihan paket vitamin YOUVIT dengan rasa yang enak selama 12 minggu, di antaranya YOUVIT Gummy Multivitamin untuk dewasa, YOUVIT Omega-3 untuk dewasa, dan juga YOUVIT Beauti+. Selain itu juga ada pilihan produk kecantikan premium dari seluruh dunia: micellar water, busa pembersih dan masker kecantikan dari Ariul, mist toner dari Sukin dan lip gloss dari Note.

Kedua gift box juga dilengkapi dengan berbagai voucher F&B, konsultasi kesehatan online, dan fitness class dari berbagai brand lokal, seperti Anteraja, DOOGether, Kopi Kenangan, Krakakoa, Ladang Lima, Mama’s Choice, Qoala, Sayurbox, YesDok, dan Yummybox. Gift box persembahan dari YOUVIT ini akan dijual di berbagai e-commerce pilihan dan offline store di seluruh Indonesia mulai tanggal 1 – 31 Desember 2020.

YOUVIT juga mengadakan kompetisi foto #RayakanSehatmu berhadiah YOUVIT gift box, Shopee Pay, dan YOUVIT gift slove senilai total Rp 3.500.000 untuk 3 orang pemenang. Kompetisi foto #RayakanSehatmu ini sekaligus memperkenalkan program YOUVIT gift slove yang tersedia di Alfamart, di mana konsumen dapat langsung membeli YOUVIT kemasan sachet disertai personal note untuk dikirimkan kepada orang tersayang.

World Diabetes Day 2020, Empat Pilar Manajemen Diabetes

GayaKeren.idHari Diabetes Sedunia atau World Diabetes Day (WDD) yang diperingati setiap 14 Novembermerupakan kesempatan mengingat kembali bahwa diabetes masih perlu menjadi kepedulian masyarakat karena bisa menyebabkan komplikasi yang mempengaruhi kualitas hidup dan berisiko menyebabkan kematian. Diperingati di tengah pandemi COVID-19, pada WDD tahun ini Diabetasol menggelar seri mini edukasi virtual bertema “Empat Pilar Manajemen Diabetes di Era COVID-19” di 21 kota dan special sales programdi toko resmi KALCare di aplikasi Shopee pada 9-10 November 2020, kemudian dilanjutkan dengan program CSR bagi para caregiver dan tenaga kesehatan yang bekerja sama dengan PERSADIA dan Pandu Diabetes pada 14 November 2020, serta Journalist Writing Competition yang diadakan hingga 30 November 2020. 

Director of Special Needs & Healthy Lifestyle Nutrition KALBE Nutritionals Tunghadi Indramenyatakan KALBE Nutritionals melalui brand Diabetasol terus bersemangat melakukan program edukasi diabetes meskipun dihadang berbagai hambatan karena COVID-19. “Dikawal tim dokter profesional di berbagai kota, melalui program edukasi kali ini kami menawarkan pendekatan yang terbukti mampu mencegah atau menunda timbulnya risiko komplikasi diabetes tipe 2 melalui perubahan gaya hidup yang dapat dicapai dengan dukungan caregiveratau keluarga, terutama diterapkan di masa pandemi COVID-19. Kami berharap bahwa bersama Diabetasol, para penyandang diabetes (diabetesi) lebih mudah  menangani gejala diabetesnya dan bisa tetap hidup sehat,” ungkap Tunghadi Indra.

Ketua PERSADIA Nasional Periode 2017-2020 dan konsultan endokrin metabolik RS DR. Soetomo Surabaya Prof. Dr. dr. Agung Pranoto, M. Kes., SpPD., K-EMD., FINASIM,mengakui segala aktivitas penanganan diabetes menjadi terhambat di tengah pandemi.  Interaksi intensif antara dokter dan tenaga medis dengan diabetes adalah salah satu kunci manajemen diabetes. Diabetesi memerlukan perubahan gaya hidup permanen, tetapi sayangnya masih ada beberapa diabetesi yang tidak menyadari hal tersebut, sehingga tatap muka dengan dokter tetap diperlukan. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana pola hidup sehat telah diterapkan dan menguatkan motivasi dari diabetesi. 

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik dari RSUP dr. Sardjito Yogyakarta,  dr. R. Bowo Pramono, Sp.PD-KEMD (K), FINASIM mengakui alternatif virtual ini menjadi kesuksesan tersendiri dalam peringatan WDD tahun ini. “Penggunaan medium virtual pada WDD tahun ini menggembirakan sekali karena mampu mengatasi berbagai keterbatasan yang kita hadapi saat ini. Tantangan ke depannya bagaimana kreativitas semacam ini bisa lebih intensif kita lakukan. Tidak cuma ketika WDD, tetapi di luar WDD juga harus sekreatif ini. Lalu perlu dipertimbangkan bagaimana melibatkan masyarakat lebih luas agar peduli diabetes. Diabetes yang terdeteksi ini kan baru jumlah kecil, di masyarakat itu sebenarnya jumlahnya bisa 2-3 kali lipat. Jika mereka bisa kita ajak mengikuti edukasi, kita bisa lebih mampu mencegah risiko komplikasi diabetes,” papar dr. Bowo. 

 Empat Pilar Manajemen Diabetes di Era COVID-19

Pertama, diabetesi harus menjalankan pola makan seimbang berupa asupan nutrisi diabetes yang tepat dengan kalori terukur. Diabetesi dianjurkan untuk  mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mengandung karbohidrat baik yang memiliki indeks glikemik rendah, tinggi serat, vitamin, dan mineral untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, memberikan ketersediaan energi lebih lama, dan memberi rasa kenyang lebih lama.

Kedua, aktivitas fisik untuk dapat menjaga kebugaran tubuh serta terhindar dari berbagai penyakit. Diabetesi  perlu memilih olahraga yang bersifat aerobik, seperti jalan cepat, jogging, bersepeda, dan berenang. 

Ketiga, minum obat sesuai anjuran dokter untuk mengontrol kadar glukosa darah. Namun mengonsumsi obat harus dalam pengawasan dan atas resep dokter. 

Keempat, edukasi kepada masyarakat mengenai diabetes.

Ditemui usai mini edukasi di wilayahnya,Ketua PERSADIA Sumbagut Dr. H. Syafruddin Ritonga, mengaku inisiatif Diabetasol ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat akan diabetes, terlebih bagi diabetesi. “Bagaimanapun, masih ada 50 persen masyarakat yang belum paham diabetes karena kurangnya pengetahuan. Umumnya, mereka mengetahui diabetes setelah terdeteksi dan berkonsultasi dengan dokter. Tak jarang mereka baru sadar setelah terjadi komplikasi. Padahal, bila diketahui sejak awal, kondisi komplikasi bisa dicegah. Selain itu, harus diakui juga kepedulian masyarakat tentang kesehatan masih minim. Di sisi lain, diabetesi banyak yang rendah diri karena merasa tidak memiliki harapan hidup dan menyusahkan orang lain. Padahal, bila mau berusaha mengubah pola hidup semakin sehat, diabetesi dapat menjalani kehidupan normal. Selain itu, peran keluarga sangat penting dalam membantu dan menjaga motivasi diabetesi,“ papar Dr. Ritonga. 

Sebagai puncak momen peringatan WDD tahun ini, pada 14 November 2020 Diabetasol menyalurkan donasi Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan hand sanitizerserta produk nutrisi diabetes untuk perlindungan terhadap diabetes selama pandemi COVID-19 senilai total Rp 500 juta bagi para caregiver yang berada di komunitas maupun rumah sakit. Donasi diberikan kepada PERSADIA, Pandu Diabetes, dan sekitar 850  caregiver(update per 16 November 2020) di berbagai area yang aktif melakukan edukasi diabetes.  

“Sebagai produsen nutrisi khusus untuk diabetes, Diabetasol berkomitmen terus memberikan edukasi diabetes pada masyarakat secara komprehensif sehingga dapat menekan jumlah risiko komplikasi dan angka kematian akibat diabetes. Saat ini kami mencoba menyajikan berbagai informasi seputar diabetes dapat diakses daring sepanjang waktu di https://diabetasol.com/id.  Khususnya di tahun ini dan selama masa pandemi COVID-19, kami memiliki misi khusus untuk membantu penyandang diabetes agar hidup lebih sehat sehingga terhindar dari infeksi COVID-19. Kondisi pandemi ini mengharuskan penyandang diabetes lebih waspada dan berhati-hati untuk menjaga gula darahnya dengan disiplin menerapkan empat pilar manajemen diabetes,” papar Tunghadi Indra.  

 

PERKENI dan Good Doctor Luncurkan Program “Pantang Menyerah Siaga Gula Darah”

GayaKeren.id – Dalam rangka peringatan Hari Diabetes Sedunia setiap tanggal 14 November, Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) bekerja sama dengan Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) meluncurkan program “Pantang Menyerah, Siaga Gula Darah”, program pelayanan konsultasi seputar manajemen diabetes kepada masyarakat umum dan juga edukasi diabetes melalui platform layanan Good Doctor dan media sosial. Melalui program ini, masyarakat kini sudah dapat mengakses layanan konsultasi manajemen diabetes dari mitra dokter Spesialis PERKENI di platform Good Doctor dan diharapkan masyarakat bisa menerapkan pemeriksaan diabetes dan sistem manajemen diabetes secara teratur demi menjaga kondisi kesehatan mereka terutama di situasi pandemi COVID-19 yang cukup menantang.

Secara global terdapat sekitar 8% kasus COVID-19 yang dibarengi dengan diabetes1, dengan angka kematian 3x lipat dibandingkan pasien pada umumnya2. Sementara itu, data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa diabetes adalah komorbid tertinggi kedua setelah hipertensi dalam kasus COVID-19 di Indonesia, yang dapat berujung pada kematian untuk beberapa kasus yang sudah fatal.

Prof. DR dr. Ketut Suastika, Sp.PD (KEMD), Ketua Umum PERKENI mengatakan, “PERKENI mengapresiasi kerja sama dan bantuan yang dibangun bersama dengan Good Doctor dalam melawan penyakit diabetes di Indonesia terutama selama masa pandemi. Kami mengajak masyarakat untuk dapat mengoptimalkan platform konsultasi telemedis untuk mendapatkan petunjuk atau rekomendasi seputar diabetes dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Spesialis Endokrinologi yang kredibel. PERKENI sendiri telah menyiapkan pedoman Penanganan Diabetes Mellitus di era Pandemi COVID-19 bagi pasien diabetes dan juga untuk tenaga medis, agar dapat memberikan layanan terbaik kepada pasien. Pedoman ini juga akan diterapkan oleh tim dokter PERKENI yang menjadi mitra dokter spesialis di Good Doctor demi memberikan pelayanan medis sesuai standar.”

Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia mengatakan “Kami berterima kasih kepada PERKENI yang senantiasa memastikan bahwa pasien diabetes tetap memperoleh akses untuk mendapatkan pelayanan medis. Di momen peringatan Hari Diabetes Sedunia kali ini, kami bangga dapat bermitra dengan PERKENI dalam melaksanakan program kolaborasi “Pantang Menyerah, Siaga Gula Darah” untuk memudahkan pasien diabetes dalam menjangkau layanan kesehatan secara mudah dan cepat dengan memanfaatkan layanan telemedis Good Doctor. Program ini kami harapkan dapat mendukung masyarakat untuk bisa menerapkan pemeriksaan diabetes dan sistem manajemen diabetes secara teratur demi menjaga kondisi kesehatan mereka selama masa pandemi. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program ini semaksimal mungkin pada platform Good Doctor di GrabHealth.”

Dalam program kolaborasi Good Doctor dan PERKENI “Pantang Menyerah, Siaga Gula Darah”, Good Doctor akan menyediakan layanan telekonsultasi seputar diabetes dengan mitra dokter PERKENI. Layanan ini bisa digunakan para pasien diabetes untuk berkonsultasi dan melakukan pengecekan kesehatan mereka, cukup melalui ponsel pintar mereka saja. Bukan hanya itu, pasien juga bisa membeli obat, baik obat dengan resep atau yang dijual bebas tanpa harus pergi ke apotek, di dalam layanan HealthMall. Untuk memperkuat kerja sama ini Good Doctor melaksanakan edukasi medis secara berkelanjutan (sustainable) kepada mitra dokter demi membekali mereka dengan pengetahuan yang kredibel,valid, dan terkini tentang penanganan diabetes. Selain itu, program edukasi diabetes ini juga disiapkan untuk masyarakat dan akan dikemas dalam bentuk konten media sosial dan artikel kesehatan yang menarik dan mudah dicerna.

dr. Adhiatma Gunawan, Head of Medical Management Good Doctor Technology Indonesia menjelaskan, “Good Doctor, sebagai platform onlinekesehatan terpadu memastikan semua orang bisa mendapatkan konsultasi kesehatan, serta informasi yang akurat langsung dari mitra dokter tepercaya. Untuk itu, mitra dokter Good Doctor telah mendapatkan edukasi khusus diabetes dari Spesialis Endokrinologi dan akan terus menerima edukasi berkala dari para Spesialis Endokrinologi PERKENI. Untuk itu kami mengajak masyarakat terutama mereka yang membutuhkan konsultasi terkait diabetes untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami, Spesialis Penyakit Dalam dan Spesialis Endokrinologi. Kami berharap layanan ini dapatmenjadi tambahan solusi bagi mereka yang menderita diabetes terutama di masa pandemi ini.”

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Endokrinologi dalam program “Pantang Menyerah, Siaga Gula Darah” ataupun dengan mitra Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Internist)sudah bisa diakses oleh masyarakat Indonesia dalam menu ‘Telusuri Dokter Kami’ di dalam aplikasi Grab layanan Kesehatan atau GrabHealth. Good Doctor dan PERKENI juga mengajak masyarakat Indonesia dan pasien diabetes khususnya untuk mencegah COVID-19 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan dan secara disiplin menerapkan manajemen diabetes, serta menggunakan layanan telemedis untuk mendapatkan saran medis dari para mitra dokter yang tepercaya.

Menjelang World Diabetes Day 2020, Pentingnya Peran dan Dukungan Caregiver bagi Penderita Diabetes

GayaKeren.idDiabetes masih menjadi masalah kesehatan utama di dunia, termasuk di Indonesia. Faktanya Indonesia masih masuk dalam 10 besar negara di dunia dengan kasus diabetes terbesar, tepatnya di peringkat ke-7 di tahun 2019 menurut International Diabetes Federation (IDF) Diabetes Atlas, dengan jumlah 10.681.400 jiwa penderita diabetes (diabetesi) dari 172.244.700 jiwa total populasi orang dewasa di Indonesia. Artinya, sekitar 1 dari 25 orang Indonesia terdeteksi menderita diabetes. Adapun berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, angka prevalensi diabetes di Indonesia di angka 10.9% yang diprediksi akan terus meningkat. Menjelang peringatan World Diabetes Day (WDD) tahun ini, selain angka prevalensi yang terus meningkat, kondisi pandemi juga menjadi ancaman baru bagi para penderita diabetes.

Melalui wawancara virtual, Director of Special Needs & Healthy Lifestyle Nutrition KALBE Nutritionals Tunghadi Indra menyatakan KALBE Nutritional melalui brand Diabetasol nutrisi untuk diabetes, menaruh perhatian khusus terkait data prevalensi diabetes yang ada dan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan edukasi cara mengatasi diabetes kepada masyarakat luas. “Melihat angka prevalensi diabetes di dunia dan khususnya di Indonesia yang masih meninggi, menunjukkan sebenarnya masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan secara bersama-sama, terutama dalam hal kesadaran masyarakat tentang diabetes ini. Terutama kondisi pandemi saat ini yang mengharuskan penderita diabetes harus lebih waspada dan berhati-hati untuk menjaga gula darahnya. Kami sebagai produsen nutrisi untuk diabetes akan terus membantu mengedukasi masyarakat tentang pola makan diabetes secara komprehensif, sehingga bersama-sama dapat menekan angka prevalensi diabetes dan membantu meminimalkan para penderita diabetes terpapar COVID-19,” ungkap Tunghadi Indra.

Diabetes merupakan penyakit seumur hidup dan tidak ada cara menyembuhkan diabetes, oleh karena itu upaya pengawasan dan pemantauan secara intensif bagi diabetesi menjadi penting. Peran caregiver sangat diperlukan, khususnya dalam melakukan manajemen diabetes untuk mengontrol gula darah agar tetap stabil. Contoh tindakan paling umum yang bisa dilakukan caregiver antara lain mengatur pola makan untuk penderita diabetes, menyusun resep menu diabetes, dan memotivasi serta memastikan diabetesi patuh dalam mengonsumsi makanan untuk orang diabetes.

Caregiver berperan penting dalam menangani anggota keluarganya yang menderita diabetes. Keluarga sangat berperan dalam memastikan asupan nutrisi untuk diabetes yang tepat, pemeriksaan kesehatan ke dokter, aktivitas fisik, dan cara mengobati diabetes. Caregiver sendiri perlu menyadari betapa pentingnya kepatuhan dalam menjaga gula darah stabil yang harus dilakukan seumur hidup, terutama untuk mencegah komplikasi lebih lanjut yang bisa berujung pada kematian. Berbagai informasi pendukung mengenai diabetes yang harus dipahami oleh diabetesi dan caregiver/keluarganya dapat diakses secara daring sepanjang waktu di https://diabetasol.com/id.

Hari Diabetes Sedunia merupakan kesempatan bagi Diabetasol untuk menggemakan kesadaran akan diabetes. Diabetasol sebagai total solusi nutrisi diabetes yang selalu menemani penderita diabetes dalam mengatur pola makan sehat. Tahun ini, Diabetasol mengajak para caregiver untuk lebih peduli dalam melakukan pendampingan kepada penderita diabetes serta edukasi melalui TV dan video kampanye digital Diabetasol terbaru yang bisa diakses melalui YouTube Channel Diabetasol Indonesiahttps://youtu.be/gXS9JcD-94Y. Diabetasol mengajak para caregiver untuk mewujudnyatakan kepedulian bagi anggota keluarganya yang menderita diabetes melalui paket khusus caregiver di KALCare Official Storehttps://bit.ly/37t8ES7 di Shopee. 

Para caregiver pun dapat berpartisipasi dalam kontes testimoni yang diadakan di Facebook Page Diabetasolhttps://www.facebook.com/diabetasol dan akun Instagram @diabetasol_idhttps://www.instagram.com/diabetasol_id

“Marilah kita bersama-sama melakukan komitmen untuk turut serta dan berperan aktif dalam mendampingi diabetesi untuk menjaga gula darah mereka agar tetap stabil dan mereka dapat hidup dengan sehat,” ujar Tunghadi Indra.